p-Index From 2021 - 2026
12.914
P-Index
This Author published in this journals
All Journal MANAJEMEN HUTAN TROPIKA Journal of Tropical Forest Management Sosiohumaniora Tengkawang : Jurnal Ilmu Kehutanan Indonesian Journal of Conservation Jurnal Penelitian Hutan Tanaman Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan (Journal of Natural Resources and Environmental Management) Ecogreen Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Indonesian Journal of Community Engagement) Jurnal Hutan dan Masyarakat Jurnal Belantara Indonesian Journal of Artificial Intelligence and Data Mining InComTech: Jurnal Telekomunikasi dan Komputer Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering) Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika, dan Rekayasa Komputer Jurnal Ilmu dan Teknologi Kayu Tropis PERENNIAL Journal of Sylva Indonesiana Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) ULIN: Jurnal Hutan Tropis Agro Bali: Agricultural Journal Journal of Tropical Marine Science Jurnal Silva Tropika Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil : Jurnal Ilmu-Ilmu Kehutanan dan Pertanian Indonesian Journal of Social and Environmental Issues (IJSEI) Journal of Empowerment Community Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Jurnal FASILKOM (teknologi inFormASi dan ILmu KOMputer) Buletin Poltanesa Journal of Soft Computing Exploration KLIK: Kajian Ilmiah Informatika dan Komputer Buguh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sylva Scienteae MAKILA: Jurnal Penelitian Kehutanan Aptekmas : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sylva Lestari JURNAL HUTAN TROPIS Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Malcom: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Jurnal Ilmu Kehutanan Global Forest Journal Journal of People, Forest And Environment Jurnal Wasian
Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Usability pada Web GIS Pemantauan Kesehatan Hutan Menggunakan Metode System Usability Scale (SUS) Agung Yoga Pangestu; Rahmat Safe'i; Arief Darmawan; Hari Kaskoyo
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol 20 No 1 (2020)
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.013 KB) | DOI: 10.30812/matrik.v20i1.709

Abstract

Pemantauan kesehatan hutan menjadi salah satu kriteria pada pengelolaan hutan yang lestari. Saat ini, data dan informasi mengenai persebaran lokasi dan hasil pemantauan kesehatan hutan dapat diketahui melalui Web GIS (Gheographic Information System) Pemantauan Kesehatan Hutan (Web GIS Simantan) yang masih dalam tahap pengembangan. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi untuk mengetahui kegunaaanya (usability). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui usability dari Web GIS Simantan menggunakan metode System Usability Scale (SUS) yang didalamnya terdiri dari 5 pertanyaan negatif dan 5 pertanyaan positif. Sebanyak 15 responden dilibatkan dalam penelitian ini yang berasal dari 33.33% atau setara 5 orang pegawai Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Way Seputih Way Sekampung, 33.33% pegawai Taman Hutan Raya (Tahura) Wan Abdul Rachman dan 33.33% Mahasiswa Kehutanan Unila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Web GIS Simantan memiliki nilai akhir System Usability Scale (SUS) sebesar 70,50. Dengan demikian, Web GIS Simantan memiliki acceptability ranges dengan kategori marginal high, grade scale dengan kategori D dan adjective rating dengan kategori good.
Pelatihan Penggunaan Sistem Informasi Pemantauan Kesehatan Hutan di KPH IX Kota Agung Utara Kabupaten Tanggamus Rahmat Safe'i; Hari Kaskoyo; Ferdy Ardiansyah; Agung Yoga Pangestu
DHARMA RAFLESIA Vol 20, No 1 (2022): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v20i1.19270

