Claim Missing Document
Check
Articles

KULIAH KERJA NYATA PMD UNIVERSITAS MATARAM: PENINGKATAN KINERJA EKONOMI DESA MELALUI PENGELOHAN KOPI ALPUKAT KHAS AIK BUKAQ Agustina; Saptono waspodo; Wulandari, Dwi Januar; Arrasyid, M. Dzaki; Fidya, Karina Alma; Ramdani, Elsa Destia; Suryani, Erni; Agustina, Agustina; Islami, Nur Laily; Kurnia, M. Ramdaniq; Aizar, M. Fatihul; kurniawan, Wawan
Jurnal Wicara Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Wicara Desa
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/wicara.v3i1.6745

Abstract

Aik Bukaq Village, located in Batukliang Utara District, Central Lombok Regency, has abundant natural potential, especially in the agricultural sector, with superior products in the form of avocado and coffee. However, this potential has not been optimally managed to attract the attention of the outside community. Therefore, this study aims to develop avocado coffee as a superior local product of Aik Bukaq Village which can become a characteristic of the village. Through observation, training, and promotion methods, this activity aims to improve community skills in processing avocado coffee and introduce this product through online and offline marketing (Fitriani & Mulyadi, 2021). The results of the activity show that the development of avocado coffee can improve the local economy and attract tourists (Dewi & Saputra, 2023). This product is also in line with global sustainability trends, reduces waste, and has the potential to become a culinary symbol that supports village tourism (Gunawan & Wibowo, 2020). Thus, the development of avocado coffee in Aik Bukaq Village has the potential to have a positive impact on improving the welfare of the local community and introducing the village as a tourist destination rich in natural and cultural potential.
PELATIHAN PENGOLAHAN PRODUK PERIKANAN BAGI WANITA PESISIR DI DESA MERTAK KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Buhari, Nurliah; Waspodo, Saptono; Damayanti, Ayu Adhita; Rahman, Ibadur; Himawan, Mahardika Rizki
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.40

Abstract

Desa Mertak adalah salah satu dari 6 desa penyangga Kawasan Ekonomi khusus (KEK) Mandalika. Secara geografis, Desa Mertak berbatasan langsung dengan dua teluk yaitu Teluk Awang dan Teluk Bumbang. Kedua teluk tersebut, merupakan habitat benih lobster dan ikan-ikan karang. Selain itu, sebelah Selatan dari kedua teluk tersebut adalah perairan Samudera Hindia yang merupakan daerah penangkapan untuk ikan-ikan pelagis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan untuk meningkatkan kapasitas wanita pesisir dalam memanfaatkan sumberdaya laut sekaligus memberikan keterampilan yang dapat digunakan untuk memanfaatkan peluang dari pengembangan KEK Mandalika sebagai destinasi pariwisata super prioritas. Kegiatan dilakukan melalui 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan dengan melakukan kordinasi dengan pemerintah desa dan melakukan diskusi dengan calon peserta terkait dengan waktu pelaksanaan dan lokasi pelatihan. Tahap pelaksanaan yaitu pelaksanaan pelatihan terdiri dari pemaparan materi dan praktek pengolahan produk perikanan secara partisipatif. Tahap evaluasi dilakukan melalui wawancara dengan peserta setelah pelatihan selesai dilaksanakan. Peserta terlihat antusias dan aktif berpartisipasi selama pelatihan dilakukan. Para peserta merasa puas dengan produk yang dihasilkan baik dari segi rasa maupun tampilan. Peserta juga merasa mampu untuk membuat kedua produk tersebut secara mandiri. Namun demikian, wawancara setelah 2 bulan pelaksanaan pelatihan, para peserta belum pernah membuat kembali produk tersebut.
PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK MENJADI EKOBRIK UNTUK MENEKAN LAJU PENCEMARAN SAMPAH MIKROPLASTIK YANG MENGANCAM KELANGSUNGAN HIDUP BIOTA PERAIRAN TELUK BUMBANG, KABUPATEN LOMBOK TENGAH Rahman, Ibadur; Larasati, Chandrika Eka; Waspodo, Saptono; Gigentika, Soraya; Jefri, Edwin
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i1.82

