p-Index From 2021 - 2026
9.759
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Comparative of the Results of the Throw-net Catch at Different Mesh Sizes in Kerinci Lake Bandi, Zikri Naqsa; Lisna, Lisna; Mulawarman, Mulawarman
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 26 No. 1 (2021): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Nets are a simple fishing tool which principally confines fish so they cannot escape. The mesh sizes that are often used by the people of Kerinci Lake are the mesh sizes of 2.5 inches and 4.5 inches. The research objective was to compare the catch of jala lempar with mesh sizes of 2.5 inches and 4.5 inches in Kerinci Lake. The method used is the experimental fishing method by catching 16 trips. The results showed that the catch of jala lempar with a mesh size of 2.5 inches got a catch with a weight of 53.930 kg and a total of 266 fish, while a 4.5 inch mesh size obtained a catch with a weight of 33.844 kg and a total of 51 fish. the type of fish that you get is tilapia and barau. The use of different mesh sizes on the Net fishing gear shows a significant difference (P <0.05) to the weight of the catch, at mesh size 2.5 inch, with an average catch weight of 3.371 kg while the mesh size is 4.5 inches. obtained an average catch weight of 2.111 kg. Based on this research, it can be concluded that using a 2.5 inch mesh size results in more catch than 4.5 inches in size
Pelatihan Budidaya Ikan di dalam Ember Secara Aquaponik (BUDIKDAMBER) di Desa Muntialo Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat Lisna, Lisna; Arfiana, BSM; Ramadan, Fauzan; Gushairiyanto, Gushairiyanto; Sumadja, Wiwaha A
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 2 (2025): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.6.2.156-161

Abstract

Kelompok Wanita Tani Desa Muntialo merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Betara Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Kelompok Wanita Tani merupakan kelompok yang terdiri dari Ibu rumah tangga hanya mengandalkan penghasilan dari suami. Upaya yang dilakukan untuk mencukupi gizi yang dibutuhkan saat terjadinya kenaikan pangan satunya adalah melakukan budidaya ikan yang cukup simpel hanya menggunakan ember sebagai media dan tidak membutuhkan lahan yang luas yaitu Budikdamber ikan lele secara aquaponik. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat yang ada di Desa Muntialo tentang bagaimana cara melakukan pembudidaya ikan dengan ember secara aquaponik dengan memanfaatkan perkarangan rumah sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan pada 5 Oktober 2024 di Desa Muntialo Kecamatan Betara. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Sosialisasi dan Demplot (Demonstrasi Plot) ke Kelompok Wani Tani. Hasil kegiatan kelompok wanita tani sangat antusias dalam mengikuti kegiatan karena mampu membuat budidaya yang sederhana tanpa mengunakan lahan yang luas. Adapun kesimpulan dari kegiatan ini adalah Kelompok Wanita Tani mendapatkan hal yang baru agar daapt di terapkan di rumah sendiri untuk membudidayakan ikan dan menanam sayur-sayuran untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta saran yang diberikan kepada TIM agar dapat melakukan kegiatan pembuatan pakan ikan
Efektivitas Media Video dan Poster terhadap Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Bayi Balita tentang Pencegahan Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Kombikuno Lisna, Lisna; Saing, Fatmawati M.
GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol. 4 No. 3 (2025): GALENICAL : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh - Juni 2025
Publisher : Program Studi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jkkmm.v4i3.22040

Abstract

Stunting merupakan gangguan pertumbuhan pada anak balita yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis, dimulai sejak masa kehamilan hingga awal kehidupan anak. Kondisi ini ditandai dengan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh peningkatan pengetahuan dan sikap ibu mengenai stunting melalui media video dan poster. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan desain penelitian kuasi eksperimen, yaitu nonequivalent control group design. Penelitian melibatkan dua kelas yang berbeda sebagai partisipan, yang kemudian dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil analisis data menunjukkan bahwa intervensi yang dilakukan secara signifikan meningkatkan pengetahuan peserta, ditunjukkan oleh nilai probabilitas (p) yang sangat rendah, yaitu 0,000, yang menandakan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan media visual berupa video dan poster terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan serta mengubah sikap ibu terhadap upaya pencegahan stunting pada bayi dan anak balita. Hal ini dibuktikan dengan peningkatan pemahaman dan perubahan pandangan ibu setelah menerima edukasi melalui kedua media tersebut. Oleh karena itu, disarankan agar penelitian selanjutnya dan tenaga kesehatan dapat terus berinovasi dalam menyampaikan edukasi kesehatan yang menarik dengan memanfaatkan teknologi digital.
