Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Kebijakan Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia: Telaah Isi dan Lingkungan Kebijakan (Model Grindle) (Studi UPTD Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia di Kupang) Amalya Lewa, Irvan; Putu Yoga Bumi Pradana, I; Nursalam, Nursalam
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Vol 7 No 3 (2025): Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmiap.v7i3.1314

Abstract

This study aims to analyze the implementation of social welfare policy for older persons carried out by the Regional Technical Implementation Unit (UPTD) for Elderly Social Welfare in Kupang and to identify the factors that hinder its implementation. The study applies Grindle’s policy implementation framework, which emphasizes two key dimensions: policy content and policy context. A qualitative research approach was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and documentation. The data were obtained from nine purposively selected informants and relevant policy-related documents. The findings indicate that the implementation of the elderly social welfare policy has been carried out but has not yet been optimal. Based on Grindle’s analytical model, several issues were identified, including the relevance of service programs, the recruitment process of implementers, budget allocation and efficiency, and the capacity of human resources. These findings imply the need for policy evaluation and the strengthening of implementation governance through needs-based program adjustments, improved resource management, and capacity building of implementers to ensure that policy objectives are achieved more effectively and sustainably.
TATA KELOLA PEMILIHAN UMUM DALAM MENINGKATKAN ANGKA PARTISIPASI PEMILIH (Studi Kasus Pada Kantor Komisi Pemilihan Umum Kota Kupang Dalam Pilkada Serentak 2024) Mali, Kamilus Barri Chello; Pradana, I Putu Yoga Bumi; Foeh, Yaherlof
Kybernology Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Administrasi Publik Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Panca Bakti Wiyata Pangandaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71128/kybernology.v3i2.364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan tata kelola pemilu dalam meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak 2024 di Kota Kupang. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, analisis berfokus pada lima dimensi tata kelola pemilu menurut Pippa Norris (2014) yang meliputi kelembagaan, kepemimpinan, inovasi, manajemen sumber daya, dan jejaring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPU Kota Kupang telah menerapkan prinsip independensi, kepemimpinan terbuka, inovasi teknologi, serta pengelolaan logistik dan sosialisasi yang beragam. Namun, partisipasi pemilih masih terhambat oleh keterbatasan SDM adhoc, persoalan administratif, serta faktor eksternal seperti apatisme politik, ketidakpuasan terhadap calon, kondisi kesehatan, dan kesibukan masyarakat. Temuan menegaskan bahwa kualitas implementasi di lapangan dan faktor non-teknis sangat mempengaruhi tingkat partisipasi pemilih.
Implementasi Program Rehabilitasi Sosial Pada Anak Yang Berhadapan Dengan Hukum (ABH) I Putu Yoga Bumi Pradana; Jacoba Daud Niga; Giovany Tiran
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 8 No. 2 (2024): Enhancing Public Service Delivery Through Digital Innovations
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v8i2.1833

Abstract

Program Rehabilitasi Sosial pada Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH) merupakan kebijakan yang dibuat untuk pengembangan dan memungkinkan anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) untuk melaksanakan fungsi sosialnya secara wajar dalam kehidupan masyarakat. Balai Sentra ini adalah lembaga pendampingan yang berada dibawah naungan Kementrian Sosial untuk mendampingi dan menangani kasus rehabilitasi ABH yang terjadi di semua Kabupaten di wilayah Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi program rehabilitasi sosial pada anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) di Balai Sentra Efata. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi program rehabilitasi sosial pada anak yang berhadapan dengan hukum di Balai Sentra Efata belum berjalan dengan baik dikarenakan masih terdapat beberapa indikator yang belum optimal, seperti sumber daya manusia yang masih kurang, sarana dan prasarana yang belum memadai, disposisi atau sikap dari mitra sebagai pelaksana kebijakan yang tidak konsisten menjalankan tugas, dan juga waktu pelaksanaan rehabilitasi yang belum standar operating prosedur (SOP) yang ada. Kata kunci: Implementasi, Program, Rehabilitas Sosial, Anak yang berhadapan dengan Hukum
Transformasi Pariwisata Lokal: Evaluasi Efektivitas Wolobobo Ngada Festival 2023 di Kabupaten Ngada I Putu Yoga Bumi Pradana; Rosa Mystika Cabrini Meo; Laurensius Petrus Sayrani; Adriana Fallo; Nadia Sasmita Wijayanti
Journal of Public Administration and Local Governance Vol. 9 No. 1 (2025): Strengthening Local Governance: Innovation, Participation, and Accountability
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/jpalg.v9i1.2325

