p-Index From 2021 - 2026
8.952
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Asas: Jurnal Sastra BASASTRA RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Penggunaan Media Sains Flipbook dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Widyabastra REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Terapan Abdimas Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Ilmiah Lingua Idea Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Dikdaya Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Child Education Journal Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pendidikan Guru (JPG) ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat jurnal dikdas bantara MEDIASI Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Mesin Nusantara SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Kode : Jurnal Bahasa Educate: Journal of Community Service in Education Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Mamangan Social Science Journal Journal of Pragmatics Research Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Nusantara Raya Prosiding Seminar Nasional Sastra, Bahasa, dan Seni (Sesanti) Aksara Sawerigading Aksara Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Bilingual Teacher Talk Pada Pengajaran TEYL di Sepama Kamboja Ratih Wijayava; Sri Marmoah; Farida Nurhasanah; Muhlis Fajar Wicaksana
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 13, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v13i2.522

Abstract

This study focuses on translation analysis of the use of bilingual teacher talk in teaching TEYL (Teaching English for Young Learners) in Sepama Cambodian classrooms. The method used is qualitative descriptive. The results showed that the students as teachers in the Sepama class used 8 translation techniques based on theories from Molina and Albirr. The results of the analysis were obtained based on the processing of 35 data obtained from online learning videos. The literal translation technique was applied to 9 data or 25.71%. Amplification technique as much as 2 data or 5.71%. Variation technique 1 data (2.85%), Typical matching technique 2 data or 5.71%. While the reduction technique has 9 data (25.71%). Transposition and particulate techniques each have 3 data or 8.57%. and finally Modulation technique as much as 4 data or 11.43%. The reduction technique is widely used because the structure of BSa is simpler than BSu. While literal techniques are also often used because teachers must immediately convey BSa and BSu immediately respectively.
PELATIHAN PEMBUATAN PODCAST PENDIDIKAN SEBAGAI PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN BAGI GURU DAN SISWA SMA N 1 NGUNTORONADI WONOGIRI Pardyatmoko; Wicaksana, Muhlis Fajar; Harsono
Educate: Journal of Community Service in Education Vol 4 No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/educate.v4i1.5424

Abstract

Era digital saat ini di dunia pendidikan tingkat sekolah menengah atas (SMA) dihadapkan pada sejumlah tantangan yang signifikan. Meskipun teknologi telah membawa perubahan besar dalam cara pembelajaran dilakukan, masih ada kesenjangan dalam penggunaan inovasi dalam proses pengajaran. Banyak guru mengalami kesulitan dalam menyajikan materi pembelajaran yang menarik dan relevan bagi siswa, sementara siswa sering kali menghadapi kesulitan dalam memahami dan mengolah informasi yang diberikan. Seiring dengan mudahnya akses ke teknologi, seperti ponsel cerdas dan internet, minat siswa beralih kepada konten digital yang interaktif dan dinamis. Oleh karena itu, ada kebutuhan yang mendesak untuk menerapkan pendekatan pembelajaran yang lebih inovatif dan menarik, yang dapat memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan efektivitas pengajaran. Pelatihan dalam pembuatan podcast pendidikan menjadi solusi yang penting untuk mengatasi tantangan ini, dengan memberdayakan guru dan siswa SMA untuk menciptakan konten audio yang informatif, kreatif, dan mudah diakses. Hal ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelajaran. Pengabdian ini dalam prosesnya berkolaborasi dengan mitra SMA N 1 Nguntoronadi Wonogiri dengan metode pelatihan khusus secara berkala berbasis proyek yang nantinya didapat hasil berupa konten podcast. Kegiatan ini akan menghasilkan luaran berupa artikel ilmiah sebagai dokumentasi video pembelajaran guna perluasan ilmu bagi khasanah pendidikan.
Bentuk Penggunaan Reduplikasi Pada Surat Kabar Solopos dan Implikasinya dengan Pembelajaran di SMA Pangesti, Revina Tantri; Wicaksana, Muhlis Fajar; Muryati, Sri
Kode : Jurnal Bahasa Vol 12, No 4 (2023): Kode: Edisi Desember 2023
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v12i4.54563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) menjelaskan proses reduplikasi pada majalah Solopos edisi Maret 2023 2) mengetahui makna reduplikasi pada majalah Solopos edisi Maret 2023 (3) menjelaskan makna reduplikasi pada majalah Solopos edisi Maret 2023 Novel Solopos saat dia belajar bahasa Indonesia di sekolah menengah atas. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Menggunakan metode analisis data yaitu dengan mencatat, mencatat semua kata yang berulang pada majalah Solopos edisi Maret 2023. ada tiga, yaitu (a) reduplikasi seluruh, (b) reduplikasi sebagian, (c) reduplikasi kombinasi dan penambahan afiks. Saat menganalisis data, ditemukan bahwa seluruh jenis kata digunakan dalam tulisan karena jenis transmisinya ada di subjek surat kabar atau surat kabar. Pengulangan yang muncul pada majalah Solopos edisi Maret 2023 banyak menggunakan breduplikasi seluruh. Hasil implikasinya pada majalah Solopos Maret 2023 tentang Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Menengah Atas.
Strategi Penciptaan Humor “Lapor Pak” melalui Flouting Maxim dan Implikasinya sebagai Bahan Ajar Laylatul Sifa, Nurul Hidayah; Wicaksana, Muhlis Fajar; Sukarno
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/fn.v6i2.6633

