p-Index From 2021 - 2026
6.515
P-Index
This Author published in this journals
All Journal HUMANIKA Asas: Jurnal Sastra RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-ilmu Sosial IJFAC (Indonesian Journal of Fundamental and Applied Chemistry) GEMA TEOLOGIKA : Jurnal Teologi Kontekstual dan Filsafat Keilahian Language Literacy: Journal of Linguistics, Literature, and Language Teaching Abdimas Talenta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat AICLL: ANNUAL INTERNATIONAL CONFERENCE ON LANGUAGE AND LITERATURE JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI Forest and Society Warta Penelitian Perhubungan JCRS (Journal of Community Research and Service) International Journal of Cultural and Art Studies (IJCAS) Jurnal Basataka (JBT) Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Journal of Oral Traditions PERSPEKTIF Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal Sosiohumaniora Kodepena (JSK) International Journal of Educational Research and Social Sciences (IJERSC) East Asian Journal of Multidisciplinary Research (EAJMR) Journal of Social Interactions and Humanities (JSIH) Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Journal of Language Development and Linguistics Jurnal Antropologi Sumatera Jurnal Lektur Keagamaan International Conference on Sciences Development and Technology Kompetensi Studies in English Language and Education Heritage of Nusantara: International Journal of Religious Literature and Heritage JBSI: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Journal of Mandalika Literature International Journal of Economics and Management Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Journal of Environmental and Development Studies Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Tradition and Modernity of Humanity Warta Penelitian Perhubungan
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Sumber Daya Manusia Transportasi Penyeberangan dalam Meningkatkan Pelayanan Pariwisata di Danau Toba Pardosi, Jhonson; Sibarani, Robert; Bangun, Nur Cahaya; Putra, Ilham Mirzaya
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v33i2.1738

Abstract

Sejak tahun 1955 tercatat telah terjadi 7 kali kecelakaan transportasi penyeberangan di Danau Toba yang disebabkan tabrakan hingga kelebihan muatan kapal. Human error dan Miss Management disinyalir menjadi satu diantara penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Kecelakaan-kecelakaan tersebut menjadi citra buruk destinasi wisata Danau Toba. Kecelakaan tersebut mengirimkan pesan kepada wisatawan tentang ketidakamanan dan kekhawatiran yang patut diwaspadaiPenelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui peran Sumber Daya Manusia dalam mendukung Standar Pelayanan Trasportasi Pariwisata di Kabupaten Samosir. Jenis penelitian berdasarkan jenis data dan analisis adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah sumber daya manusia transportasi; regulator, penyedia jasa penyeberangan, dan tenaga kerja transportasi danau di Kabupaten Samosir. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini ada 3 cara, meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Peran regulator sebagai pembuat kebijakan, stimulator, dan fasilitator. Peran Penyedia Jasa Penyeberangan sebagai pelaksana kebijakan, organisator, dan operator. Peran Awak kapal sebagai pelaksana kebijakan, dan eksekutor, dan 2) Keamanan dan keselamatan transportasi penyeberangan di Danau Toba harus ditingkatkan dengan melibatkan sumber daya manusia transportasi dalam mendukung pelayanan pariwisata
Peran Sumber Daya Manusia Transportasi Penyeberangan dalam Meningkatkan Pelayanan Pariwisata di Danau Toba Pardosi, Jhonson; Sibarani, Robert; Bangun, Nur Cahaya; Putra, Ilham Mirzaya
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 33 No. 2 (2021): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v33i2.1738

Abstract

Sejak tahun 1955 tercatat telah terjadi 7 kali kecelakaan transportasi penyeberangan di Danau Toba yang disebabkan tabrakan hingga kelebihan muatan kapal. Human error dan Miss Management disinyalir menjadi satu diantara penyebab terjadinya peristiwa tersebut. Kecelakaan-kecelakaan tersebut menjadi citra buruk destinasi wisata Danau Toba. Kecelakaan tersebut mengirimkan pesan kepada wisatawan tentang ketidakamanan dan kekhawatiran yang patut diwaspadaiPenelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui peran Sumber Daya Manusia dalam mendukung Standar Pelayanan Trasportasi Pariwisata di Kabupaten Samosir. Jenis penelitian berdasarkan jenis data dan analisis adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Objek dalam penelitian ini adalah sumber daya manusia transportasi; regulator, penyedia jasa penyeberangan, dan tenaga kerja transportasi danau di Kabupaten Samosir. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini ada 3 cara, meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: 1) Peran regulator sebagai pembuat kebijakan, stimulator, dan fasilitator. Peran Penyedia Jasa Penyeberangan sebagai pelaksana kebijakan, organisator, dan operator. Peran Awak kapal sebagai pelaksana kebijakan, dan eksekutor, dan 2) Keamanan dan keselamatan transportasi penyeberangan di Danau Toba harus ditingkatkan dengan melibatkan sumber daya manusia transportasi dalam mendukung pelayanan pariwisata
Community Empowerment about Components for Destination Development in Tipang Tourism Village, Baktiraja District, Humbang Hasundutan Regency Sibarani, Robert; Davin Gumuruh Marpaung; Christian Basardo Simanjuntak; Bintang Terang Putra Utara Purba; Muhammad Mirza Ramadhan; Timothy Novritrianta Ibrena; Cosmas Mitchel Pandapotan Siallangan; Prima Nopraka Tarigan; Elizabeth Bintang Paulaean; Ariani Safitri; Atikah Ab Zubaidi; Florence Hermin Puspita Sari Waruwu; Riska Berlian; Kristina Sihotang; Amanda Dwi Cahya; Caroline Feryna Br Manik; Hanifah Nasution; Lisa Meylisa Damanik
ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2023): ABDIMAS TALENTA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/abdimastalenta.v8i2.13546

