Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH KONSENTRASI PUPUK UREA TERHADAP PERTUMBUHAN POPULASI ROTIFER (Brachiounus plicatilis) lindabp nur nurlinda; Saptono Waspodo; Sadikin Amir
Jurnal Perikanan Unram Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v9i2.156

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kosentrasi pupuk urea terbaik terhadap pertumbuhan populasi rofiter (Brachionus plicatilis). Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode eksperimen menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), dengan 4 perlakuan yaitu pemberian KW21 1ml/L sebagai kontrol, urea 50 mg/L, urea 100 mg/L, 150 mg/L yang di ulang sebanyak 3 kali. Pengamatan kepadatan dilakukan selama 24 jam. Parameter yang diamati meliputi laju pertumbuhan populasi, pertumbuhan relatif, pertumbuhan spesifik dan waktu penggandaan diri. Hasil penelitian menunjukan bahwa laju pertumbuhan populasi rotiter tertinggi 4.34 ind/mL yang di capai pada hari ke-6 (fase eksponensial), pertumbuhan relatif tertinggi 76.33%, pertumbuhan spesifik tertinggi 1.88%, serta waktu penggandaan diri tersingkat 1.31 per jam. Berdasarkan penelitian ini, untuk pertumbuhan dianjurkan menggunakan kosentrasi pupuk urea dengan dosis 150 mg/L.
PEMBERIAN PAKAN IKAN RUCAH DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERFORMA PERTUMBUHAN LOBSTER PASIR (Panulirus homarus) Made Doddy Nugraha Doddy; Dewi Nur’aeni Setyowati; Saptono Waspodo
Jurnal Perikanan Unram Vol 9 No 2 (2019): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v9i2.161

Abstract

One type of lobster that is widely known and developed by the people of Indonesia, especially in West Nusa Tenggara is sand lobster (Panulirus homarus) because the prospect of cultivating sand lobster promising in terms of economy and natural conditions in the West Nusa Tenggara region in meeting the market demand and maintaining the balance of production. In several studies that have been done previously there is no further research regarding the optimal feed dose for lobster. Inadequate feeding will trigger cannibalism in lobsters and excessive feeding will make the feed wasted and can cause biofoling in the culture container. The purpose of this research is to find out the best dose of trash fish feed given to the growth performance of sand lobster. This study used a group randomized design with 3 treatments, namely at a dose of 4%, 5%, and 6%, each treatment was repeated 3 times to obtain 9 experimental units. The results of analysis of variance with 5% significance level showed that feeding trash fish with different doses have a real effect on the survival of sand lobsters (Panulirus homarus).
ANALISIS PERTUMBUHAN Spirulina sp. DENGAN KOMBINASI PUPUK YANG BERBEDA nilam cahya; Saptono Waspodo; Bagus Dwi Hari Setyono
Jurnal Perikanan Unram Vol 10 No 2 (2020): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v10i2.185

Abstract

This study aims to providing a combination of fertilizer (urea, NPK dan TSP) withdifferent doses on the growth of Spirulina sp. This research was conducted in October 2019which took place in a private graham cendana Blok J no 4, Sekarbela, Mataram City. This studyuses a completely randomized design with four treatment namely treatment A: (0 g/l Urea; 0 g/lNPK; 0 g/l TSP) (kontrol), B: (0,2 g/l Urea; 0, 01g/l NPK; 0,004 g/l TSP), C: (0,3 g/l Urea; 0,02g/l NPK; 0,006 g/l TSP), D: (0,4 g/l Urea; 0,04 g/l NPK; 0,008 g/l TSP).The results of the studyfor 9 days of culture process in treatment D with a combination of fertilizer (urea, NPK dan TSP)as much (0,4 g/l Urea; 0,04 g/l NPK; 0,008 g/l TSP) the highes density results obtained as muchas 831 ind/ml while the lowest value obtained in treatment A (without fertilizer) is as much 505ind/ml and the highest daily growth rate is obtained in treatment D with a combination offertilizer (urea, NPK dan TSP) (0,4 g/l Urea; 0,04 g/l NPK; 0,008 g/l TSP) this is as much as0.413 ind/ml/day while the lowest value obtained in treatment A (without fertilizer) is 0.484ind/ml/day.
UJI EFEKTIVITAS ANTI BAKTERI EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L.) TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP IKAN NILA (Oreochromisniloticus) PASCA INFEKSI Aeromonas hydrophila Kherma Levia; Saptono Waspodo; Baiq Hilda Astriana
Jurnal Perikanan Unram Vol 11 No 2 (2021): JURNAL PERIKANAN
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jp.v11i2.255