Abstract

Sampah plastik merupakan permasalahan serius karena sifatnya yang sangat sulit terurai secara alami. Bentuk derifat dari sampah plastik yaitu sampah mikroplastik yang berukuran ≤ 5 mm. Berbagai penelitian menunjukkan terdapat sejumlah konsentrasi plastik dalam tubuh organisme perairan, seperti: plankton, kekerangan, krustasea, dan ikan. Kandungan plastik pada hewan tersebut dapat dipindahkan ke hewan pemangsanya termasuk manusia dalam rantai makanan. Konsentrasi plastik pada tubuh manusia dapat memicu pertumbuhan sel kanker yang mengancam kesehatan dan kelangsungan hidup manusia. Masyarakat Teluk Bumbang sejatinya telah mengetahui dampak negatif sampah plastik yang dibuang ke laut, namun dalam prakteknya masih banyak dijumpai karena hal tersebut sudah menjadi kebiasaan yang membudaya. Pengabdian kepada masyarakat ini berupaya menambah kesadaran masyarakat mengenai ancaman sampah mikroplastik terhadap lingkungan dan biota perairan, serta mengenai solusi pengelolaan sampah plastik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan beberapa pendekatan, yaitu: (1) survei tentang pemahaman dan perilaku masyarakat terhadap sampah plastik; (2) penyuluhan mengenai ancaman sampah plastik; (3) pelatihan pembuatan ekobrik untuk mengurangi laju produksi sampah plastik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dihadiri kelompok nelayan Teluk Bumbang dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Hasil survei menunjukkan bahwa sebagaian besar masyarakat masih membuang sampah di sembarang tempat sedangkan yang lainnya membuang sampah ke TPS (Tempat Pembuangan Sementara). Setelah mendapatkan penyuluhan mengenai ancaman sampah plastik, masyarakat menunjukkan komitmennya untuk berhenti membuang sampah sembarangan dan berkomiten dalam upaya mengelola sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis, misalnya ekobrik
PENINGKATAN KESADARAN MENGKONSUMSI IKAN DI DESA BATU NAMPAR, KECAMATAN JEROWARU, LOMBOK TIMUR Setyowati, Dewi Nur'aeni; Lumbessy, Salnida Yuniarti; Cokrowati, Nunik; Diniarti, Nanda; Setyowati, Dewi Nur’aeni; Waspodo, Saptono
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i2.186

Abstract

Kegiatan Pengabdian di Desa Batu Nampar, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur, terlaksana atas kerjsama pengurus Desa Batu Nampar dengan staf pengajar Program Studi Budidaya Perairan, Universitas Mataram. Penyuluhan dilaksanakan di balai Desa Batu nampar. Pelatihan dihadiri oleh warga masyarakat Batu Nampar baik laki-laki maupun perempuan.Tema kegiatan Pengabdian yang diambil adalah penyuluhan kepada masyarakat tentang Peningkatan Kesadaran Mengkonsumsi Ikan. Tema ini dianggap penting karena wilayah Batu Nampar merupakan salah satu desa Nelayan dengan hasil tangkapan ikan yang cukup besar di NTB, sehingga dirasa perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk meningkatkan konsumsi ikan karena memiliki nilai gizi yang sangat baik bagi kesehatan. Penyuluhan berlangsung selama satu hari, dengan dihadiri sekitar 27 orang. Penyuluhan berlangsung dinamis, dimana terjadi diskusi yang memecahkan berbagai permasalahan yang ada
PENGELOLAAN SUMBERDAYA PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL MELALUI PENGUATAN KEARIFAN LOKAL DAN PRANATA SOSIAL MASYARAKAT NELAYAN GILI AIR, KABUPATEN LOMBOK UTARA Amir, Sadikin; Hilyana, Sitti; Waspodo, Saptono; Larasati, Chandrika Eka; Amir , Sadikin; Hilyana, Siiti; Astriana, Baiq Hilda
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v2i1.499

