p-Index From 2021 - 2026
11.454
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Ilmu Lingkungan Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) The Indonesian Journal of Public Health JPSriwijaya Jurnal Kesehatan Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi EnviroScienteae Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Holistik Jurnal Kesehatan Warta Penelitian Perhubungan Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Jurnal Respirologi Indonesia Jurnal Entomologi Indonesia Jurnal Kesehatan JURNAL MEDIA KESEHATAN Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal 'Aisyiyah Medika Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat : Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Respiratory Science Idea Pengabdian Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) BIOVALENTIA: Biological Research Journal Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) International Journal of Health Science & Medical Research Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Jurnal Keperawatan Riset Informasi Kesehatan Jurnal Penelitian Transportasi Darat Warta Penelitian Perhubungan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PELAKSANAAN KELOMPOK BINA KELUARGA BALITA DALAM PENCEGAHAN STUNTING Dewi Milandiah; Novrikasari Novrikasari; Haerawati Idris
Jurnal Kesehatan - STIKes Prima Nusantara Vol 13 (2022): Supplementary 1
Publisher : LPPM Universitas Prima Nusantara Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35730/jk.v13i0.730

Abstract

Latar Belakang: Salah satu permasalahan gizi yang dihadapi dunia khususnya di negara-negara miskin dan berkembang adalah masalah anak pendek (stunting). Keberadaan kelompok Bina Keluarga Balita dengan cara membina tumbuh kembang anak dapat mempercepat penurunan pencegahan stunting sebagai upaya pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang menjadi modal utama pembangunan dengan mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kelompok bina keluarga balita dalam pencegahan stunting di Kabupaten Muara Jambi.Metode: Desain studi menggunakan studi penelitian kualitatif dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif. Sampel Penelitian berjumlah 13 informan. Pengambilan data menggunakan wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD). Penelitian ini dilakukan pada Kecamatan Mestong di Puskesmas Tempino dan Puskesmas Pondok Meja pada bulan Maret Tahun 2022.Hasil:  Hasil penelitian berdasarkan wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) menunjukkan bahwa Kelompok Bina Keluarga Balita kaitannya dengan pencegahan stunting belum terlaksana secara optimal, Tim Pendamping keluarga telah disusun namun SK nya belum di tanda tangani Kepala Daerah. Kader  Bina Keluarga Balita sudah ada dan memenuhi kualifikasi, akan tetapi belum mendapatkan pembinaan dan pelatihan dalam pencegahan stunting. Anggaran biaya baru direalisasikan pada Bulan Juni Tahun 2022. Sarana Prasarana masih memerlukan perhatian lebih serius dalam menunjang proses berlangsungnya kegiatan Bina Keluarga Balita. Target sasaran yang memiliki pemahaman yang baik tentang Stunting di lokasi prioritas tidak >70% hanya 52,94% berarti Bina Keluarga Balita tidak terlaksana dengan baik.Kesimpulan: Sangat di perlukan politicall will dan perhatian lebih serius dari Kepala Daerah dan Pemerintah Daerah Kabupaten Muaro Jambi dalam pencegahan stunting. terutama terkait pembinaan, pelatihan, pengalokasian anggaran daerah yang cukup khususnya intensif kader dan penyediaan sarana prasarana yang akan menunjang proses berlangsungnya kegiatan Bina Keluarga Balita dalam pencegahan stunting.
KEBIJAKAN MANAJEMEN DALAM MENERAPKAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA (K3) DI LINGKUNGAN KERJA: SYSTEMATIC REVIEW Mufarikha, Muhimatul; Misnaniarti, Misnaniarti; Hasyim, Hamzah; Novrikasari, Novrikasari; Windusari, Yuanita; Fajar, Nur Alam
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 3 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v7i3.20549