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas Program Wolobobo Ngada Festival (WNF) 2023 sebagai strategi pengembangan pariwisata di Kabupaten Ngada. Latar belakang penelitian ini adalah adanya program WNF sebagai salah satu strategi pengembangan pariwisata di Kabupaten Ngada. Namun program tersebut belum berhasil meningkatkan jumlah wisatawan domestik pada 2023 dan juga jumlah wisatawan mancanegara yang lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelum terlaksananya festival. Selain itu, muncul kritik dari sebagian masyarakat di grup Facebook Ngada Bangkit yang menilai WNF hanya sebagai acara seremonial tanpa dampak nyata bagi masyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan teori efektivitas program dari Kettner, Moroney, dan Martin (2008), yang mencakup aspek upaya, efisiensi biaya, hasil, efektivitas biaya, dan dampak. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipatif, dokumentasi, dan wawancara dengan 24 informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan dana serta rendahnya tingkat partisipasi menyebabkan pelaksanaan WNF 2023 belum efektif dalam mencapai tujuannya sebagai strategi pengembangan pariwisata di Kabupaten Ngada
Transformational Leadership and Job Satisfaction: Mitigating Organizational Politics to Innovative Work Behavior Pradana, I Putu Yoga Bumi; Sayrani, Laurensius Petrus; Pah, Theny Intan Berlian Kurniati; Rijoly, Jacobus Cliff Diky; Gusmao, Fernando Dias
Journal of Governance and Public Policy Vol. 13 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jgpp.v13i1.27044

Abstract

This study investigated the relationships among perceived organizational politics (POP), transformational leadership (TL), innovative work behavior (IWB), and job satisfaction (JS) in the public sector, with JS as a mediating variable. Using a quantitative approach, data were collected from 657 civil servants of the Kupang City Government using a validated, closed-ended questionnaire on a five-point Likert scale. Structural Equation Modeling (SEM) was employed to analyze the proposed relationships. The results disclosed that perceived organizational politics had a significant negative effect on job satisfaction (β = −0.211, p < 0.001) and innovative work behavior (β = −0.247, p < 0.001). In contrast, transformational leadership demonstrated a strong positive influence on job satisfaction (β = 0.684, p < 0.001) and a positive direct effect on innovative work behavior (β = 0.222, p < 0.001). Job satisfaction also significantly enhanced innovative work behavior (β = 0.223, p < 0.001). Mediation analysis indicated that job satisfaction partially mediated the relationship between perceived organizational politics and innovative work behavior (indirect effect β = −0.047, p = 0.001) and between transformational leadership and innovative work behavior (indirect effect β = 0.153, p < 0.001). These findings suggest that job satisfaction plays a crucial role in buffering the negative consequences of organizational politics and strengthening the positive impact of transformational leadership on innovation. This study contributes to public sector innovation literature by empirically demonstrating how leadership and job attitudes shape innovative behavior within a politically nuanced bureaucratic context.
Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis di Kota Kupang Trimerta Kirana Modok; Laurensius P. Sayrani; Delila A.N. Seran; I Putu Yoga B. Pradana
Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata Dan Perhotelan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jempper.v5i2.6785

Abstract

The Free Nutritious Meal Program (MBG) is a national strategic initiative aimed at improving students’ nutritional status and strengthening human resource quality. However, the large budget allocation and implementation complexity require effective, transparent, and accountable governance. This study aims to analyze the governance of the MBG Program in Kupang City based on management, transparency, and accountability aspects. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through observation, in-depth interviews, and document analysis. Informants were selected using purposive sampling, including representatives from the Education Office, SPPG, schools, and student beneficiaries. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model and validated through source, technique, and time triangulation. The findings indicate that administratively the program implementation complies with technical guidelines; however, substantive gaps remain. Menu planning is centralized and minimally participatory, procurement and distribution mechanisms have not fully met transparency and quality control standards, student socialization is limited, and reporting as well as complaint handling systems remain internally oriented and insufficiently documented. Therefore, the governance of the MBG Program in Kupang City is still predominantly administrative in nature and requires strengthened participation, transparency, and integrated oversight systems to ensure sustainable impacts on students’ nutritional improvement.
Innovative Work Behaviour in Local Government: Innovation Process and Gender Differences I Putu Yoga Bumi Pradana; Laurensius Petrus Sayrani; Theny Intan Berlian Kurniati Pah; Nadia Sasmita Wijayanti; Boni Saputra; Jacobus Cliff Diky Rijoly
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 29, No 1 (2025): May
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.101329

