Claim Missing Document
Check
Articles

PKM Olahan Bayam dalam Upaya Peningkatan Imunologi pada Anak-Anak di Desa Muara Danau Afiah, Afiah; Syafriani, Syafriani; Viora, Dwi
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/arz4qg48

Abstract

Terdapat beberapa varietas bayam, antara lain bayam hijau biasa, bayam merah, bayam kakap, bayam duri, dan bayam Kotok atau bayam Tanah. Jenis bayam yang sering dibudidayakan adalah Amaranthus tricolor dan Amaranthus hybridus. Tujuan untuk kegiatan ini adalah untuk membantu petani bayam untuk berinovasi dalam melestarikan kreasi makanan dalam berbahan bayam dalam upaya peningkatan imunologi pada anak-anak di desa muara danau. Kreasi pengolahan makanan berbahan utama bayam ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang membuat beberapa olahan makanan dari bayam menjadi makanan yang enak dan memilki nilai jual guna meningkatkan perekonomian petani bayam, meningkatkan pendampingan mitra produk-produk makanan olahan bayam dengan memperhatikan kualitas dan kuantitas olahan makanan. Kendala yang dihadapi petani bayam ini adalah minimnya partisipasi dan inovasi masyarakat serta pengetahuan masyarakat dalam cara melestarikan dan memelihara tanaman bayam, sehingga tanaman ini sulit dikembangkan di daerah kita.  Kegiatan yang akan dilakukan pada Program Kemitraan Masyarakat ini ada beberapa upaya pengembangan yaitu: 1. Memberikan motivasi kepada petani bayam untuk berwirausaha. 2. Pelatihan / praktek pengolahan makanan dari bayam karena banyak sekali produk makanan yang bisa dibuat dari bayam seperti keripik bayam, nugget bayam dan stik bayam. 3. Packing / pengemasan produk hingga siap di jual. 4. Strategi penjualan dengan menjual hasil pengolahan dari bayam yang berupa makanan ke masyarakat sekitar atau bisa langsung ke pasar tradisional di Kabupaten Kampar atau bisa membuka akun media sosial khusus menjual hasil makanan dari bayam tersebut.
Penyuluhan tentang Kenakalan Remaja Aprilla, Nia; Syafriani, Syafriani; Z.R, Zurahmi
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/kwh3bz58

Abstract

Masa remaja merupakan masa dimana seorang manusia sedang berada dalam pencarian jati dirinya, ingin mengenal siapa dirinya sebenarnya. Seorang manusia dikatakann remaja, jika ia sudah menginjak usia 17 tahun. Dalam usia ini, seorang manusia mengalami masa yang dinamakan masa pubertas. Saat pubertas, biasanya manusia ingin mencoba segala suatu yang baru dalam hidupnya, muncul berbagai macam gejolak emosi, dan banyak timbul masalah baik dalam keluarga maupun lingkungan sosialnya. Bentuk kenakalan remaja banyak sekali, antara lain : Narkoba, free sex, tawuran, pergaulan bebas, dll. Kenakalan remaja kebanyakan dilakukan oleh mereka yang gagal dalam mengembangkan emosi jiwanya, mereka tidak bisa menahan diri terhadap hal baru yang masuk kedalam dirinya, yang menimbulkan sikap yang tidak seharusnya dilakukan. Kegiatan ini dilakukan di SD 001 Pulau dan diikuti oelh 22 anak remaja kelas VI.  Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada remaja apa saja yang temasuk kenakalan remaja, akibat kenakalan remaja.. diharapkan setelah penyuluhan, remaja mampu mencari jati dirinya dan tidak melakukan hal-hal negatif terhadap dirinya, orang lain dan lingkungan. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 03 Desember 2022 di SD Negeri 001 Pulau. Hasil dari penyuluhan ini, remaja mengetahui apa itu kenakalan remaja, akibat dan bagaimana supaya remaja terhindar dari perilaku kenakalan remaja.  Diharapkan agar dapat melakukan penyuluhan ditempat yang lain.
PKM Olahan Kacang Kedelai Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan dan Perbaikan Pencernaan pada Masyarakat  di  Desa Rumbai Jaya Tahun 2023 Syafriani, Syafriani; Afiah, Afiah; Aprilla, Nia
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s6xks496

