p-Index From 2021 - 2026
8.834
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Litera BASASTRA Lingua Cultura KEMBARA Jurnal Gramatika Holistik: Journal For Islamic Social Sciences AWLADY Jurnal Pendidikan Anak Lingua Franca: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Jurnal Bindo Sastra RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Jurnal Lentera (Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Indonesia) Deiksis Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia BAHTERA : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Magistra Andalusia : Jurnal Ilmu Sastra ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia SeBaSa: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (JBIPA) Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Jalabahasa: Jurnal Ilmiah Kebahasaan Jurnal Sasindo Unpam Loa : Jurnal Ketatabahasaan dan Kesusastraan MEDAN MAKNA: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan Dimasejati: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kelasa : Kelebat masalah bahasa dan sastra Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Nuances of Indonesian Language Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Kajian Bahasa dan Sastra (KABASTRA) Jurnal Guru Indonesia Jurnal Tradisi Lisan Nusantara WIDYANTARA ANUFA Literature Research Journal (LRJ) Deiksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Aksara Majalah Ilmiah Bahasa dan Sastra Disastra: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Sawerigading Aksara Indonesian Language Education and Literature Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Media Ular Tangga terhadap Efikasi Diri Siswa pada Pembelajaran Cerita Pendek Aliyah, Himatun; Mulyaningsih, Indrya; Sri Uswati, Tati
Widyantara Vol 2 No 1 (2024)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v2i1.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan permainan ular tangga dalam pembelajaran cerita pendek terhadap tingkat efikasi diri siswa. Metode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi penelitian adalah kelas IX di MTsN 2 Cirebon. Sampel terdiri atas 24 siswa. Analisis data meliputi perhitungan rerata, uji normalitas, uji homogenitas, uji linieritas sederhana, dan uji-f. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang menggunakan media ular tangga memiliki rerata nilai tingkat efikasi berdasarkan hasil Post-Tes sebesar 27.38 dari 24 responden, berdasarkan frekuensinya berada pada kategori sedang dengan frekuensi sebanyak 12 atau persentase sebesar 50%, pada kategori baik mendapatkan frekuensi 7 dengan persentase 29%, sedangkan pada kategori rendah mendapatkan frekuensi sebanyak 5 atau 21%. Berdasarkan uji F nilai, didapatkan fhitung sebesar 4,692 lebih besar dibandingkan dengan f-tabel yaitu 4.30 dengan taraf signifikan 5%. Serta berdasarkan nilai signifikansi didapatkan nilai 0.041 < 0.05, maka dengan kata lain menolak hipotesis nol (Ho) dan menerima hipotesis alternatif (Ha). Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel media ular tangga (X) memiliki pengaruh secara simultan terhadap variabel efikasi diri siswa (Y).   The Influence of Snakes and Ladders Media on Student Self-Efficacy on Short Story Learning This research aims to determine the effect of using the ular tangga game in learning short stories their level of self-efficacy. Data collection methods involve observation, interviews, and distributing questionnaires. This research uses quantitative methods with a correlation design. The population studied was class IX at MTsN 2 Cirebon, with a sample consisting of 24 students. Data analysis includes calculating the average, normality test, homogeneity test, linearity test, simple linearity test, and f-test. The research results showed that students who used ular tangga media had an average efficacy level score based on post-test results of 27.38 from 24 respondents, based on frequency it was in the medium category with a frequency of 12 or a percentage of 50%, in the good category it had a frequency of 7 with a percentage of 29%, while in the low category the frequency is 5 or 21%. Based on the F test value, the f-count is 4.692, which is greater than the f-table, namely 4.30 with a significance level of 5%. And based on the significance value, the value obtained is 0.041 < 0.05, so in other words rejecting the null hypothesis (Ho) and accepting the alternative hypothesis (Ha). So, it can be concluded that the ular tangga media variable (X) has a simultaneous influence on the student self-efficacy variable (Y).
Penerapan Lagu Tradisional “Ramadhan Suci” Karya KH. Fuad Hasyim untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Berorientasi Kearifan Lokal pada Siswa Kelas VIII MTs NU Putri 3 Buntet Pesantren Cirebon Devi, Devi; Mulyaningsih, Indrya; Khuzaemah, Emah
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 2, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v2i1.3062

