p-Index From 2021 - 2026
20.544
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Intizar J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Halaqa : Islamic Education Journal MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Transformatif Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal PAI Raden Fatah Academy of Education Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Perdikan: Journal of Community Engagement Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Literatus Asatiza: Jurnal Pendidikan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam Indonesian Journal of Cultural and Community Development Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Community Empowerment Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Fitrah: Journal of Islamic Education Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Bina Bangsa Journal of Instructional and Development Researches Indonesian Journal of Education Methods Development Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Procedia of Social Sciences and Humanities el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Borobudur Journal on Legal Services Indonesian Journal of Islamic Studies Journal of Islamic and Muhammadiyah Studies Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Adabiyah: Jurnal Pendidikan Islam Tadris: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Manajemen Pendidikan Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Academia Open Ar-Fachruddin: Journal of Islamic Education
Claim Missing Document
Check
Articles

Integrasi Karakter Kedisiplinan dalam Kegiatan Hizbul Wathan Sebagai Aktualisasi Akhlak Mulia Ristyawanda, Auwinah; Anita Puji Astutik
Intelektualita Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v13i2.24031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi pendidikan karakter kedisiplinan dalam kegiatan Hizbul Wathan (HW) sebagai upaya mengaktualisasi akhlak mulia pada pandu Hizbul Wathan di SMA Muhammadiyah 4 Porong. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara kepada waka kesiswaan, pembina dan anggota HW. Data dianalisis dengan teknik analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan HW efektif dalam menanamkan karakter kedisiplinan melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Aktivitas seperti latihan baris-berbaris, penjelajahan, permainan edukatif, dan tugas kelompok membantu peserta didik mempraktikkan kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab secara langsung. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung perkembangan akhlak mulia seperti kejujuran, kepedulian sosial, dan sikap saling menghargai dalam lingkungan yang inklusif dan kolaboratif. Kesimpulannya, integrasi pendidikan karakter kedisiplinan dalam kegiatan HW berkontribusi signifikan dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya berdisiplin tinggi tetapi juga berakhlak mulia. Sinergi antara pendidikan formal dan kegiatan kepanduan menjadi solusi strategis dalam membangun generasi berkarakter kuat, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.
Analisis Pola Asuh Ibu Sebagai Madrasah Pertama Terhadap Pembentukan Karakter Anak Zahra, Khadija; Astutik, Anita Puji
Pendekar: Jurnal Pendidikan Berkarakter Vol 7, No 4 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/pendekar.v7i4.26903

Abstract

Abstract: Character is a trait or personality that is inherent in a person. A person's character must be different from the character of other individuals. Many factors can influence the formation of a person's character such as environmental factors in which children live in. The role of parents also does not escape character education for children. Providing good character education in childhood is the right choice for success in the next stage. The mother is the right figure to be an example for a child in his life. If a mother provides good parenting, it will determine the character of the child in the future. Conversely, if the mother is less competent in caring for and educating children, it will affect the character of the child. The purpose of this study is to analyze the role of mothers as the main educators in the family and explore the influence of parenting on children's character. In this research, the author uses a qualitative method with a descriptive approach and sampling will be done by observation and interviews. The results of this study indicate that differences in parental background can also affect child development. The findings can provide important insights for parents in implementing more responsive and supportive parenting, regardless of economic and educational conditions, this research is expected to provide an understanding of the influence of a mother's parenting on the formation of children's character.Abstrak: Karakter merupakan sifat atau kepribadian yang melekat pada diri seseorang. Karakter seseorang pasti berbeda dengan karakter individu lainnya. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pembentukan karakter seseorang seperti faktor lingkungan yang mana anak hidup didalamnya. Peran orang tua juga tidak luput dari pendidikan karakter bagi anak. Memberikan pendidikan karakter yang baik dimasa kanak-kanak merupakan suatu pilihan yang tepat untuk keberhasilan di tahap selanjutnya. Ibu merupakan figur yang tepat untuk menjadi teladan bagi seorang anak dalam kehidupannya. Apabila seorang ibu memberikan pola asuh yang baik maka akan menentukan karakter anak di masa mendatang. Sebaliknya jika ibu kurang kompeten dalam mengasuh dan mendidik anak maka akan berpengaruh terhadap karakter anak tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis peran Ibu sebagai pendidik utama dalam keluarga serta menggali pengaruh pola asuh terhadap karakter anak Dalam penilitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan pengambilan sampel akan dilakukan dengan observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang orangtua juga dapat mempengaruhi perkembangan anak. Temuan ini dapat memberikan wawasan penting bagi para orang tua dalam menerapkan pola asuh yang lebih responsif dan mendukung, terlepas dari kondisi ekonomi dan pendidikan, penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman mengenai pengaruh pola asuh seorang ibu terhadap pembentukan karakter anak.
ANALISIS IMPLEMENTASI KONSEP MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN ISMUBA DI SMP MUHAMMADIYAH 9 TANGGULANGIN Furoida, Fatin; Putra, Rahmad salahuddin Tri; Astutik, Anita Puji
Academy of Education Journal Vol. 14 No. 2 (2023): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v14i2.1963

