Claim Missing Document
Check
Articles

TRANSFORMATION MULTICULTURAL EDUCATION Amang Fathurrohman, Muhammad Nur Hadi

Publisher : Pascasarjana PAI Multikultural Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (162.094 KB)

Abstract

Multicultural education is not just to teach about the different cultures of the various ethnic and religious groups but also supports the appreciation, comfort, to tolerance of other cultures. As a transformational process, present multicultural education as a process through all aspects of education are tested and criticized and rebuilt on the basis of the ideals of equality and social justice. In such conditions more appropriately directed multicultural education as an advocate for creating a tolerant and free society of tolerance.
TINJAUAN TENTANG FAKTOR PRESTASI BELAJAR SISWA Syafi'i, Ahmad; Fatkhurrohman, Amang
JURNAL MEDIA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 5 No. 1 (2018): Oktober 2018
Publisher : JURNAL MEDIA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap kegiatan pembelajaran tentunya selalu mengharapkan akan menghasilkan pembelajaran yang maksimal yang kemudian akan mendapatkan hasil setelah melalui proses dalam pembelajaran dalam hal ini ada dua hal penting yang tengah menjadi tujuan analisaya itu tentang bagaimanakah prestasi belajar dan bagaimanakah pembelajaran berdasarkan teori baik secara umum maupun dalam Islam, dari itu kemudian didapat benang merah bahwa prestasi belajar adalah serangkaian dari kegiatan jiwa raga yang telah dilakukan oleh seseorang dari suatu hasil yang telah dicapai sebagai perubahan dari tingkah laku yang dilalui dengan pengalaman serta wawasan untuk bisa berinteraksi dengan lingkungan tetapi didalamnya terdapat faktor yang mempengaruhi seperti faktor intern dan ekstern yang ada dalam diri individu tidak dapat dipisahkan, karena ke dua faktor tersebut saling berinteraksi secara langsung maupun tidak langsung dalam proses belajar
Covert Sarong Culture Education policy Amang Fathurrohman
EDUCATIO : Journal of Education Vol 4 No 1 (2019): May 2019
Publisher : STAI Miftahul Ula Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29138/educatio.v4i1.106

Abstract

The policy in the governance of Islamic education in Indonesia between the Ministry of Education and Culture which is decentralized and the Ministry of religious which is centralized impact on the quality, service, and support is also different. Islamic Educational institutions managed by the Ministry of Religious Affairs although in each region have grown rapidly, but the local government tends not to support the full in Islamic education services because it is not their obligation. This study uses qualitative research methods with political research approaches in institutional perspectives. Sources of research are taken from education policymakers and stakeholders in Pasuruan Regency. Data collection is using document review, observation, and in-depth interviews. Data analysis is using interactive models A. Michael Huberman and Mattew B. Miles. Check data validation is through transferability, dependability, and confirmability.This article will reveal the efforts of the Pasuruan Regency Government to integrate the education governance in the Quranic read-write program. The results of this research showed that with regional autonomy, the government of Pasuruan Regency initiated the education policy "covert sarong culture" by forming the Sub-Office of PERGURAG, under the auspices of the Education Office and Culture, as a part of policy at the local level to support the Ministry of Religion in conducting service efforts and improving the quality of Islamic education in Pasuruan regency. As well as implementing the Qur'an write read Program for all types and levels of primary and secondary level in Pasuruan Regency, East Java, Indonesia
Dakwah “Udeng Vs Teklek”: Studi Dakwah Multikultural Mbah Sholeh Semendi Winongan Pasuruan Indonesia Roib Santoso; Sodiq Sodiq; Fadliatul Mukhayyaroh; Amang Fathurrohman
AL-TAHRIR Vol 17, No 1 (2017): Islam Ortodoksi-Heterodoksi
Publisher : IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/altahrir.v17i1.690