Abstract

Keberadaan kearifan lokal dalam masyarakat merupakan hasil dari proses adaptasi turun menurun dalam periode waktu yang sangat lama terhadap suatu lingkungan yang biasanya didiami ataupun lingkungan dimana sering terjadi interaksi didalamnya. Seiring berjalannya waktu, dengan masuknya era globalisasi, timbullah sebuah trend modernitas yang masuk ke suatu kawasan yang menyebabkan terjadinya degradasi kearifan lokal disuatu wilayah. Salah satunya yaitu kawasan Gili Air, Kabupaten Lombok Utara yang dikenal dengan kawasan wisata pesisir dan pulau-pulau kecil. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan adanya penguatan kearifan lokal pada masyarakat nelayan sekitar Gili Air, serta mengedepankan nilai-nilai adat dan budaya yang menjadi daya tarik dan menjadikan nilai ekonomis bagia masyarakat nelayan. Metode pendekatan yang diterapkan dalam kegiatan ini yaitu dengan melakukan metode penyelesaian masalah. Penyelesaian masalah ini meliputi penyuluhan dan pendampingan kelompok masyarakat. Hasil menunjukkan bahwa salah satu bentuk riil dari kearifan lokal yang dimiliki oleh wilayah Pulau Lombok khususnya di Desa Gili Indah adalah awig-awig. Awig-awig adalah norma hukum adat disuatu wilayah yang mengikat bagi seluruh warga adat. Masyarakat Desa Gili Indah banyak yang belum memahami isi dari awig-awig tersebut. Hal ini disebabkan oleh terputusnya informasi dari perangkat desa ke warga sekitar terutama masyarakat kalangan muda. Peraturan Desa Gili Indah lebih memadai dan lebih komprehensif untuk dilaksanakan dan dibandingkan dengan awig-awig yang hanya terbatas pada pengaturan tentang pengambilan sumberdaya pesisir dan laut saja. Perlu dilakukan sosialisasi atau penyuluhan kepada masyarakat, agar mereka lebih meningkat pemahaman dan pengetahuannya tentang Peraturan Desa tersebut. Seperti halnya awig-awig yang secara terus menerus disampaikan lewat “tutur” dari para tokoh lokal maupun masyarakat dari generasi ke generasi telah terbukti mampu diadopsi dan diterima dengan baik oleh masyarakat. Hal inilah yang merupakan salah satu kekuatan daripada awig-awig jika dilihat dari sisi penerimaan dan adopsinya pada masyarakat karena proses penyampaiannya adalah secara kontinyu dan konsisten pada setiap kegiatan masyarakat.
THE EFFECT OF DIFFERENT PLANT TREATMENT ON SEA GROWTH (CAULERPA RACEMOSA) Isnawati; Waspodo, Saptono; Ghazali, Mursal
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i1.1278

Abstract

The study aimed to determine the effect of spacing on the growth of sea grapes (Caulerpa racemosa) with the longline method in the village of tanjung bele, moyo sub-district downstream, Sumbawa district. The research was carried out from April to May 2018 in the waters of the village of Tanjung Bele, Moyo sub-district, downstream, Sumbawa district. The method used is the experimental method with Completely Randomized Design (CRD) which consists of three treatment spacing and repeated five times. The treatments are: A (30 cm spacing), B (40 cm spacing), C (50 cm spacing). The data obtained are analyzed using ANOVA. Different spacing treatments provide significantly different growth to absolute growth and specific growth rate Different treatment of spacing gives a significantly different effect so that a further test was carried out with the Tukey HSD. Water quality parameter data were analyzed descriptively. The results showed that the absolute growth of sea wine in treatment A namely 201.87 grams, then treatment B 140.40 grams and treatment C amounted to 130.93 grams, while the specific growth rate of sea wine (Caulerpa racemosa), namely spacing of treatment A has an average value of 5.86%, Treatment B 4.83% and treatment C 4.46%. After further testing of absolute growth and specific growth rate of treatment which had significant differences, namely treatment A with B, A with C, B with C, and C with A. All treatments had significant differences. Water quality measurement results are still in the normal range for the growth of sea grapes.
EGG INCUBATION AND QUALITY OF YELLOWFIN TUNA (THUNNUS ALBACARES) LARVAE AT DIFFERENT SALINITY Mawardi, Ichi Naomi; Waspodo, Saptono; Mukhlis, Alis
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 2 No 1 (2022): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v2i1.1280

