p-Index From 2021 - 2026
8.952
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Asas: Jurnal Sastra BASASTRA RETORIKA: Jurnal Ilmu Bahasa Penggunaan Media Sains Flipbook dalam Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar Widyabastra REFLEKSI EDUKATIKA Jurnal Terapan Abdimas Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Ilmiah Lingua Idea Linguista: Jurnal Ilmiah Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Widyabastra : Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Dikdaya Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Child Education Journal Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Jurnal Membaca Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan INDONESIA: Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Pengabdian UNDIKMA Jurnal Pendidikan Guru (JPG) ABSYARA: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat jurnal dikdas bantara MEDIASI Jurnal Kajian dan Terapan Media, Bahasa, Komunikasi KLITIKA Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Mesin Nusantara SECONDARY : Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah (JIPM) Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Kode : Jurnal Bahasa Educate: Journal of Community Service in Education Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Mamangan Social Science Journal Journal of Pragmatics Research Hortatori : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Nusantara Raya Prosiding Seminar Nasional Sastra, Bahasa, dan Seni (Sesanti) Aksara Sawerigading Aksara Fon: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Claim Missing Document
Check
Articles

Kesetaraan gender pada lagu Kita Usahakan Rumah Itu melalui interpretasi John Struart Mill Naimah, Myatun; Kusumaningsih, Dewi; Fajar Wicaksana, Muhlis; Pitoyo, Andri; Anita, Fenny; Suparmin, Suparmin
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v7i2.12830

Abstract

Kesetaraan gender ternyata bisa ditemukan juga dalam sebuah lagu yang bernuansa romantis dan sederhana. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pemahaman mendalam tentang penyampaian pesan dalam hubungan keluarga melalui makna lirik lagu dari kacamata peran gender maskulinitas, feminin, dan kesetaraan gender. Penelitian ini juga menganalisis bagaimana makna lirik lagu Kita Usahakan Rumah Itu mengandung makna kesetaraan gender berdasarkan teori John Struart Mill dalam membangun hubungan rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Data berupa unsur bahasa yakni kata, frasa, klausa, dan kalimat dengan sumber data berupa makna lirik lagu yang berjudul Kita Usahakan Rumah Itu dipopulerkan oleh Sal Priadi dan mengandung makna kesetaraan gender. Teknik pengumpulan data melalui tahap simak dan transkripsi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menjelaskan makna kesetaraan gender dari aspek kebebasan individu, hak yang setara, kesamaan potensi antara perempuan dan laki-laki, serta kebebasan keadilan. Makna kesetaraan gender tersebut memberikan stigma gender positif terhadap hubungan kepada masyarakat terkhusus pasangan muda.
Interpretasi nilai moral dalam video klip “Usik” Feby Putri: Relevansi terhadap pendidikan karakter Nurhana, Meilisa; Fajar Wicaksana, Muhlis; Dini Septiari, Wahyu; Uswatun Hasanah, Dian; Erni Siti Nurlina, Wiwin
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 7 No. 2 (2025): JURNAL GENRE: (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v7i2.12859

