p-Index From 2021 - 2026
8.805
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Fitopatologi Indonesia Bioma : Berkala Ilmiah Biologi Bioscience Biota: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Biogenesis: Jurnal Ilmiah Biologi Teknosains: Media Informasi Sains dan Teknologi Techno: Jurnal Penelitian Prosiding Seminar Biologi Bioeksperimen: Jurnal Penelitian Biologi Jurnal Florea Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology BIOMA : Jurnal Biologi Makassar JURNAL HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN TROPIKA Jurnal Biodjati Jurnal SOLMA Jurnal Biologi Tropis JURNAL PENGABDI Jurnal Pertanian Agros Jurnal Biolokus: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi dan Biologi JURNAL PengaMAS Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Biota INSIST (International Series on Interdisciplinary Research) AGROSCRIPT Journal of Applied Agricultural Sciences Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH) Pelita Eksakta Konservasi Hayati Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JPKM) Tabikpun Journal of Applied Data Sciences Jurnal Jaring SainTek International Journal of Engineering, Science and Information Technology Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science TROPICAL GENETICS Journal of Sustainability Science and Technology JURNAL BIOLOGI PAPUA BULLET : Jurnal Multidisiplin Ilmu AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu Tropical Genetics BIO-SAINS | Jurnal Ilmiah Biologi Journal of Digital Market and Digital Currency Agroscript: Journal of Applied Agricultural Sciences Analit: Analytical And Environmental Chemistry
Claim Missing Document
Check
Articles

DEEP LEARNING ALGORITHM INVENTORY FOR SUGAR CANE LEAF DISEASE DETECTION Zaidal, Nisar; Admi syarif; Mahfut Mahfut
Seminar Nasional Teknologi dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU) Vol. 5 No. 1 (2025): SEMNASTEKMU
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/ccz51528

Abstract

Tebu (Saccharum spp.) merupakan komoditas industri utama yang produktivitasnya sangat dipengaruhi oleh penyakit daun, sehingga deteksi dini dan akurat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi. Deep learning menawarkan solusi canggih dan non-destruktif untuk diagnosis penyakit melalui analisis citra secara otomatis. Namun, penelitian yang ada mengenai deteksi penyakit daun tebu masih bersifat terfragmentasi, dengan variasi pada dataset, metode praproses, serta metrik evaluasi yang menyulitkan perbandingan langsung antar algoritma. Penelitian ini secara sistematis melakukan inventarisasi dan evaluasi algoritma deep learning yang diterapkan pada deteksi penyakit daun tebu, termasuk Convolutional Neural Networks (CNN), Vision Transformers (ViT), dan arsitektur hibrida CNN–Transformer. Sintesis komparatif terhadap berbagai model pretrained yang banyak digunakan—seperti ResNet, EfficientNet, DenseNet, dan MobileNet—dilakukan untuk mengidentifikasi kinerja relatif serta adaptabilitasnya terhadap citra lapangan dan UAV. Studi ini juga mengusulkan rekomendasi metodologis terstandar terkait praproses, augmentasi, dan evaluasi guna meningkatkan replikasi serta penerapan di tingkat lapangan. Hasil penelitian ini menjembatani kesenjangan antara kemajuan teoretis dan aplikasi praktis dalam pertanian presisi, serta memberikan kerangka acuan bagi peneliti dan praktisi untuk memilih pendekatan deep learning yang paling sesuai dalam pemantauan kesehatan tebu di kondisi nyata.  
Stomata Characterization of Native Dendrobium in Liwa Botanical Garden Wahyuningsih, Sri; Mahfut, Mahfut; Anbiya, Lulu
Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Multidisciplinary Applied Natural Science
Publisher : Pandawa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47352/jmans.2774-3047.347