Abstract

The Community Service Program (KKN) is a form of education in the form of community service. In this service students are given learning experience to live in the midst of a community outside the campus and directly identify and deal with development problems they face. Community Empowerment Learning Thematic Real Work Lecture Program (KKNT-PPM), which is a learning process basically focuses on problems that exist in society. Tipang Village is one of the villages in Baktiraja District, Humbang Hasundutan Regency, North Sumatra Province. This village is one of the villages included in the "50 Indonesian Tourism Award Villages" in 2021. Tipang is one of the villages that has high tourism potential, both in terms of Natural Resources (SDA) and Human Resources (HR) so that it delivers This village is one of the tourist villages. Students who are placed in Tipang Village, Baktiraja District, Humbang Hasundutan Regency have the aim of developing programs for accessibility, ansilari (community empowerment), amenities, cultural attractions, sciences and technology (Technology), and agriculture. This aims to support and develop human resources and tourism aspects in Tipang Village, Baktiraja District, Humbang Hasundutan Regency.
Kearifan Lokal Simbol pada Jenis Ulos Batak Toba Damanik, Oleg Isuando; Sibarani, Robert; Tampubolon, Flansius; Sinulingga, Jekmen; Damanik, Ramlan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ulos merupakan sejenis kain atau selendang yang memiliki makna istimewa dalam budaya suku Batak. Kain ini dianggap suci dan mempunyai nilai penting pada pelaksanaan berbagai upacara adat suku Batak, termasuk upacara pernikahan, upacara tujuh bulanan kehamilan, dan upacara kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai kearifan lokal yang terdapat pada ulos Batak Toba. Teori yang digunakan dalam menganalisis data merupakan teori kearifan lokal yang dikemukakan oleh Robert Sibarani. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Pada penelitian ini ditemukan hasil, nilai kearifan lokal pada Ulos Batak Toba antara lain: (1) pelestarian dan kreativitas budaya; (2) gotong royong; (3) rasa syukur; (4) kesopansantunan; (5) komitmen; (6) kerukunan dan penyelesaian konflik; (7) kesetiakawanan sosial; (8) pikiran positif; (9) pendidikan; dan (10) kejujuran.
Jenis dan Fungsi Oles pada Etnik Batak Pakpak : Kajian Kearifan Lokal Toruan, Khaterine A. Lumban; Sibarani, Robert; Sinulingga, Jekmen; Tampubolon, Flansius; Purba, Asriaty R
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian adalah untuk mendeskripsikan jenis-jenis oles dan kearifan lokal yang terdapat pada setiap oles etnik Batak Pakpak. Teori yang digunakan adalah teori kearifan lokal oleh Robert Sibarani. Metode penelitian yang digunakan ialah metode penelitian kualitatif dengan model interaktif. Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah dilakukan, terdapat 7 jenis oles pada etnik Batak Pakpak, yakni Oles Perdabaitak, Oles Sorisori Sampur, Oles Pelangpelang, Oles Takaltakal, Oles Perbunga Mbacang, Oles Cumancuman, Oles Sidosdos. Fungsi yang terdapat dalam oles etnik Batak Pakpak antara lain ialah (1).Oles Perdabaitak berfungsi sebagai pemberian berkat dalam bentuk “upah puhun” pada upacara adat merbayo “pernikahan” dan sebagai ucapan terima kasih pada upacara adat males bulung sampula , (2) Oles Sorisori Sampur berfungsi sebagai ucapan terima kasih dalam bentuk “kaing siso siat” pada upacara merbayo “pernikahan” dan sebagai pemberian berkat pada upacara mengrumbang, (3) Oles Pelangpelang berfungsi sebagai pemberian dan ucapan terima kasih dalam bentuk upah turang “ saudara laki-laki perempuan” pada upacara merbayo “pernikahan”, dan ucapan terima kasih dalam bentuk penelangken mbellen “saudara perempuan tertua dari ayah” pada upacara merbayo “pernikahan”, (4). Oles Takaltakal berfungsi sebagai pemberian mas kawin dalam bentuk takal ujuken “pemberian kepada pihak perempuan” pada upacara merbayo “pernikahan”, (5). Oles Perbunga Mbacang berfungsi sebagai ucapan terima kasih dalam bentuk upah mendedah “saudara perempuan dari ayah” pada upacara merbayo “pernikahan”, (6). Oles Cumancuman berfungsi sebagai tanda perpisahan dalam bentuk upah anak manjae pada upacara merbayo “pernikahan”, (7). Oles Sidosdos pemberian berkat dalam bentuk upah empung pada upacara merbayo “pernikahan”. Nilai-nilai Kearifan lokal yang terdapat pada Oles etnik Batak Pakpak ialah kerja keras, kesehatan, amanah, dan rasa syukur.
Pengunaan Ulos sebagai Talitali Pada Masyarakat Batak Toba : Kajian Kearifan Lokal Simanjuntak, Elisa; Sibarani, Robert; Tampubolon, Flansius; Sinaga, Warisman; Herlina, Herlina
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang Penggunaan Ulos Sebagai Talitali Pada Masyarakat Batak Toba: Kajian Kearifan Lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan-tahapan bentuk Ulos Talitali yang terdapat pada masyarakat Batak Toba, jenis-jenis Ulos yang digunakan sebagai Talitali, kearifan lokal yang terdapat pada Talitali Ulos masyarakat Batak Toba. Metode ini bersifat interaktif kualitatif dan teknik lapangan. Penelitian ini menggunakan teori Kearifan Lokal oleh Sibarani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, tahapan-tahapan bentuk Talitali, yaitu: (1) Kain ulos mangiring harus diletakkan atau dibentangkan dengan cara yang khusus dan teratur; (2) lipat kain ulos dari salah satu sisi sebelah kiri hingga membentuk segitiga siku-siku; (3) Setelah itu, lipat kain ulos sebanyak tiga kali dan dibalik untuk menyesuaikan dengan bentuk kepala; (4) Kemudian, saat talitali dipakai, lipatan kain ulos harus membentuk pola yang menyerupai rumah adat Batak Toba. Selain itu, jenis-jenis ulos yang terdapat pada Talitali yaitu: (1) Talitali Bintang Maratur; (2) Talitali Bolean; (3) Talitali Sitolu Tuho; (4) Talitali Tumtuman Suratti; (5) Talitali Simarpisoran; (6) Talitali Tolu Bolit atau Bonang; (7) Talitali Pinutor; (8) Talitali Na Marmutiha; (9) Talitali Jujung Buhit; (10) Talitali Sampu Borna; (11) Talitali Ramban. Nilai kearifan lokal yang terdapat pada Talitali antara lain: (a) Kedamaian, terdiri dari (1) Kesopansantunan; (2) Kejujuran; (3) Komitmen; (4) Pikiran Positif; (5) Rasa Syukur. (b) Kesejahteraan terdiri dari (1) Kerja Keras; (2) Pelestarian dan Kreativitas Budaya. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan Ulos sebagai talitali adalah nilai spiritual dengan adanya nilai sakral dan tidak sembarangan orang yang menggunakannya, karena adanya bentuk ikatan kasih artinya Ulos melambangkan persaudaraan dalam ikatan kasih.
The Role of Youth in The Development of Malay Culture-Based Tourism Destinations in Langkat Regency, North Sumatra Province Prana, Hendi; Sibarani, Robert; Suryanto , Dwi
Journal of Environmental and Development Studies Vol. 2 No. 01 (2021): Journal of Environmental and Development Studies
Publisher : TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jeds.v2i1.6191

