Claim Missing Document
Check
Articles

Materi Ajar Gerak Lurus Berbasis Authentic Learning Menggunakan Model Collaborative Problem Solving: Validitas Aspek Munir, Muhammad Jiddan Mishbahul; Wati, Mustika; Mahtari, Saiyidah
Journal of Authentic Research Vol. 3 No. 1 (2024): January
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v3i1.1034

Abstract

Kemampuan memecahkan masalah dan kolaborasi dibutuhkan dalam proses pembelajaran fisika, tetapi kurangnya sumber belajar berbasis authentic learning serta model pembelajaran yang tidak sesuai menyebabkan peserta didik kesulitan memahami materi dan menyelesaikan permasalahan secara kolaboratif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan validitas teoritis dari produk pengembangan berupa materi ajar gerak lurus berbasis authentic learning menggunakan model collaborative problem solving. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah ASSURE. Data diperoleh melalui lembar validasi materi ajar yang dinilai oleh tiga validator. Hasil validasi menunjukkan bahwa materi ajar yang dikembangkan terkategori sangat valid dengan skor rata-rata 3,55. Dengan demikian, diperoleh simpulan bahwa materi ajar gerak lurus berbasis authentic learning menggunakan model collaborative problem solving dapat diujicobakan dalam proses pembelajaran. Hasil penelitian ini berpotensi untuk menjembatani kesenjangan antara pengetahuan teoritis dan aplikasi praktis, meningkatkan pengalaman belajar siswa dan mempersiapkan siswa untuk tantangan dunia nyata. Straight Movement Teaching Materials Based on Authentic Learning using the Collaborative Problem-Solving Model: Validity’s Aspects Abstract Problem-solving and collaboration skills are required in the physics learning process. Still, the lack of learning resources based on authentic learning and inappropriate teaching models causes students to have difficulty understanding the material and solving problems collaboratively. This research aims to describe the theoretical validity of the developed product in the form of straight-movement teaching materials based on authentic learning using the collaborative problem-solving model. The research and development model used is ASSURE. Data were obtained through the teaching material validation sheet assessed by three validators. The validation results show that the developed teaching materials are categorized as very valid with an average score of 3.55. Thus, it is concluded that the straight movement teaching materials based on authentic learning using the collaborative problem-solving model can be tested in the learning process. The results of this study have the potential to bridge the gap between theoretical knowledge and practical application, enhance student learning experiences, and prepare students for real-world challenges.
Analisis Kategori Lingkungan Belajar Siswa Tingkat SMA Berdasarkan Analisis Rasch Model Hakam, Ahmad Bakharzi; Mahtari, Saiyidah; Wati, Mustika
Journal of Authentic Research Vol. 3 No. 2 (2024): July
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v3i2.1768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas lingkungan belajar di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banjarmasin menggunakan Model Rasch. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dengan 25 butir soal yang mengukur variabel-variabel lingkungan belajar seperti interaksi sosial dan akses ke sumber belajar. Data dikumpulkan dari 54 siswa kelas X dan XI dan dianalisis menggunakan software Ministep versi 5.3.1.0. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki lingkungan belajar yang baik (46,3%) dan cukup (50%), dengan hanya 3,7% yang memiliki lingkungan belajar yang kurang. Analisis juga mengidentifikasi 9 siswa sebagai outlier, menunjukkan ketidakkonsistenan dalam jawaban angket. Faktor-faktor yang mempengaruhi lingkungan belajar termasuk keaktifan guru, kondisi fisik ruang kelas, serta ketersediaan alat tulis dan buku pelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya lingkungan belajar yang kondusif untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Model Rasch dan software Ministep terbukti efektif dalam memastikan validitas dan reliabilitas instrumen penelitian, memberikan data yang akurat dan konsisten untuk analisis lebih lanjut. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan lingkungan belajar di sekolah-sekolah di Indonesia. Analysis of the Learning Environment Categories for High School Students Based on the Rasch Model Abstract This study aims to assess the quality of the learning environment at Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Banjarmasin utilizing the Rasch Model. The research instrument comprised a questionnaire with 25 items measuring variables related to the learning environment such as social interaction and access to learning resources. Data were collected from 54 students in grades X and XI and analyzed using Ministep software version 5.3.1.0. The results indicated that the majority of students experienced a positive learning environment (46.3%) and adequate (50%), with only 3.7% experiencing a less favorable learning environment. The analysis also identified 9 students as outliers, indicating inconsistencies in questionnaire responses. Factors affecting the learning environment included teacher engagement, the physical conditions of the classrooms, and the availability of stationery and textbooks. These findings underline the importance of a conducive learning environment to enhance student motivation and learning outcomes. The Rasch Model and Ministep software were effective in ensuring the validity and reliability of the research instrument, providing accurate and consistent data for further analysis. The study offers practical recommendations for enhancing the learning environment in schools across Indonesia.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah untuk Topik Usaha dan Energi pada Siswa SMA di Palangka Raya Dinata, Pri Ariadi Cahya; Hartanto, Theo Jhoni; Sari, Desy Kumala; Wati, Mustika; Dewantara, Dewi; Sapetrus, Frency; Siloam, Kristanoval
Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kanderang Tingang
Publisher : FKIP Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jikt.v15i2.336

