Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Optimalisasi Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kelurahan Landasan Ulin Selatan Izma, Hayatun; Sandi, Dita Ayulia Dwi; Setiawan, Muhammad Irwan; Sari, Okta Muthia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13352

Abstract

ABSTRAK Stunting adalah keadaan anak mengalami kekurangan gizi yang tinggi badan anak tidak sesuai usianya. Angka prevalensi balita di Kota Banjarbaru berada pada urutan ke-4 tertinggi di Kalimantan Selatan yaitu sekitar 17,34% dan 18 orang bayi mengalami stunting di Kelurahan Landasan Ulin Selatan pada tahun 2022. Kader posyandu yang bersentuhan langsung dengan Masyarakat memiliki peran penting dalam Upaya pencegahan stunting. Pendampingan kader posyandu dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan kader sehingga dapat menekan angka stunting di suatu daerah. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader di Kelurahan Landasan Ulin Selatan tentang stunting dan pengukuran Antropometri. Peningkatan pengetahuan dilakukan melalui sosialisasi dengan metode ceramah dan peningkatan keterampilan dilakukan melalui pelatihan penggunaan alat ukur antropometri secara presisi. Evaluasi  kegiatan dilakukan menggunakan kuisioner pretest dan posttest. Berdasarkan hasil pengukuran kuisioner, diketahui bahwa setelah sosialisasi dari 26 kader diperoleh 15 kader mengalami kenaikan pengetahuan tentang stunting yang sebelumnya 78% menjadi 85% dan 11 kader tidak mengalami kenaikan pengetahuan. Terdapat kenaikan tingkat pengetahuan para kader tentang stunting dan upaya pencegahannya, dan telah dilakukan pelatihan penggunaan alat ukur antropometri Kata Kunci: Kader, Stunting, Tingkat Pengetahuan, Keterampilan, Antropometri  ABSTRACT Stunting is a condition where a child experiences malnutrition where the child's height does not correspond to his age. The prevalence rate of children under five in Banjarbaru City is the 4th highest in South Kalimantan, namely around 17.34% and 18 babies experienced stunting in Landasan Ulin Selatan Subdistrict in 2022. Integrated service post (Posyandu) cadres who have direct contact with the community have an important role in prevention efforts stunting. Mentoring posyandu cadres can increase cadres' abilities and knowledge so that they can reduce stunting rates in an area. Increase the knowledge and skills of cadres in Landasan Ulin Selatan Subdistrict regarding stunting and anthropometric measurements. Increasing knowledge is carried out through socialization using the lecture method and improving skills is carried out through training in the use of precise anthropometric measuring instruments. Activity evaluation was carried out using pretest and posttest questionnaires. Based on the results of questionnaire measurements, it was discovered that after socialization among 26 cadres, 15 cadres experienced an increase in knowledge about stunting from 78% to 85% and 11 cadres did not experience an increase in knowledge. There has been an increase in the level of cadres' knowledge about stunting and efforts to prevent it, and training has been carried out in the use of anthropometric measuring instruments Keywords: Cadre, Antropometry, Stunting, Knowledge, Skill
Pemberdayaan Kader dan Lansia dalam Pengelolaan Serta Pemanfaatan Toga sebagai Upaya Dalam Mengatasi Hipertensi di Desa Sungai Batang Kabupaten Banjar Isnani, Nazhipah; Triyasmono, Liling; Rizki, Muhammad Ikhwan; Rahmatullah, Satrio Wibowo; Sandi, Dita Ayulia Dwi; Izma, Hayatun; Redanti, Hema Novita; Humaidy, Mizan; Amali, Dzikra Aulia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.22551

