Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Jajanan Sehat Pada Murid SD Melalui Media Buku Cerita Bergambar Pada murid Sekolah Dasar Yuliati, Yuliati; Baharuddin, Alfina; Nurlinda, Andi
Window of Community Dedication Journal Vol.5 No.1 (Juni,2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v5i1.2073

Abstract

The presence of hawkers is an important factor because it is related to food intake for students. Activities at school have taken up a considerable amount of time in daily activities, including eating activities. In general, school children, in addition to consuming food at home, also have the habit of buying snacks at school. The presence of snack sellers is an important factor because it is related to food intake for students. Activities at school have taken up a large amount of time in daily activities, including eating activities. In general, school children, in addition to consuming food at home, also have the habit of buying snacks at school. In general, the sellers of snacks with ingredients that are harmful to health argue because they do not know the existence of illegal BTP in the raw materials of the snacks they sell. The partner problems are: Many unhealthy snacks are sold at school and the habit of students snacking at school without bringing their own lunch from home. There is no media from the school to transfer knowledge about healthy snacks. The school is not able to prohibit snacks sellers around the school considering that most snacks sellers are local residents around the school. Schools do not have the capacity to educate students and do not have the capacity to train school canteen managers to provide healthy snacks. Canteen managers have not implemented personal hygiene and food safety measures.
Peran Kader Kesling sebagai Upaya Pencegahan Kejadian Dermatitis dengan Perbaikan Kualitas Air Sumur Bor Baharuddin, Alfina; junaid, Annisa; Poetra, Ricky Perdana; Yuliati; A. Fachrin, Suharni
Bahasa Indonesia Vol 21 No 03 (2024): Sarwahita : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.213.8

Abstract

Abstract Clean water is one of the basic needs for human life. The results of the examination of the quality of borehole water in Moncong Loe Village obtained the level of sulfate (SO4) The level of sulfate (SO4) has exceeded the quality standard as clean water which is 400 mg / l and as drinking water is 250 mg / liter. While dermatitis cases in the area reached 65.6%.  The objectives of this service are: Improving the quality of borehole water in Pamanjengan hamlet, Maros Regency: Increase ownership of healthy water, increase understanding of water purification techniques at the household level, reduce dermatitis cases due to decreased borehole water quality. The solutions offered in this service activity are 1. Conducting knowledge transfer education related to healthy latrines according to the functions and benefits for environmental health and the practice of making septi tanks and pilot healthy latrines 2. Conducting knowledge transfer education related to water purification methods The results of the service showed that there was an increase in the knowledge of the partners from the pre-test activity in the sufficient category (83.3%) while for the post-test it increased to 88.6%. There was an increase in the attitude of the partners from the pre-test activity in the moderate category (80%) while for the post test it increased to 86.6%.There was an increase in the actions of kesling cadres from the pre-test activity in the moderate category (79.8%) while for the post test it increased to 85.6%.   Abstrak Air bersih merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia. Hasil pemeriksaan kualitas air sumur bor di Desa Moncongloe diperoleh kadar sulfat (SO4) Kadar sulfat (SO4) tersebut telah melebihi baku mutu sebagai air bersih yaitu 400 mg/l dan sebagai air minum yaitu 250 mg/liter. Sedangkan kasus dermatitis diwilayah tersebut mencapai 65,6%. Tujuan pengabdian ini adalah: meningkatkan capaian Kualitas air sumur bor di dusun Pamanjengan Kab maros: Meningkatkan kepemilikan air yang sehat, meningkatkan pemahaman tentang teknik penjernihan air ditingkat rumah tangga, menurunkan kakuss dermatitis akibat penurunan kualitas air sumur bor. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah 1. Melakukan edukasi transfer pengetahuan terkait Jamban sehat sesuai fungsi dan manfaat bagi kesehatan lingkungan serta praktek pembuatan septi tank dam jamban sehat percontohan 2. Melakukan edukasi transfer pengetahuan terkait metode penjernihan air Hasil pengbdian menunjukkan Terjadi peningkatan pengetahuan para mitra dari kegiatan pre test kategori cukup (83,3%) sedangkan untuk post test meningkat menjadi 88,6%. Terjadi peningkatan sikap para mitra dari kegiatan pre test kategori cukup (80%) sedangkan untuk post test meningkat menjadi 86,6%.Terjadi peningkatan tindakan kader kesling dari kegiatan pre test kategori cukup (79,8%) sedangkan untuk post test meningkat menjadi 85,6% .
Pengaruh Motivasi Hedonis dan Kebiasaan Terhadap Perilaku Pengguna Melalui Niat Pengguna Rekam Medis Elektronik Berbasis Model UTAUT 2 di RSUD Lamaddukkelleng: The Influence of Motivation Hedonic Motivation and Habits on User Behavior through Intention to Use Electronic Medical Records Electronic Medical Records Based on UTAUT 2 Model at Lamaddukkelleng Hospital Rauf, Rakhmawati; Idris, Fairus Prihatin; Baharuddin, Alfina; Yusriani, Yusriani; AP, Andi Rizki Amelia; Ahri, Reza Aril
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i1.1896