Abstract

This study aims to determine the proper salinity of sea water for egg incubation and maintenance of early yellowfin tuna larvae (Thunnus albacares). This research was conducted in November - December 2017 at Large Marine Research Center and Fisheries Extension of Gondol, Bali. This study used an experimental method with complete randomized design with 4 treatments and 3 replications, namely treatment (A) 29 ppt, (B) 31 ppt, (C) 33 ppt, (D) 35 ppt. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA) with a real level of 5%. The results showed that different salinity during the incubation and maintenance period of yellow fin tuna larvae did not have a significant effect on incubation time, hatchability and total larval length, but had a significant effect on the level of abnormalities of the larvae. Salinity of 35 ppt, with incubation time spent 20 hours 43 minutes, showed egg hatchability of 49.89%, lowest abnormality of 16.03%, and total larval length of 2.82 mm. The conclusion of this study is that salinity for the egg incubation period and maintenance of yellow fin tuna larvae are still in the range 33-35 ppt.
PEMANFAATAN PERALATAN PENGOLAHAN IKAN BERBENTUK MESIN UNTUK PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI PADA KELOMPOK PENGOLAH DAN PEMASAR IKAN DI KAWASAN KONSERVASI PERAIRAN TWP GILI MATRA Gigentika, Soraya; Hilyana, Sitti; Waspodo, Saptono; Paryono, Paryono; Sumsanto, Muhammad; Martanina, Martanina; Ashari, Rowi; Murdin, Lalu Ferdi Alfarisi; Amir, Sadikin; Nurliah, Nurliah; Damayanti, Ayu Adhita; Rahman, Ibadur; Larasati, Chandrika Eka; Himawan, Mahardika Rizqi; Jefri, Edwin; Lestariningsih, Wiwid Andriyani; Wahyudi, Rhojim; Sakina, Sholihati Lathifa
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i1.1317

Abstract

The fish processing and marketing group (poklahsar) in the Gili Matra Marine Protected Area has received intervention from the central government through Bappenas in the COREMAP-CTI III program. This intervention involves improving human resource capacity and providing grants for fish processing equipment. However, the limited duration of the program has resulted in suboptimal assistance in utilizing the donated fish processing equipment. Therefore, the involvement of universities in assisting the community is deemed necessary. This assistance activity aims to inform and educate the poklahsar about the use of fish processing equipment, particularly machines, to enhance production capacity in the Gili Matra Marine Protected Area. The assistance activities were carried out in July 2023 at the respective production locations of each poklahsar. The educational method for adults in this assistance activity involves lectures and hands-on practical training. The outcome of this assistance activity is an increased understanding and knowledge among poklahsar in the Gili Matra Marine Protected Area regarding the functions and uses of various machine-based fish processing equipment. Additionally, it was identified that some obstacles hinder optimizing machine-based equipment utilization, including a lack of understanding in using such equipment and limited market demand for processed fish products. In conclusion, the poklahsar have diverse views on using machine-based equipment, enabling them to optimize the use of such equipment despite the limited demand for processed fish products.
Analisis Daya Dukung Ekosistem Dan Konservasi Mangrove Dalam Meningkatkan Potensi Ekowisata di Desa Cendi Manik, Sekotong Tengah, Lombok Barat Saptono Waspodo; Sadikin Amir; Sitti Hilyana; Soraya Gigentika; Rhojim Wahyudi
Journal of Marine Research Vol 13, No 3 (2024): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v13i3.41922