Abstract

Pesatnya perkembangan media digital telah mengubah salah satu cara penyampaian nilai moral kepada masyarakat. Video klip sebagai media populer dapat berkontribusi penting dalam penyampaian dan pembentukan nilai moral, terutama bagi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam video klip “Usik” dan mendeskripsikan relevansi nilai moral terhadap pendidikan karakter. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi untuk mengkaji elemen visual, gestur karakter, alur cerita dan lirik dalam setiap adegan video klip “Usik” karya Feby Putri. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori semiotika Roland Barthes, yang mencakup analisis denotasi, konotasi, dan interpretasi nilai. Hasil penelitian menunjukkan tujuh adegan dalam video klip “Usik” karya Feby Putri yang memiliki makna denotasi melalui ekspresi visual karakter yang merenung, berjalan menjauh, dan berinteraksi terbatas dengan orang lain. Makna konotasi yang mencerminkan nilai moral seperti kejujuran dalam mengungkapkan perasaan, kesadaran emosional, keberanian menghadapi kenyataan, empati, dan pengendalian diri. Analisis video klip “Usik” karya Feby Putri menunjukkan nilai-nilai moral yang relevan dengan pendidikan karakter. Nilai yang relevan seperti kejujuran, kesadaran diri, keberanian, empati, dan pengendalian diri. Temuan ini dapat menjadi acuan dalam pengembangan pendidikan karakter melalui nilai moral.
Alternatif Pilihan Teknik Penilaian di Masa Pandemi Wicaksana, Muhlis Fajar; Muryati, Sri
Jurnal Nusantara Raya Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v1i1.6596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) menjelaskan problematik teknik penilaian unjuk kerja; 2) memberikan gambaran rekomendasi teknik penilaian unjuk kerja di masa pandemi. Strategi metode penelitian melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui analisis kritis dokumen hasil penelitian. Data penelitian ini diperoleh dari kajian kritis artikel-artikel hasil penelitian tentang teknik penilaian di masa pandemi. Teknik Analisis data menggunakan triangulasi sumber data. Teknik analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) problematik teknik penilaian unjuk kerja di masa pandemi ini terdapat berbagai permasalahan. Mulai dari kurangnya materi yang diberikan oleh guru sehingga siswa harus mencarinya secara mandiri, kurangnya kesadaran siswa dalam menyelesaikan tugas, dan kurangnya penguasaaan teknologi terbarukan. 2) teknik penilaian unjuk kerja mendorong anak didik untuk melakukan kegiatan pembelajaran berbasis praktik. Praktik yang didasarkan pada nilai-nilai karakter religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong,dan integritas. Dapat ditarik simpulan bahwa implementasi teknik penilaian unjuk keja dalam pembelajaran dapat dilakukan melalui demonstrasi penampilan siswa. Selain itu, Teknik penilaian unjuk kerja dapat dilakukan melalui teman sejawat dengan mengacu pada pedoman penilaian yang ada. Sistem pelaporan akhir melalui Teknik penilaian unjuk kerja hendaknya lebih disederhanakan, tidak terlalu rumit, dan tidak terlalu banyak komponen penilaiannya.
Kearifan Lokal Dalam Teks Berita Lelayu di Lingkungan Etnik Jawa Sudiyana, Benedictus; Marmoah, Sri; Nurhasanah, Farida; Wicaksana, Muhlis Fajar
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 13, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v13i2.546

Abstract

The news text that grew up among Javanese ethnicity highlighted a lot of local wisdom, one of which was religious value. This study aims to describe the practice of local wisdom in Javanese lelayu news texts in the Yogya-Surakarta community. The research method is carried out with qualitative descriptive of text objects. Data in the form of words, language expressions, phrases, clauses, and sentences, which contain positive value messages as expressions and representations of mikul dhuwur mendhem jero in withered news texts. Data collection is carried out by recording text based on criteria of data characteristics. Data analysis was carried out by utilizing the fields of linguistic semantics, language variety, pragmatics, and representation of social actors, with identification, classification, and interpretation procedures as qualitative research steps. The results showed that the disclosure of the value of "mikul dhuwur" was used (a) small names, (b) kinship greetings, (c) titles/titles, (d) religious names, (e) real names, (f) verse quotations, (g) deiksis persona respectfully, (i) care for speech partners, (j) lists of relatives as a representation of family harmony; The expression "mendhem jero" is used (a) a subtle term/euphemism for the event of death, (b) the smoothing of the event of the cause of death, (c) the circumstances/atmosphere at the time of death, (d) asking for forgiveness, (e) asking for settlement of receivables, and (f) asking for prayers for the deceased.
Menggali Kreativitas Sastra Melalui Pendekatan Teori Sastra Modern: Implikasi bagi Pengajaran Sastra di Era Digital Septiari, Wahyu Dini; Marmoah, Sri; Nurhasanah, Farida; Wicaksana, Muhlis Fajar
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 13, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v13i2.524

Abstract

Modern literary theory and technology approaches can be applied in literature teaching to increase students' creativity in understanding and enjoying literary works in the digital era. The use of technology can help students to broaden their horizons about literature and enrich their learning experience, but keep in mind that the use of technology also has some disadvantages. In this study, the author discusses the implications of using modern literary theory approaches and technology in literary teaching, as well as strategies that can be used to utilize technology wisely and effectively in the context of literary teaching. Through this approach, it is hoped that students can develop their creativity in understanding and enjoying literary works better in the digital era.
Variasi Sistem Sapaan di Instagram Arumi, Sihindun; Marmoah, Sri; Nurhasanah, Farida; Wicaksana, Muhlis Fajar
Jurnal Ilmiah Dikdaya Vol 13, No 2 (2023): September
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/dikdaya.v13i2.539

