Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Health Belief Model (HBM) dalam Perilaku Berisiko Praktik Hygiene Makanan dikalangan Mahasiswa Universitas Karya Persada Muna Rahim, Firnasrudin; Juliana, Nur; Liambana, Endang Sri Mulyawati; Lisna, Lisna; Naningsi, Ayu; Saing, Fatmawati M; Yazlim, Nur; Ahmad, Iqbal
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 6 (2025): Desember 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i6.2352

Abstract

Di Indonesia, lebih dari 45% mahasiswa masih sering mengonsumsi makanan dengan kebersihan yang diragukan, sehingga meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui makanan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran Health Belief Model (HBM) dalam menganalisis perilaku berisiko higiene makanan pada mahasiswa serta faktor penentu utama dalam membentuk praktik perilaku tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, desain studi kasus. Hasil, penelitian ini menemukan bahwa mahasiswa sadar akan risiko kesehatan tetapi perilaku tetap tidak sejalan dengan kesadaran. Dan hambatan utama dalam implementasi praktik higienis yaitu pada faktor eksternal. Kesimpulan penelitian ini, walaupun mahasiwa memiliki kesadaran risiko dan mafaat terkait higienitas makanan. Tapi praktik perilaku berisko tetap tinggi karena adanya hambatan berupa faktor eksternal.
Enhancing Vocabulary Instruction through Strategic Media Integration: A Case Study on Media Utilization at Tertiary Level Faridawati, Faridawati; Lisna, Lisna; Nasrullah, Rahmat
Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH) Vol. 6 No. 2 (2024): August, Jurnal Ilmu Manajemen Sosial Humaniora (JIMSH)
Publisher : LP3M, Universitas Muhammadiyah Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51454/jimsh.v6i2.754

Abstract

Media utilization plays a crucial role in enhancing the teaching and learning process within the classroom environment. This study investigates how a lecturer at Universitas Muhammadiyah Kendari perceives the use of teaching media in vocabulary instruction. Utilizing a qualitative descriptive approach through a case study, the research involved one lecturer and data collected from three classroom observations and two interviews. The analysis employed thematic coding across six key aspects: purpose, media selection, utilization, benefits, challenges, and effectiveness. The findings indicate that the lecturer employed a diverse range of teaching media, with multimedia resources, such as audio-books, being particularly prominent due to their integration of both audio and visual elements. Interviews data corroborates this observation, revealing the lecturer's belief that selecting appropriate media significantly enhances student engagement and aids in achieving learning objectives. Additionally, the study highlights that integrating various media types fosters a more interactive and dynamic vocabulary learning environment. The results further suggest that the lecturer demonstrates a robust understanding of media utilization, as evidenced by the absence of significant challenges in the process. Overall, the study underscores the effectiveness of diverse media in enriching vocabulary instruction and suggests that strategic media integration can greatly enhance the learning experience.
Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Matematika pada Siswa Kelas II Sekolah Dasar Lisna, Lisna; Zulparis, Zulparis; Novi Nurdian
Pijar Pelita: Journal of Early Childhood Education and Early Childhood Islamic Education Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : PT Rizkarya Cendekia Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam mengatasi kesulitan belajar matematika pada siswa kelas II sekolah dasar. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di SDN Basirih 11 Banjarmasin. Subjek penelitian terdiri atas seorang guru kelas II dan dua siswa yang mengalami kesulitan belajar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi pembelajaran berupa penggunaan media konkret seperti stik es krim dan koin, penerapan pendekatan kontekstual dengan mengaitkan soal matematika pada kehidupan sehari-hari siswa, pelaksanaan pembelajaran remedial secara bertahap, pemberian dukungan emosional berupa motivasi dan pujian, serta pelaksanaan asesmen formatif untuk mendeteksi kesulitan siswa sejak dini. Strategi tersebut meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan pemahaman konsep siswa. Meskipun demikian, guru menghadapi kendala berupa keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan antar siswa, dan keterbatasan fasilitas. Secara keseluruhan, strategi guru yang adaptif dan kontekstual terbukti efektif membantu siswa mengatasi kesulitan belajar matematika baik secara kognitif maupun afektif.
Transformasi Digital dalam Akses Informasi dan Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja: Peran Platform Digital dan Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Literasi dan Perilaku Sehat Sarumi, Rasniah; Albert, Albert; Sari, Elna; Sanwar, Sitti Nurlyanti; Nangsih, Ayu; Aifu, Dewi Kurniati; Lisna, Lisna
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6933

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mentransformasi cara remaja mengakses informasi kesehatan, termasuk kesehatan reproduksi. Sebagai generasi digital native, remaja cenderung memanfaatkan internet, media sosial, dan aplikasi kesehatan sebagai sumber utama informasi dibandingkan layanan tatap muka konvensional yang sering kali terhambat oleh stigma dan keterbatasan akses. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran platform digital dan AI dalam meningkatkan akses, kualitas, serta efektivitas edukasi kesehatan reproduksi remaja. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan naratif terhadap artikel ilmiah nasional dan internasional yang diterbitkan pada periode 2014–2024 dan diperoleh melalui database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi berbasis web, media sosial, mobile health (mHealth), serta chatbot berbasis AI berkontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi kesehatan reproduksi, pembentukan sikap yang lebih positif, serta penguatan perilaku preventif pada remaja. Pemanfaatan AI memungkinkan personalisasi materi edukasi, pemberian respons secara instan, serta interaksi anonim yang meningkatkan kenyamanan dalam membahas isu sensitif. Namun, implementasi teknologi ini masih menghadapi tantangan berupa misinformasi digital, potensi bias algoritma, kesenjangan akses internet, dan risiko pelanggaran privasi data kesehatan. Dengan demikian, integrasi teknologi digital dan AI berpotensi memperkuat edukasi kesehatan reproduksi remaja secara inklusif dan adaptif, tetapi memerlukan regulasi, pengawasan, serta peningkatan literasi digital untuk menjamin keamanan dan akurasi informasi.