Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Apoteker Terhadap Vaksinasi Hepatitis B di Kota Surakarta Verawati Hadi; Burhannudin Ichsan
JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jpscr.v7i1.57200

Abstract

Penyakit hepatitis B merupakan masalah kesehatan di dunia termasuk Indonesia. Cakupan vaksinasi hepatitis B terhadap apoteker rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku apoteker terhadap infeksi virus hepatitis B dan vaksinasinya. Selain itu, peneliti juga melakukan evaluasi apakah ada hubungan signifikan antara faktor demografi dengan pengetahuan, sikap dan perilaku apoteker terhadap vaksinasi hepatitis B. Studi crosssectional dilakukan pada populasi apoteker di Kota Surakarta yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 243 orang. Pengetahuan, sikap dan perilaku dinilai dengan kuesioner yang disusun oleh peneliti dengan menggunakan literatur pendukung dan dinilai oleh expert judgement. Pengetahuan dikategorikan menjadi baik, cukup dan kurang, sikap dan perilaku dikategorikan menjadi baik dan kurang baik. Analisis hubungan variabel dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa apoteker memiliki pengetahuan baik (79,17%), sikap baik (73,33%) dan perilaku kurang baik (41,22%) terhadap vaksinasi hepatitis B. Terdapat 2 hubungan yang signifikan (p < 0,05) yaitu antara waktu praktik dengan sikap apoteker dan antara pendapatan per bulan dengan pengetahuan, sikap dan perilaku apoteker di Kota Surakarta.
Pengaruh Urutan Kelahiran dan Gender Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Remaja Nadya Dwi Puspitasari; Yusuf Alam Romadhon; Burhannudin Ichsan; S Sulistyani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.324 KB)

Abstract

Gangguan jiwa yang dialami oleh penduduk Indonesia salah satunya yaitu gangguan kecemasan. Gangguan kecemasan mulai terjadi sejak usia remaja (15-24 tahun), dengan prevalensi 6,2%. Berdasarkan survei yang dilakukan pada tahun 2020 melalui website resmi oleh Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI) sebanyak 1.552 responden didapatkan 63% responden mengalami cemas. Responden paling banyak adalah perempuan 76,1% dengan usia minimal 14 tahun. Remaja perempuan menunjukkan lebih banyak tekanan psikologis, kecemasan dan depresi dibandingkan anak laki-laki. Selain perbedaan gender pada anak remaja, pola asuh keluarga berdasarkan urutan kelahiran juga dapat menyebakan tingkat kecemasan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah remaja yang tinggal dibeberapa wilayah di Indonesia, yang terjangkau dalam jejaring sosial secara online dengan memenuhi kriteria restriksi dan dilaksanakan mulai November sampai dengan Desember 2020. Teknik pengambilan sampel dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah data identitas responden, kuesioner skala L-MMPI, angket penelitian, dan kuesioner DASS-21. Data yang terkumpul akan diolah dan dianalisis menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil uji chi square untuk urutan kelahiran didapatkan nilai p = 0,022 dan OR= 2,105 sedangkan hasil untuk gender didapatkan nilai p= 0,397 dan OR=0,702. Hasil uji regresi logistik didapatkan nilai p untuk urutan kelahiran p= 0,017 dan nilai p untuk gender p= 0,373. Nilai R2 sebesar 0,46%. Kesimpulan: Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh urutan kelahiran terhadap tingkat kecemasan dan tidak ada pengaruh yang bermakna antara gender terhadap tingkat kecemasan.
HUBUNGAN PENDAPATAN KELUARGA, PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI, TINGGI BADAN ORANG TUA, DAN TINGKAT PENDIDIKAN AYAH DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK UMUR 12-59 BULAN Windi Hapsari; Burhannudin Ichsan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.098 KB)