Abstract

Peneliti melakukan penelitian ini guna menguraikan mengenai bentuk flouting maksim prinsip kerja sama pada tayangan Lapor Pak! sebagai pendukung penciptaan humor serta Implikasi flouting maksim prinsip kerjasama dalam Lapor Pak! sebagai pendukung penciptaan humor menjadi bahan ajar teks anekdot. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Data yang dipakai pada penelitian ini bersumber dari isi percakapan dalam tayangan Lapor Pak! yang ada di youtube trans7 official episode bulan Januari 2023. Peneliti mengumpulkan data memakai teknik dokumentasi, simak, serta catat. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa Flouts exploiting maxim of quantity penutur lakukan sebab penutur ingin memberi penjelasan secara rinci. Flouts exploiting maxim of quality dilakukan untuk memanipulasi fakta dan berbicara tidak masuk akal. Flouts exploiting maxim of relevansi terjadi karena penutur ngelantur dalam membahas topik pembicaraan sebelumnya. Flouts exploiting maxim of manner terjadi karena ambiguitas dan berbicara tidak langsung. Hasil penelitian dapat diimplikasikan kedalam teks anekdot KD 4.2 Mengkreasikan gagasan/ ide yang mengandung krisis dan reaksi yang lucu/unik dalam bentuk teks anekdot dalam rangka mengalihwahanakan ke dalam teks anekdot lain (menulis bebas).
PEMBELAJARAN NILAI MORAL MELALUI KOMIK BERBASIS FLASH DIADAPTASI KEARIFAN BUDAYA NASIONAL Wicaksana, Muhlis Fajar
Jurnal Dikdas Bantara Vol 1 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jdb.v1i1.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media pengajaran yang berbentuk komik berbasis Flash dengan mengoptimalkan kearifan budaya nasional. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Hasil instrument tes dan nontes tersebut, kemudian dianalisis menggunakan analisis statistik parametrik (uji-t). Hasil analisis data menunjukkan hasil rata-rata kelas yang diberi pengajaran nilai moral melalui media komik berbasis flash sebesar 84.31 sedangkan pada kelas kontrol 80,50. Dengan hasil tersebut selanjutnya dianalisis dengan uji t. Hasil uji hipotesis diperoleh p-value sebesar 0.041 , sedangkan nilai t-tabel dengan taraf signifikan 5%. Dengan hasil ini dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pengajaran nilai moral di SD Negeri 2 Sukoharjo melalui media komik berbasis flash. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengajaran nilai moral di SD Negeri 2 Sukoharjo melalui media pengajaran yang menarik dapat menarik motivasi siswa dalam belajar. Berkaitan dengan tanggapan mengenai media pengajaran yang dilakukan, dari enam siswa yang diwawancarai menunjukkan hasil yang positif (empat siswa menyatakan mendukung, dua siswa masih bingung). Hasil dari penelitian menyimpulkan bahwa adanya keseringan siswa menelaah karya sastra melalui media pengajaran yang menarik, siswa akan dapat menemukan nilai-nilai moral dalam sebuah cerita rakyat dan mengimplementasikan di kehidupannya sehari-hari.Kata kunci : Pengajaran nilai moral, Komk berbasis flah, Kearifan budaya nasional
Optimalisasi Generator Dan Panel Kontrol Pada Alat Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (Pltsa) Kapasitas 5 Kg Muhlisin, Fajar Shohih; Marno , Marno; Anjani, Ratna Dewi
Jurnal Mesin Nusantara Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Mesin Nusantara
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jmn.v6i2.19890

