Claim Missing Document
Check
Articles

NILAI RAPOR SEKOLAH MENENGAH DAN HUBUNGANNYA DENGAN INDEKS PRESTASI KOMULATIF MAHASISWA Lukmanulhakim Lukmanulhakim
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 10, No 1 (2018): Januari 2018
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v9i1.25958

Abstract

Pandangan psikologi kognitif menyatakan bahwa, pengetahuan prasyarat sangat menentukan keberhasilan studi seseorang. Nilai raport sekolah menengah dapat menjadi pengetahuan prasyarat mahasiswa.  Asumsi teoritik tersebut di atas perlu dibuktikan kebenarannya. Untuk itu peneliti memiliki masalah yang berkaitan dengan konsistensi hasil belajaran dibuktikan dari nilai raport sekolah menengah dan hubungannya dengan Indeks Prestasi Komulatif. Rumusan masalah penelitian ini adalah: 1) Bagaimana nilai raport sekolah menengah pada mahasiswa Prodi PG PG PAUD FKIP Untan?; 2)Bagaimana Indeks Prestasi Komuatif (IPK) mahasiswa Prodi PG PG PAUD FKIP Untan?; 3)Apakah terhadap hubungan antara nilai raport sekolah menengah dengan Indeks Prestasi Komuatif (IPK) mahasiswa Prodi PG PG PAUD FKIP Untan?. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kuatitatif dengan bentuk studi korelasional.Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Prodi PAUD FKIP Untan dengan sampel 94 orang mahasiswa. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumenter dan angket. Data di analisis menggunakan analisis korelasional dengan pendekatan regresi menggunakan program aplikasi SPSS for Windows. Berdasarkan hasil penelitian di atas menunjukkan bahwa rata-rata nilai raport memiliki N sebanyak 94 dengan nilai rata-rata sebesar 79,675, standar deviasi 6,817, variansi 46,469, nilai minimum 55,60, nilai maksimum 95,81, dan nilai yang paling seringmuncul (modus) 79. Sedangkan untuk IPK memiliki N sebanyak 94 dengan nilai rata-rata 4,409, standar deviasi 0,234, variansi 0,055, nilai minimum 2,71, nilai maksimum 3,90, nilai yang paling sering muncul (modus) 3,20.Disamping itu, hasil penelitian tersebut menunjukkan nilai Sig adalah 0,231.Karena nilai Sig lebih besar dari  (0,231 > 0,05), maka dapat disimpulkan bahwa  diterima, yang artinya bahwa tidak ada hubungan antara rata-rata raport dengan IPK. Hal ini dapat diartikan bahwa rata-rata nilai raport seseorang tidak mempunyai korelasi dengan IPK yang diperolehnya.Dan hasil penelitian juga menunjukkan nilai bahwa jalur masuk perguruan tinggi seseorang tidak mempunyai korelasi dengan IPK yang diperolehnya. Berdasarkan hasil penelitian yang menyatakan bahwa tidak terdapat hubungan nilai raport dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK), maka penulis mencoba memberikan pembahasan sebagai berikut.
DEOXYRIBO NUCLEIC ACID (DNA) INOVATIF GURU Aswandi Aswandi; Lukmanulhakim Lukmanulhakim; Andini Linarsih
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 13, No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v13i2.43227

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi yang valid dan reliable, objektif dan komprehenship tentang kualitas DNA Inovatif guru Kota Singkawang. Lebih jauh dan mendalam penelitian ingin memperoleh informasi mengenai berbagai kualitas ketrampilan DNA inovatif guru Kota Singkawang. Dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif dengan deskriptif menggunakan analisis Che Quadrat dan analisis statistic. populasi dan sampel penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah pada jenjang pendidikan dasar dan menengah (SD, SMP, SMA) di Kota Singkawang berjumlah 367 Orang. Teknik pengumpulan data, meliputi: (1) komunikasi tidak langsung, dengan menggunakan angket sebagai alat pengumpul datanya dan (2) komunikasi langsung dengan dengan melakukan wawancara kepada kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang dan para pengawas sekolah. Hasil penelitian ditemukan data kualitas ketrampilan DNA inovatif guru Kota Singkawang menunjukkan dalam kategori baik lebih tinggi, diikuti dengan baik sekali dan tidak ditemukan kategoril lainnya. DNA inovatif guru yang secata khusus terdiri dari ketrampilan asosiatif, bertanya, mengamati, mencoba dan jejaringan menunjukkan kategori yang menunjukkan data yang sama. Keywords: DNA, Guru, Inovatif
PERMAINAN TRADISIONAL BAGI ANAK USIA DINI DI KALIMANTAN BARAT Lukmanulhakim Lukmanulhakim
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 14, No 1 (2022): Januari 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v14i1.52206