Abstract

Problem solving is a vital ability for students to be able to solve physics questions. Physics learning in the classroom needs to improve and develop this ability in students. Therefore, this research aims to analyze the students' problem-solving abilities as learning outcomes that have been obtained by high school students in Palangkaraya City. The research type is descriptive research with survey methods. The instrument used was a problem-solving ability test for the topic of work and energy. It was implemented on 155 12th grade in Palangkaraya. The results were analyzed quantitatively to identify the ability to describe problems, identify variables, plan solutions, implement plans, and check and evaluate the process. The results show that the students’ ability to describe problems and identify variables is better than other abilities. They can identify the variables in the questions and describe the physical situations. In addition, when the questions involve formula analysis and calculations, many students are unable to identify the equations that must be applied. They also have problems with their mathematical abilities to obtain the final answer. Educators need to concern these results in designing work and energy learning that can accommodate students' problem-solving abilities.
EFEKTIVITAS MATERI AJAR GERAK LURUS BERMUATAN AUTHENTIC LEARNING UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN PEMECAHAN MASALAH Supriyadi, Supriyadi; Wati, Mustika; Miriam, Sarah; Sasmita, Fauzia Dwi
EduFisika: Jurnal Pendidikan Fisika Vol 7 No 1 (2022): Edufisika: Jurnal Pendidikan Fisika Volume 7 Nomor 01, Juni 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59052/edufisika.v7i1.19877

Abstract

The lack of modules that could train problem-solving skills gave impacts students’ problem-solving skills, which are in the low category. This research focused on describing the effectiveness of the physics modules which enrich authentic learning on straight-line motion subjects. This research and development within the ASSURE model use a one-group pretest-posttest design and thus tested on 85 students of X IPA Senior High School 6 Banjarmasin. The data collection technique was obtained by test instruments for pre-test and post-test, thus analyzed by the N-Gain test and t-test. The results showed that the effectiveness of the authentic learning module, which enriches authentic learning, was categorized as high, and the two-way significance of the test was 0.00 (< 0.05), which indicated that there was a difference in the average students’ learning outcomes before and after using the authentic learning module. Thus, it can be concluded that the module containing authentic learning in straight-motion material is effectively used in physics learning to train students’ problem-solving skills.
Lokakarya Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran dalam Rangka Penguatan Profil Pelajar Pancasila Wati, Mustika; Hartini, Sri; Sari, Raihanah; Dewantara, Dewi; Alifah, Alya Nur; Andriani, Rahmah
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i1.11256

Abstract

Analisis situasi dan permasalahan mitra, yakni anggota forum MGMP Fisika Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan adanya permasalah yang berkaitan dengan isu SDG’s dengan prioritas isu pendidikan bermutu, dimana mutu pendidikan belum merata. Pengabdian ini berfokus pada tiga kegiatan utama sebagai solusi permasalahan yang telah teridentifikasi. Solusi yang berkaitan permasalahan guru belum berfokus kepada pemanfaatan teknologi  pembelajaran dalam rangka penguatan profil pelajar pancasila adalah melaksanakan lokakarya pemanfaatan teknologi pembelajaran dalam rangka penguatan profil pelajar pancasila. Hal ini berkaitan dengan luaran berupa peningkatan keberdayaan mitra pada aspek manajemen, yakni pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. Ketercapaian peningkatan keberdayaan mitra pada aspek manajemen, yakni pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran diukur menggunakan lembar observasi. Ketercapaian dihitung melalui skor rata-rata yang diperoleh. Kegiatan pengabdian dilanjutkan dengan pendampingan perencanaan pembelajaran inovatif yang terintegrasi dengan kearifan lokal dan memuat isu-isu masyarakat global sehingga dapat dimanfaatkan setiap individu untuk mengeksplorasi permasalahan atau fenomena yang terjadi di lingkungan sekitar tempat tinggalnya, terutama yang terkait perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
Identification of Physics Learning Models in Improving Learners’ Creative Thinking Skills: A Systematic Literature Review Sabila, Amalia Nufus; Wati, Mustika; Dewantara, Dewi; Lasiani, Lasiani
Jurnal Pembelajaran Fisika Vol 12, No 2 (2024): Jurnal Pembelajaran Fisika
Publisher : Jurnal Pembelajaran Fisika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analysis of Item Response Theory in Science Literacy Assessment Containing Local Wisdom and Pancasila Student Profile Dewantara, Dewi; Wati, Mustika; Hartini, Sri; Haryandi, Surya; Fajariah, Ismi; Syifa, Nuzuluna Aulia; Fitri, M Riduan
Tarbiyah : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 13 No. 2 (2024): December
Publisher : Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, South Kalimantan, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/tarbiyah.v13i2.13771

Abstract

Science literacy assessment is critical because it helps measure people's understanding of scientific concepts and ensures the effectiveness of science education. This study aimed to identify the quality of the instrument based on item response theory in assessing high school physics science literacy. This instrument is found in particle dynamics material. This type of research is quantitative descriptive. The location of data collection was in three schools in Banjarmasin City. The sample was obtained by cluster random sampling. The validity of the Rasch program was obtained from the results of the fit order items compared to the MNSQ and ZSTD value criteria. The validity test and discriminatory power analysis results showed that three invalid questions had to be discarded. The results showed that the developed science literacy instrument had a level of difficulty in the middle, so the instrument was suitable for both high-ability and low-ability students. This study implies that this assessment can help students relate physics concepts to local culture, increasing the relevance of learning and producing students who are not only academically competent but also have social and cultural awareness.
Workshop on Strengthening and Implementing STEM-Based Coding with ARTEC Japan-WOW Singapore - PPSTEMI: School Dissemination Syahmani, Syahmani; Mahardika, Andi Ichsan; Winarti, Atiek; Khairunnisa, Yasmine; Prasetyo, Yogo Dwi; Wiranda, Nurruddin; Dewantara, Dewi; Rusmansyah, Rusmansyah; Wati, Mustika; Putra, Aminuddin Prahatama; Purba, Harja Santana; Salam, Abdul; Fajriah, Noor; Saputra, Novan Alkaf Bahraini; Pamuji, Rizky; Khair, Muhammad Sa’duddien; Febriyanti, Emma Rosana; Alfianti, Dewi
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v7i1.12520