Abstract

This research aims to identify and understand the barriers affecting public sector employees' innovative behaviors, particularly examining how these obstacles differ across stages of innovation and between genders. Utilizing a qualitative phenomenological approach, the research involved in-depth interviews with 40 informants from six agencies in Kupang City and Kupang Regency. Data were analyzed through thematic analysis techniques, revealing eleven major barriers categorized into political-administrative leadership, public management, and individual factors. Political-administrative barriers include insufficient support from political actors and a restrictive organizational climate. Public management challenges encompass a risk-averse culture, weak interdepartmental collaboration, limited knowledge sharing, bureaucratic constraints, and regulatory rigidity that restricts creative ideas perceived as "out of the box." Another key finding highlights the demotivating effect of redundant local digital innovations replaced by centrally mandated platforms, fostering employee frustration and discouragement. Individual barriers identified include a lack of expertise, limited access to policymakers, and significant gender-related issues such as patriarchy, stereotypes, and domestic responsibilities. The study highlights its novelty by uncovering how regional contextual factors, especially gender dynamics, uniquely shape barriers to innovation. This study uniquely contributes to the literature by specifically examining barriers to innovative work behavior (IWB) in the under-researched context of Eastern Indonesia, focusing on both innovation stages and gender differences.
WHEN RESILIENCE EXCLUDES: GENDERED POWER, INTERSECTIONALITY, AND COMMUNITY-BASED DISASTER RISK REDUCTION IN COASTAL INDONESIA I Putu Yoga Bumi Pradana; Rudi Rohi; Angel Christy Patricia
JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik) Vol 29, No 2 (2025): November
Publisher : Magister Ilmu Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkap.107637

Abstract

This study examines how social, cultural, and institutional configurations shape women’s participation in community-based disaster risk reduction (CBDRR) in coastal Kupang, Indonesia. Despite formal commitments to gender inclusion in disaster governance, women’s participation remains uneven and highly context-dependent. Using a qualitative comparative case study of Kelurahan Lasiana and Kelurahan Oesapa Barat, the research draws on in-depth interviews, focus group discussions, participant observation, and document analysis to explore multi-layered participation dynamics. The findings reveal that entrenched gender norms, time poverty, and hierarchical power relations continue to limit women’s engagement in CBDRR. In both communities, caregiving responsibilities and mobility restrictions reinforce women’s peripheral roles in formal DRR spaces. Cultural configurations act as a double-edged sword: while women’s local knowledge is widely valued informally, patriarchal authority structures and conservative adat and religious narratives constrain their leadership and decision-making influence. Institutionally, a significant gap persists between formal participation mandates and substantive influence. However, Lasiana demonstrates greater progress through supportive leadership, cultural reframing, and participatory innovations such as community mapping and oral histories. In contrast, Oesapa Barat exhibits more rigid cultural scripts and institutional inertia that confine women’s roles to symbolic functions. This study’s novelty lies in its integrative analytical framework and comparative design. It offers new insights into how enabling and constraining dynamics interact across social, cultural, and institutional domains to shape gendered resilience governance
SHARING POLA ASUH DAN TATA KELOLA MANAGEMEN KOMITE WALI SANTRI PADA SEKOLAH TKUI BIRRUL WALIDAIN SRAGEN PADA MASA “NEW NORMAL COVID-19” Dewi Sekar Kencono; Azam Syukur Rahmatullah; Yuyun Purbokusumo; Pinta Astuti; I Putu Yoga Bumi Pradana; Catur Wulandari; Retno Dewi Pramodia Ahsani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.649-654