Abstract

Kebijakan tentang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan upaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman, sehingga dapat mengurangi probabilitas kecelakaan kerja / penyakit akibat kelalaian yang mengakibatkan demotivasi dan dan defisiensi produktivitas kerja. Dalam menciptakan hal tersebut tentu di butuhkan kerjasama yang baik antara top manajemen dalam membuat kebijakan dan dari pekerja nya sendiri yang harus menaati peraturan K3 di perusahaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kebijakan perusahaan dalam menerapkan K3 di perusahaan dan bagaimana efektivitasnya kepada pekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Review dan PRISMA. Data-data diperoleh dari jurnal-jurnal yang telah dikumpulkan oleh penulis. Hasil penelitian menunjukkan Kebijakan tentang pedoman K3 berpengaruh pada Keselamatan karyawan, untuk melaksanakan pedoman dengan baik di butuhkan komitmen top manajemen yang tegas. Karyawan yang bisa menjaga kesehatan kerja dan merasa terlindungi akan lebih produktif dalam berkerja. Maka dari itu perusahaan memantau dan memberikan pelatihan kepada setiap karyawan agar semua karyawan mengerti tentang pedoman K3. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kebijakan mengenai pedoman K3 kepada pekerja sudah ada dan terlaksana di perusahaan, komitmen top manajemen yang baik juga berpengaruh pada terlaksananya pedoman tersebut tentang bagaimana membuat semua karyawan menaati peraturan dan sadar akan bahaya yang ada di lingkungan kerja. Untuk itu pelatihan K3 bagi semua pekerja di perusahaan penting di lakukan agar pekerja lebih paham dan peduli dengan keselamatan dan kesehatannya.
Determinants of the Dynamics of Malaria Infection Transmission in Mining Areas: Literature Review Nabila, Sri Aisyah; Sunarsih, Elvi; Novrikasari, Novrikasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 10 (2024): October 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i10.5923

Abstract

Introduction: The incidence rate of malaria globally has seen significant fluctuations over the past few years. According to the World Health Organization's World Malaria Report 2023, in 2022, there were an estimated 249 million cases of malaria globally, exceeding the pre-pandemic level of 233 million in 2019 by 16 million cases. Illegal miners are highly vulnerable to malaria due to their work in remote, ecologically disturbed areas, where their activities create breeding grounds for malaria-carrying mosquitoes, significantly increasing their risk of infection. Objective: The aim of this literature review is to find the rsik factors of malaria transmission in arrtisanal mining areas population Method: A PRISMA flow diagram-based has been used to find the most resonant journal research related to malaria transmission in mining areas population. The articles to be analyzed are searched using keywords with Boolean rules such as ("Risk factor" OR "Determinant") AND "Malaria" AND "Transmission" AND ("Mining Area" OR "Mining location"). The chosen papers are the findings of research that meets the objectives and is published in 2020–2024 in English with an international quality Result: Search results from the PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect databases yielded 9 articles selected for review published between 2020 to 2024. Research on these articles was conducted in various countries, including Brazil, Venezuela, Indonesia, Gambia, French Guiana (FG), and other countries. A total of 11 articles were carefully reviewed to gather information regarding risk factor of malaria in mining areas in this literature review. Conclusion: Improving knowledge, healthcare access, and preventive practices is essential to reducing malaria transmission in high-risk m
Pelaksanaan Desain Panggangan dan Meja Berjaring Ergonomis untuk Pekerja Pembuat Kemplang Di Desa Meranjat Ogan Ilir Sumatera Selatan Andarini, Desheila; Waldani, Dina; Lestari, Mona; Fujianti, Poppy; Novrikasari, Novrikasari; Camelia, Anita
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i03.386

Abstract

Kemplang cracker craftsmen in Ogan Ilir Regency are one of the businesses chosen by craftswomen, especially the kemplang cracker industry. Based on the phenomenon of the kemplang cracker home industry, there are now quite a lot of kemplang cracker home industries in the area and also for some people who make crackers, this business is the main livelihood and for women craftsmen it is an income to increase household income so that it becomes a cracker producing center kemplang in the Ogan Ilir area. Based on the urgency of this problem, an ergonomic chair has been created as a first step which has been adapted to the anthropometry of workers and trials have been carried out on kemplang grill workers and the results show that the chair used is able to reduce perceived MSDs complaints. Chairs are available and have been successfully implemented, but additional work tools need to be made in the form of iron net tables, which have been initially tested using the Posture Evaluation Index method in the Virtual Environment, which produces a score of 3, which means it is able to reduce the risk of MSDs in workers, so further service activities are needed in the form of implementing their use. ergonomic grill and mesh table designs for kemplang making workers in Meranjat Village, Ogan Ilir. The results of this Community Service Activity are that there are differences in the risk level of musculoskeletal complaints before and after the intervention. From the Pre-Test results, there were 9 people (39.1%) with a low risk level, 10 people (43.5%) with a medium risk level, and 4 people (17.4%) with a high risk level. Meanwhile, from the Post-Test results, there were 9 people (39.1%) with a low risk level, and 14 other people (60.9%) had a medium risk level Keywords : Grill Design, Net Table, Kemplang Worker
Analisis Penyebab Kejadian Kecelakaan Pesawat di Indonesia dengan Pendekatan the Shell Model Indriani, Jesika; Lestari, Mona; Novrikasari, Novrikasari; Nandini, Rizka Faliria
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i1.2064

