Claim Missing Document
Check
Articles

Antioxidant Activity of Bawang Lanang (Allium sativum) as a Natural Product-Based Drug Candidate: A Potential Pharmacological Review Auliya, Shafa; Amin, Saeful
Jurnal Farmasi Klinik dan Sains Vol 5, No 1 (2025): Jurnal Farmasi Klinik dan Sains
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jfks.v5i1.1599

Abstract

Developing natural product-based drugs with antioxidant activity represents a promising field in medicinal chemistry. This research aims to examine the potential of bawang lanang (Allium sativum) as a source of natural antioxidants that can be developed into drug candidates. The review method employs a systematic analysis approach to research related to the antioxidant activity of bawang lanang, biochemical mechanisms, and development prospects in medicinal chemistry. The results showed that the ethanol extract of bawang lanang bulbs has strong antioxidant activity with an IC₅₀ value of 13.85 ppm. In comparison, the ethyl acetate fraction exhibits higher activity with an IC₅₀ of 7.27 ppm. Phytochemical analysis identified the presence of flavonoids, saponins, and tannins that contribute to antioxidant activity. The antioxidant potential of bawang lanang is estimated to derive from organosulfur components, especially allicin and its derivatives, which can scavenge DPPH free radicals. Structural modification of bawang lanang bioactive compounds through medicinal chemistry approaches can potentially improve bioavailability and reduce side effects. In conclusion, bawang lanang has great prospects for development as an antioxidant drug through medicinal chemistry approaches with optimization of active compound structures, pharmacokinetic studies, and toxicity evaluation.
From Laboratory to Algorithm: The Role of Computational Methods in New Drug Design Discovery in the Digital Era Fajarini, Syifa Rizkia; Amin, Saeful; Ansyirohanisa; Beni Maulana Habib; Muhammad Rahmat Darmawan
Jurnal FARMASIMED (JFM) Vol 8 No 1 (2025): Jurnal Farmasimed (JFM)
Publisher : Fakultas Farmasi Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/8f4xh746

Abstract

In the digital era, the integration of computational methods in drug discovery has revolutionized laboratory practices, enhancing efficiency and accuracy in drug development. This article provides a comprehensive review of the crucial role of computational technology in accelerating the discovery of new drug compounds, highlighting its impact on the effectiveness and success of pharmaceutical development. Traditional drug discovery methods often require extensive time and high costs, with relatively low success rates in clinical trials. To address these challenges, various computational approaches, such as Molecular Docking, Quantitative Structure-Activity Relationship (QSAR), and machine learning, have been widely adopted in the pharmaceutical industry. This study employs a systematic approach to explore different computational techniques and their applications in identifying potential drug candidates. Findings indicate that computational tools significantly expedite the drug development process, reduce costs, and improve the success rates of clinical trials. The conclusion emphasizes the importance of leveraging computational technology as an innovative strategy in pharmaceutical research and development, ultimately accelerating the discovery of safer and more effective therapies. Keywords: Computation, Drug Discovery, Digital Era, QSAR, Molecular Docking.
Studi In Silico Senyawa Bioaktif pada Daun Yakon (Smallanthus sonchifolius), Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.), Daun Salam (Syzygium polyanthum) Sebagai Antidiabetes Mekanisme Kerja Inhibitor SGLT-2 Prasetyo, Andri Prasetyo; Mumpuni, Esti; Rahmadhani, Sekar Harsti; Amin, Saeful
Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Pharmaceutical and Biomedical Sciences Journal (PBSJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/pbsj.v6i2.39508