Abstract

Abstract Background: The Ministry of Health targets that every hospital in Indonesia must use Electronic Medical Records (EMR). The implementation of EMR in Indonesia is still low and is constrained by user behavior in adopting EMR. Evaluating user behavior can provide recommendations for the success of EMR implementation. Objective: To analyze of Hedonic Motivation and Habits on User Behavior through Behavioral Intentions of Electronic Medical Records at RSUD Lamaddukkelleng. Method: The research is quantitative research with a Cross Sectional Study design. Data analysis using SEM-PLS. The sampling technique used was disproportionate random sampling with the Slovin formula, obtaining 152 Health Worker respondents. Data were collected using a questionnaire with a Likert scale. Results: Hedonic Motivation (p=0.000) and Habits (p=0.001) have a positive effect on Behavioral Intention. Behavioral Intention (p=0.000) itself has a positive effect on Use Behavior. Hedonic motivation (p=0.001) and Habits (p=0.000) have a positive effect on Use behavior through Behavioral intention of users of electronic medical records. Conclusion: There was an increase in Behavioral intentions which were influenced by Hedonic Motivation and Habits and there was an increase indirectly influencing Use behavior through Behavioral Intentions by Hedonic Motivation and Habits in the use of Electronic Medical Records. There is an increase in Use Behavior directly influenced by Behavioral Intention. Abstrak Latar Belakang: Kementerian Kesehatan menargetkan setiap rumah sakit di Indonesia harus menggunakan Rekam Medis Elektronik (RME). Implementasi RME di Indonesia masih rendah dan terkendala oleh perilaku pengguna dalam mengadopsi RME. Mengevaluasi perilaku pengguna dapat memberikan rekomendasi keberhasilan penerapan RME. Tujuan: Untuk menganalisis Motivasi dan Kebiasaan Hedonik terhadap Perilaku Pengguna melalui Intensi Perilaku Rekam Medis Elektronik di RSUD Lamaddukkelleng. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Analisis data menggunakan SEM-PLS. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah disproportionate random sampling dengan rumus Slovin, diperoleh 152 responden Tenaga Kesehatan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala likert. Hasil: Motivasi Hedonis (p=0.000) dan Kebiasaan (p=0.001) berpengaruh positif terhadap Niat Pengguna. Niat Pengguna (p=0.000) sendiri berpengaruh positif terhadap Perilaku Pengguna. Motivasi Hedonis (p=0.001) dan Kebiasaan (p=0.000) berpengaruh positif terhadap Perilaku Penggunaan melalui Niat Perilaku pengguna rekam medis elektronik. Kesimpulan: Terdapat peningkatan Niat Pengguna yang dipengaruhi oleh Motivasi Hedonis dan Kebiasaan. Terdapat peningkatan yang secara tidak langsung mempengaruhi Perilaku Pengguna melalui Niat Pengguna yang dipengaruhi oleh Motivasi Hedonis dan Kebiasaan dalam penggunaan Rekam Medis Elektronik. Terdapat peningkatan Perilaku Pengguna yang dipengaruhi langsung oleh Niat Pengguna.
Pengaruh Mutu Pelayanan dan Kepuasan Terhadap Minat Kunjungan Ulang Pasien Rawat Inap di RSUD Labuang Baji Makassar Tahun 2024: The Effect of Service Quality and Satisfaction on Interest in Repeat Visits of Inpatients at Labuang Baji Hospital Makassar Year 2024 Saputri, Andriani Yuli; Amelia, Andi Rizki; Baharuddin, Alfina
Journal of Aafiyah Health Research (JAHR) Vol. 6 No. 1 (2025): JANUARY-JUNE
Publisher : Postgraduate Program in Public Health, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52103/jahr.v6i1.1926