Abstract

Abstract: Islam already in Java before the 13th century AD and growing at its peak after standing kingdom of Demak Walisongo a central role. In the era of the kingdom of Demak led by Sultan Trenggono able to conquer Pasuruan and managed to spread the teachings of Islam. Da'wah forwarded by one of the descendants of Mbah Sholeh Walisongo Semendi who spread Islam in a multicultural Winongan Pasuruan. The purpose of this study to reveal the multicultural propaganda Pasuruan Mbah Sholeh Semendi Winongan through qualitative methods to approach Biography. The results of this study indicate that Mbah Sholeh multicultural Semendi proselytizing to spread the teachings of Islam and became a pioneer propagator of Islam in Pasuruan Especially Winongan. Its supernatural powers capable of changing the paradigm of society, and pave the way to spread the teachings of Islam. Da'wah multicultural evidenced by not impose his religion on others who are different. This happened after each show of strength between udeng versus teklek. In the later period, Islamic culture was able to evolve and acculturated with Hindu culture through the way of tolerance and humanism, in later Islamic culture more strongly rooted. The success of his preaching can be proved by descent and his students managed to continue the arrangement of Islamic civilization in Pasuruan and the surrounding areas.الملخص: الإسلام بالفعل في جاوة قبل القرن ال13 الميلادي وتزايد في ذروته بعد الوقوف مملكة ديماك Walisongo دورا مركزيا. في عصر مملكة ديماك بقيادة سلطان Trenggono قادرة على قهر زقاق وتمكنت من نشر تعاليم الإسلام. الدعوة المحالة من واحد من أحفاد مباه Sholeh Walisongo Semendi الذين نشروا الإسلام في Winongan زقاق متعدد الثقافات. والغرض من هذه الدراسة هو الكشف عن الدعاية الثقافات زقاق مباه Sholeh Semendi Winongan من خلال الطرق النوعية لنهج السيرة الذاتية. وتشير نتائج هذه الدراسة إلى أن مباه Sholeh الثقافات Semendi التبشير لنشر تعاليم الإسلام وأصبح داعية رائد الإسلام في زقاق خصوصا Winongan. كان التبشير متسامح متعدد الثقافات وبطريقة إنسانية. كلا المواقف، أنجبت استراتيجيات التكيف للدعاية وسطا، بحيث يشعر الناس ضوء لقبول الإسلام. ويدعم الوعظ البعثة أيضا من قبل سلطاتها خارق. وهكذا، وقال انه كان قادرا على تغيير نمط المجتمع وفتح الطريق لنشر تعاليم الإسلام. الدعوة يتضح الثقافات بسبب عدم وجود إكراه في انتشار الإسلام، ولكن مع تنفيذ الحوار. نجاح الوعظ يمكن ان يثبت النسب وتمكن طلابه لمواصلة ترتيب الحضارة الإسلامية في زقاق والمناطق المحيطة بها.Abstrak: Islam telah berada di Jawa sebelum abad 13 Masehi dan berkembang pada puncaknya setelah berdiri Kerajaan Demak dengan Walisongo sebagai peran sentralnya. Pada era Kerajaan Demak yang dipimpin oleh Sultan Trenggono, Kerajaan Islam mampu menaklukkan Pasuruan dan berhasil menyebarkan ajaran Islam. Dakwah diteruskan oleh salah satu keturunan Walisongo, yakni Mbah Sholeh Semendi yang menyebarkan ajaran Islam secara multikultural di Winongan Pasuruan. Tujuan tulisan ini untuk mengungkap dakwah multikultural Mbah Sholeh Semendi Winongan Pasuruan melalui metode kualitatif dengan pendekatan biografi. Tulisan ini menyimpulkan bahwa Mbah Sholeh Semendi melakukan dakwah multikultural untuk menyebarkan ajaran Islam dan menjadi pelopor penyebar agama Islam di Pasuruan, khususnya Winongan. Kekuatan supranatural yang dimilikinya mampu merubah paradigma masyarakat, dan membuka jalan untuk menyebarkan ajaran Islam. Dakwah multikulturalnya dibuktikan dengan tidak memaksakan agama Islam pada orang lain yang berbeda. Hal ini terjadi setelah saling unjuk kekuatan antara Mbah Semendi yang menggunakan teklek versus Labuh Geni yang menggunakan udeng dalam adu kanuragan. Di masa selanjutnya, budaya Islam mampu berevolusi dan berakulturasi dengan budaya Hindu melalui cara toleransi dan humanisme, di kemudian hari kebudayaan Islam mengakar lebih kuat. Keberhasilan dakwahnya bisa dibuktikan dengan keturunan dan murid-muridnya yang berhasil meneruskan penataan peradaban Islam di Pasuruan dan sekitarnya.
PENDIDIKAN KARAKTER SISWA MELALUI PEMBELAJARAN ENTERPRENEUR DI SMK NEGERI REMBANG PASURUAN Muyidin; Amang Fathurrohman; Sukamto

Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/muallim.v1i1.1355

Abstract

Peranan lembaga pendidikan sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai kemandirian pada anak sejak dini agar mereka nantinya mampu bersaing menjadi tunas bangsa yang baik. Dari masalah-masalah tersebut peneliti mempunyai tujuan untuk mengetahui seberapa besar upaya menumbuh kembangkan sikap dan nilai-nilai karakter siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) Rembang Pasuruan yang diperoleh dalam pembelajaran entrepreneur dan menjelaskan bagaimana bentuk implementasi pembelajaran entrepreneur di SMKN Rembang Pasuruan. Menurut jenisnya penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi sedangkan analisis data dengan menggunakan kualitatif. Dimana penelitian dengan menelaah data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu observasi, wawancara, dan dokumen resmi. Dengan mengelompokkan data yang ada sehingga menghasilkan gambaran nyata terfadap responden. Dalam penelitian ini diketahui bahwa: Pertama, SMK Negeri Rembang menggunakan model klasikal dalam implementasi kurikulumnya, Pelaksanaannya berupa pengembangan program Enterpreneur yang di kemas dengan sebutan kewirausahaan dan keterampilan. Kedua, konsep program pendidikan karakter yang dikembangkan di SMK Negeri Rembang adalah kecakapan vokasional berarti kecakapan yang berkaitan dengan bidang kejurusan keterampilan yang meliputi keterampilan fungsional, keterampilan bermata pencaharian seperti: menjahit dan berwirausaha serta menguasai keterampilan menguasai teknologi informasi dan komunikasi. Ketiga, terdapat nilai-nilai islam dalam pendidikan karakter siswa yaitu jujur dan amanah, dinamis, kreatif, inovatif, profesional, kerjasama, tanggungjawab, kerja keras, tekun dan ulet.
Pemanfaatan Lahan Sempit Dengan Hidroponik Dutch Bucket System Untuk Mewujudkan Ecogreen-Pesantren Melalui Program Santripreneur Di Pondok Pesantren K.H.A. Wahid Hasyim Bangil Pasuruan Yuni Lestari; Ari Khusumadewi; Amang Fathurrohman; Hijrin Fitroni; Ubaidillah

Publisher : LPPM Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.468 KB) | DOI: 10.35891/js.v2i1.1778

Abstract

The Islamic Boarding School KHA Wahid Hasyim Bangil, who continues to grow in the field of productive land that turned function into a non-productive land in the form of building construction to fulfill infrastructure facilities in the Islamic Boarding School. In addition, many areas of Islamic Boarding School that have been in paving, so that green land is getting narrower. Through community mentoring with community development approaches, the results of the mentoring process is able to maximize narrow and non productive land into productive land through Dutch Bucket System hydroponics in Islamic Boarding School KHA Wahid Hasyim. This mentoring is also beneficial for the Community assistance by in helping the students in the Islamic Boarding School has fights skills as part of the practice of economic independence, especially in the field of hydroponics with an approach Santripreneur training and counseling guidance.
Peningkatan Kapasitas Fotografer Pemula Melalui Sekolah Fotografi Online (SeFO) Tingkat Jawa Timur Untuk Mewujudkan Fotografer Mahir dengan Handphone di Masa Pandemik Covid-19 Amang Fathurrohman; Alfian Adi Saputra; Fauziyah Rahmawati; M. Wildan Adnan; M. Rifqi Nur Habibi

Publisher : LPPM Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (533.378 KB) | DOI: 10.35891/js.v2i2.2064

Abstract

Condition Pandemic Covid-19 has forced the Indonesian citizen to stay at home. There are no exception for novice photographers who want to add their photography skills. Through e-Comdev, the team carried out a beginner photographer's capacity building assistance through the East Java level of online photography (SeFO) by utilizing WhatsApp social media to parse the problems faced with learning photography during the Covid-19 pandemic. The results of this mentoring show that SeFO participants still have a sense of innovation in improving the capacity of photography. Their skills are also increasingly well-honed in learning the basic photography skills, namely the composition, angle of view, and the explore of the types of photographs. The photo practice they have done is getting better in accordance with the basics of photographic theory. Guided by Tim and the material prepared well is helpful to the participants to understand the material well and feel the benefits of this mentoring more maximally
Pengembangan Desain Permainan Stik Lalaran untuk Peningkatan Kemampuan Mufrodat dalam Kitab Bahasa Arab Ro’sun Sirah bagi Santri Madrasah Diniyah Tingkat Ula Mochamad Hasyim; Amang Fathurrohman

