Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat dalam Penggunaan Oralit dan Zink dalam Penanganan Diare Fadhilah, Nur Aina; Herlina, Reza; Sandi, Dita Ayulia Dwi; Rochani, Hardina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Vol 2, No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpmp.v2i1.11634

Abstract

Diare merupakan suatu kondisi dimana terjadi buang air besar dalam bentuk cairan yang terjadi lebih dari 3 kali sehari. Diare biasanya disertai dengan nyeri di bagian bawah perut. Kondisi ini dapat terjadi karena mengkonsumsi makanan dan minuman yang tercemar virus, bakteri, atau parasit; malabsorpsi, alergi, keracunan, imunodefisiensi, keracunan, dan penyebab lainnya. Tujuan dari kegiatan promosi kesehatan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan informasi mengenai penggunaan oralit dan zink saat diare. Pelaksanaan promosi kesehatan ini dilakukan dengan memberikan pretest di awal kegiatan dilanjutkan dengan pemberian informasi dengan metode ceramah dan pembagian media berupa leaflet. Selanjutnya diadakan posttest di akhir kegiatan. Hasil rata-rata yang diperoleh sebelum diberikan materi (pretest) adalah 78,75 dan hasil rata-rata setelah diberikan materi adalah 98,25. Hasil dari kegiatan promosi kesehatan dengan metode ceramah ini sangat bermanfaat diberikan kepada pasien yang berobat ke Puskesmas Liang Anggang. Kegiatan ini memberikan dampak yang baik pada pasien, yakni terjadi peningkatan pengetahuan tentang cara menggunakan oralit dan zink saat diare. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan nilai pengetahuan pasien terhadap cara penggunaan oralit dan zink. Kata Kunci: Promosi Kesehatan, Puskesmas, Pengetahuan, Leaflet  Diarrhea is a condition in which liquid bowel movements occur more than 3 times a day. Generally, diarrhea can occur due to consuming food and drinks contaminated with viruses, bacteria or parasites, malabsorption, allergies, poisoning, immunodeficiency, intoxication, and other causes. The purpose of this health promotion activity is to provide knowledge and information about the use of oralit and zink during diarrhea. The implementation of this health promotion was carried out by giving a pretest at the beginning of the activity followed by a lecture method along with media in the form of leaflets and a posttest at the end of the activity. The average result obtained before being given the material (pretest) was 78.75 and the average result after being given the material was 98.25. The results of health promotion activities using the lecture method are very useful given to patients who seek treatment at Puskesmas Liang Anggang. This activity has a good impact on patients, knowledge and understanding of how to use oralit and zink during diarrhea. This is evidenced by an increase in the patient's knowledge of how to use oralit and zink.
Evaluation of High-Alert Drug Storage in The Central Pharmacy of RSUD Ratu Zalecha Martapura: Evaluasi Penyimpanan Obat High Alert di Apotek Sentral RSUD Ratu Zalecha Martapura Rosanti, Diah Aulia; Sari, Sri Oktaviani; Sari, Sindwi Rinanda; Mahendra, Rachul Ridho; Sandi, Dita Ayulia Dwi; Sari, Okta Muthia; Putra, Aditya Maulana Perdana; Rahmatullah, Satrio Wibowo; Jenah, Rina Astiyani; Hafizah, Noor
Jurnal Farmasi Galenika (Galenika Journal of Pharmacy) (e-Journal) Vol. 9 No. 2 (2023): (October 2023)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/j24428744.2023.v9.i2.16523

Abstract

Background: High-alert drugs require special attention when used because they can cause adverse reactions. High-alert drugs are classified into 3, namely, concentrated electrolytes, LASA, and cytostatics. Objectives: This study aimed to determine the evaluation of High-alert drug storage at the central pharmacy of Ratu Zalecha Martapura Hospital. Material and Methods: The research was conducted using a descriptive method, with observational data collection using an observation checklist sheet. The population and study sample took data on all High-alert medicines at the central pharmacy of Ratu Zalecha Martapura Hospital. Results: High alert drug storage was based on SOP, placed in a central pharmacy using the FIFO and FEFO methods, was placed in a separate place based on cytotoxic drug groups, electrolyte concentrates, and others. High alert drug storage according to storage temperature requirements for each drug (cold temperature and room temperature), was labeled "high alert" and electrolyte concentrates were only available in pharmaceutical installations. Conclusions: The conclusion of this research was High-alert drug storage in the Pharmaceutical installation of Ratu Zalecha Martapura Hospital have been qualified seven (7) criteria based on Minister of Health Decision Nu. 1128 of 2022 and Minister of Health Regulation Nu. 72 of 2016. Good and correct drug storage is very important in order to maintain the quality and quality of drugs.
GAMBARAN KARAKTERISTIK APOTEKER DI PUSKESMAS WILAYAH BARAT, TENGAH, DAN TIMUR INDONESIA Putra, Aditya Maulana Perdana; Sandi, Dita Ayulia Dwi; Sari, Okta Muthia; Intannia, Difa; Rizki, Muhammad Ikhwan; Rahmatullah, Satrio Wibowo; Lingga, Herningtyas Nautika
BORNEO JOURNAL OF PHARMASCIENTECH Vol 8 No 2 (2024): Borneo Journal of Pharmascientech
Publisher : Universitas Borneo Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/bjp.v8i2.545