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan menjadi faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat dengan edukasi dan pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader serta lansia dalam pencegahan hipertensi di Desa Sungai Batang. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah interakif, diskusi, pemerian edukasi dan pelatihan pengolahan TOGA. Evaluasi pengetahuan peserta dilakukan menggunakan pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil dari kegiatan ini didapatkan peningkatan rata-rata pengetahuan peserta dari 87,14% pada pre-test menjadi 100% pada post-test, dengan nilai p=0,0001 yang menunjukkan perbedaan siginifikan. Selain itu, peserta juga memperoleh keterampilan dalam meracik ramuan herbal antihipertensi dari TOGA. Edukasi hipertensi dan pelatihan TOGA efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader serta lansia dalam mendukung upaya promotif dan preventif pada penyakit hipertensi di Desa Sungai Batang. Kata Kunci: Hipertensi, Edukasi Kesehatan, Tanaman Obat Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat.  ABSTRACT Hypertension is a non-communicable disease with a high prevalence and a significant risk factor for cardiovascular disease. One preventative measure is community empowerment through education and the use of Family Medicinal Plants (TOGA). This activity aims to improve the knowledge and skills of community health workers and the elderly in preventing hypertension in Sungai Batang Village. The activity used interactive lectures, discussions, educational presentations, and TOGA processing training. Participants' knowledge was evaluated using pre- and post-tests, then analysed descriptively using quantitative data. This activity showed an increase in average participant knowledge from 87.14% in the pre-test to 100% in the post-test, with a p-value of 0.0001 indicating a significant difference. Furthermore, participants also gained skills in preparing antihypertensive herbal concoctions from TOGA. Hypertension education and TOGA training effectively improved the knowledge and skills of community health workers and the elderly in supporting promotive and preventive efforts for hypertension in Sungai Batang Village. Keywords: Hypertension, Health Education, Family Medicinal Plants, Community Empowerment
Pemanfaatan Teknologi Digital dalam Meningkatkan Pengetahuan Stunting dan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri dan Ibu Hamil di Desa Penggalaman Sandi, Dita Ayulia Dwi; Izma, Hayatun; Setiawan, Muhammad Irwan; Paramita, Swandari; Ismail, Sjarif; Anggraeni, Ike
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i12.23562

Abstract

ABSTRAK Tahun 2024, Desa penggalaman mencatatkan angka kejadian stunting yakni 23,4%, dimana angka ini masih beradadiatas target nasional, yakni 14%. Stunting tidak hanya dipengaruhi oleh asupan gizi ibu hamil dan anak, tetapi juga dipengaruhi oleh gizi ibu pada periode sebelum kehamilan, terutama pada periode pra konsepsi, yaitu wanita usiasubur dan remaja. ebesar 48,9% ibu hamil mengalami anemia, sementara sebagian lainnya terkena masalah Kurang Energi Kronik (KEK). Kondisi ini berkontribusi pada tingginya angka bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR), yang merupakan salah satu faktor utama penyebab stunting. Memberikan edukasi dan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri serta ibu hamil mengenai stunting dan anemia, juga kepatuhan mengkonsumsi tablet tambah darah (TTD) dengan memanfaatkan penggunaan aplikasi TASTING. Menggunakan desainpre-post group. Sebanyak 28 remaja putri dan ibu hamil menerima edukasi tentang anemia, stunting, dan konsumsi TTD melalui pemaparan menggunakan PowerPoint serta media pendukung berupa leaflet dan buku saku. Setelah itu dilakukan pemeriksaan awal kadar hemoglobin. Remaja putri yang mengalami anemia dan seluruh ibu hamil kemudian didampingi untuk mengonsumsi TTD selama satu bulan dengan bantuan aplikasi pengingat. Satu bulan setelah intervensi, kadar hemoglobin kembali diukur dan peserta diminta mengisi instrumen untuk menilai tingkat kepatuhan. Rata-rata skor pengetahuan pada remaja putri menunjukkan adanya peningkatan sebanyak 12,31%, dari 76,15%menjadi 88,46%. Sedangkan pada ibu hamil terjadi peningkatan sebanyak 15,6%, dari 84,44% menjadi 100%. Setelah pendampingan konsumsi TTD selama 1 bulan, 100% remaja putri dan ibu hamil mengalami peningkatan kadar Hb > 12 g/dl, Dimana rata-rata Tingkat kepatuhan terjadi peningkatan sejumlah 26,67%, dari sebelumnya 66,66% menjadi 93,33%. Penggunaan media leafleat dan buku saku dalam edukasi stunting, anemia dan tablet tambah darah dapatmeningkatkan tingkat pengetahuan remaja putri dan ibu hamil. Begitu pun pendampingan konsumsi tablet tambah darah dengan memanfataakan aplikasi pengingat minum obat dapat meningkatkan kepatuhan remaja putri (100%) dan ibu hamil (93,33%) terhadap konsumsi tablet tambah darah. Diperlukan usaha yang berkelanjutan dan konsisten untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan remaja putri dan ibu hamil dalam konsumsi tablet tambah darah sebagai Upaya pencegahan stunting. Kata Kunci: Anemia, Aplikasi Pengingat, Buku Saku, Leafleat  ABSTRACT In 2024, the village of Pegalaman recorded a stunting incidence of 23.4%, which is still above the national target of 14%. Stunting is not only influenced by the nutritional intake of pregnant women and children but also by maternal nutrition in the period before pregnancy, especially in the pre- conception period, namely women of childbearing age and adolescent girls. As many as 48.9% of pregnant women suffer from anemia, and some others experience chronicenergy deficiency (CED). This causes the prevalence of babies with low birth weight (LBW), which is one of the main causes of stunting, to remain high. to educate and assist adolescent girls and pregnant women in enhancing theirunderstanding of stunting and anemia prevention, as well as to improve adherence to iron supplement intake via TASTING applications. Pre-post group design. Twenty-eight adolescent and pregnant women received education on anemia, stunting, and iron supplement consumption via PowerPoint presentations, supplemented with leaflets andpocketbooks. Additionally, initial hemoglobin levels were assessed. Adolescent girls with anemia and all pregnantwomen were monitored to ensure the consumption of iron tablets for one month through a medication reminder application. One month post-therapy, hemoglobin levels were reassessed, and instrument filling was conducted toevaluate compliance levels. Based on the average knowledge score of adolescent girls, there was an increase in knowledge of 12.31%, from 76.15% to 88.46%. While in pregnant women there was an increase of 15.6%, from 84.44%to 100%. After assistance with iron tablet consumption for 1 month, 100% of adolescent girls and pregnant women experienced an increase in Hb levels > 12 g/dL, where the average level of compliance increased by 26.67%, from the previous 66.66% to 93.33%. The use of leaflets and pocketbooksin education on stunting, anemia, and iron tablets canenhance knowledge acquisition of adolescent girls and pregnant women. Likewise, mentoring the consumption of ironsupplements using a medication reminder app can improve adherence among adolescent girls (100%) and pregnantwomen (93.33%). Consistent and ongoing efforts are needed to improve the knowledge and compliance of adolescent girls and pregnant women regarding iron supplement consumption as a means of preventing stunting. Keywords: Anemia, Reminder Application, Education Book, Leafleat
FORMULASI DAN EVALUASI GEL HAND SANITIZER DARI MINYAK ATSIRI BUNGA LILI (Lilium auratum) Dwi Rizki Febrianti; Eka Kumalasari; Rakhmadhan Niah; Novia Ariani; Supomo Supomo; Dita Ayulia Dwi Sandi
Journal of Pharmascience Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v11i1.13822