Abstract

Hingga saat ini, kecelakaan pesawat udara masih tidak bisa dihindari meskipun telah didukung dengan kemajuan teknologi aeronautika dan adanya ramalan cuaca. Kecelakaan dalam penerbangan dapat berakibat fatal sehingga menimbulkan kekhawatiran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berperan dalam kejadian kecelakaan pesawat udara di Indonesia melalui pendekatan the shell model. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dengan informan penelitian dan melakukan telaah literatur. Komponen yang diteliti, berdasarkan the shell model, meliputi faktor manusia, mesin, standar/prosedur, dan lingkungan. Literatur menyebutkan bahwa kecelakaan pesawat udara di Indonesia paling banyak disebabkan oleh faktor manusia (67,12%). Namun, hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan pesawat udara di Indonesia tidak disebabkan oleh faktor tunggal, melainkan faktor-faktor lain yang saling mempengaruhi sehingga mengakibatkan kecelakaan. Faktor-faktor tersebut adalah faktor manusia, mesin, standar/prosedur, dan lingkungan yang saling berhubungan satu sama lain sehingga membentuk komponen-komponen penting dalam penerbangan. Terjadinya ketidakseimbangan pada salah satu komponen tersebut dapat mempengaruhi komponen lainnya sehingga dapat mengakibatkan kegagalan dalam penerbangan. Kesalahan pilot bukan merupakan satu-satunya penyebab terjadinya kecelakaan, melainkan adanya faktor-faktor lain yang turut andil dalam kejadian tersebut. Beberapa temuan yang diketahui turut andil dalam terjadinya kecelakaan pesawat udara adalah penumpang yang tidak mematuhi standar keselamatan di dalam pesawat udara, seperti tidak menonaktifkan handphone atau mengubah ke mode pesawat udara, penggunaan mesin pesawat udara yang lama dengan alasan masih layak pakai padahal mesin dan pesawat udara telah ditentukan batas waktu penggunaannya, faktor personal atau pekerjaan pilot itu sendiri, dan cuaca buruk.
Unsafe Actions for Occupational Accidents in Construction Workers: A Systematic Literature Review Azizah, Mulia Fadhilatul; Novrikasari, Novrikasari; Zulkarnain, Mohammad; Noviadi, Pitri
International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts Vol. 4 No. 2 (2025): International Journal of Multidisciplinary Sciences and Arts, Article April 202
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijmdsa.v4i2.6200

Abstract

The sector with a high accident rate in Indonesia is the trade and services sector (21.4%), which in this case includes construction. 32% of work accident cases that occurred in Indonesia throughout 2017 were work accidents in the construction sector. It is stated that 88% of work accidents occur due to unsafe actions so it is necessary to conduct research regarding factors related to unsafe actions on work accidents in construction workers. This research uses Systematic Review and PRISMA. The data was obtained from related research that has been collected by the author. A total of 8 journals were used in this research. Knowledge, use of PPE, and supervision are related to unsafe actions towards work accidents in construction workers. It is necessary to provide training and education to increase workers' insight into Occupational Health and Safety knowledge, procedures for using tools and PPE so that workers are able to map the dangers and risks in their work and work environment. It is necessary to create rules/policies and a commitment from supervisors and management to take firm action against workers who violate rules such as not using PPE in the form of punishment.
Analisis Faktor Determinan Kejadian Suspek Tinea Kruris pada Santri Laki-laki Mawarni, Imelda; Novrikasari, Novrikasari; Hartati, Yuli
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 6, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v6i3.11985