Abstract

The purpose of this study is to find out how the Azizi Mosque as a Malay-based tourist destination and to determine the extent of the role of youth DPD KNPI Langkat in the development of tourism destination based malay culture in Langkat of North Sumatera Province. The results of this study are based on observational data that researchers do is that the Azizi Mosque is a building that contains historical and cultural values of Malay in Langkat district, where, in addition to the architectural splendor of the Azizi mosque building with its wide area that fascinates tourists, the Azizi mosque building ornaments also is a symbol or shows the characteristics of Malay culture in Langkat district. There is also a complex surrounding the tombs of the kings or sultans who once ruled the sultanate period langkat. Even according to historical records collected by researchers, the Azizi Mosque was once functioned as the Langkat Sultanate Palace. Until now, Azizi is a building that has witnessed the glory of the Langkat sultanate in the past.
The Roles of Youth in Preserving Local Cultures to Develop Tourism in Sabang City Lubis, Faris Yusuf; Sibarani, Robert; Lubis, Suwardi
Journal of Environmental and Development Studies Vol. 2 No. 01 (2021): Journal of Environmental and Development Studies
Publisher : TALENTA Publisher, Universitas Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/jeds.v2i1.6194

Abstract

This study aimed to analyze youth roles in protecting, developing, and utilizing local cultures to develop tourism in Sabang. This type of research was descriptive research with a qualitative approach; that is, the research is carried out in natural conditions (natural settings). The results showed that youth's role in protecting local Culture to develop tourism in the city of Sabang could be seen with youth's enthusiasm in publishing, inheriting, and animating local Culture in attractions, access, amenities, ancillary, safeness, and comfort. The role of youth in developing local Culture to develop tourism in Sabang City could be seen with youth's enthusiasm in disseminating, assessing, and enriching local cultural diversity in attractions, access, amenities, ancillary, safeness, and comfort. The role of youth in utilizing to develop tourism in the city of Sabang could be seen with the enthusiasm of youth in increasing cultural resilience, improving youth welfare, and innovating local cultural attractions, access, amenities, ancillary, safeness, and comfort. Thus, the role of youth in preserving local Culture is needed in developing tourism in the city of Sabang.
Why is Pasar KAMU a Famous Tourist Destination in North Sumatra? Study of Cultural Tourism Development Model in Denai Village, Deli Serdang, North Sumatra: Studi Model Pengembangan Wisata Budaya Di Desa Denai, Siregar, Simon P.; Hidayat, Hidayat; Sibarani, Robert
PERSPEKTIF Vol. 13 No. 1 (2024): PERSPEKTIF January
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/perspektif.v13i1.10494

Abstract

The research objectives are to identify agro-tourism and culinary tourism spots, analyze the architectural landscape, develop the The Pasar KAMU as a culinary tourism based on local wisdom and analyze community and stakeholder participation in the development of the Pasar KAMU. Data methods and analysis use qualitative data methods and analysis and data collection through observation, in-depth interviews, and literature study. Research results: (1) the spots and facilities at Pasar KAMU are adequate for nature tourism and culinary tourism activities; (2) the layout and shape of the stand for selling traditional food at The Pasar KAMU applies an ecological architectural landscape and blends with nature, optimal use of local materials and resources; (3) culinary tourism which is served in the form of traditional Javanese and Malay food, processed manually and hygienic products (4) The medium of exchange at The Pasar KAMU is very unique, using tempo which has a nominal value of IDR 5000 and IDR 10,000 (5), The Pasar KAMU is superior tourist destinations are related to the participation of residents and tourism sector stakeholders which has an impact on increasing community income.
Community Empowerment About Development of Tipang, Tipang Tourism Village Destinations, Baktiraja District, Humbang Hasundutan Regency Sibarani, Robert; Situmorang, Hamzon; Simanjuntak, Peninna; Lubis, Tasnim; Pardosi, Johnson
Journal of Community Research and Service Vol. 7 No. 1: January 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v7i1.42591