Abstract

Minyak atsiri bunga lili (lilium auratum) dapat berpotensi sebagai antibakteri dengan memformulasikan dalam bentuk sediaan gel hand sanitizer. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan sediaan gel antiseptik (Hand sanitizer) minyak atsiri bunga lili dengan berbagai konsentrasi gelling agent carbopol 940 yang mempunyai sifat fisik yang baik dan memenuhi syarat. Carbopol 940 divariasikan dengan konsentrasi 0,667 % dan 1,334% dari total formula. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Formula diuji sifat fisiknya, seperti uji organoleptis, pH, homogenitas, daya lekat dan daya sebar. Hasil penelitian menunjukkan dari kedua formula dengan variasi konsentrasi gelling agent carbopol 940 yaitu 0,667 % dan 1,334% memenuhi syarat uji sifat fisik. Didapatkan hasil formula yang mempunyai sifat fisik yang memenuhi standar uji sifat fisik adalah formula II dengan konsentrasi Carbopol 940 1,334%. Kata Kunci : Lilium Auratum, Hand Sanitizer, Carbopol 940, Uji Sifat Fisik, Antibakteri The essential oil of lili (Lilium auratum) can potentially be antibacterial by formulating in the form of hand sanitizer gel preparations. This study is to determine the preparation of antiseptic gel (Hand sanitizer) of lilies essential oil with various concentrations of gelling agent carbophol 940 which has good physical properties and qualifies. Carbophol 940 with a variation in concentration of 0.667% and 1.334% with experimental methods conducted trials on formulations so that a product of hand sanitizer gel preparations of lilies essential oil that has good physical properties and qualifies. The results of the research showed that from the two formulas with variations in the concentration of the gelling agent Carbopol 940, namely 0.667% and 1.334%, it met the requirements. The resulting formula which had good physical properties was formula II with the amount of Carbopol 1.334%.
Uji Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Etanol 96% Daun Bungur (Lagerstroemia speciosa) Secara In Vivo Ega Rezkyan Khalid; Aditya Maulana Perdana Putra; Dita Ayulia Dwi Sandi; Nabila Hadiah Akbar; Khoirunnisa Muslimawati; Okta Muthia Sari
Journal of Pharmascience Vol. 12 No. 1 (2025): Jurnal Pharmascience
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jps.v12i1.21737