Abstract

In this study there were several research objectives that were produced while the objectives were divided into three, including: 1). Urgency or explaining ismuba learning subjects implemented independent learning. study using the independent learning curriculum in ISMUBA lessons at SMP Muhammadiyah 9 Boarding School Tanggulangin. Background of the Problem Ismuba curriculum in junior high school as a benchmark for how the independent curriculum is applied. The formulation of the problem that is a problem at Muhammadiyah 9 Tanggulangin Middle school is the process of implementing ISMUBA (Islam/Al-Islam, Kemuhammadiyaan and Arabic) for Santriwan and Santriwati who carry out the process of adapting the independent curriculum with different methods and teaching in each personal Teacher. Formula problem Case study implementation of independent learning in ISMUBA learning at Muhammadiyah 9 Boarding School Middle School, there is a formulation of the problem as follows: 1). How is the subject of ismuba and learning independent learning. Method: Qualitative research believes in the influence of the situation on the thing being examined. A social researcher cannot understand human behavior without understanding the life framework of the situations in which people find themselves. They think, order and act in the context of their life framework. Research obtained from the results of interviews, observations, and documentation, then analyzed by reducing data, presenting data, and making conclusions.
Implementasi kurikulum merdeka skema mandiri belajar pada lembaga pendidikan anak usia dini Astutik, Anita Puji; Khoirinindyah , Safitri
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v6i2.10057

Abstract

Responding to the Ministry of Education and Culture's policy regarding an independent curriculum, several schools are not registered with the driving school but have not yet received encouragement. This causes an uneven understanding of the independent curriculum. Supposedly, schools that have registered in the driving school program can contact other educational units. This activity aims to overcome the lack of understanding of teachers who implement the independent learning scheme regarding the Merdeka curriculum. This is the focus of the problem, namely the limited number of Early Childhood Education Institutions in Sidoarjo district that are registered with driving schools, the lack of intensity of instruction at non-driving schools, and the lack of information in Sidoarjo district regarding the Merdeka curriculum. A solution to the partners' problems is obtained by providing teachers with an understanding of the Merdeka curriculum through workshop activities. The implementation method in this program. First, it begins with coordination and interviews regarding the implementation of the Independent Curriculum in Sidoarjo district. Coordinate with partners and research members, including lecturers and students, to create a work plan. The result of this activity is an increase in understanding about the implementation of the independent curriculum, especially in schools that take the independent learning scheme through the ability to develop teaching tools. The service team monitors and evaluates the results of the workshops that have been carried out to become the basis for implementing standard controls and as a basis for implementing continuous improvements. The conclusion from this activity is that this training has had a big impact on understanding the concept of an independent curriculum, even though the level of understanding varies between schools. As a follow-up, the team monitors continuously. [Menyikapi kebijakan Kemendikbud tentang kurikulum merdeka, ada beberapa sekolah yang tidak terdaftar di sekolah penggerak, namun belum mendapatkan pengimbasan. Hal ini menyebabkan tidak meratanya pemahaman tentang kurikulum merdeka. Seharusnya, sekolah yang telah terdaftar dalam program sekolah penggerak dapat melaksanakan pengimbasan ke satuan Pendidikan lain. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengatasi kurangnya pemahaman guru yang menerapkan skema mandiri belajar tentang kurikulum Merdeka. Hal inilah yang menjadi fokus permasalahan yaitu terbatasnya Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di kabupaten Sidoarjo yang terdaftar pada sekolah penggerak, kurangnya intensitas pengimbasan pada sekolah-sekolah non sekolah penggerak, serta minimnya kabupaten Sidoarjo tentang kurikulum Merdeka. Sehingga diperoleh solusi dari permasalahan mitra, yaitu memberikan pemahaman guru tentang kurikulum Merdeka melalui kegiatan workshop. Metode pelaksanaan dalam program ini, pertama, diawali dengan berkoordinasi dan interview mengenai implementasi Kurikulum Merdeka di kabupaten Sidoarjo. Serta mengadakan koordinasi dengan mitra serta anggota peneliti yang terdiri dari dosen dan mahasiswa untuk membuat workplan. Hasil kegiatan ini adalah adanya peningkatan pemahamannya tentang implementasi kurikulum merdeka khususnya pada sekolah yang mengambil skema mandiri belajar melalui kemampua Menyusun perangkat ajar. Tim pengabdi melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil workshop yang telah dilaksanakan untuk menjadi dasar dilaksanakannya pengendalian standar serta menjadi dasar dilaksanakannya perbaikan berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan ini sangat berdampak dalam pemahaman konsep kurikulum merdeka, meskipun tingkat pemahaman antar sekolah berbeda-beda. Sebagai tindak lanjut, tim memantau secara berkelanjutan sampai hasil pemahaman tentang kurikulum merdeka maksimal dan diimplementasikan dengan baik.]
AKULTURASI PANCA INDRA METODE YADAIN LI TAHFIZIL QUR’AN Yamin, Mochammad Ashabul; Astutik, Anita Puji
TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 20 No. 2 (2021): Kajian Ilmu Ushuluddin dan Studi Agama
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1262.358 KB) | DOI: 10.30631/tjd.v20i2.169

Abstract

The law of maintaining the purity of the Qur'an for all Muslims is fardhu 'ain (mandatory) for Muslims to maintain the authenticity of the contents and lafal of the Qur'an, either by studying, memorizing, thinking and studying the interpretation of the Qur'an. However, many people are afraid of memorizing the Qur'an because the language of the Qur'an is a foreign language and there are many and many verses in common, and what is no less important is the method of memorizing the Qur'an. They don't know yet, how to memorize the Qur'an easily, happily while still paying attention to the reading in accordance with the rules of ulumut tajwid while still paying attention to the tadabur side of the Qur'an when interacting with the Qur'an, either by memorizing or memorizing. Slowly, as time progressed, the methods of memorizing the Qur'an were perfected so that the Tahfiz al-Qur'an Quarantine Foundation formulated a sophisticated acceleration method that was given to Muslims who were able to answer the needs of the community if they wanted to memorize the Qur'an, namely memorizing the Qur'an using the Yadain Method by using the potential that exists within the five senses, which if in the process of memorizing it is done well with ‘ulum al-tajwid, it will make the process of memorizing the Qur'an easy. In this study, the author uses a qualitative approach which the author is directly involved in the field has applied the yadain method. The benefit in the application of this yadain method is to print a memorizer of the Qur'an by knowing the location of the verse and the number of the verse or what can be called (visualization of the Qur'an), then having the ability to memorize what is in the contents of the verses of the Qur'an. So that the messages contained in the Qur'an can reach him through contemplation of the verses of the Qur'an with the assistance of the translation of the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia.   Hukum menjaga kemurnian al-Qur’an bagi semua muslim ialah fardhu ‘ain (wajib) bagi para pemeluk Islam untuk menjaga keotentikan isi dan lafal al-Qur’an, baik dengan mempelajari, menghafal, mentadaburi dan mempelajari tafsir al-Qur’an. Akan tetapi banyak di antara masyarakat yang takut  menghafal al-Qur'an dikarenakan bahasa al-Qur'an merupakan bahasa asing dan jumlahnya yang banyak serta mempunyai banyak kesamaan ayat, dan juga yang tidak kalah penting ialah metode dalam menghafal al-Qur’an pun mereka belum ketahui, bagaimana cara menghafal al-Qur’an dengan mudah, dengan bahagia yang tetap mengindahkan bacaan sesuai dengan kaidah ‘ulum al-tajwid beserta tetap memperhatikan sisi tadabbur al-Qur’an sewaktu berinteraksi dengan Al-Qur’an, baik dengan menghafal ataupun memuraja‘ah. Perlahan waktu yang terus berjalan mengalami penyempurnaan metode-metode dalam menghafal al-Qur’an sehingga  menjadikan Yayasan Karantina Tahfiz al-Qur’an merumuskan sebuah metode akselerasi yang mutakhir yang diberikan kepada umat Islam yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat apabila hendak menghafal al-Qur’an, yaitu menghafal al-Qur’an Metode Yadain dengan menggunakan potensi yang ada dalam diri berupa panca indera, yang apabila dalam proses menghafalnya dilakukan dengan baik dengan dibekali ‘ulum al-tajwid maka akan menjadi mudah proses menghafal al-Qur’an tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif yang penulis secara langsung terlibat di lapangan telah menerapkan metode yadain. Manfaat dalam penerapan metode yadain ini ialah mencetak seorang penghafal al-Qur’an dengan mengetahui letak ayat dan nomor ayat atau yang bisa disebut (visualisasi al-Qur’an), kemudian mempunyai kemampuan mentadaburi apa yang berada dalam isi kandungan ayat al-Qur’an sehingga pesan-pesan yang berada dalam al-Qur’an tersebut dapat tersampai padanya melalui perenungan ayat al-Qur’an dengan dibantu terjemahan Kementerian Agama Republik Indonesia.
UPGRADING RELIGIUSITAS, LITERASI, DAN ADAPTASI TEKNOLOGI ANAK JALANAN BERBASIS LEARNING STATION COMMUNITY Astutik, Anita Puji; Untari, Rahmania Sri; Segara, Nuansa Bayu; Meilinda, Isna; Rahma, Aulia; Wafi, Akhmad Hasbul
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1395

Abstract

The community service activities carried out are activities that aim to improve the quality of life of street children through religiosity debriefing programs, soft skill development, and digital literacy. The main focus of the activity is the development of JALITERA website, which serves as a platform for street children to access information and skills training relevant to the needs of the Times. Methods applied include observation, mapping needs, and detection of soft skills using fingerprint test, which aims to understand the potential and needs of these children. After planning the website model and socialization, activities were carried out to provide training in synergy with the materials available at JALITERA. The output of this activity is the JALITERA website and the report on the detection of soft skills of street children, which is expected to help them in developing their self-skills and improving their welfare. Thus, JALITERA is expected to be a concrete solution for street children to achieve a better future. 
Islamic learning portfolio assessment at islamic senior high school Supriyadi, Supriyadi; In’ami, Moh; Tobroni, Tobroni; Astutik, Anita Puji
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 4 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243832

Abstract

Islamic education plays a crucial role in shaping the character and faith of young Muslims.This study aims to understand portfolio assessment on Islamic religious learning in Islamic Senior High School after Covid-19 as an alternative to developing an authentic and holistic student portfolio assessment implementation model. Researchers analyze related to the implementation of portfolio assessments in Islamic religious learning conducted by Islamic religious teachers, and academic supervisors in Islamic Senior High School. This research uses qualitative research methods with a type of case study research with a constructivism paradigm. This study shows that the implementation of portfolio assessment in Islamic religious learning is carried out by organizing the assessment of the indicator stage, and the assessment of the artifact stage. Several problems were found in the implementation of portfolio assessment, namely (1) the formative indicator assessment stage; (2) the programmatic task assessment indicator stage; (3) the indicator stage of assessment of supporting activities; (4) the stage of attitude and personality assessment indicators; (5) the collection stage of the work; (6) the selection stage of the work; (7) the reflection stage of the work; (8) the exhibition stage (connection) of students' work, and (9) the problem of general aspects related to Madrasah management.Thus, portfolio assessment should interact with the learning process, both at the beginning and at the end of the assessment.
Peran Guru dalam Mengembangkan Keaktifan Belajar Siswa di Full Day School Hakiki, Muhammad Ilham; Anita Puji Astutik
Intelektualita Vol 13 No 1 (2024): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v13i1.24168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pembelajaran full day school dan peran guru dalam mengembangkan keaktifan belajar siswa di SD Muhammadiyah 1 Driyorejo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, metode kualitatif berpusat pada observasi yang mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem pembelajaran full day school dapat meminimalisir pengawasan orang tua yang bekerja, dan siswa dapat mengembangkan minat, bakat, dan potensinya di sekolah. Seorang guru harus profesional dan berperan penting dalam mendidik agar dapat mengembangkan keaktifan belajar siswa dan mengembangkan potensi dirinya baik di dalam kelas maupun diluar kelas, terlebih sistem pembelajaran full day school dimana siswa cenderung mudah merasa bosan ketika lama berada dikelas, Untuk megatasi hal tersebut guru dapat menggunakan strategi, metode, dan media pembelajaran yang dapat dipahami oleh siswa dengan mudah.
MEDIA PEMBELAJARAN DIGITAL YANG AKSESIBEL UNTUK MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS (MBK) MENUJU LINGKUNGAN PEMBELAJARAN INKLUSIF DHUHA, MOCH. CHAFIID; ASTUTIK, ANITA PUJI
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v5i1.4312