Abstract

Wealth owned by the people of West Kalimantan (Kalbar) is a potential that needs to be maintained and developed, one of which is the wealth of traditional games. The focus of this research is to conduct an inventory of traditional games for early childhood in Kalbar. This study uses a qualitative approach. This research activity is located in Kalbar. The source of this research is the community consisting of: Community Leaders of Kalbar, Communities, children, parents. The research methods used were in-depth interviews, observation; and documentation studies. Analysis of qualitative research data through three stages that are mutually integrated, namely: reduction, display and verification. This study concludes that traditional Kalbar games have potential for early childhood development, namely Gasing, Jajak Sisir, Ukau, Jangkak Tempurung, Lantak/leletop, Tabak Oka/Dengkak, Jangko, Stabbing Rusak, Galah Kepung/Galasin, and Tapok Beleg/Canned. (1) The types of games found in the ten traditional games are divided into two types. namely solitary play and cooperative play. (2) The characteristics of the traditional games found are the cultural heritage of the Kalbar’s people. (3) The game is identical to the use of natural materials as a medium. (4) Each game has its own rules of play. (5) Traditional games have development potential for early childhood. Keywords: Traditional Games, Early Childhood, West Kalimantan AbstrakKekayaan yang dimiliki oleh masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar) merupakan potensi yang perlu dijaga serta dikembangkan, salah satunya kekayaan permainan tradisional. Fokus penelitian ini adalah melakukan inventarisasi permainan tradisioanl bagi anak usia dini di Kalbar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Kegiatan penelitian ini berlokasi di Kalbar. Sumber dari penelitian ini adalah masyarakat yang terdiri dari: Tokoh Masyarakat Kalbar, Komunitas-komunitas, Federasi Olahraga Rakyat Masyarakat Indonesia (FORMI), anak-anak, para orang tua. Metode penelitian yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi; dan studi dokumentasi. Analisis data penelitian kualitatif melalui tiga tahapan yang saling terintegrasi, yakni: reduction, display dan verification. Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional Kalbar menjadi potensi bagi pengembangan anak usia dini yaitu Gasing, Jajak Sisir, Ukau, Jangkak Tempurung, Lantak/ leletop, Tabak Oka/ Dengkak, Jangko, Tikam Rusak, Galah Kepung/ Galasin, dan Tapok Beleg/ Kaleng. (1) Jenis-jenis permainan yang ditemukan dalam sepuluh permainan tradisonal terbagi dalam dua jenis. yaitu solitary play dan cooperative play. (2) Karakteristik permainan tardisional yang ditemukan merupakan warisan budaya masyarakat Kalbar. (3) Permainan identik dengan pemanfataan bahan alam sebagai medianya. (4) Setiap permainan memiliki aturan bermainnya masing-masing. (5) Permainan tradisional memiliki potensi pengembangan bagi anak usia dini. 
Student Teachers' Views on the Skills of Creating Hyper-content Modules for Prospective Early Childhood Teachers Andini Linarsih; Dian Miranda; Marmawi Marmawi; Lukmanulhakim Lukmanulhakim; Desni Yuniarni
JURNAL INDRIA (Jurnal Ilmiah Pendidikan Prasekolah dan Sekolah Awal) Vol 7, No 2 (2022): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/jin.v7i2.6001

Abstract

Technology integration in the classroom is indispensably important to enhance the transfer of information in the class. One of the technology-integrated media that can train student-teachers ‘creativity and their computitional thinking is e-module hypercontent. This study investigates the student teacher of early childhood education’ voices regarding the benefits of e-module hypercontent after they completed their e-module hyperconten training. The data was collected through a questionaire. The result indicates that 60% of participants felt that the training material this time was very much needed for future career development, and they felt that the material provided was easy so that their skills in making PAUD learning media in the form of hypercontent e-modules increased.
EFEKTIVITAS GERAKAN LITERASI DIGITAL DI SEKOLAH JENJANG PENDIDIKAN DASAR DI KOTA PONTIANAK Ady Setiawan; Lukmanulhakim Lukmanulhakim; Andini Linarsih
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 15, No 1 (2023): Januari 2023
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v15i1.60994

