p-Index From 2021 - 2026
9.681
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja terhadap Risiko Cedera pada Pekerja Lepas Pengangkut Sampah di TPST Mulyoagung Kabupaten Malang Ahmad Naufal Fiddien; Nurul Aini Rahmawati; Dike Dwi Ronawati; Nur Laili Sakti Anggraeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kedokteran Vol 2, No 3 (2023): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/abdimasku.2.3.128-133

Abstract

Ergonomi adalah ilmu tentang perilaku manusia dalam bekerja dan sikap dalam bekerja. Pengelolaan sampah adalah bidang yang berkaitan dengan pengelolaan timbulan, penyimpanan, pengumpulan, pemindahan, pengangkutan, pengolahan dan pembuangan akhir sampah. Setiap pekerjaan memiliki bahaya akibat kerja, yang biasanya menimbulkan penyakit akibat kerja yang disebabkan oleh lingkungan kerja atau tempat kerja. Salah satu potensi bahaya di tempat kerja adalah ergonomi. Program pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi kepada para pekerja pengangkut sampah di TPST Mulyoagung Kabupaten Malang tentang ergonomi mengenai definisi, gejala, penyebab, pencegahan dan sikap ergonomi yang tepat serta penanganan cedera. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan Kesehatan dan Keselamatan Kerja dengan menggunakan media leaflet dan pelaksanaan wawancara pre-test dan post-test berupa pertanyaan kepada para pekerja guna mengukur keefektifan dari penyuluhan yang diberikan. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan dan wawasan para pekerja mengenai kesehatan dan keselamatan kerja pada sikap postur tubuh ergonomi ketika bekerja serta cara penanganan ketika mengalami cedera. Ergonomics is the science of human behavior at work and attitudes towards work. Waste management is a field related to the management of generation, storage, collection, transfer, transportation, processing and final disposal of waste. Every job has occupational hazards, which usually result in occupational diseases caused by the work environment or workplace. One of the potential dangers in the workplace is ergonomics. This service program aims to provide education to waste transport workers at TPST Mulyoagung Malang Regency about ergonomics regarding definitions, symptoms, causes, prevention and proper ergonomic attitudes as well as handling injuries. The method used is providing occupational health and safety education using leaflet media and conducting pre-test and post-test interviews in the form of questions to workers to measure the effectiveness of the education provided. As a result, there is an increase in workers' knowledge and insight regarding occupational health and safety regarding ergonomic posture when working and how to handle injuries.
OSTEOARTHRIRIS PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA DUSUN CEPIRING Musdalifa Musdalifa; Nurul Aini Rahmawati; Dike Dwi Ronawati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 3: Agustus 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i3.6371

Abstract

Lansia biasanya akan mengalami penurunan fungsi tubuh hal ini akan menyebabkan beberapa gangguan pada lansia salah satunya adalah gangguan osteoarthritis. Osteoartritis merupakan penyakit tersering yang menyebabkan timbulnya nyeri dan disabilitas gerakan pada populasi usia lanjut. Penyakit ini menyebabkan nyeri dan disabilitas padapasien sehingga mengganggu aktifitas sehari-hari. Ballottement test dilakukan untuk mengetahui adanya gangguan ostearthritis yang disebabkan oleh kerusakan pada tulang rawan dan sendi.kondisi ini terjadi ketika tulang rawan yang merupakan bantalan pelindung tulang kehilangan elastisitasnya. Akibatnya, terjadi gesekan pada antartulang yang membuatnya lebih rentan mengalami kerusakan dan menyebabkan radang sendi. Ballottement test dilakukan pada lansia yang memiliki usia rata-rata 60 tahun keatas dengan jumlah 25 lansia atau lebih dari 50% lansia mengalami gangguan osteoatrhritis. Untuk penanganan osteoarthritis menggunakan terapi latihan exsercise dan strengthening exercise untuk mengurangi rasa nyeri pada gangguan osteoarthritis.
PENGARUH DEEP BREATHING EXERCISE TERHADAP SESAK NAFAS PASIEN TUBERKULOSIS DI KECAMATAN DAU Nurul Aini Rahmawati; Nur Amalia Moh. Jafar Nontji; Nikmatur Rosidah
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.20344