Abstract

In current global trends, pharmacy continues tobe a more clinical and patient-oriented profession, with greater responsibility and accountability for pharmaceutical services in the clinical environment. The participation of pharmacists is very important in the implementation of pharmaceutical services in accordance with the standards in the Community Health Centres. The study aims to describe the characteristics of pharmacists in the Community Health Centers of DKI Jakarta, South Kalimantan and South Sulawesi. This type of research is descriptive and observer-designed, conducted from June to August 2024 online in community health centres in DKI Jakarta, South Kalimantan and South Sulawesi. The data were collected by distributing online questionnaires through Googleforms, with the support of HISFARKESMAS. The collected data was processed descriptively by calculating the percentage of each feature. The characteristics of 359 pharmacists in the three regions (DKI Jakarta, South Kalimantan and South Sulawesi) were females (82.45%) and men (17.55%), with respondents aged 23-30 (32.87%), 31-40 (46.52%), 41-50 (18.38%) and 51-60 (2.23%). The most recent education in the pharmacist profession (93.87%) and in strata 2 (6.13%), the number of pharmacists in one health center is 58.22% with a pharmacist, 30.08% with two pharmacists and 11.70% more than two pharmacists. The duration of working as a pharmacist is 0-2 years, 3 to 5 years (27.02%), 6 to 10 years (16.16%) and more than 10 years (29.81%).
Hilirisasi Program Stunting di Landasan Ulin Selatan melalui Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Kepatuhan Remaja Putri dalam Konsumsi Tablet Tambah Darah Sandi, Dita Ayulia Dwi; Izma, Hayatun; Setiawan, Muhammad Irwan; Rahman, Muhammad Arief; Azzahra, Meilinda Putri; Rasyid, Muhammad; Rizki, Nur; Safitri, Nur Haifa; Nurrahmah, Ika Maulida
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.17677

