Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS DRAMA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL MEA (MEANS ENDS ANALYSIS) SISWA KELAS VIII Waruwu, Lestari
J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 12, No 2 Sep (2024): J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to improve students' ability to write drama texts using the MEA (Means Ends Analysis) model. To achieve these objectives, this study used the Classroom Action Research method with the implementation procedures are: planning, action, observation, and reflection. This Classroom Action Research activity was carried out in two cycles using data collection techniques, observation sheets and assessment sheets. The subjects of this study were VIII grade students of SMP Negeri 1 Tuhemberua with a total of 34 students with 18 males and 16 females conducted in the even semester of the 2018/2019 Learning Year. The results of the study showed that there was an increase in students' ability to write drama texts using the MEA (Means Ends Analysis) model. This, seen in the results of cycle I, the lowest score was 40 while the highest score was 80 with an average score of 57.11 while in cycle II with the lowest score of 70 while the highest score was 94 with an average score of 76.32. The results of the observation of researchers in cycle I, the first meeting amounted to 45.45% and the second meeting amounted to 63.63%. While cycle II, the first meeting amounted to 72.72% and the second meeting amounted to 100%. The results of student observation in cycle I, the first meeting was 26.20% and the second meeting was 41.17%. While the observation results in cycle II, namely the first meeting amounted to 63.37% and the second meeting amounted to 100%.       Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa menulis teks drama dengan menggunakan model MEA (Means Ends Analysis). Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas dengan prosedur pelaksanaannya adalah: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Kegiatan Penelitian Tindakan Kelas ini dilaksanakan dua siklus dengan menggunakan teknik pengumpulan data, lembar observasi dan lembar penilaian. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Tuhemberua dengan jumlah siswa 34 orang dengan jumlah laki-laki 18 orang dan perempuan 16 orang yang dilaksanakan pada semester genap Tahun Pembelajaran 2018/2019. Hasil penelitian, ada peningkatan kemampuan siswa menulis teks drama dengan menggunakan model MEA (Means Ends Analysis). Hal ini, terlihat pada hasil siklus I nilai nilai terendah 40 sedangkan nilai tertinggi 80 dengan rata-rata nilai sebesar 57,11 Sedangkan pada siklus II dengan nilai terendah 70 sedangkan nilai tertinggi 94 dengan rata-rata nilai sebesar 76,32. Hasil observasi peneliti siklus I pertemuan pertama sebesar 45,45% dan pertemuan kedua sebesar 63,63%. Sedangkan siklus II yaitu pertemuan pertama sebesar 72,72% dan pertemuan kedua sebesar 100%. Hasil observasi siswa siklus I pertemuan pertama 26,20% dan pertemuan kedua sebesar 41,17%. Sedangkan hasil observasi pada siklus II yaitu pertemuan pertama sebesar 63,37% dan pertemuan kedua sebesar 100%.
Analisis Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Perkembangan Bahasa Indonesia Pada Siswa SMP Lestari Waruwu; Syukur Berkat Zai; Sesilia Putri Kurniwati Tafona'o; Agung Harapan Harefa
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.6680

Abstract

This research is based on the importance of innovation in the learning process so that students can receive the material well. Technological developments in this modern era are increasingly rapid. As time goes by, the technology produced also becomes more sophisticated. In this research, researchers used qualitative research with a descriptive approach. This research can have implications for class VIII middle school students regarding the influence or impact of current use of social media. In this era of modernization, developments at the level of slang language are very rapid and even now this slang language is used as fun and enjoyable material. By using social media, you can see and pay attention to student learning outcomes. Because in the daily life of junior high school students you can see the way they learn with the help of using social media. Students can be observed from studying in class, sometimes using slang to tell stories to their friends, one of which is "Lighting My Brother and Anjay". Slang is a group of words or phrases that have a specific, special, unconventional meaning, or even contradict the general use by individuals in a particular subculture
Penerapan Model Pembelajaran Braisntorming Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Dalam Menulis Teks Pidato SMP Negeri 1 Ma’u Gulo, Misi Kristiani; Harefa, Noveri Amal Jaya; Waruwu, Lestari; Riana, Riana
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.449