Abstract

The purpose of this study was to obtain information on the effectiveness of the digital literacy movement and what factors influence the effectiveness of the digital literacy movement in Sekolah Dasar Negeri dan Sekolah Menengah Pertama Negeri Kota Pontianak. The research approach used is quantitative research and descriptive study. The data for this study were sourced from schools, especially from principals and teachers, with details as many as 141 Sekolah Dasar Negeri and 28 Sekolah Menengah Pertama Negeri. The data collection technique is direct communication by conducting interviews with principals, teachers and students. Analysis of research data using Content Input Process and Product (CIPP) analysis, then the data is analyzed using SPSS statistics program. The digital literacy movement in Pontianak State Elementary Schools and Junior High Schools in general is still not effective. Judging from the class base, school culture base, and community base. There are several factors that influence the effectiveness of the digital literacy movement in Sekolah Dasar Negeri dan Sekolah Menengah Pertama Negeri Kota Pontianak.
Digital Literature Understanding of Early Childhood Education Teachers in Pontianak, West Kalimantan Lukmanulhakim; Andini Linarsih; Ady Setiawan
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v4i1.8235

Abstract

The purpose of this research was to obtain information about Understanding Digital Literature Early Childhood Education (PAUD) Teachers in Pontianak in the class base, school culture base, and community base they have. This research approach is descriptive qualitative. Sources of data are PAUD teachers in Pontianak spread over 6 sub-districts with 30 institutions, and 90 teachers. Data collection with observation, interviews, and documentation studies. Data collection tools in the form of observation guides, interviews, and documentation. Data analysis by collecting, reducing, presenting, and drawing conclusions. The results concluded that the digital literacy of PAUD teachers in Pontianak in general was still lacking. This is due to: 1) class base: The number of digital literacy trainings attended by teachers is still very low, the intensity of the application of digital literacy in learning activities is still lacking and driven by Covid-19, the level of understanding of teachers is still low; 2) the basis of school culture: the number and variety of reading materials and digital-based teaching aids is still lacking, the frequency of use of digital learning resources is still lacking, the number of presentations of school information using digital media is less, policies regarding digital literacy is not optimal; 3) basic community: community support in the form of providing digital literacy facilities and infrastructure in schools. The level of involvement of parents, the community, and schools in the development of digital literacy is sufficient through the school's social community.
PERMAINAN TRADISIONAL GOTAH UNTUK PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI Saparina Saparina; Aunurrahman Aunurrahman; Lukmanulhakim Lukmanulhakim
Jurnal Visi Ilmu Pendidikan Vol 14, No 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jvip.v14i2.49739

Abstract

Abstract This study aims to describe the potential of traditional gotah games for early childhood development in Desa Beringin, Kabupaten Kapuas Hulu. The research method used is descriptive method in the form of qualitative research. Sources of data in this study were the community, PAUD teachers and children aged 4-6 years in Desa Beringin, Kabupaten Kapuas Hulu. Data collection techniques used in this study were observation, interviews, and documentation. The results showed that: 1. Gotah traditional games in developing the potential of early childhood morals contained the ability to behave well, self-development of good behavior, sportsmanship, respect and honesty, 2. Gotah traditional games in the aspect of potential early childhood gross motor skills contained in gross motor skills and fine motor skills.Thus, the traditional game guide of gotah has the potential to develop early childhood aspects in Desa Beringin, Kabupaten Kapuas Hulu.     Keywords: Gotah Traditional Games and Early Childhood Development
Pengembangan Buku Saku Panduan Penggunaan Gadget untuk Optimalisasi Perkembangan Anak Usia Dini Desni Yuniarni; Lukmanulhakim Lukmanulhakim; Andini Linarsih; Dian Miranda; Halida Halida
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 3 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v7i3.4145

Abstract

Meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak usia dini menimbulkan keresahan orang tua. Banyaknya pengaruh negatif bagi anak akibat penggunaan gadget yang berlebihan, menyebabkan orang tua membutuhkan panduan mengenai bagaimana penggunaan gadget yang sesuai untuk anak usia dini. Oleh karena itu tujuan dalam penelitian ini adalah mengembangkan saku panduan penggunaan gadget untuk optimalisasi perkembangan anak usia dini bagi orang tua dengan menggunakan model pengembangan 4D. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara dan angket. Subjek penelitiannya adalah guru PAUD di kota Pontianak dengan validator ahli materi dari praktisi Magister Pendidikan Anak Usia Dini dan validator ahli media dari praktisi lembaga PAUD. Teknik analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan buku saku ini layak digunakan karena berisi materi yang bermanfaat dan dapat dipahami oleh orang tua serta memiliki tampilan yang menarik, ringkas disertai dengan gambar yang jelas sehingga mudah dipahami oleh orang tua.
The effect of self-management education on quality of life of clients with coronary heart disease Cahyaningrat, Divya; Lukmanulhakim, Lukmanulhakim
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 5, No 1: June 2020
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.747 KB) | DOI: 10.30604/jika.v0i0.211

