p-Index From 2021 - 2026
23.428
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains Intizar J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Halaqa : Islamic Education Journal MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Pendas : Jurnah Ilmiah Pendidikan Dasar PEDAGOGIK : JURNAL PENDIDIKAN Pendekar : Jurnal Pendidikan Berkarakter Transformatif Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL TARBIYAH Jurnal At-Tarbiyat (Jurnal Pendidikan Islam) Istawa: Jurnal Pendidikan Islam Dialogia: Jurnal Studi Islam dan Sosial Jurnal PAI Raden Fatah Academy of Education Journal SCAFFOLDING: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam Perdikan: Journal of Community Engagement Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Hikmah Literatus Asatiza: Jurnal Pendidikan Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan At-Tajdid : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam Indonesian Journal of Cultural and Community Development Al-Muaddib : Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Community Empowerment Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Fitrah: Journal of Islamic Education Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Jurnal Abdimas Bina Bangsa Journal of Instructional and Development Researches Indonesian Journal of Education Methods Development Al-Ulum: Jurnal Pendidikan Islam Procedia of Social Sciences and Humanities el-Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Borobudur Journal on Legal Services Indonesian Journal of Islamic Studies Journal of Islamic and Muhammadiyah Studies Jurnal Educative: Journal of Educational Studies Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Adabiyah: Jurnal Pendidikan Islam Tadris: Jurnal Pendidikan Islam JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education Madani: Multidisciplinary Scientific Journal TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Teknologi Pendidikan Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Al-lubab : Jurnal Penelitian Pendidikan Dan Keagamaan Islam RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal EduInovasi: Journal of Basic Educational Studies Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia Journal of Islamic Communication Studies ISTIFHAM Al-Lubab: Jurnal Penelitian Pendidikan dan Keagamaan Islam EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan dan Pengajaran Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) Edumaspul: Jurnal Pendidikan Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Academia Open Ar-Fachruddin: Journal of Islamic Education Ilmuna: Jurnal Studi Pendidikan Agama Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Respon Kebijakan Kurikulum Merdeka di Lembaga Pendidikan Islam Astutik, Anita Puji; Farista, Rizal
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5303

Abstract

Dunia pendidikan di Indonesia secara konsisten mengalami kemerosotan sejak 15 tahun terakhir. Keadaan tersebut semakin diperburuk dengan terjadinya wabah pandemi Covid-19. Berbagai langkah strategis telah dilakukan pemerintah guna menanggulangi persoalan tersebut, salah satunya melalui sosialisasi tentang urgensi penerapan Kurikulum Merdeka. Namun ironisnya, sampai saat ini masih banyak lembaga pendidikan, khususnya lembaga pendidikan Islam yang diketahui masih belum menerapan Kurikulum Merdeka. SMK Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo merupakan dua lembaga pendidikan Islam yang diketahui telah menerapkan kebijakan Kurikulum Merdeka pada satuan pendidikan masing-masing. Guna mengetahui penerapan Kurikulum Merdeka, serta apa yang menjadi faktor pendukung dan penghambatnya, maka perlu dilakukan penelitian terhadap kedua lembaga pendidikan Islam tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan penggunaan teknik analisis data yang dipopulerkan Milles dan Hubberman. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, teknik dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwasanya SMK Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo dan telah menerapkan Kurikulum Merdeka dengan baik.  Yang menjadi faktor penghambat adalah ketersedian informasi dan pendanaan, adapun yang menjadi faktor pendukung yakni kondisi sumber daya dan struktur birokrasi.
Tiktok as a Generation-Z Islamic Religious Learning Media During the Covid-19 Pandemic Putri, Angelica Maylani; Astutik, Anita Puji
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 18 No. 2 (2021): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpai.2021.182-04