Abstract

Tujuan penelitian untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis teks pidato menggunakan model pembelajaran Brainstorming. Subjek penelitian siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Ma’u semester genap berjumlah 32 siswa. Metode Penelitian Tindakan Kelasdengan prosedur pelaksanaannya 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3) Observasi, 4) Refleksi. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan dua siklus menggunakan teknik pengumpulan data, lembar observasi dan lembar penilaian. Berdasarkan hasil penelitian, adanya peningkatan hasil belajar siswa dalam menulis teks pidato menggunakan model pembelajaran Brainstorming. Dapat dilihat hasil siklus I nilai terendah 40 dan nilai tertinggi 90 dengan nilai rata-rata 70,78%. Sedangkan siklus II nilai terendah 65 dan nilai tertinggi 100 dengan nilai rata-rata 88,28%. Hasil lembar observasi siswa siklus I pertemuan pertama 30,83% dan pertemuan kedua 67,70%. Sedangkan hasil lembar observasi siswa siklus II pertemuan pertama 86,66% dan pertemuan kedua 96,04%. Hasil observasi peneliti siklus I pertemuan pertama 33,33% dan pertemua kedua 40%. Sedangkan hasil observasi peneliti siklus II pertemuan pertama 73,33% dan pertemuan kedua 93,33%. Dapat disimpulkan bahwa, 1) menerapkan model pembelajaran Brainstorming dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menulis teks pidato di kelas VIII SMP Negeri 1 Ma’u pada tahun pembelajaran 2024/2025. 2) menerapkan model pembelajaran Brainstorming pada proses pembelajaran menulis teks pidato dapat memberikan motivasi yang baik kepada siswa.
Peningkatan Kemampuan Menulis Teks Pidato Menggunakan Model Pembelajaran Think Talk Write Siswa SMPN 2 Sogaeadu Gea, Wecan Kartika Hidayati; Halawa, Noibe; Waruwu, Lestari; Zega, Imansudi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.459

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di SMP Negeri 2 Sogaeadu, menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis masih kurang, siswa kurag dalam menentukan tema, ide/gagasan, penyusunan berdasarkan strukturnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks pidato menggunakan model pembelajaran think talk write siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Sogaeadu tahun pembelajaran 2024/2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan 4 tahapan yakni 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3) Observasi 4) Refleksi. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Berdasarkan pelaksanaan penelitian dengan menggunakan tes menulis teks pidato pada siklus I hasil yang diperoleh 74% dengan nilai terendah 40 dan nilai tertinggi 90. Sedangkan pada siklus II adanya peningkatan kemampuan menulis teks pidato dengan hasil nilai rata-rata 90% dengan nilai terendah 65 dan nilai tertinggi 100. Dapat disimpulkan penggunaan model pembelajaran think talk write mampu meningkatkan kemampuan siswa menulis teks pidato kelas VIII-A SMP Negeri 2 Sogaeadu pada tahun pembelajaran 2024/2025. Saran: peneliti merekomendasikan kepada guru mata pelajaran di SMP Negeri 2 Sogaeadu untuk menggunakan model think talk write dalam mengajar kemampuan menulis teks pidato siswa serta dapat dijadikan referensi untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar dalam upaya perbaikan pembelajaran di sekolah.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Talk Write Pada Materi Menulis Teks Negosiasi X-OTKP SMK Negeri 1 Sogae’adu Halawa, Alexander Julvin; Zega, Imansudi; Halawa, Noibe; Waruwu, Lestari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.465

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Think Talk Write terhadap materi menulis teks negosiasi kelas X-OTKP SMK Negeri 1 Sogae’adu. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen semu (quasi) dengan desain nonequivalent control group design, Prosedur pelaksanaan penelitian ini yaitu : (1) melaksanakan pre-test (tes awal), (2) melaksanakan perlakuan atau tindakan, dan (3) melaksanakan post-test (tes akhir). Populasi dalam penelitian ini adalah kelas X-OTKP yang terbagi dalam dua kelas yakni, kelas X-OTKP 1 berjumlah 30 siswa dan kelas X-OTKP 2  berjumlah 30 siswa total populasi ialah 60 orang, dan pengambilan sampel dengan menggunakan teknik cluster random sampling (sampel kelompok). Berdasarkan seluruh pengujian yang dilakukan, dapat di simpulkan bahwa model pembelajaran Think Talk Write memiliki pengaruh pada hasil belajar siswa menulis teks negosiasi, dapat diketahui pada hasil uji hipotesis yang memperoleh hasil thitung dengan hasil 7,052 >  ttabel dengan hasil 2,000, maka Ho “ditolak” dan Ha “diterima”, dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa “terdapat pengaruh pada model pembelajaran Think Talk Write terhadap  hasil belajar menulis teks negosiasi peserta didik kelas X-OTKP SMK Negeri 1 Sogae’adu”. Diharapkan pada peneliti selanjutnya menggunakan penelitian ini sebagai tambahan wawasan untuk melaksanakan penelitian
Penerapan Model Pembelajaran Tgt Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VII SMP Negeri 2 Lolofitu Moi Gulo, Edwin Budianto; Ndruru, Mastawati; Riana , Riana; Waruwu, Lestari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i2.467

