p-Index From 2021 - 2026
6.667
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Gorga : Jurnal Seni Rupa Jurnal Ilmiah Arena Tekstil Teras Jurnal Jurnal Penelitian Pendidikan IPA (JPPIPA) Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Jurnal Komunikasi Pendidikan Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Jurnal Ilmiah Edunomika (JIE) GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal of Social and Management Studies (IJOSMAS) Bulletin of Science Education Unram Journal of Community Service (UJCS) Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Society: Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Manajemen METAL : Jurnal Sistem Mekanik dan Termal Jurnal Dedikasia : Jurnal Pengabdian Masyarakat E-Jurnal Manajemen Trisakti School of Management (TSM) PENDALAS: Jurnal Penelitian Tindakan Kelas dan Pengabdian Masyarakat Indonesian Journal of Community Services Cel Al Mabhats : Jurnal Penelitian Sosial Agama Journal of Economics, Business, Management, Accounting And Social Sciences I-Con Media Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan The International Journal of Medical Science and Health Research IJIMCE : International Journal of Innovation in Mechanical Construction and Energy JEPENDIMAS journal of social and economic research PESHUM JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH International Journal of Innovation Research in Education, Technology and Management (IJIRETM) SCIENTIA JOURNAL : Jurnal Ilmiah Mahasiswa Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Novatio : Journal of Management Technology and Innovation Dharmakayana: Journal of scientists, engineers, educators and scientific activists related to society development Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam Journal of Islamic Education Journal of Islamic Studies (Z-ISLAMICA) Prosiding Seminar Nasional CORISINDO JILMATEKS Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Synergy: Journal of Collaborative Sciences
Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pendidikan Agama Islam Terhadap Kerukunan Umat Beragama di Desa Mata Wae Labuan Bajo NTT (Studi Kasus di Desa Mata Wae) Ahmad Safran; Hendra; Irwan
Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah  Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar dan Menengah (JIPDASMEN)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jipdasmen.v1i1.8

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kondisi yang terjadi di lingkungan masyarakat yang dimana dalam kehidupan sosial masyarakat terjadi perbedaan keyakinan yang membuat masyarakat Desa Mata Wae untuk saling menghargai kepercayaan ataupun keyakinan orang lain, sehingga kehidupan bermasyarakat akan saling melengkapi satu sama lain tanpa mengganggu norma-norma agama orang lain. Dan tujuan lain dari penelitian ini adalah mencari tau tentang implementasi pendidikan agama islah terhadap kerukunan umat beragama dan juga faktor pendukung dan penghambat dalam keukunan umat beragama sehingga mereka bisa hidup rukun berdampingan satu sama lain meskipun berbeda-beda keyakinan. Selanjutnya peneliti ingin mengetahui bagaimana pandangan masyarakat di Desa Mata Wae terehadap konsep kerukunan hidup antara umat beragama pada masa kini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan datanya antara lain, obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa terciptanya kerukunan umat beragama, karena masing-masing dari setiap pemeluk agama saling terbuka dan menerima keberadaan dari agama lain. Dalam melakukan kegiatan yang bersifat sosial, masyarakat Desa Mata Wae tidak memandang adanya kelompok mayoritas ataupun minoritas. Mereka selalu menanamkan rasa persaudaraan yang sangat kuat dan menjunjung tinggi sikap gotong-royong di dalam masyarakatanya. Dalam kaitannya dengan pola kerukunan umat beragama, masyarakat Desa Mata Wae secara umum mempunyai pola kerukunan yang sangat dinamik. Hal ini terlihat dari pola hubungan sosial keagamaan dan pola hubungan sosial kemasyarakatan, yang mana hal-hal tersebut akan menjelaskan bagaimana pola kerukunan umat beragama yang terjadi di Desa Mata Wae. Selain itu, terdapat pula faktor-faktor yang mempengaruhi kerukunan umat beragama yang terjadi di Desa Mata Wae yaaitu: ikatan kekeluargaan, saling menghormati,gotong-royong dan menghargai antar umat beragama.
PERAN SEKOLAH DALAM MENANAMKAN KARAKTER DISIPLIN UNTUK MENGURANGI KENAKALAN REMAJA PADA SISWA SMA NEGERI 2 BAYUNG LENCIR Antika, Maya Nur; Usmanto, Heri; Hendra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.33438