Abstract

Tinea cruris is a fungal skin infection that often occurs in tropical regions, including Indonesia, with a relatively high prevalence in dormitory environments such as Islamic boarding schools. This study aims to determine the determinants influencing the incidence of suspected tinea cruris in male students. This study used a quantitative method with a cross-sectional design, involving 224 male students at the Nurul Huda Tanah Merah Islamic Boarding School using a total sampling technique. Data were analyzed using univariate, bivariate, and multivariate analyses. The results of the regression analysis showed that personal hygiene and BMI were significantly associated with the incidence of tinea cruris. Personal hygiene was associated with a decrease in the incidence of tinea cruris, while BMI had a smaller effect. The regression model obtained proved significant, which means these factors have an important role in predicting the incidence of suspected tinea cruris. It can be concluded that poor personal hygiene and high BMI are the main factors contributing to the incidence of suspected tinea cruris in the Islamic boarding school environment. Therefore, the importance of hygiene interventions among students
The Risk Quotient of Sulfide Hydrogen toward Lung Vital Capacity of People Living Around Landfill Area Zulkarnain, Mohammad; Flora, Rostika; Novrikasari, Novrikasari; Harto, Toto; Apriani, Dwi; Adela, Novita
Kesmas Vol. 12, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan salah satu penyebab terjadinya polusi udara di Kota Palembang. Setiap hari terjadi peningkatan volume sampah yang harus diolah, sedangkan kondisi pelayanan pengelolaan sampah baru mencapai sekitar 70% dari total sampah secara keseluruhan. Pengolahan sampah yang dilakukan menggunakan sistem open dumping berdampak terhadap peningkatan terjadinya polusi udara. Gas hidrogen sulfida (H2S) yang diperoleh dari proses penguraian senyawa organik oleh bakteri anaerob pada tumpukan sampah dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik (usia, jenis kelamin, status gizi, merokok, dan jarak tempat tinggal) dan besaran risiko konsentrasi H2S udara ambien terhadap kapasitas vital paru penduduk di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan sampel 78 orang penduduk yang berada di sekitar TPA. Analisis data menggunakan uji regresi logistik ganda. Hasil menunjukkan nilai status gizi (nilai p = 0,022, OR = 12,085) dan RQ (nilai p = 0,016; OR = 7,547) berhubungan secara signifikan terhadap kapasitas vital paru penduduk yang berada di sekitar TPA. Penduduk yang berada di sekitar TPA dengan nilai status gizi buruk dan nilai RQ lebih rendah dari median berpotensi mengalami gangguan kapasitas vital paru. Variabel dominan yang secara signifikan memengaruhi kapasitas vital paru penduduk yang berada di sekitar TPA sampah Sukawintan adalah status gizi. Waste is one of factors causing air pollution in Palembang City. Volume of waste that should be processed increases every day, while condition of waste management service is still 70% of the total volume. The waste processing is managed by using open dumping system, which affects on the increase of air pollution. One of gases that exist as effect of the process of organic compound decomposition of anaerobic bacteria from garbage is sulfide hydrogen (H2S) pollutant which can promote health disorders, especially respiratory system. This study aimed to analyze correlation between characteristics (age, sex, nutritional status, smoking, and living distance) and the risk quotient of sulfide hydrogen concentration in air ambient to the lung capacity of people around landfill area. This study used cross-sectional design with the sample of 78 people around landfill area. Data analysis used double logistic regression. Results showed that nutritional status (p value = 0.022, OR = 12.085) and RQ (p value = 0.016; OR = 7.547) significantly related to lung vital capacity of people around landfill area. People around landfill area having worse nutrition and lower RQ than the median were potential to have lung vital capacity disorder. The dominant variable significantly influencing to lung vital capacity of people living around Sukawinatan Landfill is nutritional status.