Abstract

Part of the Waste Power Plant (PLTSa) is the control panel. In the previous research on its use, namely the type of generator with a power output of 500 W, with a voltage output of 11.9 V and the duration of charging the battery by the generator for 8 hours with the direct jumper method to the battery. The purpose of this study is to determine the process of obtaining current and voltage from the generator to the battery & to determine the battery charging speed. The research method for this PLTSa device is to consider the type & weight of the waste, vapor pressure, and the current voltage of the electric power generated using 2 blowers with 40 watts of power each. The results of calculating the battery charge for 8.8 hours. Based on the measurement results, with a mass of 5 kg of waste and a pressure of 6 bar, the burning time for firewood is 25 minutes, wooden blocks are 31 minutes and coconut shells are 35 minutes. At the maximum point, the current in the generator when it reaches 1243 rpm is 9 Ampere and the resulting voltage is 12.9 V, so the power obtained is 115.2 VA which can rotate two blowers. The conclusion of this study is that the charging speed of the battery in PLTSa equipment can be increased by changes to the specifications of the generator and SCC MPPT, eliminating Auto cut and Automatic Transfer Switch to streamline current loads.
KOMODIFIKASI PADA TARI SRIMPI MERAK KESIMPIR KARYA HAMENGKUBUWANA KE VII Sawitri, Sawitri; Marmoah, Sri; Nurhasanah, Farida; Wicaksana, Muhlis Fajar
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 14, No 1 (2023): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Desember 2023)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v14i1.11371

Abstract

The aim of this research is to determine the sacredness of the Srimpi Merak Kesimpir dance and how to preserve it using qualitative descriptive methods. The Peacock Kesimpir Dance by Hamengkubuwana VII is a dance that was sacred at the beginning of creation. A king's work is a talisman or heirloom that is always looked after and maintained for the preservation of the sacred dance work.The research method used is qualitative descriptive using interviews, photo documents, reference books, videos, online magazines, e-books and other very in-depth data for cultural experts.The results of the research found that commodification in the peacock kesimpir dance, which was previously only performed in the palace environment, is now being performed outside the palace to function as a cultural performance. Clothes, floor patterns and even jewelry are all made better and more attractive. In terms of sacredness, it is certainly reduced, but in terms of preservation, it is one solution to be sustainable. Every work of art will experience development, even if it is a work from hamengkubuwana to VII. The king's masterpieces are inseparable from being in line with the times.
Nilai Pendidikan Lingkungan dalam Buku Teks Bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka Muryati, Sri; Musa, Moh Zein; Sudiatmi, Titik; Wicaksana, Muhlis Fajar; Pardyatmoko
KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 6 No. 1 (2024): Klitika
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/klitika.v6i1.4553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan lingkungan hidup bagi siswa yang memakai buku Kombi: Kompeten Berbahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas X yang disusun oleh Mafrukhi, dkk. terbitan Erlangga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka dan analisis datanya menggunakan analisis isi dengan model interaktif. Langkah analisis datanya yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Penelitian ini menghasilkan simpulan bahwa dalam buku Bahasa Indonesia kurikulum merdeka yang diteliti memberikan penguatan nilai pendidikan lingkungan hidup siswa pemakainya dan terdapat dalam bab teks laporan hasil observasi dan teks eksposisi dalam hal perumusan topik, isi teks, dan kegiatan belajar. Bentuk pendidikan lingkungan hidup berupa kegiatan berbahasa yakni (a) pemberian kesempatan berpikir kritis dalam memecahkan masalah lingkungan, (b) penyelesaian masalah lingkungan hidup secara terpadu dalam aspek politik, sosial, dan budaya, (c) meningkatkan kepekaan pada lingkungan dalam pengetahuan, keterampilan memecahkan masalah, dan klarifikasi nilai, (d) peningkatan wawasan lingkungan hidup pada masalah nasional dan internasional, (e) peningkatan keterampilan menganalisis masalah lingkungan yang timbul ditinjau dari aspek perilaku manusia, dan (f) melakukan kegiatan alternatif menyelesaikan masalah lingkungan. A B S T R A C T This research was intended to describe the evidence of environmental values in a book titled as Kombi: Kompeten Berbahasa Indonesia untuk SMA/MA Kelas X written by Mafrukhi, etc and published by Erlangga. Data accumulation of this qualitative and descriptive study was carried out by using literature review, while data analysis was conducted using content analysis with interactive model. Steps taken to analyze the data are: data collection, data reduction, data presentation, followed by conclusion withdrawal. From this study, there can be concluded that Bahasa Indonesia book by merdeka curriculum does indeed give extra material about environmental values, that can be found in certain chapters such as 'teks laporan hasil observasi' and 'teks eksposisi' in regard to topic formulation, text content, and learning activities. The incorporation of environmental values in the book were mostly took the form of language activities, namely (a) giving chance to think critically to solve an environmental problem, (b) resolve environmental issues in a manner that is integrated in political, social, and cultural aspects, (c) improve student's environment sensibility in terms of knowledge, skills, and problem solving (d) broaden student's environment outlook in terms of national and international problems, (e) improve student's ability to analyze environmental problems that arrise from certain human behaviors and habits, and (f) encourage students to do alternative activities that can reduce environmental problems.
PROGRAM GURU AYO MENULIS!!! UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU MELALUI PENYUSUNAN INSTRUMEN PENILAIAN AUTENTIK Wicaksana, Muhlis Fajar
Jurnal Terapan Abdimas Vol 6, No 1 (2021)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v6i1.7168