Abstract

Kedelai merupakan salah satu tanaman anggota kacang-kacangan yang memiliki kandungan protein nabati yang paling tinggi jika dibandingkan dengan jenis kacang-kacangan yang lainnya seperti kacang tolo, kacang merah, kacang hijau, kacang gude dan kacang tanah. Hal tersebut ditegaskan oleh Astawan (2004) bahwa kedelai utuh mengandung 35-40 % protein paling tinggi dari segala jenis kacang-kacangan. Tujuan untuk kegiatan ini adalah untuk membantu petani kedelai untuk berinovasi dalam melestarikan kreasi makanan dalam berbahan kedelai dalam terjadinya upaya peningkatan kesehatan dan perbaikan pencernaan pada masyarakat di desa rumbai jaya dan lebih menghasilkan lebih banyak lagi panen kedelai. Kendala yang dihadapi petani kedelai ini adalah minimnya partisipasi dan inovasi masyarakat serta pengetahuan masyarakat dalam cara melestarikan dan memelihara tanaman kedelai, sehingga tanaman ini sulit di kembangkan di daerah kita. Serta pada saat ini masyarakat lebih memilih membeli kedelai di pasar saja daripada menanamnya sendiri. Kegitan yang akan dilakukan pada Program Kemitraan Masyarakat ini ada beberapa upaya pengembangan yaitu: 1. Memberikan motivasi kepada petani kedelai untuk berwirausaha. 2. Pelatihan / praktek pengolahan makanan dari kedelai karena banyak sekali produk makanan yang bisa dibuat dari kedelai seperti keripik kedelai, nugget kedelai dan stik kedelai 3. Packing / pengemasan produk hingga siap di jual. 4. Strategi penjualan dengan menjual hasil pengolahan dari kedelai yang berupa makanan ke masyarakat sekitar atau bisa langsung ke pasar tradisional di Kabupaten Kampar. Atau bisa membuka akun media sosial khusus menjual hasil makanan dari kedelai tersebut.
PKM Penyuluhan tentang Kebersihan Diri dan Lingkungan di SD Negeri 006 Salo Aprilla, Nia; Afiah, Afiah; Syafriani, Syafriani
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ransew83

Abstract

Kebersihan diri (Personal hygiene) adalah kebersihan dan kesehatan perorangan yang bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit pada diri sendiri dan orang lain, baik secara fisik maupun psikologis yang mencakup perawatan kebersihan kulit kepala, rambut, mata, hidung, telinga, kuku, kulit, tangan, kaki dan area genital. Kebersihan lingkungan adalah menciptakan sebuah lingkungan yang sehat sehingga tidak gampang terserang atau terkena berbagai macam penyakit yang kapan saja bisa menyerang kita seperti demam berdarah, muntaber dan lain-lain. Ini dapat dicapai dengan menciptakan suatu lingkungan yang bersih indah dan nyaman. Kebersihan lingkungan meliputi kebersihan tempat tinggal, tempat bersekolah, tempat bekerja, dan berbagai sarana umum lainnya Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai kebersihan diri dan lingkungan sehingga peserta didik mampu meningkatkan kebersihan diri dan lingkungan sehingga derajat kesehatan semakin meningkat. Pemberian penyuluhan mengenai kebersihan diri dan lingkungan pada siswa Sekolah Dasar Negeri 006 Salo menggunakan metode ceramah, presentasi dan video cukup efektif dibuktikan dengan saat tanya jawab setelah penjelasan, siswa-siswa mampu menjawab pertanyaan yang diberikan oleh penyaji. Meningkatnya pengetahuan mengenai kebersihan diri setelah kegiatan pengabdian masyarakat ini, diharapkan anak di Sekolah Dasar Negeri 006 Salo mampu meningkatkan penerapan kebersihan diri dan lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Penyuluhan Stunting Media PowerPoint Upaya Peningkatan Pengetahuan Ibu Balita di Kabupaten Ponorogo Widyaningsih, Linda; Arifianto, Nasruhan; Prasetya, Danny Chandra; Syafriani, Syafriani
NuCSJo : Nusantara Community Service Journal Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/nucsjo.v1i1.16