Abstract

Tuberkulosis saat ini masih merupakan masalah kesehatan pada masyarakat khususnya di Indonesia hingga internasional. Mycobacterium tuberculosis merupakan suatu bakteri yang menyebabkan tuberkulosis. Gejala dari penderita tuberkulosis diantaranya batuk, batuk darah, nyeri dada hingga sesak nafas. Salah satu intervensi untuk menangani sesak nafas pada tuberkulosis yaitu dengan menggunakan deep breathing exercise. Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui pengaruh deep breathing exercise terhadap sesak nafas pasien tubekulosis di Kecamatan Dau. Penelitian ini merupakan penelitian Quasi Experimental dengan metode one group pre dan post test. Teknik pengambillan sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Sampel yang digunakan adalah pasien tuberkulosis yang ada di Puskesmas Kecamatan Dau. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Berdasarkan pengujian statistika uji normalitas shapiro-wilk mendapatkan nilai pretest 0,006 dan nilai posttest 0,002 p < 0,05, yang artinya data terdistribusi tidak normal. Sementara untuk hasil  uji Wilcoxon menunjukkan p-value = 0,000 < 0,05. Adanya pengaruh Deep Breathing Exercise terhadap sesak nafas pasien Tuberkulosis di Kecamatan Dau.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH PADA WANITA MENOPAUSE DI POSYANDU BANJARTENGAH KOTA MALANG Nuranita, Nuranita; Multazam, Ali; Rahmawati, Nurul Aini
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 5 (2024): Volume 11 Nomor 5
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i5.14873

Abstract

Fase menopause adalah masa transisi ditandai dengan penurunan produksi estrogen yang dapat berdampak buruk pada kesehatan kardiovaskular termasuk tekanan darah. Lansia rentan terhadap gangguan kesehatan yang berdampak dari beberapa aspek seperti pilihan gaya hidup, hormon dan aktivitas fisik. Penurunan tingkat aktifitas fisik yang dapat berdampak negatif pada tekanan darah, kesejahteraan fisik dan mental wanita. Tujuan penelitian untuk memahami bagaimana tekanan darah dan aktifitas fisik berhubungan. Pada penelitian ini, analisis regresi digunakan dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini difokuskan pada wanita menopause yang berdomisili di Posyandu Dusun Banjartengah Kabupaten Malang. Untuk penyelidikan ini, ukuran sampel sebanyak 32 peserta dibuat dengan menggunakan metode purposive sampling. Tensimeter digunakan untuk mengukur tekanan darah, dan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) digunakan untuk mengukur aktivitas fisik. Data diperoleh melalui penggunaan analisis statistik Chi-Square. Pada wanita menopause terdapat korelasi antara tekanan darah dengan aktivitas fisik yang ditunjukkan dengan uji korelasi data analisis Chi-Square yang memiliki nilai p-value 0,045 kurang dari 0,05. Pada wanita yang mengalami menopause, terdapat hubungan antara tekanan darah dan aktivitas fisik.
HUBUNGAN KEPATUHAN DALAM MELAKUKAN EXERCISE MANDIRI DENGAN TINGKAT KEBUGARAN PASIEN CORONARY ARTERY DISEASE Rahmawati, Nurul Aini; Putri, Amelia; Berkanis, Alexandra Yolan Setyawati
Physiotherapy Health Science (PhysioHS) Vol. 6 No. 2 (2023): Physiotherapy & Health Science (PhysioHS) - Edisi Desember 2023
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/physiohs.v6i2.30660

Abstract

Coronary Artery Disease (CAD) merupakan gangguan fungsi jantung yang disebabkan otot miokard kekurangan suplai darah diakibatkan penyempitan arteri koroner dan tersumbatnya pembuluh darah jantung. Kejadian Penyakit Jantung dinegara berkembang seperti Indonesia tingkat kejadian terus meningkat setiap tahun. Prevalensi penyakit jantung koroner di Indonesia berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan dan gejala adalah sebesar 1,5% atau diperkirakan sekitar 2.650.340 orang. Ketaatan pasien dalam melakukan exercise mandiri pada pasien CAD sangat penting untuk menurunkan morbiditas, mortalitas dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan tingkat kepatuhan dalam melakukan exercise mandiri dengan tingkat kebugaran Pasien CAD. Metode penelitian yang digunakan dengan deskriptif analitik melalui pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik non probalility sampling yakni accidental sampling. Sampel pada penelitian ini adalah pasien CAD yang melakukan exercise mandiri dirumah dan memenuhi kriteria inklusi dengan jumlah 35 pasien CAD. Hasil penelitian didapatkan nilai korelasi spearman rho menunjukan p-value: 0.013 (p-value<α:0.05) yang berarti ada hubungan kepatuhan melakukan exercise mandiri dengan tingkat kebugaran pasien CAD. Nilai correlation coefficient (nilai R) menujukan 0.416 yang menunjukkan hubungan kepatuhan melakukan exercise mandiri dengan tingkat kebugaran pasien CAD pada kategori korelasi lemah.
Edukasi Latihan Fisik Sebagai Upaya Penurunan Berat Badan Pada Remaja Rahim, Anita Faradilla; Rahmawati, Nurul Aini; Romadhona, Nurul Faj'ri; Azzahroh, Novita Lorenza; Waahid, Mohammad Abdul; Rahmatullah, Muhammad Rizqy; Wicaksono, Faris Pamungkas
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2024): JPM | Maret 2024
Publisher : UPPM - STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jpm.v10i1.1412