Abstract

Pentingnya informasi mengenai kesehatan hutan sangat diperlukan untuk mengetahui gangguan yang terjadi, sehingga perlu dilakukan pemantauan kesehatan hutan secara berkala.  Pemantauan kesehatan hutan merupakan salah satu upaya dalam menjaga kelesatarian hutan.Pengabdian ini bertujuan meningkatkan keterampilan penggunaan Website Sistem Informasi Geografis (Web-SIG) Sistem informasi pemantauan kesehatan hutan (Simantan).  Sasaran pengabdian ini adalah pegawai Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) IX Kota Agung Utara, Kabupaten Tanggamus. Tingkat pemahaman peserta perlu diketahui sehingga dilakukan evaluasi melalui dua tahap yaitu pre-test dan post-test dengan cara pemberian kuesioner.  Hasil perhitungan menunjukkan kondisi kesehatan hutan lindung pada areal kerja Kelompok Tani Hutan (KTH) Lestari Jaya 8 berkategori sedang.  Melalui pemberian kuesioner menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman peserta tentang kesehatan hutan lindung sebesar 2%.  Rerata nilai pre-test dan post-test masing-masing sebesar 64% dan 66%.  Persentase kenaikan pengetahuan peserta dari hasil pre-test dan post-test adalah 3,12%.  Oleh karena itu Web-SIG Simantan merupakan media yang tepat untuk mempermudah pemantauan kondisi kesehatan hutan lindung.
Identifikasi Kerusakan Pohon pada Hutan Tanaman Rakyat PIL, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia Rahmat Safei; Elmo Rialdy Arwanda; Rahmat Safe'i; Hari Kaskoyo; Susni Herwanti
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.222 KB) | DOI: 10.37637/ab.v4i3.746

Abstract

Hutan Tanaman Rakyat (HTR) merupakan hutan tanaman pada hutan produksi yang dibangun oleh kelompok masyarakat untuk meningkatkan potensi dan kualitas hutan produksi dengan menerapkan silvikultur dalam rangka menjamin kelestarian sumber daya hutan. Salah satu penyebab menurunnya kesehatan HTR adalah rusaknya pohon.  Kerusakan pohon yang diabaikan akan menjadi ancaman serius dan mengakibatkan kematian pada pohon tersebut. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kerusakan pada pohon di area HTR Panca Indah Lestari menggunakan parameter kerusakan pohon. Adapun tahapan-tahapan dari penelitian ini, antara lain: penetapan jumlah klaster plot, pembuatan klaster plot, pengukuran kerusakan pohon di lokasi penelitian, dan identifikasi kerusakan yang telah diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 217 individu dari 9 jenis pohon dengan intensitas 91% pohon yang terdapat kerusakan dan intensitas 9% pohon yang tidak terdapat kerusakan. Identifikasi kerusakan yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat enam lokasi kerusakan pohon yang terjadi dengan lokasi kerusakan terbanyak terjadi pada batang bagian bawah sebesar 54% (216 lokasi), dan terdapat delapan tipe kerusakan yang berlangsung dengan tipe kerusakan terbanyak ialah luka terbuka sebesar 45% (201 kerusakan), dan tingkatan keparahan sangat banyak berlangsung pada 10% sebesar 71%. Dengan demikian, hasil identifikasi kerusakan pohon menunjukkan perlu dilakukannya teknik pemeliharaan yang tepat pada tegakan hutan tanaman rakyat. Pemeliharaan ini dapat mengurangi kerusakan pohon yang terjadi sehingga kesehatan hutan tetap terjaga dan berkelanjutan.
STATUS PEMANTAUAN KESEHATAN HUTAN YANG DIKELOLA OLEH KELOMPOK TANI HUTAN SHK LESTARI Rahmat Safei; Yullia Indriani; Arief Darmawan; Hari Kaskoyo
Jurnal Silva Tropika Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Silva Tropika
Publisher : Fakultas Kehutanan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jsilvtrop.v3i2.8066

Abstract

Data and information on forest health conditions can be obtained by periodically monitoring forest health. Regular forest health monitoring can support the achievement of sustainable forest management so as to guarantee the quantity and quality of forests. This study aims to obtain the value of the status of forest conditions that are managed by the Sustainable Community Forestry System (SHK) group. This study uses the Forest Health Monitoring (FHM) method with a sample measuring plot in the form of six FHM clusters. The results showed that the value of the status of the condition of the forests managed by the SHK Lestari group was in the bad criteria (clusters 1, 2, 3, and 6) and good (clusters 4 and 5). Thus, the status of forest conditions managed by the SHK Lestari group is on average bad. Keywords; Forest health monitoring, SHK Lestari, Status values
Identifikasi Kerusakan Pohon pada Hutan Tanaman Rakyat PIL, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia Rahmat Safei; Elmo Rialdy Arwanda; Rahmat Safe'i; Hari Kaskoyo; Susni Herwanti
Agro Bali : Agricultural Journal Vol 4, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (712.222 KB) | DOI: 10.37637/ab.v4i3.746

