p-Index From 2021 - 2026
11.972
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Jurnal Kesehatan Lingkungan indonesia Jurnal Ilmu Lingkungan Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Kedokteran dan Kesehatan : Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) The Indonesian Journal of Public Health JPSriwijaya Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi EnviroScienteae Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS.Dr. Soetomo Jurnal Keperawatan Silampari Window of Health : Jurnal Kesehatan Jurnal Epidemiologi Kesehatan Komunitas Holistik Jurnal Kesehatan Journal Health & Science : Gorontalo Journal Health and Science Community Jurnal Respirologi Indonesia Jurnal Entomologi Indonesia Jurnal Kesehatan JURNAL MEDIA KESEHATAN Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal 'Aisyiyah Medika Jurnal Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Khatulistiwa Jurnal Tekno Global Malahayati International Journal of Nursing and Health Science Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains Indonesian Journal of Global Health research Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Journal SAGO Gizi dan Kesehatan Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Jurnal Pengabdian Dharma Wacana Respiratory Science Idea Pengabdian Masyarakat Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) BIOVALENTIA: Biological Research Journal Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) International Journal of Health Science & Medical Research Jurnal Jaminan Kesehatan Nasional TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Jurnal Keperawatan Jurnal Ragam Pengabdian Jurnal Penelitian Transportasi Darat Warta Penelitian Perhubungan Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional (National Public Health Journal) National Journal of Occupational Health and Safety Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Jurnal Ilmiah Administrasi Publik Jurnal Kesehatan Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Claim Missing Document
Check
Articles

Systematic Review: Analysis of Factors Shaping Safety Culture in the Mining Industry Sri Yuli Rahayu; Novrikasari Novrikasari; Hamzah Hasyim
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5181

Abstract

The mining industry plays an important role in economic development, but also presents significant occupational safety risks. Strengthening safety culture is crucial to protect workers and ensure the sustainability of company operations. This study aims to analyze the main factors that shape safety culture in the mining sector through a systematic review approach. This research method follows the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) guidelines by reviewing relevant literature published in the last five years. The analysis identified five main factors that influence safety culture: (1) management commitment, (2) safety training, (3) worker involvement, (4) effective communication, and (5) safe working environment. Strong management commitment has been shown to improve the provision of safety resources, such as personal protective equipment (PPE) and consistent supervision. Regular and innovative safety training can improve worker compliance with safety procedures. Active involvement of workers in safety-related decision-making promotes a sense of shared responsibility. Effective communication between management and workers improves understanding of occupational risks and safety procedures. In addition, ergonomic work environments and standardized equipment reduce the potential for accidents. This research confirms the importance of a holistic approach in strengthening safety culture in the mining industry. The integration of management leadership, comprehensive training, worker involvement, good communication, and supporting infrastructure are key in minimizing workplace accidents and creating a strong safety culture.
Faktor Dominan Keluhan Low Back Pain (LBP) pada Truck Drivers Kota Palembang ARIE ANGGARA; Novrikasari Novrikasari; Yuanita Windusari
Jurnal Tekno Global Vol. 15 No. 01
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v15i01.5950