Abstract

Islamic religious education (PAI) is very much needed for the moral and religious development of Generation Z. Today's teenagers prefer to spend their time playing gadgets rather than listening to lectures in a place of worship. So that many content creators innovate to attract the interest of Generation Z by conveying Islamic religious knowledge online through social media. One of the social media that attracts Generation-Z's interest is the TikTok application. This study aims to determine the use of the features of the TikTok application in creating a method of delivering PAI material to Generation-Z during the covid-19 pandemic. The PAI material presented included fiqh, moral creed, Al-Qur'an Hadith, and the history of Islamic culture. This study uses a qualitative approach with virtual ethnographic methods. Data is obtained by researchers through the process of observation and documentation. The data analysis used includes the stages of data reduction, data display, and concluding. The results of the study show that: 1) The use of the TikTok social network as a medium for delivering PAI teaching materials is considered quite effective and brings a lot of new things in the form of experiences, innovations, knowledge, and methods that are different from before. 2) The most interesting and interesting features and methods for Generation Z in learning PAI on the TikTok social network are the feature "Add Text & Add Sound" and the method "Impersonate or Role Play”.
Pendampingan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah melalui Gerakan Problem Solver and Purpose (PSP) di Kabupaten Sidoarjo Mediawati, Noor Fatimah; Astutik, Anita Puji; Firdaus, Vera; P., Anggun Jayanti; Alvisa, Adelia
Borobudur Journal on Legal Services Vol 5 No 2 (2024): Vol 5 No 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/bjls.v5i2.12493

Abstract

Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo menghadapi sejumlah tantangan utama, terutama terkait kurangnya pemahaman, komitmen, dan kinerja anggota serta para pemimpinnya, sebagaimana terlihat hingga tahun 2022. Untuk menjawab permasalahan ini, program pengabdian masyarakat dilakukan dengan tujuan merancang model gerakan berbasis solusi atas tantangan tersebut. Kegiatan ini menggunakan metode penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEKS) dalam penguatan pada tiga bidang utama: hukum, ekonomi, dan keluarga. Langkah-langkah yang diambil mencakup pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), fasilitasi sertifikasi halal produk, serta penyelenggaraan pelatihan manajemen waktu dan peningkatan komitmen berorganisasi. Hasil dari program ini menghasilkan model gerakan yang disebut Gerakan PSP (Problem Solver dan Purpose). Model ini memperlihatkan bahwa ‘Aisyiyah Kabupaten Sidoarjo mampu menjadi organisasi perempuan yang efektif dalam memecahkan masalah internal demi mencapai visinya. Dengan penerapan model ini, tantangan yang dihadapi dapat diatasi, sehingga mendukung pencapaian tujuan organisasi secara berkelanjutan.
Integrasi Karakter Kedisiplinan dalam Kegiatan Hizbul Wathan Sebagai Aktualisasi Akhlak Mulia Ristyawanda, Auwinah; Anita Puji Astutik
Intelektualita Vol 13 No 2 (2024): Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial, dan Sains
Publisher : Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intelektualita.v13i2.24031

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji integrasi pendidikan karakter kedisiplinan dalam kegiatan Hizbul Wathan (HW) sebagai upaya mengaktualisasi akhlak mulia pada pandu Hizbul Wathan di SMA Muhammadiyah 4 Porong. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara kepada waka kesiswaan, pembina dan anggota HW. Data dianalisis dengan teknik analisis naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan HW efektif dalam menanamkan karakter kedisiplinan melalui pembelajaran berbasis pengalaman. Aktivitas seperti latihan baris-berbaris, penjelajahan, permainan edukatif, dan tugas kelompok membantu peserta didik mempraktikkan kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab secara langsung. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung perkembangan akhlak mulia seperti kejujuran, kepedulian sosial, dan sikap saling menghargai dalam lingkungan yang inklusif dan kolaboratif. Kesimpulannya, integrasi pendidikan karakter kedisiplinan dalam kegiatan HW berkontribusi signifikan dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya berdisiplin tinggi tetapi juga berakhlak mulia. Sinergi antara pendidikan formal dan kegiatan kepanduan menjadi solusi strategis dalam membangun generasi berkarakter kuat, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan kehidupan.
ANALISIS IMPLEMENTASI KONSEP MERDEKA BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN ISMUBA DI SMP MUHAMMADIYAH 9 TANGGULANGIN Furoida, Fatin; Putra, Rahmad salahuddin Tri; Astutik, Anita Puji
Academy of Education Journal Vol. 14 No. 2 (2023): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v14i2.1963