Abstract

Ekosistem mangrove berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem serta berfungsi sebagai habitat dari berbagai biota. Ekowisata dapat menjadi strategi konservasi yang dapat membuka alternatif ekonomi bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya dukung dan kesesuaian ekosistem mangrove sebagai ekowisata, serta mengetahui persepsi masyarakat dan pengunjung tentang kondisi mangrove dan jasa ekosistem mangrove. Metode penelitian dilakukan secara purposive sampling dengan mengambil data primer dan sekunder. Hasil menunjukkan ditemukan 15 jenis mangrove, 15 jenis makrozoobenthos, dan 12 jenis burung yang hidup berasosiasi pada ekosistem mangrove tersebut. Rata-rata kerapatan ekosistem mangrove Bagek Kembar sebesar 183 ind/ha (kategori jarang) dengan indeks nilai penting (INP) jenis mangrove tertinggi yaitu Rhizophora mucronata (127%). Indeks Kesesuaian Wisata dalam ekosistem mangrove di Desa Cendi Manik, Kecamatan Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat adalah 87.33% sehingga termasuk kedalam katagori sangat sesuai (S1). Perhitungan daya dukung kawasan (DDK) untuk kawasan ekosistem mangrove wisata jelajah track dengan jembatan kayu didapatkan 135 orang/hari, sedangkan untuk wisata jelajah mangrove dengan berperahu 92 orang/hari. Analisis persepsi masyarakat dan pengunjung Dusun Madaq Beleq menunjukkan bahwa masyarakat sudah cukup paham peran dan manfaat mangrove, serta ekowisata. Masyarakat juga menyadari perlunya keterlibatan mereka dalam pengelolaan ekowisata. Oleh karena itu, partisipasi langsung dari masyarakat dalam pengembangan ekowisata sangat diperlukan. The mangrove ecosystem plays an important role in maintaining ecosystem balance and functions as a habitat for various biota. Ecotourism can be a conservation strategy that can open up economic alternatives for the community. This research aims to determine the carrying capacity and suitability of the mangrove ecosystem for ecotourism, as well as determine the perceptions of the community and visitors regarding the condition of mangroves and mangrove ecosystem services. The research method was carried out using purposive sampling by taking primary and secondary data. The results showed that 15 types of mangroves, 15 types of macrozoobenthos and 12 types of birds were found that lived in association with the mangrove ecosystem. The average density of the Bagek Kembar mangrove ecosystem is 183 ind/ha (rare category) with the highest importance value index (INP) for the mangrove type, namely Rhizophora mucronata (127%). 4. The Tourism Suitability Index in the mangrove ecosystem in Cendi Manik Village, Sekotong Tengah District, West Lombok Regency is 87.33% so it is included in the very suitable category (S1). 5. Calculation of the area carrying capacity (DDK) for the mangrove ecosystem area for track cruising tourism with wooden bridges was found to be 135 people/day, while for mangrove exploring tourism by boat it was 92 people/day. Analysis of the perceptions of the community and visitors to Madaq Beleq Hamlet shows that the community has had enough understand the role and benefits of mangroves, as well as ecotourism. The community also realizes the need for their involvement in ecotourism management. Therefore, direct participation from the community in ecotourism development is very necessary.