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk penerapan model pembelajaran (TGT) untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks berita. Jenis penelitian ini adalah Penelitan Tindakan Kelas (PTK), yang terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan 2 siklus. Pada siklus I pertemuan pertama hasil observasi peneliti 40%, pertemuan kedua siklus I mencapai 46,66%. Pada siklus II pertemuan pertama hasil observasi peneliti meningkat mencapai 80%, sedangkan pada siklus II pertemuan kedua mencapai 93,33%. Hasil observasi siswa siklus I pertemuan pertama 33,43%, hasi observasi siswa pada siklus I pertemuan kedua 56,78%. Pada siklus II pertemuan pertama hasil observasi siswa mencapai 72,57%, sedangkan hasil observasi siswa pada siklus II pertemuan kedua meningkat mencapai 92,14%. Pada siklus pertama, kemampuan siswa dalam menulis teks berita menunjukkan hasil rata-rata nilai siswa 42,50% dengan nilai tertinggi 83,33 dan skor terendah 16,66. Pada siklus kedua, kemampuan siswa dalam menulis teks berita skor menjadi meningkat menjadi 87,49% dengan skor tertinggi 100 dan skor terendah 50. Hasil penelitian ini tersebut menunjukan bahwa dengan penerapan  model pembelajaran (TGT) dapat memberikan dampak positif dalam meningkatakan kemampuan menulis teks berita. Peneliti merekomendasikan agar guru di SMP Negeri 2 Lolofitu Moi menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dalam pembelajaran Bahasa Indoneseia.
Pendampingan Pendampingan Penggunaan Aplikasi Anates Untuk Menganalisis Butir Soal Uraian Waruwu, Lestari; Bu'ulolo, Yanida; Zega, Imansudi
Journal of Community Service (JCOS) Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : EDUPEDIA Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56855/jcos.v3i3.1542

Abstract

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa sebagai calon guru dalam menganalisis kualitas butir soal uraian menggunakan aplikasi Anates. Analisis butir soal merupakan bagian penting dalam evaluasi pembelajaran, namun masih banyak guru yang mengalami kesulitan dalam melaksanakannya secara manual. Dengan memanfaatkan aplikasi Anates, guru dapat secara cepat dan akurat menganalisis validitas, reliabilitas, daya beda, dan tingkat kesukaran soal. Kegiatan pendampingan ini dilaksanakan dalam bentuk workshop dan praktik langsung pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indoneisa, yang sedang menyusun karya ilmiah sebagai tugas akhir. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa 90% peserta mampu menggunakan Anates secara mandiri dan menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap analisis soal. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif terhadap profesionalisme guru dalam menyusun dan mengevaluasi instrumen evaluasi pembelajaran.
Penerapan Model Contextual Teaching and Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Tanggapan Siswa Kelas VII UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli Tafonao, Sesilia Putri Kurnia Wati; Riana, Riana; Waruwu, Lestari; Bawamenewi, Arozatulo
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2861