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain pembelajaran menulis puisi melalui penerapan lagu tradisional “Ramadhan Suci” karya KH.Fuad Hasyim berorientasi kearifan lokal pada siswa kelas VIII MTsNU Putri 3 Buntet Pesantren Cirebon dan mendeskripsikan kemampuan menulis puisi sebelum dan sesudah diterapkan lagu tradisional “Ramadhan Suci”. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil skor rata-rata tes menulis puisi dari tahap pratindakan hingga pascatindakan siklus II mengalami peningkatan, yaitu: (1) pada tahap pratindakan, nilai keseluruhan rata-rata siswa adalah 50,5. Sementara nilai skor pada tiap aspek indikator penilaian adalah 9,78. (2) pada tahap siklus I, nilai keseluruhan rata-rata siswa meningkat menjadi 72. Sementara nilai skor pada tiap aspek indikator penilaian adalah 13,82. (3) pada tahap siklus II, nilai keseluruhan rata-rata siswa semakin meningkat menjadi 78,25. Sementara nilai skor pada tiap aspek indikator penilaian adalah 16.
KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM FILM HOPE MENGGUNAKAN PENDEKATAN PSIKOLOGI SASTRA Sari, Ayu Intan; Mulyaningsih, Indrya; Nuryanto, Tato
Magistra Andalusia: Jurnal Ilmu Sastra Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/majis.4.2.108.2022

Abstract

This article aims to analyze the inner conflict of the character So Won in the 2013 film Hope based on Abraham Maslow's theory of multilevel needs.  This research uses descriptive qualitative method.  Data collection uses the technique of observing and noting. Data analysis uses the equivalent method. From the results of the analysis, it can be concluded that there are 17 inner conflicts experienced by the character So Won.  The 17 data are then grouped based on Maslow's multilevel needs theory, namely: (a) there are 3 physiological needs, (b) there are 4 data for security needs, (c) there are 3 data for belonging and love needs, (d)  there are 2 data for appreciation needs, and (e) there are 5 data for self-actualization needs.  The basic needs that are not met by the character So Won mostly occur due to circumstances and bad events that have befallen him.  This bad event causes the main character's inner conflict to arise.  So that their basic needs are not met.  This research is expected to be useful as a scientific treasure of inner conflict using a literary psychology approach.  In addition, as a reference for other authors for this type of research in the same direction.  The benefits of this research can also be taken and accepted by students, teachers, viewers, playwrights (screenplay), and other writers.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR TEKS FABEL BERMUATAN KEARIFAN LOKAL UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA (Development of Fables Text Teaching Materials with Local Authenticity for Indonesian Language Learning) Suherli Kusmana; Indrya Mulyaningsih; Maman Suryaman; Aji Septiaji
SAWERIGADING Vol 27, No 1 (2021): SAWERIGADING, EDISI JUNI 2021
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v27i1.894

Abstract

AbstractThe availability of fables text teaching materials that contain local wisdom is still limited. This study aims to provide alternative teaching materials as character education by utilizing learning technology. This research is development research conducted from January to June 2020 in junior high schools (SMP) in Regency of Indramayu, Cirebon and city. The researched through the stages of analyzing the needs of teaching materials with character education, collecting, selecting, and analyzing fable texts from the student’s cultural environment and students’ psychological development. Data collected through interviews, observation, and document analysis. The validity of the data is done through expert judgment. Data were analyzed using this analysis. The results showed that fable texts containing local wisdom could be used as character education. The visual presentation of teaching materials is more attractive and effective in improving character education for students. AbstrakKetersediaan bahan ajar teks fabel yang bermuatan kearifan lokal masih terbatas. Penelitian ini bertujuan memberi alternatif bahan ajar pendidikan karakter dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang dilakukan pada bulan Januari sampai Juni 2020 di SMP se-Kabupaten Indramayu, Kota Cirebon, dan Kabupaten Cirebon. Penelitian dilakukan secara bertahap dengan menganalisis kebutuhan bahan ajar yang bermuatan pendidikan karakter, mengumpulkan, menyeleksi, dan menganalisis teks fabel dari lingkungan budaya siswa dan yang sesuai dengan perkembangan psikologis siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Keabsahan data dilakukan dengan cara penilaian pakar. Data dianalisis dengan menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks fabel yang bermuatan kearifan lokal dapat digunakan sebagai pendidikan karakter. Penyajian bahan ajar secara visual lebih menarik dan efektif dalam meningkatkan fungsi pendidikan karakter kepada siswa. 
Kebiasaan Berbahasa di Media Sosial: Kajian Psikolinguistik Indrya Mulyaningsih
Aksara Vol 35, No 1 (2023): AKSARA, EDISI JUNI 2023
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v35i1.1237.106--115