Abstract

The rise of tilapia fish cultivation cannot avoid the application of high cultivation intensification. This can have a negative impact, one of which was the onset of Motile Aeromonas Septicaemia (MAS). Motile Aeromonas Septicaemia (MAS) was one of the diseases that can attack tilapia, this disease was caused by the bacterium Aeromonas hydrophyla. The study aimed to determine the effect of the use of pepaya seed extract (Carica papaya L.) on the survival of tilapia fish, tilapia growth and the profile of red blood cells of tilapia fish infected with A. hydrophila bacteria. The research method used was an experimental method with a completely randomized design (CRD) while the treatments are P1 (immersion with a concentration of 20%), P2 (30%), P3 (40%), P4 (50%) carried out for 30 days. The results showed the highest survival in the P3 treatment which is 66.66% and the lowest is P0 which is 13.33%, red blood test results show healthy fish blood on average above 30x10? cells / mm³ while sick fish that have been infected with A. hydrophila bacteria point to an average of above 5x10? cells / mm³ and fish in the treatment of P1, P2, P3, and P4 that have been soaked using pepaya seed extract and maintained for 14 days show blood test results above 25x10? cells / mm³ while fish that are not soaked show the results of calculations of 17.4x10? cells / mm³. The conclusion of this study was that P2 treatment with a dose of 30% was recommended for the survival rate of tilapia fish. P1 with a dose of 20% with the administration of pepaya seed extract has a real effect on the number of red blood cells of tilapia fish. As for the absolute long growth and absolute weight of tilapia fish, the immersion of pepaya seed extract has no real effect.
Pelatihan Pengolahan Pangan Berbahan Dasar Rumput Laut Cokrowati, Nunik; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Diniarti, Nanda; Fitriani, Syawalina; Waspodo, Saptono; Hilyana, Sitti; Buhari, Nurliah; Rahman, Ibadur; Wahyudi, Rhojim; Larasati, Chandrika Eka; Kholilah, Nenik; Nuryadin, Rusmin; Mujib, Abdul Saddam; Yasir; Basmal, Jamal; Suwarti
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 6 No Risdamas (2024): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 6 Vol. Risdamas Desember, 2024
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v6iRisdamas.199

Abstract

Pemanfaatan rumput laut saat ini sudah beragam, baik untuk produk pangan maupun non pangan. Produk turunan rumput laut dapat dikelompokkan menjadi 5P, yaitu Pangan, Pakan, Pupuk, Produk Kosmetik, dan Produk Farmasi. Untuk itu kegiatan ini bertujuan untuk transfer ilmu, teknologi dan inovasi pengolahan pangan berbahan dasar rumput laut sebagai camilan sehat. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 20 November 2024 di Desa Paremas Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Metode kegiatan ini adalah ceramah dan praktek langsung pembuatan produk olahan berbahan rumput laut. Masyarakat sasaran kegiatan ini sejumlah 30 orang yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri. Masyarakat sasaran berasal dari Desa Paremas, Seriweh, Keruak, Lungkak, Jerowaru dan Ketapang Raya Kabupaten Lombok Timur. Hasil kegiatan ini adalah cara membuat pilus rumput laut dan keripik dari Ulva telah diajarkan oleh tim kegiatan kepada masyarakat sasaran. Kripik Ulva memiliki cita rasa gurih, renyah dan ringan dan tetap nampak berwarna hijau. Pilus rumput laut memiliki cita rasa gurih dan masih terasa taste rumput laut. Kesimpulan kegiatan ini adalah keterampilan pembuatan kripik Ulva dan pilus rumput laut telah diajarkan oleh tim kegiatan dan masyarakat sasaran memahami keterampilan tersebut
Optimalisasi Peran Masyarakat Lokal dalam Pengelolaan Sampah Pesisir melalui Program Bersih Pantai di Pantai Elak-Elak, Lombok Barat Wiwid Andriyani Lestariningsih; Mahardika Rizqi Himawan; Sholihati Lathifa Sakina; Nurliah; Rhojim Wahyudi; Saptono Waspodo; Ibadur Rahman; Paryono; Chandrika Eka Larasati; Sadikin Amir; Soraya Gigentika; Edwin Jefri; Ayu Adhita Damayanti; Sitti Hilyana
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9520

