Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Standar Pengelolaan Penelitian: Studi Kasus di IAIN Palangka Raya Ajahari, Ajahari; Puspita, Puspita; Asmawati, Asmawati; Misbah, Misbah; Arifin, Anwar; Hanafiyah, Hanafiyah; Handayani, Sri
el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies, 5(1), 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (Center for Research and Community Services), Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/el-buhuth.v5i01.5622

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of research management standards which include planning, organizing, implementing, and controlling. The research approach used is descriptive qualitative with the case study method. The research subjects were Vice Rector 1, the Chair and Secretary of LPPM, the Head of the Research Center, and the Head of Planning and Finance of IAIN Palangka Raya. The determination of research subjects was carried out by purposive sampling with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results of the research show that research management planning activities begin with the preparation of development master plans, strategic plans, and operational plans, preparation of research roadmaps, annual work programs, preparation of Terms of Reference and research budget plans, and the preparation of Research Guidelines. In implementing research management standards, there are 12 stages carried out, including dissemination of technical instructions, research registration, administrative selection, substance selection, determination of nominees, proposal seminars, determination of beneficiaries, preparation of work orders, disbursement of funds, conducting research, monitoring evaluation, review of research outputs, results seminars, and final reports. Efforts to control research activities are carried out with several strategies: making regulations and technical guidelines for research, managing registration and selection of proposals as well as meetings for determining nominees, preparing work orders, managing intermediate seminars, managing presentations of research results, making research logbooks, registering IPR research results, publishing articles research, seeking SPI involvement in research management activities, uploading research reports to Litapdimas, imposing sanctions, preparing research management reports, monitoring and evaluating research management.
The Role of Islamic Religious Education Teachers in Fostering the Practice of Islamic Teachings Among Students Jannah, Aisyah Miftahul; Ajahari, Ajahari; Abdullah , Abdullah
Al-Fikru: Jurnal Ilmiah Vol. 19 No. 2 (2025): Desember (2025)
Publisher : STAI Serdang Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51672/alfikru.v19i2.748

Abstract

The role of teachers in fostering the practice of Islamic teachings is very important, because it not only teaches religious theory, but also directs students to practice Islamic values in everyday life. This study aims to examine the role of Islamic Religious Education teachers in fostering the practice of Islamic teachings in students at SDN 2 Jingah, North Barito Regency. This research uses a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The results showed that: 1) Islamic Religious Education teachers play an important role in fostering the practice of Islamic teachings with an integrative approach, which includes teaching religious theory, worship practices, and instilling moral values such as honesty and discipline. Teachers guide students to understand and practice Islamic teachings through habituation methods and effective interactive learning. 2) Supporting factors include adequate facilities, a supportive school environment, and parental involvement. However, inhibiting factors such as limited facilities, time, and lack of teacher professionalism were also found.
PEMBIMBINGAN PERILAKU IFFAH PADA REMAJA DI TPA SUKAMULYA KELURAHAN TANGKILING KOTA PALANGKA RAYA Agas, Andri; Ajahari, Ajahari; Marsiah, Marsiah; Surawan, Surawan
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2422-2430

Abstract

Belakangan ini yang terjadi sekarang dengan teknologi yang cepat hingga mudah dalam hubungan komunikasi melalui perkembangan dan kesulitan memperoleh informasi baik di dalam negeri, sehingga berdampak pada perubahan budaya dalam negeri yang bersaing dengan budaya barat yang masuk melalui perkembangan teknologi berupa media sosial , baik dari video youtube, instagram, dan lain-lain sasaran utamnya paling dominan adalah pemuda/remaja. Dari fenomena tersebut memiliki sisi positif dan negatif, tergantung bagaimana cara mereka menyikapinya. Namun pada saat ini sisi negatifnya lebih besar dari pada sis positif, dengan melihat kenyataan pada saat ini yang semakin berpengaruh dengan kerusakan perilaku serta moral yang disebarkan melalui media internet, film, tontonan kriminal,dan konten berbaur pornografi. Salah satu masalah moral dalam pergaulan adalah masalah menjaga kesucian diri atau memelihara diri agar terhidar dari segala perbuatan tercela (iffah). Seperti yang terjadi di TPA Sukamulya dalam pembimbingan perilaku iffah yang dilakukan bertujuan untuk mencetak remaja yang berkualitas dan berakhlak yang baik, setelah pembimbing yang dilakukan remaja di TPA Sukamulya kebanyakan remaja akan memahami perilaku iffah dan remaja-remaja sekitarnya mulai dari berkata-kata yang dilakukan oleh para remaja di TPA Sukamulya. baik, berpakaian yang rapi dan menutup aurat serta tidak berdua dengan lawan seusianya. Salah satu masalah moral dalam pergaulan adalah masalah menjaga kesucian diri atau memelihara diri agar terhidar dari segala perbuatan tercela (iffah).Seperti yang terjadi di TPA Sukamulya dalam pembimbingan perilaku iffah yang dilakukan bertujuan untuk mencetak remaja yang berkualitas dan berakhlak yang baik, setelah pembimbing yang dilakukan remaja di TPA Sukamulya kebanyakan remaja akan memahami perilaku iffah dan remaja-remaja sekitarnya mulai dari berkata-kata yang dilakukan oleh para remaja di TPA Sukamulya. baik, berpakaian yang rapi dan menutup aurat serta tidak berdua dengan lawan seusianya. Salah satu masalah moral dalam pergaulan adalah masalah menjaga kesucian diri atau memelihara diri agar terhidar dari segala perbuatan tercela (iffah).Seperti yang terjadi di TPA Sukamulya dalam pembimbingan perilaku iffah yang dilakukan bertujuan untuk mencetak remaja yang berkualitas dan berakhlak yang baik, setelah pembimbing yang dilakukan remaja di TPA Sukamulya kebanyakan remaja akan memahami perilaku iffah dan remaja-remaja sekitarnya mulai dari berkata-kata yang dilakukan oleh para remaja di TPA Sukamulya. baik, berpakaian yang rapi dan menutup aurat serta tidak berdua dengan lawan seusianya.
Islamic Religious Activities (Rohis) as a Medium in Forming Students' Social Skills at SMK Negeri 2 Palangka Raya Novita Sari; Ajahari, Ajahari; Surawan, Surawan
Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 11 No 1 (2025): Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan UIN Raden Fatah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/tadrib.v11i2.28450

Abstract

This research aims to examine the role of Islamic Religious Activities (Rohis) at SMK Negeri 2 Palangka Raya in developing students' social skills, with reference to social learning theory and character education. This study uses a descriptive qualitative approach with data collection techniques including observation, in-depth interviews, and documentation. Data analysis was conducted through data reduction, data presentation, and conclusion drawing processes, with source and technique triangulation to ensure the validity of results. Findings show that Rohis activities such as Quranic reading and writing, tilawah (Quranic recitation), habsyi (religious chanting), and community service not only strengthen spiritual and moral aspects, but also contribute significantly to the development of students' social skills, such as the ability to collaborate, empathize, take responsibility, resolve conflicts, and express opinions assertively. These activities also have a positive impact on students' ability to build healthy interpersonal relationships and increase their self-confidence in the school environment. In conclusion, Rohis activities function not only as a religious medium, but also as a strategic tool in shaping students' character and social skills that align with 21st-century learning needs and the demands of today's multicultural society.