Abstract

Setelah berakhirnya Covid-19, perlu dilakukan pendampingan kepada anak didik dalam menyesuaikan diri dengan masa kenormalan baru. Proses adaptasi dari daring ke luring menimbulkan kesulitan bagi anak-anak. Salah satu kuncinya adalah pola asuh yang berperan penting dalam perkembangan anak usia dini, termasuk karakter anak. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pola asuh dengan mendorong partisipasi orang tua dalam kegiatan belajar mengajar anaknya. Sosialisasi terkait parenting, kegiatan menyiapkan sarapan bersama, dan mengajar wali murid dilakukan. Dengan adanya kegiatan tersebut diharapkan komunikasi dan pola asuh yang efektif antara orang tua dan anak dapat memperlancar proses belajar mengajar di sekolah.
IMPLEMENTASI INOVASI DIGITAL FERIZY DALAM PEMBELIAN TIKET KAPAL DI PELABUHAN BOLOK KUPANG Gyscha Dianchristy Takain; Hendrik Toda; Rouwland A Benyamin; I Putu Yoga Bumi Pradana
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.1856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi inovasi digital Ferizy dalam pembelian tiket kapal di Pelabuhan Bolok Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lokasi di Pelabuhan Bolok Kupang dan Kantor PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Ferizy memberikan kemudahan pelayanan melalui sistem pembelian tiket secara online yang lebih praktis dan mendukung digitalisasi pelayanan publik. Namun, implementasi Ferizy masih menghadapi kendala pada aspek kesesuaian dan kerumitan penggunaan sistem. Penumpang yang terbiasa menggunakan teknologi digital cenderung mudah beradaptasi, sedangkan penumpang dengan literasi digital rendah, khususnya generasi usia lanjut dan masyarakat dari wilayah yang masih menggunakan sistem manual, mengalami kesulitan dalam registrasi akun, pengisian data, serta pembayaran digital. Selain itu, implementasi Ferizy baru optimal pada tahap pemesanan tiket secara daring, namun pada tahap operasional masih ditemukan kendala seperti antrean, keterbatasan literasi digital masyarakat, ketergantungan pada layanan manual dan praktik perantara informal (Calo). Dalam mendukung implementasi inovasi Ferizy, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Kupang melakukan penguatan melalui kepemimpinan, pembelajaran organisasi, jejaring kerjasama organisasi, serta penyesuaian fasilitas sarana prasarana pelayanan. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberhasilan inovasi digital pelayanan publik tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur digital, dukungan kelembagaan dan kemampuan masyarakat dalam beradaptasi terhadap perubahan sistem pelayanan berbasis digital.
Co-Authors Adriana Fallo Adriana Fallo Afiliani Lamut Fonge, Gamelia Agus Arnold Nalle Alfandy Florian Manuain Alfred Omri Ena Mau Aloysius Liliweri Amalya Lewa, Irvan Angel Christy Patricia Angel Patricia Aspri Budi Oktavianto Astuti, Pinta Azam Syukur Rahmatullah, Azam Syukur Benu, Esrah D. N. A. Boni Saputra Catur Wulandari Daut Niga, Jacoba David B.W. Pandie Delila A.N. Seran Diana Meliani Sabat Djaha, Ajis Salim Adang Ernestus Holivil Fallo, Adriana Febriyanti Tabi, Maria Felisianus Efrem Jelahut Frans B. Ricky Humau Frans Gana Fransiskus Suryanto Nara Bata Fry Loli Keluli, Yohanes Giovany Tiran Grace Oni Oet Neolaka Gusmão, Fernando Dias Gyscha Dianchristy Takain Hendrik Toda, Hendrik Herliana Auskase, Maria Hyasintus Alexandro Da Silva I Putu Yoga Bumi Pradana Jacoba D. Niga Jacoba Daud Niga Jacobus Cliff Diky Rijoly Kabnani, Yohanis Kabnani Karuniawati Steven, Mitha Kellen, Pius Bumi Kencono, Dewi Sekar Kolianan, Jim Briand Laurensius P. Sayrani Laurensius P. Sayrani Laurensius Petrus Sayrani Lengga, Herianus Lopez, Christin Moru Luter Lopo, Yonatan Hans Made Ngurah Demi Andayana Magdalena Lino, Maria Mali, Kamilus Barri Chello Maria Leliana Nembo Maria M. Lino Mariayani Oktafiana Rene Nabila Aulia Nadia Sasmita Wijayanti Nadia Sasmita Wijayanti Nadia Sasmita Wijayanti Nadia Sasmita Wijayanti Nahak, Delyla Ni Made Paramita Setyani Nova Elisabeth Langaih Nursalam Nursalam Oktafiana Rene, Mariayani Padabain, Firmanto Pah, Theny I.B Kurniati Pah, Theny I.B.Kurniati Pandie, Ardi Yosafat Petrus Kase Petrus Sayrani, Laurensius Pius Bumi Kellen Rahayu Ningsih, Sri Retno Dewi Pramodia Ahsani Rihi, David Wilfrid Rijoly, Jacobus Cliff Diky Rosa Mystika Cabrini Meo Rouwland A Benyamin Rudi Rohi Rudi Rohi Salim Adang Djaha, Ajis Sareng, Caecilia Elchyta Dua Sayrani, Laurensius Petrus SUSANTO, ELY T. Egho, Febrianus T.W. Pariangu, Umbu Theny I.B. Kurniati Pah Theny Intan Berlian Kurniati Pah Theny Intan Berlian Kurniati Pah Toda, Hendrik Tresa Rosari, Arcangela Giriany Trimerta Kirana Modok Wahyudi Kumorotomo William Djani Witin, Maria Wihelmina Yaherlof Foeh Yeheskial Adrian Roen Yoze Rizal Yuyun Purbokusumo, Yuyun Zogara, Kezia Sheryl Victoria