Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Outcome Based Education:: Inovasi dan Investigasi dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam Aliadi, Aliadi; Murhayati, Sri; Zaitun, Zaitun
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 4 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i4.1655

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Outcome Based Education: Inovasi dan Investigasi dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam. Kajian dari peneltian ini menggunakan kajian literatur yang mana literatur yang diambil sesuai dengan pokok pembahasan dan di analisis secara mendalam sehingga dapat diambil kesimpulan dan temuan dalam penelitian. Literatur yang diambil baik dari buku, artikel jurnal baik nasional maupun internasional dan literatur lainnya. Adapun hasil penelitian ini adalah OBE merupakan inovasi dalam pendidikan yang diluncurkan kembali pada abad 21. OBE merupakan model pembelajaran yang berorientasi pada hasil/learning outcome. Spesialisasi pada program studi teknik yang telah terakreditasi IABEE, maka lulusan sarjana (S1) tersebut setara dengan lulusan di negara-negara anggota Washington Accord. OBE telah banyak diimplementasikan dengan berbagai inovasi dalam pembelajaran, seperti pengembangan website berbasis OBE, dikombinasikan dengan blended-learning, dll yang menunjukkan hasil bahwa OBE terbukti menjamin hasil belajar, baik di sekolah kejuruan maupun di perguruan tinggi. Walaupun demikian, dalam implementasinya masih terdapat tantangan-tantangan serta hambatan. Implementasi OBE perlu senantiasa dievaluasi dan terus ditingkatkan hingga tercapai tujuan pembelajaran serta sebagai solusi atas kesenjangan antara proses pendidikan di Perguruan Tinggi dengan dunia kerja dan inovasi.
The Implementation Of Halal Product Guarantee System For Self-Declare Halal Program In Frontier, Outermost and Least Developed Regions Akbarizan, Akbarizan; Hertina, Hertina; Murhayati, Sri; lestari, fitra lestari
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 21, No 2 (2024): June 2024
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v21i2.28628

Abstract

The program of self-declare halal certification by the Indonesian Government can increase the community's life level. Self-declare halal can increase people in business sales for the global market and improve the community business unit. In this case, guidance and companion strategy are required until the business actor can obtain halal certification. The data were collected on 20 business actors of MSME in Rupat Island, Bengkalis Regency, using Strategic Assumption Surfacing and Testing (SAST) with five indicators covering the commitment and responsibility, material, halal product process, the product, and monitoring and evaluation. The research results showed that the commitment and responsibility indicator is the highest indicator, becoming the priority of companion module proposal making of halal certification at 3T Areas (Least Developed, Frontier, and Outermost) Regions. Further research needs to identify the success factor of the business actors in 3T regions in gaining the halal certification program from the Government.
Metodologi Studi Kasus dalam Penelitian Kualitatif :Kajian Konsep, Desain, dan Manfaatnya Siregar, Asri Yanti; Murhayati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini didasari oleh pentingnya pemahaman tentang studi kasus sebagai metode utama dalam penelitian kualitatif, terutama untuk menjelaskan fenomena kompleks dalam konteks nyata. Studi kasus memungkinkan peneliti mengkaji hubungan antar variabel secara mendalam dengan mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk membahas konsep dasar studi kasus, merumuskan desain penelitian yang efektif, serta mengidentifikasi manfaat yang dapat diperoleh melalui pendekatan ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur, dengan menganalisis teori dan praktik yang relevan terkait penerapan studi kasus. Penelitian ini juga mengulas teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen, serta pentingnya triangulasi untuk memastikan validitas temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa studi kasus menawarkan fleksibilitas, relevansi praktis, dan wawasan mendalam, meskipun terbatas dalam aspek generalisasi dan reliabilitas. Desain penelitian yang baik meliputi penentuan tema, formulasi proposisi, dan analisis data menjadi elemen penting dalam keberhasilan studi kasus. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan penelitian kualitatif, khususnya dalam merancang studi kasus yang dapat diterapkan secara luas pada berbagai fenomena sosial dan pendidikan.
Strategi Memastikan Keabsahan Data Dalam Penelitian Kualitatif Luthfiyani, Putri Wahidah; Murhayati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keabsahan data dalam penelitian kualitatif, khususnya dalam memastikan hasil penelitian yang kredibel dan relevan. Keabsahan data menjadi aspek krusial dalam penelitian yang mempelajari fenomena sosial, budaya, atau perilaku, di mana data bersifat subjektif dan memerlukan pengujian menyeluruh untuk validitasnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi konsep keabsahan data dalam penelitian kualitatif, mengidentifikasi jenis-jenis keabsahan, serta memahami strategi yang dapat meningkatkan kredibilitas data. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif, dengan metode kajian literatur yang menganalisis teori dan praktik terkait keabsahan data. Teknik yang digunakan mencakup triangulasi data, triangulasi metode, dan triangulasi sumber untuk memastikan validitas temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keabsahan data kualitatif dapat dijamin melalui penerapan prinsip-prinsip seperti kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Strategi utama, seperti penggunaan triangulasi, pengecekan anggota (member checking), dan audit trail, terbukti efektif dalam meningkatkan validitas dan mengurangi bias data. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan metodologi penelitian kualitatif yang lebih robust, dengan implikasi penting bagi peneliti dalam bidang ilmu sosial dan humaniora.
The Influence of Religious Spiritual-Based Learning Approach to Learning Outcomes of Natural Sciences at Madrasah Tsanawiyah Pekanbaru Murhayati, Sri; Hartono, Hartono; binti Ramly, Siti Nor Fazila; Syarif, Muhammad Ilham
Journal of Natural Science and Integration Vol 5, No 2 (2022): Journal of Natural Science and Integration
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/jnsi.v5i2.16772