Abstract

Plastic waste is a pollution problem in coastal areas, and this issue has become a global concern that requires serious attention, especially for archipelagic countries like Indonesia. This community service program aims to reduce plastic pollution at Elak-Elak Beach, West Lombok, and raise environmental awareness among the local community. Conducted in September 2023, the program involved the participation of nearly 200 students and 12 lecturers from the Marine Science Program at the University of Mataram, along with several local community members. Through scheduled beach clean-up activities, the program successfully collected approximately 10 bags, equivalent to 50-70 kg of waste, with plastic dominating the types of waste found. In addition to waste reduction efforts, the program also indirectly educated the local community about the impacts of plastic pollution on marine ecosystems, successfully increasing participants' awareness after the activities. Although the program showed positive results, challenges remain in waste management and the lack of adequate facilities. Therefore, ongoing collaboration between the community, government, and relevant organizations is essential to preserve Elak-Elak Beach and educate the public on the importance of proper environmental management.
PENGEMBANGAN EKONOMI BIRU BERBASIS HASIL LAUT DI PULAU MARINGKIK MELALUI EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PENGOLAHAN IKAN TANGKAPAN NELAYAN Waspodo, Saptono; Fahlevi, Muhammad Fahad; Ningrum, Bq Aulia Anita; Qur’aini , Rena Tilla; Mawardiah, Ainun Mawardiah; Wardia, Wardia; Huda, Nurul Huda; Zulhijjah, Indah Zulhijjah; Ningrum, Aditya Ningrum; Rachmadhan, Ilham Rachmadhan; Rifqi, M. Syarief Murtadho Rifqi
Jurnal Wicara Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v2i4.5512

Abstract

Maringkik Island has significant fishing potential that has not yet been fully utilized. This article discusses a community service program aimed at improving marine resource management through education and guidance. The program includes training in fish processing and packaging techniques, implementation of these techniques, and optimization of waste management. Results show an improvement in product quality, a reduction in environmental impact, and the empowerment of the local community.
PELATIHAN PENGOLAHAN PRODUK PERIKANAN BAGI WANITA PESISIR DI DESA MERTAK KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Buhari, Nurliah; Waspodo, Saptono; Damayanti, Ayu Adhita; Rahman, Ibadur; Himawan, Mahardika Rizki
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.40

Abstract

Desa Mertak adalah salah satu dari 6 desa penyangga Kawasan Ekonomi khusus (KEK) Mandalika. Secara geografis, Desa Mertak berbatasan langsung dengan dua teluk yaitu Teluk Awang dan Teluk Bumbang. Kedua teluk tersebut, merupakan habitat benih lobster dan ikan-ikan karang. Selain itu, sebelah Selatan dari kedua teluk tersebut adalah perairan Samudera Hindia yang merupakan daerah penangkapan untuk ikan-ikan pelagis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas wanita pesisir dalam memanfaatkan sumberdaya laut sekaligus memberikan keterampilan yang dapat digunakan untuk memanfaatkan peluang dari pengembangan KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata super prioritas. Kegiatan dilakukan melalui 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan melakukan kordinasi dengan pemerintah desa dan melakukan diskusi dengan calon peserta terkait dengan waktu pelaksanaan dan lokasi pelatihan. Tahap pelaksanaan yaitu pelaksanaan pelatihan terdiri dari pemaparan materi dan praktek pengolahan produk perikanan secara partisipatif. Tahap evaluasi dilakukan melalui wawancara dengan peserta setelah pelatihan selesai dilaksanakan. Peserta terlihat antusias dan aktif berpartisipasi selama pelatihan dilakukan. Para peserta merasa puas dengan produk yang dihasilkan baik dari segi rasa maupun tampilan. Peserta juga merasa mampu untuk membuat kedua produk tersebut secara mandiri. Namun demikian, wawancara setelah 2 bulan pelaksanaan pelatihan, para peserta belum pernah membuat kembali produk tersebut.
PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENJADI EKOBRIK UNTUK MENEKAN LAJU PENCEMARAN SAMPAH MIKROPLASTIK YANG MENGANCAM KELANGSUNGAN HIDUP BIOTA PERAIRAN TELUK BUMBANG, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Rahman, Ibadur; Larasati, Chandrika Eka; Waspodo, Saptono; Gigentika, Soraya; Jefri, Edwin
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.82