Abstract

This study aims to explain the use of language in social media using a psycholinguistic approach. This descriptive qualitative research data is taken from the comment`s column of Ria Ricis's TikTok account. The time for data collection is throughout 2021. Data was collected through listening to various texts and then recorded on data cards. The validity of the data through triangulation of theory, data sources, and methods. Data were analyzed using the distribution method with advanced techniques for direct elements. The results showed that the habit of turning over, abbreviating, removing syllables and acronyms was done in informal situations. The reasons for doing these four things are because they are group characteristics, have closeness, and so that they are fast. As a result, language on social media tends to be disobedient. In fact, in addition to the non-formal variety, one must also master the formal variety.  AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengeksplanasikan penggunaan bahasa di media sosial dengan menggunakan pendekatan Psikolinguistik. Data penelitian kualitatif deskriptif ini diambil dari kolom komentar akun TikTok Ria Ricis. Pengumpulan data dilaksanakan sepanjang tahun 2021. Data dikumpulkan dengan menyimak berbagai teks lalu dicatat di kartu data. Keabsahan data diuji melalui triangulasi teori, sumber data, dan metode. Data dianalisis menggunakan metode agih dengan teknik lanjutan bagi unsur langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membalik, menyingkat, menghilangkan suku kata, dan pengakroniman dilakukan dalam situasi tidak resmi. Dilakukannya keempat hal tersebut untuk mencirikan kelompok, menandakan kedekatan, dan mengefisienkan waktu dan ruang. Dengan demikian, bahasa di media sosial cenderung tidak taat kaidah. Padahal, selain ragam nonformal, seseorang juga harus menguasai ragam formal.
Keefektifan Game Story Cubes pada Keterampilan Menulis Cerita Pendek di MTs An-Nur Kota Cirebon Khoirunnisa, Kharisma; Mulyaningsih, Indrya
Jurnal Guru Indonesia Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/jgi.v5i1.1310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplanasikan keefektifan Game Story Cubes pada keterampilan siswa dalam menulis cerita pendek. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen menggunakan Quasi Experimental Design dengan Pretest-Posttest Control Group. Populasi penelitian ini siswa kelas IX MTs An-nur Kota Cirebon. Sampel penelitian ini kelas IX B dan IX C. Teknik pengumpulan data mengggunakan tes dan observasi. Instrumen penelitian ini yaitu lembar soal dan observasi. Uji validitas berupa validitas konstruk, dan uji reliabilitas menggunakan inter-rater. Terdapat peningkatan nilai tes siswa dari rata-rata pretest 75,68 menjadi 87,75 pada posttest. Selain itu, hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara nilai pretest dan posttest. Dengan demikian, penggunaan Game Story Cubes efektif dalam keterampilan menulis cerita pendek siswa kelas IX C MTs An-Nur Kota Cirebon.The Effectiveness of the Story Cubes Game on Short Story Writing Skills at MTs An-Nur, Cirebon CityThis study aims to explain the effectiveness of the Story Cubes Game on students' skills in writing short stories. This study is an experimental study using Quasi quasi-experimental design with a Pretest-Posttest Control Group. The population of this study was grade IX students of MTs An-Nur Kota Cirebon. The sample of this study was grades IX B and IX C. The Data collection techniques used were tests and observations. The research instruments were question sheets and observations. The validity test was in the form of construct validity, and the reliability test used inter-rater. There was an increase in students' test scores from an average pretest of 75.68 to 87.75 on the posttest. In addition, the t-test results showed a significance value of 0.000 <0.05, which means there was a significant difference between the pretest and posttest scores. Thus, the use of the Story Cubes Game is effective in the short story writing skills of grade IX C students of MTs An-Nur Kota Cirebon.
Power and Identity Representation in News on Indonesia’s Capital Relocation: A Fairclough Critical Discourse Analysis Nurpadillah, Veni; Mardikantoro, Hari Bakti; Mulyaningsih, Indrya; Wilsa, Asrizal Wahdan
SAWERIGADING Vol 31, No 2 (2025): Sawerigading, Edisi Desember 2025
Publisher : Balai Bahasa Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/sawer.v31i2.1626