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (722.429 KB) | DOI: 10.35891/sa.v9i2.1298

Abstract

Indonesia is one of the largest Muslim countries in the world. So that the existence of Arabic in Indonesia becomes one of the important languages ​​to be studied and mastered by Indonesian people. Therefore, the Arabic language has been taught in various educational institutions, especially Islamic religious education institutions in the Islamic Middle School. A variety of Arabic books taught to students of the Islamic School, one of them is the Book of Arabic Ro'sun Sirah. In this study, the author will explain the development of the design of the runway sticks Ro'sun Sirah game as one of the media to make it easier for student of the Islamic School to learn the Book of Arabic in Ro'sun Sirah. With the development method using the ADDIE approach, the authors succeeded in developing a variety of designs on the runnings of Ro'sun Sirah sticks; Among them is the game “Jungkat-Jungkit Stik”, game “Tepuk Stik”, game “Undian Stik”, game “Kopyok Stik”, game “Meraba Stik”, game Stik “Putar Jam Penebak”, game “Hunting Kata Dalam Stik”, and game “Comot Stik”.
Implementasi Pembelajaran Bahasa Arab melalui Pendekatan Saintifik di Kelas 1 MI Ar-Rahmah Jabung Kabupaten Malang Amang Fathurrohman; Hasyim

Publisher : Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.885 KB) | DOI: 10.35891/sa.v11i1.2102

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Ar-Rahmah Malang is a primary level educational institution in Jabung District of Malang Regency. Since Class 1, students have been introduced to Arabic language lessons using a scientific approach. Through qualitative methods, the results of this study indicate that the implementation of Arabic learning using a scientific approach has been carried out by Madrasah Ibtidaiyah Ar-Rahmah teachers. Various methods are used so that the scientific approach can be achieved properly. However, because they are still in class 1 Madrasah Ibtidaiyah, the emphasis on Arabic is still directed to memorize mufrodat related to everyday themes. So the scientific approach is still not optimal to be implemented in grade 1 students of Madrasah Ibtidaiyah Ar-Rahmah Jabung Malang.
PENGARUH JENIS TEGAKAN TERHADAP KOMPOSISI DAN KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN BAWAH DI HUTAN SAPEN KECAMATAN PRIGEN KABUPATEN PASURUAN Roisatul Ainiyah; Amang Fathurraman; Mulyono Wibisono; Fafit Rahmat Aji; Diyono Yusuf

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.177 KB) | DOI: 10.35891/agx.v8i1.564

