p-Index From 2021 - 2026
7.509
P-Index
This Author published in this journals
All Journal SALAM: Jurnal Sosial dan Budaya Syar-i Laa Maisyir Jurnal Ekonomi Islam I-Finance Journal Dinar: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Ekonomi Syariah Teori dan Terapan Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Distribusi Jurnal Tabarru': Islamic Banking and Finance Justisia Ekonomika EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Review of Islamic Economics and Finance Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat Adz Dzahab : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Jurnal Industri Pariwisata Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation Jurnal Ekonomi Jurnal Iqtisaduna Izdihar : Jurnal Ekonomi Syariah Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam Perbanas Journal of Islamic Economics and Business Keris: Journal of Community Engagement Journal of Islamic Economics Lariba IQTISHOD: Jurnal Pemikiran dan Hukum Ekonomi Syariah Trending: Jurnal Manajemen dan Ekonomi PARADUTA : Jurnal Ekonomi dan Ilmu-Ilmu Sosial IIJSE Jurnal Media Akademik (JMA) Santri : Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Perpajakan Jurnal Inovasi Ekonomi Syariah dan Akuntansi Values: Jurnal Kajian Islam Multidisiplin Varied Knowledge Journal Al-Muamalah: Jurnal Ekonomi Islam, Filantropi dan Perbankan Syariah Al-Iffah: Journal of Islamic Sciences Research Al-Abqori: Journal of Islamic Thought Studies SINORA: Jurnal Sosial dan Humaniora Ushul Al-Hukm: Jurnal Syariah dan Hukum Islam Journal of Shariah Economics SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN SERTIFIKASI HALAL DALAM PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK MAKANAN INDONESIA DI PASAR GLOBAL Nuzhuliya Mega Avifa; Elisa Tri Rahayu; Putri Firda Febrianti; Umar Gibran A.; Muhammad Ersya Faraby
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/7cvhn880

Abstract

Industri halal global menunjukkan pertumbuhan pesat dan menjadi sektor strategis dalam perekonomian dunia. Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar memiliki potensi besar untuk menjadi pusat produsen makanan halal dunia. Namun, daya saing produk makanan Indonesia di pasar global masih menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait dengan optimalisasi sertifikasi halal. Berdasarkan kajian teori dan penelitian terdahulu, sertifikasi halal diperkirakan berperan penting dalam meningkatkan daya saing produk makanan melalui peningkatan kepercayaan konsumen, reputasi merek, dan akses pasar ekspor. Sertifikasi halal juga diduga berfungsi sebagai sinyal mutu dan etika bisnis yang mampu memperkuat posisi produk Indonesia di pasar internasional. Penelitian ini nantinya akan meninjau secara mendalam bagaimana sertifikasi halal dapat menjadi instrumen strategis dalam memperkuat daya saing produk makanan Indonesia di pasar global, khususnya di negara-negara tujuan utama seperti Malaysia. Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah terbentuknya pemahaman komprehensif mengenai hubungan antara sertifikasi halal dan daya saing, serta rekomendasi bagi pemerintah dan pelaku usaha dalam memperkuat ekosistem industri halal nasional.
Analisis Pemberdayaan UMKM Lokal melalui Model Integrasi Ekosistem Pariwisata Halal Sunan Giri: Studi Kasus di Gresik Ahmad Fikri Hasan; Tazkiyah Fuadiyah; Muhammad Ersya Faraby; Dwi Putri Ayu Nur Aini
Al-Muamalah: Jurnal Ekonomi Islam, Filantropi dan Perbankan Syariah Vol 2 No 2 (2025): November
Publisher : Syamilah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model integrasi ekosistem pariwisata halal menjadi salah satu strategi penting dalam upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran model integrasi ekosistem pariwisata halal Sunan Giri dalam memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal di Kabupaten Gresik. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui kombinasi studi pustaka dan wawancara lapangan. Studi pustaka dilakukan dengan menelaah literatur akademik, laporan pemerintah, dan hasil penelitian terdahulu mengenai wisata halal dan pemberdayaan UMKM. Sementara wawancara dilakukan dengan pelaku UMKM di kawasan Sunan Giri seperti pedagang pentol, pedagang rujak, penjual oleh-oleh, dan tukang parkir, guna memperoleh gambaran empiris mengenai dinamika ekonomi masyarakat sekitar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model integrasi antara pelaku usaha, pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, dan masyarakat mampu menciptakan sinergi positif dalam pengembangan pariwisata halal. Integrasi ini berdampak pada peningkatan aktivitas ekonomi, penyerapan tenaga kerja lokal, serta penguatan identitas keislaman daerah. Meskipun demikian, masih terdapat kendala seperti rendahnya pemahaman terhadap standar halal, keterbatasan infrastruktur, dan akses pembiayaan bagi UMKM. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, lembaga keuangan syariah, dan pelaku usaha untuk memperkuat ekosistem wisata halal yang berdaya saing dan berkelanjutan di Gresik.