Abstract

Diabetes melitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan hiperglikemia dimana pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin secara efektif. Daun yakon, kayu secang dan daun salam memiliki beberapa yang berpotensi sebagai antidiabetes, namun belum diketahui senyawa spesifik mana yang terlibat dalam mekanisme inhibitor SGLT-2. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi senyawa bioaktif yang terkandung dalam Daun yakon, kayu secang dan daun salam dalam menghambat enzim SGLT-2 secara in silico. Data senyawa aktif didapatkan dari laman PubChem. Kristal struktur dari Structure of human SGLT2-MAP17 complex bound with empagliflozin didapatkan dari Protein Data Bank dengan PDB ID: 7VSI. Molecular docking menggunakan Molegro Virtual Docker dan simulasi molecular dynamic menggunakan YASARA Dynamics. Hasil molecular docking didapatkan 4 senyawa memiliki nilai rerank score lebih negative dari senyawa pembanding (empagliflozi). Hasil visualisasi menunjukan residu asam amino yang berperan penting ialah PHE 98 dan VAL 157. Hasil molecular dynamics menunjukan kompleks ligan memiliki kestabilan ikatan paling baik dan stabil dari ligan uji lainnya. Dihasilkan senyawa yang stabil, yaitu 3,4-Dicaffeoyquinic acid.
Pendekatan kimia medisinal dalam Menanggulangi Mekanisme Resistensi Antibiotik pada Bakteri Gram-Positif dan Gram-Negatif Amin, Saeful; Nabila, Yesita Yumna
World Health Digital Journal Vol. 1 No. 2 (2025)
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wolgitj.v1i2.8

Abstract

Resistensi antibiotik pada bakteri Gram-positif dan Gram-negatif menjadi tantangan besar dalam pengobatan infeksi. Pengembangan senyawa antibakteri baru yang efektif untuk mengatasi masalah ini sangat diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan kimia medisinal dalam mengatasi resistensi antibiotik pada kedua jenis bakteri tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menganalisis literatur dan wawancara dengan ahli kimia medisinal untuk mengidentifikasi senyawa antibakteri yang dapat mengatasi resistensi. Mekanisme resistensi bakteri Gram-positif dan Gram-negatif, seperti produksi enzim β-laktamase dan perubahan membran, dapat diatasi dengan senyawa kimia seperti derivatif imidazol dan tiazol. Senyawa ini efektif untuk mengatasi resistensi pada Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Pendekatan kimia medisinal yang menargetkan mekanisme resistensi spesifik dapat membantu mengembangkan terapi antibakteri yang lebih efektif untuk mengatasi bakteri resisten.
SOSIALISASI DAN EDUKASI PENGETAHUAN KONSUMSI MAKANAN SERTA OBAT-OBATAN SEBAGAI FAKTOR ASAM URAT PADA PASIEN DI PUSKESMAS RANCAH KABUPATEN CIAMIS Yuliana, Anna; Shaleha, Resha Resmawati; Amin, Saeful; Rahmiyani, Ira; Pebiansyah, Anisa; Zain, Dichy Nuryadin; Hidayat, Taufik; Alifiar, Ilham
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.10431

Abstract

Salah satu gangguan kesehatan yang diderita oleh masyarakat yaitu peningkatan kadar asam urat. Asam urat merupakan bagian normal dari darah dan urin. Asam urat dihasilkan dari pemecahan dan sisa-sisa pembuangan dari bahan makanan tertentu yang mengandung nukleutida purin atau berasal dari nukleutida purin yang diproduksi oleh tubuh. Jika pola makan tidak tepat, maka kadar asam urat yang berlebihan dalam darah akan terjadi penumpukan kristal asam urat, sehingga akan terjadi nyeri hebat yang timbul secara mendadak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengetahui apakah pola makan, obat-obatan, dan tingkat pengetahuan berpengaruh terhadap kadar asam urat. Kurangnya pemahaman dan pengetahuan terkait penyakit asam urat dan penyebabnya ini mendorong dosen dan mahasiswa Universitas Bakti Tunas Husada untuk melakukan pengabdian masyarakat di Puskesmas Rancah Kabupaten Ciamis. Metode yang digunakan yaitu sosialisasi dengan melakukan penyebaran poster, pemberian kuesioner dan edukasi. Peserta yang mengikuti sebanyak 87 pasien yang sedang melakukan rawat jalan di Puskesmas Rancah Kabupaten Ciamis dengan diberikan kuesioner secara pre-test dan  post-test sebanyak 5 pertanyaan terkait penyakit asam urat.
Pendekatan In Silico dalam Penemuan Senyawa Bioaktif Tanaman sebagai Kandidat Obat Antidiabetes Fatihatul Makia, Fina; Amin, Saeful
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 3 No. 6 (2025): November: OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v3i6.1887

Abstract

This paper presents a narrative review focusing on the significance of in silico methodologies in identifying and evaluating natural bioactive compounds as promising antidiabetic agents. By examining scientific publications from 2020 to 2025, the review highlights substantial evidence that various plant-derived metabolites such as flavonoids, phenolic acids, terpenoids, and glycosides from Orthosiphon stamineus, Moringa oleifera, Syzygium polyanthum, Tinospora crispa, and Albizia saman demonstrate notable affinity toward several crucial enzymes implicated in type 2 diabetes, including DPP-4, SGLT-2, α-glucosidase, and PTP1B. Findings from molecular docking analyses and ADMET simulations indicate that many of these compounds exhibit favorable pharmacokinetic behavior, strong receptor interactions, and minimal toxicity, suggesting their potential as multitarget natural therapeutics with synergistic modes of action. Utilizing in silico screening as an initial step effectively predicts biological activity and pharmacological profiles prior to experimental validation through in vitro and in vivo testing, thus reducing both time and research expenditure. The synergy between computational modeling, medicinal chemistry, and phytochemical exploration establishes a scientific framework that supports the advancement of rational, safe, and sustainable herbal-based antidiabetic drug development derived from Indonesia’s vast biodiversity and encourages self-reliance within the national pharmaceutical sector.
Literature Review: Eksplorasi Senyawa Flavonoid Dari Tanaman Obat Tropis Sebagai Inhibitor Protease SARS-CoV-2 Melalui Studi Molecular Docking Nadhira Alika Putri; Amin, Saeful
An-Najat Vol. 3 No. 4 (2025): November: An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v3i4.3410

Abstract

Pandemi COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 menimbulkan kebutuhan mendesak akan terapi baru yang efektif selain vaksin. Salah satu target potensial dalam pengembangan obat antivirus adalah enzim main protease (M^pro), yang berperan penting dalam replikasi virus. Flavonoid, senyawa polifenol alami yang banyak terdapat pada tanaman obat tropis, diketahui memiliki aktivitas biologis luas termasuk sebagai antivirus. Kajian literatur ini bertujuan mengeksplorasi potensi flavonoid dari tanaman obat tropis sebagai inhibitor Mpro SARS-CoV-2 melalui pendekatan molecular docking. Analisis dilakukan terhadap enam penelitian terkini (2020–2024) yang menggunakan metode virtual screening, molecular dynamics, dan prediksi ADMET. Hasil menunjukkan bahwa flavonoid seperti quercetin, rutin, naringin, hesperidin, dan kaempferol memiliki energi ikatan tinggi (−8,0 hingga −9,5 kcal/mol) serta berinteraksi kuat dengan residu katalitik HIS41, CYS145, dan GLU166. Beberapa senyawa juga menunjukkan stabilitas kompleks tinggi dan profil ADMET yang baik, menandakan potensi penghambatan yang efektif. Selain itu, sebagian flavonoid memiliki efek multi-target terhadap PLpro, Spike, dan RdRp, serta aktivitas antiinflamasi yang mendukung penurunan replikasi virus dan respon imun berlebihan. Namun, kendala seperti bioavailabilitas rendah masih menjadi tantangan, sehingga diperlukan inovasi formulasi dan uji lanjutan in vitro maupun in vivo. Secara keseluruhan, flavonoid dari tanaman obat tropis berpotensi kuat sebagai kandidat inhibitor alami terhadap SARS-CoV-2 yang menjanjikan untuk dikembangkan dalam terapi antivirus berbasis bahan alam.
Flavonoid Sebagai Agen Antikanker: Tinjauan Kimia Medisinal Dan Aktivitas Biologis Ramdhiani, Nova Dwi; Amin, Saeful
An-Najat Vol. 3 No. 4 (2025): November: An-Najat : Jurnal Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/an-najat.v3i4.3411