Abstract

This research aims to examine the role of digital learning media in supporting inclusive education for students with special needs (MBK) in higher education through a Systematic Literature Review (SLR) approach. Data were obtained from relevant journals and publications between 2020-2024, with a focus on accessible digital media and inclusive learning environments. The results of the review show that digital learning media contributes significantly to overcoming various barriers faced by MBK, including sensory limitations, accessibility, and learning facilities. With the utilization of technologies such as artificial intelligence, virtual reality, and other adaptive features, it is possible to provide personalized, interactive, and inclusive learning materials. This research provides practical recommendations on the importance of collaboration between media developers, educational institutions and policy makers in creating innovative solutions that support the transformation of inclusive education in the implementation of more accessible and inclusive digital learning media, thus aligning with the Sustainable Development Goals (SDGs) to ensure quality and equal education for all. By doing so, students with special needs (MBK) are expected to access learning materials easily, learn effectively, and feel supported in their educational journey. ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media pembelajaran digital dalam mendukung pendidikan inklusif bagi mahasiswa berkebutuhan khusus (MBK) di perguruan tinggi melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh dari jurnal dan publikasi yang relevan antara tahun 2020–2024, dengan fokus pada media digital yang aksesibel dan lingkungan pembelajaran inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran digital berkontribusi signifikan dalam mengatasi berbagai hambatan yang dihadapi MBK, termasuk keterbatasan sensorik, aksesibilitas, dan fasilitas pembelajaran. Dengan pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan, realitas virtual, dan fitur adaptif lainnya memungkinkan penyediaan materi pembelajaran sesuai yang lebih personal, interaktif, dan inklusif. Penelitian ini memberikan rekomendasi praktis pentingnya kolaborasi antara pengembang media, institusi pendidikan, dan pembuat kebijakan dalam menciptakan solusi inovatif yang mendukung transformasi pendidikan inklusif dalam implementasi media pembelajaran digital yang lebih aksesibel dan inklusif, sehingga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs) untuk memastikan pendidikan berkualitas dan setara bagi semua. dengan begitu, maka mahasiswa berkebutuhan khusus (MBK) diharapkan dapat mengakses materi pembelajaran dengan mudah, belajar secara efektif, dan merasa didukung dalam perjalanan pendidikan mereka.
Islamic Religious Education Teacher and Character Education During a Pandemic: Problems and Solutions Nisa, Zaibun; Astutik, Anita Puji
Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Vol. 8 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30983/educative.v8i1.6274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan kesulitan guru PAI dalam penguatan pendidikan karakter di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Analisis data yang digunakan peneliti adalah metode deskriptif dengan menginterpretasikan proses yang sedang berlangsung atau kecenderungan yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mengatasi permasalahan tersebut khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam. Oleh karena