Abstract

Hutan Tanaman Rakyat (HTR) merupakan hutan tanaman pada hutan produksi yang dibangun oleh kelompok masyarakat untuk meningkatkan potensi dan kualitas hutan produksi dengan menerapkan silvikultur dalam rangka menjamin kelestarian sumber daya hutan. Salah satu penyebab menurunnya kesehatan HTR adalah rusaknya pohon.  Kerusakan pohon yang diabaikan akan menjadi ancaman serius dan mengakibatkan kematian pada pohon tersebut. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi kerusakan pada pohon di area HTR Panca Indah Lestari menggunakan parameter kerusakan pohon. Adapun tahapan-tahapan dari penelitian ini, antara lain: penetapan jumlah klaster plot, pembuatan klaster plot, pengukuran kerusakan pohon di lokasi penelitian, dan identifikasi kerusakan yang telah diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 217 individu dari 9 jenis pohon dengan intensitas 91% pohon yang terdapat kerusakan dan intensitas 9% pohon yang tidak terdapat kerusakan. Identifikasi kerusakan yang dilakukan menunjukkan bahwa terdapat enam lokasi kerusakan pohon yang terjadi dengan lokasi kerusakan terbanyak terjadi pada batang bagian bawah sebesar 54% (216 lokasi), dan terdapat delapan tipe kerusakan yang berlangsung dengan tipe kerusakan terbanyak ialah luka terbuka sebesar 45% (201 kerusakan), dan tingkatan keparahan sangat banyak berlangsung pada 10% sebesar 71%. Dengan demikian, hasil identifikasi kerusakan pohon menunjukkan perlu dilakukannya teknik pemeliharaan yang tepat pada tegakan hutan tanaman rakyat. Pemeliharaan ini dapat mengurangi kerusakan pohon yang terjadi sehingga kesehatan hutan tetap terjaga dan berkelanjutan.
TINGKAT KESEHATAN HUTAN MANGROVE DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PERUBAHAN IKLIM (Studi Kasus Mangrove Pesisir Timur Kabupaten Lampung Timur) Rahmat Safe’i
Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 3 (2021): JURNAL HUTAN TROPIS VOLUME 9 NOMER 3 EDISI NOVEMBER 2021
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.411 KB) | DOI: 10.20527/jht.v9i3.12333

Abstract

The condition of mangrove forests on the east coast of East Lampung Regency is currently experiencing degradation and has suffered a lot of damage due to various causes and problems it faces. This condition causes the role and benefits and functions of mangrove forests to decrease, especially in climate change. Therefore, to determine the condition of the mangrove forest, periodic monitoring and assessment of mangrove forest health is required. The purpose of this study was to determine the importance of mangrove forest health in climate change. To achieve this, the stages include: determining the number of plot clusters to be made, making cluster plots, measuring the health of mangrove forests based on ecological indicators of mangrove forest health, processing and analyzing mangrove forest health data using SIPUT (Assessment Information System) software. Forest Health), and categorization and health assessment of mangrove forests. The results of this study indicate that the condition of mangrove forests on the East coast of East Lampung Regency in general has a forest health condition in the medium category. So, knowing the health condition of mangrove forests will affect climate change. Forest health makes mangrove plants grow with good physiological processes so that they can absorb carbon dioxide in the atmosphere optimally. These conditions will make the environment better.
KINERJA MODAL SOSIAL DALAM KAITANNYA DENGAN PENDAPATAN MASYARAKAT AGROFORESTRY: STUDI DI DESA KARANG REJO KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN Samsul Bakri; Rommy Qurniati; Rahmat Safe’i; Rudi Hilmanto
Jurnal Hutan Tropis Vol 9, No 1 (2021): Jurnal Hutan Tropis Volume 9 No 1 Edisi Maret 2021
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.451 KB) | DOI: 10.20527/jht.v9i1.10494

