p-Index From 2021 - 2026
8.963
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Pelaksanaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa SMK Aswardi, Adzan Swarna; Suparji, Suparji
Review of Education, Science, and Technology Vol 1 No 2 (2025): December 2025
Publisher : Ihsan Cahaya Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya hasil belajar dan kurangnya keaktifan siswa akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru menjadi dasar pemikiran utama penelitian ini. Penelitian ini bertujuan menguji penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Dasar-Dasar Pekerjaan Konstruksi Elemen Proses Bisnis dan Peluang Usaha DPIB. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain Quasi-experiment tipe single subject. Teknik pengumpulan data meliputi tes kognitif (pretest dan posttest) serta non-tes berupa observasi. Instrumen melibatkan lembar observasi keterlaksanaan (3 pengamat) dan keaktifan siswa (6 pengamat). Analisis data dilakukan menggunakan uji N-Gain, dan uji one sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan keterlaksanaan pembelajaran terlaksana sangat baik (97,62%) dan keaktifan siswa juga sangat baik (skor 3,7). Terjadi peningkatan signifikan rata-rata hasil belajar dari 73,13 menjadi 86,56, dengan skor N-Gain 0,5632 (kategori sedang) dan N-Gain nilai persen mean diperoleh skor 56,3195% (efektif). Uji t-test mengonfirmasi hasil belajar mencapai kriteria baik dan berbeda signifikan dari nilai acuan. Disimpulkan bahwa model Jigsaw efektif meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa.
Transparent Peace Fines for Economic Crimes Policy Wijayanti, Suci; Suparji, Suparji; Suwadi , Pujiyono
Journal of Human Rights, Culture and Legal System Vol. 5 No. 3 (2025): Journal of Human Rights, Culture and Legal System
Publisher : Lembaga Contrarius Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53955/jhcls.v5i3.794

Abstract

The peace fine mechanism has increasingly been applied as an alternative to formal judicial proceedings in resolving economic crimes in Indonesia. However, its growing use reveals significant juridical and conceptual problems, particularly the lack of an integrated legal framework and the fragmentation of regulation across sectoral laws. These conditions generate legal uncertainty and raise concerns regarding accountability and the potential abuse of discretionary power by law enforcement authorities.  This study aims to examine the normative foundation, scope, and limitations of the peace fine mechanism by focusing on the boundaries of prosecutorial authority and the implications for the principle of legality. To achieve this objective, the research applies a normative legal method with a doctrinal approach, systematically analyzing statutory instruments, including the Economic Crime Law, the Prosecutor’s Law, the Anti-Corruption Law, and relevant sectoral regulations. This study produces three principal findings. First, existing sectoral legislation implicitly recognizes non-judicial settlement mechanisms; however, the Indonesian legal system does not provide a comprehensive regulatory framework that clearly delineates the criteria, procedures, and legal consequences of the peace fine mechanism. Second, the absence of such regulation generates legal uncertainty and enables large corporations to circumvent criminal liability. Third, based on these findings, the study affirms the urgent necessity for the State to formulate and enact a comprehensive Economic Criminal Law to guarantee legal certainty, accountability, and coherence in the application of both judicial and non-judicial settlement mechanisms for economic crimes
Analisis Kerjasama dan Penerapan Tindak Pidana Pencucian Uang Dalam Tata Kelola Niaga Timah di PT. Timah Tbk Aswin, Albert Stephen; Suparji, Suparji; Rifai, Anis
Jurnal Bedah Hukum Vol. 9 No. 2 (2025): Jurnal Bedah Hukum
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Boyolali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini membahas persoalan hukum yang timbul dari kerja sama antara PT Timah Tbk. dengan mitra smelter swasta serta keterkaitannya dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Melalui penelitian yuridis normatif dengan mengkaji peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan terkait dengan perkara tata kelola niaga PT Timah Tbk., ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan wewenang dan manipulasi dalam proses pengadaan bijih timah hingga pengolahan di smelter swasta. Praktik tersebut memunculkan potensi pelanggaran prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan menimbulkan kerugian negara. Selain melanggar Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 juncto Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, indikasi aliran dana hasil kejahatan juga mengarah pada dugaan TPPU berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010. Ditemukan celah regulasi dan kelemahan tata kelola internal yang memungkinkan skema “kerja sama” dimanfaatkan untuk memfasilitasi tindak pidana korupsi maupun pencucian uang. Dengan demikian, diperlukan pembenahan menyeluruh, baik melalui pengetatan SOP internal di PT Timah, penegakan hukum yang konsisten, maupun penyempurnaan regulasi demi mencegah terulangnya praktik serupa.