Abstract

Instilling discipline in schools is a strategic effort to reduce juvenile delinquency. Discipline as a character value needs to be instilled through various aspects, including punctuality, adherence to rules, accuracy in submitting assignments, and the use of good written language. However, in practice, students are still found to lack discipline, indicating that the school's role is not yet fully optimized. This study aims to describe the school's role in instilling discipline in students and identify the inhibiting factors faced at SMA Negeri 2 Bayung Lencir. The study used a descriptive qualitative approach with a purposive sampling technique. Informants consisted of the Vice Principal for Curriculum and the Pancasila Education teacher as the main informants, as well as several students selected according to the research needs. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, then analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that the school's role in instilling discipline to reduce juvenile delinquency at SMA Negeri 2 Bayung Lencir has been implemented, but not optimally. The school has made various efforts through socialization of discipline, teacher supervision, sanctions, and integration of discipline values ​​in learning.  In conclusion, the role of schools in instilling discipline is not yet fully optimal, as the values ​​instilled through regulations, teacher role models, and supervision are not fully reflected in student behavior. Therefore, discipline still needs to be strengthened to foster an orderly school culture and contribute to reducing juvenile delinquency.
THE DYNAMICS OF MUHAMMADIYAH ISLAMIC THOUGHT IN RESPONDING TO THE ISSUES OF RADICALISM AND DIVERSE INTOLERANCE; A STUDY OF ISLAMIC TRANSFORMATION IN BIMA Ihlas; Hendra; Rusmaeni; Andi, Muhammad; Abdullah, Sufarhan; Supriyadin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39345

Abstract

This study aims to analyze the dynamics of Muhammadiyah’s Islamic thought in responding to radicalism and religious intolerance in Bima, focusing on the transformation of local religious understanding and the organization’s strategies in promoting moderation and pluralism. The research employs a library research method, collecting and analyzing primary and secondary literature, including Muhammadiyah publications, academic journals, and previous studies, with qualitative content analysis to interpret key concepts, patterns, and strategies. The findings indicate that Muhammadiyah integrates modernist, rationalist, and reformist approaches with local socio-cultural values, implementing educational programs, social initiatives, and theological reinterpretation to foster tolerance and mitigate radical ideologies. Community engagement, inclusive religious activities, and interfaith dialogues contribute to enhancing social cohesion and resilience against extremist influences. The study also highlights Muhammadiyah’s contextually sensitive approach, which adapts programs to local cultural diversity while maintaining universal principles of moderation, distinguishing its model from other organizations. These strategies demonstrate that Muhammadiyah not only functions as a religious institution but also as a proactive intellectual and social actor, offering practical solutions to counter radicalism and promote pluralism. The research provides insights into the role of local Islamic organizations in shaping moderate religious thought and fostering community harmony.
Penerapan Komunikasi Pemasaran Terintegrasi (IMC) pada UMKM Kuliner: Kedai Kopi Alam Pari Pepes Batam Golan Hasan; Venessa Margareta; Ency; Verina Amelia; Hendra; Edison
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14719

Abstract

Komunikasi Pemasaran Terintegrasi (Integrated Marketing Communication) adalah strategi yang mengintegrasikan seluruh aktivitas promosi agar pesan merek tersampaikan secara konsisten dan efektif. Penelitian ini menganalisis penerapan IMC pada UMKM kuliner Kedai Kopi Alam Pari Pepes di Batam dengan metode kualitatif deskriptif melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemasaran masih berfokus pada media offline seperti brosur dan promosi dari mulut ke mulut, sedangkan pemanfaatan media digital masih terbatas. Pemesanan online hanya melalui WhatsApp tanpa strategi promosi yang jelas, sehingga kesadaran merek masih rendah. Penelitian merekomendasikan optimalisasi media sosial, khususnya Instagram, untuk meningkatkan interaksi, konsistensi pesan, dan citra merek. Integrasi komunikasi offline dan online penting untuk memperkuat daya saing dan loyalitas pelanggan di era digital.
Integrasi Metode Indeks Kondisi Perkerasan (IKP) dan Sistem Informasi Geografis (SIG) dalam Pemetaan Kerusakan Jalan Sari, Novia Komala; Herlina, Nina; Hendra; Anugerah R, Muhamad
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 16 No. 1 (2026): Teras Jurnal
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v16i1.1322