The Effect of Light Color of Lamp on Bagan Tancap Catching Equipment on Catches in the Waters of Sadai Village South Bangka Regency Gunawan, Irvan; Lisna, Lisna; Ramadhan, Fauzan; Filawati, Filawati; Nelwida, Nelwida; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Fishermen in the waters of Sadai Village mostly use the Bagan tancap by catching using different colors of lights. The study aimed to determine the effect of light colors (white, red, yellow, green, and blue) on the Bagan tancap fishing gear on catches in the waters of Sadai Village, South Bangka Regency. This research was conducted on April 28 - May 28 2022 in the waters of Sadai Village, South Bangka Regency. The method used is an experimental method using a randomized block design (RBD) and Duncan's further test. The data collected includes the type of catch, the total weight of the catch, the number of catches, and environmental parameters. The results showed that the treatment of different light colors affected the number (fish) and weight (kg) of the catches on the Bagan tancap. The composition of the catch on the Bagan tancap for the species caught is squid (Loligo sp) and Curvespine cuttlefish (Sepia recurvirostra) which are the main catch (HTU) while Starry triggerfish (Abalistes stellaris), mackerel (Rastrelliger brachysoma), Yellowtail scad (Atule mate), and Doublewhip threadfin bream (Nemipterus nematophorus) are by-catch. Based on the results, it can be concluded that blue light is a good color for catches in the form of number (fish) and weight (kg) on ​​the Bagan tancap fishing gear.
Pendugaan Potensi Lestari Ikan Tenggiri (Scomberomorus sp.) di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Belawan Yusniati, Wontri; Farizal, Farizal; Syarif, Suhessy; Ramadan, Fauzan; Nurhayati, Nurhayati; Lisna, Lisna; Pramusintho, Bagus
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 11 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ikan tenggiri merupakan salah satu sumberdaya ikan yang mempunyai potensi dan nilai ekonomis yang cukup tinggi, sehingga ikan ini menjadi salah satu hasil tangkapan utama di perairan Samudera Belawan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menganalisis CPUE ikan Tenggiri dan menganalisis potensi lestari di PPS Samudera Belawan. Penelitian ini dilaksanakan pada April s/d Mei 2022 di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Metode analisis yang digunakan meliputi CPUE dan MSY. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukan bahwa tren CPUE selama periode tahun 2012-2021 mengalami fluktuasi dengan kisaran antara 1.079 – 4.636 ton/tahun. Potensi lestari (Maximum Sustainable Yield) ikan tenggiri (Scomberomorus sp) di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan adalah sebesar 1211.163843 ton/tahun, sedangkan Effort optimum (fopt) sebesar 590.8274348 trip/tahun. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa potensi lestari ikan tenggiri di Pelabuhan Perikanan Samudra Belawan pada tahun 2017 mengalami overfishing, sedangkan pada tahun 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, 2018, 2019, 2020 dan 2021 mengalami undefishing.
