Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Pembelajaran Variatif dalam Pendidikan Islam: Solusi Terhadap Tantangan Pemahaman Mahasiswa Azmi, Muhammad
Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 12 No 1 (2025): Al-Ikhtibar: Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/ikhtibar.v12i1.11348

Abstract

Islamic Religious Education is an important component in the formation of character and morals of students in higher education. However, students' understanding of the concept of Islamic religious education still faces various obstacles influenced by the learning methods applied. This study aims to evaluate the implementation of learning methods and their impact on students' understanding of the concept of Islamic Religious Education. The research method uses a qualitative approach with data collection techniques in the form of in-depth interviews with a number of students taking the Islamic Religious Education course. Data analysis was carried out thematically to identify obstacles and the effectiveness of the learning methods used. The results of the study showed variations in students' understanding influenced by the type of learning method, where interactive methods such as group discussions and project-based learning were more effective in increasing understanding than traditional lecture methods. The obstacles encountered included social environmental pressure, lack of practical understanding, limited time management, and the influence of a modern lifestyle that did not support the practice of religious values. The role of lecturers as facilitators and role models is very influential in increasing students' motivation to learn and practice religious values. Therefore, the implementation of varied and contextual learning methods is very important in helping students understand and internalize the concept of Islamic Religious Education. This study emphasizes the need for the development of innovative learning methods and the provision of conducive learning environment support to improve the effectiveness of religious education in higher education.
Sejarah Perkembangan Sekolah Islam Terpadu Al-Auliya Yayasan Pendidikan An Nahl Balikpapan (2000-2015) Yusran, Nurul Faizah; Azmi, Muhammad; Hakim, Ummi Hafilda
Langgong: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/langgong.v2i2.3193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana sejarah perkembangan sekolah Islam terpadu Al-Auliya Yayasan Pendidikan An Nahl Balikpapan (2000-2015). Penelitian ini akan difokuskan menjelaskan bagaimana sejarah berdirinya, sejarah perkembangan dan persepsi masyarakat sekolah terhadap sekolah islam terpadu Al-Auliya yayasan pendidikan An Nahl Balikpapan Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian sejarah. Adapun metode yang digunakan yaitu metode sejarah dengan tahapan yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, historiografi. Penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dokumentasi, dan kuesioner sebagai metode pengumpul data. Kuesioner digunakan untuk kebutuhan pengumpulan data dalam cakupan yang lebih luas dan berisi beberapa pertanyaan yang ditujukan dalam memperoleh informasi dari informan yaitu, orang tua, siswa, guru dan karyawan. Dalam hal ini hasil kuesioner juga akan digunakan untuk menentukan informan kunci yang akan diwawancarai untuk mendapatkan informasi tertentu (purposive sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Islam Terpadu Al-Auliya dibawah pengelolaan oleh Yayasan Pendidikan An Nahl Balikpapan, yang mana yayasan ini pada awalnya bernama Yayasan Dakwah Islam An Nahl didirikan pada tahun 1997 dan berganti nama menjadi Yayasan Pendidikan An Nahl Balikpapan pada tahun 2013. Sekolah Islam Terpadu Al-Auliya sejak tahun 2000 sampai dengan tahun 2015 berkembang menjadi 6 unit sekolah yaitu, TKIT Al-Auliya 1, TKIT Al-Auliya 2, SDIT Al-Auliya 1, SDIT Al-Auliya 2, SMPIT Al-Auliya, dan SMAIT Al-Auliya. Persepsi sekolah islam terpadu Al-Auliya ini merupakan sekolah islam terpadu terbesar di Balikpapan, sekolah islam terpadu yang mampu bersaing dengan sekolah negeri dan swasta yang ada di Balikpapan, salah satu sekolah terbaik yang ada di Balikpapan, yang memiliki sarana dan prasarana yang nyaman dalam kegiatan proses belajar mengajar, serta menjawab keresahan orang tua yang menginginkan anak-anaknya menjadi anak-anak yang paham agama seperti, memiliki kompetensi bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar, pembiasaan dalam penerapan nilai-nilai islami dalam kehidupan sehari-hari.
Kriminalitas di Kalimantan Timur Tahun 1929 Berdasarkan Koran Bintang Borneo Author(s)Resty Apriliani Apriliani, Resty; Azmi, Muhammad; Kusumawijaya, Rizal Izmi
Langgong: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial FKIP Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/langgong.v3i1.3196

