Claim Missing Document
Check
Articles

KESESUAIAN BIDANG KEAHLIAN SMK BERBASIS POTENSI UNGGUL DAERAH DI LUWU UTARA Mifta Waliyuddin Haq Surman; Purnamawati; Ummiati Rahmah; Anas Arfandi; Muh. Ma’ruf Idris
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 1, February (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/f9cjqa79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian bidang keahlian yang diajarkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan potensi unggulan daerah di Kabupaten Luwu Utara. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pendidikan kejuruan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja lokal dan regional. Metode yang digunakan adalah model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), didukung oleh analisis potensi wilayah menggunakan pendekatan LQ, tipologi Klassen, dan kesesuaian lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi unggulan daerah di Kabupaten Luwu Utara meliputi sektor pertanian, kehutanan dan Perikanan. Namun, sebagian besar SMK di daerah tersebut belum sepenuhnya menyesuaikan bidang keahliannya dengan potensi unggulan tersebut. Kondisi ini menghambat pengembangan SDM lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja yang relevan. Penelitian ini merekomendasikan sinkronisasi kurikulum SMK dengan potensi unggulan daerah serta peningkatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan industri. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan relevansi pendidikan kejuruan, menekan angka pengangguran, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan
Perbandingan Mengukur Tingkat Kematangan Roti Bakar Menggunakan Mamdani dan Tsukamoto Adhila Miskah Umniyyah; Muh Taqwir Jabal Ashar; Fadlan Eka Putra; Ummiati Rahmah
Journal of Emerging Research in Computer Science and Artificial Intelligence Vol 1, No 1 (2025): September 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Roti merupakan makanan pokok sehari-hari bagi banyak orang, dan menentukan tingkat kematangan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan. Penelitian ini menerapkan metode logika fuzzy, yaitu Mamdani dan Tsukamoto, untuk menentukan tingkat kematangan roti berdasarkan tiga variabel input, yaitu suhu pemanggangan, ketebalan adonan, dan waktu pemanggangan. Sistem memproses data input melalui tahap fuzzifikasi, evaluasi aturan, dan defuzzifikasi untuk menghasilkan persentase yang menunjukkan tingkat kematangan. Analisis perbandingan menunjukkan bahwa metode Tsukamoto menghasilkan output yang lebih mendekati hasil pemanggangan yang sebenarnya, terutama pada skenario dengan target tingkat kematangan sekitar 60 persen. Oleh karena itu, metode Tsukamoto direkomendasikan karena menunjukkan akurasi yang lebih baik dan lebih cocok untuk diterapkan dalam sistem kontrol pemanggangan yang cerdas.
PENGEMBANGAN MATERI AJAR PENGOLAHAN CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN OPENCV Muhaimin; Ummiati Rahmah; Mustamin
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 10 No 2 (2025): September
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan menilai kelayakan handout pengolahan citra digital. Handout menggunakan website Google Colab sebagai medianya dan library OpenCV (Open Source Computer Vision) sebagai algoritma pengoahan citranya. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation). Tahap implementasi (Implementation) tidak dilakukan karena keterbatasan waktu. Penelitian ini terdiri dari 2 dosen validator yaitu masingmasing dosen adalah validator ahli materi dan ahli media, uji one to one, uji kelompok kecil, dan uji coba lapangan. Kesimpulan penelitian ini memperoleh hasil persentase dari validasi ahli materi sebesar 92,5 % dengan kategori “Sangat Layak”, ahli media memperoleh persentase sebesar 80 % dengan kategori “Layak”, respon mahasiswa dari uji one to one memperoleh persentase sebesar 95,75% dengan kategori “Sangat Layak”, hasil uji kelompok kecil memperoleh persentase sebesar 83,8% dengan kategori “Sangat Layak”, dan hasil uji coba lapangan memperoleh persentase sebesar 83,67% dengan kategori “Sangat Layak”.
RANCANG BANGUN ALAT PENGERING RUMPUT LAUT BERBASIS ARDUINO UNO Sulfah; Mustafa; Ummiati Rahmah
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 9 No 1 (2024): April
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berguna untuk: 1) mengetahui identifikasi kebutuhan dari alat pengering rumput laut berbasis Arduino uno. 2) membuat desain rancangan dari alat pengering rumput laut berbasis Arduino uno. 3) mengetahui hasil pengujian kelayakan alat pengering rumput laut berbasis Arduino uno ditinjau dari aspek functionality dan usability. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian rancang bangun dan desain yang bertujuan menghasilkan sebuah produk dalam bentuk alat yang dapat diaplikasikan pada petani rumput laut. Penelitian ini menggunakan model perancangan Prototype yang memiliki beberapa tahapan yaitu: analisis kebutuhan, perakitan alat, evaluasi dan revisi. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner. Hasil dari penelitian ini adalah terdiri dari pengujian functionality dinilai baik tanpa adanya revisi dengan persentase masing-masing uji sebesar 100%, dan pengujian usability diperoleh hasil persentase rata-rata dari 4 kategori uji usability sebesar 90,96% dan masuk kedalam kategori “sangat layak” untuk digunakan, Dari hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa alat ini sangat layak untuk digunakan dalam proses pengeringan rumput laut.
RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KEBOCORAN GAS LPG MENGGUNAKAN SENSOR MQ2 DAN SENSOR FLAME DETECTOR BERBASIS IoT (INTERNET OF THINGS) Afdar Uhas; Saharuddin; Ummiati Rahmah
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 10 No 2 (2025): September
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan tabung gas Liquefied Petroleum Gas (LPG) sangat membantu masyarakat dalam berbagai aktivitas sehari-hari. Namun, ada beberapa masalah yang timbul akibat kelalaian manusia saat menggunakan tabung gas ini, salah satunya adalah kebocoran tabung gas. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat perangkat yang menggunakan sensor untuk mendeteksi kebocoran tabung gas. gas dan api. serta solenoid valve melalui aplikasi yang terhubung ke jaringan Internet. Penelitian dan pengembangan (R&D) adalah metodologi yang digunakan. memanfaatkan model penelitian Prototype, yang dimana prosedur penelitiannya terdiri atas empat tahap, yaitu: 1. Perencanaan, 2. Analisis, 3. Perancangan, 4. Implementasi Adapun implementasi yang dilakukan dengan menggunakan uji laboratorium yang dimana pengumpulan datanya dengan melakukan pengujian tegangan, efektivitas dan functionality. Hasil pengukuran tegangan menyiratkan bahwa setiap komponen dalam alat bekerja menyesuaikan fungsi yang di inginkan. Dalam pengujian efektivitas, alat berhasil mendeteksi adanya gas dan api serta solenoid menutup aliran gas danaplikasi Telegram memberikan notifikasi jika terjadi kebocoran gas atau api. sedangkan pengujianfunctionality alat yang diuji berhasil mencapai 100% dari kedua validator yang menunjukkanbahwa alat tersebut beroperasi secara efektif sesuai dengan yang di inginkan.
PEMANFAATAN SOFTWARE PROTEUS PADA MATA PELAJARAN PENERAPAN RANGKAIAN ELEKTRONIKA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI TEKNIK AUDIO VIDEO DI SMK NEGERI 2 BARRU Ummiati Rahmah; Darlan Sidik; AndiNurfadhilah
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 9 No 2 (2024): September
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Hasil belajar siswa setelah diterapkannya Software Proteus pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika di SMK Negeri 2 Barru, 2) daya tarik siswa dalam penggunaan Software Proteus pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika di SMK Negeri 2 Barru. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian tindakan kelas (PTK). Objek penelitian ini sebanyak 17 siswa siswi SMK Negeri 2 Barru Jurusan Teknik Audio Video pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen angket/kuisioner dan tes objektif, penelitian ini melibatkan 2 validator instrumen. Hasil dari penelitian ini yaitu meningkatnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika kelas XI Teknik Audio Video di SMK Negeri 2 Barru dengan tingkat ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I soal pretest sebesar 0% dan postest sebesar 5,88% kemudian mengalamai peningkatan pada siklus II soal pretest sebesar 29,41% dan postest sebesar 82,35%. Tingkat ketuntasan hasil belajar siswa dari siklus I dan siklus II terjadi peningkatan sebesar 76,47%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa proses pembelajaran dengan memanfaatkan software proteus dapat meningkatkan kualitas hasil belajar siswa pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika di SMK Negeri 2 Barru.
PENGEMBABANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME EDUKASI UNTUK MATERI ELEKTRONIKA DI SMK Alfrida Palangda; Ummiati Rahmah; Lu’Mu
Jurnal Elektronika Telekomunikasi & Computer Vol 11 No 1 (2026): April
Publisher : Jurusan Teknik Elektronika & Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6536/hs18v960