Co-Authors A.K, Ujang Komaruddin Aan Saputra Abd Saddam Mujib Abdul Muis Abidin, Z Abidin, Zaenal Adekayasa, Yudika Agung, Wahyu Agus Rhismanda Agustina Agustina Aizar, M. Fatihul Alferdian Hatami Alis Mukhlis Amir , Sadikin Andika Gumilang Kushayadi Andre Rachmat Scabra Anggraini, Witari Ardiansyah Ardiansyah Arrasyid, M. Dzaki Asep Purnama Asep Purnama Asep Purnama, Asep Ashari, Rowi Ayu Adhita Damayanti Ayu Adhita Damayanti Bachri, Syaeful Bagus Dwi Hari Setyono Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana Baiq Hilda Astriana, Baiq Hilda Cahya, Nilam Chandrika Eka Larasati Chandrika Eka Larasati, Chandrika Eka Dewi Nur'aeni Setyowati Dewi Nuraeni Setyowati Dewi Nur’aeni Setyowati Dewi Nur’aeni Setyowati Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Dewi, Amalia Sartika Dian Ananda Doddy, Made Doddy Nugraha Edwin Jefri Edwin Jefri Eni Hidayati ERNI SURYANI, ERNI Fahlevi, Muhammad Fahad Faidlul Qodir Fariq Azhar Fariq Azhar Fidya, Karina Alma Fitriani, Syawalina Gigentika, Soraya Hamdani Hamdani Hamdani Hamdani Hamsia, Nur Hamzah Hamzah Hamzah, Hamzah Hardianty Hardianty Hasbullah, Lalu Hilyana, Siiti Himawan, Mahardika Rizki Huda, Nurul Huda Ibadur Rahman Ichi Naomi Mawardi Idris Irwan Agus Samdani Islami, Nur Laily ISNAWATI isnawati isnawati Jamal Basmal, Jamal Jefri, Edwin Jumiarti Junaidi, Muhammad khairunnisa khairunnisa Khairunnisa Khairunnisa Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu Kherma Levia Kholilah, Nenik Kurnia, M. Ramdaniq Kushayadi, Andika Gumilang Laily Fitriani Mulyani Laily Fitriani Mulyani Lalu Ferdi Alfarisi Murdin Lalu Harya Deni Prayata lestariningsih, Wiwid Lestariningsih, Wiwid Andriyani Levia, Kherma lindabp nur nurlinda Lumbessy, Salnida Yuniarti Made Doddy Nugraha Doddy Mahardika Rizqi Himawan Mahendra, Putra Ivan Maisaroh, Dian Sari Martanina, Martanina Marzuki Marzuki Mauludiyah Mauludiyah Mawardi, Ichi Naomi Mawardiah, Ainun Mawardiah Muhammad Haikal Abdurachman Muhammad Marzuki Muhammad Soewandhi Muhammad Sumsanto Murdin, Lalu Ferdi Alfarisi Nanda Diniarti nilam cahya Ningrum, Aditya Ningrum Ningrum, Bq Aulia Anita Nunik Cokrowati Nunik Cokrowati Nur Fadillah Nur Fadillah, Nur Nur Hamsia Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nurhidayat Nurliah Nurliah Buhari nurliah, nurliah nurlinda, lindabp nur Nyoman Widi Artha Putra Ofri Johan Paryono Paryono Paryono Prayata, Lalu Harya Deni Qur’aini , Rena Tilla Rachmadhan, Ilham Rachmadhan Rahman, Ibadur Ramdani, Elsa Destia Rhojim Wahyudi Rhojim Wahyudi Rifqi, M. Syarief Murtadho Rifqi Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sadikin Amir Sakina, Sholihati Lathifa Samdani, Irwan Agus Setyowati, Dewi Nur'aeni Setyowati, Dewi Nuraeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Setyowati, Dewi Nur’aeni Sholihati Lathifa Sakina Sitti Hilyana Sitti Hilyana Sitti Hilyana Sitti Latifah Soewandhi, Muhammad Soraya Gigentika Soraya Gigentika Soraya Gigentika Sudirman Sudirman SUWARTI Tahir, Ahdiat Mardelaga Ujang Komaruddin A.K Ulfa Wahyuni Umam, Misbahul Wardia, Wardia Wawan Kurniawan Wiga Alif Violando Witari Anggraini Wiwid Andriyani Lestariningsih Wulandari, Dwi Januar Yasir Yudika Adekayasa Zaenal Abidin Zulhijjah, Indah Zulhijjah