Abstract

Social capital of agroforestry’s community needs to be developed to enhance their productivity. It is because the physical capital has generally been very intensively utilized, as in Karang Rejo Village, Jati Agung Subdistrict, South Lampung Regency. This study aims to model [1] Total household income [Y-tot] as the function of 5 groups of variables (demographics, sources of income from other sectors, physical capital, social capital and access to information, and to model [2] the network as function of accessibility to information. A survey of 25 households was conducted in August 2019, to collect data of total income, demographics, physical capital (land tenure, ownership of motorbikes, cattle, goats, and chickens), accessibility (to cultivated land, to the village center, and to sub-districts), social capital performance (norm strength, trust, and network), access to information (participation in extension, watching TV habits, and cellphone signal strength). The ordinary least square was applied to build both for the Model [1] and Model [2]. The results showed that: [1] The total income [Y-Tot] can significantly be increased through the addition of physical capital as well as access to information (especially participation in extension), and [2] The elements of social network capital can be developed through the use of motorbikes, increasing community participation in extention, and reducing the frequency of watching TV.
ANALISIS PENILAIAN KESEHATAN HUTAN MANGROVE DI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR Yeni Apriliyani; Rahmat Safei; Hari Kaskoyo; Christine Wulandari; Indra Gumay Febryano
Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Hutan Tropis Vol 8 No 2 edisi Juli 2020
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (706.429 KB) | DOI: 10.20527/jht.v8i2.9044

Abstract

This research was conducted in mangrove forests in Kecamatan Pasir Sakti andKecamatan Labuhan Maringgai in April-June 2019. The stages of this study consisted of observations, interviews with comparative questionnaires (Analytic Hierarchy Process-AHP), making cluster plots to determine the health condition of mangrove forests through forest health monitoring techniques (Forest Health Monitoring-FHM), measurement of forest health, and assessment of forest health. The results of this study indicate that the important indicators of thepriority scale of mangrove forest health indicators in East Lampung Regency are vital indicators (0.4211), site quality (0.2972), biodiversity (0.2282) and productivity (0.0534). The health status of mangrove forests in Kabupaten Lampung Timur varies, starting from good and bad conditions. Good status is in cluster 1 (with a value of 8.92) and cluster 4 (with a value of 8.38), while the bad status is found in cluster 2 (with a value of 3.43) and cluster 3 (with a value of 3.56). The width of each cluster is 4,048.93 m2 so that the health status value of mangroveforests in Kabupaten Lampung Timur is included in the medium category.
KESEHATAN HUTAN DI BLOK KOLEKSI TUMBUHAN DAN/ATAU SATWA TAHURA WAN ABDUL RACHMAN PROVINSI LAMPUNG Rahmat Safei; Dina Pertiwi; Rahmat Safe’i; Hari Kaskoyo
Jurnal Hutan Tropis Vol 8, No 3 (2020): Jurnal Hutan Tropis Vol 8 No 3 edisi November 2020
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (715.112 KB) | DOI: 10.20527/jht.v8i3.9623

Abstract

The research has been conducted in the forest area block collection of plants and/or animals Wan Abdul Rachman Forest Park Lampung Province, which is in Sumber Agung Subdistrict, Kemiling Subdistrict, Bandar Lampung city covering 141.18 ha. The study was conducted to obtain forest health status at the study site. The data collection method uses the forest health monitoring (FHM) technique on 8 cluster clusters with a sampling intensity of 2.30%. The results showed that 25% (2 clusters) were categorized very well, 38% (3 clusters) were categorized as good, 12% (1 clusters) were categorized as moderate and 25% (2 clusters) were categorized as very poor. There needs to be maintenance activities for trees in the research location so that the functions and benefits of the area can be optimized
PENILAIAN DAMPAK HUTAN KEMASYARAKATAN MELALUI SUSTAINABLE LIVELIHOODS FRAMEWORK Helen Yuseva Ayu; Hari Kaskoyo; Slamet Budi Yuwono; Irwan Sukri Banuwa; Rahmat Safe’i
Jurnal Hutan Tropis Vol 10, No 1 (2022): JURNAL HUTAN TROPIS VOL 10 NO 1 EDISI MARET 2022
Publisher : Lambung Mangkurat University-Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (717.222 KB) | DOI: 10.20527/jht.v10i1.13087

