p-Index From 2021 - 2026
11.25
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology Torani Journal of Fisheries and Marine Science Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Jurnal Ilmiah HUBUNGAN INTERNASIONAL Jurnal Ilmu-Ilmu Perikanan dan Budidaya Perairan Jurnal Penelitian Pendidikan Sejarah UHO JFMR (Journal of Fisheries and Marine Research) Midwifery Journal: Jurnal Kebidanan UM. Mataram Jurnal Basicedu Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan JURNAL PERIKANAN TROPIS PENA AKUATIKA : JURNAL ILMIAH PERIKANAN DAN KELAUTAN Literatus Jurnal Ilmiah Pembelajaran Sekolah Dasar Al-Fusha : Arabic Language Education Journal Jurnal Promotif Preventif Jurnal Biosense Jurnal Pari Journal of Coastal and Ocean Sciences Semah : Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Peraira Journal of Rural and Urban Community Empowerment Patria Artha Journal of Community Jurnal Media Akuakultur Indonesia SRIWIJAYA JOURNAL OF ENVIRONMENT Jurnal Berita Kesehatan GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh JURNAL SIPISSANGNGI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO) Jurnal Basicedu Journal of Fish Health Journal of Artificial Intelligence and Digital Business JEC (Jurnal Edukasi Cendekia) Media Akuntansi Perpajakan Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meambo Jurnal Perikanan Terpadu JPMFKI Jurnal Agripet Jurnal Perikanan dan Kelautan Jurnal Perikanan Mantis Journal of Fisheries Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory Journal Research of Nursing & Midwifery (JRNM)
Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan Lama Perendaman Bubu Lipat Terhadap Hasil Tangkapan Kepiting Bakau (Scylla Serrata) di Kelurahan Kampung Laut Tinambunan, Maryo; Lisna, Lisna; Ramadhan, Fauzan; Sulaksana, Indra; Nelwida, Nelwida; Farizal, Farizal
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 3 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini betujuan untuk mengetahui perbedaan lama perendaaman terhadap hasil tangkap kepiting bakau yang efektif untuk alat tangkap bubu lipat di Kelurahan Kampung Laut. Materi penelitian ini adalah kepiting bakau yang diperoleh dari hasil tangkapan bubu lipat dan umpan belut. Metoda yang digunakan adalah experimental fishing dan proposife sampling. Data yang dihimpun meliputi parameter lingkungan, jumlah total hasil tangkapan, ukuran hasil tangkapan. Uji beda rata-rata digunakan untuk mengetahui suhu permukaan air selama penelitian. Analisis data yang digunakan ialah analisis deskriptif uji Independent sampel t-test. Hasil penelitian menujukkan bahwa adanya perebedaan hasil tangkapan kepiting Bakau dimana lama perendaman 4 jam lebih banyak yaitu sebesar 40 ekor dibandingkan lama perendaman 6 jam yaitu hanya 23 ekor. Kesimpulan penelitian ini adalah hasil tangkapan kepiting Bakau dengan lama perendaman 4 jam mendapatkan hasil yang lebih banyak dibandingkan hasil tangkapan lama perendaman 6 jam
Pengaruh Perbedaan Jenis Umpan Pancing Tajur terhadap Hasil Tangkapan Ikan di Sungai Terentang Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam Maulana, M. Apri; Darmawan, Darmawan; Hariski, M.; Lisna, Lisna; Nelwida, Nelwida; Ramadhan, Fauzan
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 3 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jenis umpan pancing tajur terhadap hasil tangkapan ikan di Sungai Terentang Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam. Penelitian ini dilaksanaka di Sungai Terentang Kecamatan Sungai Gelam pada tanggal Bulan April – Mei 2021. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei dan experimental fishing. Analisis data yang digunakan ialah Uji Anova dan uji lanjut uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya perbedaan hasil tangkapan dengan perbedaan jenis umpan yaitu dengan umpan katak mendapatkan sebanyak 22 ekor ikan, di susul umpan cacing mendapatkan 12 ekor ikan, umpan jangkrik mendapatkan 6 ekor ikan dan dengan umpan bekicot tidak mendapatkan hasil tangkapan ikan. Hasil tangkapan dengan menggunakan pancing tajur di Sungai Terentang Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam adalah terdapat 6 spesies ikan yang tertangkap dengan jenis ikan yang paling banyak adalah ikan gabus (Channa striata) sebanyak 5.480 kg dan yang paling sedikit adalah ikan serandang (C. pleuropthalma) sebanyak 200 g dan ikan kating/lundu (Bagrus numerous) sebanyak 40 g.
