Claim Missing Document
Check
Articles

The Effect of Deductive-Inductive Learning Approach on Creative Thinking Ability and Learning Motivation Sinaga, Nurul Afni; Ningtiyas, Fitri Ayu; Mahmuzah, Rifaatul; Zahara, Yulia; Fatwa, Islami
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2 (2023): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (July - December 2023)
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v16i2.46952

Abstract

Mathematics learning can have an impact on the development of one's mindset in the learning environment. This process is obtained through teacher innovation which provides learning with various methods and approaches that are in line with what will be taught. Inductive-deductive is an approach that can help students' creative thinking processes and increase learning motivation. For this reason, this study wanted to see how effective and influential this approach is on the ability to think creatively and motivation to learn. The method used is a significant test using one sample t-test and one paired sample t-test. The results obtained are t-count values of 2.09 and 10.66 for the inductive-deductive class and -0.848 and -0.94 for the conventional class where the t-table value is 1.684. Whereas to see the effect of the approach obtained values of 6.149 and 6.344 with a t-table of 1.960. The value that is greater than the t-table states that the class is effective and has influence, so it can be concluded that the inductive-deductive approach is effective for critical thinking skills and learning motivation, while conventional classes are not used effectively. The inductive-deductive approach also influences students' creative thinking abilities and learning motivation.
Pemanfaatan Assemblr Edu dalam Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality (AR) sebagai Strategi Peningkatan Keterampilan Guru di Era society 5.0 Zahara, Yulia; Mahmuzah, Rifaatul; Ardian, Zalfie; Desika, Abdilla; Samosir, Aqilla Tsabitha
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20873

Abstract

Background: Keterbatasan pemanfaatan media pembelajaran digital di sekolah, khususnya pada forum MGMP Matematika SMA Kota Lhokseumawe, berdampak pada rendahnya variasi metode pembelajaran yang digunakan guru. Kondisi ini mendorong perlunya pelatihan dalam pengembangan media berbasis teknologi, salah satunya Augmented Reality (AR) menggunakan aplikasi Assemblr Edu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang media pembelajaran interaktif yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di era society 5.0. Metode: Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan 13 guru secara aktif sejak tahap analisis kebutuhan hingga implementasi. Pelatihan dilaksanakan dalam dua pertemuan, meliputi pengenalan konsep AR, praktik pembuatan media melalui Assemblr Edu, serta pendampingan dalam evaluasi hasil karya guru. Hasil: Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan guru dalam mengembangkan media AR, ditunjukkan dengan meningkatnya rasa percaya diri, kreativitas, serta relevansi produk dengan kebutuhan siswa. Evaluasi juga memperlihatkan tingkat kepuasan tinggi, di mana 100% peserta berminat mengikuti pelatihan lanjutan dan 85,7% merasa lebih percaya diri menggunakan AR. Kesimpulan: Pelatihan ini tidak hanya memperkuat kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa.