Claim Missing Document
Check
Articles

PENYULUHAN TENTANG MANAJEMEN BUDIDAYA IKAN YANG BAIK DI PEMBUDIDAYA IKAN NILA AIR TENANG, REMBIGA, MATARAM Muahiddah, Nuri; Ayu Diamahesa, Wastu
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v3i2.2778

Abstract

Penyuluhan merupakan salah satu metode efektif untuk memperkenalkan praktik-praktik manajemen budidaya ikan yang baik kepada para pembudidaya. Artikel ini membahas penyuluhan tentang manajemen budidaya ikan yang baik di pembudidaya ikan nila air tenang di Rembiga, Mataram. Tujuan dari penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para pembudidaya tentang praktik-praktik terbaik dalam budidaya ikan nila. Artikel ini menguraikan topik-topik yang disampaikan dalam penyuluhan, termasuk pemilihan bibit yang berkualitas, pengaturan lingkungan budidaya yang optimal, pemberian pakan yang tepat, pengendalian kualitas air, manajemen penyakit, dan teknik pemeliharaan yang baik. Penekanan diberikan pada pentingnya menjaga kebersihan kolam, kualitas air yang baik, serta pemberian pakan yang seimbang dan terjadwal. Metode penyuluhan yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Hasil dari artikel ini menunjukkan bahwa penyuluhan tentang manajemen budidaya ikan yang baik memiliki dampak positif pada pemahaman dan pengetahuan para pembudidaya ikan nila di Rembiga, Mataram. Para pembudidaya menjadi lebih sadar akan pentingnya praktik-praktik yang baik dalam budidaya ikan nila, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas dan keberhasilan usaha budidaya mereka.
UPAYA PENINGKATAN SEMANGAT BELAJAR ANAK DI WILAYAH PESISIR DESA LABUHAN HAJI LOMBOK TIMUR Fitriani, Laily Fitriani; Asri, Yuliana; Dwiyanti, Septiana; Diniariwisan, Damai; Rahmadani, Thoy Bathun Citra; Muahiddah, Nuri; Diamahesa, Wastu Ayu
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v3i3.3487

Abstract

Masyarakat adalah sekelompok orang yang memiliki identitas sendiri dan mendiami wilayah dan daerah-daerah tertentu. Nelayan merupakan komunitas masyarakat yang kehidupannya tergantung pada hasil laut, baik dari siklus kerjanya maupun dari cara mencari nafkah. Nelayan termasuk golongan masyarakat pesisir yang dapat dianggap paling banyak memanfaatkan hasil laut, potensi lingkungan perairan, serta pesisir untuk kebutuhan dan kelangsungan hidupnya. Kegiatan dilaksanakan selama 3 bulan, bulan Juli hingga September 2023. Metode disusun secara sistematis mulai dari tahap persiapan hingga tahappelaksanaan. Siswa yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini berjumlah 29 orang. Sebanyak 14 siswa yang berjenis kelamin laki-laki dan 15 siswa berjenis kelamin perempuan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa kegiatan Program Mengajar dari Rumah ini mendapatkan respon yang positif dan masyarakat sangat antusias terhadap kegiatan ini.
EDUKASI KONDISI PERAIRAN PANTAI DESA EKAS BUANA PADA IBU-IBUDAN REMAJA UNTUK PEMANFAATAN PERAIRAN YANG BERKELANJUTAN Diniarti, Nanda; Junaidi, M; Sumsanto, Muhammad; Muahiddah, Nuri; Affandi, Rangga Idris
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v4i2.4890

Abstract

Desa Ekas Buana terkenal dengan keindahan pantainya serta sumber daya alam laut yang melimpah. Perairan pantai desa ini menjadi salah satu aset utama yang menopang kehidupan masyarakat desa, khususnya dalam sektor perikanan dan pariwisata. Edukasi lingkungan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pemanfaatan sumber daya laut. Meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem laut dapat membantu dalam mencegah kerusakan lebih lanjut dan mendorong kegiatan yang lebih ramah lingkungan. Ibu-ibu dan remaja desa memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan perairan. ibu-ibu merupakan pengawas sosial pengelolaan lingkungan hidup dan guru bagi anak-anak mereka. Remaja, dengan semangat dan energi yang tinggi, dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam komunitas mereka. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan tambahan pengetahuan tentang kondisi perairan Pantai Ekas Buana agar dapat tergerak untuk melalukan aksi dalam mengurangi masukan limbah pada perairan pantai sehingga sumberdaya perairan dapat berkelanjutan. Kegiatan edukasi menggunakan cara pendidikan orang dewasa yang bersifat membimbing dan membantu Kegiatan edukasi dihadiri oleh ibu-ibu rumah tangga dan remaja sebanyak 9 orang. Lokasi kegiatan berada di rumah ketua kelompok pembudidaya Pasir Putih. Berdasarkan hasil penelitian yang pernah dilakukan di Teluk Ekas mengindikasikan bahwa perairan Teluk Ekas telah tercemar pada parameter nitrat dan fosfat berdasarkan PP No.22 Tahun 2021. Berlebihnya konsentrasi parameter nitrat dan posfor di perairan Teluk Ekas dapat dikendalikan dengan mengunakan organisme ekstraktif. Ibu-ibu dan remaja yang memiliki KJA disarankan dapat menempatkan beberapa tali ris di KJA atau menanam rumput laut dengan system rakit di sekitar KJA.
PENYULUHAN PENGEMBANGAN BUDIDAYA KEPITING BAKAU BERBASIS DIGITALISASI DI DESA CENDI MANIK KABUPATEN LOMBOK BARAT Muahiddah, Nuri; Alim, Sahrul; Dwiyanti, Septiana; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu; Sumsanto, Muhammad; Rahmadani, Thoy Bathun Citra; Asri, Yuliana; Mulyani, Laily Fitriani
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v4i2.4942

Abstract

Penyuluhan pengembangan budidaya kepiting bakau berbasis digitalisasi di DesaCendi Manik, Kabupaten Lombok Barat, bertujuan untuk meningkatkanpengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam budidaya kepiting bakau denganmemanfaatkan teknologi digital. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh potensi besardaerah tersebut dalam budidaya kepiting bakau, namun masih minimnyapemahaman dan penerapan teknologi modern dalam proses budidaya. Metodepenyuluhan yang digunakan meliputi ceramah, pelatihan langsung, danpenggunaan aplikasi digital yang membantu dalam monitoring dan manajemenbudidaya. Hasil dari penyuluhan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikandalam pengetahuan dan keterampilan peserta terkait teknik budidaya kepitingbakau serta kemampuan menggunakan teknologi digital untuk mendukungaktivitas budidaya. Diharapkan, melalui program ini, kesejahteraan masyarakat Desa Cendi Manik dapat meningkat seiring dengan produktivitas budidaya kepitingbakau yang lebih optimal.
Pemanfaatan Limbah Bubur Kopi (Coffee pulp) dalam Budidaya Perikanan (Review) Diamahesa, Wastu Ayu; Muahiddah, Nuri
Journal of Fish Nutrition Vol. 3 No. 1 (2023): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v3i1.2759

Abstract

From several decades ago until today, coffee consumption has been a cultural norm. Coffee pulp (CP) is a byproduct of the initial separation of husks or seeds from coffee fruits. The increase in coffee production will lead to an increase in CP residues and refuse, which, if left unchecked, will result in environmental issues. Several previous studies have attempted to address this waste by focusing on organic fertilizer products, enhancing soil conditions, biological control, animal feed, and human sustenance. However, only a small number of researchers have conducted studies utilizing CP, and most of them have not been successful in incorporating this raw material into fish nutrition. Consequently, the purpose of this review is to characterize the potential of CP in the field of aquaculture so that additional research can be conducted using this raw material.
Potensi Pemanfaatan Limbah Kulit Ari Kopi (Coffee Husk) dalam perikanan (Review) Diamahesa, Wastu Ayu; Muahiddah, Nuri
Journal of Fish Nutrition Vol. 3 No. 1 (2023): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v3i1.2760

Abstract

The global demand for coffee is increasing each year, and as a result, the number of debris that will be generated will also be as large as coffee husks. Therefore, efforts must be made to employ coffee husks. In the disciplines of biogas, fertilizers, bioethanol, biofuels, enzymes, and bioactive compounds, efforts have been made to utilize coffee husks. However, only two researchers have investigated the use of coffee husks as an alternative raw material and preservative for tilapia flesh in the fisheries industry. This article explains the prospective use of coffee husks in the fisheries sector, particularly in fish farming and processing.
PENGARUH HORMON OVAGOLD TERHADAP FEKUNDITAS DAN SINTASAN BERAT INDUKAN BERBEDA LELE SANGKURIANG (Clarias gariepinus) DI BBPBAT SUKABUMI Kaitjily, Priscilla Josephine; Muahiddah, Nuri
Journal of Fish Nutrition Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v4i1.4985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh hormon Ovagold terhadap fekunditas dan tingkat sintasan indukan lele Sangkuriang (Clarias gariepinus) dengan berat badan yang berbeda di Balai Besar Perikanan Budidaya Air Tawar (BBPBAT) Sukabumi. Penelitian dilakukan selama 3 bulan dengan memberikan hormon Ovagold pada kelompok indukan dengan berat badan yang berbeda. Parameter yang diukur meliputi jumlah telur yang dihasilkan, tingkat penetasan, dan tingkat sintasan larva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hormon Ovagold secara signifikan meningkatkan fekunditas dan tingkat penetasan telur pada berbagai berat badan indukan. Selain itu, tingkat sintasan larva juga mengalami peningkatan yang signifikan, menunjukkan bahwa hormon Ovagold memiliki pengaruh positif terhadap kinerja reproduksi dan kelangsungan hidup awal benih lele Sangkuriang. Temuan ini menunjukkan bahwa hormon Ovagold dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan produktivitas budidaya lele di BBPBAT Sukabumi. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengoptimalkan dosis dan metode aplikasi untuk hasil yang lebih baik.
PERAN BINDER DALAM FORMULASI PAKAN UNTUK BUDIDAYA KEPITING BAKAU (SCYLLA SPP.): KAJIAN BAHAN SINTETIS, ALAMI, DAN INOVATIF BERBASIS LINGKUNGAN Diamahesa, Wastu Ayu; Muahiddah, Nuri; Putri Lestari, Dewi
Journal of Fish Nutrition Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Of Fish Nutrition
Publisher : Journal of Fish Nutrition

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfn.v5i1.7420

Abstract

The mangrove crab (Scylla spp.) is a high-value aquaculture commodity, where feed quality—particularly the binder component—significantly influences farming success. This article reviews the role of various binders in mangrove crab feed formulations, including synthetic binders such as carboxymethyl cellulose (CMC), natural binders (seaweed meal, agar, gelatin), and recent innovations such as fermented food waste and combinations with probiotics or black soldier fly larvae (BSFL) oil. Binders not only maintain feed stability in water but also affect growth, survival rate, feed efficiency (FCR), and immune response in crabs. Synthetic binders like CMC exhibit high stability (>24 hours) but are costly and less environmentally sustainable, whereas natural binders such as Gracilaria and agar offer a balance between stability, eco-friendliness, and additional nutritional benefits. The integration of binders with probiotics or BSFL oil has been shown to enhance immunity and growth performance. Binder selection should align with the farming phase—for instance, agar and gelatin are recommended for larval stages, while cornmeal and soy protein concentrate (SPC) are suitable for grow-out phases. This article also provides practical recommendations based on farming objectives, such as using natural binders to reduce water pollution or combining CMC with probiotics for intensive farming systems. This review is expected to serve as a guideline for farmers in selecting optimal binders to support efficient, cost-effective, and sustainable mangrove crab aquaculture.
Feasibility Analysis of Koi Fish (Cyprinus carpio) Hatchery Business at Batu Kumbung Fish Seed Center (BBI), Lingsar Subdistrict Alim, Sahrul; Muahiddah, Nuri
Jurnal Media Akuakultur Indonesia Vol 3 No 2 (2023): Indonesian Journal of Aquaculture Medium
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/mediaakuakultur.v3i2.2638

Abstract

Koi fish (Cyprinus carpio) is one of the potential freshwater ornamental fish commodities that can be cultivated. This freshwater ornamental fish has several advantages, including easy maintenance, ability to survive in low oxygen water, and ability to produce high-quality eggs. The purpose of this research is to assess the feasibility of the breeding activities conducted at BBI Batu Kumbung through economic analysis. The research method used in this study is "Descriptive Comparative Method". Based on the research findings the economic analysis conducted includes assumptions, Total Costs Rp. 39.304.000, Sales Revenue Per Cycle Rp. 64.200.000, Income Per Cycle Rp. 24.896.000, R/C Ratio 1.63, Break-Even Point Price Rp. 1.224 per fish, Break-Even Point Production 19.652 and Payback Period 6.3 months. Based on the business analysis, the production of koi fish seeds at BBI Batu Kumbung can be considered feasible and has the potential for development, as it can provide good profits with a good Return on Investment (ROI).
PENGARUH PERBEDAAN DOSIS PAKAN IKAN RUCAH TERHADAP PERTUMBUHAN IKAN KARDINAL BANGGAI (Pterapogon kauderni) Saruni; Sulystyaningsih, Naning Dwi; Hamid; Muahiddah, Nuri; Al Furkan; Sumahiradewi, Luh Gede; Soraya, Indah
Jurnal Agroqua: Media Informasi Agronomi dan Budidaya Perairan Vol 22 No 1 (2024): Jurnal Agroqua
Publisher : University of Prof. Dr. Hazairin, SH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/ja.v22i1.4399

Abstract

The Banggai Cardinal Fish (BCF) is a type of fish endemic to Indonesia whose distribution is very limited. This fish lives in shallow waters in the Banggai Islands (Central Sulawesi), especially in Banggai Laut Regency and Banggai Islands Regency. The purpose of this study was to find the optimal dose of trash fish feed for the growth of Cardinal Banggai (Petrapogon kauderni). This study used a completely randomized design (CRD) with a total of 4 treatments, namely P0 (0%, as control), P1 (5% trash fish feed), P2 (10% trash fish feed), P3 (15% trash fish feed), with replicated 3 times in each treatment. The data collected is primary data in the form of weight and length data, survival, feed conversion ratio, and water quality (temperature, salinity, pH, DO, ammonia). Based on research results, the best growth in weight and length is in the range of 10-15%, namely with a weight value of 0.003 grams/day and a length of 0.008 cm/day. The highest specific growth rate was P3 of 0.009%/day and the survival rate reached 70%. The lowest (best) average value of feed conversion ratio was at P2 at 0.49. While the quality of the water during the study was still in the optimal range for the proud cardinal fish, namely temperature 28-29 oC, salinity 30 ppt, pH 7.2—8.2, DO 4.0 mg/l, and ammonia 0.1 mg/l.
Co-Authors Abidin, Z Abidin, Zaenal Adriana Monica Sahidu Al Furkan ALIM ISNANSETYO Alis Mukhlis Andi Maria Ulfa Andre Rachmat Scabra Anggraini, Irika Devi Anjani, Yulia Dewi Anna Apriana Hidayanti Anton Anton Asri, Yuliana Ayu Diamahesa, Wastu Bagus Dwi Hari Setyono BAGUS DWI HARI SETYONO Bagus Dwi Hari Setyono Damai Diniariwisan Damai Diniariwisan Dewi Putri Lestari Dewi Putri Lestari, Dewi Putri Diamahesa, Wastu Ayu Diniariwisan, Damai Dwiyanti , Septiana Dwiyanti, Septiana Eddy Supriyono Erlana, Nirma Aprila Evron Asrial Fariq Azhar Fariq Azhar Fitri, Miftahul Fitriani, Laily Fitriani Hafizah, Imroatul HAMID Idris Affandi, Rangga Irzal Effendi Kaitjily, Priscilla Josephine Khilal Aditya L. Achmad Tan Tilar WSK Laily Fitriani Mulyani Lalu Hizbulloh Lumbessy, Salnida Yuniarti Lutfah Yunata Pratiwi M Junaidi, M Maolana, Arman Marno, Septhian Mita Ayu Liliyanti MOHAMAD FADJAR Muhammad Amin Muhammad Junaidi Muhammad Junaidi Muhammad Marzuki Muhammad Marzuki Muhammad Sumsanto Muhammad Sumsanto Mulyani, Laily Fitriani Nanda Diniarti Naning Dwi Sulystyaningsih Naning Dwi Sulystyaningsih Naning Dwi Sulystyaningsih Nunik Cokrowati Nur Fadhilah Rahim Panosa, Alief Erwanda Pratiwi, Lutfah Yunata Putri Lestari, Dewi Rahmadani, Thoy Bathun Citra Rahmadani, Thoy Batun Citra Rangga Idris Affandi Rangga Idris Affandi Rusmin Nuryadin Sadikin Amir Sahrul Alim Sapto Andriyono Saruni Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti SEPTIANA DWIYANTI Septiana Dwiyanti Septiana Dwiyanti Sintiya, Titik Sitti Hilyana soraya, indah Suhardinata Sukartono Sulystyaningsih, Naning Dwi Sumahiradewi, Luh Gede Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Thoy Batun Citra Rahmadani Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Yuliana Asri Zaenal Abidin