Abstract

Penelitian keanekaragaman tumbuhan bawah dilakukan di Hutan Lindung Blok Sapen Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis tegakan terhadap komposisi dan keanekaragaman tumbuhan bawah di Hutan Sapen. Terdapat tiga stasiun pengambilan sampel berdasarkan jenis tegakan yang ada, yaitu stasiun 1 (dibawah tegakan mahoni), stasiun 2 (dibawah tegakan pinus), dan stasiun 3 (tanpa tegakan). Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode line transect. Dalam setiap stasiun pengamatan terdapat 70 plot pengamatan seluas 2x2 m2 sepanjang jalur line transect. Jumlah total spesies yang ditemukan di tiga stasiun pengamatan adalah 137 spesies dari 43 famili. Keanekaragaman tumbuhan bawah di hutan Blok Sapen bedasarkan indeks keanekaragaman (H’) tertinggi ada pada stasiun 1 (3,6518), kemudian stasiun 3 (tanpa tegakan) (3,54775), dan stasiun 2 ( 2,988). Struktur dan komposisi tumbuhan bawah Berdasarkan INP, pada stasiun 1 lima urutan teratas tumbuhan bawah yang mendominasi adalah Paspalum conjugatum, Athyrium sp, Pasphalum commersonii, Centrocema pubescens, dan Adiantum sp. Pada stasiun 2 adalah Pasphalum commersonii, Imperata cylindrica, Centrocema pubescens, Pennisetum purpureum, dan Axonopus enapositus, dan pada stasiun 3 adalah Desmodium triflorum, Imperata cylindrica, Axonopus sp, Juwawutan, dan Mimosa pudica.Jenis tegakan yang berbeda mempengaruhi iklim mikro yang berbeda pada lantai hutan, menyebabkan kondisi lingkungan (pH, suhu, kelembapan tanah, kelembapan udara, dan intensitas cahaya) berbeda. Selain itu zat alelopati dan kecepatan dekomposisi serasah, juga berperan serta dalam menentukan komposisi dan keanekaragaman tumbuhan bawah.
Co-Authors Abd. Aziz Abror, Daimul Ahwan, Zainul Ahwan, Zainul Ainiyah, Roisatul Aji, Fafit Rahmat Aji, Fafit Rahmat Aji, Fatit Rahmar Alfian Adi Saputra Alfian Adi Saputra Saputra Any Urwatul Wusko Apriwiyanto, Syukur Sugeng Ari Khusumadewi Ayu, Yamita Azizah, Imroatul Bahiyyah, Khoridatul Barid Nizarudin Wajdi, Muh Bustomi, Abu Amar Cahya Mar’a Saliha Sumantri Choirudin, Choirudin Dayat, M Dayat, Muhammad Diyono Yusuf Dwi Anggorowati Rahayu Dwi Anggorowati Rahayu Dwi Anggorowati Rahayu Endang Tyasmaning Tyasmaning Endik Deni Nugroho Fadliatul Mukhayyaroh Fafit Rahmat Aji Fafit Rahmat Aji Fafit Rahmat Aji Fafit Rahmat Aji Fafit Rahmat Aji Fatmah K Fauziyah Rahmawati Handik Hendratama Hasan, Ziyaana Hijrin Fitroni Hufron Husna, Maleek Ida Rochmawati, Ida Imam Syafi’i Irfan, Moh Jauhari, Moh. Irmawan Kasiman Kasiman Kasiman Kasiman Kasiman Kasiman, Kasiman Kasiman, Kasiman KHOIRUL ANAM Khoirul Anam Kinanti Sutama, Daning Lely Ana Ferawati Ekaningsih Lukman Hakim Lukman Hakim M Dayat M. Daimul Abror M. Rifqi Nur Habibi M. Rifqi Nur Habibi M. Rikza Chamami M. Wildan Adnan Makhfud Syawaludin Matrani Mayang Sari Mochamad Hasyim Mohammad Yusuf Wijaya Muhammad Barid Nizaruddin Wajid Muhammad Dayat Muhammad Dayat Muhammad Holimi Muhammad Muhlis Muhammad Nur Hadi Muhammad Wardianto Muhammad Yusuf Mukarromah, Neng Mulyono Wibisono Mulyono Wibisono Mulyono Wibisono Mulyono Wibisono Mulyono Wibisono Mulyono Wobisono Muniroh, Alimul Muyidin Ning Mukaromah Nur Khosiah Nur'aini, Afifah Diyah NURIL HIDAYATI Nurwijayanti Pamungkas, Muhamad Imam Pasaribu, Aswin Priatmojo Suryo Kuncoro Qulub, Syifaul Reza Ardiansyah Rohmat rohmat Roib Santoso Roisatul Ainiyah Sa'adillah S.A.P. , Rangga Satria Hadingra, Mahendra Sodiq Sodiq Sofiyulloh Suadi Suadi Sukamto . Sururi, Ahmad Misbakhus Syafi'i, Ahmad Syafi’i, Imam Syaiful Mustofa SYAIFUL RIZAL, HASAN Syukur Sugeng Apriwiyanto Syukur Sugeng Apriwiyanto Trio Ageng Prayitno, Trio Ageng Triyandana, Arga Ubaidillah Uddin, Md. Akther Ulya, Fahimatul Umar, Muallief Wajdi, Muh Barid Nizarudin Wardianto, Muhammad Wibisono, Mulyono Wibisono, Mulyono Wildan Adnan Wobisono, Mulyono Yuni Lestari Yuni Masrifatin, Yuni Yusuf Yusuf Yusuf, Diyono Zuhri, Zainullah