Abstract

Abstrak   Kerusakan perkerasan di ruas Jalan Cisingan-Ciawi diantaranya disebabkan oleh adanya repitisi beban kendaraan, kapasitas beban kendaraan yang melebihi batas, dan kualitas perkerasan jalan yang kurang baik. Kondisi tersebut mengakibatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kerusakan  jalan serta menentukan penanganan kerusakan berdasarkan penilaian. Hasil penilaian kerusakan jalan diintegrasikan dengan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penilaian kerusakan jalan menggunakan metode IKP yang berpedoman pada Pd-01-2016-B oleh Kementrian PUPR mengacu pada ASTM D6433-11. Hasil penilaian kerusakan jalan Cisinga diperoleh 18 jenis kerusakan pada perkerasan lentur dan 8 jenis kerusakan pada perkerasan kaku. Berdasarkan hasil analisis nilai IKP Jalan Cisinga pada perkerasan jalan lentur berada pada nilai 4,5 sampai dengan 100, sedangkan pada perkerasan jalan kaku berada pada rentang nnilai 58 sampai dengan 74. Nilai IKP secara keseluruhan sebesar 80,461, nilai tersebut diklasifikan pada kondisi baik (satisfactory). Oleh karena itu jenis penangganan yang dapat digunakan adalah berupa pemeliharaan berkala.   Kata kunci: IKP, SIG Pemetaam , Perkerasan jalan, Penanganan Kerusakan       Abstract   Pavement damage on the Cisingan-Ciawi Road section is caused by repeated vehicle loads, exceeding the capacity limit and poor pavement quality. These conditions result in decreased comfort and safety for road users. This study aims to identify road damage and determine damage management based on the assessment. The results of the road damage assessment are integrated with a geographic information system (GIS). The road damage assessment method uses the IKP method, which is guided by Pd-01-2016-B by the Ministry of PUPR, referring to ASTM D6433-11. The results of the road damage assessment are 18 types of damage to flexible pavements and 8 types of damage to rigid pavements. Based on the results of the analysis, the IKP value for flexible road pavements is in the range of 4.5 to 100, while for rigid road pavements, it is in the range of 58 to 74. The overall IKP value is 80.461, meaning the road is in good condition. Therefore, the type of treatment that can be used is periodic maintenance.   Keywords: GIS Mapping, Road Paving, Damage Management
Development of a Green Chemistry E-Module Integrated with Ethno-STEAM for Enhancing Senior High School Students’ Environmental Conservation Skills Epinur; Fuldiaratman; Nelyahardi; Hendra; Minarni
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 1 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i1.13024

Abstract

This study developed and validated an Ethno-STEAM integrated e-module to enhance students’ conservation skills using the ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Data were collected through observations, interviews, and questionnaires. Expert validation results showed average scores of 4.6 for content, 4.875 for design, and 4.5 for practitioners, categorized as “very good” (interval 4.21–5.00). These findings confirm the feasibility of the e-module in terms of content quality, presentation, language, and design without significant revisions. Implementation results demonstrated notable improvements in students’ science literacy. Prior to the intervention, students were distributed at level 1 (23.40%), level 2 (50%), and level 3 (26.60%), with no students reaching levels 4 or 5. After implementation, the distribution shifted to level 1 (7.40%), level 2 (10%), level 3 (40%), level 4 (36.70%), and level 5 (5.90%). The novelty of this research lies in integrating Ethno-STEAM with local wisdom, which not only improves science literacy but also fosters conservation values such as appreciation, pride, and care for local culture. The e-module is therefore recommended as an effective, scientific, and character-oriented medium for chemistry learning.
Destination Branding Di Geopark Silokek Untuk Mendukung Promosi Wisata Hendra; Ananta, Aryonoi; Rifaldi
Besaung : Jurnal Seni Desain dan Budaya Vol. 11 No. 1 (2026): Besaung: Desember 2025-Maret 2026
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jsdb.v11i1.6678