Abstract

Dendrobium is one of the most commonly collected native orchid genera at the Liwa Botanical Garden, Lampung, Indonesia. In its conservation efforts, the identification of native orchid species through anatomical characterization is essential. The aim of this research is to identify the native Dendrobium species collection at the Liwa Botanical Garden based on stomatal anatomical characteristics and to confirm these results with previous morphological and molecular characterization. The research steps involved the collection of leaves from 19 Dendrobium accessions at the Liwa Botanical Garden, while the anatomical characterization was conducted by preparing paradermal sections to microscopically observe the stomata. The main anatomical characteristics observed included stomatal aperture width, stomatal length, stomatal width, number of stomata, stomatal density, and stomatal index. The results of the study show that, overall, the stomatal aperture width is 2.88 μm, stomatal length is 12.38 μm, stomatal width is 12.58 μm, stomatal density is 29 stomata/mm², and stomatal index is 0.061%. Phenetic analysis based on the dendrogram divided the different native Dendrobium samples into two clusters (A and B) with similarity indices of 1.60 and 0.90, and PCA values (0.170 and 0.044) were found to be greater than 0.02, indicating the contribution of each group. The PCA value of 0.170 reflects the influence of stomatal area, whereas 0.044 reflects the influence of stomatal aperture width, stomatal index, and stomatal density. The anatomical characterization results show a correlation with the identification outcomes based on morphological and molecular characteristics. Furthermore, these findings can serve as a recommendation for the identification of native orchid species and provide a basis for the conservation efforts of native Dendrobium at the Liwa Botanical Garden, Indonesia.
ANALISIS KLOROFIL DAN PERTUMBUHAN EKSPLAN KACANG KEDELAI (Glycine max (L.) Merr.) KULTIVAR ANJASMORO SECARA In Vitro DENGAN PEMBERIAN AIR KELAPA (Cocos nucifera L.) Endang Nurcahyani; Della Apriyanti; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 02 October (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i2.2020.p101-110

Abstract

Perbanyakan kacang kedelai (Glycine max L.) dengan menggunakan teknik kultur jaringan dapat membantu memperbanyak tanaman dengan menghasilkan biji yang mempunyai keunggulan, antara lain mampu menghasilkan biji dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat dan tidak membutuhkan tempat yang luas, kesehatan dan mutu biji lebih terjamin serta kecepatan tumbuh biji lebih cepat. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian air kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian air kelapa terhadap jumlah planlet yang hidup serta untuk mengetahui kandungan klorofil a, klorofil b, dan klorofil total optimum pada planlet kacang kedelai kultivar anjasmoro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi air kelapa dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 5%, 10%, dan 15% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan uji Levene dan uji lanjut dengan Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil persentase planlet yang hidup menunjukkan hasil 100% hidup, dan pemberian air kelapa belum memberikan pengaruh terhadap kandungan  klorofil a, klorofil b, dan klorofil total.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i2.2020.p101-110 
ANALISIS KADAR KLOROFIL PADA BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) TERINDUKSI INDOLE ACETIC ACID (IAA) SECARA IN VITRO Endang Nurcahyani; Desti Deria Rahmadani; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p15-23

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) adalah salah satu komoditas pangan yang memiliki sumber protein dan aman dikonsumsi.Seiring dengan berjalannya waktu dan perubahan iklim yang tidak menentu, para petani sayuran termasuk Buncis kesulitan dalam memproduksi hasil pertanian dengan baik, sehingga menyebabkan produksi tanaman buncis menurun. Indole Acetic Acid (IAA) merupakan hormon auksin yang terdapat pada ujung akar, batang dan pembentukan bunga. Hormon auksin IAA dapat memicu percepatan pertumbuhan pada akar, batang dan perkembangan bunga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian IAA pada jumlah planlet  hidup dan kadar klorofil a, b dan total planlet buncis (Phaseolus vulgaris L.) secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan variasi konsentrasi Indole Acetic Acid  yang terdiri dari 4 taraf perlakuan yaitu 0 ppm, 0,5 ppm, 1 ppm, dan 1,5 ppm. Masing masing konsentrasi dilakukan 5 kali pengulangan dan setiap pengulangan terdiri dari 3 eksplan biji buncis dalam setiap botol kultur. Data dianalisis dengan menggunakan Uji homogenitas dan Uji Lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian IAA memberikan pengaruh terhadap kadar klorofil a dan total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p15-23
ANALISIS KANDUNGAN KARBOHIDRAT PADA PLANLET BUNCIS (Phaseolus vulgaris L.) SECARA IN VITRO HASIL INDUKSI KALIUM DALAM CEKAMAN KEKERINGAN Endang Nurcahyani; Dian Alfiah; Sri Wahyuningsih; Mahfut Mahfut
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 5, No. 01 April (2020) Analit : Analytical and Environmental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v5i1.2020.p34-41