Tantangan dan Peluang Penerapan Sertifikasi Halal pada UMKM Kuliner Lokal: Studi Kasus Warung Kopi Yuk Am di Gresik Muammalatul Fauzah, Nur; Nufita Sari, Anggi; Faziani, Maftukhatul; Ersya Faraby, Muhammad
Al-Muamalah: Jurnal Ekonomi Islam, Filantropi dan Perbankan Syariah Vol 2 No 2 (2025): November
Publisher : Syamilah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri halal global menunjukkan perkembangan pesat seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap pentingnya produk yang aman, higienis, dan sesuai syariat Islam. Di Indonesia, kebijakan melalui Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal serta penetapan kewajiban sertifikasi halal pada 17 Oktober 2024 menjadi momentum penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkuat daya saing. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala, terutama bagi UMKM kuliner yang terbatas dalam biaya, pemahaman, dan akses informasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan dan peluang penerapan sertifikasi halal pada UMKM kuliner lokal dengan studi kasus Warung Kopi Yuk Am di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha, observasi lapangan, serta telaah literatur akademik. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam penerapan sertifikasi halal meliputi keterbatasan rantai pasok bahan baku halal, kurangnya pemahaman terhadap prosedur sertifikasi, pengalaman pendaftaran yang sempat tidak tuntas, serta pengelolaan limbah yang belum ramah lingkungan. Namun, kehadiran Pendamping Proses Produk Halal (PPH) terbukti mempermudah proses sertifikasi hingga warung memperoleh sertifikat halal. Di sisi lain, sertifikasi halal memberikan peluang besar seperti peningkatan kepercayaan konsumen, mendorong inovasi produk, serta memperkuat daya saing terutama di pasar digital. Dengan demikian, sertifikasi halal tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga strategi penting dalam menjaga keberlanjutan dan pengembangan UMKM kuliner tradisional di Indonesia.
Analisis Persepsi Masyarakat dan Pelaku Usaha terhadap Strategi Pengembangan Kawasan Halal dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Syariah 5.0 di Indonesia Chasna Noer Setyani; Nur Milla; Adinda Rifantini; Muhammad Ersya Faraby
SiNORA Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : CV. AKIRA JAVA BULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The transformation toward Islamic Economy 5.0 requires synergy among spiritual values, technological innovation, and inclusive policy to develop a globally competitive halal ecosystem. This study aims to analyze public and business actors’ perceptions of halal zone development strategies as a driver of sustainable Islamic economic growth in Indonesia. A descriptive qualitative approach was employed through in-depth interviews and strategic literature review. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, consisting of data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that the public holds a predominantly positive perception of halal zones, viewing them as instruments of halal assurance, supply chain transparency, and socio-economic empowerment. Business actors, particularly MSMEs, regard halal zones as strategic opportunities for market expansion and brand credibility, although challenges remain in certification costs and procedural complexity. The study concludes that the effectiveness of halal zone development depends on digitalized halal certification, technology-driven MSME empowerment, and Quadruple Helix collaboration among government, academia, businesses, and communities. The key implication suggests that the integration of positive perception, digital innovation, and sharia-based governance acts as a catalyst for realizing an inclusive and sustainable Islamic Economy 5.0.