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya minat dan pemahaman siswa dalam pembelajaran Dasar Listrik dan Elektronika di SMK yang masih didominasi media konvensional seperti buku teks dan PowerPoint. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan media pembelajaran berbasis game edukasi menggunakan platform Blooket yang mengintegrasikan elemen kompetisi dan interaktivitas. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, serta Evaluate. Data dikumpulkan melalui wawancara, studi dokumentasi, angket validasi ahli, serta pretest dan posttest kepada 50 murid kelas XI Jurusan Teknik Audio Video SMK Negeri 4 Gowa. Hasil validasi ahli materi memperoleh skor 93,08% serta ahli media 93,33% dengan kriteria sangat valid. Uji kepraktisan menunjukkan persentase 93% yang termasuk kategori sangat praktis. Uji efektivitas menghasilkan nilai N-Gain rata-rata 0,71 di kelas eksperimen (kriteria tinggi) dibanding 0,39 pada kelas kontrol (kriteria sedang). Penelitian ini memperlihatkan bahwa media pelajaran berbasis Blooket efektif tingkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Dengan demikian, media ini layak digunakan untuk alternatif inovatif dalam pelajaran elektronika di SMK.
Meningkatkan Keterampilan Media Pembelajaran Guru SD Kabupaten Bone Untuk Mata Pelajaran Koding melalui Metode Plugged dan Unplugged Nur Azizah Eka Budiarti; Haerul Haerul; Ummiati Rahmah; Ayu Hasnining; Kurnia Wahyu Prima
INNOVA-S: Journal of Innovation and Sustainable Services Volume 2, Issue 1, 2026
Publisher : LPPM-INSTITUT TEKNOLOGI DAN BISNIS DAN MARITIM BALIK DIWA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63249/innova-s.v2i1.117