Abstract

ABSTRAK Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan yang dapat berdampak serius, merupakan salah satu risiko penyebab stunting pada generasi berikutnya. Kepatuhan dalam mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) menjadi salah satu langkah pencegahan yang krusial, namun tingkat kepatuhan yang rendah masih menjadi tantangan besar. Melakukan edukasi dan pendampingan guna meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan stunting dan anemia, serta meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD melalui pemanfaatan aplikasi pengingat minum obat. Pre-post group design. Empat puluh satu remaja putri diberikan edukasi mengenai anemia, stunting serta konsumsi TTD melalui presentasi dengan media PowerPoint dan leaflet. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kadar Hemoglobin awal untuk mendeteksi remaja puti yang mengalami anemia. Remaja putri yang mengalami anemia diberikan 30 TTD yang dikonsumsi satu kali sehari selama 30 hari, dengan dilengkapi aplikasi pengingat pengobatan dan grup WhatsApp untuk berbagi informasi dan pemantauan. Satu bulan setelah terapi, dilakukan kembali pemantauan kadar Hemoglobin dan perhitungan sisa TTD untuk mengukur tingkat kepatuhan. Pengetahuan remaja putih terhadap stunting dan anemia meningkat dari 85% menjadi 91% setelah diberikan edukasi. Sebanyak 54% remaja putri patuh dalam mengonsumsi TTD dan menglami peningkatan kadar Hb setelah pendampingan konsumsi TTD selama 1 bulan menggunakan aplikasi minum obat.  Pemanfaatan teknologi digital dalam edukasi dan pendampingan konsumsi TTD dapat meningkatkan tingkat pengetahuan dan kepatuhan remaja putri terkait stunting, anemia dan konsumsi TTD. Sebaiknya kegiatan pencegahan stunting pada remaja putri perlu dilakukan secara berkesinambungan oleh petugas Puskesmas, kader Posyandu atau program sekolah untuk mengatasi masalah stunting di Landasan Ulin Selatan. Kata Kunci: Anemia, Tablet Tambah Darah, Remaja Putri, Aplikasi Pengingat  ABSTRACT Anemia in adolescent girls is a health problem that can have severe impacts and is one of the risks of stunting in the next generation. Compliance with consuming iron tablets (TTD) is one of the crucial preventive measures, but low compliance is still a significant challenge. To conduct education and mentoring to increase knowledge of adolescent girls about preventing stunting and anemia, and to increase compliance in consuming TTD through the use of medication reminder applications. Pre-post group design. Forty-nine teenage girls were given education about anemia, stunting, and TTD consumption through presentations with PowerPoint media and leaflets. Furthermore, initial hemoglobin levels were examined to detect anemia in adolescent girls. Adolescent girls who had anemia were given 30 TTDs consumed once a day for 30 days and equipped with a medication reminder application and a WhatsApp group to share information and monitoring. One month after therapy, Hemoglobin levels were monitored again and the remaining TTD was calculated to measure the level of compliance. Knowledge of adolescent girls about stunting and anemia increased from 84.16% to 87.51% after being educated. As many as 50% of teenage girls are compliant in consuming TTD. The use of digital technology in education and mentoring of TTD consumption can increase the level of knowledge and compliance of adolescent girls regarding stunting, anemia, and TTD consumption. Stunting prevention activities for teenage girls should be carried out continuously by Puskesmas officers, Posyandu cadres, or school programs to overcome the problem of stunting in Landasan Ulin Selatan. Keywords: Anemia, Iron Tablet, Adolescent Girls, Reminder Application
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI MODIFIKASI LUBANG BIOPORI PADA KELOMPOK TANI SIKAT SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN HASIL PERTANIAN Nurbidayah Nurbidayah; Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera; Rahmi Muthia; Rahmi Hidayati; Gunawan Gunawan; Arnida Arnida; Dita Ayulia Dwi Sandi
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Bentok Kampung membentuk kelompok Tani bernama Kelompok Tani Sikat. Secara umum keberadaan sebuah kelompok tani dengan tujuan dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan petani sehingga terjadi peningkatan produktivitas yang dapat meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan para petani. Salah satu upaya dalam meningkatkan hasil pertanian dengan menerapkan teknologi resapan biopori. Pembuatan lubang resapan ini dapat dibuat modifikasi sehingga dapat diterapkan pada lahan pertanian dengan bentuk kotak dan pada dasarnya dibuat lubang memanjang kedalam sehingga daya tampung terhadap bahan organik lebih besar dan menyediakan sarana untuk menampung unsur hara yang diuraikan oleh mikroorganime. Metode pada kegiatan ini yaitu penyuluhan berupa kegiatan sosialisasi pemberian informasi terkait teknologi modifikasi lubang biopori menggunakan media power point dan leaflet serta pendampingan penerapan teknologi modifikasi biopori langsung ke lahan pertanian mitra. Kegiatan ini telah memberikan pengetahuan, wawasan dan keterampilan kepada masyarakat kelompok tani mengenai manfaat dan penerapan biopori serta pengelolaan sampah organik. Lubang biopori juga mampu mengurangi genangan air terutama pada saat musim penghujan, dan masyarakat telah menerapkan teknik tersebut pada lahan pertanian lainnya, dan sampah organik dari lahan pertanian tersebut dimanfaatkan petani untuk dimasukan ke dalam Lubang biopori sehingga menjadi kompos.
PENGARUH BASIS SALEP HIDROKARBON DAN BASIS SALEP SERAP TERHADAP FORMULASI SALEP SARANG BURUNG WALET PUTIH (Aerodramus fuciphagus) Dita Ayulia Dwi Sandi; Yaumi Musfirah
Jurnal Ilmiah Manuntung Vol 4 No 2 (2018): Jurnal Ilmiah Manuntung
Publisher : jurnal ilmiah manuntung sekolah tinggi ilmu kesehatan samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51352/jim.v4i2.194