Abstract

ABSTRACT Low Back Pain (LBP) is one of the most common musculoskeletal disorders with a high prevalence among truck drivers. LBP is a leading cause of activity limitations, disability, inability to work, and work absenteeism. This study aims to analyze the dominant factors of LBP complaints among truck drivers of the Environmental Service (DLH) in Palembang City. A cross-sectional approach was employed in this study. The respondents were truck drivers in Palembang City. A total of 107 drivers were selected using a non-probability purposive sampling technique. The results showed that 65 respondents (60.7%) experienced LBP complaints. The majority of the drivers, 96 respondents (89.7%), did not use Lumbar Support while driving. The use of Lumbar Support was found to be the dominant occupational factor associated with LBP complaints among truck drivers (Prevalence Ratio = 16.565). It is recommended that drivers consistently use Lumbar Support while driving as a preventive measure to reduce the risk of LBP complaints among truck drivers in Palembang City. Keywords : Musculoskeletal Disorders, Low Back Pain, Drivers, Truck     ABSTRAK Low Back Pain (LBP) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal dengan intensitas tertinggi pada truck drivers. LBP merupakan salah satu penyebab utama keterbatasan aktivitas, kecacatan, ketidakmampuan untuk bekerja, dan ketidakhadiran dalam bekerja. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Faktor Dominan keluhan LBP pada truck drivers Kota Palembang. Metode yang digunakan dengan pendekatan cross-sectional. Responden dalam penelitian ini adalah truck drivers Kota Palembang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 107 drivers yang diambil dengan teknik sampling nonprobability dengan cara purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 65 responden (60,7%) mengalami keluhan LBP pada drivers. Mayoritas sebanyak 96 responden (89,7%) tidak menggunakan Lumbar Support pada saat mengemudi. Penggunaan Lumbar Support merupakan variabel dominan terkait faktor pekerjaan dengan keluhan LBP pada truck drivers Kota Palembang (PR = 16,565). Drivers diharapkan selalu menggunakan Lumbar Support selama mengemudi hal ini dimaksudkan untuk mencegah keluhan LBP pada truck drivers Kota Palembang. Kata Kunci : Musculoskeletal Disorders, Low Back Pain, Drivers, Truk
Hubungan Durasi Penggunaan Visual Display Terminal (VDT) dengan Kejadian Computer Vision Syndrome (CVS) pada Pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang: Analysis of the Relationship between Duration of Visual Display Terminal use and the Incidence of Computer Vision Syndrome (CVS) on Employees of the Palembang City Communication and Information Office Mona Sherti Agusti; Yuanita Windusari; Novrikasari Novrikasari; Rico Januar Sitorus; Pitri Noviadi; M. Hatta Dahlan
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 4 No. 4 (2021)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (874.754 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v4i4.1952

Abstract

Computer Vision Syndrome merupakan sekelompok penyakit mata dan masalah yang berkaitan dengan penglihatan. Pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang menggunakan Visual Display Terminal (komputer, laptop, smartphone, kamera dan handycam) sebagai alat untuk menyelesaikan pekerjaannya, namun tidak semua pegawai menggunakan antiglare screen pada alat kerjanya. Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan penggunaan antiglare screen dengan kejadian Computer Vision Syndrome pada pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Analisis multivariat digunakan untuk melihat hubungan penggunaan antiglare screen dengan kejadian Computer Vision Syndrome. Responden dalam penelitian ini sebanyak 82 orang. Sebanyak 59 pegawai (72,0%) mengalami kejadian CVS. Variabel durasi penggunaan VDT (0,001), pemeriksaan refraksi mata (0,011), kesesuaian Computer Workstation Ergonomic (0,006) dan posisi layar smartphone (0,014) memiliki hubungan dengan kejadian CVS sedangkan variabel penggunaan antiglare screen (0,139), pencahayaan dalam ruangan (0,401), posisi monitor komputer/laptop (0,207) dan posisi layar kamera/handycam (0,124) tidak memiliki hubungan dengan kejadian CVS. Pegawai disarankan untuk menggunakan antiglare screen pada layar VDT, memakai kacamata untuk hasil pemeriksaan ametropia (tidak normal) dan menggunakan Software EyeCare- Protect Your Vision pada pada komputer/laptop atau smartphone agar mengetahui waktu beristirahat ketika bekerja untuk mencegah kejadian Computer Vision Syndrome.
Analisis Risiko Ergonomi dan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pekerja Seismik di Provinsi Sumatera Selatan : Ergonomic Risk Analysis and Complaints of Musculoskeletal Disorders (MSDs) of Seismic Workers in South Sumatra Province Purnomo Jarod Masrudin Jarod; Novrikasari; Yuanita Windusari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 5 No. 3 (2022)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.879 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v5i3.2179