Abstract

Overweight adalah suatu akumulasi lemak berlebihan di dalam tubuh yang dapat mengganggu kesehatan secara keseluruhan. Kebiasaan mengkonsumsi makanan fast food dan junk food merupakan salah satu penyebab penumpukan kalori di dalam tubuh. Makanan yang dimaksud adalah makan yang tinggi energi, tinggi lemak, dan tinggi karbohidrat. Gaya hidup sedentari menyebabkan metabolisme tubuh menjadi menurun, dan penggunaan lemak sebagai penghasil energi menjadi menurun sehingga terjadinya penimbunan yang berlebihan ditubuh dan menyebabkan kegemukan. Dalam kesempatan ini para remaja dapat memiliki kesempatan untuk mendapatkan edukasi Latihan fisik yang dapat dilakukan di rumah secara mandiri. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan edukasi dan pendampingan Latihan fisik sebagai upaya penurunan berat badan berlebih pada remajaa. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari penyuluhan, demonstrasi Latihan, dan diskusi. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pemahaman remaja tentang bahaya hidup sedenteri dan berat badan berlebih serta pemahaman tentang bagaimana cara melakukan dan menentukan dosis Latihan yang sesuai untuk penurunan berat badan berlebih.
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN FISIOTERAPI DENGAN BPJS TERHADAP KEPUASAAN PASIEN DI KABUPATEN MALANG angraeny, izsme; Lubis, Zidni Imanurrohmah; Rahmawati, Nurul Aini
NURSING UPDATE : Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan P-ISSN : 2085-5931 e-ISSN : 2623-2871 Vol 14 No 3 (2023): SEPTEMBER
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/nu.v14i3.1271

Abstract

Jaminan kesehatan yang diselenggarakan oleh pemerintah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan memberikan kualitas yang memadai. Jika kualitas pelayanan baik maka akan menyeimbangkan kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan fisioterapi dan BPJS terhadap kepuasan pasien di Kabupaten Malang. Desain penelitian menggunakan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah pasien BPJS pengguna layanan fisioterapi di RSUD Kabupaten Malang yang bersedia menjadi bagian dari sampel. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling dengan jumlah 60 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner SERVQUAL. Hasil uji korelasi menggunakan uji chi square nilai signifikansi < 0,01. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara kualitas pelayanan fisioterapi dengan kepuasan pasien BPJS.
A AEROBIC EXERCISE ANALYSIS OF THE BODY IMMUNITY SYSTEM Edina, Belva; Rahmawati, Nurul Aini
Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Fisioterapi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Ikatan Fisioterapi Indonesia cabang kota bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59946/jfki.2023.170

Abstract

Background : The pandemic makes people finally lazy to do activities outside the home, therefore a person's immune system can decrease. To always be healthy and fit, one of the sports that can be done is aerobics. A healthy and strong body can form antibodies faster, so that a person's immune level can increase. Objectives : To analyze the effect of aerobic exercise on the body's immune system based on empirical studies of the last 6 years. Methods and Results: Literature Review by searching previous journals or articles on two databases (Google Scholar and PubMed) published between 2014 and 2021. There were 5 journals or articles that met the inclusion criteria in the form of adolescents and adults, moderate impact aerobic exercise, improving the immune system with aerobic exercise and from 2014 to 2021. All studies stated that there was an effect of giving aerobic exercise on a person's immune system. Conclution : The effect of giving aerobic exercise on a person's immune system.
Effect of Static Contraction on Pain Reduction in Postpartum Mothers with Perineal Tears Nurhayati, Rini; Rahmawati, Nurul Aini; Yulianti, Atika
Jurnal Kesehatan Vol 17, No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v17i2.3718

