Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Campur Kode dalam Dialog Film Milly & Mamet: Kajian Sosiolinguistik: Code-Mixing in the Dialogues of Film Milly & Mamet: A Sociolinguistic Analysis Siburian, Elsa; Widayati, Dwi; Nasution, Latifah Yusri
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 16 No. 3 (2026): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pena.v16i3.54552

Abstract

The purpose of this study is to describe the types and factors that cause code-mixing, using qualitative descriptive research methods and the matching method. Data collection techniques included listening, recording, and note-taking, while data analysis was conducted using the Determinant Element Sorting technique. The theories applied included sociolinguistics, bilingualism, and multilingualism, as well as the concept of code-mixing according to Muysken and Suwito. The results of the study show that the film’s dialogue contains three types of code-mixing: insertion, alternation, and congruent lexicalization, with insertion being the most prevalent. Examples of insertion include base words, affixed words, and compound words. Alternation involves switching from Indonesian to English and from Sundanese to Indonesian. Congruent lexicalization encompasses foreign and mixed lexical items. The use of code-mixing is also influenced by factors such as role identification, variety identification, and the desire to explain and interpret. Thus, the use of code-mixing in the film’s dialogue reflects the speakers’ adaptation to their roles, the context, and their communicative needs.
ANALISIS WACANA KRITIS MODEL TEUN A. VAN DIJK PADA NASKAH FILM PULAU PLASTIK Astari, Delima; Widayati, Dwi; Siregar, Asrul
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 11, No 2 (2023): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v11i2.74705

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji unsur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial pada naskah film Pulau Plastik. Penelitian ini dilakukan dengan  pendekatan analisis wacana kritis model van Dijk. Yang menjadi sumber data adalah nasakah film Pulau Plastik. Pengumpulan data yang dilakukan dengan teknik simak dan catat. Untuk menganalisis data digunakan metode agih berupa teknik dasar dan teknik lanjutan. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama, dari analisis struktur teks ditemukan tiga aspek, yaitu (1) pada struktur makro, tema film adalah bahaya penggunaan sampah plastik sekali pakai; (2) pada unsur superstruktur ditemukan  judul dan lead menampilkan situasi dan komentar yang saling berkaitan; (3) pada struktur mikro, dalam film terkandung elemen latar, detail, maksud, pranggapan, bentuk kalimat, kata ganti, preposisi, konjungsi, leksikon, gaya bahasa. Kedua, kognisi sosial yang dipresentasikan dalam film Pulau Plastik adalah keadaan pribadi para tokoh mengenai darurat sampah, penilaian orang terhadap peristiwa tersebut, serta bagaimana tokoh memahami peristiwa di sekitarnya. Ketiga, pada konteks sosial ditemukan bahwa praktik kekuasaan yang dilakukan pemerintah hanya memberi dukungan tanpa memberi solusi yang baik terhadap darurat sampah. Hasil penelitian ini dapat membuka mata terhadap peristiwa darurat sampah di Indonesia yang selama ini diacuhkan begitu saja.