Abstract

This qualitative research found the type of Instagram greeting and the factors that influence the selection of greetings using data from greeting words in Instagram users' captions from accounts that appeared randomly on the researcher's home page. The methods used are observation, documentation, and content analysis, with researchers using a print screen or munch screen features on computers or mobile phones to document data. The study has identified around 106 greetings in 9 different types, with the greeting to mention loyal customers having the highest number and the kinship greeting being the second. Many bussiness, health, parenting, and daily activities accounts choose kinship greetings to foster closeness or familiarity with their potential targets. This study shows that Instagram is a potential social media to influence customer decisions with information about their business. While there are still opportunities for more specific research, this study contributes to understanding the variety of greetings on Instagram in general.
Alternatif Pilihan Teknik Penilaian di Masa Pandemi Wicaksana, Muhlis Fajar; Muryati, Sri
Jurnal Nusantara Raya Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Lembaga Kajian Nusantara Raya (LK Nura)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jnr.v1i1.6596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk; 1) menjelaskan problematik teknik penilaian unjuk kerja; 2) memberikan gambaran rekomendasi teknik penilaian unjuk kerja di masa pandemi. Strategi metode penelitian melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui analisis kritis dokumen hasil penelitian. Data penelitian ini diperoleh dari kajian kritis artikel-artikel hasil penelitian tentang teknik penilaian di masa pandemi. Teknik Analisis data menggunakan triangulasi sumber data. Teknik analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) problematik teknik penilaian unjuk kerja di masa pandemi ini terdapat berbagai permasalahan. Mulai dari kurangnya materi yang diberikan oleh guru sehingga siswa harus mencarinya secara mandiri, kurangnya kesadaran siswa dalam menyelesaikan tugas, dan kurangnya penguasaaan teknologi terbarukan. 2) teknik penilaian unjuk kerja mendorong anak didik untuk melakukan kegiatan pembelajaran berbasis praktik. Praktik yang didasarkan pada nilai-nilai karakter religiusitas, nasionalisme, kemandirian, gotong royong,dan integritas. Dapat ditarik simpulan bahwa implementasi teknik penilaian unjuk keja dalam pembelajaran dapat dilakukan melalui demonstrasi penampilan siswa. Selain itu, Teknik penilaian unjuk kerja dapat dilakukan melalui teman sejawat dengan mengacu pada pedoman penilaian yang ada. Sistem pelaporan akhir melalui Teknik penilaian unjuk kerja hendaknya lebih disederhanakan, tidak terlalu rumit, dan tidak terlalu banyak komponen penilaiannya.
Desain Model Evaluasi Pembelajaran Bahasa Indonesia di Perguruan Tinggi untuk Meningkatkan Berpikir Kritis Mahasiswa Wicaksana, Muhlis Fajar; Muryati, Sri; Supianto, Supianto; Septiari, Wahyu Dini; Darmayanti, Rani
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8241

Abstract

Designing a project-based evaluation model for Indonesian language learning as a Compulsory Curriculum Subject (MKWK) in Higher Education that can encourage the development of critical thinking in the academic environment of students is the objective of this research. The research method used is research and development (R&D), with stages of needs analysis and literature review, model design, expert validation, and model trials on students, and model finalization. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, questionnaires, and student critical thinking tests. Data analysis techniques used were carried out with two approaches. Qualitative data were analyzed through Miles and Huberman's interactive analysis technique which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Meanwhile, quantitative data were analyzed using descriptive and inferential statistics, including the calculation of the mean, percentage, and model effectiveness testing using the t-test and N-Gain to determine the improvement of students' critical thinking skills. The Indonesian language learning evaluation model developed integrates project-based formative and summative assessments as well as critical reflection on lecture materials, especially in writing scientific articles. The conclusion of this study confirms that the developed evaluation model design is effective in facilitating the strengthening of students' critical thinking skills through contextual and reflection-based learning. This will increase the University Performance Index (IKU) of higher education institutions. Research results indicate that implementing this model can increase student engagement in the learning process and strengthen students' analytical, synthetic, and critical reasoning skills. The implications of this research emphasize the importance of learning evaluation that focuses not only on final results but also on students' in-depth thinking processes. Abstrak Merancang model evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia sebagai Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Perguruan Tinggi berbasis proyek yang dapat mendorong pengembangan berpikir kritis di lingkungan akademik mahasiswa menjadi tujuan penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (R&D), dengan tahapan analisis kebutuhan dan literature review, perancangan model, validasi ahli, dan uji coba model pada mahasiswa, serta finalisasi model. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, serta tes berpikir kritis mahasiswa. Teknik analisis data yang digunakan dilakukan dengan dua pendekatan. Data kualitatif dianalisis melalui teknik analisis interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sementara itu, data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi perhitungan rerata, persentase, dan uji efektivitas model menggunakan uji-t dan N-Gain untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa Model evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia yang dikembangkan mengintegrasikan asesmen formatif dan sumatif berbasis proyek serta refleksi kritis terhadap materi perkuliahan, khususnya dalam menulis artikel ilmiah. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa desain model evaluasi yang dikembangkan efektif dalam memfasilitasi penguatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa melalui pembelajaran yang kontekstual dan berbasis refleksi. Hal inilah yang akan menaikkan Indeks Kinerja Universitas (IKU) Perguruan Tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam proses pembelajaran dan memperkuat kemampuan analisis, sintesis, serta penalaran kritis mahasiswa. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya evaluasi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir mahasiswa secara mendalam.
BUDAYA KEARIFAN LOKAL PADA CERITA RAKYAT ISLAMI SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA (Local Wisdom Culture in Islamic Folklore as An Indonesian Language Teaching Material) Muhlis Fajar Wicaksana; Titik Sudiatmi
SAWERIGADING Vol 27, No 1 (2021): SAWERIGADING, EDISI JUNI 2021
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v27i1.865