Eksplorasi Faktor Kepercayaan dan Kepuasan Konsumen terhadap Kosmetik Halal pada Shopee Lusianah Dhewi Findartika; Syauqi, Ubait; Faraby, Muhammad Ersya; Mega Dewi Sri Utami
Al-Muamalah: Jurnal Ekonomi Islam, Filantropi dan Perbankan Syariah Vol 2 No 2 (2025): November
Publisher : Syamilah Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The increasing demand for halal cosmetics is driven by growing consumer awareness of product safety, halal certification, and religious compliance. Shopee, as one of the largest e-commerce platforms in Indonesia, has become a major marketplace for consumers seeking information and purchasing halal cosmetic products. This study aims to explore the factors that influence consumer trust and satisfaction toward halal cosmetics on Shopee. Using a qualitative approach through a Systematic Literature Review (SLR), this research analyzed 10 selected articles published between 2020 and 2025 focusing on halal cosmetics, consumer behavior, trust, satisfaction, and online purchasing decisions. The analysis reveals that consumers perceive halal cosmetics as safer and more reliable due to their halal-thayyib attributes. Trust is shaped by the clarity of halal certification, transparent product information, seller credibility, and authentic user reviews. Meanwhile, satisfaction is influenced by product quality, label accuracy, pricing, and service performance such as delivery speed and seller responsiveness. The integration of trust and satisfaction plays a central role in strengthening purchase decisions and encouraging repeat purchases. These findings highlight the importance of accurate digital information, verified halal labels, and consistent seller performance in enhancing consumer confidence and satisfaction in purchasing halal cosmetics through Shopee.
STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI HALAL DALAM PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Abel Fitriyaningrum; M.Firman Ardiansyah; Rusdun Kamil; Hawa Gazani; Muhammad Ersya Faraby
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/wr36b296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan industri halal di Indonesia melalui integrasi fungsi manajemen POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling) dengan prinsip-prinsip ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dengan menghimpun data dari jurnal ilmiah, laporan resmi, serta publikasi lembaga pemerintah dan organisasi internasional yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai pusat industri halal global, namun capaian aktual belum optimal akibat berbagai tantangan struktural, seperti ketidaksinkronan regulasi, besarnya biaya sertifikasi halal bagi UMKM, rendahnya literasi digital dan literasi halal, serta minimnya kolaborasi riset antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri. Integrasi nilai-nilai syariah seperti amanah, keadilan, maslahah, dan keberlanjutan dalam setiap tahapan POAC dinilai mampu memperkuat tata kelola industri halal, meningkatkan efektivitas dan efisiensi rantai produksi, serta mendorong inovasi berbasis riset dan teknologi. Dengan penguatan digitalisasi melalui e-certification dan sistem pelacakan halal, serta peningkatan sinergi lintas sektor, Indonesia berpeluang besar meningkatkan daya saing dan memperkuat posisinya dalam rantai nilai halal global. Penelitian ini menegaskan bahwa pembangunan industri halal yang berkelanjutan harus berorientasi pada kemaslahatan dan keadilan sebagai prinsip dasar ekonomi Islam.
PENERAPAN ETIKA BISNIS ISLAM DALAM PENGEMBANGAN UMKM GLOBAL HALAL INDUSTRI Fatmi Itsnaini; Muzhirul Alam; Hawa Gazani; Muhammad Ersya Faraby
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/e59jcf54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika bisnis Islam dalam pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) halal pada tingkat global. Industri halal sebagai salah satu sektor ekonomi strategis mengalami perkembangan pesat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat dunia terhadap pentingnya konsumsi produk halal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka (library research) melalui analisis berbagai jurnal, buku, dan dokumen ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika bisnis Islam meliputi nilai shiddiq, amanah, tabligh, dan fathanah berperan penting dalam meningkatkan reputasi, kepercayaan konsumen, profesionalisme, serta daya saing produk UMKM halal di pasar global. Penerapan etika bisnis yang konsisten mampu menciptakan budaya kerja yang produktif, meningkatkan kualitas produk, serta memperkuat kepatuhan terhadap standar halal internasional. Meskipun demikian, tantangan struktural dan operasional masih menghambat optimalisasi perkembangan UMKM halal. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan seperti peningkatan literasi syariah, digitalisasi proses halal, kolaborasi multipihak, serta pemberian insentif bagi pelaku usaha. Secara keseluruhan, etika bisnis Islam bukan hanya pedoman normatif, tetapi merupakan strategi efektif dalam membangun keberlanjutan dan daya saing UMKM halal dalam ekosistem industri halal global.