Abstract

This study investigates how Metro News and Kumparan.com represent the relocation of Indonesia’s new capital (IKN), focusing on power and identity in media discourse. Using Norman Fairclough’s critical discourse analysis at micro-, meso-, and macrostructural levels, a qualitative approach analyzes online news excerpts and interviews through a matching method validated by triangulation. Findings indicate that Metro News constructs an oppositional identity by critically framing President Jokowi’s policies, reflecting the ideological stance and institutional influence of its ownership. In contrast, Kumparan.com emphasizes government achievements, portraying a progressive and development-oriented identity of the administration. The analysis shows that media discourse functions both as a political watchdog and as a constructor of social and political identities, shaping public perception and legitimizing authority. The study underscores the importance of media literacy, transparency, and public dialogue in fostering critical awareness of strategic national issues such as capital relocation. Further research is recommended to examine how media representations of power and identity affect policy reception and public opinion. AbstrakStudi ini menyelidiki tentang bagaimana Metro News dan Kumparan.com merepresentasikan relokasi Ibu Kota Baru Indonesia (IKN), dengan fokus pada kekuasaan dan identitas dalam wacana media. Menggunakan analisis wacana kritis Norman Fairclough pada tingkat mikro, meso, dan makrostruktural, pendekatan kualitatif menganalisis kutipan berita daring dan wawancara melalui metode pencocokan yang divalidasi oleh triangulasi. Temuan menunjukkan bahwa Metro News membangun identitas oposisional dengan membingkai secara kritis kebijakan Presiden Jokowi, yang mencerminkan sikap ideologis dan pengaruh kelembagaan pemiliknya. Sebaliknya, Kumparan.com menekankan pencapaian pemerintah, menggambarkan identitas pemerintahan yang progresif dan berorientasi pembangunan. Analisis menunjukkan bahwa wacana media berfungsi baik sebagai pengawas politik maupun sebagai konstruktor identitas sosial dan politik, membentuk persepsi publik dan melegitimasi otoritas. Studi ini menggarisbawahi pentingnya literasi media, transparansi, dan dialog publik dalam menumbuhkan kesadaran kritis terhadap isu-isu nasional strategis seperti relokasi ibu kota. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengkaji bagaimana representasi media tentang kekuasaan dan identitas mempengaruhi penerimaan kebijakan dan opini publik.
Mekanisme Pertahanan Diri Tokoh Utama Perempuan Dalam Film “Sehidup Semati” Maharani, Intan Suci; Farist, Zakarial; Mulyaningsih, Indrya
Literature Research Journal Vol 3, No 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pengajarannya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51817/lrj.v3i2.1402

Abstract

Penelitian ini mengkaji mekanisme pertahanan diri yang dialami oleh tokoh utama perempuan, Renata, dalam film “Sehidup Semati” melalui pendekatan psikologi sastra Sigmund Freud. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif serta teknik observasi dan dokumentasi, penelitian ini menganalisis adegan dan dialog dalam film yang merepresentasikan bentuk-bentuk pertahanan diri bawah sadar seperti represi, proyeksi, pengingkaran, rasionalisasi, dan identifikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa Renata secara tidak sadar menggunakan mekanisme-mekanisme tersebut sebagai respons terhadap tekanan batin yang muncul akibat pengalaman traumatis dan relasi kuasa yang timpang. Selain berkontribusi pada pengembangan kajian psikologi sastra, penelitian ini juga memperluas wawasan mengenai dampak psikologis kekerasan dan budaya patriarki terhadap perempuan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan refleksi sosial serta media edukatif dalam memahami kompleksitas psikis perempuan penyintas kekerasan. Defense Mechanisms Of Female Main Characters in The Film "Sehidup Semati"This study examines the self-defense mechanisms experienced by the main female character, Renata, in the film "Sehidup Semati" through the approach of Sigmund Freud's literary psychology. Using descriptive qualitative methods along with observation and documentation techniques, this study analyzes scenes and dialogues in the film that represent forms of subconscious self-defense such as repression, projection, denial, rationalization, and identification. The results of the analysis show that Renata unconsciously uses these mechanisms in response to the mental pressure that arises from traumatic experiences and unequal power relations. In addition to contributing to the development of literary psychology studies, this study also broadens insight into the psychological impact of violence and patriarchal culture on women. These findings are expected to become material for social reflection and educational media in understanding the psychological complexity of women who are survivors of violence.
Kesalahan Berbahasa pada Teks Prosedural Cheysa Luthfiah; Indrya Mulyaningsih; Itaristanti Itaristanti
Anufa Ikaprobsi Vol 1 No 1 (2023): Juni
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/anufa.v1i1.12