Abstract

Abstrak Latar Belakang: Rumah Sakit sebagai fasilitas pelayanan Kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan Kesehatan perorangan Tingkat sekunder dan tersier secara paripurna sesuai dengan UU no.44 tahun 2009. Mutu Pelayanan yaitu suatu mutu pelayanan yang baik dalam memberikan pelayanan rawat inap di rumah sakit merupakan hal yang penting demi kelangsungan suatu rumah sakit. Minat kunjungan kembali ini muncul, karena adanya pengaruh dari kepuasan yang dirasakan pasien. Pelanggan yang puas akan dapat melakukan pemanfaatan kembali pelayanan rumah sakit. Tujuan: Untuk mengetahui mutu pelayanan dan kepuasan terhadap minat kunjungan ulang pasien rawat inap sebagai variabel moderator di RSUD Labuang Baji  Makassar. Metode: Penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif yang menggunakan studi observasional analitik dengan rancangan cross sectional study. Dengan populasi sebanyak 3.229 dan sampel sebanyak 98. Hasil: Hasil penelitian menggunakan analisis multivariat menunjukkan bahwa Pengaruh beban kerja fisik terhadap patient safety melalui Organizational Citizenship Behavior (OCB) diperoleh nilai koefisien sebesar -0,111 dengan nilai p (0.025) < 0,05. yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan. dan variable OCB merupakan variabel intervening pengaruh beban kerja fisik terhadap patient safety. Kesimpulan: Pengaruh secara langsung beban kerja fisik terhadap penerapan patient safety melalui perilaku organizational citizenship behaviour diperoleh nilai p = 0,025 yang artinya perilaku OCB merupakan variabel intervening terhadap hubungan antara beban kerja fisik dengan penerapan patient safety. Abstract Background: Hospital The hospital in Law of the Republic of Indonesia Number 44 of 2009 is a health service facility that provides middle-level and tertiary individuals. Full health services are in accordance with health service institutions that provide individual health services in a complete manner that provide inpatient, outpatient, and emergency services. Objective: To To determine the effect of service quality and satisfaction on the interest of patients in the inpatient installation at Labuang Baji Hospital Makassar. Methods: The research This type of research is quantitative and observational research with a cross sectional study design. With a population of 3,299 inpatients and a sample of 98. Results: The results of the study using Path Analysis showed that there was an effect of satisfaction on the interest of the visit obtained with a statistical t-value greater than the value of 1.96 (2.398 > 1.96), with a significant level smaller than 0.05 (0.017 < 0.05). So it can be concluded that satisfaction has a positive and significant effect on the interest of the visit. Conclusion: The effect of satisfaction on the interest of the visit was obtained with a value of p = 0.05 (0.017 < 0.05). So it can be concluded that satisfaction has a positive and significant effect on the interest of the visit. So it can be concluded that there is a relationship between satisfaction and interest in repeat visits.
EDUKASI PEMANFAATAN SEREH MENJADI SPRAY DAN BODY LOTION SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN KASUS DBD DI DUSUN BIRING JENE KAB MAROS Yuliati; Andi Adillah Firstania Azis; Idhar Dharlis; Alfina Baharuddin
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract There were 50 cases of dengue fever in Biring Jene hamlet (35.5%). Based on the results of examinations for Aedes aegypti larvae, 12% of containers were positive for Aedes aegypti larvae in the house and 88% were negative. Meanwhile, the number of containers that were positive for Aedes aegypti larvae outside the home was 3% and those that were negative were 97%. House Index (HI)=27.6, Container Index (CI)=8.3, and Breteau Index (BI)=29.7. The aim of this service is: Reducing cases of dengue fever, increasing partner education through the use of natural ingredients such as lemongrass as a herbal ingredient in preventing dengue fever. The solution offered in this service activity is: education to partners regarding the application of natural, environmentally friendly ingredients as an effort to prevent dengue fever, namely lemongrass as lotion and spray. The results of the service showed that there was an increase in the partners' knowledge from the pre-test activities in the sufficient category (52.3%) while for the post-test it increased to 80%. There was an increase in the partners' attitudes from the pre-test activities in the sufficient category (60%) while for the post-test it increased to 83%. There was an increase in the actions of RT mothers from the pre-test activities in the sufficient category (55.0%) while for the post-test it increased to 80% Keywords: DHF, Lemongrass, Spray, lotion. Abstrak Kasus DBD di dusun biring jene terdapat 50 Kasus (35,5%). Berdasarkan hasil pemeriksaan jentik Aedes aegypti bahwa kontainer yang positif jentik Aedes aegypti di dalam rumah yaitu 12% dan yang negatif 88%. Sedangkan jumlah kontainer yang positif jentik Aedes aegypti di luar rumah yaitu 3% dan yang negatif 97%. House Index (HI)=27,6, Container Index (CI)=8,3, dan Breteau Index (BI)=29,7. Tujuan pengabdian ini adalah: Menurunan kasus DBD, Peningkatan edukasi mitra melalui pemanfaatan bahan alami sereh sebagai bahan herbal dalam pencegahan DBD. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian ini adalah : edukasi kepada mitra terkait penerapan bahan alami yang ramah lingkungan sebagai upaya penceghaan DBD yaitu sereh menjadi lotion dan spray. Hasil pengabdian menunjukkan Terjadi peningkatan pengetahuan para mitra dari kegiatan pre test kategori cukup (52,3%) sedangkan untuk post test meningkat menjadi 80 %. Terjadi peningkatan sikap para mitra dari kegiatan pre test kategori cukup (60 %) sedangkan untuk post test meningkat menjadi 83%. Terjadi peningkatan tindakan para ibu-ibu RT dari kegiatan pre test kategori cukup (55,0%) sedangkan untuk post test meningkat menjadi 80% Keywords: DBD, Sereh, Spray, lotion.
Identifikasi Karakteristik, Kelimpahan, Warna dan Ukuran Mikroplastik pada Kerang di Perairan Pantai Galesong Yuliati, Yuliati; Baharuddin, Alfina
Lontara Journal of Health Science and Technology Vol. 6 No. 1 (2025): Januari-Juni 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53861/lontarariset.v6i1.517