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia dan menjadi masalah kesehatan yang terus meningkat. Terapi konvensional sering menimbulkan efek samping serta resistensi obat, sehingga diperlukan alternatif berbasis bahan alam yang lebih aman dan efektif. Flavonoid, kelompok senyawa polifenolik yang banyak ditemukan dalam tanaman tropis termasuk spesies lokal Indonesia, menunjukkan potensi sebagai agen antikanker alami. Artikel ini merupakan kajian pustaka yang menelaah aktivitas biologis flavonoid serta mekanisme kerjanya berdasarkan berbagai penelitian in vitro dan in silico. Hasil telaah menunjukkan bahwa flavonoid memiliki aktivitas antikanker melalui penghambatan proliferasi, induksi apoptosis, penekanan angiogenesis, serta peningkatan kapasitas antioksidan. Beberapa penelitian terhadap tanaman lokal seperti Caulerpa racemosa, Sargassum ilicifolium, dan Ischaemum rugosum memperlihatkan aktivitas sitotoksik yang tinggi terhadap sel kanker. Potensi tersebut memperkuat peluang pengembangan flavonoid sebagai kandidat obat antikanker berbasis bahan alam. Namun, bioavailabilitas yang rendah dan kestabilan metabolik masih menjadi tantangan yang perlu diteliti lebih lanjut melalui pendekatan formulasi dan uji pra-klinis.
Kelor (Moringa oleifera) Bioactive Compounds as Potential Anti-Breast Cancer Agents: In Silico Studies Amin, Saeful; Sheryl, Vanessa Angelica; Aprillia, Ade Yeni; Pebiansyah, Anisa
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 8 No. 4 (2025): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v8i4.7435

Abstract

Breast cancer is the most common type of cancer in women. Kelor (Moringa oleifera) leaves are a plant with medicinal properties for treatment. This study aimed to determine the activity and identify the metabolite compounds of M. oleifera leaves that are more effective and stable at the estrogen receptor (ER), potentially serving as an anticancer agent for breast cancer. The methods employed are computational studies, including molecular docking, PKCSM tests, and molecular dynamics simulations. The results of a computational molecular docking study of 23 M. oleifera leaf compounds identified the three best compounds from the docking results of the best ER genistein compounds on the 1QKM receptor, as well as genistein and luteolin compounds on the 1X7J receptor, all with low free energy values. From the pkCSM test of 23 compounds, three compounds were selected that showed good absorbance and distribution, and the toxicity prediction indicated that one compound did not exhibit hepatotoxicity. Molecular dynamics results for the Luteolin 1X7J compound, simulated for 100 ns, showed lower and more stable RMSD and RMSF values compared to those of compounds on the ER.
Review Artikel: Studi Penambatan Molekuler Senyawa Alami sebagai Kandidat Terapi Kanker Serviks Anggi Setiawan, Rio; Amin, Saeful
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.274

