Claim Missing Document
Check
Articles

Correlation of AISI and PLR as Systemic Inflammatory Markers with Hospitalization Duration in Pediatric Typhoid Fever Patients Metana Puspitasari; Muhammad Yusuf; Zulfiona Dianes; Safari Wahyu Jatmiko
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v7i1.26734

Abstract

Introduction: Typhoid fever remains a major public health problem in developing countries, including Indonesia, with a high incidence among children requiring hospitalization. Simple systemic inflammatory markers such as the Aggregate Index of Systemic Inflammation (AISI) and Platelet Lymphocyte Ratio (PLR) are increasingly studied because they can be calculated from routine blood tests and may serve as clinical indicators. Method: This retrospective cross-sectional study involved 57 pediatric patients with typhoid fever at PKU Muhammadiyah Sampangan Hospital, Surakarta, who met the inclusion and exclusion criteria. Data were analyzed using the Kolmogorov–Smirnov test for normality and the Spearman correlation test to evaluate associations between variables. Result : The results showed no significant correlation between AISI and the length of hospitalization (p = 0.994; p 0.05) or between PLR and the length of hospitalization (p = 0.320; p 0.05). Discussion: These findings indicate that AISI and PLR have no prognostic value in predicting hospitalization duration in pediatric typhoid fever patients. Further studies with larger sample sizes, prospective designs, and the inclusion of additional inflammatory biomarkers are needed to validate and strengthen these findings.
Epstein–Barr Virus Circulating Tumor DNA (ctDNA) as a Biomarker in Nasopharyngeal Carcinoma: A Narrative Review Vemas Rifki Pradana; Dila Septianing Nugrahanifa; Arsya Sakti Yudha; Faza Ovita Balqis; Fadhil Emdian Nugraha; Safari Wahyu Jatmiko
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v7i1.26653

Abstract

Nasopharyngeal carcinoma (NPC) is a cancer with a characteristic distribution in East and Southeast Asia, including Indonesia, with an incidence of 4.7 cases per 100,000 population per year. Conventional diagnostic methods still have limitations because they are invasive, carry a risk of false negatives, and are not suitable for repeated monitoring. Liquid biopsy using Epstein-Barr virus circulating tumor DNA (EBV-ctDNA) offers great potential as a noninvasive biomarker for the diagnosis and management of NPC. This narrative review was conducted through a literature search on PubMed and Google Scholar (2020–2025) using keywords related to NPC, EBV-ctDNA, and liquid biopsy. Of the 314 articles identified, 14 publications were selected based on inclusion and exclusion criteria. The results showed that EBV-ctDNA has a sensitivity of up to 97% in detecting NPC and plays a role in early diagnosis, risk stratification, therapeutic response monitoring, and earlier recurrence detection compared to imaging modalities. Digital PCR and next-generation sequencing technologies improve detection accuracy and enable large-scale population screening applications. EBV-ctDNA has the potential to be a transformative biomarker with high sensitivity and specificity, supporting routine clinical implementation and personalized care for NPC, especially in endemic areas.
Penggunaan Herbal Anti Dengue di Indonesia: Sebuah Scoping Review Safari Wahyu Jatmiko; Riandini Aisyah
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21093