Abstract

The increasing presence of microplastics in the waters has been known to have the potential to enter various types of marine biota including shellfish. the type of research conducted was descriptive observational research) The research location was the coastal area of North Galesong Beach, Takalar Regency. The results showed that the average abundance of microplastics in mussels in Galesong Waters was 4,258 items/individual. The average (mean) intake rate of respondents was 185.86 gr/day, the median value was 167 gr/day. The minimum intake rate was 115 gr/day and the maximum intake rate was 300 gr/day. The mean exposure frequency of respondents was 126 days, the median was 104 days. The minimum exposure frequency was 54 days and the maximum exposure frequency was 255 gr/day. the types of microplastics found were all in the form of lines, fragments with red, blue and black colors. The size found was between 0.505-10.488 mm. The most common type of microplastics found in both sediments and mussels is the fragment form, followed by lines with a variety of colors, namely red, blue and black, there are differences in microplastics abundance between the two types of mussels, but differences in abundance can be seen between research stations as mussel habitat.
Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan Kandungan Mikroplastik dalam Kerang Kijing (Pilsbryoconcha exilis) pada masyarakat di Perairan Galesong Utara Aulia, Firda; Baharuddin, Alfina; Abd. Gafur
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 5 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i5.1979

Abstract

Sampah laut secara global berupa plastik tersebar di berbagai lingkungan laut, termasuk garis pantai, permukaan laut, dan dasar laut yang menyumbang sekitar 95% dari total akumulasi sampah laut. Menurut data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), negara ini mampu menghasilkan sekitar 64 juta ton sampah plastik setiap tahunnya. Mikroplastik dapat menimbulkan potensi risiko kesehatan yang melibatkan gangguan kekebalan, kerusakan saraf otak, gangguan reproduksi, serta potensi karsinogenik. Selain itu, risiko kesehatan lainnya yang dapat ditimbulkan akibat mikroplastik dan bahan kimia yang terkandung di dalamnya mencakup gangguan reproduksi, gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal dan anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui risiko kesehatan lingkungan akibat kandungan mikroplastik dalam kerang kijing (Pilsbryoconcha exilis) di perairan Galesong Utara Tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional deskriptif dengan pendekatan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) dengan mengukur faktor-faktor risiko pada waktu yang sama untuk memberikan prediksi besarnya risiko kesehatan akibat kandungan mikroplastik yang terdapat dalam kerang kijing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua sampel kerang kijing yang diperiksa positif mengandung mikroplastik. Rata-rata konsentrasi kelimpahan mikroplastik dalam kerang kijing yaitu 0,245 gram. Berdasarkan Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL), asupan (intake) pada masyarakat yang mengonsumsi kerang kijing baik realtime maupun lifetime masih berada dibawah besaran risiko nilai RQ<1, artinya tidak berisiko pajanan mikroplastik saat ini hingga beberapa tahun mendatang.
Faktor Umur Berhubungan Dengan Paparan Timbal Dalam Rambut Pada Nelayan Kerang Di Galesong Utara Udani Asril, Fhirsya; Alfina Baharuddin; Nasruddin Syam
Window of Public Health Journal Vol. 5 No. 6 (2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelolaan Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/woph.v5i6.1971