Abstract

Introduction: Static contraction is a form of contraction exercise in muscles that uses static principles, where the muscles trained will experience changes in muscle length while the joints remain in a static or stationary state. Static contractions are useful for reducing pain, one of which is for perineal pain due to tearing during childbirth. Perineal pain is pain felt in the genital area associated with lacerations or tears in the perineum. The purpose of this study was to determine the effect of giving static contraction exercises on reducing pain in spontaneous birth postpartum mothers with perineal tears. Method: This study utilized a quasi-experimental design involving 20 respondents, who were divided into treatment and control groups. The treatment group was given static contractions 2 times a day and the control group was given stretching 2 times, the pain level was measured using NRS (Numerical Rating Scale). Results: based on the results of the paired t test for the treatment group showed a p value = 0.000 while in the control group showed a p value = 0.000 which indicates an effect. The independent t test found a value of p = 0.001 indicating a difference in influence between the treatment group and the control group. Conclusion: there is an effect of giving static contraction exercises on reducing pain in spontaneous birth postpartum mothers with perineal tears. The results of this study can be used as a reference in conducting subsequent research on larger samples and populations.   Pendahuluan: Statik Kontraksi adalah suatu bentuk latihan kontraksi pada otot yang menggunakan prinsip statis, dimana otot yang dilatih akan mengalami perubahan panjang otot sedangkan sendinya tetap pada keadaan statis atau diam. Statik kontraksi bermanfaat untuk mengurangi nyeri, salah satunya adalah untuk nyeri perineum akibat robekan pada saat proses melahirkan. Nyeri perineum merupakan nyeri yang dirasakan pada area genital yang berhubungan dengan adanya laserasi atau robekan pada perineum. Metode: Penelitian ini  menggunakan desain penelitian quasi eksperimental dengan  sampel yang berjumlah 20 responden yang dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan diberikan statik kontraksi 2 kali sehari dan kelompok kontrol diberikan stretching 2 kali, tingakat nyeri diukur menggunkan NRS (Numerical Rating Scale). Hasil: berdasarkan uji paired t test pada kelompok perlakuan didapatkan nilai p = 0,000 dan pada kelompok kontrol didapatkan nilai p = 0,000 yang menandakan adanya pengaruh. Sedangkan pada uji independent t test didapatkan niali p=0,001 yang menandakan bahwa adanya perbedaan pengaruh antara kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Simpulan: terdapat pengaruh pemberian latihan statik kontraksi terhadap penurunan nyeri pada ibu post partum kelahiran spontan dengan robekan perineum.
Effect of Static Contraction on The Rate of Healing of Perineal Wounds in Postpartum Mothers with Perineal Tears Nurhayati, Rina; Rahmawati, Nurul Aini; Yulianti, Atika
Jurnal Kesehatan Vol 17, No 2 (2024): Jurnal Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jk.v17i2.3719