PERAN INOVASI TEKNOLOGI DALAM MENINGKATKAN PRODUKSI HALAL DI INDUSTRI GLOBAL Linawati; Zalqira Najarillah; Citra Nur Islamiyah; Hawa Gazani; Muhammad Ersya Faraby
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 11 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi November
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/94s72w20

Abstract

Industri halal Indonesia berkembang pesat seiring kemajuan teknologi digital. Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar, Indonesia berpotensi memperkuat posisinya di pasar halal global melalui inovasi berbasis teknologi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana inovasi teknologi blockchain, Internet of Things dan kecerdasan buatan berperan dalam meningkatkan kualitas, efisiensi, serta daya saing produksi halal di industri global. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengkaji peran platform digital dan inovasi teknologi dalam meningkatkan kualitas serta daya saing produk halal, Proses pengumpulan data dimulai dengan identifikasi sumber literatur yang relevan melalui database akademik, perpustakaan digital, dan situs web resmi. Temuan menunjukkan bahwa kombinasi antara regulasi yang kuat, adopsi teknologi digital, dan pengembangan produk mampu mendorong pertumbuhan UMKM halal secara berkelanjutan, Teknologi seperti Internet of Things, AI, dan blockchain telah diterapkan dalam industri halal untuk meningkatkan transparansi dan akurasi dalam proses produksi dan sertifikasi. Hasil penelitian memberikan wawasan bagi pemerintah, pelaku industri, dan akademisi mengenai strategi penguatan ekosistem halal di Indonesia.
IMPLEMENTASI KONSEP COMMUNITY BASED HALAL TOURISM DALAM PEMGEMBANGAN WISATA HALAL DI BANGKALAN Mochamad Adittya Mahendra; Zumrotul Latifah; Ana Sofiya; Sakha Windya Satria; Muhammad Ersya Faraby
Jurnal Media Akademik (JMA) Vol. 3 No. 12 (2025): JURNAL MEDIA AKADEMIK Edisi Desember
Publisher : PT. Media Akademik Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62281/ahpjhs06

Abstract

Bangkalan memiliki potensi signifikan sebagai destinasi wisata halal berbasis komunitas dengan atraksi alam, religi, dan kulinernya. Namun proses pengembangannya masih bersifat konvensional dan hanya mengandalkan keindahan alam. Penelitian ini mengkaji implementasi konsep pengembangan wisata berbasis COMMUNITY BASED HALAL TOURISM (CBHT) di Kabupaten Bangkalan melalui metode penelitian pendekatan systematic literature review. Hasil penelitian menunjukkan implementasi CBHT masih menghadapi kendala berupa infrastruktur yang belum memadai, minimnya informasi wisata, keterbatasan fasilitas ibadah, belum adanya sertifikasi halal, serta kelembagaan pengelola yang belum terstandarisasi. Dukungan masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi terhadap peluang ekonomi. Penelitian ini merekomendasikan strategi pemberdayaan meliputi penguatan kelembagaan lokal, pembentukan regulasi dan sertifikasi halal, peningkatan infrastruktur, penyediaan pembiayaan mikro untuk UMKM, serta pengembangan strategi pemasaran berbasis nilai religius dan budaya Madura dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif antar pemangku kepentingan. Implementasi strategi terintegrasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemberdayaan masyarakat lokal, meningkatkan kesejahteraan ekonomi, sekaligus melestarikan kearifan lokal dan nilai-nilai keislaman dalam pengembangan wisata halal berkelanjutan di Bangkalan.