Abstract

Prevalensi stunting pada balita masih tinggi, menurut data tahun 2017 sekitar 22,2% atau sekitar 150,8 juta balita di seluruh dunia mengalami stunting. Pada tahun 2020, jumlah total anak-anak di bawah usia 5 tahun yang mengalami stunting sebanyak 149,2 juta, menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan angka stunting di dunia pada tahun 2017. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui efektivitas powerpoint sebagai media penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang stunting di Kabupaten Ponorogo. Desain pengabdian masyarakat ini pemberian penyuluhan kepada ibu balita dengan media powerpoint, kemudian dilakukan perhitungan untuk melihat seberapa besar efektifitas dari penyuluhan yang diberikan menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan studi Quasi eksperimental dengan menggunakan desain one group pre-test post-test. Sampel pada pengabdian Masyarakat 60 ibu balita. Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada bulan Juni 2024. Pada pengabdian masyarakat ini dapat ditarik kesimpulan bahwa penyuluhan dengan media powerpoint cukup efektif terhadap peningkatan pengetahuan ibu balita tentang stunting di Kabupaten Ponorogo.
Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Gejala Pruritus Vulvae pada Santriwati Febria, Dessyka; Anggraini Dhilon, Dhini; Parasandy , Ardila; Syafriani, Syafriani; Rahmawati Lestari, Rizki
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i1.7

Abstract

Pruritus Vulvae merupakan penyakit kelamin pada yang disebabkan kurang menjaga kebersihan area vulva. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan gejala Pruritus Vulvae pada Santriwati. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan di pesantren Darul Mutaqen dengan jumlah sampel 90 orang, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisa data unvariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisa univariat diperoleh 57 responden (63,3%) memiliki sanitasi lingkungan kurang baik, dan 38 responden (42,2%) yang berkemungkinan mengalami Pruritus Vulvae. Hasil uji Chi square ada hubungan antara sanitasi lingkungan dengan gejala Pruritus Vulvae  (p value =0,004). Kesimpulan adanya hubungan yang signifikan antara sanitasi lingkungan dengan gejala Pruritus Vulvae.
Faktor Yang Mempengaruhi Risiko Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Rejosari Pekanbaru Tahun 2022 lsmalinda, lsmalinda; Pramulia Fitri , Rahmi; Syafriani, Syafriani
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i1.8

Abstract

Stunting merupakan kondisi kronis yang menggambarkan terhambatnya pertumbuhan karena malnutrisi jangka panjang, ditunjukkan dengan nilai z-score TB/U kurang dari - 2SD. Beberapa faktor yang mempengaruhi masalah stunting terhadap bayi dan balita yaitu faktor dari pola asuh yang kurang baik, pendidikan ibu, pendapatan keluarga, pengetahuan ibu, pemberian ASI eksklusif, umur pemberian MP-ASI, riwayat penyakit infeksi, dan faktor genetik dari orang tua. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian sltinting pada balita di Puskesmas Rejosari. Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Case-control. Populasi penelitian ini adalah balita di wilayah kerja Puskesmas Rejosari berjumlah 54 orang. Alat ukur penelitian adalah kuisioner. Hasil penelitain menunjukan faktor yang berhubungan dengan Risiko stunting adalah tingkat pendidikan ibu (P value = 0.000 < a 0.05), pekerjaan ibu (P value = 0,039 < a 0.05), jumlah anak   (P value = 0,0 IO< a 0.05). Sedangkan yang tidak berhubungan dengan risiko stunting adalah umur ibu (P value = 0,345 < a 0,05), pendapatan keluarga (P value = 1,000 < a 0,05), jarak lahir (P value 0,266 < a 0,05), riwayat pemberian ASI ekslusif (P value = 0,071 < a 0,05), riwayat pemberian MP ASI (P value = 0,524 < a 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor yang berhubungan dengan risiko stunting ialah pendidikan, pekerjaan ibu dan jumlah anak.
PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN, SIKAP DAN TINDAKAN PETANI JERUK DI DESA KUOK PULAU JAMBU TERKAIT PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) Saputri, Eka; Puteri, Ade Dita; Syafriani, Syafriani
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v1i1.10907