Co-Authors Abdul Latif Abdul Rosid Abdullah Al Mamun Achmad Imam Agung Acob, Joel Rey U. Acob, Joel Rey Ugsang Agus Sarwo Prayogi Agus Wiyono Ainil Ma’sura Aisyah Endah Palupi Aji, Rozan Asyrofi Rakyan Risang Akbar Pandu Pratamalistya Akhmad Ikraam Ali Husain, Muhammad Amir Firmansyah Anas Lutfi Anis Rifai Apriliawati, Anita Aria Yuditia Arie Wardhono Arief Budiono Arief, Risca Aries Machmud Aries Prasetyo Arsyad, Gusman Aslam, Lera Kurniatul Astin Nur Hanifah Astuti Setiyani, Astuti Aswardi, Adzan Swarna Aswin, Albert Stephen AUTA, Tanko Titus AVANDRI, AHMAD Bahtiar Bahtiar Caskiman Caskiman Chotijah, Putri Indriyani Renti Çobanoğlu, Ömer Debby Rahmawati Dessy Kurnia Doni Septo Edy Sanyoto Ekohariadi Enisah, Enisah Farid Baskoro Febriana, Citra Nurwidya Febrianto, Ika Fikri, Achmad Fiolentin, Enggar Fokky Fuad gani, vonny kartika Guntoro, Renita Haekal, Muhammad Husein Handayani, Tinuk Esti Handoyo Handoyo Hapsari, Rafif Naufi Waskitha Hariyanto, Rohadi Hendrawati, Dian Herdiawan, Gilang Cahya Herlina, Tutiek Heru Santoso Wahito Nugroho Hidayati, Syariefah Hidayatulloh, Muhammad Kris Yuan Hilmawan, Fajrin Husain, Alwi Ilham Ilham Indriyanto Seno Adji Intening, Vivi Retno Irfansyah, Ade Ismoyowati, Tri Wahyuni Istiqomah Istiqomah Jatmiko Jatmiko Khairunnisa, Adriana Khambali, Khambali Koesmantoro, Hery Kristyani, Devi Kulsum, Maria U. Kusnan Kusnan Kusumaningtias, Rifky Ayu Lugina, Gira Lutfiyah Hidayati Machmud, Aris Maryani, Ai Melati, Nimsi Melianawati, Lina Muhammad Abdul Roni Muhammad Husein Haekal Nana Usnawati Nanang Joko Sulistyono Nina Indriyawati nurlailis saadah Nurweningtyas, Nurweningtyas Nurwijayanti Nuryani Nuryani Pertiwi, Nabila Putri Pramanik, Yulia R. Puspasari Hartono, Berlian Rachmawati, Evi Rafqi Mizi Rahayu, Diah Viptara Dwi Rahayu, Teta Puji Ratna Suhartini Ridha Fauzy Rina Harimurti Rintowati, Ariani Roro Wanda Ayu D.A. Rusdianti, Alfi Rusfiantini, Rina Sadino Sadino Sadino, Sadino Sanglar Polnok, Sanglar Santosa, Budi Joko Septianti, Triana Sillehu, Sahrir Sirait, Velix Setiawan Soeparno Soeparno Suartini, Suartini SUGENG HARIANTO Suhartini , Ratna Suharto, Agung Sulikah Sulikah Sumaningsih, Rahayu Sumasto, Hery Sunarto Sunarto Suprapto Suprapto Surtinah, N. Surtinah, Nani Susanti, Evy Suwadi , Pujiyono Suwarno Imam Samsul SWN, Heru Toscania, Annafis N. Tri Rijanto Velix Setiawan Sirait WARDANI, TUESDAY TRI Widhawati, Setya Widiantoro, Oni Wijayanti, Suci Wiyanto, Theodorus Yusuf Hidayat Yusuf Hidayat Yusup Hidayat Yusup Hidayat