Abstract

Prevalensi stunting di Indonesia pada tahun 2016 sebesar 38,9%. Sedangkan di Kabupaten Boyolali balita stunting pada tahun 2015 (28%). Pendapatan dan pendidikan di Boyolali sangat rendah yaitu didapatkan 12,09% dan 33,71 % yang tamat SD, hal tersebut akan mempengaruhi tingkat pengetahuannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pendapatan keluarga, pengetahuan ibu tentang gizi, tinggi badan orang tua, dan tingkat pendidikan ayah dengan kejadian stunting pada anak umur12-59 bulan. Jenis penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan teknik sampling menggunakan cluster sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 70 sebanyak 35 balita mengalami stunting dan 35 balita tidak mengalami stunting yang memenuhi syarat kriteria restriksi. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran tinggi badan menggunakan microtoise kemudian di Analisis data menggunakan uji regresi logistik. Berdasarkan analisis uji regresi logistik pengaruh terjadinya stunting yang dominan pengetahuan ibu tentang gizi didapatkan nilai p=0,027 dan OR=3,801. Hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu tentang gizi yang rendah merupakan faktor risiko terjadinya stunting pada balita dengan risiko sebesar 3,801.
HUBUNGAN POLA TIDUR DAN TINGKAT STRES DENGAN PRESTASI MAHASISWA FK UMS SELAMA PERKULIAHAN ONLINE Syahanita Anindira Putri; Burhannudin Ichsan; Shoim Dasuki; Tri Agustina
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.039 KB)

Abstract

Terganggunya pola tidur dapat merubah pola istirahat dan menyebabkan seseorang mengantuk di siang hari, keadaan ini dapat mengganggu proses pembelajaran terutama pada mahasiswa karena menyebabkan sulitnya berkonsentrasi. Stres yang berkelanjutan dapat menghambat konsentrasi dan daya ingat terutama pada masa perkuliahan online dimana mahasiswa dituntut untuk mengikuti perkembangan teknologi, sehingga dapat mengganggu proses pembelajaran. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pola tidur dan tingkat stress dengan tingkat prestasi mahasiswa FK UMS selama perkuliahan online pada masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan desain penelitian cross sectional dan dilaksanakan di tempat masing-masing mahasiswa karena masih dalam rangka kuliah daring sampai waktu ditentukan akibat terjadinya pandemi covid-19. Subjek penelitian adalah 61 responden yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengambilan data pola tidur dengan menggunakan kuesioner PSQI, data tingkat stress menggunakan kuesioner DASS 42, data tingkat prestasi menggunakan nilai ujian blok neurologi mahasiswa semester 5 2020/2021 FK UMS. Data dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil uji chi square antara pola tidur dengan tingkat prestasi didapatkan (p= 0,000), tingkat stress dengan tingkat prestasi didapatkan (p= 0,000) uji multivariat regresi logistic nilai OR pola tidur 17,288, dan nilai OR tingkat stres 18,660. Pola tidur dan tingkat stres berhubungan secara signifikan terhadap tingkat prestasi.
Hubungan Kebiasaan Merokok dan Penderita Covid-19: Studi Literatur Saskia Sabrina; Burhannudin Ichsan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (452.6 KB)

Abstract

Coronavirus Disease (COVID-19) disebabkan oleh sindrom pernafasan akut yang parah, yaitu coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Covid-19 mengakibatkan darurat kesehatan global dan telah merenggut lebih dari 375.000 nyawa diseluruh dunia dan menginfeksi lebih dari 6,2 juta orang. Merokok dapat memberikan dampak yang buruk bagi kesehatan terutama organ vital seperti paru-paru dan jantung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan kebiasaan merokok dan penderita Covid-19. Penelitian ini merupakan studi literature review. Data yang diperoleh adalah data sekunder yaitu hasil penelitian yang sudah dilakukan oleh peneliti terdahulu. Sumber dara sekunder diperoleh berupa artikel jurnal internasional. Pencarian literature dalam literature review ini menggunakan tiga database yaitu Pubmed, Science Direct, dan Google Scholar. Didapatkan hasil data gabungan dari 3 database sebanyak 550. Lalu dilakukan penyaringan duplikasi, review judul, dan abstrak didapatkan 92 jurnal. Kemudian dieliminasi berdasarkan kriteria inklusi didapatkan 5 jurnal yang sudah dilakukan analisa kritis. Kebiasan merokok dapat meningkatkan hasil yang lebih buruk pada penderita Covid-19. dan kebiasaan merokok pada penderita Covid-19 mampu mempengaruhi penderita untuk mengurangi bahkan berhenti merokok.
PERILAKU SADARI SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI KANKER PAYUDARA PADA MAHASISWA DILIHAT DENGAN METODE THEORY OF PLANNED BEHAVIOUR Zahra Hafizha Fitria Anam; Burhannudin Ichsan
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Mahasiswa (Student Paper)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.371 KB)