Abstract

AbstractThis study aims to develop the prototype of Indonesian language teaching material for the aspect of speaking skills by adopting the local culture and determine the level of stakeholder acceptance of the developed teaching material. This study was conducted using a research and development approach. The research samples were gathered using a purposive sampling technique. The data were obtained through the following stages: a focus group discussion (FGD) on the prototype of teaching material, evaluation of the prototype by expert judgment, limited and large-scale tryouts; and the stakeholder acceptance of teaching material. Data analysis was performed using a t-test by comparing the outcomes of learning using the developed learning material and the outcomes of learning using the provided material (compulsory book). The results of this study have depicted that the outcomes of teaching material prototype development are evaluated in terms of content feasibility, presentation feasibility, and linguistic feasibility. Evaluation on the stakeholder acceptance has revealed that the developed teaching material in the form of a calendar appears to be more effective than the teaching material in the form of a compulsory book. A calendar increases students’ interest and comfort while also teaching them to be more self-directed in their learning. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengembangkan prototipe bahan ajar bahasa Indonesia (aspek keterampilan berbicara) dengan mengadopsi budaya lokal dan untuk mengetahui keberterimaan stakeholders atas bahan ajar hasil pengembangan. Metode penelitian melalui pendekatan penelitian dan pengembangan. Teknik penarikan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui beberapa tahapan, yaitu focus group discussion (FGD) protipe bahan ajar, evaluasi prototipe oleh expertjudgement, uji coba terbatas dan uji coba lebih luas, keberterimaan stakeholders bahan ajar. Teknik analisis data melalui uji t-test dengan membandingkan hasil pembelajaran melalui produk hasil pengembangan dengan produk yang sudah digunakan (buku paket). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa hasil pengembangan prototipe bahan ajar berupa aspek kelayakan isi, kelayakan penyajian, dan kelayakan kebahasaan. Keberterimaan stakeholders menunjukkan bahan ajar berbentuk kalender lebih efektif (produk hasil pengembangan) dibandingkan dengan bahan ajar yang berbentuk buku paket. Bahan ajar kalender membawa siswa lebih tertarik, lebih nyaman, dan melatih siswa untuk mandiri. 
Desain Inovatif Kuliah Berbasis Proyek: Model Perkuliahan Evaluasi Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Muhlis Fajar Wicaksana; Dewi Kusumaningsih; Ahmad Hariyadi; La Ino; Dwi Wahyu Candra Dewi; Daroe Iswatiningsih
Aksara Vol 37, No 1 (2025): AKSARA, EDISI JUNI 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i1.4802.199-209