Abstract

Crime is an act that is detrimental and disrupts people’s comfort and life. Crime has occurred a long time ago, even when Indonesia was still called the archipelago in 1929. The research aims to find out how crime developed in East Kalimantan in 1929. This research uses the historical research method according to Kuntowijoyo which consists of five stages. The first stage is selecting a topic. The second source collection consists of two sources. Primary sources in this research use the Bintang Borneo Newspaper published in 1929. Secondary sources in this research use several history and crime journals. The third stage is Verification. Fourth stage Interpretation. Fifth Stage of Historiography. The results of this research are that when the world experienced the Great Depression in 1929, the majority of crimes that occurred in East Kalimantan in January 1929 were cases of robbery. Other crimes include murder, fights and fraud committed by the police.
Co-Authors Abdul Aziz Abdul Latif Agustiansyah, Muhammad Rizki Agustiansyah, Muhammad Rizki Agustiansyah Agustina Hanafi Alhakeem, Reinalgy Azni Alpen, Joni Aminah Aminah Andri Ramadhan Anindito Purnowidodo Apriani, Leni Apriliani, Insani Apriliani, Resty Arief, M Rudyanto Arifin, Syaiful Asgara, Zidan Az-Zahra, Annisa Azharuddin Azharuddin, Azharuddin AZMI, AZMI Bie, Kalistowen Chairil Darmawati Darmawati Djono Djono Dona Budi Kharisma, Dona Budi Elisa Elisa Elisa Eva Darnila Evadila Evadila Firdausi, Karunia Imam Fitriani Fitriani Habib, Faisal Hakim, Ummi Hafilda Hamdani, Muhammad Ananda Rizki Hanema, Vanny Hening, Beta Tiva Ratu Herawati Herawati Herlianti, Aulia Ichsan, T. Ilmi, Muhammad Fahmi Isnanda, Rizki Puji Jaya, Mochamad Jazila, Muhammad Afwan Joyosemito, Ibnu Susanto Kurni, Raden Riski Maulana Al Kurniawan Kurniawan Kusumawijaya, Rizal Izmi Latifah, Ayu Lindawati, Ratna Lubis, Hilfan Ade Putra M. Hafizulloh Maryana Maryana Maulinda, Ade Azahra Meilani, Sophia Shanti Muhammad Eko Fitrianto, Muhammad Eko Muhammad Khairul Faridi Muhammad Rikza Nashrulloh Muhammad Sopyan Munajat, Ikbal Nasution, Ali Nafiah Novabegawati, Novabegawati Nurul Husna Perdana Setiawan, Surya Puspita, Intan Imda Putri, Andi Nirmala Putri, Anisa Devisa Rahayu, Raden Erwin Gunadhi Rahuma, Aulia Ramdan, Galih Muhammad Raviko, Johansyah Rizal Izmi Kusumawijaya Rosmaliati, Rosmaliati Rousanfikr, Sava Arcadia Rusdan Rusdan RUSDIYAH RUSDIYAH Sabrila, Trifebi Shina Saeful Anam Ismail Safrizal Rahman, Safrizal Saputra, Yulian Sari, Desti Eka Setyawati, Meita Sholahudin, Hary Siregar, Abdullah Afif Sitepu, Andika Siti Marfuah, Siti Slamet Wahyudi Soeddijono, Bambang Sopyan, Muhammad Sri Banun, Sri Suharyono Suharyono Suliana, I Made Suyono Suyono Syahputra, Muhammad Ilham Tri Indrahastuti Ulwatunnisa, Marwah Willyon Ferrari Yanto, Syafri Yusran, Nurul Faizah Zakaria Wahab, Zakaria Zulfiansyah, Rezky