Abstract

Kanker serviks masih menjadi masalah kesehatan global dengan 604.000 kasus baru dan 342.000 kematian setiap tahun. Human Papillomavirus (HPV) tipe 16 dan 18 merupakan penyebab utama melalui onkoprotein E6 dan E7 yang menginaktivasi gen supresor tumor. Meskipun pengobatan kanker serviks telah mengalami kemajuan, pilihan terapi pada stadium lanjut masih terbatas dan sering menghadapi tantangan resistensi obat serta efek samping. Studi ini mengkaji penggunaan metode penambatan molekuler (molecular docking) untuk mengidentifikasi senyawa potensial sebagai terapi kanker serviks dengan melakukan tinjauan sistematis terhadap literatur ilmiah. Hasil penelusuran menunjukkan beberapa senyawa seperti Neoechinulin, Galangin, Belisnostat, Asarinin, dan Thizolo memiliki afinitas ikatan yang tinggi terhadap protein HPV-16 L1, E6, dan E7 dengan nilai energi ikatan bebas berkisar -7,2 hingga -8,9 kcal/mol. Temuan ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan kandidat obat multitarget berbasis senyawa alami yang berpotensi menjadi alternatif terapi kanker serviks dan menjustifikasi penelitian lanjutan secara in vitro maupun in vivo.
Co-Authors Abdurrahman, Muhammad Iqmal Adelita, Keysha Putri Aeni, Sini Qurota Afifah, Fitri Nur Agustin, Mutiara Agustin, Salsabila Cahyadiana Agustina, Tasya Agustriana, Widya Ainunisa, Alma Amalia Aisyah, Rohmah Ala Anistia Widya Alfarizi, Andris Allita, Nur Alya, Elsa Amanda NR, Nadila Amelia, Nabila Amelya, Isti Nisa Amelya, Risna Andika Pratama Andini, Mawar Andriani, Della Anggi Setiawan, Rio Anggraeni, Yuniar Dwi Anisa, Anis Anjani, Puteri Tita Anna Yuliana, Anna Annisa, Hilma Tri Ansyirohanisa Ansyirohanisa, Ansyirohanisa Apriliani, Cici Aprillia, Ade Yeni Ardian, Mohamad Idwar Arifin, Nizar Nurul Arman, Siti Alisa Assafa, Zifa Athaya, Rahil Athollah, Rifqi Nabil Aulia, Mila Auliya, Shafa Awalia, Najla Nisa Ayu Wulandari Az Zahra, Siti Zulfa Azhara, Rifa Salma Azhari, Resi Aulia Azijah, Rachma Nur Azzahra, Shafa Meyliana Beni Maulana Habib Cahya, Nabilla Amelia CINDY CINDY Claudya, Stefanie Daniswara, Fawwaz Darmawan, Muhammad Rahmat Darusman, Rafly Fadillah De Hiban Fauzan Mabruro Destian, Lufi Dewi, Sabrina Putriansyah Dian Eka Pratama, Dian Eka Dienia, Wida Salsabila Diva, Amadita Jacinda Dwi, Syamsiati Eka Saraswati Esti Mumpuni, Esti Euis, Euis Fadli Fadli Fadlillah, Raisya Ismah Fajarini, Syifa Rizkia Fajrin, Ari Muhammad Farhatunnisa, Elsa Fatihatul Makia, Fina Fauzi, Rifqi Ahmad Febriana Nur Anggraeni Febriyanti, Nadia Rahma Fernanda, Refa Firdaus, Muhammad Riffa Fitri, Nabila Ainul Fitria, Annisya Ahya Friana, Derina Agus Fuadah, Iga Syamratul Ghassani, Shefila GUNAWAN, ADRI Gunawan, Febrianti Rizki Guntara, Giri Guspiana, Rudi Hamzah, Dzaky Harahap, Fithriyah Salsabila Hasanah, Muna Shintya Hawari, Khoirul Heppi Syofya, Heppi Herawati, Tantri Herdianti, Nita Heryanto, Popih Hoerunisa, Pina Huda, Dian Fitri Kulyatul Huda, Muhammad Ismail Sabilul Hurry, Zulfan Alfairuz Zabbady Husen, Desinta Nurohman Ibadurrahman, Rifki