Abstract

Management forest area in concurrently through community forestry programs is an alternative to social forestry programs that involve communities to reduce problems with forest resource pressures. Gapoktan Beringin Jaya is one of the community forest groups bring of forest management and utilization activities by empowering local communities that have an impact on sustainable livelihoods. Therefore to find out the impact is carried out with the sustainable livelihoods framework to evaluate the impact and find out sustainable livelihood strategies. The results of this study are changes in community forestry that occur significantly through the sustainable livelihoods framework for livelihood assets, which are natural capital including owned land, timber species and non-timber forest product types. Human capital includes the type of training and the number of children going to school. Financial capital includes sources of income and loans. Social capital includes organizations, social networks, levels of trust and mutual assistance, and physical capital includes housing conditions, the number of motor vehicles and the number of electronic equipment.
Co-Authors A Nizam Syahiib A. Nizam Syahiib A. Nizam Syahiib Abdul Jalal Abimanyu, Bondan Admi Syarif Admi Syarif Afif Bintoro Afif Bintoro Afif Bintoro Agung Abadi Kiswandono Agung Adeiv Fara Fernando Agung Yoga Pangestu Agus Setiawan Agus Setiawan Agus Setiawan Agus Setiawan Agus Setiawan Agus Setiawan Agustin, Aprillia Bella Cithra Putri Ahmad Julio Rizky Airlangga Sani Cahya Margaliu Ajijah, Lis Nur Akbar Rulianto Akmal Junaidi Alexander Sanjaya Alfi Sofyan Ali Wafa Alkhadafi Saddam Simparico Amal, Muhammad Ikhlasul Aminah, Lina Nur Andrian, Rico Annisa Putri Nabila Annisa Putri Nabila Annisa Putri Nabila Anshory Arbi Hidayatullah Arief Darmawan Arief Darmawan Arief Darmawan Arief Darnawan Aristoteles, Aristoteles Arum Nurcahyani Asyidiqi, Abdilah Bainah Sari Dewi Bainah Sari Dewi Bainah Sari Dewi Bainah Sari Dewi Bella Audia Bondan Abimanyu Ceng Asmarahman Christine Wulandari Christine Wulandari Christine Wulandari Christine Wulandari Christine Wulandari Christine Wulandari Christine Wulandari Cici Doria Cici Doria Citra Farshilia Gayansa Rezinda Deya Puspa Ansori Dhiyaulhaq Al Mugni Dian Iswandaru Dian Iswandaru Dian Nova Yanti Dina Pertiwi Dina Pertiwi Dirgantara, Dirgantara Duryat Duryat, Duyat Eka Nala Puspita Elmo Rialdy Arwanda Elmo Rialdy Arwanda Elsa Nadia Almaidah Elza Wahyuni Enda Susianti Endang Linirin Widiastuti Eny Puspasari Erly, Hasbiyan Erna Puspasari Faisal Kurniawan Fajar Nugraha Fahriza Fajri, Ahmad Khairil Fajriyanto Fajriyanto Fanirizki Sofiyana Fansuri Fikri Haikal Fansuri Fikri Haikal Fauzi Febrianto Favorisen R. Lumbanraja Febrian, Ardi Ferdy Ardiansyah Ferdy Ardiansyah Ferina Wati Fito Apriandana Fito Apriandana Fitriana , Yulia