Perbedaan Lama Waktu Perendaman Alat Tangkap Rawai (Long Line) Terhadap Hasil Tangkapan di Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur Zahara, Mustika; Nelwida, Nelwida; Suparjo, Suparjo; Ramadhan, Fauzan; Lisna, Lisna; Hariski, M.
Jurnal Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 9 No. 3 (2021): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan lama waktu perendaman terhadap hasil tangkapan alat tangkap rawai (long line) di Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Nipah Panjang I Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada tanggal 3 Juni 2021 sampai 30 Juni 2021. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan analisis data menggunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan lama waktu perendaman 5 jam berpengaruh nyata (P <0,05) terhadap jumlah dan berat hasil tangkapan dibandingkan lama waktu perendaman 3 jam. Untuk jumlah pada perendaman 5 jam (113 ekor) sedangkan 3 jam (70 ekor). Untuk berat pada perendaman 5 jam (67,87 kg) sedangkan 3 jam (44,12 kg). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa lama perendaman 5 jam terhadap hasil tangkapan dengan alat tangkap rawai lebih banyak dari lama perendaman 3 jam dengan hasil tangkapan yang didapat adalah ikan baung (Mystus nerumus), ikan sembilang (Plotosus canius), dan ikan duri (Hexanematichthys sagor).
Comparison of Bottom Gillnet Catches with Different Mesh Sizes in the Waters of Sungai Jambat Village, Sadu District Ardiansyah, Ardiansyah; Nelwida, Nelwida; Sulaksana, Indra; Alwi, Yun; Lisna, Lisna; Farizal, Farizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 3 (2023): October
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Sadu District is located in East Tanjung Jabung Regency and consists of 9 villages, one of which is Sungai Jambat Village which is characterized by turbid, wavy, muddy, and sandy waters. The majority of fishermen in Sungai Jambat Village use bottom gillnet fishing gear with a mesh size of 3.5 inches and 4 inches. The purpose of this study was to compare the catches of bottom gillnet with mesh sizes of 3.5 inches and 4 inches in the waters of Sungai Jambat Village. The method used in this research is the experimental fishing method. The data collected includes environmental parameters, catch per species (head), and number of catches (head), weight per species (kg), and the total weight of catch (kg). The data analysis used is the descriptive analysis of an independent sample t-test. The results showed that the 3.5-inch mesh treatment was significantly higher than the 4-inch mesh treatment (p<0.05) in terms of the number and weight of bottom gillnet catches. In the 3.5-inch mesh size, the catch was 3,067 individuals with a weight of 248.40 kg, and the number of catches in the 4-inch mesh size was 2,820 individuals with a weight of 234.60 kg. The highest number of catches was leaftail croaker found in a 3.5-inch mesh size of 1,393 individuals, and mantis shrimp was the heaviest catch in a 3.5-inch mesh size weighing 69 kg. Pomfret is the lowest catch in terms of quantity and weight. The conclusion of this study in terms of the number and weight of catches with a 3.5-inch mesh size is higher than the 4-inch mesh size.