Abstract

Swiftlet nest is edible bird’s nest (EBN). Edible bird’s nest contain EGF (Epidermal Growth Factor) that has a role in skin cell regeneration. This research aims to find out the effect of the hydrocarbon and absorption bases on the edible bird’s nest ointment (Aerodramus fuciphagus) from the physical character of each ointment. The edible bird’s nest ointment made into two formula with hydrocarbonand absorption bases. Each ointment tested of the physical characteristics include organoleptic test, homogenity test, pH test, spreading test, sticky test, and viscosity test. The data obtained was analyzed statistically using T Independent Test. The result showed that there was affect the hydrocarbon and absorption bases to the physical characteristics of edible bird’s nest ointment include spreadability (P 0,011), sticky (P 0,020), and viscosity, but there was not affect to organoleptic, homogenity and pH of edible white bird’s nest ointment (Aerodramus fuciphagus).
Pemberdayaan Kader dalam Upaya Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular (PTM) sebagai Upaya Preventif dan Optimalisasi Kegiatan Posyandu di Puskesmas Landasan Ulin Fitriana, Mia; Sari, Anna Khumaira; Intannia, Difa; Rahmatullah, Satrio Wibowo; Sandi, Dita Ayulia Dwi; Wasiaturrahmah, Yusrinie; Muslimawati, Khoirunnisa; Isnaini, Nazhifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea Vol 2, No 4 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Panacea
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jpmp.v2i4.14140

Abstract

Penyakit Tidak menular (PTM) menjadi permasalahan global yang membutuhkan perhatian serius, karena menyebabkan kasus kematian terbanyak di dunia (74%). Pelayanan kesehatan dasar  pada Penyakit Tidak Menular (PTM) di Puskesmas Landasan Ulin masih ada yang belum mencapai target yang diharapkan, Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan pemberdayaan kader posyandu di wilayah Puskesmas Landasan Ulin melalui pembuatan paket edukasi dan sosialisasi tentang PTM, melakukan deteksi dini dan upaya promosi kesehatan terkait PTM kepada masyarakat. Kegiatan meliputi sosialisasi kepada kader dan peserta posyandu, pelatihan dan penerapan teknologi dilakukan kepada kader posyandu tentang penggunaan alat cek kadar glukosa, kolesterol dan asam urat yang digunakan untuk deteksi dini PTM serta interpretasi dari hasil tes yang diperoleh kemudian dievaluasi dengan hasil pretest dan postest. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan skor rata-rata dari kader dan peserta. Hasil skor rata-rata kader posyandu saat pretest sebesar 7,88 meningkat menjadi 8,6 pada skor rata-rata postest, sedangkan hasil skor rata-rata peserta posyandu saat pretest sebesar 7,2 meningkat menjadi 7,9 pada skor rata-rata postest. Peningkatan yang terjadi tidak terlalu signifikan (8 % untuk kader dan 7 % untuk peserta), hal ini mungkin dikarenakan pengetahuan dasar baik kader maupun peserta sudah cukup baik sebelum diberikan sosialisasi. Kata Kunci: Hipertensi, Diabetes Miletus, Faktor Resiko, Pelatihan  Non-communicable diseases (NCDs) are a global problem that requires serious attention. This NCDs has become the cause of most deaths in the world, namely 74%. Landasan Ulin Community Health Center has a population of 77,982 people. In basic health services for Non-Communicable Diseases (NCDs), there are still some that have not reached the expected target. This community service activity aims to empower posyandu cadres in the Landasan Ulin Community Health Center area through creating educational packages and outreach about NCDs, carrying out early detection and efforts health promotion related to NCDs to the community. Activities include outreach to posyandu cadres and participants, training and application of technology to posyandu cadres regarding the use of tools to check glucose, cholesterol and uric acid levels which are used for early detection of NCDs as well as interpretation of the test results obtained which are then evaluated with pretest and posttest results. Based on the evaluation results, there was an increase in the average score of cadres and participants. The average score of posyandu cadres during the pretest was 7.88, increasing to 8.6 in the average score of the posttest, while the average score of posyandu participants during the pretest was 7.2, increasing to 7.9 in the average score of the posttest. The increase that occurred was not very significant (8% for cadres and 7% for participants), this may be because the basic knowledge of both cadres and participants was quite good before being given socialization and education.
Antioxidant Activity of Edible Bird’s Nest (Aerodramus fuciphagus) from Central Borneo, Indonesia Sandi, Dita Ayulia Dwi; Susiani, Eka Fitri; Rahmatullah, Satrio Wibowo; Adnyana, I Ketut; Wikaningtyas, Pratiwi
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 8 No. 1 (2025): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v8i1.6595