Abstract

Silokek Geopark in Sijunjung Regency is a region with geological, biological, and cultural richness that has the potential to become a world-class tourist destination. However, this area lacks a strong visual identity and a structured digital promotion strategy to strengthen its image as a leading destination. This study aims to design a destination branding system that reflects the local character of Silokek Geopark and supports image strengthening through digital branding. The method used is descriptive qualitative research with a Design-Based Research (DBR) approach. Data collection was carried out through observation, in-depth interviews with local stakeholders, documentation studies, and Focus Group Discussions (FGDs). The results of the study are a design for the destination's visual identity, its implementation guidelines (brand guidelines), and a digital branding strategy relevant to the characteristics of the target audience. The resulting design is the result of a visual study of Silokek's characteristics implemented in the form of a logo that represents the local wisdom of the area. The logo can be applied to various promotional media such as souvenirs, social media branding, and billboards at tourist sites. This design not only produces visual artwork but also serves as an instrument for strengthening regional identity and empowering local communities in sustainable, culture-based tourism management. The research output is a scientific publication aimed at publicizing the tourism potential and advantages of the Silokek Geopark through visual branding.
Qualitative Approach in Research in the Discipline of Civic Education: Paradigms and Conceptions hendra
Synergy: Journal of Collaborative Sciences Vol. 1 No. 2 (2025): Interdisciplinary Perspectives on Education, Governance, Law, and Socio-Economi
Publisher : Yayasan Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sisi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69836/synergy.v1i2.136

Abstract

Qualitative research, as research that focuses on the quality of a symptom or phenomenon, can be used in the development of the discipline of civic education. Qualitative research is used to solve various problems that are not rigid and described quantitatively, but still able to solve problems holistically and systematically. This article aims to discuss and examine the paradigm and concept of a qualitative approach in civic education. The article was written using a literature review. Data were collected by reviewing and analyzing various literature, books, journals, and research results relevant to the discussion. The data were analyzed using descriptive analysis. The results of the review indicate that the goal of civic education is to create good citizens, with the main study discussing humans and their behavior in national and state life. Its development requires a qualitative research approach. In addition, there are five approaches in qualitative research that can be used in research in the discipline of civic education: narrative, phenomenology, grounded theory, ethnography, and case studies.
Transformasi Warung Tradisional Menjadi Warung Digital Berbasis QR Payment Studi Kasus Pada Warung Bu Mur Hendra; Amin; Fitri
Jurnal Ekonomi, Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): APRIL
Publisher : PUTRA JAWA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63200/jependimas.v3i2.72

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam sistem transaksi ekonomi, termasuk pada usaha mikro seperti warung tradisional. Digitalisasi pembayaran menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan efisiensi transaksi serta memberikan kemudahan bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi warung tradisional menjadi warung digital melalui penerapan sistem pembayaran berbasis QR Payment pada Warung Bu Mur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model analisis interaktif yang dikemukakan oleh Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi warung digital dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu pengenalan teknologi pembayaran digital kepada pemilik warung, pendaftaran QRIS melalui penyedia layanan pembayaran digital, pemasangan kode QR di area kasir, serta edukasi kepada pelanggan mengenai penggunaan QR Payment. Implementasi sistem pembayaran digital memberikan berbagai manfaat seperti kemudahan dan kecepatan transaksi, peningkatan kepuasan pelanggan, serta pencatatan transaksi yang lebih tertata. Namun demikian, penerapan sistem pembayaran digital juga menghadapi beberapa kendala seperti keterbatasan literasi digital pelaku usaha, kebiasaan sebagian pelanggan yang masih menggunakan uang tunai, serta ketergantungan pada jaringan internet. Transformasi digital ini menunjukkan bahwa warung tradisional dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dan meningkatkan daya saing usaha.
Guardian Of Gambut: Media Digital Interaktif Berbasis Etnosains Lahan Gambut untuk Meningkatkan Berpikir Kritis, Literasi Sains, dan Sikap Peduli Lingkungan Nor Aufa, Mohamad; Nurkhaliza, Gusti Nida; Putra, Chandra Anugrah; Hasanah, Muqor Rama; Hasbie, Muhammad; Rahmadi; Hendra
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol. 9 No. 1 (2026): BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/qv3bg765