PENYULUHAN TENTANG MERAKIT JARING INSANG BERDASARKAN UKURAN MATA JARING DI DESA TELUK MAJELIS KUALA JAMBI TANJUNG JABUNG TIMUR Darmawi, Darlim; Lisna, Lisna; Nelwida, Nelwida; Hariski, M.; Ramadhan, Fauzan
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan kegiatan yang akan dilakukan dengan mitra para nelayan pengguna jaring insang di Desa Teluk Majelis Kecamatan Kuala Jambi Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Target luaran dari kegiatan ini adalah : 1. Nelayan dapat mengenal/memahami teknik merakit jaring insang, 2. Nelayan dapat menyusun komponen komponen jaring insang sesuai kebutuhan dan ukuran, 3. Nelayan dapat merakit secara mandiri jaring insang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metoda penyuluhan dan pelatihan. Program ini dilakukan terhadap nelayan yang mempunyai mata pencaharian sebagai nelayan penggunaa jaring insang. Permasalahan utama adalah; nelayan pada umumnya belum memahami teknik merakit jaring insang yang benar. Nelayan belum memahami komponen-komponen dan kebutujan biaya untuk merakit menjadi konstruksi jaring insang, Sehingga hal tersebut menjadi salah satu kendala nelayan terhadap kelangsungan usahanya dalam meningkatkan produksi hasil tangkap. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan solusi peningkatan pengetahuan melalui penyuluhan dan pelatihan tentang: Penyuluhan Tentang Merakit Jaring Insang Berdasarkan Ukuran Mata Jaring di Desa Teluk Majelis Kuala Jambi Tanjung Jabung Timur
PENYULUHAN BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER SECARA AQUAPONIK DENGAN MEMANFAATKAN PEKARANGAN RUMAH DI DESA TARIKAN KECAMATAN KUMPEH ULU KABUPATEN MUARO JAMBI Lisna, Lisna; Nelwida, Nelwida; Farizal, Farizal; Hariski, M.; Ramadhan, Fauzan
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 3 No. 2 (2022): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penyuluhan dilakukan pada 24 September di Desa Tarikan Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat Desa Tarikan tentang bagaimana cara membudidayakan ikan lele di dalam ember secara akuaponik dengan memanfaatkan perkarangan rumah masyarakat. Metode yang digunakan dalam penyuluhan ini adalah ceramah, diskusi dan pengaplikasian sebagai contoh kepada masyarakat dalam proses pembuatan BUDIKDAMBER. Melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PPM) oleh Tim Pengabdian Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan Fakultas Peternakan Universitas Jambi target yang ingin dicapai ialah masyarakat Desa Tarikan mampu memanfaatkan lahan perkarangan rumah sebagai tempat untuk digunakan melakukan usaha budidaya ikan di dalam ember dan tanaman sayur organik serta dapat menambah pendapat dari usaha BUDIKDAMBER
Sosialisasi Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai Pakan Altenatif Ternak di Desa Teluk Ketapang Kecamatan Pemayung Kabupaten Batang Hari Ramadan, Fauzan; Lisna, Lisna; Arfiana, BS Monica; Hariski, Muhammad
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Maggot (Black soldier fly) merupakan lalat buah yang bermanfaat bagi lingkungan, karena maggot merupakan serangga pengurai sisa-sisa bahan organik. Dalam rangka mengatasi permasalahan lingkungan dan pakan pada ternak yang ada di Desa Teluk Ketapang, kegiatan yang dilakukan adalah sosialisasi budidaya maggot (BSF). Sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok Tani Harapan Maju di Desa Teluk Ketapang yang melakukan kegiatan budidaya ikan dan ternak ayam serta siswa SMK PP Batanghari untuk meningkatkan kreativitas dalam limbah organik dan pakan untuk ternak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah dan demonstrasi plot (demplot) dengan masyarakat. Kegiatan ini memperoleh manfaat yaitu menjalin hubungan kerjasama dengan Kelompok Tani Harapan Maju dan Siswa SMK PP Batanghari serta masyarakat paham bagaimana cara membudidayakan maggot (BSF) untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak.