The Risk Quotient of Sulfide Hydrogen toward Lung Vital Capacity of People Living Around Landfill Area Zulkarnain, Mohammad; Flora, Rostika; Novrikasari, Novrikasari; Harto, Toto; Apriani, Dwi; Adela, Novita
Kesmas Vol. 12, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan salah satu penyebab terjadinya polusi udara di Kota Palembang. Setiap hari terjadi peningkatan volume sampah yang harus diolah, sedangkan kondisi pelayanan pengelolaan sampah baru mencapai sekitar 70% dari total sampah secara keseluruhan. Pengolahan sampah yang dilakukan menggunakan sistem open dumping berdampak terhadap peningkatan terjadinya polusi udara. Gas hidrogen sulfida (H2S) yang diperoleh dari proses penguraian senyawa organik oleh bakteri anaerob pada tumpukan sampah dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara karakteristik (usia, jenis kelamin, status gizi, merokok, dan jarak tempat tinggal) dan besaran risiko konsentrasi H2S udara ambien terhadap kapasitas vital paru penduduk di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang dengan sampel 78 orang penduduk yang berada di sekitar TPA. Analisis data menggunakan uji regresi logistik ganda. Hasil menunjukkan nilai status gizi (nilai p = 0,022, OR = 12,085) dan RQ (nilai p = 0,016; OR = 7,547) berhubungan secara signifikan terhadap kapasitas vital paru penduduk yang berada di sekitar TPA. Penduduk yang berada di sekitar TPA dengan nilai status gizi buruk dan nilai RQ lebih rendah dari median berpotensi mengalami gangguan kapasitas vital paru. Variabel dominan yang secara signifikan memengaruhi kapasitas vital paru penduduk yang berada di sekitar TPA sampah Sukawintan adalah status gizi. Waste is one of factors causing air pollution in Palembang City. Volume of waste that should be processed increases every day, while condition of waste management service is still 70% of the total volume. The waste processing is managed by using open dumping system, which affects on the increase of air pollution. One of gases that exist as effect of the process of organic compound decomposition of anaerobic bacteria from garbage is sulfide hydrogen (H2S) pollutant which can promote health disorders, especially respiratory system. This study aimed to analyze correlation between characteristics (age, sex, nutritional status, smoking, and living distance) and the risk quotient of sulfide hydrogen concentration in air ambient to the lung capacity of people around landfill area. This study used cross-sectional design with the sample of 78 people around landfill area. Data analysis used double logistic regression. Results showed that nutritional status (p value = 0.022, OR = 12.085) and RQ (p value = 0.016; OR = 7.547) significantly related to lung vital capacity of people around landfill area. People around landfill area having worse nutrition and lower RQ than the median were potential to have lung vital capacity disorder. The dominant variable significantly influencing to lung vital capacity of people living around Sukawinatan Landfill is nutritional status.
Food Hygiene and Sanitation in Six Food Providers at University X, South Sumatra Isnadi, Yul; Malaka, Tan; Dahlan, Hatta; Novrikasari, Novrikasari
Kesmas Vol. 12, No. 4
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Food provider at university is one of places that needs to implement standards of food hygiene and sanitation (FHS). This study aimed to evaluate and analyze practices of FHS based on Regulation of Health Minister No. 1098 of 2003 and best practices in six food providers at University X. This study used mixed method evaluation with sequential explanatory design through two stages. Stage I was in forms of assessment on six food providers, food handlers and laboratory examination on food and beverage samples as well as on eating utensils. Stage II was in form of focus group discussion (FGD) to deepen findings at stage I. Results of this study showed that 100% of food providers had not yet met the government’s regulation. As much as 67% of eating utensils and 83% of food were contaminated with bacteria. Based on food handler examination results, 100% of food handlers were not yet to get medical checkups and training. FGD results indicated that findings at stage I were associated with a lack of knowledge among food handlers and the absence of special unit to oversee FHS at campus. In conclusion, six food providers in the study area have not met the regulation.