Abstract

This research aims to design a lecture model for Indonesian learning evaluation as a compulsory course for project-based study programs that can encourage the development of critical thinking in the academic environment of students. The research method used is research development (R&D), through the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation (ADDIE). Data collection techniques are carried out through interviews, observations, and document analysis. Data analysis techniques in the development of learning evaluation models are carried out during product trials and expert assessments through FGD. During the product trial, data analysis was used through the t-test. The learning evaluation lecture model developed integrates Project Based Learning (PjBL). The results of the study show that the application of this model can increase student involvement in the learning process and strengthen students' analytical, synthesis, and critical reasoning skills. These findings confirm the importance of designing learning evaluation activities that not only focus on the assessment of the final results, but also encourage students' critical and reflective thinking processes. This model can be recommended as a lecture development strategy in the Indonesian Language and Literature Education study program, which is a program course. The implications of this study emphasize the importance of learning evaluation that is not only oriented to the final outcome, but also to the student's in-depth thinking process. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk merancang model perkuliahan evaluasi pembelajaran bahasa Indonesia sebagai mata kuliah wajib untuk program studi berbasis proyek yang dapat mendorong pengembangan berpikir kritis di lingkungan akademik mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan penelitian (R&D), melalui tahapan Analisis, Perancangan, Pengembangan, Pelaksanaan, dan Evaluasi (ADDIE). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Teknik analisis data dalam pengembangan model evaluasi pembelajaran dilakukan pada saat uji coba produk dan penilaian ahli melalui FGD. Pada saat uji coba produk analisis data yang digunakan melalui Uji t (t-test). Model perkuliahan evaluasi pembelajaran yang dikembangkan mengintegrasikan Project Based Learning (PjBL). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model ini dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran dan memperkuat kemampuan analitis, sintesis, dan penalaran kritis siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya merancang kegiatan evaluasi pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada penilaian hasil akhir, melainkan juga mendorong proses berpikir kritis dan reflektif mahasiswa. Model ini dapat direkomendasikan sebagai strategi pengembangan perkuliahan di program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang menjadi mata kuliah keprodian. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya evaluasi pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir mahasiswa secara mendalam.
Co-Authors Adam Yogantara Adam Yogantara Adriyanto Adriyanto, Adriyanto Afifah Luqman Sadida Ahmad Hariyadi Ahmad Hariyadi, Ahmad Akhmad Rosyid Andri Pitoyo Andriyanto Anita, Fenny Anjani, Ratna Dewi Bambang Eko Hari Cahyono Benedictus Sudiyana Bhrata, Pramudya Dhana Bintarawati, Niken Daroe Iswatiningsih Dewi Astuti Dewi Kusumaningsih Dewi, Dwi Wahyu Candra Diah Ayu Nurhidayati Dian Uswatun Hasanah Dini Septiari, Wahyu Duca, Diana Sinziana Dwi Tindika Dwi Wahyu Candra Dewi Ermi Adriani Meikayanti Erni Siti Nurlina, Wiwin Fanisa Indah Nurhayana Farida Nurhasanah Fatiya, Rahma Febiola, Risa Febryanti, Keysha Elia Putri Ferinda Ayuniar Putri Fitri Aisyah Fredy Dwi Wijiyanto Handayani, Intan Putri Dwi Hanifatu Rissalatin Hanisah Hanafi Harsono Hassaouna, Anissa Taouil Kurnia Kusumawati Kurnia Kusumawati La Ino Laylatul Sifa, Nurul Hidayah M. Sukarno Mala Nur Anisa Marno , Marno Md. Anisur Rahman, Md. Anisur Mega Ayu Wardani Muryati Muryati Musa, Moh Zein Naimah, Myatun Nastiti Nur Kholifah Ngadiso Ngadiso Nova Ade Ariyanto Nurhana, Meilisa Pangesti, Revina Tantri Pardyatmoko Pardyatmoko, Pardyatmoko Prayoga, Alfandi Aditya Putri Ramadhaningrum Rahmawati, Ayu Diah Ramadaningrum, Putri Rani Darmayanti Rani Darmayanti Ratih Wijayava Reny Dwi Utami Rhezina Juni Areza Sari, Nurratri Kurnia Sawitri Sawitri Septiari, Wahyu Dini Shalaika, Malika Dhita Sihindun Arumi Siti Fatimah Sri Marmoah Sri Muryati Sri Muryati Sri Wahono Saptomo Sukarno Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Suparmin Supianto Supianto Supianto, Supianto Suwandi, Sarwiji Titik Sudiatmi Toni Harsan TRI SUTRISNO Tyaswanti, Anita Tri Wahono Saptomo, Sri Wahyu Dini Septiari Wardani Putri, Thalia Aurora Winarni, Retno Winda Setyawati Winda Setyawati Yudha Mukti, Ahmad Permana