Abstract

Village Tipang have  potency good natural nor culture that can  developed for Becomes destination  village tourism in the area Lake Toba. Empowerment Public in development village tour Tipang need conducted remember tourist is very potential commodity for developed . Village tour Tipang have  great potential _  for  developed  in  related things _ with component development tour that is attractions culture , accessibility & ancillary ( guide tourism ), amenities , safety and comfort at the destination village tour _ tour tip . Attention to components development tour the will increase number visit tourists to area Lake Toba especially in the village tour tip . because of   it is necessary   noticed how  formation attractions culture from tradition based culture _ wisdom local , development accessibility and ancillary ( guide travel ) with empower Public village tour What are the tips and strategies needed ?  done so that the village tour Tipang  Becomes  destination more travel _ good from side amenities , safety and comfort . There is four priority devotion community activities carried out in the Village tour Tipang this namely : forming group attractions culture based wisdom local , develop accessibility and ancillary ( guide travel ) with empowerment community , develop amenities , facilities and infrastructure facility support , develop  quality safety and comfort destination village tour _ tour Lean and empower Public for increase economy with stage discussion and training . Activity devotion this expected capable fix and improve level economy people in the village tour tip.
Co-Authors Abdullah Abdullah Akbar, Saydillah Isya Al Trio Boy Beyto Lumban Gaol Alemina Br Perangin-angin Amanda Dwi Cahya Amrin Saragih Amrin Saragih Ariani Safitri Aritonang, Hanna Dewi Atikah Ab Zubaidi Bangun, Nur Cahaya Bedriati Ibrahim Bintang Terang Putra Utara Purba Caroline Feryna Br Manik Charloq Christian Basardo Simanjuntak Cosmas Mitchel Pandapotan Siallangan Damanik, Oleg Isuando Damanik, Ramlan Davin Gumuruh Marpaung Dwi Novia Sirait Dwi Widayati Eddy Setia Eddy Setia Eddy Setia Eliza, Nur Elizabeth Bintang Paulaean Entas, Derinta Erica Yulia Citra Sitorus Erika Revida Firmando, Harisan Boni Florence Hermin Puspita Sari Waruwu Fredyarini Soedjiwo, Novena Ade Gustianigsih Gustianingsihh Hadi S Alikodra Hanifah Nasution Hargiani, Fransisca Xaveria Herlina Herlina Hidayat Amsasi Hidayat Hidayat Ibnu Hajar Ibnu Hajar Damanik Ibrahim Syah H.M. Simbolon Ilham Mirzaya Putra Immanuel Silaban Indah Permatasari, Nova indra, rama Jekmen Sinulingga Julius Renaldi Tampubolon Jumat Barus Kristina Sihotang Lisa Meylisa Damanik Lubis, Faris Yusuf Lubis, Muhammad Afdhaluz Zikri LUBIS, TASNIM Mangatur Nababan, Mangatur Mhd. Pujiono Morida Siagian Mu'in, Fatchul Muhammad Mirza Ramadhan Muhammad Takari Mulyadi Mulyadi Mulyadi Ni Luh Nyoman Seri Malini Nur Cahaya Bangun Nurlela Octavianna, Yessy Optapianty Situmorang Pane, Akhiril Panjaitan, Ade Putra Arif Pardosi, Jhonson Pardosi, Johnson Perangin-angin, Alemina Br Poedji Loekitowati Hariani Prana, Hendi Prima Nopraka Tarigan Pujiati Pujiati Purba, Asriaty R Purba, Ratih Indah Meina Putra, Bima Maulana R. Hamdani Harahap Rahmawati Ramlan Damanik Ratih Baiduri Ratih Indah Meina Purba Riadi Syafutra Siregar Riska Berlian Rujiman Rujiman Rujiman, Rujiman Rusma Noortyani Sakhyan Asmara Saragih, Orde Koria Saragih, Ratna Selli Selli, Selli Shalika, Mayang Putri Siagian, Morida Sibarani, Jekmen Sinulingga Silaban, Immanuel Silalahi, Charles David Marudut Simangunsong, Bestian Simangunsong, Reka Simanjuntak, Elisa Simanjuntak, Peninna Simatupang, Defri Elias Simbolon, Elvri Teresia Sinaga, Warisman Siregar, Arjuna Junifer Siregar, Simon P. Situmorang, Hamzon Situmorang, Rahel Theresia Rodame Soriente, Antonia Sri Permana Dewi Suroyo Suroyo Suryanto , Dwi Suwardi Lubis T. Thyrhaya Zein Tambunan, Ayu Anggraini Tampubolon, Flansius Telaumbanua, Eben Haezarni Tifany Timothy Novritrianta Ibrena Toruan, Khaterine A. Lumban Torus Manusun Sianturi Tri Murni Vero Risnawati Limbong Wahyudi Wahyudi Wanda Kuswanda Warisman Sinaga Yahya Apriyanti Simamora Yudhi Ramadani Harahap Yudhi Ramadani Harahap Zalukhu, Esther Ria