Abstract

Sampah plastik merupakan permasalahan serius karena sifatnya yang sangat sulit terurai secara alami. Bentuk derifat dari sampah plastik yaitu sampah mikroplastik yang berukuran ≤ 5 mm. Berbagai penelitian menunjukkan terdapat sejumlah konsentrasi plastik dalam tubuh organisme perairan, seperti: plankton, kekerangan, krustasea, dan ikan. Kandungan plastik pada hewan tersebut dapat dipindahkan ke hewan pemangsanya termasuk manusia dalam rantai makanan. Konsentrasi plastik pada tubuh manusia dapat memicu pertumbuhan sel kanker yang mengancam kesehatan dan kelangsungan hidup manusia. Masyarakat Teluk Bumbang sejatinya telah mengetahui dampak negatif sampah plastik yang dibuang ke laut, namun dalam prakteknya masih banyak dijumpai karena hal tersebut sudah menjadi kebiasaan yang membudaya. Pengabdian kepada masyarakat ini berupaya menambah kesadaran masyarakat mengenai ancaman sampah mikroplastik terhadap lingkungan dan biota perairan, serta mengenai solusi pengelolaan sampah plastik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan beberapa pendekatan, yaitu: (1) survei tentang pemahaman dan perilaku masyarakat terhadap sampah plastik; (2) penyuluhan mengenai ancaman sampah plastik; (3) pelatihan pembuatan ekobrik untuk mengurangi laju produksi sampah plastik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dihadiri kelompok nelayan Teluk Bumbang dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagaian besar masyarakat masih membuang sampah di sembarang tempat sedangkan yang lainnya membuang sampah ke TPS (Tempat Pembuangan Sementara). Setelah mendapatkan penyuluhan mengenai ancaman sampah plastik, masyarakat menunjukkan komitmennya untuk berhenti membuang sampah sembarangan dan berkomiten dalam upaya mengelola sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis, misalnya ekobrik
PENINGKATAN KESADARAN MENGKONSUMSI IKAN DI DESA BATU NAMPAR, KECAMATAN JEROWARU, LOMBOK TIMUR Lumbessy, Salnida Yuniarti; Cokrowati, Nunik; Diniarti, Nanda; Setyowati, Dewi Nur'aeni; Waspodo, Saptono
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i2.186