Abstract

Edible bird's nests (EBNs) from Aerodramus fuciphagus have been traditionally used in Asia for their various health benefits, including antioxidant properties. Previous studies have reported antioxidant activity in EBN water extracts using methods like ABTS and ORAC. However, the antioxidant activity can vary significantly depending on factors such as the source of EBN, extraction methods, and the specific assay used. This study aimed to comprehensively evaluate the antioxidant potential of EBN water extract using a range of in vitro assays. The antioxidant activity was assessed using four different methods: 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazyl (DPPH) radical scavenging, nitric oxide (NO) radical scavenging, ferric reducing antioxidant power (FRAP), and cupric reducing antioxidant capacity (CUPRAC). Results demonstrated that the EBN water extract exhibited moderate NO radical scavenging activity with an IC50 value of 116.86 μg/mL. While weak activity was observed in the DPPH assay, the FRAP and CUPRAC assays showed promising antioxidant potential with an ascorbic acid equivalent (AAE) of 4.567±0.30 and 3.487±0.095 μg AAE/mL, respectively. These findings suggest that the antioxidant activity of EBN water extract may be primarily attributed to its protein content. However, further investigations are warranted to elucidate the specific mechanisms of action and isolate the bioactive compounds responsible for the observed antioxidant effects. These findings have implications for the development of EBN-based functional foods, nutraceuticals, and cosmeceuticals with enhanced antioxidant properties.
Pemberdayaan Kelompok Tani Sikat melalui Sosialisasi dan Pendampingan Budidaya Tanaman Herbal Saputera, Mochammad Maulidie Alfiannor; Muthia, Rahmi; Hidayati, Rahmi; Nurbidayah, Nurbidayah; Gunawan, Gunawan; Arnida, Arnida; Sandi, Dita Ayulia Dwi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.18079

Abstract

ABSTRAK Potensi budidaya tanaman herbal terbuka luas, program ini menjadi pilar dalam peningkatkan Kesehatan, ekonomi dan konservasi keanekaragaman hayati. Meningkatkan budidaya tanaman herbal di wilayah Desa Bentok Kampung, Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Tahapan pada metode yang dilakukan yaitu persiapan kegiatan, sosialisasi budidaya tanaman herbal, pelatihan dan pendampingan budidaya diakhiri dengan monitoring dan evaluasi kegiatan. Pelaksanaan sosialisasi berjalan dengan lancar dan terdapat diskusi interaktif yang menentukan tanaman yang akan dibudidaya. Pada tahap pendampingan dilakukan persiapan lahan, pemilihan bibit dan penanaman dari buah naga, bawang Dayak dan jahe merah. Kegiatan pengabdian Masyarakat berlangsung dengan lancar dan terdapat budidaya difokuskan pada tiga tanaman yaitu buah naga, bawang Dayak dan rimpang jahe merah. Kata kunci: Kelompok Tani, Budidaya, Herbal, Tanah Laut  ABSTRACT The potential for herbal plant cultivation is wide open, this program is a pillar in improving health, economy and biodiversity conservation. To improve herbal plant cultivation in the Bentok Kampung area, Bati-Bati District, Tanah Laut Regency. The stages in the method carried out are preparation of activities, socialization of herbal plant cultivation, training and cultivation assistance ending with monitoring and evaluation of activities. The implementation of socialization went smoothly and there was an interactive discussion that determined the plants to be cultivated. At the assistance stage, land preparation, seed selection and planting of dragon fruit, Dayak onions and red ginger were carried out. Community service activities went smoothly and there was cultivation focused on three plants, namely dragon fruit, Dayak onions and red ginger rhizomes. Keywords: Group Farming, Cultivation, Herbs, Tanah Laut
Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol 96% Daun Bungur (Lagerstroemia speciosa) Secara In Vivo Khalid, Ega Rezkyan; Putra, Aditya Maulana Perdana; Sandi, Dita Ayulia Dwi; Akbar, Nabila Hadiah; Muslimawati, Khoirunnisa; Sari, Okta Muthia
Jurnal Pharmascience Vol 12, No 1 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i1.21737