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia menempatkan kemampuan menulis teks tanggapan sebagai salah satu kemampuan inti yang harus dikuasai peserta didik. Namun, berdasarkan pengamatan peneliti dan wawancara dari beberapa peserta didik juga salah seorang guru mata pelajaran Bahasa Indonesia di kelas VII UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli diketahui bahwa peserta didik masih kesulitan dalam mengomunikasikan ide-idenya dengan jelas dan efektif. Tujuan penelitian untuk meningkatkan kemampuan menulis teks tanggapan peserta didik kelas VII-C UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli tahun pembelajaran 2024/2025, melalui model Contextual Teaching and Learning (CTL). Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menerapkan 4 tahapan yakni 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3) Observasi, dan 4) Refleksi. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Siklus I pertemuan pertama hasil observasi peserta didik aktif 58%, yang tidak aktif 42% dan siklus I pertemuan kedua peserta didik aktif 67%, yang tidak aktif 33%. Sedangkan, siklus II pertemuan pertama hasil observasi peserta didik yang aktif 84%, yang tidak aktif 16% dan siklus II pertemuan kedua peserta didik aktif 91%, yang tidak aktif 9%. Sementara itu, observasi peneliti siklus I pertemuan pertama terlaksana 64%, yang tidak terlaksana 36% dan siklus I pertemuan kedua terlaksana 79%, yang tidak terlaksana 21%. Sedangkan, hasil observasi peneliti pada siklus II pertemuan pertama terlaksana 86%, yang tidak terlaksana 14% dan siklus II pertemuan kedua terlaksana 93%, yang tidak terlaksana 7%. Berdasarkan hasil tes menulis teks tanggapan sesuai struktur yaitu tema, tanggapan yang dikemukakan logis, serta menggunakan bahasa yang baik dan benar pada siklus I memperoleh nilai rata-rata tes 63% kategori cukup dengan nilai terendah 55 dan nilai tertinggi 75. Sedangkan, pada siklus II adanya peningkatan kemampuan menulis teks tanggapan peserta didik memperolah nilai rata-rata tes 80% kategori baik dengan nilai terendah 65 dan nilai tertinggi 90. Disimpulkan bahwa penerapan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dalam pembelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan menulis teks tanggapan peserta didik kelas VII-C UPTD SMP Negeri 5 Gunungsitoli tahun pembelajaran 2024/2025. Peneliti menyarankan kepada guru mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk dapat menerapkan model Contextual Teaching and Learning (CTL) sehingga pembelajaran lebih relevan dan bermakna.
Peningkatan Kemampuan Mengidentifikasi Unsur-Unsur Teks Berita Menggunakan Model Problem Solving Siswa Kelas VII UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Alo’oa Gulo, Necis Putra; Riana, Riana; Halawa, Noibe; Waruwu, Lestari
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2862