Abstract

Buncis (Phaseolus vulgaris L.) merupakan tanaman semusim berbentuk perdu. Pada tahun 2017 produktivitas buncis mengalami penurunan karena minimnya lahan produksi. Kendala yang dihadapi dalam memproduksi buncis antara lain musim kemarau yang berkepanjangan. Kalium dapat membantu penyerapan unsur hara dan air pada tumbuhan. Poly Ethylene Glycol (PEG 6000) diberikan pada medium kultur jaringan untuk menstimulasi cekaman kekeringan. Penelitian ini menggunakan medium Murashige and Skoog (MS) dengan pemberian kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian kalium pada planlet buncis yang tahan serta untuk mengetahui kandungan karbohidrat pada planlet buncis secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor yaitu konsentrasi kalium dengan 4 taraf perlakuan: 0%, 0,5%, 0,15%, dan 0,25% dengan 6 ulangan. Data dianalisis dengan menggunakan ANOVA pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase planlet hidup menunjukkan 100% hidup dan pemberian kalium dan PEG 6000 belum memberikan pengaruh terhadap kadar karbohidrat terlarut total secara in vitro.http://dx.doi.org/10.23960/aec.v5.i1.2020.p34-41
Co-Authors Abda Abda Admi Syarif Admi Syarif Agus Rahardi, Agus Alhuda Niftakul Ahyar Alir, Rahmat Fajrin Amanto Amanto Amanto Amanto Amnah, Alifah Zul Amrani, Alfina Anbiya, Lulu Anggi Anggreiny Apriyanti, Della Arie Setya Putra Armalia, Inayah Arsitalia, Metari Asadudin, David Asmanto, Budi Asriah Nurdini M. Asrini Puspitasari Bambang Irawan Bambang Irawan /E21207042 Budi Setiadi Daryono Budi Setiadi Daryono BUDI SETIADI DARYONO Chrisnawati , Lili Cut Muthiadin Della Apriyanti Derlian Ella Tamara Desti Deria Rahmadani Dian Alfiah Dian Alfiah Dwi Septiani Eka Nuraini Tohari Endah Susiyanti Endang Nurcahyani Endang Nurcahyani Eti Ernawati Eti Ernawiati Eti Ernawiati Eti Ernawiati Fachry Abda El Rahman Fadhilla, Nurul Fania Nur Izzati Fania Nur Izzati Febriansyah, Muhammad Fiska Humaizah Hajrah Hajrah, Hajrah Harfiani, Nabela H.N. Hasriadi Mat Akin Hasti Maulidya Fassya Heni Erlita Sari Heni Erlita Sari Heningtyas, Yunda Heri Satria Heri Satria Herlanda, Kishy Dhea Hermawan, Isna Ainun Indira Putri, Aviva Insani, Mutiara Intan Poespita Windiyani Irni Yuni Minarni Ismail, Ikhwan Isna Rasdianah Aziz Istiqomah Kamisah Delilawati Pandiangan Kamisah Delilawati Pandiangan Kendari, Putri Kenedi, M Kishy Dhea Herlanda Krisna Rendi Awalludin Kurnia Muludi Leni Agustin Lili Chrisnawati Lili Chrisnawati, Lili Lis Andriani Lulu Anbiya Lulut Dwi Sulistyaningsih M Said Hasibuan M. Yogi Riyantama Isjoni Mai Sari Mailinda Angraeni Marinda Sari Sofiyana Marjunus, Roniyus Maulidya Ananda Metari Arsitalia Mitha Valentina Treesya Panjaitan Mitha Valentina Treesya Panjaitan Mochammad Imron Awalludin Muhammad Irfan Ardiansyah Muhammad Khalifah Mustami Muslimin Muslimin Nisar Zaidal Nur Qolbi, Hana Nurcayani, Endang Nurul Fadhilla Putri Kendari Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmadani, Desti Deria Rochmah Agustina Rochmah Agustrina Rochmah Agustrina RR. Ella Evrita Hestiandari Sahira Josy Arifannisa Salsabila, Diana Sarah Sarah Sari, Heni Erlita Sari, Mai Sari, V. Dwi Anggita Sembiring, Rinawati Sijabat, Veronica Elizabeth Siswahyudianto Siti Zubaidah Sri Ratna Sulistiyanti Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Sri Wahyuningsih Suhara, . Sukamto, Ika Sumiyarsi Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Sukimin Suryafly, Fanny Dhea Susamto Somowiyarjo Susamto Somowiyarjo Susiyanti, Endah Syamsiar, Syamsiar Tamara, Derlian Ella Tengku Riza Zarzani N Treesya Panjaitan, Mitha Valentina Tri Joko Tripeni Handayani, Tundjung Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani Tundjung Tripeni Handayani, Tundjung Tripeni Umur, Khoirul Upreti, Brij Mohan Valentina Dwi Anggita Sari WAHYUDI Wandono, Petrus Tri Aji Widi Aryani WOLLY CANDRAMILA Yulia, Yulia Rahma Syari Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Yulianty Zelfi Julita Dwi Putri