Abstract

Kegiatan Pengabdian di Desa Batu Nampar, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, terlaksana atas kerjsama pengurus Desa Batu Nampar dengan staf pengajar Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Mataram. Penyuluhan dilaksanakan di balai Desa Batu nampar. Pelatihan dihadiri oleh warga masyarakat Batu Nampar baik laki-laki maupun perempuan.Tema kegiatan Pengabdian yang diambil adalah penyuluhan kepada masyarakat tentang Peningkatan Kesadaran Mengkonsumsi Ikan. Tema ini dianggap penting karena wilayah Batu Nampar merupakan salah satu desa Nelayan dengan hasil tangkapan ikan yang cukup besar di NTB, sehingga dirasa perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan karena memiliki nilai gizi yang sangat baik bagi kesehatan. Penyuluhan berlangsung selama satu hari, dengan dihadiri sekitar 27 orang. Penyuluhan berlangsung dinamis, dimana terjadi diskusi yang memecahkan berbagai permasalahan yang ada
Co-Authors A.K, Ujang Komaruddin Aan Saputra Abd Saddam Mujib Abdul Muis Abidin, Z Abidin, Zaenal Adekayasa, Yudika Agung, Wahyu Agus Rhismanda Agustina Agustina Aizar, M. Fatihul Alferdian Hatami Alis Mukhlis Amir , Sadikin Andika Gumilang Kushayadi Andre Rachmat Scabra Anggraini, Witari Ardiansyah Ardiansyah Arrasyid, M. Dzaki Asep Purnama Asep Purnama Asep Purnama, Asep Ashari, Rowi Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Bachri, Syaeful Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana, Baiq Hilda Cahya, Nilam Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Dewi Nur'aeni Setyowati Dewi Nuraeni Setyowati Dewi Nur’aeni Setyowati Dewi Nur’aeni Setyowati Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi, Amalia Sartika Dian Ananda Doddy, Made Doddy Nugraha Edwin Jefri Edwin Jefri Eni Hidayati ERNI SURYANI, ERNI Fahlevi, Muhammad Fahad Faidlul Qodir Fariq Azhar Fariq Azhar Fidya, Karina Alma Fitriani, Syawalina Gigentika, Soraya Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Hamsia, Nur Hamzah Hamzah Hamzah, Hamzah Hardianty Hardianty Hasbullah, Lalu Hilyana, Siiti Himawan, Mahardika Rizki Huda, Nurul Huda Ibadur Rahman Ichi Naomi Mawardi Idris Irwan Agus Samdani Islami, Nur Laily ISNAWATI isnawati isnawati Jamal Basmal, Jamal Jefri, Edwin Jumiarti Junaidi, Muhammad khairunnisa khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu Kherma Levia Kholilah, Nenik Kurnia, M. Ramdaniq Kushayadi, Andika Gumilang Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Lalu Ferdi Alfarisi Murdin Lalu Harya Deni Prayata lestariningsih, Wiwid Lestariningsih, Wiwid Andriyani Levia, Kherma lindabp nur nurlinda Lumbessy, Salnida Yuniarti Made Doddy Nugraha Doddy Mahardika Rizqi Himawan Mahendra, Putra Ivan Maisaroh, Dian Sari Martanina, Martanina Marzuki Marzuki Mauludiyah Mauludiyah Mawardi, Ichi Naomi Mawardiah, Ainun Mawardiah Muhammad Haikal Abdurachman Muhammad Marzuki Muhammad Soewandhi Muhammad Sumsanto Murdin, Lalu Ferdi Alfarisi Nanda Diniarti nilam cahya Ningrum, Aditya Ningrum Ningrum, Bq Aulia Anita Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nur Fadillah Nur Fadillah, Nur Nur Hamsia Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nurliah Nurliah Buhari nurliah, nurliah nurlinda, lindabp nur Nyoman Widi Artha Putra Ofri Johan Paryono Paryono Paryono Prayata, Lalu Harya Deni Qur’aini , Rena Tilla Rachmadhan, Ilham Rachmadhan Rahman, Ibadur Ramdani, Elsa Destia Rhojim Wahyudi Rhojim Wahyudi Rifqi, M. Syarief Murtadho Rifqi Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sadikin Amir Sakina, Sholihati Lathifa Samdani, Irwan Agus Setyowati, Dewi Nur'aeni Setyowati, Dewi Nuraeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Sholihati Lathifa Sakina Sitti Hilyana Sitti Hilyana Sitti Hilyana Sitti Latifah Soewandhi, Muhammad Soraya Gigentika Soraya Gigentika Soraya Gigentika Sudirman Sudirman SUWARTI Tahir, Ahdiat Mardelaga Ujang Komaruddin A.K Ulfa Wahyuni Umam, Misbahul Wardia, Wardia Wawan Kurniawan Wiga Alif Violando Witari Anggraini Wiwid Andriyani Lestariningsih Wulandari, Dwi Januar Yasir Yudika Adekayasa Zaenal Abidin Zulhijjah, Indah Zulhijjah