Abstract

Sungai dapat tercemar karena masuknya benda dan zat ke dalam sungai yang berakibat dari aktifitas manusia, yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan dalam ekosistem makhluk hidup yaitu logam berat timbal (Pb). Logam berat dalam suatu perairan memiliki peran penting dalam proses metabolisme makhluk hidup. Namun, apabila konsentrasinya yang juga berlebihan akan bisa menyebabkan keracunan. Logam berat dianggap sebagai bahan pencemar jika keberadaannya melebihi batas baku mutu yang telah ditetapkan. Data WHO (World Health Organization) melaporkan bahwa ada sekitar 143 juta kematian akibat paparan (Pb) di negara berkembang setiap tahunnya, dimana kematian tersebut terjadi akibat banyak nya (Pb) di dalam tubuh sehingga menyebabkan penyakit seperti diare, pusing, mual, gangguan sistem saraf dan ginjal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan konsentrasi paparan timbal (Pb) dalam rambut pada nelayan kerang di perairan galesong utara tahun 2024. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional study untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan konsentrasi paparan timbal (Pb) dalam rambut pada nelayan kerang di Galesong Utara Tahun 2024. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur dengan pajanan timbal (p value = 0.002) dan tidak terdapat hubungan antara keluhan kesehatan dengan paparan timbal (p value = 0.563). Bagi masyarakat diharapakan untuk tidak bekerja jika melebihi batas umur dewasa dan diharapkan nelayan memeriksa kesehatan di puskesmas jika mengalami keluhan.
Pemantauan dan Edukasi Sanitasi Kualitas air Sumur Bor pada Masyarakat di Dusun Paramppunganta Desa Kampili Kab Gowa Baharuddin, Alfina; Alwi, Muhammad khidri; indasari, indasari; Maharani, Saskia Anrah; Aulia, Adira Artika; Mubakkira, Nurul Fadliah
Window of Community Dedication Journal Vol. 5 No. 2 (Desember,2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v5i2.2298

Abstract

Poor environmental sanitation factors include inadequate access to clean water, contributing to an increase in infectious diseases such as diarrhea.This research is descriptive quantitative The population in this study were 5 boreholes The population in this study was the community in Paramppungata Hamlet, Kampili Village, Gowa Regency of 200 people. The sampling technique with exhautif sampling method (total sampling) is that all populations are sampled in this study as many as 200 people. The results showed that the quality of borehole water in terms of physical parameters in the turbidity parameter exceeded the lowest NAB at point 3 (0.48), and the highest at point 5 was 240. Likewise with odor and taste parameters that are problematic at points 2, 3 and point 4. Chemical parameters meet the requirements of drinking water quality standards for both Fe, nitrate (No3) parameters, only the total hardness parameter does not meet the requirements. biological parameters at all points do not meet the drinking water quality requirements, the highest at point 3 by 5400 ml / l and the lowest at points 1 and 2 each by 130 ml
Perilaku Masyarakat Terhadap Pemanfaatan Akses Layanan Air Bersih Di Dusun Jenemadingi Kab Gowa Andayanie, Ella; Yuliati, Yuliati; Baharuddin, Alfina
Window of Community Dedication Journal Vol. 5 No. 2 (Desember,2024)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wocd.v5i2.2299