Abstract

Latar Belakang: Ergonomi merupakan salah satu faktor yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Sikap kerja yang tidak sesuai dapat menimbulkan keluhan berupa nyeri otot yang disebabkan oleh postur kerja yang tidak alami akibat tuntutan tugas, alat kerja dan tempat kerja yang tidak sesuai dengan kemampuan kerja. Musculoskeletal Disorders (MSDs) adalah cedera atau gangguan otot, syaraf, tendon, sendi, tulang rawan dan cakram tulang belakang akibat kondisi akibat lingkungan, aktivitas dan kondisi kerja. Minyak dan Gas Bumi (Migas) merupakan komoditas penting, tidak saja pada masa lalu dan saat ini, tetapi juga masih akan berperan sebagai penyumbang terbesar energi dunia beberapa dekade kedepan. Salah satu kegiatan hulu migas dalam usaha mencari cadangan migas yaitu survey seismik. Tujuan: Salah satu masalah kesehatan yang paling sering diderita oleh pekerja dalam kegiatan ini adalah gangguan muskuloskeletal berupa keluhan pada bagian otot rangka yang dirasakan seseorang mulai dari keluhan yang sangat ringan hingga sangat sakit. Metode: Penelitian dilakukan pada pekerja seismik di Provinsi Sumatera Selatan menggunakan metode kuantitatif studi analitik cross sectional dengan jumlah populasi 702 pekerja. Pengambilan data menggunakan kuisioner dan pengukuran risiko ergonomi menggunakan lembar kerja REBA, sedangkan untuk keluhan MSDs menggunakan Nordic Body Map (NBM). Keluhan MSDs paling banyak ada pada betis kiri sebesar 78(39,2%), betis kanan sebesar 63(31,7%) dan pinggang sebesar 17(8,5%). leher, bahu kanan, bahu kiri, dan punggung masing-masing sebesar 16(8%), kaki kiri sebesar 11(5,5%), kaki kanan sebesar 9(4,5%), pergelangan kaki kanan sebesar 8(4%), tangan kiri sebesar 7(3,5%), pergelangan tangan kanan dan pergelangan kaki kiri masing-masing 5(2,5%), pergeangan tangan kiri, tangan kanan dan paha kanan masing-masing 3(1,5%), lutut kanan dan lutut kiri masing-masing 2(1%) sampel. Hasil: Analisis tingkat risiko ergonomi menggunakan REBA dan WAC berdasarkan postur, beban, durasi dan frekuensi dari aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk. Jenis pekerjaan berhubungan dengan keluhan MSDs pada pergelangan tangan kanan, kaki kanan, kaki kiri, leher, punggung dan pinggang. Kesimpulan: Penelitian ini menyimpulkan bahwa berdasarkan aktivitas pekerja seismik migas didapatkan risiko yang paling rendah ada pada kegiatan pengukuran lintasan yaitu medium risk, sedangkan hampir semua aktivitas memiliki tingkat risiko very high risk kecuali pengangkatan loading pull dan pre loading yang memiliki tingkat risiko high risk.
Perilaku Pola Makan dan Aktivitas Fisik terhadap Masalah Obesitas : Systematic Review: Dietary Behavior and Physical Activity on the Problem of Obesity: Systematic Review Sri Aisyah Nabila; Anita Rahmiwati; Novrikasari Novrikasari; Elvi Sunarsih
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i3.4533

Abstract

Latar belakang: Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Indonesia menempati peringkat teratas di Asia Tenggara untuk tingkat obesitas, dengan lebih dari 30% populasi dewasa tergolong kelebihan berat badan atau obesitas. Kasus obesitas di Indonesia meningkat signifikan dalam 10 tahun terakhir, dari 10,5% pada 2007 menjadi 21,8% pada 2018. Prevalensi obesitas pada wanita ada di angka 32,9 persen, jauh lebih tinggi daripada pria di angka 19,7 persen. Obesitas telah menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, dengan dampak besar terhadap individu dan masyarakat sebagai penyebab penyakit dan kematian secara global termasuk di Indonesia, antara lain penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, hipertensi dan penyakit tidak menular lainnya. Oleh karena itu obesitas sebagai salah satu penyakit degeneratif penting dianalisis keterkaitannya dengan pola makan dan aktivitas individu. Tujuan: Literatur review ini bertujuan dalam menganalisis pengaruh pola makan dan aktivitas fisik terhadap kejadian obesitas berdasarkan dari beberapa hasil studi 5 tahun terakhir. Metode: Metode yang digunakan dalam studi ini adalah literatur review, dengan menggunakan diagram alir PRISMA. Terdapat beberapa kriteria inklusi dan ekslusi dalam literatur ini. Kriteria inklusi dalam pemilihan artikel dalam literatur review ini adalah sampel dalam penelitian mencakup variasi pada remaja-dewasa, kualitas metodologi penelitian dengan data dan analisis statistik yang valid, dan berasal dari publikasi selama 5 tahun terakhir. Kriteria ekslusi pada literatur ini yaitu kualitas referensi dan relevansi artikel terkait topik penelitian yang dipilih, adanya duplikasi informasi dari artikel yang dipilih, serta pemilihan dari publikasi terkemuka. Hasil: Hasil pencarian dari database PubMed, Google Cendekia, dan ScienceDirect didapatkan 9 artikel yang dipilih untuk ditelaah diterbitkan antara 2018 sampai 2023. Penelitian pada artikel-artikel tersebut dilakukan di berbagai negara. Sebanyak 7 artikel ditelaah dengan cermat untuk mengumpulkan informasi terkait keterkaitan antara pola makan dan aktivitas fisik dengan obesitas dalam literature review ini. Kesimpulan: Secara keseluruhan, hubungan antara perilaku diet dan aktivitas fisik memiliki peran penting dalam perkembangan dan pencegahan obesitas. Diet seimbang dan sehat, yang dipadukan dengan aktivitas fisik secara teratur, menjadi kunci untuk menjaga berat badan yang sehat dan kesejahteraan secara keseluruhan
Determinants of the Dynamics of Malaria Infection Transmission in Mining Areas: Literature Review Sri Aisyah Nabila; Elvi Sunarsih; Novrikasari Novrikasari
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 7 No. 10 (2024)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/mppki.v7i10.5923