Abstract

In this study there were several research objectives that were produced while the objectives were divided into three, including: 1). Urgency or explaining ismuba learning subjects implemented independent learning. study using the independent learning curriculum in ISMUBA lessons at SMP Muhammadiyah 9 Boarding School Tanggulangin. Background of the Problem Ismuba curriculum in junior high school as a benchmark for how the independent curriculum is applied. The formulation of the problem that is a problem at Muhammadiyah 9 Tanggulangin Middle school is the process of implementing ISMUBA (Islam/Al-Islam, Kemuhammadiyaan and Arabic) for Santriwan and Santriwati who carry out the process of adapting the independent curriculum with different methods and teaching in each personal Teacher. Formula problem Case study implementation of independent learning in ISMUBA learning at Muhammadiyah 9 Boarding School Middle School, there is a formulation of the problem as follows: 1). How is the subject of ismuba and learning independent learning. Method: Qualitative research believes in the influence of the situation on the thing being examined. A social researcher cannot understand human behavior without understanding the life framework of the situations in which people find themselves. They think, order and act in the context of their life framework. Research obtained from the results of interviews, observations, and documentation, then analyzed by reducing data, presenting data, and making conclusions.
Implementasi kurikulum merdeka skema mandiri belajar pada lembaga pendidikan anak usia dini Astutik, Anita Puji; Khoirinindyah , Safitri
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v6i2.10057

Abstract

Responding to the Ministry of Education and Culture's policy regarding an independent curriculum, several schools are not registered with the driving school but have not yet received encouragement. This causes an uneven understanding of the independent curriculum. Supposedly, schools that have registered in the driving school program can contact other educational units. This activity aims to overcome the lack of understanding of teachers who implement the independent learning scheme regarding the Merdeka curriculum. This is the focus of the problem, namely the limited number of Early Childhood Education Institutions in Sidoarjo district that are registered with driving schools, the lack of intensity of instruction at non-driving schools, and the lack of information in Sidoarjo district regarding the Merdeka curriculum. A solution to the partners' problems is obtained by providing teachers with an understanding of the Merdeka curriculum through workshop activities. The implementation method in this program. First, it begins with coordination and interviews regarding the implementation of the Independent Curriculum in Sidoarjo district. Coordinate with partners and research members, including lecturers and students, to create a work plan. The result of this activity is an increase in understanding about the implementation of the independent curriculum, especially in schools that take the independent learning scheme through the ability to develop teaching tools. The service team monitors and evaluates the results of the workshops that have been carried out to become the basis for implementing standard controls and as a basis for implementing continuous improvements. The conclusion from this activity is that this training has had a big impact on understanding the concept of an independent curriculum, even though the level of understanding varies between schools. As a follow-up, the team monitors continuously. [Menyikapi kebijakan Kemendikbud tentang kurikulum merdeka, ada beberapa sekolah yang tidak terdaftar di sekolah penggerak, namun belum mendapatkan pengimbasan. Hal ini menyebabkan tidak meratanya pemahaman tentang kurikulum merdeka. Seharusnya, sekolah yang telah terdaftar dalam program sekolah penggerak dapat melaksanakan pengimbasan ke satuan Pendidikan lain. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengatasi kurangnya pemahaman guru yang menerapkan skema mandiri belajar tentang kurikulum Merdeka. Hal inilah yang menjadi fokus permasalahan yaitu terbatasnya Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini di kabupaten Sidoarjo yang terdaftar pada sekolah penggerak, kurangnya intensitas pengimbasan pada sekolah-sekolah non sekolah penggerak, serta minimnya kabupaten Sidoarjo tentang kurikulum Merdeka. Sehingga diperoleh solusi dari permasalahan mitra, yaitu memberikan pemahaman guru tentang kurikulum Merdeka melalui kegiatan workshop. Metode pelaksanaan dalam program ini, pertama, diawali dengan berkoordinasi dan interview mengenai implementasi Kurikulum Merdeka di kabupaten Sidoarjo. Serta mengadakan koordinasi dengan mitra serta anggota peneliti yang terdiri dari dosen dan mahasiswa untuk membuat workplan. Hasil kegiatan ini adalah adanya peningkatan pemahamannya tentang implementasi kurikulum merdeka khususnya pada sekolah yang mengambil skema mandiri belajar melalui kemampua Menyusun perangkat ajar. Tim pengabdi melakukan monitoring dan evaluasi terhadap hasil workshop yang telah dilaksanakan untuk menjadi dasar dilaksanakannya pengendalian standar serta menjadi dasar dilaksanakannya perbaikan berkelanjutan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan ini sangat berdampak dalam pemahaman konsep kurikulum merdeka, meskipun tingkat pemahaman antar sekolah berbeda-beda. Sebagai tindak lanjut, tim memantau secara berkelanjutan sampai hasil pemahaman tentang kurikulum merdeka maksimal dan diimplementasikan dengan baik.]
AKULTURASI PANCA INDRA METODE YADAIN LI TAHFIZIL QUR’AN Yamin, Mochammad Ashabul; Astutik, Anita Puji
TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin Vol. 20 No. 2 (2021): Kajian Ilmu Ushuluddin dan Studi Agama
Publisher : Faculty of Ushuluddin and Religious Studies UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1262.358 KB) | DOI: 10.30631/tjd.v20i2.169