Co-Authors Achmad Fickry Faisya Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Ade Kelana Risfiardy Ade Pratama Adela, Novita Adisyah Fitrah Rahmadini Adisyah Fitrah Rahmadini Agustianto, Nicko Aldyirwansyah, Muhammad Ali Alamsyah Siregar Amalya Okta Kurnia Amayu, Rizka Amrina Rosyada Andarwiza, Siti Noverizky Andhiny, Tiara Andries Lionardo Anggara, Arie Anita Camelia Anita Camelia Anita Rahmiwati Anwar, Chairil Asmirin, Asmirin Astuti, Ika Ayu Rahmayana Azhar Kholiq Affandi Azizah, Mulia Fadhilatul Azwinfadhlan, Ahmad Bambang Teguh Prasetyo Bambang Wispriyono Bin Yusof, Muhammad Safwan Byllardo, Andriyan Agiyah Cindy Junie Morselly Cynthia Cynthia Dahlan, Hatta Dahlan, HM. Hatta Daniel, Risyad Aldian Dany Hernowo Desheila Andarini Desheila Andarini Desheila Andarini Desheila Andarini Desheila Andarini, Desheila Devi Natalia Dewi Milandiah Dewi Rahayu Sudiman Dini Arista Putri Dollyan Tamela Tari Dwi Apriani Dwi Apriani Dwi Novrianti Putri Dwi Septiawati Elvi Sunarsih Elyantari, Gresi Endah Lestari Ezmeyralda Putri Fachrurozi Abdullah Gunawan Fajar , Nur Alam Fatma Lestari Fatmalina Febry Feranita Utama Fickry Faisya, Fickry Fitriani, Hidiyati Gresi Elyantari Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Haidir, Hala Hamzah Hasyim Hartati, Yuli Harto, Toto Haryanti, Nelly Hasanah, Putrie Uswatun Henni Febriawati Hermansyah Hilda Zulkifli Ibrahim Syahputra Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Idris, Haerawari Ikhsan Ikhsan Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indriani, Jesika Intan Permatasari Ira Fitria Yuniarti Isnadi, Yul Jamal Jamal Jesika Indriani Karina Karina Khairiyah, Muthiah Kurniati, Desi Lionita, Widya Lisa Pitrianti Luci Juniarti M Zulkarnain M. Hatta Dahlan, M. Hatta Mariana Mariana Mariana Mariana Maryanto, Hendri Mawarni, Imelda Meilandi, Al Habib Merry Natalia, Merry Miksusanti Miksusanti Misnaniarti Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mona Lestari Mona Lestari Mufarikha, Muhimatul Muhammad Arif Muhammad Hatta Dahlan Nabila, Sri Aisyah Najmah, Najmah Nandini, Rizka Faliria Nengyanti, Nengyanti Ngudiantoro . Ngudiantoro Ngudiantoro Nining Indah Sari Nopi Aprilia Nova Erly Susandra Noviadi, Pitri Novita Adela Nugraha Juliyanda Nur Alam Fajar Nuralamfajar, Nuralamfajar Nurhadi Muslim Nuri Aslami Nurrobikha Nurrobikha Nurrobikha Nurrobikha Nyimas Anindya Medina Azzura Oktarisa Aruma Pertiwi Oktarisa Aruma Pertiwi, Oktarisa Aruma Parlinda, Mesi Pitri Noviandi Poppy Fujianti Poppy Fujianti Poppy Fujianti Poppy Fujianti, Poppy Rafiqy, Muhammad Rahayu, Sri Yuli Ramadhani, Indah Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Rini Pratiwi Rinto Mangitua Hutapea Risyad Aldian Daniel Rizka Faliria Nandini Rizka Faliria Nandini Rizka Faliria Nandini Rizma Adlia Syakurah Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Salni Salni Sari Nazliyati Putri Sherti Agusti, Mona Sitanggang, Jhon Wesly Songo Wigerar Suci Wulandari Sudjianto Kamso Sukmawati Sukmawati Supriadi Supriadi Suryadi Tjekyan Suryadi Tjekyan Syafaruddin Syafaruddin Syafhira, Adinda Syakurah, Rizma Adila Syakuroh, Rizma Adlia Tan Malaka Titi Nurhaliza Titi Nurhaliza Tuzzahra, Aquila Haya Utami, Titi Permatasari Wahyu Dwi Ari Wibowo Waldani, Dina Watulinggas, Viranda Nedine Putri Welnita, Welnita Widia Eka Susanti Widia Eka Susanti Widia Eka Susanti, Widia Eka Yeni Yeni Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yulianto S. Nugroho Yuliastuti, Mariaeka yuniarti, ira fitria Yunita Windusari Yusria Ningsih Zulhanda, Dicky Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, Mohamad Zulkarnain, Mohammad