Rahma Fitriana, Yulia Rahma Flaurensia Riahta Tarigan Gandadipoera, Faishal Hariz Makaarim Gunadi Djoko Winarno Gunardi Djoko Winanrno Gunardi Djoko Winarno Gunardi Djoko Winarno Gunardi Djoko Winarno Gunawan, Rhezandhy Gunawan, Rhezandy Hardjanto Hardjanto Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Hari Kaskoyo Harianto, Sugeng P Harianto, Sugeng P. Harianto, Sugeng Prayitno Harianto, Sugeng Prayitno Hartati, Puspa Hasbiyan Erly Helen Yuseva Ayu Hernani, Livia Ayu Istoria Hidayat Pujisiswanto Idi Bantara Imawan Abdul Qohar Indra G Febryano Indra Gumay Febryano Indra Gumay Febryano Indra Gumay Febryano Indra Gumay Febryano Indra Gumay Febryano1 Indriyanto Indriyanto Intan F Suri Irlan Rahmat Maulana Irlan Rahmat Maulana Irwan Irwan Irwan Sukri Banuwa Irwan Sukri Banuwa Iswandaru , Dian Iswandaru, Dian Jacky Michael Pah Kaskoyo, Hari Kurnia Muludi Kurniasari, Nanda Larasati, Novi Yunita lely Pratiwi S. Leti Sundawati Lia Mulyana Lina Nur Aminah Lis Nur Ajijah Lis Nur Ajijah M Dedy P Sukmara M, Andre H M. Rizky Pratama M. Rizky Pratama Machya Kartika Tsani Machya Kartika Tsani Machya Kartika Tsani Machya Kartika Tsani Maryani, Lusia Leni Melya Riniarti Mohamad Ilham Nurfaizi Naila Putri Dwi Prana Nindya Tria Puspita Novita Tresiana Novriyanti Novriyanti Novriyanti Nur Rohman Nurfaizi, Mohamad Ilham Nurrahman, Muhammad Irfan Octarina, Nur Ayu Pardede, Lusiana Permatasari, Diva Prayogi Saiful Anwar Prihandini Tria Okta Viani Puspita, Eka Nala Putra Pangestu Rahma Fitriana, Yulia Rhezandhy Gunawan Rico Andrian Rini Nurindarwati Rio Tedi Prayitno Risna Damayanti Risna Damayanti Risna Damayanti Riyanto Riyawan, I Nyoman Rizky Novia Sari Rizky Pratama Rommy Qurniati Rudi Hilmanto Rudi Hilmanto Rudi Hilmanto Rudi Hilmanto Rudi Hilmanto Rudi Hilmanto Rudi Hilmato Rusdi Evizal rusita rusita S, Ade Irma Salma Dara Cantika Salsabila, Sahda Samsul Bakri Samsul Bakri Samsul Bakri Sanjaya, Fendi Agung Santoso, Trio Sapto Kuncoro Sari, Dini Ratna Selvira Selvira Selvira Selvira Sepia Tapasya Setiawan, Birgita Diah Puspitrani Simanjorang, Lely Pratiwi Siti Fauzia Rochmah Siti Fauzia Rochmah siti herawati sitorus Slamet Budi Yuwono Slamet Budi Yuwono Sofyan, Alfi Sriatna, Diah Adi Sugeng P. Harianto Sugiharti, Tri Supriyanto Supriyanto Surnayanti Surnayanti Susni Herwanti Susni Herwanti Susni Herwanti Susni Herwanti Syahiib, A. Nizam Tri Maryono Tri Rizky Putra Tri Widyawati, Tri Tristiyanto Tristiyanto Tsani, Machya Kartika Uma , Kaifa Unang Mulkhan Unang Mulkhan Vio Deka Ananda Vio Deka Ananda Violita, Cindy Yoeland Vita Arianasari Vita Arianasari Wahyu Hidayat Winarno, Gunardi Djoko Wisnu Satyajaya Wulan Ayu Lestari, Wulan Ayu Wulandari , Christine Wulandari, Christin Yeni Apriliyani Yeni Susanti Yudi Safril Ariza Yulia Rahma Fitriana Yullia Indriani Yullia Indriani Zainal Abidin Zuhri Nopriyanto Zuhri Nopriyanto