Abstract

Kanker payudara adalah kanker nomor satu pada wanita baik dinegara maju atau berkembang. Perilaku pemeriksaan payudarasendiri (SADARI) menjadi program nasional dalam upayapenanganan dini terhadap kanker payudara. Theory of PlannedBehaviour merupakan salah satu teori yang menyatakan bahwaperilaku merupakan hasil dari suatu intensi. Terdapat tiga komponenutama yakni sikap terhadap perilaku, norma subjektif, dan presepsipengendalian perilaku. Tujuan penelitian ini adalah melihatgambaran umum mengenai perilaku SADARI sebagai upaya deteksidini kanker payudara dengan Theory of Planned Behaviour.Penelitian ini menggunakan desain penelitian kualitatif melaluiwawancara mendalam dan focus group discussion (FGD) denganjumlah subjek penelitian sebanyak 11 informan. Hasil penelitiandidapatkan bahwa kuatnya niat tidak menjamin seseorang untukmelakukan perilaku sadari dilihat dari Theory of Planned Behaviour.Kesimpulan : Meskipun seluruh mahasiswi memiliki niat yang cukupkuat untuk melakukan sadari, perilaku SADARI mereka buruk.
FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN IBU-IBU MENGIKUTI PROGRAM KELOMPOK PENDUKUNG IBU DI WILAYAH PUSKESMAS PURWOSARI SURAKARTA GAGAL DALAM TINDAKAN ASI EKSKLUSIF Burhannudin Ichsan; Jonathan Eko; Wisnu Wijayanto
Gaster Vol 12 No 1 (2015): FEBRUARI
Publisher : P3M Universitas 'Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.324 KB)

Abstract

Dinas Kesehatan Kota Surakarta memiliki program Kelompok Pendukung Ibu (KP-Ibu)  yang merupakan pendidikan interaktif dengan dukungan sosial yang bertujuan meningkatkan cakupan ASI eksklusif. Penelitian sebelumnya menunjukkan  bahwa program tersebut belum efektif sehingga diperlukan penelitian kualitatif untuk mendapatkan alasan kegagalan ibu-ibu yang sudah bergabung program tersebut dalam menjalankan ASI eksklsuif dan penyebab kegagalan program KP-Ibu untuk meningkatkan perilaku ibu-ibu menyusui. Jumlah responden yaitu delapan yang terdiri dari kader kesehatan, ibu-ibu anggota KP-Ibu yang gagal menjalankan ASI eksklusif dan bidan di wilayah Puskesmas Purwosari Surakarta. Hasil penelitian menunjukkan kesimpulan bahwa alasan ibu-ibu anggota KP-Ibu gagal dalam ASI eksklusif yaitu: 1) status bekerja, 2) tradisi, 3) kurangnya dukungan keluarga, 4) kurangnya produksi ASI, dan 5) kurang bagusnya teknik menyusui dan teknik menyimpan. Penyebab gagalnya program tersebut dalam meningkatkan perilaku ibu-ibu menyusui yaitu: 1) kurang aktifnya program tersebut, 2) kurangnya dana, 3) faktor budaya seperti kurangnya kebiasaan bertanya, dan 4) program yang belum matang. Kata Kunci: kelompok pendukung ibu, penyebab kegagalan
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Stigma Masyarakat Terhadap Infeksi HIV/AIDS di Indonesia: Literature Review Inggrit Thalasavia Utami; Flora Ramona Sigit Prakoeswa; Nining Lestari; Burhannudin Ichsan
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 23, No 1: April 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jks.v23i1.24678

