p-Index From 2021 - 2026
11.166
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Pelita - Jurnal Penelitian Mahasiswa UNY Jurnal Penelitian Pendidikan Kimia Jurnal Zarah Alotrop Jurnal Pendidikan dan Ilmu Kimia Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Paedagoria : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan JURNAL EKSAKTA PENDIDIKAN (JEP) MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Jurnal Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Journal on Education JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Jurnal Riset Pendidikan Kimia (JRPK) JUDIKA (JURNAL PENDIDIKAN UNSIKA) JURNAL PENDIDIKAN MIPA Tarbawy : Jurnal Pendidikan Islam JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA) Journal of Applied Science, Engineering, Technology, and Education Tajdidukasi: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam Jurnal Pengabdian UNDIKMA Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Epistema JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA EduLine: Journal of Education and Learning Innovation Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation VEKTOR: Jurnal Pendidikan IPA Buguh: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Ilmiah LENTERAL: Learning and Teaching Journal PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Indonesian Community Journal Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat MIMBAR INTEGRITAS Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Indonesian Research Journal on Education Estungkara: Jurnal Pengabdian Pendidikan Sejarah Jurnal Pengabdian Masyarakat Pinang Masak Jurnal Pendidikan Kimia Unkhair (JPKU) ARRUS Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Buletin Pengabdian Multidisiplin Indonesian Journal of Learning and Educational Studies Kreativasi: Journal of Community Empowerment Indonesian Journal of Islamic Religious Education (INJIRE)
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan Multimedia Interaktif Berbantuan Google Sites Pada Materi Sistem Periodik Unsur Tria Ismiani; Yusnidar Yusnidar; Firdiawan Ekaputra; Wilda Syahri; Kriswantoro Kriswantoro
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4216

Abstract

Peserta didik sering merasa materi sistem periodik unsur menantang karena memuat konsep yang abstrak. Hasil wawancara dan analisis kebutuhan di SMA Negeri 10 Kota Jambi mengungkapkan kesulitan memahami hubungan konfigurasi elektron dengan posisi unsur serta sifat-sifat keperiodikan. Media pembelajaran yang digunakan masih bersifat satu arah sehingga kurang optimal meningkatkan partisipasi dan minat belajar. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengembangan media ajar yang lebih variatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan, tingkat kelayakan, serta respon peserta didik terhadap multimedia interaktif berbantuan google sites. Metode yang diterapkan yaitu Research & Development dengan model Leee & Owens yang mencangkup analysis, design, development, implementation dan evaluation. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner validasi ahli materi dan media, kuesioner penilaian guru, dan tanggapan peserta didik. Penelitian ini mengindikasikan bahwa multimedia interaktif yang dihasilkan menunjukkan keriteria sangat layak berdasarkan validasi ahli materi dengan persentase 88%, ahli media 90,1%, penilaian guru 84%, tanggapan peserta didik 91%. Dengan demikian, hasil tersebut mengindikasikan bahwa multimedia tidak hanya memenuhi keriteria kelayakan sebagai sarana pembelajaran, tetapi dapat menarik minat dan meningkatkan motivasi belajar. Selain itu multimedia interaktif ini memiliki keunggulan dalam penyajian materi yang lebih variatif, mendorong keterlibatan aktif peserta didik, serta membantu memvisualisasikan konsep abstrak, sehingga lebih mudah dipahami.
Development of A Virtual Laboratory for Electrochem to Support Students' Critical Thinking Skills Rizki, M; Asyhar, Rayandra; Miharti, Isra; Zurweni; Ekaputra, Firdiawan
Hydrogen: Jurnal Kependidikan Kimia Vol. 14 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/hjkk.v14i2.19708

Abstract

The application of interactive learning media plays an important role in stimulating motivation and deepening students' understanding, especially in bridging the characteristics of abstract chemistry learning, one of which is the material of electrolyte and non-electrolyte solutions. The main problem in chemistry learning in Madrasah Aliyah is the limited physical laboratory facilities, which impacts the low critical thinking skills of students. This study aims to develop a Virtual Laboratory "Electrochem Lab" that supports critical thinking skills and to test its feasibility conceptually and practically. As a supporting instrument, Electrochem Lab is equipped with an evaluation feature in the form of a quiz consisting of 5 questions based on Higher Order Thinking Skills (HOTS) that have been adjusted to train students' critical thinking skills independently. The study adopts a Research and Development (R&D) framework, specifically following the Lee & Owens model, which progresses through phases of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The experimental subjects involved two experts (materials and media), one chemistry teacher, and 13 students of grade XI IPA MAN 5 Batang Hari consisting of 3 students in one-to-one tests with heterogeneous cognitive representations and 10 students in small group tests. The data collection instrument used a Likert Scale questionnaire consisting of a media expert questionnaire and a material expert questionnaire, a student response questionnaire and a one-to-one trial instrument. Evidence of the validity of the instrument and product was obtained through expert assessments stating that the media was very suitable for testing. The results showed a feasibility percentage of 90% from media experts and 89.23% from material experts, both of which were considered very suitable. The practitioner's assessment (chemistry teacher) reached 94.55%, while the one-to-one test reached 86,6% and the small group trials reached 98% with a very good category. It can be concluded that the Android-based virtual laboratory "Electrochem Lab" is very suitable to be used as an innovative solution to bridge the understanding of abstract concepts through sub-microscopic visualization and support the training of students' critical thinking skills. The novelty of this research lies in the integration of a contextual approach in digital simulations that connect learning materials with the students' surroundings and the Madrasah Aliyah environment.
Pengembangan E-Lkpd Berbasis Proyek Materi Kimia Hijau dengan Pemanfaatan Sampah Organik Berorientasi Kreativitas Murid SMA Choirunisa, El Syifa; Afrida, Afrida; Ekaputra, Firdiawan; Epinur, Epinur; Zurweni, Zurweni
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 2 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i2.4238

Abstract

Penelitian ini didasari oleh hasil observasi awal yang menunjukkan tantangan murid dalam menghubungkan konsep kimia dengan aktivitas sehari-hari serta kecenderungan pasif pada kegiatan belajar, yang juga dipengaruhi oleh media pembelajaran yang diterapkan masih bersifat konfesional. Studi ini bertujuan untuk membuat e-LKPD berbasis proyek dengan memanfaatkan limbah organik yang berfokus pada kreativitas murid SMA. Pendekatan Research and Development (R&D) digunakan dalam penelitian ini dengan model pengembangan Hannafin dan Peck yang mencakup fase analisis kebutuhan, desain, serta pengembangan dan pelaksanaan. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah murid kelas X Fase E di SMAN 8 Kota Jambi. Instrumen penelitian terdiri dari angket validasi dari pakar materi, pakar media, penilaian dari guru, dan angket terkait respon murid yang dianalisis dengan cara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-LKPD yang dikembangkan memperoleh tingkat kelayakan sebesar 90,33% dengan kategori sangat layak berdasarkan penilaian ahli materi dan ahli media. Selain itu, e-LKPD tersebut juga mendapatkan respons yang sangat baik dari murid, sehingga layak dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kimia hijau berbasis proyek.