Abstract

The law of maintaining the purity of the Qur'an for all Muslims is fardhu 'ain (mandatory) for Muslims to maintain the authenticity of the contents and lafal of the Qur'an, either by studying, memorizing, thinking and studying the interpretation of the Qur'an. However, many people are afraid of memorizing the Qur'an because the language of the Qur'an is a foreign language and there are many and many verses in common, and what is no less important is the method of memorizing the Qur'an. They don't know yet, how to memorize the Qur'an easily, happily while still paying attention to the reading in accordance with the rules of ulumut tajwid while still paying attention to the tadabur side of the Qur'an when interacting with the Qur'an, either by memorizing or memorizing. Slowly, as time progressed, the methods of memorizing the Qur'an were perfected so that the Tahfiz al-Qur'an Quarantine Foundation formulated a sophisticated acceleration method that was given to Muslims who were able to answer the needs of the community if they wanted to memorize the Qur'an, namely memorizing the Qur'an using the Yadain Method by using the potential that exists within the five senses, which if in the process of memorizing it is done well with ‘ulum al-tajwid, it will make the process of memorizing the Qur'an easy. In this study, the author uses a qualitative approach which the author is directly involved in the field has applied the yadain method. The benefit in the application of this yadain method is to print a memorizer of the Qur'an by knowing the location of the verse and the number of the verse or what can be called (visualization of the Qur'an), then having the ability to memorize what is in the contents of the verses of the Qur'an. So that the messages contained in the Qur'an can reach him through contemplation of the verses of the Qur'an with the assistance of the translation of the Ministry of Religion of the Republic of Indonesia.   Hukum menjaga kemurnian al-Qur’an bagi semua muslim ialah fardhu ‘ain (wajib) bagi para pemeluk Islam untuk menjaga keotentikan isi dan lafal al-Qur’an, baik dengan mempelajari, menghafal, mentadaburi dan mempelajari tafsir al-Qur’an. Akan tetapi banyak di antara masyarakat yang takut  menghafal al-Qur'an dikarenakan bahasa al-Qur'an merupakan bahasa asing dan jumlahnya yang banyak serta mempunyai banyak kesamaan ayat, dan juga yang tidak kalah penting ialah metode dalam menghafal al-Qur’an pun mereka belum ketahui, bagaimana cara menghafal al-Qur’an dengan mudah, dengan bahagia yang tetap mengindahkan bacaan sesuai dengan kaidah ‘ulum al-tajwid beserta tetap memperhatikan sisi tadabbur al-Qur’an sewaktu berinteraksi dengan Al-Qur’an, baik dengan menghafal ataupun memuraja‘ah. Perlahan waktu yang terus berjalan mengalami penyempurnaan metode-metode dalam menghafal al-Qur’an sehingga  menjadikan Yayasan Karantina Tahfiz al-Qur’an merumuskan sebuah metode akselerasi yang mutakhir yang diberikan kepada umat Islam yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat apabila hendak menghafal al-Qur’an, yaitu menghafal al-Qur’an Metode Yadain dengan menggunakan potensi yang ada dalam diri berupa panca indera, yang apabila dalam proses menghafalnya dilakukan dengan baik dengan dibekali ‘ulum al-tajwid maka akan menjadi mudah proses menghafal al-Qur’an tersebut. Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan kualitatif yang penulis secara langsung terlibat di lapangan telah menerapkan metode yadain. Manfaat dalam penerapan metode yadain ini ialah mencetak seorang penghafal al-Qur’an dengan mengetahui letak ayat dan nomor ayat atau yang bisa disebut (visualisasi al-Qur’an), kemudian mempunyai kemampuan mentadaburi apa yang berada dalam isi kandungan ayat al-Qur’an sehingga pesan-pesan yang berada dalam al-Qur’an tersebut dapat tersampai padanya melalui perenungan ayat al-Qur’an dengan dibantu terjemahan Kementerian Agama Republik Indonesia.
UPGRADING RELIGIUSITAS, LITERASI, DAN ADAPTASI TEKNOLOGI ANAK JALANAN BERBASIS LEARNING STATION COMMUNITY Astutik, Anita Puji; Untari, Rahmania Sri; Segara, Nuansa Bayu; Meilinda, Isna; Rahma, Aulia; Wafi, Akhmad Hasbul
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/jabb.v5i2.1395