Abstract

This study was aimed to reveal the contribution of a spiritual-religious-based learning approach to the learning outcomes of Natural Sciences at Madrasah Tsanawiyah Pekanbaru. To achieve this goal, this study used a quantitative-based approach with correlational research methods. The population of this study were 444 students of class VIII from Madrasah Tsanawiyah in Pekanbaru city with a sample of 211 students selected by cluster sampling technique. Data collection was carried out by conducting a questionnaire to measure the variables of a religious spiritual-based learning approach. Hypothesis testing was carried out using inferential statistical tests with simple correlation. Based on the results of data analysis, it can be concluded that the application of a spiritual-religious-based learning approach in science learning at Madrasah Tsanawiyah Pekanbaru can be categorized as good (70.06%) and students' science learning outcomes are also categorized as good (72.02%). The results of the study found that there was a significant positive contribution from the application of a spiritual-religious-based learning approach to the science learning outcomes of Madrasah Tsanawiyah Pekanbaru students, to be precisely the contribution coefficient obtained was 49%, while 51% was caused by other variables.Keywords: learning approach, spiritual religion, learning outcomes
Curriculum Concepts and Theories from the Perspective of Islamic Education Nst, Anjar Mahmaudin; Murhayati, Sri; Zaitun, Zaitun
Studi Multidisipliner: Jurnal Kajian Keislaman Vol 11, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padngsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/multidisipliner.v11i2.13418

Abstract

Islamic education curriculum is a design or study program related to Islamic Religious Education materials or lessons, learning process objectives, methods and approaches and evaluation forms. The research method in this research is library research through collecting data from books and articles related to the Concept and Theory of Islamic Education Curriculum, using descriptive analysis. The curriculum as an educational design, has a central position, determining educational activities and outcomes. Its preparation requires a strong foundation, based on the results of deep thought and research. A weak curriculum will produce weak humans as well. The Islamic education curriculum is Islamic education materials in the form of activities, knowledge and experiences that are deliberately and systematically given to students in order to achieve the goals of Islamic education. The Islamic education curriculum includes three very important issues, namely: the problem of faith (aqidah), the problem of Islam (shari'ah), and the problem of ihsan (morals). The curriculum as an educational design, has a central position, determining educational activities and results. Its preparation requires a strong foundation, based on the results of in-depth thinking and research.
Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Melalui Pendekatan Konsep Dan Teori Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Pekanbaru Agustin, Siti Maulidiya; Murhayati, Sri; Yuliharti, Yuliharti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i6.3981