Abstract

AbtsrakHIV/AIDS merupakan permasalahan kesehatan yang sudah berkembang dengan mendunia. Salah satunya negara Asia yang mempunyai kasus HIV tertinggi yaitu Indonesia. Tingginya kejadian HIV/AIDS tentu erat kaitannya dengan permasalahan sosial di masyarakat, akibatnya penderita HIV/AIDS merasa dikecam. Kecaman tersebut salah satunya yaitu stigma. Stigma merupakan perilaku individu yang mencerminkan bahwa dirinya lebih baik dari yang lain. Pentingnya pengetahuan mengenai HIV/AIDS dapat membantu menurunkan stigmatisasi pada pasien HIV/AIDS. Tujuan: memberikan pemahaman mengenai kaitan pengetahuan dengan stigma pada kejadian infeksi HIV/AIDS di Indonesia. Metode: Analisa data yang dilakukan dengan menggunakan database dari Pubmed, Google Schoolar, Science Direct dan Garuda. Hasil: didapatkan secara keseluruhan 3.459 penelitian. Sesudah dilakukan screening, didapatkan hasil 16 artikel untuk dilakukan review. Dari hasil yang diperoleh, yakni: Pengetahuan dan Stigma mempunyai makna yang relevan pada usia, pekerjaan dan pendidikan. Kemudian untuk usia, pekerjaan dan pendidikan dapat mempengaruhi seseorang terstigmatisasi pada penderita HIV/AIDS. Abstract HIV/AIDS is a health problem that has grown worldwide. One of the Asian countries with the highest HIV cases is Indonesia. The high incidence of HIV/AIDS is certainly closely related to social problems in society, as a result, people living with HIV/AIDS feel criticized. One of these criticisms is stigma. Stigma is an individual's behavior that reflects that he is better than others. The importance of knowledge about HIV/AIDS can help reduce stigmatization in HIV/AIDS patients. Objective: to provide an understanding of the relationship between knowledge and stigma on the incidence of HIV/AIDS infection in Indonesia. Methods: Data analysis was carried out using databases from Pubmed, Google Scholar, Science Direct and Garuda. Results: a total of 3,459 studies were obtained. After screening, 16 articles were obtained for review. From the results obtained, namely: Knowledge and Stigma have meanings that are relevant to age, occupation and education. Then for age, occupation and education can affect a person being stigmatized in people with HIV/AIDS.
Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Apoteker terhadap Resistensi Antibiotik: Validity and Reliability Questionnaire Knowledge, Attitude, and Behavior of Pharmacists towards Antibiotic Resistance Desviana Rizki Kurniasari; Burhannudin Ichsan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 - Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v6i11.4373

Abstract

Latar belakang: Resistensi antibiotik adalah kemampuan bakteri untuk menetralisir dan melemahkan daya kerja antibiotik sehingga bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik dan tidak lagi dapat dimatikan atau dibunuh. Dampak resistensi terhadap antibiotik adalah meningkatnya morbiditas, mortalitas dan biaya kesehatan. Apoteker berperan penting dalam pencegahan dan pengendalian resistensi antibiotik dengan memberikan informasi, konseling dan edukasi kepada pasien secara individual atau kepada masyarakat secara umum. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat kuesioner standar siap pakai untuk penelitian tentang pengetahuan, sikap, dan perilaku apoteker tentang resistensi antibiotik. Metode: Tiga puluh apoteker yang diberikan kuesioner untuk diisi menjadi sampel dalam penelitian ini. Sebuah teknik digunakan untuk mengevaluasi validitas kuesioner secara expert judgment sedangkan pada uji reliabilitas digunakan dengan melihat nilai korelasi item-total. Hasil: Pengujian validitas instrument dengan expert judgment menggunakan content validity index (CVI) untuk melihat keterwakilan item diperoleh nilai 0,8-1,0 yang artinya item dapat digunakan walaupun ada beberapa item pernyataan yang mengalami perbaikan kalimat. Sedangkan uji reliabilitas, item pernyataan pengetahuan ada 12 item yang memiliki nilai korelasi item-total > 0,20, pada item pernyataan sikap ada 21 item yang memiliki nilai korelasi item total > 0,20 dan pada item pernyataan perilaku ada 17 item yang memiliki nilai korelasi item total > 0,20. Kesimpulan: Hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen dapat diterima untuk digunakan dalam menilai pengetahuan, sikap, dan perilaku apoteker terhadap resistensi antibiotik.
Hubungan Status Sosial, Riwayat Keluarga Perokok Dan Pengetahuan Tentang Bahaya Merokok Dengan Perilaku Merokok Pratama, Bertha Nanta; Ichsan, Burhannudin
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 7 (2024): Volume 11 Nomor 7
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i7.9498