Abstract

Diabetes Melitus (DM) telah menjadi permasalahan global dan termasuk ke dalam penyakit yang paling umum di dunia. Pengobatan menggunakan herbal merupakan salah satu solusi untuk mengatasi diabetes dan tumbuhan bungur (Lagerstroemia speciosa) merupakan herbal yang dapat mengatasi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya aktivitas antidiabetes dan menentukan dosis yang memiliki efek antidiabetes terbesar pada ekstrak etanol 96% L. speciosa secara in vivo menggunakan metode Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO). Mencit diambil darahnya pada menit ke-0 dan diberikan larutan uji sesuai kelompoknya, yaitu kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (metformin), dan kelompok dosis terpilih (75 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 125 mg/kgBB). Setelah 30 menit, diberikan larutan dekstrosa dan diambil darah mencit untuk diuji menggunakan pada menit ke-10, 20, 30, 45, 60, 90, dan 120 setelah pemberian dekstrosa. Hasil menunjukkan penurunan glukosa darah pada menit ke-20-30 pada seluruh kelompok perlakuan ekstrak dan kontrol positif, dimana kelompok dosis 125 mg/kgBB ekstrak L. Speciosa (159 ± 35,46) menghasilkan penurunan kadar glukosa yang tidak jauh berbeda dengan penurunan yang terjadi pada kelompok metformin (150,4 ± 46,42). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa kadar glukosa darah kelompok perlakuan pada menit ke-30 terdapat perbedaan bermakna dengan kontrol negatif (Sig. <0,05) dan tidak berbeda bermakna dengan kontrol positif (Sig. ≥0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah Hasil uji Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) menunjukkan adanya aktivitas antidiabetes oleh ekstrak etanol 96% daun L. speciosa yang ditandai dengan adanya penurunan kadar glukosa darah pada mencit, efek antidiabetes terbesar pada ekstrak etanol 96% daun L. speciosa dengan dosis 125 mg/kgBB.
Co-Authors Ade Syarif Hakim Ahmad Nazar Winarto Akbar, Depy Oktapian Akbar, Nabila Hadiah Akhmad Junaidi Amali, Dzikra Aulia Aminuyati Andini, Rizka Syawal Angelina Ayu Dela Anggi Fridewini Anggi Fridewini Anna Khumaira Sari Ariani, Novia Arnida Arnida Arnida Arnida Astuti, Karunita Ika Azzahra, Meilinda Putri Damayanti Rumondang Butar Butar Dania, Sri Rahmah Daniel Wisnugroho Deni Setiawan DENI SETIAWAN Diah Aulia Rosanti Difa Intannia Djoko Wahyono Dyah Anggraeni Eka Fitri Susiani Eka Kumalasari Endah Puwarastuti Endang Kurniasih Fadhilah, Nur Aina Fatimatuz Zahra Febrianti, Dwi Rizki Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Guntur Kurniawan Hafizah, Noor Hayati, Farida Hayatun Izma Helmina Wati Helsawati Helsawati Helsawati Helsawati Helsawati Hendrya Legenda Herliana Dewi Herlina, Reza Herningtyas Nautika Lingga Humaidy, Mizan I Ketut Adnyana Ike Anggraeni Isnaini, Nazhifah Isnani , Nazhipah Izma, Hayatun Jenah, Rina Astiyani Khairunnisa Khalid, Ega Rezkyan Khoerul Anwar Khoirunnisa Muslimawati Liling Triyasmono LINDA WAHYUNI Mahendra, Rachul Ridho Mia Fitriana Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera Muhammad Ikhwan Rizki Muhammad Rasyid, Muhammad Muhammad Ridho Maulana Musfirah, Yaumi Nadya Rahmi Nadya Rahmi Nahdha Nahdha Nahdha Nasya Hafizah Nazhipah Isnani Niah, Rakhmadhan Noor Hafizah Noor Hafizah Nur Rizki Nurbidayah Nurrahma, Ika Maulida Nurrahmah, Ika Maulida Nurul Mardiati Okta Muthia Sari Pratiwi Wikaningtyas Prima Happy Ratnapuri Putra, Aditya Maulana Perdana Rachul Ridho Mahendra Raffyqurrahman, Muhammad Rahman, Muhammad Arief Rahmatullah, Satrio Wibowo Rahmi Hidayati Rahmi Hidayati Rahmi Muthia Redanti, Hema Novita Revi Kunmariana Rina Astiyani Jenah Rina Astiyani Jenah Rochani, Hardina Rosanti, Diah Aulia Rusida, Esty Restiana Safitri, Nur Haifa Sari, Okta Muthia Sari, Sindwi Rinanda Sari, Sri Oktaviani Setiawan, Muhammad Irwan Sindwi Rinanda Sari Siti Bahzah Sri Oktaviana Sari Supomo Supomo Susiani, Eka Fitri Swandari Paramita Syahrizal Ramadhani Vebruati Vebruati Vebruati Vebruati Vebruati Vebruati Wikaningtyas, Pratiwi Yaumi Musfirah Yaumi Musfirah Yaumi Musfirah Yusmein Uyun Yusrinie Wasiaturrahmah Yustin Ari Prihandini