Ilham Alifiar, Ilham Ilhami, Dinda Ayu Dara Illavana, Nazara Imani, Anneu Deanti Ira Rahmiyani Irfandi, Fikri Efad Ismail, Alya Auliya Jannah, Isma Aenul Jibril, Shaira Judijanto, Loso Juliyana, Anjar Justicia, Adhisty Kharisma Jutti Levita Khaerina, Yunisa Khoerunisa, Widia Salsabila Khoirunnisa, Aliifah Kurniawan, Yoga Sugama Kushariyadi Kusumadewi, Fitria Balqis Lansini, Sinka Leandra, Dhea Nova Lestari, Nabila Lestari, Siti Laesa Lisa Fitriani Liugiarto, Carolin Denisti M, Maesaroh Maharani, Cici Maharani, Komang Dewi Malika, Ardina Malika, Dea Maria, Hana Diana MAULANA, RIZA Maulida, Nazwa Lutfia Meilani, Yeni Meithasari, Fauziah Melayu, Nasywa Nada METI MEGAWATI, METI Meyanti, Reti Miraz, Yunisa Muhamad Rizki Muhammad Rahmat Darmawan Muhtar, Nenden Laila Nurafifah Mulhimah, Ai Muliadi, Prayoga Murdina, Rd Dina Siti Mustafidah, Syifa Muttaqin, Muhammad Zainal Nabila, Liza Salsa Nabila, Nazelia Saila Nabila, Tiana Zulfa Nabila, Yesita Yumna Nabilah, Luthfiyah Nadhira Alika Putri Neng Widy Widiyawati Niktar, Indika Nisa, Fika Fahrun Nugraha, Rangga Nuraeni, Tania Nuraeni, Tiwi Nurafifah, Shifa Nurahman, Rima Putri Nurassyifa, Reva Puspa Rizkia Nurcahya, Eulis Nurfatimah, Ghefira Shofa Nurhadiska, Muchamad Nizam Nurhanifah, Hana Nurhanifah, Neng Sarah Nurliawati, Fadhillathul Nurmaliya, Fauzia Rifany Oktaviani, Sindi Olivian, Nauval Sebastian Padan, Rizki Nina Paridah, Dea Nur Paujiah, Lusi Pebiansyah, Anisa Pitara, Devi Prasetyo, Andri Prasetyo Pratomo, Dimas Wahyu Pujawati4, Lexsa Pujiyani, Delya Puspita, Dea Putri, Alifia Chlorena Putri, Ika Indriani Putri, Isfahani Maulidah Putri, Listya Nurina Putri, Puspa Virgiantika Adzkia Rachma, Risma Nuraulia Rachmat, Shinta Widia Rahayu, Nikeu Rahayu, Resna Gita Rahmadhani, Sekar Harsti Rahmawati, Desti Rais, Rinovian Ramadani, Adinda Laisya Ramadhani, Tria Novita Siti Ramdhiani, Nova Dwi Ramdlani, Fahmi Rangga Pratama, Andi Riedho Prima Cahya Riesna Apramilda Ririhani, Intan Riska Prasetiawati, Riska Rizky Pratama Putra Rojabi, Mochamad Fahad Rusdaita, Febia Citraeni Rusiyana, Nisrina Putri Sabila, Sipa Sahrisyawal, Fajar Salimah, Suci Intan Salma, Rifa Fakhriah Salsabila Adlina Salsabila, Dinda Aulia Santika, Mawar Saputra, Erwin Yuliana Satria, Deagi Taufik Seryarini, Ririn Shaleha, Hafizha Nur Shaleha, Resha Resmawati Sheryl, Vanessa Angelica Siti Hamidah Slamet Ibrahim - Soegeng Wahyoedi Sophi Damayanti Sopiyurrohman, M Luthfi Sri Adi Sumiwi Sudrajat, Nisya Aulia Rahmatillah Sulaeman, Muhammad Ilham Sumantri, Tri Adi Sumardiawan, Dhiyaa Kaamilah Supriatna, Galuh Taruna Sutisna, Muhamad Hilmi Syamsudin, Atasya Syarifah, Siti Nurlaelatu Taufik Hidayat Tia Setiawati Ulpah, Mariah Wardiah, Shelya Nurul Wati, Erez Widya Weguna, Asti Awaliyah Wibisono, Mohammad Alfin Widiyanti, Risma Wihdatunnisa, Imelda Wijayanti, Nimas Ayu Kencana Yuliani, Renny Yulianingsih, Tipani Sri Yulianingsih Yunarsih, Yuni Yustianti, Fitria Zahra, Hanum Nurannisa Zahra, Naila Maulida Zain, Dichy Nuryadin Ziani, Ziani Zulvana, Anggi