Abstract

Perilaku merokok adalah sebuah perilaku yang berbahaya untuk kesehatan, tetapi masih dilakukan oleh banyak orang, bahkan perilaku tersebut sudah dimulai ketika masih remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan status sosial, riwayat keluarga perokok dan pengetahuan tentang bahaya merokok dengan perilaku merokok. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, jawa tengah pada bulan November 2022 - Januari 2023 dengan menggunakan desain penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu pasien Puskesmas Kartasura atau pengunjung Puskesmas Kartasura berjenis kelamin laki-laki dengan usia 18-70 tahun. Banyaknya sampel pada penelitian ini sebanyak 68 sampel penelitian yang dipilih dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Uji analisis data pada penelitian ini menggunaka uji Chi-Square dan uji regersi logistik. Tidak terdapat hubungan antara status sosial dengan perilaku merokok pasien dan pengunjung di Puskesmas Kartasura. Terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga perokok dengan perilaku merokok pasien dan pengunjung di Puskesmas Kartasura. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan tentang bahaya merokok dengan perilaku merokok pasien dan pengunjung di Puskesmas Kartasura.
Co-Authors Achyarnis, Achyarnis Adi Fahmi Anshari Aflit Nuryulia Praswati Akrom, Akrom Amalia, Najlah Anam, Zahra Hafizha Fitria Ananda Asriany Perdana Ananda Asriany Perdana, Ananda Asriany Anantasya, Arum Widya Aryoseto, Lukman Asti Nurhayati Astuti, Indah Sri Ayu Khoirotul Umaroh Ayyasi, Quanta Sansabilla Aziz, Yusuf Abdullah Bayu Hendro Wibowo Bayu Hendro Wibowo, Bayu Hendro Bhisma Murti Binuko, Raafika Studiviani Dwi Cholisoh, Zakky Dasuki, Shoim Dena Tri Solehaini Desi Ekawati Desviana Rizki Kurniasari Devi Usdiana Rosyidah Devi, Ninda Callista Dewi Nirlawati Dewi Nirlawati, Dewi Dian Handini Dian Handini, Dian Didik Gunawan Tamtomo Didik Tamtomo, Didik Dona Dewi Nirlawati Ekki Dita Anggariksa Ekki Dita Anggariksa, Ekki Dita Erna Herawati Ersananda, Audria Estu Werdani, Kusuma Flora Ramona Sigit Prakoeswa H.A.A. Soebijanto H.A.A. Soebijanto Hapsari, Windi Harsono Salimo Harsono Salimo Hartini, Rianti Sri Hidayat, Fany Nurul Fawzi Hutami, Norma Putri Imronudin Imronudin, Imronudin Inggrit Thalasavia Utami Ismail, Aem Iwan Setiawan Jayanti Wulansari Jayanti Wulansari, Jayanti Jonathan Eko Jonathan Eko, Jonathan Komala, Annisa' Meyndra Kurniawati, Novarina Lestari, Nining Luthfiyanti, Niken M. Nur Sidiq M. Nur Sidiq, M. Nur Maharani Ayu Kusumawati Mahawan, Yasmin Faradila Mar’ah, Siti Sitatul Muhammad Nur Sidiq Muhammad Nur Sidiq, Muhammad Nur Muhammad Shoim Dasuki Mulyanto , Agus Mushhaf, Muhammad Dhiyaul Muzakar Isa Nadya Dwi Puspitasari Nendika Dyah Ayu Murika Sari Nida Faradisa Fauziyah Nining Lestari Nuredis, Yudwari Adhicha Prasetya, Hanung Pratama, Bertha Nanta Priscillah, Wildan Prisma, Fara Aristya Puspitasari, Nadya Dwi Puspitasari, Sintha Putri Rahmitasari Putri Rahmitasari, Putri Putri, Syahanita Anindira Rahmawati Fajrin Retno Wulandari Retno Wulandari Rini Kuswati S Sulistyani Sabrina, Saskia Safitri, Feby Sahilah Ermawati Salsabila Purnamasari Salsabilla, Annisa Sari, Primadiati Nickyta Saskia Sabrina Sastrawijayah, Jemmi Setyo Sri Raharjo Siti Soekiswati Sulistyani Sulistyani Sulistyani Sulistyani, S Syahanita Anindira Putri Tri Agustina Tri Agustina, Tri Verawati Hadi Vitri Widyaningsih Wahyudya Setya Ananta Wati, Dwi Prasetyo Widayati, Anis Nur Wikantama, Aswin Windi Hapsari Wisnu Wijayanto wisnu wijayanto Yeni Indriyani Yoga Prasadja Yurita, Irma Yusuf Alam Romadhon Yusuf Ryadi Yusuf, Muchammad Zaen, Nurussyifa Afiana Zahra Hafizha Fitria Anam Zakky Cholisoh