Abstract

The community service activities carried out are activities that aim to improve the quality of life of street children through religiosity debriefing programs, soft skill development, and digital literacy. The main focus of the activity is the development of JALITERA website, which serves as a platform for street children to access information and skills training relevant to the needs of the Times. Methods applied include observation, mapping needs, and detection of soft skills using fingerprint test, which aims to understand the potential and needs of these children. After planning the website model and socialization, activities were carried out to provide training in synergy with the materials available at JALITERA. The output of this activity is the JALITERA website and the report on the detection of soft skills of street children, which is expected to help them in developing their self-skills and improving their welfare. Thus, JALITERA is expected to be a concrete solution for street children to achieve a better future. 
Pemikiran Amina Wadud Tentang Dakwah di Dunia Modern Hanifah, Najmy; Astutik , Anita Puji
Journal of Islamic Communication Studies Vol. 2 No. 2 (2024): Juli
Publisher : UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/jicos.2024.2.2.22-31

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memahami Amina Wadud dalam menginterpretasikan kembali peran dakwah, khususnya dalam mengangkat isu-isu keadilan gender, hak asasi manusia, dan inklusivitas dalam masyarakat muslim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka tentang karya Amina Wadud yang terdiri buku, artikel, dan ceramah yang dianalisis secara mendalam. Penelitian ini juga mengkaji interpretasi tekstual yang dilakukan Amina Wadud  terhadap ayat-ayat Al-Qur'an yang relevan dengan dakwah dan posisi perempuan dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Amina Wadud  mengadvokasi dakwah yang lebih inklusif dan relevan dengan tantangan modern, yang mencakup pengakuan terhadap hak-hak perempuan dan kelompok-kelompok marginal dalam komunitas muslim. Amina Wadud  menekankan bahwa dakwah di dunia modern harus berorientasi pada keadilan sosial dan tidak terikat pada interpretasi tradisional yang cenderung patriarkal. Pandangan Amina Wadud  ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan teori dakwah yang lebih responsif terhadap kebutuhan zaman, serta membuka ruang dialog yang lebih luas tentang peran perempuan dalam Islam.
Islamic learning portfolio assessment at islamic senior high school Supriyadi, Supriyadi; In’ami, Moh; Tobroni, Tobroni; Astutik, Anita Puji
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 4 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243832