Abstract

Penetapan Koding dan Kecerdasan Artifisial sebagai muatan pembelajaran melalui Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 13 Tahun 2025 menuntut kesiapan guru sekolah dasar, termasuk di Kabupaten Bone, padahal sebagian besar guru belum memperoleh pembekalan yang memadai untuk membelajarkan koding. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru SD di Kabupaten Bone dalam membelajarkan koding melalui dua pendekatan yang saling melengkapi, yaitu metode unplugged (tanpa perangkat) dan plugged (berbantuan komputer). Pelatihan dilaksanakan dengan memadukan ceramah, demonstrasi, dan praktik langsung, serta menggunakan rancangan one-group pretest–posttest untuk mengukur perubahan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada seluruh butir materi, dengan rata-rata jawaban benar naik dari sekitar 63,9% pada pre-test menjadi sekitar 90,2% pada post-test, atau meningkat rata-rata sekitar 26,3 poin. Nilai Normalized Gain yang diperoleh sekitar 0,73 dan tergolong kategori tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik dengan memadukan metode unplugged dan plugged efektif membekali guru SD keterampilan dasar membelajarkan koding dan berpikir komputasional yang relevan dengan tuntutan kurikulum serta kesiapan menghadapi era digital
A Web-Based Information System for Targeted Social Assistance Distribution in Rural Communities: Evidence from Bontoa Village, Indonesia Ummiati Rahmah; Syahrul Syahrul; Muh. Amir; Bobur Sobirov
Ceddi Journal of Information System and Technology (JST) Vol. 4 No. 2 (2025): December
Publisher : Yayasan Cendekiawan Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56134/jst.v4i2.143

Abstract

Social assistance distribution in Bontoa Village, Maros Regency, was previously handled through manual records, which reduced administrative efficiency, constrained transparency, and increased exposure to data manipulation. A web-based information system was designed and implemented to support targeted distribution for low-income households at the village level. System development followed the waterfall model, covering requirements analysis, system design, implementation, and testing. Empirical inputs were obtained from field observations, document analysis, and user involvement during evaluation. Functional validity was examined through black-box testing, while user acceptance was measured using a structured questionnaire administered to ten respondents representing village officials and community members. Descriptive quantitative analysis produced an average acceptance score of 87.2% (44/50), indicating strong perceived usability and relevance. The implemented system improved data accessibility, strengthened structured beneficiary management, and supported more efficient administrative workflows in distribution and reporting. These findings add empirical support for deploying web-based governance tools in rural social assistance settings where administrative capacity and information control remain limited.
Rural Digital System for Optimizing Yellow Corn Product Results Ummiati Rahmah; Citra Ayni Kamaruddin; Mahmud Mustapa; Bobur Sobirov
Jurnal Abdimas Cendekiawan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): January
Publisher : Yayasan Cendekiawan Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56134/jaci.v2i1.98

Abstract

Polongbangkeng Utara, a region in Takalar Regency, is known for its agricultural production, particularly rice and yellow corn. However, despite its potential, corn has traditionally been sold only in its raw kernel form, limiting the economic benefits for local farmers. To address this issue, there is a pressing need to educate the community on processing and marketing corn-based products through Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) by leveraging digital social media platforms. This community service initiative aims to enhance local knowledge on optimizing yellow corn utilization to increase income, develop applications to support yellow corn production, assist start-ups in yellow corn agribusiness, and provide training on utilizing marketplaces and e-marketing strategies through Android-based applications. Additionally, it seeks to diversify corn-based products, introduce innovative product designs, and offer interactive media and training modules for corn processing. The initiative received a highly positive response from the Biralle Kunyi farmer group and State Junior High School (SMP) Negeri 4 Polongbangkeng Utara, the program's target groups. Implemented in two phases, the program successfully improved the knowledge and technical skills of participants in processing yellow corn into value-added food products and effectively marketing them via social media. As a result, the digitalization process was optimized, significantly supporting the promotion and commercialization of processed yellow corn products, thereby contributing to the region’s economic growth.