Abstract

Diabetes Melitus (DM) telah menjadi permasalahan global dan termasuk ke dalam penyakit yang paling umum di dunia. Pengobatan menggunakan herbal merupakan salah satu solusi untuk mengatasi diabetes dan tumbuhan bungur (Lagerstroemia speciosa) merupakan herbal yang dapat mengatasi hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya aktivitas antidiabetes dan menentukan dosis yang memiliki efek antidiabetes terbesar pada ekstrak etanol 96% L. speciosa secara in vivo menggunakan metode Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO). Mencit diambil darahnya pada menit ke-0 dan diberikan larutan uji sesuai kelompoknya, yaitu kontrol negatif (Na-CMC), kontrol positif (metformin), dan kelompok dosis terpilih (75 mg/kgBB, 100 mg/kgBB, dan 125 mg/kgBB). Setelah 30 menit, diberikan larutan dekstrosa dan diambil darah mencit untuk diuji menggunakan pada menit ke-10, 20, 30, 45, 60, 90, dan 120 setelah pemberian dekstrosa. Hasil menunjukkan penurunan glukosa darah pada menit ke-20-30 pada seluruh kelompok perlakuan ekstrak dan kontrol positif, dimana kelompok dosis 125 mg/kgBB ekstrak L. Speciosa (159 ± 35,46) menghasilkan penurunan kadar glukosa yang tidak jauh berbeda dengan penurunan yang terjadi pada kelompok metformin (150,4 ± 46,42). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa kadar glukosa darah kelompok perlakuan pada menit ke-30 terdapat perbedaan bermakna dengan kontrol negatif (Sig. <0,05) dan tidak berbeda bermakna dengan kontrol positif (Sig. ≥0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah Hasil uji Tes Toleransi Glukosa Oral (TTGO) menunjukkan adanya aktivitas antidiabetes oleh ekstrak etanol 96% daun L. speciosa yang ditandai dengan adanya penurunan kadar glukosa darah pada mencit, efek antidiabetes terbesar pada ekstrak etanol 96% daun L. speciosa dengan dosis 125 mg/kgBB.
In Silico Evaluation of Kaempferol, Gallic Acid, and Stigmasterol from Lagerstroemia speciosa as Multi-Target Antidiabetic Agents: Molecular Docking and Dynamics Simulation Study Aditya Maulana Perdana Putra; Catherina Adeline Kurniawan; Anna Khumaira Sari; Nabila Hadiah Akbar; Khoirunnisa Muslimawati; Okta Muthia Sari; Dita Ayulia Dwi Sandi; Normaidah Normaidah; Putri Helena Junjung Buih; Ariranur Haniffadli
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 9 No. 2 (2026): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v9i2.9720