Abstract

Abstract. The authentic assessment system in applying the 2013 curriculum is one of the problems faced by Indonesian language teachers in Sukoharjo. Various problems arise in the hope of this authentic assessment. The purpose of this activity is: 1) fostering the enthusiasm of Indonesian language education teachers to develop their competence in the field of preparing authentic assessment instruments; 2) provide insights into knowledge about developing authentic assessment instruments; 3) introduce and assist teachers in developing authentic assessment instruments. The detailed training is divided into several activities, namely: (1) Presentation on the authentic assessment system and its characteristics; (2) Discussion of various problems in the application of authentic assessment; (3) assisting the teacher in preparing the assessment instrument for Indonesian subjects. After conducting a series of training, participants learned the importance of developing professional competence of teachers through the preparation of authentic assessment instruments. The participants were very enthusiastic about asking questions and discussing after the speakers gave their material. Most participants asked about alternative solutions to the problems faced in applying authentic assessment. It is hoped that from the training on the preparation of this authentic assessment instrument, Indonesian language teachers will no longer experience difficulties in preparing the assessment instruments. Abstrak. Sistem penilaian autentik pada penerapan kurikulum 2013 menjadi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh guru bahasa Indonesia di Sukoharjo. Berbagai permasalahan muncul pada penarapan penilaian autentik ini. Tujuan kegiatan ini adalah 1) menumbuhkan semangat guru pendidikan bahasa Indonesia untuk mengembangkan kompetensinya dalam bidang penyusunan instrumen penilaian autentik; 2) memberikan wawasan pengetahuan tentang pengembangan instrumen penilaian autentik; 3) mengenalkan dan membantu guru dalam menyusun instrumen penilaian autentik. Pelaksanaan pelatihan secara terperinci dibagi menjadi beberapa kegiatan yaitu: (1) Presentasi tentang sistem penilaian autentik dan karakteristiknya; (2) Diskusi tentang berbagai permasalahan-permasalahan pada penerapan penilaian autentik; (3) mendampingi guru dalam menyusun instrumen penilaian mata pelajaran bahasa Indonesia. Setelah melakukan serangkaian pelatihan, peserta mengetahui arti penting pengembangan kompetensi profesional guru melalui penyusunan instrumen penilaian autentik. Para peserta sangat antusias bertanya dan berdiskusi setelah pemateri menyampaikan materinya. Sebagian besar peserta bertanya tentang solusi alternatif dalam permasalahan yang dihadapai pada penerapan penilaian autentik. Diharapkan dari pelatihan penyusunan instrumen penilaian autentik ini, guru bahasa Indonesia tida lagi mengalami kesulitan dalam menyusun instrumen penilaian.
Strengthening the Prohibitive Illocutionary Function Through Conversation Implicatures of the Main Characters of the Web Series My Lecturer My Husband Season 2 Bhrata, Pramudya Dhana; Kusumaningsih, Dewi; Wicaksana, Muhlis Fajar; Handayani, Intan Putri Dwi
Jurnal Lingua Idea Vol 14 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jli.2023.14.2.9274