Composition of the Catch of 28 GT Boat Bagan in Carocok Tarusan Waters, Pesisir Selatan District West Sumatra Province Afriadi, Ahmad; Mairizal, Mairizal; Magwa, Rizky Janatul; Alwi, Yun; Lisna, Lisna; Ramadan, Fauzan
Journal of Coastal and Ocean Sciences Vol. 5 No. 3 (2024): September
Publisher : Department of Marine Science, Faculty of Fisheries and Marine Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/185-188

Abstract

The waters of West Sumatra are one of the richest in Indonesia, and they have potential in the fisheries sector. They use various types of fishing gear, one of which is boat bagan. One of the most common fishing tools in fishing ports is the boat bagan in the waters of Carocok Tarusan, West Sumatra. The catches usually caught by boats are anchovies and tuna. The research aims to determine boat bagan composition in Carocok Tarusan Waters, Pesisir Selatan Regency, West Sumatra Province. This research was carried out on 20 July – 20 August 2023. The method used in this research was a survey method, with direct observations in the field and conducting interviews with fishermen. The tools used in this research were scales, a logbook, a cellphone camera, a ruler, a fishfinder, and a refractometer. The materials used are catches from bagan boats. The data is then calculated and differentiated between main catch, bycatch, and discard. The results of this research show that the composition of the main catch of boat charts is anchovies (Stolephorus spp) as much as 875 kg (24.7%) and tuna (Euthynnus affinis) 888 kg (25%). At the same time, fish that are bycatch consists of several types of fish, namely, trevally (Selaroides leptolepis) as much as 248 kg (7%), peperek (Aurigequula fasciata) as much as 710 kg (20%), mackerel (Rastrelliger sp) as much as 457 kg (12.9%), squid (Loligo sp) as much as 104 kg (2.93%), and mackerel scad (Decapterus) as much as 267 kg (7.5%), for the discarded catch, namely pufferfish (Tetraodontidae) as much as 0.25 kg (0.01 %). The discard catch consists of pufferfish.
Comparison of Bottom Gillnet Catches with Different Mesh Sizes in the Waters of Sungai Jambat Village, Sadu District Ardiansyah, Ardiansyah; Nelwida, Nelwida; Sulaksana, Indra; Alwi, Yun; Lisna, Lisna; Farizal, Farizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 3 (2023): October
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Sadu District is located in East Tanjung Jabung Regency and consists of 9 villages, one of which is Sungai Jambat Village which is characterized by turbid, wavy, muddy, and sandy waters. The majority of fishermen in Sungai Jambat Village use bottom gillnet fishing gear with a mesh size of 3.5 inches and 4 inches. The purpose of this study was to compare the catches of bottom gillnet with mesh sizes of 3.5 inches and 4 inches in the waters of Sungai Jambat Village. The method used in this research is the experimental fishing method. The data collected includes environmental parameters, catch per species (head), and number of catches (head), weight per species (kg), and the total weight of catch (kg). The data analysis used is the descriptive analysis of an independent sample t-test. The results showed that the 3.5-inch mesh treatment was significantly higher than the 4-inch mesh treatment (p<0.05) in terms of the number and weight of bottom gillnet catches. In the 3.5-inch mesh size, the catch was 3,067 individuals with a weight of 248.40 kg, and the number of catches in the 4-inch mesh size was 2,820 individuals with a weight of 234.60 kg. The highest number of catches was leaftail croaker found in a 3.5-inch mesh size of 1,393 individuals, and mantis shrimp was the heaviest catch in a 3.5-inch mesh size weighing 69 kg. Pomfret is the lowest catch in terms of quantity and weight. The conclusion of this study in terms of the number and weight of catches with a 3.5-inch mesh size is higher than the 4-inch mesh size.