Abstract

Coronary Heart Disease (CHD) is still the number one cause of death in the world with 17.3 million deaths each year. CHD provides an impact in the form of physical and psycho-emotional symptoms, it will affect the quality of life of the client and self-management is a controlling factor to increase client satisfaction in living life. This study aims to identify the influence of education about self- management on the quality of life of clients with coronary heart disease in the Poly Heart of RSUD Dr. Drajat Prawiranegara Serang. Quasi-experimental research with a one-group design pre-post test. The number of samples is 25 CHD  clients with the method of taking using purposive sampling. Data collection tool to measure the quality of life using the WHOQOL BREF instrument. Univariate analysis is presented in the form of mean, standard deviation, percentage and frequency distribution, while bivariate analysis uses t-dependent test (paired sample t-test). Univariate analysis results obtained mean ± SD of quality of life before being given self-management education 38.52 ± 5.53. While the mean quality of life after being given education was 59.64 ± 3.067. The results of the bivariate analysis obtained the mean ± SD difference of 21.12 ± 6.26 with p value = 0,000. There is an influence of self-management education on quality of life for clients with coronary heart disease. Nursing staff should be able to apply health education to CHD clients as a medium for the development of interventions in the event of decreased quality of life experienced by CHD clients.Pengaruh Edukasi Tentang self Management Terhadap Kualitas Hidup Pasien Dengan Penyakit Jantung KoronerAbstrakPenyakit jantung koroner (PJK) masih menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia dengan 17,3 juta kematian setiap tahun nya. PJK memberikan dampak berupa gejala fisik dan psikoemosional, hal tersebut akan mempengaruhi kualitas hidup klien dan self management merupakan faktor pengendali untuk meningkatkan kepuasan klien dalam menjalani hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya pengaruh edukasi tentang self management terhadap kualitas hidup pada klien dengan penyakit jantung koroner di Poli Jantung RSUD dr. Drajat Prawiranegara Serang. Penelitian berjenis quasi eksperiment dengan pre-post test one-group design. Jumlah Sampel sebanyak 25 klien PJK dengan metode pengambilan menggunakan purposive sampling. Alat pengumpulan data untuk mengukur kualitas hidup menggunakan instrumen WHOQOL BREF. Analisis univariat disajikan dalam mean, Standar deviasi, persentasi dan distribusi frekuensi, sementara, analisis bivariat menggunakan uji t-dependent (paired sample t-test). Hasil analisis univariat didapatkan nilai mean(SD) kualitas hidup sebelum diberikan edukasi self management 38,52(5,53). Sementara nilai mean kualitas hidup setelah diberikan edukasi didapatkan 59,64(3,067). Hasil analisis bivariat didapatkan nilai selisih mean(SD) sebesar 21,12(6,26) dengan p vaue=0,001. Ada pengaruh edukasi self management terhadap kualitas hidup pada klien dengan penyakit jantung koroner. Tenaga keperawatan sebaiknya dapat menerapkan edukasi kesehatan kepada klien PJK sebagai media untuk pengembangan intervensi pada kejadian penurunan kualitas hidup yang dialami oleh klien PJK.
Analisis Kebutuhan Media Pembelajaran untuk Melatih Membaca Permulaan Anak Usia 4-5 Tahun Andini Linarsih; Lukmanulhakim Lukmanulhakim; Rosalina Wiwit Priyanti
Jurnal Pendidikan Bahasa Vol 12, No 1 (2023): Jurnal Pendidikan Bahasa
Publisher : IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/bahasa.v12i1.4818