Abstract

Introduction: The incidence rate of malaria globally has seen significant fluctuations over the past few years. According to the World Health Organization's World Malaria Report 2023, in 2022, there were an estimated 249 million cases of malaria globally, exceeding the pre-pandemic level of 233 million in 2019 by 16 million cases. Illegal miners are highly vulnerable to malaria due to their work in remote, ecologically disturbed areas, where their activities create breeding grounds for malaria-carrying mosquitoes, significantly increasing their risk of infection. Objective: The aim of this literature review is to find the rsik factors of malaria transmission in arrtisanal mining areas population Method: A PRISMA flow diagram-based has been used to find the most resonant journal research related to malaria transmission in mining areas population. The articles to be analyzed are searched using keywords with Boolean rules such as ("Risk factor" OR "Determinant") AND "Malaria" AND "Transmission" AND ("Mining Area" OR "Mining location"). The chosen papers are the findings of research that meets the objectives and is published in 2020–2024 in English with an international quality Result: Search results from the PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect databases yielded 9 articles selected for review published between 2020 to 2024. Research on these articles was conducted in various countries, including Brazil, Venezuela, Indonesia, Gambia, French Guiana (FG), and other countries. A total of 11 articles were carefully reviewed to gather information regarding risk factor of malaria in mining areas in this literature review. Conclusion: Improving knowledge, healthcare access, and preventive practices is essential to reducing malaria transmission in high-risk m
Pengendalian Ergonomi dengan Intervensi Gerakan Pencegahan pada Pekerja Kemplang di Desa Meranjat II Desheila Andarini; Yosphine Angeline; Tsarwah Haifa Khoirunnisa; Vini Picia Purba; Selvi Dwi Yolanda; Andini Aprilia; Salsa Dwi Pramesti; D Defliza; Tazkia Pilar Azzimat; Muhammad Rafi Akbar; Doni Priangsa; Steven Ervin Simamora; M. Akbar Septiansyah; Anita Camelia; N Novrikasari; Mona Lestari; Popi Fujianti; Agita Diora; M. Fiji Firdaus
Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar penduduk di Desa Meranjat II Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir memiliki usaha membuat kerupuk kemplang. Kegiatan membuat kerupuk kemplang tersebut menimbulkan banyak permasalahan ergonomi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meminimalisir masalah ergonomis dengan melakukan kegiatan edukasi mengenai pengendalian masalah ergonomi bagi para pekerja kerupuk kemplang di Desa Meranjat II melalui sosialisasi gerakan senam dan peregangan kepada masyarakat langsung (door to door). Kegiatan telah dilaksanakan dan mendapatkan respon positif, dimana terlihat dari antusias pekerja yang ikut terlibat aktif dalam sosialisasi untuk mengantisipasi penyakit akibat kerja membuat kerupuk kemplang.
Literature Review: Determinan Risiko Fisik terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Industri Syauqiyah, Risnanda; Windusari, Yuanita; Novrikasari, Novrikasari
Jurnal Ragam Pengabdian Vol. 3 No. 2 (2026): Mei-Agustus, Sustainable Development Goals (SDGs): Multidisciplinary Perspectiv
Publisher : Lembaga Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/bph3n512