Abstract

Introduction: Static contraction is an isometric muscle contraction exercise without any modification of muscle length and without any activity in the joints which is beneficial to increase muscle strength. Static contraction with kegel exercise is beneficial in accelerating the wound healing process of perineal tears. Based on WHO data, almost 90% of normal labor methods experience tears either with or without episiotomy. Methods: This study used a Quasi-experimental research method. The population obtained was 24 people. A total of 20 people were used as samples in this study which were divided into treatment groups and control groups. Static contraction exercises were given to the treatment group and stretching was given to the control group. Measurement of wound healing rate was measured using REEDA Scale. Results: The results of the Wilcoxon range test in the treatment group had a p value = 0.005 which indicated a significant effect and in the control group had a p value = 0.003 which indicated a significant effect. Then the mann-whitney test was carried out to determine the difference in influence between the treatment group and the control group of static contraction variables on the healing rate of perineal wounds with the results of the p value = 0.045 which means that there is a significant difference in influence between the treatment group and the control group. Conclusion: there is an effect of static contraction on the rate of healing of perineal wounds in spontaneous birth postpartum mothers with perineal tears.   Pendahuluan: Static contraction adalah latihan kontraksi otot isometrik  tanpa adanya perubahan panjang otot dan tanpa adanya gerakan pada sendi yang bermanfaat meningkatkan kekuatan otot. Statik kontraksi dengan kegel exercise bermanfaat dalam mempercepat proses penyembuhan luka pada robekan perineum. Berdasarkan data WHO nyaris 90% metode persalinan normal  mengalami tears baik dengan atau tanpa episiotomi Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian Quasi eksperimental. Populasi yang didapat sebanyak 24 orang dengan jumlah sampel yang digunakan sebanyak 20 responden yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen diberikan statik kontrak dua kali satu hari dan kelompok kontrol diberikan stretching. Pengukuran tingkat kesembuhan luka diukur menggunakan REEDA Scale. Hasil: Hasil uji wilcoxon range test  pada kelompok eksperimen memiliki nilai p= 0,005 yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dan pada kelompok kontrol memiliki nilai p= 0,003 yang menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan. Kemudian dilakukan uji mann-whitney untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol variabel statik kontraksi terhadap tingkat kesembuhan wound perineal dengan   hasil nilai p= 0,045 yang menunjukkan adanya perbedaan pengaruh yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Simpulan: terdapat pengaruh statik kontraksi terhadap tingkat kesembuhan wound perineal pada ibu post partum kelahiran spontan dengan robekan perineum.
Co-Authors A'yun, Az Zahra Qurrota Abror, Muhammad Ulil Agung Prasetya Ahmad Naufal Fiddien Akhir, Raudatul Alfina Chintya Damayanti Ali Multazam Alvinnya, Indah Anbiola, Farokha Lamafa Alun angraeny, izsme Anisa Husnia Anita Faradilla Rahim Atika Yulianti Atika Yulianti Aulia Nur Azizah Azzahroh, Novita Lorenza Batasa Rachman, Dani Alqea BAYU PRASTOWO Berkanis, Alexandra Yolan Setyawati Butsainah, Dzakira Cevin Nugraha Diah Nur Pratiwi Dike Dwi Ronawati Dike Dwi Ronawati Dimas Sondang Irawan Dinda Lutfiah Mei Handiny Dwiyanti, Reni Edina, Belva Ega Halima Ramdini EKA KURNIA SARI Elma Qorina Qurana Haqia Erfil Refilda Faradhiza Aini Putri Nasir Nasir Fatmarianni Faza, Aurum Nur Firza Nadia Putri Fitriyani, Meylani Gasica Dwi Sandy Wiratami Gusti Yeni Roudhatul Ilmi Hairun nisa Hannah, Nisa' Daril Hayati, Noor Mika Herlianti I Made Bagiada Okta Nugraha I Made Gandhi Laksana Imami, Diah Amelia Nurul Indana, Alifiya Zulfa Indiani, Wulan Itamala Sari Jumianti, Sri Eko Khikmah, Kholifatul Kirana Kinantan Kinasih Kurnia Putri Utami Kurniawati Putri Al Saudi Lala Nabilah Alfizah Latifah Zulfa Rahmawati Lina Sriyatun Lisna Lisna Lisna Lisna Lisna Lisna, Lisna Ma'rufah, Siti Ainun Mardhatillah, Regina Naura Marufa, Siti Ainun Ma’rufa, Siti Ainun Mita Andini Ayu Lestari Mudhari, Dewi Nanda Rosita Mulya, Nurma Musdalifa Musdalifa Nafiah, Nafiah Nafiah Nikmatur Rosidah Nora Idiawati Nungki Marlian Yuliadarwati Nur Amalia Moh. Jafar Nontji Nur Laili Sakti Anggraeni Nuranita, Nuranita Nurhayati, Rina Nurhayati, Rini Prasetia, Agung Prastya, Agung Putri Hadi Novitaningrum Putri Kusumaningtyas Putri, Firza Nadia Rahmadani Aulia Wailisa Rahman, Fadlul Syahidur Rahmatullah, Muhammad Rizqy Ramadhani, Kavita Ramdini , Ega Halima Ratu Rania Romadhona, Nurul Faj'ri Ronawati, Dike Dwi Rosidatussholikhah, Rosidatussholikhah Rozamala Ma'arij Safira Friaviesta Maharani Safun Rahmanto Saputri, Triasti Bintang Sari, Nurul Permata Saskia Meidi Seff, Ghaida Syaugi Septia Triandini Septian, Rizal Shinta Kurnia Febriliani Shintya, Ayu Rahma Shofiana Wardani Siti Ainun Ma'rufa Siti Ainun Marufa Siti Nadiyah Putri Sri Eko Jumianti Sri Sunaringsih Ika Wardojo Sriyatun, Lina Ummah , Salma Nurul Waahid, Mohammad Abdul Wicaksono, Faris Pamungkas Widu, Soleman Hailang Wiedyaningtyas, Chintya Kartika Putry Wildha Rosita Dewanti Zailia, Syamsa Liatis Zaimah, Zaimah Zaqy Yahya Mubaroq Zidni Imanurrohmah Lubis