Indeks Keanekaragaman Hasil Tangkapan Jala (Cast net) di Sungai Tabir Kelurahan Mampun Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin Bibit, Bibit; Lisna, Lisna; Budiansyah, Agus; Nelwida, Nelwida; Wiyanto, Eko; Ramadhan, Fauzan
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 3 (2022): oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman ikan yang tertangkap pada Jala di Sungai Tabir meliputi jenis ikan, bobot ikan serta memberikan informasi mengenai kondisi perikanan di sungai Tabir saat ini. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 mei 2022 sampai 19 juli 2022 di Sungai Tabir Kelurahan Mampun Kecamatan Tabir Kabupaten Merangin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survei. Analisis data yang digunakan adalah Komposisi Jenis, Indeks Keanekaragaman, Indeks Keseragaman dan Indeks Dominansi. Hasil tangkapan Jala selama 15 hari penelitian di Sungai Tabir yaitu Ikan Seluang Rasbora argyotaenia 234 ekor dengan rata-rata per hari 15,6 ekor, Ikan Senggiring Mystus Sp. 119 ekor dengan rata-rata 7,93 ekor, Ikan Kapiat Barbonymus schwanenfeldii 89 ekor dengan rata-rata 5,93 ekor, Ikan Nilem Osteochilus vittatus 77 ekor dengan rata-rata 5,13 ekor dan Ikan Beterung Pristolepis fasciata 55 ekor dengan rata-rata 3,67 ekor. Hasil indeks keanekaragaman 1,47, indeks keseragamannya 0,91 dan indeks dominansi 0,26. Dapat diambil kesimpulan bahwa Indeks Keanekaragaman Sedang, Indeks keseragamannya Tinggi, sedangkan Indeks Dominansi rendah.
Keanekaragaman Crustacea dengan Menggunakan Alat Tangkap Sondong di Perairan Mendahara Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Timur Mawaddah, Prizky; Filawati, Filawati; Nelwida, Nelwida; Ramadhan, Fauzan; Lisna, Lisna; M. Afdal, M. Afdal
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 3 (2022): oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Mayoritas masyarakat di Mendahara ilir berprofesi sebagai nelayan Sondong merupakan alat tangkap yang banyak dioperasikan oleh nelayan di Mendahara ilir. Alat tangkap Sondong adalah alat tangkap aktif yang tujuan operasinya adalah menangkap udang. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui Keanekaragaman Crustacea dengan menggunakan alat tangkap Sondong di Perairan Mendahara Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini dilakukan di Perairan Mendahara Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Timur selama 30 hari, dari tanggal 15 Desember 2021 sampai 15 Januari 2022. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Data yang di himpun dalam penelitian ini adalah jumlah total udang dan ikan (ekor), berat per jenis dan berat total udang dan ikan (kg), dan parameter lingkungan. Analisis data yang digunakan adalah komposisi jenis, indeks keanekaragaman, indeks keseragaman dan indeks dominansi. Hasil dari penelitian ini Jumlah hasil tangkapan yang didapat selama penelitian sebanyak 776,62 kg. Hasil tangkapan crustacea di Mendahara Ilir adalah udang loreng (Parapenaeopsis sculptilis), udang kapur (Metapenaeus dopsoni), udang jerbung (Penaeus merguiensis), udang agogo (P.indicus), udang mantis (Harpiosquilla raphidea), rajungan (Portunus pelagicus), belangkas (Carcinoscorpius). Selain itu hasil tangkapan sampingan (By-Catch) sondong seperti ikan selar (Selaroides leptolepi), gulamah (Johnius trachycephalus), Pari (Dasyatis sp), ikan lidah (Cynoglossus lingua). Hasil tangkapan tertinggi, yaitu udang Loreng sebanyak 196,2 kg hasil tangkapan terendah yaitu udang mantis sebanyak 2,63 kg, hasil indeks keanekaragaman 0,98, indeks keseragamannya yaitu 0,50 dan dominansi yaitu 0,43. Kesimpulannya adalah Keanekaragaman crustacea hasil tangkapan sondong di perairan Mendahara Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Timur termasuk dalam kategori sedang, indeks keseragaman sedang dan dominansi rendah.