Abstract

Musculoskeletal Disorders (MSDs) are a major occupational health problem experienced by industrial workers globally. WHO (2023) reported that approximately 1.71 billion people are affected by MSDs, contributing to 17% of Years Lived with Disability (YLDs). In Indonesia, the prevalence of MSDs among industrial workers reaches 24.7%. This study aims to analyze the physical risk determinants associated with MSDs complaints through a systematic literature review. The method used is a systematic literature review with a thematic descriptive approach through Google Scholar, ScienceDirect, PubMed, and DOAJ databases for the 2021–2025 period, yielding 8 relevant articles. Thematic analysis grouped physical risk factors including work posture, manual handling, repetitive movements, static work duration, and working environment conditions. The review findings indicate that physical risk factors have a significant relationship with MSDs, with non-ergonomic work posture being the most consistent factor, particularly in the neck and shoulder areas. Manual handling increases biomechanical stress on the lumbar spine, while repetitive movements cause progressive muscle fatigue. These findings are consistent across industrial sectors such as electronics, textiles, metal, and construction. MSDs prevention should be carried out through work posture improvement, use of ergonomic tools, task rotation, and scheduled rest breaks to reduce prevalence and improve worker productivity sustainably.
Noise Levels Along the Palembang–Indralaya Highway Mona Lestari; Desheila Andarini; Dwi Septiawati; Poppy Fujianti; Novrikasari
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 10 No. 3 (2019): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (JIKM)
Publisher : Faculty of Public Health, Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26553/jikm.2019.10.3.184-190