Abstract

Based on initial questionnaire data filled out by Mathematics and Natural Sciences teachers in Barito Kuala (Batola) Regency and Banjarmasin City, it was found that understanding and application of STEM Coding in schools is still low, so it is necessary to hold a STEM Coding community service workshop. This community service project aims to help participants develop critical thinking, creative, collaborative, and STEM literacy (4C) skills. The four stages of the community service method are planning, implementation, observation, and evaluation. A total of 127 teachers participated in the workshops. Speakers from PPSTEMI, Artec Japan, and WOW Singapore presented in the hybrid format event. The material consists of three modules: STEM-based learning, STEM Coding programming with Arduino Basic (Stop and Go), and Intermediate (Controlling a Motorized Car). Activities were evaluated using a response questionnaire, to which 127 people responded. The findings revealed that, on average, 95.47% of participants thought favorably of this STEM Coding exercise.Critical thinking, creativity, collaboration, and STEM literacy are among the skills that workshop attendees can acquire—wrapped up this STEM Coding workshop to help them become more STEM literate. Based on initial questionnaire data filled out by Mathematics and Natural Sciences teachers in Barito Kuala (Batola) Regency and Banjarmasin City, it was found that understanding and application of STEM Coding in schools is still low, so it is necessary to hold a STEM Coding community service workshop. This community service project aims to help participants develop critical thinking, creative, collaborative, and STEM literacy (4C) skills. The four stages of the community service method are planning, implementation, observation, and evaluation. A total of 127 teachers participated in the workshops. Speakers from PPSTEMI, Artec Japan, and WOW Singapore presented in the hybrid format event. The material consists of three modules: STEM-based learning, STEM Coding programming with Arduino Basic (Stop and Go), and Intermediate (Controlling a Motorized Car). Activities were evaluated using a response questionnaire, to which 127 people responded. The findings revealed that, on average, 95.47% of participants thought favorably of this STEM Coding exercise.Critical thinking, creativity, collaboration, and STEM literacy are among the skills that workshop attendees can acquire—wrapped up this STEM Coding workshop to help them become more STEM literate. 
Pendidikan: Tren Keterampilan Berpikir Kritis melalui LKPD yang Terintegrasi PBL Puspitasari, Eka; Abdullah, Abdullah; Wati, Mustika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2387

Abstract

Rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa di Indonesia menjadi permasalahan utama dalam pendidikan, yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang lebih fokus pada pengajaran berbasis guru dan kurangnya penerapan model yang dapat mengembangkan keterampilan tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tren pemanfaatan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) dan model Problem-Based Learning (PBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis di konteks pendidikan Indonesia. Studi ini menggunakan metode analisis bibliometrik dengan aplikasi Biblioshiny, yang dieksplorasi dari tahun 2014 hingga 2024 melalui basis data OpenAlex. Proses penelitian dimulai dengan pengumpulan data dari 742 artikel yang relevan, diikuti pem-filteran untuk memastikan kecocokan dengan kriteria penelitian, yaitu tahun publikasi antara 2014-2024, artikel ilmiah terpublikasi dengan akses terbuka, menggunakan bahasa Indonesia, memiliki metadata yang lengkap, serta berlokasi di Indonesia, sehingga tersisa 232 artikel untuk analisis lebih lanjut. Metode analisis mencakup frekuensi publikasi tahunan, sitasi per artikel, identifikasi sumber teratas, serta analisis kata kunci yang sering muncul. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam publikasi terkait LKPD dan PBL sejak 2015, dengan rata-rata pertumbuhan tahunan mencapai 37,87%. Meskipun demikian, terjadi penurunan jumlah publikasi pada tahun 2024, dengan rata-rata sitasi per artikel menurun menjadi 0,22. Temuan ini mencerminkan pentingnya inovasi lebih lanjut dalam penerapan PBL dan LKPD untuk mendukung peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik, terutama dalam konteks pembelajaran abad ke-21.
Validasi: LKPD Terintegrasi Model Problem Based Learning untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kritis Materi Asam Basa Puspitasari, Eka; Abdullah, Abdullah; Wati, Mustika
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 15 No 1 (2025): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v15i1.2405