Abstract

Kemampuan membaca permulaan merupakan ketrampilan dasar anak yang akan mempengaruhi keberhasilan anak pada jenjang pendidikan selanjutnya, namun belum banyak pengembangan media pembelajaran untuk melatih membaca permulaan yang dilakukan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui media pembelajaran apa saja yang pernah digunakan oleh guru ketika mengajar dikelas, 2) mengetahui apakah media tersebut efektif untuk melatih membaca permulaan anak usia 4-5 tahun, 3) untuk mengetahui media pembelajaran seperti apa yang dibutuhkan oleh guru untuk melatih membaca permulaan anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan adalah deskriftif kualitatif. Partisipan  dalam penelitian mencakup 10 tenaga pendidik PAUD di kabupaten Sanggau. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) partisipan pernah menggunakan media pembelajaran dengan berbagai variasi diantaranya adalah puzzle, papan abjad, slime dan flashcard, 2) pembelajaran menggunakan media yang digunakan selama mengajar dikelas belum efektif untuk melatih membaca permulaan, dan 3) menurut partisipan media yang dibutuhkan untuk melatih membaca permulaan adalah media yang menarik agar anak tidak bosan, bisa dibuat oleh guru, media yang bisa membuat waktu belajar jadi efisien, dan media yang bisa digunakan secara berkelompok agar anak merasa sedang berkompetisi sehingga  tidak cepat bosan.
Co-Authors . Dahlia . Fadillah . Nurkholifah, . . Rini, . A.A. Ketut Agung Cahyawan W Ady Setiawan Agung Hartoyo ahmad yani Ainunnissa, Shereen Regina ana, Lusi Anak Agung Gede Sugianthara Andani, Melinia Andini Linarsih Andini Linarsih Andini Linarsih Annisa Amalia Aprianti, Rika Ardiani, . Ariska, Tiara ARIYANI RAMADHANI Aswandi Aswandi Atlanta, Tatiek Aulia, Linda Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Aunurrahman Azis, Nabila Alvionita Azizah, Nur Hana Bai, Sri Tolu Cahyaningrat, Divya Deni, Eka Desni Yuniarni Desni Yuniarni Desni Yuniarni Desni Yuniarni Devianti, Diana dewi novita Dian Miranda Dian Miranda Dimitri, Ranti Utari Eli Susanti Elina, Seselia Elisabeth Elisabeth Elviana, Salwa Elvina, Tri Emara, Agnes Eva Susanti Evania Suryaningsih, Evania Fadillah Fadillah Halida . Halida Halida Halida Halida Haris Firmansyah Heni Kuswanti Hidayat, Sholeh Humaira, Aprila ica, Stevania Indri Astuti Ismunandar . Ivo, Letiana Janiar, Despy Juliana Jaliah, Juliana Kamilia, Insan Kasihani Lestari Khotimah, Hikmah Husnul Koprita, Yusela Kurnia, F. Devi Linarsih, Andini Loria, Alvionita Lukmanulhakim, Muhammad M Chiar M. Syukri Maharani Utami, Nadia Marianty, . Marmawi R . Masita, Ayu Masneno, Kristantri Maulidia, Melia Miranda , Dian Miranda, Dian Miranda Muhamad Ali Muhamad Ali MUHAMMAD ALI Mustamiroh, Mustamiroh Mustaqim, Gaman Narita, Nanda Natalia, Silvi Efriska Novitasari, Desy Nurjumawati, Nismah Murni Nurlita, Nurlita Nurul Hasanah Okviriana Providensia Majisa, Okviriana Providensia Olifia, Nonita Orsicha, Wina Parisu, Konstantia Perdina, Siska Pipi, Margareta Pranata, Rio Pratiwi, Ima Nur Prisuna, Bayu Fitra Putriany, . Ramadhani, Septiyanti Rambu Basai, Annisyah Cikal Ranti, Elsa Novia Ratnasari, Wesi Ridha Rinanda Cahyaunique Putri, Ridha Rinanda Rizkawati, Dhiny Rodiana, Lina Rosalina Wiwit Priyanti Sabila, Dias Khairina Saparina Saparina Sari, Wiwin Purnama Septiviani, Euvemia Sinta, Yuliana Siti Aisyah Siti Chadijah Siti Yanti, Apriyana Sri Devi, Sri Sriwahyuni Nasution, Anggi Sriyati Sriyati, Sriyati Sukamto, Rinda Nikenindiana Sumiati, Titin Suriati, Ira Susilawati, Magdalena Sustrilita, Sustrilita Syahwani Umar Tia, Maria Eka Sulis Tri Sartika Trisnawati, Rita Ulandari, Sri Ulansari, Evi Utami, Nadia Maharani Utami, Yossy Wirda Vera, Resti Verawati Verawati Verawati, Aunurrahman Widya, Ratna Wihdah, Mukhlisah El Wintia, Sisilia Lilik Yulina, Ika Yuline . Yuni, Dayang Uci Parida Zahrati, Adibah