Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pembelajaran Jarak Jauh dengan Menggunakan Aplikasi Google Meeting Pada Mata Kuliah Sistem Alat Ukur dan Pengukuran Elektronika Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe NHT (Number Head Together) Sutarsi Suhaeb; Ummiati Rahmah; Marlinda Rante Pagayang
Jurnal MediaTIK Volume 7 Issue 2, Mei (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Informatika dan Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/mediatik.v7i2.2509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran dan tingkat efektivitas hasil belajar mahasiswa menggunakan aplikasi google meeting pada mata kuliah Sistem Alat Ukur dan Pengukuran Elektronika dengan menggunakan model kooperatif tipe NHT. Penelitian ini merupakan jenis PTK (Penelitian Tindakan Kelas). Subjek penelitian adalah mahasiswa jurusan Pendidikan Teknik Elektronika (S1) Kelas 02 FT-UNM dengan jumlah 32 orang. Hasil penelitian mengungkapkan adanya peningkatan efektivitas dan hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran jarak jauh MK Sistem Alat Ukur dan Pengukuran Elektronika menggunakan Google Meet dengan model pembelajaran kooperatif tipe NHT (Number Head Together). Hal ini dapat dilihat dari rata-rata N gain pada siklus 1 adalah 0,31. Pada siklus 1 pretest tidak ada mahasiswa yang tuntas mencapai CP, kemudian pada posttest sebanyak 15 mahasiswa yang tuntas mencapai CP. Selanjutnya pada post test persentase klasikal yang diperoleh pada siklus 1 adalah 46 %. Kemudian hasil belajar rata-rata N gain mengalami peningkatan pada siklus 2 adalah 0,70. Diketahui pada siklus 2 terdapat 6 mahasiswa yang tuntas memperoleh nilai pretest mencapai CP dan posttest sebanyak 29 mahasiswa yang mencapai CP . Sedangkan pada post test persentase ketuntasan klasikal yang diperoleh adalah 90%.
KESESUAIAN BIDANG KEAHLIAN SMK BERBASIS POTENSI UNGGUL DAERAH DI LUWU UTARA Mifta Waliyuddin Haq Surman; Purnamawati; Ummiati Rahmah; Anas Arfandi; Muh. Ma’ruf Idris
UNM Journal of Technology and Vocational Volume 10, Issue 1, February (2026)
Publisher : Program Studi S2 Pendidikan Teknologi dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/f9cjqa79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian bidang keahlian yang diajarkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan potensi unggulan daerah di Kabupaten Luwu Utara. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pendidikan kejuruan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja lokal dan regional. Metode yang digunakan adalah model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), didukung oleh analisis potensi wilayah menggunakan pendekatan LQ, tipologi Klassen, dan kesesuaian lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi unggulan daerah di Kabupaten Luwu Utara meliputi sektor pertanian, kehutanan dan Perikanan. Namun, sebagian besar SMK di daerah tersebut belum sepenuhnya menyesuaikan bidang keahliannya dengan potensi unggulan tersebut. Kondisi ini menghambat pengembangan SDM lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja yang relevan. Penelitian ini merekomendasikan sinkronisasi kurikulum SMK dengan potensi unggulan daerah serta peningkatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan industri. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan relevansi pendidikan kejuruan, menekan angka pengangguran, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan
Project-Based Practical on Students Creativity in the Control System Subject at Vocational School Mirnawati, Mirnawati; Rahmah, Ummiati; Sabara, Edy
ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review Vol. 5 No. 2 (2026): March
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/ijrer.v5i2.4592

Abstract

The low level of student creativity in engineering subjects is frequently attributed to monotonous instructional methods, whereas the demands of Industry 4.0 require vocational students to possess high creative competencies to manage complex control systems. This study aims to analyze the effect of project-based practicum implementation on student creativity in the Control Systems subject at Vocational School 5 Makassar. Employing a quantitative approach with a quasi-experimental pretest-posttest control group design, the research involved 44 grade XI students selected through random sampling, divided into experimental (n=23) and control (n=21) groups. Data was collected using a creativity questionnaire covering fluency, flexibility, originality, and elaboration dimensions. Statistical analysis, including Shapiro-Wilk's and Levene’s tests, preceded the hypothesis testing via independent samples t-test. The findings reveal that the experimental group achieved a posttest mean score ( ) of 81.48, significantly outperforming the control group’s score of 65.05. The t-test yielded a significant value of p = 0.000 (p < 0.05), confirming that project-based practicum acts as an effective catalyst in transforming creative potential into applicable innovative competencies. These results align with the vision of Competency-Based Training (CBT), providing a robust reference for vocational educators to implement innovative learning strategies relevant to the modern industrial landscape.
Perbandingan Mengukur Tingkat Kematangan Roti Bakar Menggunakan Mamdani dan Tsukamoto Adhila Miskah Umniyyah; Muh Taqwir Jabal Ashar; Fadlan Eka Putra; Ummiati Rahmah
Journal of Emerging Research in Computer Science and Artificial Intelligence Vol 1, No 1 (2025): September 2025
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Roti merupakan makanan pokok sehari-hari bagi banyak orang, dan menentukan tingkat kematangan yang tepat sangat penting untuk menjaga kualitas dan keamanan. Penelitian ini menerapkan metode logika fuzzy, yaitu Mamdani dan Tsukamoto, untuk menentukan tingkat kematangan roti berdasarkan tiga variabel input, yaitu suhu pemanggangan, ketebalan adonan, dan waktu pemanggangan. Sistem memproses data input melalui tahap fuzzifikasi, evaluasi aturan, dan defuzzifikasi untuk menghasilkan persentase yang menunjukkan tingkat kematangan. Analisis perbandingan menunjukkan bahwa metode Tsukamoto menghasilkan output yang lebih mendekati hasil pemanggangan yang sebenarnya, terutama pada skenario dengan target tingkat kematangan sekitar 60 persen. Oleh karena itu, metode Tsukamoto direkomendasikan karena menunjukkan akurasi yang lebih baik dan lebih cocok untuk diterapkan dalam sistem kontrol pemanggangan yang cerdas.