Abstract

Conversational implicature is able to strengthen the contradictory illocutionary function. This paper aims to describe information on strengthening the illocutionary function through conversational implicatures by analyzing the language and sentence structure of the main character's utterances. This research use desciptive qualitative approach. The object of this research is implicitly determined through the utterances of the main characters Arya and Inggit who play “My Lecturer My Husband Season 2” taken from webseries media. The data taken was in the form of words and sentences implied in Arya's conversation/dialogue with Inggit. Data collection techniques used free-involved listening (SBLC), notes/transliteration techniques, and content analysis techniques. Method triangulation is used to examine several combinations of methods/techniques in research related to testing the credibility and validity of data. The process of data analysis was carried out by describing all the uses of conversational implicatures in strengthening the speech of contradictory/unusual illocutionary functions. The results of this study indicate that the language variations in the utterances conveyed by the main characters Arya and Inggit in the webseries "My Lecturer My Husband Season 2" prove that there are many implicit/hidden utterances uttered by the two of them with specific intentions. Conversational implicatures in the webseries "My Lecturer My Husband Season 2" include conversational implicatures forbidding, refusing, complaining, and affirming as well as strengthening the illocutionary function of changes in sentence structure (prohibition-asking), (prohibition-threats), (prohibition-innuendo), (prohibition-command), (ban-affirmation).
Co-Authors Adam Yogantara Adam Yogantara Adriyanto Adriyanto, Adriyanto Afifah Luqman Sadida Ahmad Hariyadi Ahmad Hariyadi, Ahmad Akhmad Rosyid Andri Pitoyo Andriyanto Anita, Fenny Anjani, Ratna Dewi Bambang Eko Hari Cahyono Benedictus Sudiyana Bhrata, Pramudya Dhana Bintarawati, Niken Daroe Iswatiningsih Dewi Astuti Dewi Kusumaningsih Dewi, Dwi Wahyu Candra Diah Ayu Nurhidayati Dian Uswatun Hasanah Dini Septiari, Wahyu Duca, Diana Sinziana Dwi Tindika Dwi Wahyu Candra Dewi Ermi Adriani Meikayanti Erni Siti Nurlina, Wiwin Fanisa Indah Nurhayana Farida Nurhasanah Fatiya, Rahma Febiola, Risa Febryanti, Keysha Elia Putri Ferinda Ayuniar Putri Fitri Aisyah Fredy Dwi Wijiyanto Handayani, Intan Putri Dwi Hanifatu Rissalatin Hanisah Hanafi Harsono Hassaouna, Anissa Taouil Kurnia Kusumawati Kurnia Kusumawati La Ino Laylatul Sifa, Nurul Hidayah M. Sukarno Mala Nur Anisa Marno , Marno Md. Anisur Rahman, Md. Anisur Mega Ayu Wardani Muryati Muryati Musa, Moh Zein Naimah, Myatun Nastiti Nur Kholifah Ngadiso Ngadiso Nova Ade Ariyanto Nurhana, Meilisa Pangesti, Revina Tantri Pardyatmoko Pardyatmoko, Pardyatmoko Prayoga, Alfandi Aditya Putri Ramadhaningrum Rahmawati, Ayu Diah Ramadaningrum, Putri Rani Darmayanti Rani Darmayanti Ratih Wijayava Reny Dwi Utami Rhezina Juni Areza Sari, Nurratri Kurnia Sawitri Sawitri Septiari, Wahyu Dini Shalaika, Malika Dhita Sihindun Arumi Siti Fatimah Sri Marmoah Sri Muryati Sri Muryati Sri Wahono Saptomo Sukarno Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Supianto Supianto Supianto, Supianto Suwandi, Sarwiji Titik Sudiatmi Toni Harsan TRI SUTRISNO Tyaswanti, Anita Tri Wahono Saptomo, Sri Wahyu Dini Septiari Wardani Putri, Thalia Aurora Winarni, Retno Winda Setyawati Winda Setyawati Yudha Mukti, Ahmad Permana