Abstract

Pendahuluan: Herbal anti dengue di Indonesia belum banyak diketahui mengenai efektivitasnya secara in-silico, in vitro, maupun in vivo. Berdasarkan hal tersebut, scoping review ini dilakukan untuk mengumpulkan artikel-artikel yang telah ditulis mengenai permasalahan ini. Metode: Penelusuran artikel dilakukan pada database PubMed (Medline), ScienceDirect, Web of Science, dan Google Scholar dengan kata kunci (dengue OR "dengue virus" OR "dengue fever") AND (medicinal OR plant OR "medicinal plant" OR herb* OR extract OR "traditional medicinal") AND Indonesia. Kriteria inklusi yang digunakan adalah semua penelitian mengenai herbal untuk pengobatan dengue baik secara in silico, invitro, invivo, dan uji klinik yang menggunakan herbal dari Indoensia dan dilakukan di dalam negeri, berbahasa Indonesia dan Inggris, dapat diakses secara fulltext, dan dipublikasikan tahun 2013 sampai dengan 2023. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa penelitian mengenai herbal untuk dengue mengalami peningkatan dan Daun dewa (Gynura pseudochina (L) D.C), Temu ireng (Curcuma aeruginosa Roxb.), Kurkumin, Psidium guajava (Jambu biji), Piper bettle L (Sirih), Carica papaya (Pepaya), Pterocarpus indicus Willd (P. indicus), Myristica fatua, Acorus calamus, Cymbopogon citratus, dan Pinus merkusii (Pinaceae) efektif digunakan sebagai anti dengue. Curcuma longa L, Psidium guajava (Jambu biji), dan Carica papaya (Pepaya) berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut dalam pengobatan IVD.
Hubungan antara Hipertensi dan Kadar HbA1c dengan Kejadian Amputasi Ekstremitas Bawah pada Pasien Ulkus Diabetikum Rafif Ryandra Izdhihar; Safari Wahyu Jatmiko
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v6i2.22317

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan komplikasi kronis dari diabetes mellitus (DM). Hipertensi dan kadar HbA1c menjadi faktor dari progresivitas penyakit ini dengan risiko amputasi yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan antara hipertensi dan kadar HbA1c dengan kejadian amputasi ekstremitas bawah pada pasien ulkus diabetikum dengan desain penelitian observasional analitik dan pendekatan case-control. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 116 subjek yang diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Data sekunder berupa rekam medis pasien ulkus diabetikum dari RSUD Kota Madiun periode Januari 2022 hingga Juli 2023 digunakan. Hasilnya, pasien ulkus diabetikum dalam penelitian ini mayoritas berusia lanjut (96, 82.8%), perempuan (72, 62.1%), tidak menderita hipertensi (65, 56%), dan kadar HbA1c tidak terkontrol (79, 68.1%). Uji Chi-square menunjukkan adanya hubungan antara hipertensi terhadap amputasi ekstremitas bawah dengan nilai p=0.04 (OR=2.181) dan kadar HbA1c terhadap amputasi ekstremitas bawah dengan nilai p=0.01 (OR=2.904). Analisis regresi logistik menunjukkan nilai p=0.098 (OR=1.919) pada hipertensi dan nilai p=0.018 (OR=2.769) pada kadar HbA1c. Kesimpulannya, ada hubungan yang signifikan antara hipertensi dan kadar HbA1c dengan kejadian amputasi ekstremitas bawah pada pasien ulkus diabetikum.
Optimalisasi Manajemen Waktu Tunggu Pasien di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surakarta Adam Nur Rahman; Safari Wahyu Jatmiko
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v6i3.26088