Abstract

Penyuluhan pertanian adalah memberikan dorongan kepada para petani agar mau mengubah cara berfikir, cara kerja, dan cara hidupnya yang lama dengan cara-cara baru yang lebih sesuai dengan perkembangan teknologi pertanian yang lebih maju (Mardikanto, 2013). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan, sikap dan tindakan petani jeruk di Desa Kuok Pulau Jambu terkait penggunaan APD pada saat aplikasi pestisida. Desain penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan menggunakan desains one group pretest and postest design. Penelitian ini dilaksanakan bulan juli 2019 di Desa Kuok Pulau Jambu. Populasi dalam penelitian ini adalah petani jeruk yang berjumlah 45 orang. Teknik sampel yang digunakan adalah total sampling jadi jumlah sampelnya 45 responden. Data dianalisis dengan uji paired sample t-test dengan tingkat kemaknaan 95%. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa nilai t-hitung untuk pengetahuan petani jeruk adalah 6.335 dengan p sig. 0,000 < 0,05, artinya ada perbedaan pengetahuan sebelum dan setelah penyuluhan. Untuk nilai t-hitung sikap petani jeruk adalah 3.337 dengan p sig. 0,002 < 0,05, artinya ada perbedaan sikap sebelum dan setelah penyuluhan. Dan nilai t-hitung untuk tindakan petani jeruk adalah 6.706 dengan p sig. 0,000 < 0,05, artinya ada perbedaan tindakan sebelum dan setelah penyuluhan. Pemberian penyuluhan dapat menumbuhkan kesadaran dan mengubah pola pikir serta sikap petani jeruk, akan pentingnya penggunaan APD pada saat penyemprotan pestisida.
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN PENULARAN COVID 19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEDAMARAN KECAMATAN PEKAITAN KABUPATEN ROKAN HILIR Hardianti, Evi; Erlinawati, Erlinawati; Syafriani, Syafriani
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v1i1.10908

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID 19) adalah penyakit jenis baru yang dapat menular dari manusia ke manusia melalui percikan batuk/bersin (droplet). Ibu hamil merupakan orang yang paling beresiko tertular COVID 19 sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan penularan COVID 19. Di Puskesmas Pedamaran Kecamatan Pekaitan merupakan puskesmas yang memiliki kasus ibu hamil positif COVID 19. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan pengetahuan ibu hamil dengan perilaku pencegahan penularan COVID 19 di wilayah kerja Puskesmas Pedamaran Kecamatan Pekaitan Kabupaten Rokan Hilir. Desain penelitian ini adalah Crossectional dan dilakukan pada tanggal 10-20 November 2020. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 84 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data dalam penelitian ini adalah lembar kuesioner dan lembar observasi. Penelitian ini menggunakan analisis data univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki pengetahuan yang kurang baik yaitu sebanyak 53 orang (63,1%) dan memiliki perilaku kurang baik dalam pencegahan penularan COVID 19 yaitu sebanyak 55 orang (65,5%). Hasil analisis bivariat diketahui ada hubungan pengetahuan ibu dengan perilaku pencegahan penularan COVID 19 dengan p value 0,001. Diharapkan Puskesmas Pedamaran Kecamatan Pekaitan meningkatkan sosialisasi kepada ibu hamil tentang pencegahan penularan COVID 19, dan kepada bidan desa diharapkan untuk tetap membuat pertemuan dengan ibu hamil seperti pertemuan sehingga kondisi kesehatan ibu hamil tetap terpantau.
PENGARUH PEMIJATAN PAYUDARA TERHADAP PENINGKATAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS Aslamiah, Saibatul; Erlinawati, Erlinawati; Syafriani, Syafriani
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Volume 1 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v1i1.10911