Abstract

Islamic education plays a crucial role in shaping the character and faith of young Muslims.This study aims to understand portfolio assessment on Islamic religious learning in Islamic Senior High School after Covid-19 as an alternative to developing an authentic and holistic student portfolio assessment implementation model. Researchers analyze related to the implementation of portfolio assessments in Islamic religious learning conducted by Islamic religious teachers, and academic supervisors in Islamic Senior High School. This research uses qualitative research methods with a type of case study research with a constructivism paradigm. This study shows that the implementation of portfolio assessment in Islamic religious learning is carried out by organizing the assessment of the indicator stage, and the assessment of the artifact stage. Several problems were found in the implementation of portfolio assessment, namely (1) the formative indicator assessment stage; (2) the programmatic task assessment indicator stage; (3) the indicator stage of assessment of supporting activities; (4) the stage of attitude and personality assessment indicators; (5) the collection stage of the work; (6) the selection stage of the work; (7) the reflection stage of the work; (8) the exhibition stage (connection) of students' work, and (9) the problem of general aspects related to Madrasah management.Thus, portfolio assessment should interact with the learning process, both at the beginning and at the end of the assessment.
Co-Authors Abdillah, Alfan Abdulloh Masud Abidah, Avivatul Agung Tri Harjono Ahmad Rifky Ramdhani Ainun Nadlif Aisyah Farah Muminah Ajeng Linda Liswandari Aji, Hendi Prasetyo Alvisa, Adelia Amalia, Frizka Amin, Nashikhun Amirulloh Sismawijaya Ananda Fadhilatul Isnaini Anas Anas Anas Anas, Anas Anis Farihah Ari Retno Marlangen Aryan Nur Hafid As Shiddiq, Maulana Hisbullah Asna Dewiyanti Aulia Rahma Aulia Rahma Azhari , Imam Aziz, Amirul Azizah, Wafia Baitus Silmi Bayu Dwi Cahyono Bilal, Farid Budi Haryanto Budi Haryanto Budiharjo, El Fikry Choirudin, Agus Ahmad Daha, Rizky Mubarak Dahnia, Berlianti Dewi Agung Margaretha Dewi Mukarromah DHUHA, MOCH. CHAFIID Dwi Suryani Rimasasi Dzulfikar Akbar Romadlon Eka Aprilia Eka Nurhayati Eko Cahyono, Eko Elsi Ameliasari Eni Fariyatul Fahyuni Erwin Maulana Pramudita FAHRUDDIN , FAHRUDDIN Fahruddin Fahruddin Farida, Ayuma Rohmathul Farista, Rizal Farizeni, Yusuf Shabri Amalin Fathurroziq, M. Zidan Furoida, Fatin Habibah Imtinan , Fairuz Habibillah, Muhammad Hisyam Hakiki, Muhammad Ilham Hanifah, Najmy Hanifatul Mukarromah Hidayat, Shabil Kurnia Hidayattullah, Rohmat Iffah Firzanah Imam Fauji, Imam Irani Suryakartini Inaldi Irene Mardiatul Laily Irsyad Dwilinanto Herawansyah Iryanti, Shobah Shofariyani Isa Anshori Ishomudin, Muhammad Islakhudin, Fatwa Nur Askhab Ismail, Rizal Nurdin Isna Meilinda Isna Meilinda Isnaini, Ananda Fadhilatul Itiqotul Izza, Aimatul Izzatul Aini Jihan Fika Mafaza Kartika, Nadya Putri Khadija Zahra Khizanatul Hikmah Khoirinindyah , Safitri Khoirinindyah, Safitri Khoiru Ribath, Muhammad Kholip, Nor Kusuma, Radhika Abi Lahuddin, Anas Layyinawati, Rahmi Rizqina Lismawati, Lismawati Lubis, Alam Lukman Khakim, Mohamad Marsha Panca Suwita Pramono Maulana Hisbullah As Shiddiq Maulana, Bintang Mazidah, Rizkyna Megadewi Anjarsari Meilinda, Isna Mirza Gulam Ramadhan Moch Risal Mochamad Choirur Rozikin Mochammad Rizky Moh Inami Muhammad Akbar Jibran Muhammad Albi Muhammad Arifin Rahmanto Muhammad Faiz Muhammad Faris Muhammad Ridho Adzani Muhlasin Amrullah Mujahid, Rozi Nadhirah Nordin Nadhirah Nordin Nashihuddin, Nashihuddin Ningrum, Millati Eka Setia Nining Nisa, Zaibun Noor Fatimah Mediawati Nuansa Bayu Segara Nugroho, Apriyanto Nurul Maghfiroh P., Anggun Jayanti Pramono, Marsha Panca Suwita Prayitno, Asyhari Eko Putri, Angelica Maylani Putri, Iga Finalia Rachma, Nadya Rahma, Aulia Rahmad Salahuddin Tri Putra Rahmadin, Andika Nehru Rahmah, Salsabila Saskia Rahmania Sri Untari Rahmawati, Harum Puteri Rahmawati, Indah Agustinah Ramadhan, Alif Rizky Ramadhan, Galang Pratama Rimasasi, Dwi Suryani Risdianatul Ilmi Ristyawanda, Auwinah Rizal Farista Rizki Janata Rizky Eka Meyko Saputro Rohmat Hidayattullah Sabbir Hasan Safitri Khoirinindyah Safitri Khoirinindyah Saiful Anwar Sandy, Nurezi Kurnia Shabil Kurnia Hidayat Shalahuddin, Rahmad Sholihudin, Bagus Sinta Nur Khofifah, Sinta Nur Siti Miftachul Ummah Sri Indah Mulyantiningsih Sujatmiko, Trisna Rizkania Sukma Ayu Devy Apriliani Supriyadi Supriyadi Syam, Aldo Redho Thaariq Achmad Novandra Tiara Wiritanaya Tobroni Tobroni Tricahyudin, Agus Ulul Azmiyah Vera Firdaus Vivi Dayu Aulia Wafi, Akhmad Hasbul Wati, Hani Fatma WIDIASTUTI - Yamin, Mochammad Ashabul Yunia Rohmah Wijayanti Zahrah Fadhillah Zaibun Nisa zulfikar hidayat farizeni