Abstract

Aspects of language skills that students need to master are writing and reading skills. In writing texts, students must understand spelling, phrases, clauses, sentences, paragraphs, and discourse so that the contents of the text are easily understood properly and correctly. Furthermore, aspects of reading skills also need to be understood by students, if students lack interest in reading, students will make many language mistakes in the order of linguistic rules. Therefore, these two aspects are skills that must be mastered by students. This article focuses on language errors in the text. Thus, this article is important to do in order to find, find, improve, and bring benefits to the assessment of student learning, as well as being a reference for understanding language errors. The study in this article uses descriptive qualitative research, data collection techniques use test, observe, and observe techniques, data validity uses theoretical triangulation, data source triangulation, method triangulation, and expert validation. in the field of spelling students made the most mistakes in the use of capital letters from writing procedural texts of 80 errors. In the prepositional errors, students made many mistakes as many as 7. There were 7 divisions in the classification of syntax field errors and the most students made mistakes in using inappropriate diction. Aspek keterampilan berbahasa yang perlu dikuasai siswa dalam hal ini adalah keterampilan menulis dan membaca. Dalam aspek keterampilan menulis pada sebuah teks, siswa harus mampu memahami tatanan ejaan, frasa, klausa, kalimat, paragraf, serta wacana, supaya apa yang siswa tulis mampu dipahami dengan baik dan benar. Selanjutnya aspek keterampilan membaca pun perlu dipahami oleh siswa, apabila siswa kurang dalam minat baca akan terjadi siswa banyak melakukan kesalahan berbahasa dalam tatanan kaidah kebahasaan. Oleh karena itu, kedua aspek tersebut keterampilan yang harus dikuasai siswa.  Artikel ini memfokuskan terhadap kesalahan berbahasa pada teks. Dengan demikian, artikel ini penting dilakukan guna mencari, menemukan, memperbaiki, dan membawa manfaat terhadap penilaian pembelajaran siswa, serta menjadi acuan pemahaman kesalahan berbahasa. Kajian dalam artikel ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes, simak, dan simak, keabsahan data menggunakan triangulasi teori, triangulasi sumber data, triangulasi metode, dan validasi pakar.  pada bidang ejaan siswa melakukan kesalahan terbanyak ada di penggunaan huruf kapital dari penulisan teks prosedural sebanyak 80 kesalahan. Pada kesalahan preposisi siswa banyak melakukan kesalahan sebanyak 7. Pembagian klasifikasi kesalahan bidang sintaksis ada 7 dan yang paling banyak siswa melakukan kesalahan pada penggunaan diksi yang tidak tepat.
Writing, Collaborating, and Expressing: Drama as a Means of Strengthening Social and Aesthetic Competence Nuryanto, Tato; Nuryatin, Agus; Nugroho, Yusro Edy; Mulyaningsih, Indrya
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 11 No. 2 (2025): October
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v11i2.40786