Abstract

Pendidikan di abad ke-21 menuntut siswa memiliki kemampuan berpikir kritis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi validitas dari pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang terintegrasi dengan model Problem Based Learning (PBL) dalam melatih keterampilan berpikir kritis untuk materi asam basa. Metode pengembangan yang digunakan adalah model ADDIE. Hasil validasi menunjukkan rata-rata skor validitas LKPD sebesar 96,27, yang menandakan LKPD ini sangat valid dan siap digunakan dalam pembelajaran. Meskipun hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD tidak perlu direvisi, para validator merekomendasikan beberapa saran perbaikan saran-saran dari validator tetap dipertimbangkan agar kualitas dan efektivitas LKPD dapat ditingkatkan lebih lanjut. Saran tersebut termasuk peningkatan dalam penyajian kegiatan, seperti memperbaiki tampilan dan layout LKPD agar lebih menarik bagi peserta didik. Selain itu, disarankan untuk menambahkan beberapa kalimat instruksi sebelum melaksanakan kegiatan agar peserta didik lebih memahami langkah-langkah yang harus diikuti dalam proses pembelajaran. Rekomendasi penelitian selanjutnya, disarankan untuk melakukan studi yang membandingkan efektivitas LKPD ini dalam meningkatkan pemahaman konsep Asam Basa serta keterampilan berpikir kritis di berbagai tingkat pendidikan.
Co-Authors A.A. Ketut Agung Cahyawan W Abd. Rasyid Syamsuri Abdul Salam M, Abdul Salam Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Abdullah Al Mukarram, Abdullah Al Agus Setiawan Ahmad Juan Anidom, Ahmad Juan Ahmad Rusyadi, Ahmad Aidha Yuliandary, Aidha Alifah, Alya Nur Amelia, Heny Aminuddin Prahatama Putra Andi Ichsan Mahardika Andriani, Rahmah Ariani, Nordinah Astuti, Riana Dwi Atiek Winarti Azizah, Nikmah Badruzsaufari Badruzsaufari Br Sinaga, Lestari Bratanata Sanjaya, Bratanata Dedeh Kurniasih Dewi Alfianti Dewi Dewantara, Dewi Dian Puspitasari Eka Puspitasari, Eka Elfa Ma’rifah, Elfa Emma Rosana Febriyanti Fahmi Fahmi Fajariah, Ismi Fauriza Choirun Nisa, Fauriza Choirun Fitri, M Riduan Gusmawati Gusmawati, Gusmawati Hadiyanti Ulfah, Hadiyanti Hakam, Ahmad Bakharzi Hasanah Hasanah Helda yulianti, Helda HERLINA ARIENDHANY, HERLINA Khair, Muhammad Sa'duddien Khairiah Khairiah Lasiani, Lasiani M. Arifuddin Jamal, M. Arifuddin Maharani, Meyrika Mahdalena Br Purba, Karmelia Mahyuddin, Robith Syaifullah Mastuang Mastuang Misbah Misbah Muhammad Akbar Velayati, Muhammad Akbar Muhammad Zaini Mumtazah Maulida, Mumtazah Munir, Muhammad Jiddan Mishbahul Nabila, Bunga Alifia NASUTION Noor Fajriah, Noor Pamuji, Rizky prastika, miranti diah Pri Ariadi Cahya Dinata, Pri Ariadi Cahya Purba, Ribka Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmad Fauzi Rahmayanti, Putri Riski Rahmiyani, Ita Rezeki Apriliana Puteri, Rezeki Apriliana Rifdatur Rahmi, Rifdatur Rizka Maulida Rochgiyanti Rusmansyah Rusmansyah, Rusmansyah Sa'adah, Alfis Sabila, Amalia Nufus Safitri, Risma Ika Saiyidah Mahtari Salsabila, Unik Hanifah Santana Purba, Harja Sapetrus, Frency Saputra, Novan Alkaf Bahraini Sarah Miriam, Sarah Sari, Desy Kumala Sari, Raihanah Sasmita, Fauzia Dwi Setiono, Isnaini Agus Siloam, Kristanoval Siti Kuzaimah, Siti sr Hartini, sr Sri Hartini Sri Hartini Sugeng Santoso Sukmawati Sukmawati Sulaeman, Nurul F Supriyadi Supriyadi Surya Haryandi Suyidno Suyidno Syahmani Syahmani Syahrijal Syahrijal, Syahrijal Syamsiar, Syamsiar Syifa, Nuzuluna Aulia Syihabuddin Syihabuddin Theo Jhoni Hartanto, Theo Jhoni Triwulandari, Diah Winda Ariani, Winda Wiranda, Nurruddin Yani, Arlin Dwi Yasmine Khairunnisa Yogo Dwi Prasetyo Yunita Arianie Zainuddin, Zainuddin Zakiati, Elsa