itu, peran guru PAI diharapkan mampu mencipta, memperkaya diri, menjadi pengendali atau pembimbing dan menyesuaikan metode pengajaran yang menarik minat sehingga siswa mudah memahaminya. Mengingat keterlibatan seluruh civitas akademika; integrasi ke dalam kurikulum sesuai visi dan misi sekolah; pengajaran tambahan untuk kunjungan rumah; peran orang tua dalam mendampingi anak belajar. Dengan demikian, keterlibatan, kerjasama, tanggung jawab pendidik, keluarga, masyarakat, media sosial dalam menciptakan iklim yang kondusif misalnya, mendukung tercapainya penguatan pendidikan karakter dalam pembelajaran daring.
Co-Authors Abdillah, Alfan Abdulloh Masud Abidah, Avivatul Ahmad Rifky Ramdhani Ainun Nadlif Aisyah Farah Muminah Ajeng Linda Liswandari Aji, Hendi Prasetyo Alvisa, Adelia Amalia, Frizka Amin, Nashikhun Amirulloh Sismawijaya Anas Anas Anas Anas, Anas Anis Farihah Ari Retno Marlangen Aryan Nur Hafid As Shiddiq, Maulana Hisbullah Asna Dewiyanti Aulia Rahma Aulia Rahma Azhari , Imam Aziz, Amirul Azizah, Wafia Baitus Silmi Bayu Dwi Cahyono Bilal, Farid Budi Haryanto Budi Haryanto Budiharjo, El Fikry Choirudin, Agus Ahmad Daha, Rizky Mubarak Dahnia, Berlianti Dewi Agung Margaretha Dewi Mukarromah DHUHA, MOCH. CHAFIID Dwi Suryani Rimasasi Dzulfikar Akbar Romadlon Eka Aprilia Eko Cahyono, Eko Elsi Ameliasari Eni Fariyatul Fahyuni Erwin Maulana Pramudita FAHRUDDIN , FAHRUDDIN Fahruddin Fahruddin Farida, Ayuma Rohmathul Farista, Rizal Farizeni, Yusuf Shabri Amalin Fathurroziq, M. Zidan Firzanah, Iffah Furoida, Fatin Habibillah, Muhammad Hisyam Hakiki, Muhammad Ilham Hanifatul Mukarromah Hidayat, Shabil Kurnia Hidayattullah, Rohmat Ilmi, Risdianatul Imam Fauji, Imam Irani Suryakartini Inaldi Irene Mardiatul Laily Irsyad Dwilinanto Herawansyah Iryanti, Shobah Shofariyani Isa Anshori Ishomudin, Muhammad Islakhudin, Fatwa Nur Askhab Ismail, Rizal Nurdin Isna Meilinda Isnaini, Ananda Fadhilatul Izza, Aimatul Izzatul Aini Jihan Fika Mafaza Kartika, Nadya Putri Khizanatul Hikmah Khoirinindyah , Safitri Khoirinindyah, Safitri Kholip, Nor Lahuddin, Anas Layyinawati, Rahmi Rizqina Lismawati, Lismawati Lubis, Alam Lukman Khakim, Mohamad Marsha Panca Suwita Pramono Maulana, Bintang Mazidah, Rizkyna Megadewi Anjarsari Meilinda, Isna Mirza Gulam Ramadhan Moch Risal Mochamad Choirur Rozikin Moh Inami Muhammad Akbar Jibran Muhammad Arifin Rahmanto Muhammad Faris Muhammad Ridho Adzani Muhlasin Amrullah Mujahid, Rozi Nadhirah Nordin Nashihuddin, Nashihuddin Ningrum, Millati Eka Setia Nisa, Zaibun Noor Fatimah Mediawati Nuansa Bayu Segara Nugroho, Apriyanto P., Anggun Jayanti Prayitno, Asyhari Eko Putra, Rahmad salahuddin Tri Putri, Angelica Maylani Putri, Iga Finalia Rachma, Nadya Rahma, Aulia Rahmad Salahuddin Tri Putra Rahmadin, Andika Nehru Rahmah, Salsabila Saskia Rahmania Sri Untari Rahmawati, Harum Puteri Rahmawati, Indah Agustinah Ramadhan, Alif Rizky Ramadhan, Galang Pratama Rimasasi, Dwi Suryani Ristyawanda, Auwinah Rizal Farista Rizki Janata Rizky Eka Meyko Saputro Sabbir Hasan Safitri Khoirinindyah Safitri Khoirinindyah Sandy, Nurezi Kurnia Shabil Kurnia Hidayat Shalahuddin, Rahmad Sholihudin, Bagus Sinta Nur Khofifah, Sinta Nur Siti Miftachul Ummah Sri Indah Mulyantiningsih Sujatmiko, Trisna Rizkania Sukma Ayu Devy Apriliani Supriyadi Supriyadi Syam, Aldo Redho Thaariq Achmad Novandra Tobroni Tobroni Tricahyudin, Agus Ulul Azmiyah Vera Firdaus Wafi, Akhmad Hasbul Wati, Hani Fatma WIDIASTUTI - Yamin, Mochammad Ashabul Yunia Rohmah Wijayanti Zahra, Khadija Zaibun Nisa zulfikar hidayat farizeni