Abstract

Clean Water is One of the Basic Needs for Human Life. Dug Well Water is Used by the Jenemadingi Hamlet Community as a source of clean water for daily life such as: bathing, washing clothes, kitchen activities, and bathrooms/toilets. This counseling activity took place in Je'nemadingi Hamlet which was attended by 30 residents. The methods used during the activity were lectures and discussions. At the beginning of the activity, the team conducted counseling related to well water sanitation and its impacts and how to overcome it. The method of this counseling stage was carried out through 3 stages, namely: the socialization stage, the Implementation stage. This activity includes 3 sessions, including: The first stage: Pre-test, which is given through a questionnaire, through the lecture method, questions and answers, and discussions Post-test and assessing the results of the post-test and Stage 3 monitoring and evaluation. The clean water sanitation access education program for the Community succeeded in significantly increasing the knowledge of participants. The average value increased from 19.26 in the pre-test to 21.78 in the post-test, with a p-value of 0.001 indicating a significant difference. These results confirm the effectiveness of the clean water sanitation education program
Co-Authors A. Fachrin, Suharni A. Nurlinda A. Rizki Amelia A.Fachrin, Suharni A.Rizki Amelia Abd. Gafur Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Gafur Adillah Firstania Azis, Andi Ahri, Reza Aril Aksani Taqwim Alam, Samsu Alwi, Muhammad Khidri Amalya, Eka Rizka Amelia AP, A. Rizki Amelia, Andi Rizki Amini, Siti Marwa Amir, Astrid Pratiwi Rufaedah Ananda, Alivia Andi Adillah Firstania Azis Andi Nurlinda Andi Sani Andriani Yuli S Annisa junaid AP, Andi Rizki Amelia Aris, Ade Reza Syahputra Aris Arni Rizqiani Rusydi Arni Rizqiani Rusyidi Asmarani Harma Asran, Asran Asriani, Cici Astachya Ananda Sofyan, Siti Aulia Rahman Aulia Rahman Aulia, Adira Artika AULIA, FIRDA Ayu Puspitasari Baharuddin, Nadya Basri, Rasmi Utamy Bukhari, Agussalim Dharlis, Idhar Dwi Fitri Ningsih Een Kurnaesih Ella Andayanie Erni Erni Fachrin, Suharni A Fachrin, Suharni a. Fatimah Azzahra Fatimah, Asti Fatmah Afrianty Gobel Fatwa, M. Sullam Fauziah Heridah Fetrawaty Mansyur Firdaus Firdaus Firdaus Hamid Gafur, Abd Gibran Muhti TapiTapi Haeruddin Haeruddin Haeruddin Hamzah, Wardiah Hardi Hardi, Hardi Hidayat Himadundu, Andriani Yulisa Ida Ida, Ida Idhar Dharlis Idris, Fairus Prihatin Ikhram Hardi S Ikhsan, A.N. Ras Fajrul Indah Rizky Chaerani Efendy Indasari, Indasari Islamiati, Dian Jama, Fatma Junaid, Annisa Kaimuddin Kaimuddin, Kaimuddin Karuniawati, Nia Khairuddin Djawad Kustian, Dinda Agustin La Ode Rangga Lestari, Yunita Maharani, Dhea Maharani, Saskia Anrah Masriadi Maudani, Andi Shaleha Melawati Hawi Mita Yunita Sari Mochammad Hatta Mubakkira, Nurul Fadliah Muflihah, Asriani Muhammad Ihram Aras Muhammad Ikhtiar Muhammad Ikrar Tri Murpa Muhammad Suharsono Muhtia, Sri Ainun Multazam, Andi Musdalifah, Musdalifah Mutiara Abduh Mutmainnah, Ainun N Nurbaety Nasruddin Syam Novriani Zainuddin Nur Rahmah Nur Tarisa Rahmadani Nurbaeti Nurbaeti Nurbaeti Nurbaety Nurgahayu Nurlinda, Nurlinda Nurmiati Muchlis Nurul Ulfah Mutthalib Poetra, Ricky Perdana Putri , Widya Eka Putri Fitria Putri Tasmila Resky Rahmadhani, Siti Nur Aliyah Rahman Rahman Rahman Rasmi Utamy Basri Ratu Purnama, Hukma Rauf, Rakhmawati Reza Aril Ahri Reza Aril Ahri Ricky Perdana Poetra Rino Rizki Amelia Rizqiani Rusydi, Arni Rosdiana Natzir Rukmansyah S Samsir, Afifah Anan Hardian Saputri, Andriani Yuli Sary, Wiwiek Indriany Septiyanti Sitti Fatimah Sitti Muhfidah AD Sri Ainun Muhtia Sri Wahyu Sudarman, Dirman Suharni A. Fachrin Suhermi Sulaeman, Ulfa Sumiaty Syafrilia Julianti Syamsu khaldun Tapitapi, Gibran Muhti Tatiek, Tatiek Sri Handayani Udani Asril, Fhirsya Ulfa Sulaeman Ulmy Mahmud, Nur Upia, Masydin Wa Ode Dinda Agustin K Yahya Thamrin YULIATI Yuliati - Yuliati Yuliati Yusriani, Yusriani Zainuddin, Novriani