The Influence of Halal Lifestyle, Fashion Trends, and Viral Marketing on Gen Z Muslim Fashion Purchasing Decisions Eva Yulia Ningsih; Muhammad Ersya Faraby
Indonesian Interdisciplinary Journal of Sharia Economics (IIJSE) Vol 8 No 2 (2025): Sharia Economics
Publisher : Universitas KH. Abdul Chalim Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31538/iijse.v8i2.7305

Abstract

Seeing the condition of Indonesian society, which is predominantly Muslim, presents a great opportunity for the development of Muslim fashion because the interest of every Muslim in Muslim fashion products is starting to increase, and the advancement of technology has also helped in the marketing of Muslim fashion products. This research aims to analyze the influence of halal lifestyle, fashion trends, and viral marketing on the purchasing decisions of Muslim clothing by generation Z in Bangkalan City. This research uses a quantitative method with multiple linear regression analysis techniques and classical assumption tests. The data used are primary data collected through the distribution of questionnaires. The research sample consisted of 107 respondents who met certain criteria using purposive sampling technique. The research results show that halal lifestyle and viral marketing partially influence purchasing decisions, while fashion trends do not affect the purchasing decisions of Muslim clothing. The coefficient of determination test results showed that halal lifestyle, fashion trends, and viral marketing simultaneously have a 48.6% influence on the purchasing decisions of Muslim clothing. This research can provide insights to Muslim fashion business practitioners to develop more effective marketing strategies to succeed in the Muslim fashion market.
Co-Authors A Halim Abd Faqih Abel Fitriyaningrum Adinda Rifantini Agus Sururi Ahmad Fikri Hasan Ahmad Makhtum Ahmad Makhtum Ahmad Musadad Ahmad Sidiq Alfiana Yustia Amalia Putri Geta Sahani Ana Sofiya Angga Maulana Firmansyah Anisa Lestari Anisa Putri Arief Tegar Saputra Arikatun Maimunah Attabik Syifaul Jinan Aviananda, Della Ika Azizah Azizah Azzah Rahmalia Nabilah Badrus Zaman Badrus Zaman Bariroh, Nisaul Chasna Noer Setyani Citra Nur Islamiyah Dahruji Della Ika Aviananda Devi Triana Dewi Eka Mustika Sari Deykha Aguilika Dian , Dian Dicko Syah Purnama Putra Dicko Syah Purnama Putra Doffirudin (Universitas Trunojoyo Madura) Dwi Putri Ayu Nur Aini Dyah Ayu Rahmawati Elisa Tri Rahayu Eva Yulia Ningsih Fahriya, Fahriya Fatmi Itsnaini Fatonah Faziani, Maftukhatul Febiola Anggun Tri Setyo Fitriyani, Endang Hafiya, Hafiya Halwa, Marliyatul Hawa Gazani Hawa Gazani (Universitas Trunojoyo Madura) Hildah Meliyana Ighfirlii Yaa Ilaahana Junnaidi, Junnaidi Khoirun Salsabila, Salisa Kholilur Rohman Lailatul Fitria Latipah Linawati Lusianah Dhewi Findartika M. Iklal Hafidzi M.Firman Ardiansyah Maftuchatun Najichah Maulana, Muhamad Viki Mega Dewi Sri Utami Mellyna Mustika Rini Misno , Misno Mochamad Adittya Mahendra Moh Karim Moh. Rizky Mulyadi Mohammad Ibraheem, Mohammad Jazeel Muammalatul Fauzah, Nur Muawanah Muawanah Muh. Syarif MUHAMMAD ANWAR Muhammad Syarif, Muhammad Muslihah Muttaqin Choiri Muzhirul Alam Nabila Ika Ariyanti Nabila, Dhaifunan Nadhirotul Jannah Naurah Intan Fahrani Nor Rifki Riyanto Rifki Nufita Sari, Anggi Nur Milla Nurul Layali Nuzhuliya Mega Avifa Puji Rahayu Pujiati, Tri Puput Purnamasari Putri Firda Febrianti Rahmawati, Dyah Ayu Rania Ningsih Raudlatus Solihin Riski Rahmawati Rusdun Kamil Rusmania, Septi Tri Ryamizard R. Pasolongi Saiful Arif Sakha Windya Satria Shabahah El Rojana Siti Inayatul Faiza Siti Inayatul Faiza, Siti Inayatul Siti Munadhifah Siti Nur Rosidah Syauqi, Ubait Tatha Amelia Fretika Taufiqur Rahman Tazkiyah Fuadiyah Trischa Relanda Putra Tsaniya Rusyda (Universitas Trunojoyo Madura) Umar Gibran A. Umi Khozinatul Khoiriyah Vifin Nadzary A Wahdatul Nadia Rawi Wildan Romdhoni Wildan Setiawan (Universitas Trunojoyo Madura) Yudha Dwi Putra Negara, Yudha Yuli Fransiska Dewi Zalqira Najarillah Zumrotis Sholihah Zumrotul Latifah