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan terhadap manajemen waktu tunggu pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS PKU Muhammadiyah Surakarta. Pendekatan penyuluhan interaktif digunakan dalam pelatihan yang melibatkan 20 peserta dari kalangan tenaga medis dan administrasi. Metode evaluasi menggunakan pre-test dan post-test serta analisis statistik Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan peningkatan skor median dari 80 menjadi 85 dan perbedaan signifikan (p = 0,000). Sebanyak 75% peserta mengalami peningkatan nilai. Diskusi menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis pengalaman kontekstual dan partisipatif berdampak positif terhadap pemahaman dan kesiapan implementasi. Pelibatan mahasiswa dalam kegiatan juga memperkuat pembelajaran berbasis praktik. Kegiatan ini terbukti efektif sebagai model edukasi dalam pengabdian masyarakat di sektor kesehatan
Co-Authors Adam Nur Rahman Affifah, Fathiyya Noor Agus Widodo Agustina, Dinda Dwi Ahmad Alrizaldi Alfajri, Asri Alim, Fika Nurul Amry Irsyada Yusuf Anam, Ilham Hafizha Maulana Anggitaratri, Zakia Novi Anika Candrasari Annas Syahirul Nugraha Annas Syahirul Nugraha, Annas Syahirul Annisa Maulidia Anton Agus Setyawan Aprida Putri Aqmarina, Nadia Wdihi Arif Pristianto Arkan Adi Widiya Arkan Adi Widiya, Arkan Adi Arsya Sakti Yudha Aryanto Asfarina, Fatin Aulia Hanif Aulida Azkia Kamila AY Yanto Azenta, Moch. Tabriz Azhim Rahmawati Azhim Rahmawati, Azhim Brilliantama, Fandy Akbar Budi Rahayu, Ummi Dadang Nugroho Dedhy Sastiyono Devi Usdiana Rosyidah Dewa Made Krisna Viandara Dewangga, Mahendra Wahyu Dewi, Asri Seftika Dewi, Listiana Masyita Dila Septianing Nugrahanifa Dodik Nursanto Dwi Kusumaningsih Dwi Rosella Komala Sari Edi Dharmana Em Sutrisna Emawan Noor Fikri Erika Diana Risanti Fadhil Emdian Nugraha Faizah, Ishmah Nur Farita Adhynda Amithya Fauzi, Favian Arriella Shabri Ikmal Favian Arriella Shabri Ikmal Fauzi Faza Ovita Balqis Fiqih Habib Marwa Fitka Romanda Fitri, Alifah Aulia Graffico Eryza Oldiara Haliza, Sheli Nur Hanif, Aulia Hasna Zahro Iftikhonsa Ichsan, Burhanuddin Iin Novita Nurhidayati Mahmuda Ilham Hafizha Maulana Anam Imronudin Imronudin Kamila, Aulida Azkia Kania, Yulia Intan Komalasari, Dwi Rosella Kumala, Aswa Arsa Lestari, Nining Listiana Masyita Dewi Lisyani Suromo, Lisyani Luthfi Primadani Kusuma Mapa, Anna Rochim Maulida, Amira Hasna Metana Puspitasari Muhammad Adha Muhammad Alim Abdulmajid Hidayatulloh Muhammad Yusuf Muzakar Isa Nadia Wdihi Aqmarina Nastiti Farasvita Putri Nida Faradisa Fauziyah Nining Lestari Nining Lestari Noor Hafida Widyastuti Nur Mahmudah Nur Mahmudah Nurhaliza, Sheli Pambudi, Nasrurrofiq Risvana Bayu Pintakasari Widyaningtyas Prasetyo, Andri Sugeng Putri, Aprida Rafif Ryandra Izdhihar Ramadhan, Variansa Sava Retno Sintowati Retno Siryaningsih Retno Siryaningsih, Retno Riandini Aisyah Rochmadina Suci Bestari Rohman, Raihan Fadzlur Sabna Ayu Sagita Berliana Salsabiela, Salwa Salsabila, Nabila Mutia Sholeh, Muhammad Dzikru Irfan Sigit Widyatmoko Sri Wahyuni Sulistiyo, Azka Hafiy Sulistyani Sulistyani Supraba, Intan Pratiwi Suryani, Latifah Syahida, Safira Tara , Irmanawati Audhina Nirmala Tri Agustina, Tri Utami, Aurelia Ratna Utami, Indari Vemas Rifki Pradana Vitania Marsya Wafiq, Muhammad Azzim Waseso, Wahyu Wibowo, Haryo Kunto Widyaningtyas, Pintakasari Yohannes Adhie Wijaya Yuli Kusumawati Yunitama, Alifa Agil Dhillu Zahro Iftikhonsa, Hasna Zakia Novi Anggitaratri Zulfah, Khairina Zulfiona Dianes