Komposisi Hasil Tangkapan Menggunakan Alat Tangkap Belat di Perairan Kelurahan Tanjung Solok Kabupaten Tanjung Jabung Timur Rosadi, Reza; Lisna, Lisna; Mairizal, Mairizal; Ramadhan, Fauzan
Ilmu Perairan (Aquatic Science) Vol. 10 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi hasil tangkapan dengan menggunakan alat tangkap belat di Perairan Kelurahan Tanjung Solok Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juni – Juli 2021. Metode yang digunakan selama penelitian adalah metode survei, dengan pengamatan langsung ke lapangan dan melakukan wawancara dengan nelayan dan mencatat komposisi ikan yang tertangkap dengan alat tangkap belat. Metode Pengambilan sampel adalah sensus, terhadap 8 orang nelayan yang menggunakan alat tangkap belat. Pengambilan sampel dilakukan setiap hari selama 10 kali penangkapan. Parameter fisik dan kimia perairan yang diukur meliputi suhu, pH, kedalaman, kecepatan arus, salinitas. Hasil tangkapan belat di Perairan Kelurahan Tanjung Solok yaitu ikan gulama, ikan belanak, ikan sembilang, ikan, udang kapur, udang belang, udang agogo, kepiting belang, belut laut, ikan buntal. Komposisi hasil tangkapan alat tangkap belat berjumlah 80,701 ekor dan berat 3.724 kg. Persentasi tertinggi terdapat pada ikan gulama (Johnius trachycephalus) yaitu dengan nilai 45,32 %, sedangkan persentasi terendah terdapat pada belut (Gymnothorax dorsalis) yaitu 0,04%.
Diversity Of Tangkul Catches (Portable Lift Net) In Teluk Lake Olak Kemang Village Danau Teluk Distric Jambi City Azhariyah, Ayu; Lisna, Lisna; Resmi, Resmi
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 4 No 4 (2024): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v4i4.3895

Abstract

Tangkul or lift net is a type of anco fishing gear that differs only in large size. Tangkul is a square, generally measuring 5x5 m with a mesh size varying between 1/4 - 1.5 inches, depending on the fishing season. The purpose of this determine the diversity of tangkul catches (Portable lift net) in Teluk Lake, Olak Kemang Village, Danau Teluk Distric Jambi City. This research was conducted on March 21, 2022 to April 21, 2022. The method used in this research is a survey method, namely by direct observation in the field and conducting interviews with fishermen. The data collected is the catch of tangkul fishing gear which includes the type of fish, the number of catches (tails) and the total weight of the catch (grams). Furthermore, environmental parameters are temperature, degree of acidity (pH), and depth. The results of the research that have been obtained are the composition of tangkul catches, there are 9 species of fish with the highest composition being flatback fish (Thynnichtys polylepis) with a value of 42.52% and the lowest composition being catfish species (Pangasianodon hypophthalmus) with a value of 0.30%. The diversity index (H') obtained with a value of 1.39 is in the medium category, the evenness index (E) obtained with a value of 0.64 is in the high category and the dominance index (C) obtained with a value of 0.30 is in the low category. The conclusion of this study is the diversity index of Tangkul catches (Portable lift net) is in the medium category and no fish species dominate or are included in the low category in Teluk Lake, Olak Kemang Village, Danau Teluk District, Jambi City.
The Effect of Light Color of Lamp on Bagan Tancap Catching Equipment on Catches in the Waters of Sadai Village South Bangka Regency Gunawan, Irvan; Lisna, Lisna; Ramadhan, Fauzan; Filawati, Filawati; Nelwida, Nelwida; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Fishermen in the waters of Sadai Village mostly use the Bagan tancap by catching using different colors of lights. The study aimed to determine the effect of light colors (white, red, yellow, green, and blue) on the Bagan tancap fishing gear on catches in the waters of Sadai Village, South Bangka Regency. This research was conducted on April 28 - May 28 2022 in the waters of Sadai Village, South Bangka Regency. The method used is an experimental method using a randomized block design (RBD) and Duncan's further test. The data collected includes the type of catch, the total weight of the catch, the number of catches, and environmental parameters. The results showed that the treatment of different light colors affected the number (fish) and weight (kg) of the catches on the Bagan tancap. The composition of the catch on the Bagan tancap for the species caught is squid (Loligo sp) and Curvespine cuttlefish (Sepia recurvirostra) which are the main catch (HTU) while Starry triggerfish (Abalistes stellaris), mackerel (Rastrelliger brachysoma), Yellowtail scad (Atule mate), and Doublewhip threadfin bream (Nemipterus nematophorus) are by-catch. Based on the results, it can be concluded that blue light is a good color for catches in the form of number (fish) and weight (kg) on ​​the Bagan tancap fishing gear.