Comparative of the Results of the Throw-net Catch at Different Mesh Sizes in Kerinci Lake Bandi, Zikri Naqsa; Lisna, Lisna; Mulawarman, Mulawarman
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 26 No. 1 (2021): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Nets are a simple fishing tool which principally confines fish so they cannot escape. The mesh sizes that are often used by the people of Kerinci Lake are the mesh sizes of 2.5 inches and 4.5 inches. The research objective was to compare the catch of jala lempar with mesh sizes of 2.5 inches and 4.5 inches in Kerinci Lake. The method used is the experimental fishing method by catching 16 trips. The results showed that the catch of jala lempar with a mesh size of 2.5 inches got a catch with a weight of 53.930 kg and a total of 266 fish, while a 4.5 inch mesh size obtained a catch with a weight of 33.844 kg and a total of 51 fish. the type of fish that you get is tilapia and barau. The use of different mesh sizes on the Net fishing gear shows a significant difference (P <0.05) to the weight of the catch, at mesh size 2.5 inch, with an average catch weight of 3.371 kg while the mesh size is 4.5 inches. obtained an average catch weight of 2.111 kg. Based on this research, it can be concluded that using a 2.5 inch mesh size results in more catch than 4.5 inches in size
Co-Authors A Budiansyah Adi Prahesti, Hasnaa Hemalia Aditya Eka Apriliyanto Afriadi, Ahmad Agus Mandar, Agus Agustin, Jefri Aifu, Dewi Kurniati Albert Albert Ali, Mad Alifansyah, Mochamad Zeni Allenidekania Allenidekania Ananta, Lulu Aprilia, Friesta Putri ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arfiana, BS Monica Arfiana, BSM Arfiana, Monica Arlin Adam, Arlin Armarenti, Armarenti Astuti, Ratih Arum Ayu Wulandari Azhariyah, Ayu Bagus Pramusintho Bandi, Zikri Naqsa Berliana Berliana Bibit, Bibit Citra Noeraini Damanik, Ernawati Darlim Darmawi Darmawan Darmawan Dea Amelia, Dea Dellafira, Dellafira Depison Depison Dini Arbajayanti, Rahma Dyah Muji Rahayu Eka Suaib, Eka Eko Wiyanto, Eko Endang, Ester Restiana Ester Restiana Endang Gelis Fachry Abda El Rahman Fahrizal Fahrizal Farhan Ramdhani Faridawati Faridawati, Faridawati Farizal Farizal Fauzan Ramadan Febrina Rolin Filawati Filawati Fitrianisa, Aniz Gunawan, Irvan Gushairiyanto Gushairiyanto Hadara, Ali Hamdayani, Hamdayani Harahap, Afriani Hardian, Hadi Hariski, M Haryani, Nova Hasbuddin, Hasbuddin Hutauruk, Tiara Nova Wulandari Ibadillah, Sultonu Indiani, Wulan Indra Sulaksana Iqbal Ahmad Irwan Irwan Irwandi , Irwandi Iwan Suhardi Juliana, Nur Lestari, Dian Trianita Liambana, Endang sri mulyawati Limbong, Stefani Lubis, Abdillah Lubis, Samudra Asri Lutfiany, Aurelia M. Afdal, M. Afdal Mairizal Mairizal Majid, Miftah Khoirul Mansyur M, Mansyur Maulana, M. Apri Maulida, Syafira Mawaddah, Prizky Mayansari, Mayansari Mokodompit, Eliyanti Agus Mulawarman Mulawarman Mulyawati L, Endang Sri Najah, Khairun Nangsih, Ayu Naningsi, Ayu Nasrullah, Rahmat Nelwida Nelwida Nilam Sari, Nur Noferdiman Noferdiman Novi Nurdian Nur Asni Nurhayati Nurhayati Nurul Aini Rahmawati Oktaviani, Dwi Rizki Oping, Febriani Pakpahan, Roberyo Pangentasari, Dwinda Pangestu, Fikri Aditia Putinur Rabani, La Rahim, Firnasrudin Ramadhan, Fauzan Ramdhan, Fauzan Resmi Resmi Riris Roiska Rizky Janatul Magwa Rizqia, Ana Sabila Rohmawati Bareta, Ainun Rosadi, Reza Rosmiati Rosmiati S., Chiyar Edison Safiuddin, Safiuddin Saing, Fatmawati M Saing, Fatmawati M. Sanusi Sanusi Sanwar, Sitti Nurlyanti Saputri, Erni Safika Saragih, Agape Sarah Sarah, Sarah Sari, Elna Sarumi, Rasniah Septy Heltria Setiyano, Regi Setiyawan, Khoirudin Anton Sihotang, Yosi Sulastri Br Simaibang, Karina Theresia Sitanggang, Earline Margareth Br Suarti, Suarti Suhessy Syarif, Suhessy Sumadja, Wiwaha A Suparjo Surianti, Tetti Tinambunan, Maryo Togatorop, Alfa Immanuel Trisno Mulyo, Juni Triyanto Pristiwaluyo tussadiah, Arifa Wiwaha Anas Sumadja Wulandari Wulandari Wulandari, Fitriyana Wulansari, Eka Yazlim, Nur Yoppie Wulanda Yun Alwi Yurleni Yurleni Yusniati, Wontri Zahara, Mustika Zulparis, Zulparis