Abstract

This study aimed to develop and examine the effectiveness of an ethnoscience-based interactive digital media on peatland issues entitled Guardian of Gambut for the topic of Ecosystems and Biodiversity in junior high school. The study was motivated by students’ low critical thinking skills and scientific literacy, as well as their limited environmental awareness due to science instruction that remains focused on memorization and lacks contextualization to local ecological issues. The research employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, followed by a quasi-experimental pretest–posttest control group design. The participants were students of class VIIB as the control group and VIIC as the experimental group at SMP Muhammadiyah Palangka Raya. The findings indicate that the developed media was categorized as very valid and highly practical, and proven effective in improving students’ critical thinking skills, scientific literacy, and environmental care attitudes. The experimental group demonstrated higher improvement than the control group, with significant differences and a large effect size. In conclusion, the Guardian of Gambut interactive digital media is valid, practical, and effective in enhancing students’ cognitive and affective competencies through contextual ethnoscience-based science learning.   Keywords: Critical Thinking, Environmental Care Attitude, Interactive Digital Media, Peatland Ethnoscience, Scientific Literacy
Co-Authors Abdul Haris Abdullah, Sufarhan Adharani, Yana Adrie Oktavio Agoestinus Lis Indrianto, Agoestinus Lis Agustinus Nugroho Ahmad Safran Akwa, Villian Shah Alfiansyah, Githa Amin Amrizal Ananta, Aryonoi Antika, Maya Nur Anugerah R, Muhamad Ari Athoillah, Syafiq Azhar, Raisul B., Muhammad Yunus Bahrun Basilius Agung Eka Saputra Assa Burhan Chandra Anugrah Putra Christabella Eilin Setyawan Dedi Erawadi Dona Sariani Edison Ency Eni Sumanti Nasution Epinur Etty Murwaningsari Euis Eti Rohaeti Fazril Ferawati Firdiawan Ekaputra Fitri Fitri Komariyah Fuldiaratman Gabriella Maria Christine Sipahutar Gecong , Alimin Golan Hasan, Golan Gusti Nida Nurkhaliza Hajri, Priazki Hamdan Akbar Notonegoro Harissman Hasbie, Muhammad Heri Usmanto herman, pudimirama Ihlas Ilham, Muhammad Arifin Indra Laksmana Irwan Ismail, Azhar Jalaluddin Jamaluddin Jenny Ria Sihombing Jingga, Trinovita Zuhara Juliaster Marbun Junita Batubara, Junita Kasmawati Khomarudin, Agus Nur kusuma, Yuda Perdana Lambang Basri Said Lantip Nurohman Liantifa, Melifia Massara, Asma Matondang, Vinsensius Minarni Missy Bremila moh Muhammad Andi Muhammad Ghifari Muhammad Hably Nasrullah Muhammad Sayyid Farhan Muliyana Mulyana, Ayu Munir Muqor Rama Hasanah Muslikun Nabila Salsabila Samodro Nelyahardi Nina Herlina Nofrial Nor Aufa, Mohamad Nurmalia Dewi Nurtam, M Riza Nurvelly Rosanti, Nurvelly Oktavia, Yunisa Putra, Muhammad Azizsyah Rabby Nazli Rahmadi Rahmi Berlianti Raisya, Alika Raswati, Elsa Mundi Reski Septiana Retnoningsih Rifaldi Rina Novita Rispandi Rita Dewi Risanty Rizki Rizki Adityaji Romy Aulia Rosnelli Rully Mujiastuti Rusmaeni Saiful Anwar Saputra, Indra Adi Sekianti, Atik Sukarman Purba Sunaryo, Chandra Supriyadin Suriyadi Syamsul Arifin Syukriadi Tohap Pandapotan Simaremare Tri Angreni Venessa Margareta Verina Amelia Vitto Andrivanly Vivin Hanitha Vizayaksa, Gema Wahyuni Putri, Amalina Wellizar Widya Febrina Widya Febrina Wijayanti, Silvana Windos Marbun WULANDARI Yanti, Meli Yovan Witanto Zam, Riswel Zuraida Lubis