Abstract

Palembang – Indralaya highway is a cross-provincial road where motor vehicle activity is constant, causing noise and affecting settlements along the road. Constant exposure to the noise that exceeds quality standards (55 dB) stipulated in Environmental Ministerial Decree (KEP.48/MENLH/11/1996), can cause a variety of health problems, such as hearing loss and psychological disorders. Therefore, this study is conducted to determine the noise level along the Palembang-Indralaya road. This study used an observational approach through direct observations and measurements using the Mini InScienPro SQ-100 sound level meter. The noise level is measured at two locations, i.e., on the curb and in houses located along the highway. Based on the observations and measurements, the highest noise intensity was during the daytime (78.0 - 102.4 dB). The highest intensity of noise inside and outside the house are 74 and 90 dB, respectively. This is due to the high volume and activity of vehicles crossing the highway. The intensity of the noise received by the residents along the highway is above the quality standards, so as to handle the noise, trees need to be planted around the housing (barrier plants). Keywords: Noise intensity, highway, sound level Meter
Co-Authors Achmad Fickry Faisya Achmad Fickry Faisya, Achmad Fickry Ade Kelana Risfiardy Ade Pratama Adela, Novita Adisyah Fitrah Rahmadini Adisyah Fitrah Rahmadini Agita Diora Agustianto, Nicko Alam Fajar, Nur Aldyirwansyah, Muhammad Ali Alamsyah Siregar Amalya Okta Kurnia Amayu, Rizka Amrina Rosyada Andarwiza, Siti Noverizky Andini Aprilia Andries Lionardo Anggara, Arie Anita Camelia Anita Camelia Anita Rahmiwati Arie Anggara Asmirin, Asmirin Astuti, Ika Ayu Rahmayana Azhar Kholiq Affandi Azizah, Mulia Fadhilatul Azwinfadhlan, Ahmad Bambang Teguh Prasetyo Bambang Wispriyono Bin Yusof, Muhammad Safwan Byllardo, Andriyan Agiyah Chairil Anwar Cindy Junie Morselly Cynthia Cynthia D Defliza Dahlan, Hatta Dahlan, HM. Hatta Daniel, Risyad Aldian Dany Hernowo Desheila Andarini Desheila Andarini Desheila Andarini Desheila Andarini Desheila Andarini, Desheila Devi Natalia Dewi Milandiah Dewi Rahayu Sudiman Dini Arista Putri Dollyan Tamela Tari Doni Priangsa Dwi Apriani Dwi Apriani Dwi Hidayatullah, Muhammad Dwi Novrianti Putri Dwi Septiawati Elvi Sunarsih Elyantari, Gresi Endah Lestari Ezmeyralda Putri Fachrurozi Abdullah Gunawan Fajar , Nur Alam Fatma Lestari Fatmalina Febry Feranita Utama Fickry Faisya, Fickry Fitriani, Hidiyati Gresi Elyantari Haerawati Idris Haerawati Idris, Haerawati Haidir, Hala Hamzah Hasyim Hartati, Yuli Harto, Toto Haryanti, Nelly Hasanah, Putrie Uswatun Henni Febriawati Hermansyah Hilda Zulkifli Ibrahim Syahputra Iche Andriyani Liberty, Iche Andriyani Idris, Haerawari Ikhsan Ikhsan Imelda Gernauli Purba, Imelda Gernauli Indriani, Jesika Intan Permatasari Ira Fitria Yuniarti Isnadi, Yul Jamal Jamal Jesika Indriani Karina Karina Khairiyah, Muthiah Kurniati, Desi Lionita, Widya Lisa Pitrianti Luci Juniarti M Zulkarnain M. Akbar Septiansyah M. Fiji Firdaus M. Hatta Dahlan M. Hatta Dahlan, M. Hatta Mariana Mariana Mariana Mariana Maryanto, Hendri Mawarni, Imelda Meilandi, Al Habib Merry Natalia, Merry Miksusanti Miksusanti Milandiah, Dewi Misnaniarti Misnaniarti Mohammad Zulkarnain Mohammad Zulkarnain Mona Lestari Mona Lestari Mona Sherti Agusti Mufarikha, Muhimatul Muhammad Arif Muhammad Hatta Dahlan Muhammad Rafi Akbar Najmah, Najmah Nandini, Rizka Faliria Nengyanti, Nengyanti Ngudiantoro . Ngudiantoro Ngudiantoro Nining Indah Sari Nopi Aprilia Nova Erly Susandra Noviadi, Pitri Novita Adela Nugraha Juliyanda Nur Alam Fajar Nuralamfajar, Nuralamfajar Nurhadi Muslim Nurrobikha Nurrobikha Nurrobikha Nurrobikha Nyimas Anindya Medina Azzura Oktarisa Aruma Pertiwi Oktarisa Aruma Pertiwi, Oktarisa Aruma Parlinda, Mesi Pitri Noviandi Popi Fujianti Poppy Fujianti Poppy Fujianti Poppy Fujianti Poppy Fujianti, Poppy Purnomo Jarod Masrudin Jarod Rafiqy, Muhammad Ramadhani, Indah Rico Januar Sitorus Rico Januar Sitorus Rini Mutahar Rini Pratiwi Rinto Mangitua Hutapea Risyad Aldian Daniel Rizka Faliria Nandini Rizka Faliria Nandini Rizka Faliria Nandini Rizma Adlia Syakurah Rostika Flora Rostika Flora Rostika Flora Salni Salni Salsa Dwi Pramesti Sari Nazliyati Putri Selvi Dwi Yolanda Sherti Agusti, Mona Sitanggang, Jhon Wesly Songo Wigerar Sri Aisyah Nabila Sri Yuli Rahayu Steven Ervin Simamora Suci Wulandari Sudjianto Kamso Sukmawati Sukmawati Supriadi Supriadi Suryadi Tjekyan Suryadi Tjekyan Syafaruddin Syafaruddin Syafhira, Adinda Syakurah, Rizma Adila Syakuroh, Rizma Adlia Syauqiyah, Risnanda Tan Malaka Tazkia Pilar Azzimat Titi Nurhaliza Titi Nurhaliza Tsarwah Haifa Khoirunnisa Tuzzahra, Aquila Haya Utami, Titi Permatasari Vini Picia Purba Wahyu Dwi Ari Wibowo Waldani, Dina Watulinggas, Viranda Nedine Putri Welnita, Welnita Widia Eka Susanti Widia Eka Susanti Widia Eka Susanti, Widia Eka Willyado, Auri Yeni Yeni Yosphine Angeline Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yuanita Windusari Yulianto S. Nugroho Yuliastuti, Mariaeka yuniarti, ira fitria Yunita Windusari Yusria Ningsih Zulhanda, Dicky Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain Zulkarnain, Mohamad Zulkarnain, Mohammad