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder that leads to severe complications and continues to increase in prevalence worldwide. Although Lagerstroemia speciosa is a well-recognized antidiabetic medicinal plant, most in silico studies have focused exclusively on its major constituent, leaving the antidiabetic potential of its other phytochemicals largely unexplored. This study investigated the multi-target antidiabetic potential of phytochemicals derived from L. speciosa leaves using an in silico approach targeting three key enzymes: aldose reductase, glucokinase, and glycogen synthase kinase 3-beta (GSK3-β). A total of 62 compounds were screened by molecular docking with AutoDock Vina, followed by toxicity predictions using ProTox-II and ToxTree. The top ligand for each target, kaempferol (aldose reductase), gallic acid (glucokinase), and stigmasterol (GSK3-β), was selected for further evaluation through molecular dynamics simulations using GROMACS 2016.3 for 100 ns. Structural and interaction stability were assessed through RMSD, RMSF, SASA, radius of gyration (Rg), and radial distribution function (RDF) analyses. Binding free energies were calculated using the MM/PBSA method via g_mmpbsa. The results indicated that stigmasterol exhibited the most favorable MM/PBSA binding free energy (–133.377 kJ/mol), followed by kaempferol (–65.714 kJ/mol) and gallic acid (–45.629 kJ/mol). However, this favorable energy was dominated by nonspecific van der Waals contributions, consistent with the diffuse interaction patterns and low hydrogen-bond occupancy (4.24%) for stigmasterol. Kaempferol exhibited the highest hydrogen-bond occupancy (64.38%), indicating a stable, consistent interaction with its target enzyme. Rg and RDF analyses confirmed the compactness and specific atomic interactions of the kaempferol and gallic acid complexes.
Co-Authors Ade Syarif Hakim Aditya Maulana Perdana Putra Ahmad Nazar Winarto Akbar, Depy Oktapian Akbar, Nabila Hadiah Akhmad Junaidi Amali, Dzikra Aulia Aminuyati Andini, Rizka Syawal Angelina Ayu Dela Anggi Fridewini Anggi Fridewini Anna Khumaira Sari Ariani, Novia Ariranur Haniffadli Arnida Arnida Arnida Arnida Astuti, Karunita Ika Azzahra, Meilinda Putri Buih, Putri Helena Junjung Catherina Adeline Kurniawan Damayanti Rumondang Butar Butar Dania, Sri Rahmah Daniel Wisnugroho Deni Setiawan DENI SETIAWAN Diah Aulia Rosanti Difa Intannia Djoko Wahyono Dwi Rizki Febrianti Dyah Anggraeni Ega Rezkyan Khalid Eka Fitri Susiani Eka Kumalasari Eka Kumalasari Endah Puwarastuti Endang Kurniasih Fadhilah, Nur Aina Fatimatuz Zahra Febrianti, Dwi Rizki Gunawan Gunawan Gunawan Gunawan Guntur Kurniawan Hafizah, Noor Hayati, Farida Hayatun Izma Helmina Wati Helsawati Helsawati Helsawati Helsawati Helsawati Hendrya Legenda Herliana Dewi Herlina, Reza Herningtyas Nautika Lingga Humaidy, Mizan I Ketut Adnyana Ike Anggraeni Isnaini, Nazhifah Isnani , Nazhipah Izma, Hayatun Jenah, Rina Astiyani Khairunnisa Khalid, Ega Rezkyan Khoerul Anwar Khoirunnisa Muslimawati Khoirunnisa Muslimawati Liling Triyasmono LINDA WAHYUNI Mahendra, Rachul Ridho Mia Fitriana Mochammad Maulidie Alfiannor Saputera Muhammad Ikhwan Rizki Muhammad Rasyid, Muhammad Muhammad Ridho Maulana Musfirah, Yaumi Nabila Hadiah Akbar Nadya Rahmi Nadya Rahmi Nahdha Nahdha Nahdha Nasya Hafizah Nazhipah Isnani Niah, Rakhmadhan Noor Hafizah Noor Hafizah Normaidah, Normaidah Novia Ariani Nur Rizki Nurbidayah Nurrahma, Ika Maulida Nurrahmah, Ika Maulida Nurul Mardiati Okta Muthia Sari Pratiwi Wikaningtyas Prima Happy Ratnapuri Putra, Aditya Maulana Perdana Rachul Ridho Mahendra Rahman, Muhammad Arief Rahmatullah, Satrio Wibowo Rahmi Hidayati Rahmi Hidayati Rahmi Muthia Rakhmadhan Niah Redanti, Hema Novita Revi Kunmariana Rina Astiyani Jenah Rina Astiyani Jenah Rochani, Hardina Rosanti, Diah Aulia Safitri, Nur Haifa Sari, Okta Muthia Sari, Sindwi Rinanda Sari, Sri Oktaviani Setiawan, Muhammad Irwan Sindwi Rinanda Sari Siti Bahzah Sri Oktaviana Sari Supomo Supomo Supomo Supomo Susiani, Eka Fitri Swandari Paramita Vebruati Vebruati Vebruati Vebruati Vebruati Vebruati Wikaningtyas, Pratiwi Yaumi Musfirah Yaumi Musfirah Yaumi Musfirah Yusmein Uyun Yusrinie Wasiaturrahmah Yustin Ari Prihandini