Abstract

Berdasarkan hasil observasi di UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Alo’oa, menunjukkan bahwa kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi unsur-unsur teks berita masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur teks berita menggunakan model Problem Solving peserta didik kelas VII UPTD SMP Negeri 2 Gunungsitoli Alo’oa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan 4 tahapan yakni 1)Perencanaan, 2)Tindakan, 3)Observasi, 4)Refleksi. Pada penelitian ini di laksanakan sebanyak 2 siklus. Pada penelitian ini menunjukkan bahwa pada siklus I pertemuan pertama hasil observasi peserta didik yang aktif 45%, yang tidak aktif 55% dan pertemuan kedua yang aktif  63,31%, yang tidak aktif 36,68%. Sedangkan, pada siklus II pertemuan pertama hasil observasi peserta didik yang aktif 79,06, yang tidak aktif 20,93% dan pertemuan kedua yang aktif 94,25%, yang tidak aktif 5,75%. Pada siklus I pertemuan pertama hasil  observasi peneliti yang terlaksana 43,75%, yang tidak terlaksana 56,25% dan pertemuan kedua yang terlaksana 75%, yang terlaksana 25%. Sedangkan, pada siklus II hasil  observasi peneliti pertemuan pertama yang terlaksana 81,25%, yang tidak terlaksana 18,75% dan pertemuan kedua yang terlaksana 93,75%, yang tidak terlaksana 6,25%. Berdasarkan hasil tes mengidentifikasi unsur-unsur teks berita sesuai dengan 5W+1H menggunakan model Problem Solving dapat dilihat dari hasil siklus I memperoleh nilai rata-rata 54,73% berkategori cukup dengan nilai terendah 25 dan nilai tertinggi 83,3. Sedangkan, pada siklus II adanya peningkatan kemampuan mengidentifikasi unsur-unsur berita peserta didik memperoleh nilai rata-rata 80,92% berkategori baik dengan nilai terendah 58,3 dan nilai tertinggi 91,6. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan model Problem Solving dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengidentifikasi unsur-unsur teks berita di kelas VII UPTD SMP Negeri 2 Gunugsitoli Alo’oa. Peneliti menyarankan kepada guru mata pelajaran untuk dapat menerapkan model Problem Solving dalam mengajar.
Pengaruh Penerapan Teknik Skema terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Afulu Waruwu, Lestari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan penerapan teknik skema terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Afulu, Kecamata Afulu Kabupaten Nias Utara.   Penelitian ini dilatar  belakangi oleh beberapa hal (1) siswa masih belum mampu memahami makna yang terkandung dalam bacaan (2) kurangnya kemampuan siswa dalammenyimpulkan isi bacaan (3) teknik Skema tidak pernah diterapkan dalam pembelajaran khususnya membaca. Penelitian  ini  menggunakan  metode  kuantitatif  dengan desain quasi experiment tipe one group pretest-posttest. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel untuk uji validitas dan reliabilitas butir soal adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Afulu sebanyak 22 siswa dan yang menjadi kelas eksperimen adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Afulu sebanyak 35 siswa dan kelas kontrol adalah siswa kelas VIII-B SMP Negeri 1 Afulu sebanyak 35 siswa. Hasil  analisis  menunjukkan  bahwa validitas butir soal, yang semula jumlah soal instrumen berbentuk pilihan berganda anda sebanyak 20, namun setelah dilakukan Uji Validitas butir ada sebanyak 6 butir soal yang tidak  Valid yaitu soal butir 3,4,5,7,8,dan 9, karena nilai t hitung < dari t babel dan nilai sig > dari 0.05,  sehingga jumlah soal yang memenuhi syarat untuk digunakan dalam melaksanakan penelitian adalah tinggal 14  butir soal yaitu soal (1,2,6,10,11,12,13,14,15,16,17,18,19,dan 20) karena masing-masing nilai t hitung > dari t tabel (> 0.374)  dan nilai sig.kurang dari (< 0.05) sehingga butir ini dinyatakan valid. 
Co-Authors Agung Harapan Harefa Analisa Dawolo Arman Suka Damai Zega Bawamenewi, Arozatulo Bawamenewi, Sadarman Bu'ulolo, Yanida Bu’ulolo, Yanida Florus Faawosa Gulo Gea, Theresia Jeni Kristina Gea, Wecan Kartika Hidayati Giawa, Prilian Giawa, Yarniwati Gulo, Edwin Budianto Gulo, Ester Ceria Gulo, Miseri Cordias Palamarta Gulo, Misi Kristiani Gulo, Necis Putra Gulo, Penunjuk Jalan Gulo, Testing Ilmiah Gulo, Yantisana Halawa, Agusman Halawa, Alexander Julvin Halawa, Asrining Mei Christin Halawa, Noibe Halawa, Samsuprianus Halawa, Sunida Harefa, Esther Novi Christin Harefa, Noveri Amal Jaya Harefa, Orina Harefa, Sarhad Niat Putri Harefa, Trisman Hasrat Kristiawan Telaumbanua Hulu, Wan Mei Jaya Imansudi Zega Indah Karyani Zega Jessica Nurniat Zebua Johaneslim Zalukhu Ki Supriyoko Lahagu, Yarni Kristiani Lase, Florida Kristiani Lase, Julita Hertawati Lature, Yohanna Maru’ao, Eber Felora Mastawati Ndruru Mastawati Ndruru Megawati Gulo Mira Sefriyani Laoli Nazara, Silvia Niat Sari Ndraha, Laurensia Ndruru, Mastawati Nduru, Mastawati Nelvan Putra Hulu Nika Tri Warna Lase Noibe Halawa Restu Krismon Putra Zebua Riana Riana , Riana Riana Riana, Riana Sesilia Putri Kurniwati Tafona'o Sri Kurniawati Lase Syukur Berkat Zai Tafonao, Sesilia Putri Kurnia Wati Telaumbanua, Kalvin Septianus Telaumbanua, Riana Telaumbanua, Sararateoli Waruwu, Lenis Mahayati Yanida Bu’ulolo Yudika Rahmawani Zebua Zalukhu, Cisrad Anda Nita Zalukhu, Fajar Fitri Zalukhu, Mardian Zalukhu, Nofiber Mariance Zebua, Anggi Mesrawati Zebua, Fentri Zebua, Jerni Natalina Zebua, Yogi Chris James Zega, Boy Damai Putra Zega, Daniati Zega, Elsa Fitriana Zega, Imansudi Zendrato, Solina