Abstract

Tujuan penulisan ini untuk mengetahui tentang Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Melalui Pendekatan Konsep dan Teori Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan yaitu metode pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta Melalui Pendekatan Konsep dan Teori Kurikulum Pendidikan Agama Islam Pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Pekanbaru dilakukan secara 3 tahap yaitu Pertama tahap perencanaan kurikulum yaitu Guru mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Menyusun perangkat pembelajaran, Kedua tahap pelaksanaan kurikulum, adapun dalam pelaksanaannya Konsep yang diterapkan oleh Guru Sejarah Kebudayaan Islam yaitu kurikulum sebagai pengalaman belajar, Kurikulum sebagai nilai Kurikulum sebagai rekonstruksi pengetahuan. Sedangkan teori yang diterapkan yaitu: Teori kurikulum transformatif, Teori Konstruktivisme, dan Teori Pendidikan Holistik. Penelitian ini menekankan pada Cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, Cinta terhadap ilmu dan peradaban Islam, dan Cinta kepada sesama manusia, Cinta kepada Lingkungan, dan Cinta kepada Bangsa dan Negara. Ketiga tahap evaluasi kurikulum, adapun evaluasi kurikulum yang dilaksanaakan yaitu Supervisi proses pembelajaran, Pelatihan dan pendampingan guru, Pengembangan modul dan media pembelajaran, dan Penerapan kolaboratif dengan pendekatan saintifik dan berbasis proyek.
PARADIGMA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBELAJARAN ABAD KE-21 Rayfansyah, Muhammad; Murhayati, Sri
Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam Vol 19 No 02 (2025): Tadris : Jurnal Penelitian dan Pemikiran Pendidikan Islam
Publisher : Program Studi PAI, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51675/jt.v19i02.1354

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter, moral, dan spiritual peserta didik, sekaligus sebagai filter nilai di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan menelaah berbagai literatur yang relevan, seperti buku, jurnal, artikel, dan laporan penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran PAI tidak cukup berfokus pada aspek kognitif semata, melainkan perlu diintegrasikan dengan keterampilan abad ke-21, yakni critical thinking, communication, collaboration, dan creativity (4C). Integrasi tersebut bertujuan membentuk peserta didik yang religius, cerdas, adaptif, serta mampu menghadapi tantangan era digital. Tantangan utama PAI abad ke-21 meliputi kesenjangan literasi digital, keterbatasan kompetensi guru, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman. Oleh karena itu, inovasi pembelajaran berbasis teknologi, penguatan literasi digital, serta peningkatan kompetensi pedagogik dan profesional guru PAI menjadi agenda penting. Dengan demikian, PAI berperan tidak hanya sebagai sarana internalisasi nilai agama, tetapi juga sebagai pilar utama dalam mencetak generasi berkarakter, berdaya saing global, dan berkontribusi positif bagi masyarakat serta bangsa.
Analisis Implementasi Kurikulum Terintegrasi Pada Sekolah Menengah Kejuruan Berbasis Pesantren Di Riau Faqihuddin, Ahmad; Murhayati, Sri; Yuliharti, Yuliharti; Abrar, M. Dliyaul
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i1.1914

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi kurikulum terintegrasi pada Sekolah Menengah Kejuruan berbasis pesantren di Provinsi Riau, yang mengombinasikan kurikulum nasional kejuruan dengan kurikulum kepesantrenan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan integrasi kurikulum didukung oleh kepemimpinan sekolah yang visioner, kultur religius pesantren, serta kolaborasi efektif antarguru. Adapun kendala utama yang dihadapi meliputi keterbatasan tenaga pendidik berkompetensi ganda, tantangan sinkronisasi jadwal pembelajaran, dan keterbatasan sarana prasarana. Dampak implementasi kurikulum terintegrasi tercermin pada peningkatan kompetensi vokasional siswa dengan kenaikan rata-rata sebesar 12 persen, penguatan karakter religius, serta peningkatan kesiapan kerja di dunia industri. Temuan ini menegaskan urgensi pengembangan model kurikulum terintegrasi dalam pendidikan vokasional Islam sebagai upaya melahirkan lulusan yang unggul secara teknis sekaligus berkarakter Islami.