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan suatu jenis makanan yang mencukupi seluruh unsur kebutuhan bayi, fisik, psikologi, sosial, maupun spiritual. Kurangnya produksi ASI merupakan alasan para ibu menghentikan ASI pada bayi mereka. Peningkatan pemberian ASI perlu dilakukan dalam upaya peningkatan kesehatan bagi bayi dan ibu, upaya tersebut dapat dilakukan antara lain dengan cara pemberian ASI dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemijatan payudara terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas di Klinik Yuli Larasati Bangkinang tahun 2019. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 1 Oktober – 12 Oktober 2019 dengan jumlah total sampel yang ditetapkan sebanyak 5 responden diperoleh menggunakan teknik purposive sampling. 5 responden tersebut diberi pijat payudara. Pengukuran volume ASI dilakukan sebelum dan sesudah diberi perlakuan pijat payudara. Analisis data menggunakan T Test Dependen. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan produksi ASI sebelum pemijatan payudara diperoleh nilai mean 39,50 (SD± 9,58). Setelah pemijatan mean 55,50 (SD± 1,32), dengan nilai p = 0.000 < 0.005 yang menunjukkan terdapat pengaruh significan pemijatan payudara terhadap peningkatan produksi ASI. Saran bagi tenaga kesehatan agar dapat meningkatkan perannya dalam memberikan informasi kepada masyarakat terutama pada ibu nifas tentang pijat payudara dan menerapkannya selama ibu berada pada fase menyusui.
Co-Authors Adzura, Nadilla Afiah Afiah Agustina, Mia Dwi Alini, Alini Althaf, Muhammad Mahdy Amelia Wulandari Ananda, Lusi Septia Andi Irfan, Andi Anggraini Dhilon, Dhini Angraini, Dela Nofri Aprilla, Nia Ari Setiawan Arifianto, Nasruhan Astuti - Astuti, Haryati Astuti, Retnaning Ayu, Febri Az Zahra, Salwa Azmi, Zul Budiman, Khoirul Cahyani, Yuyun Febri Cuyno Mellen, Renie Damanik, Haryana Darma, Wiga Aulia Darwis, Nurizah Binti Mohamed Daya, Ellen Kurniawati Defita, Ermi Dessyka Febria, Dessyka Deswari, Dini E. Manoppo, Jonesius Eka Saputri, Eka Eka Setiawati Elizha, Zellvia Erlinawati Erlinawati, Erlinawati Fadhilaturrahmi Fadhilaturrahmi Faizah, Ni’ma Tri Fauzi Ahmad Muda Fauzi, Muhammad Aulia Fayzal, Muhammad Febriwanti, Mutiara Kusuma Felayati, Felayati Fitri Aulia Fitri S, Rahmi Pramulia Florentina Simalango, Nora Gunarmi Gunarmi, Gunarmi Hamdi , Hamdi Hamdi Hamdi Hamidi , M.Nizar Syarif HAMIDI, M. NIZAR SYARIF Handayani, Riska Harahap, Dhini Haryati Hardianti, Evi Harman Amir Husna, Azmi Asmaul Iis Siti Jahro Irhamna, Mailisa Irinericy, Rani Issabella, Chentia Misse khofi, Mohammad Bilutfikal Kusuma, Novy Oktaviandri Kusumawati, Nila Laxmi, Laxmi Letmi Dwiridal Linda Widyaningsih Lingga, Leny Julia lsmalinda, lsmalinda Mardhatillah, Dela Mesi, Mesi Miftahurrahmi, Miftahurrahmi Molly Wahyuni, Molly Mubasysyir Hasanbasri Muhammad Nurman Muniroh, Muniroh Muntiaha, Frisilia Putri Nabilla, Agma Nancy Sylvia Bawiling Navelia, Zesika Intan Ningsih, Andi Pramesti Nita Rustanti Noorhayati, Ariyana Nur Azizah Nur Faizah, Ida Oktaviani, Yoneta Panjaitan, Nola Sari Parasandy , Ardila Parmin, Joria Percindira, Ella Dwi Prasetya, Danny Chandra Puji Hastuti Purnamasari, Yulia Puteri, Ade Dita Putri, Minazri Eka Putri, Nadya Annisa Putri, Yura Chaniago Raharjo, Furqon Dawam Ramadhan, Syahwira Ramli Ramli Rejeki, Yunaji Sri Rizki Rahmawati Lestari Rizqi, Eka Roshifita Rusdial Marta S, Ayu Purnamasari Sahariah, Sahariah Saibatul Aslamiah, Saibatul Septiani, Suci Silitonga, Yese Angga Marito Sinaga, Steven Siti Maimunah Siti Nurhayati Siwi Padmawati, Retna Sofiana Sofiana, Sofiana Sri Hardianti Sri Widiyati, Sri Starlista, Viva Suaidi Ahadi Sumangkut, Aprilia Meymey Suparmin Suparmin Syamsul Bachry SYARIFA SYARIFA, SYARIFA Syukrianti Syahda Taruna, Jhon Tasrif, Ari Bandana Tati Herlina Vera Diane Tombokan Viora, Dwi Wahyu Ramadhan WIJOYO, HADION Williani, Shelly Yanri Wijayanti Subronto Yendri Sudiar, Nofi Yuliska, Rumi Yusrila, Yoga Z.R, Zurahmi Zulfa Lailatus Syarifah Zulhendra Zulhendra Zulhendra, Harman Amir