Abstract

The background of this research is based on the limitations of conventional teaching methods that do not involve students optimally, so the potential of drama as a holistic learning tool has not been optimally developed. This study aims to integrate a collaborative drama scriptwriting approach into the Drama Appreciation course. This quantitative research uses a case study approach involving 95 Indonesian Language Study Program students. Data were collected through observation, interviews, and document analysis, in drama scripts, reflection journals, and discussion recordings. The study results showed a significant increase in social competencies, including teamwork, empathy, and communication. In the aesthetic aspect, there was an increase in creativity and language sensitivity. The results of the lecturer's evaluation showed that the script had depth of theme and originality. However, there were obstacles such as difficulty managing time and limited practice space. This research provides a theoretical contribution by enriching the study of drama pedagogy through a collaborative writing approach, as well as a practical contribution in the form of an innovative learning model that can be adopted in the curriculum.
Co-Authors Adella Samrotul Hasanah adriani, Ninda Afiati, Laksmita Nur Agus Nuryatin Aji Septiaji Al Chazim, Agus Khumaedy Alfarabi Maulana Aliyah, Himatun Amaliyah, Fitri Nur Amelia, Intan Ayu Asrizal Wahdan Wilsa Ayu Fauziyah Ayu Fauziyah, Ayu Ayu Intan Sari Ayuningrum, Sylpia Aziz, Abdel Bagaskara Nur Rochmansyah Bambang Eko Hari Cahyono Budhi Setiawan Cahyono, Bambang Eko Hari Cerianing Putri Pratiwi Cheysa Luthfiah Cut Novianti Rachmi, Cut Novianti Dasapta Erwin Irawan, Dasapta Erwin Deny Juanda Puradimaja Devi Devi Devi Devi, Devi Diana Yuliani Putri Emah Khuzaemah Endi Rohendi Fahira, Dima Azharul Farist, Zakarial Fauziyah, Ayu Febri Nugroho Firda Aulia Rahmah Fitri Nur Amaliyah Fitrotul Muayyanah Hari Bakti Mardikantoro Hayyin Shofiyatin Herawati, Lilik Hidayat, Wahyu Hikmah Uswatun Ummi Iim Mughafiroh Ita ristanti Itaristanti Itaristanti Itaristanti Itaristanti Itaristanti Itaristanti Itaristanti Itaristanti Itaristanti Itaristanti Itaristanti, Itaristanti Itaristanti, Itaristanti Juneman Abraham Kamaluddin, Udin Khalimatussa'diyah Khalim Khoirunnisa, Kharisma Kurniawan Kurniawan Layalin, Nida Lestari, Thita Siti Lestari, Winda Apriya Lia Kartika, Lia Lita Fatmawati Luthfiah, Cheysa M. Adil Fadhli Maharani, Intan Suci Maman Suryaman Maramis, Maya Revita Mia Fatimatul Munsi Miftahulkhairah Anwar Mitra Djamal Mochammad Tanzil Multazam Mohammad Ali Zahidin Mohammad Fauziddin Mohammad Rohmadi Mughofiroh, Iim Muhammad Ali Zabidin Mukti, Rino Rakhmata Nana Priajana Nasa, Arifin Nina Nurfiana Ninda adriani Noor Fadillah Nur Alviya, Siti Risna Nurasiah, Desi Nurdiansyah, Dea Ananda Nurjannah, Rima Nurpadillah, Veni Nursahida, Kayla Suci Nurul Azmi Nuryanto, Tato Panji Kuncoro Hadi Perempuan Fitri Ayu Ayu Petrus Jacob Pattiasina Putri, Dini Aoulia Putri, Raihany Putri, Widya Amalia Rahmaniah, Nuraini Fitri Rianto Rianto Rianto Rina Maulindah Ririen Wardiani ristanti, Ita Rizki Ananda Rohmadi, Mohammad Rostiyati, Rostiyati Royan Nur Fahmi Sarwiji Suwandi Senjaya, Sonia Shofuroh Shofuroh Silpiah Silpiah Siriporn Maneechukate Siti Komariyah Siti Syarifah Sparisoma Viridi Sri Uswati, Tati Sri Wahyuni Suherli Kusmana Suwandi, Sarwiji Syifanaya, Raissa Tati Sri Uswati Tati Sri Uswati Tato Nuryanto Tato Nuryanto, Tato Vismania S. Damaianti, Vismania S. Yani Septiani Yani Septiani Yundari, Yundari Yusro Edy Nugroho Zaki, Reza Muamar Zulva Azhar Aulia Ulhaq