Co-Authors A Budiansyah Aditya Eka Apriliyanto Afriadi, Ahmad Agus Mandar, Agus Agustin, Jefri Ali, Mad Alifansyah, Mochamad Zeni Allenidekania Allenidekania Ananta, Lulu Aprilia, Friesta Putri ARDIANSYAH ARDIANSYAH Arfiana, BS Monica Arfiana, BSM Arfiana, Monica Arlin Adam, Arlin Armarenti, Armarenti Astuti, Ratih Arum Ayu Wulandari Azhariyah, Ayu Bagus Pramusintho Bandi, Zikri Naqsa Berliana Berliana Bibit, Bibit Citra Noeraini Damanik, Ernawati Darlim Darmawi Darmawan Darmawan Dea Amelia, Dea Dellafira, Dellafira Depison Depison Dyah Muji Rahayu Eka Suaib, Eka Eko Wiyanto, Eko Ester Restiana Endang Gelis Fachry Abda El Rahman Farhan Ramdhani Faridawati Faridawati, Faridawati Farizal Farizal Fauzan Ramadan Filawati Filawati Fitrianisa, Aniz Gunawan, Irvan Gushairiyanto Gushairiyanto Hadara, Ali Hamdayani, Hamdayani Hardian, Hadi Hariski, M Haryani, Nova Hasbuddin, Hasbuddin Hutauruk, Tiara Nova Wulandari Ibadillah, Sultonu Indiani, Wulan Indra Sulaksana Irwan Irwan Irwandi , Irwandi Iwan Suhardi Lestari, Dian Trianita Limbong, Stefani Lubis, Abdillah Lubis, Samudra Asri M. Afdal, M. Afdal Mairizal Mairizal Majid, Miftah Khoirul Mansyur M, Mansyur Maulana, M. Apri Maulida, Syafira Mawaddah, Prizky Mayansari, Mayansari Mulawarman Mulawarman Mulyawati L, Endang Sri Najah, Khairun Nasrullah, Rahmat Nelwida Nelwida Nilam Sari, Nur Noferdiman Noferdiman Nur Asni Nur, Puti Nurhayati Nurhayati Nurul Aini Rahmawati Oktaviani, Dwi Rizki Oping, Febriani Pakpahan, Roberyo Pangestu, Fikri Aditia Rabani, La Ramadhan, Fauzan Ramdhan, Fauzan Resmi Resmi Riris Roiska Rizky Janatul Magwa Rizqia, Ana Sabila Rosadi, Reza Rosmiati Rosmiati S., Chiyar Edison Safiuddin, Safiuddin Saing, Fatmawati M Saing, Fatmawati M. Sanusi Sanusi Saputri, Erni Safika Saragih, Agape Sarah Sarah, Sarah Sari, Elna Sarumi, Rasniah Septy Heltria Setiyawan, Khoirudin Anton Sihotang, Yosi Sulastri Br Sitanggang, Earline Margareth Br Suarti, Suarti Suhessy Syarif, Suhessy Sumadja, Wiwaha A Suparjo Surianti, Tetti Tinambunan, Maryo Togatorop, Alfa Immanuel Trisno Mulyo, Juni Triyanto Pristiwaluyo tussadiah, Arifa Wiwaha Anas Sumadja Wulandari Wulandari Wulandari, Fitriyana Wulansari, Eka Yoppie Wulanda Yun Alwi Yurleni Yurleni Yusniati, Wontri Zahara, Mustika