Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Tanaman Obat Antidiabetik Dalam Tinjauan Bioinformatik Amin, Saeful; Friana, Derina Agus; Satria, Deagi Taufik; Hasanah, Muna Shintya
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2479

Abstract

Kadar glukosa darah tinggi akibat sintesis insulin yang tidak memadai oleh pankreas adalah ciri diabetes melitus, kondisi metabolik kronis. Obat herbal tradisional menawarkan alternatif untuk mengendalikan diabetes, dengan ramuan tertentu yang dapat menurunkan kadar gula darah tanpa efek samping. Riset ini bertujuan mengevaluasi kemanjuran obat tradisional sebagai terapi antidiabetik. Metode yang digunakan melibatkan tahapan membaca, memahami, membandingkan, merangkum, dan menyimpulkan dari literatur jurnal yang diperoleh sebanyak 5 artikel dari sumber PubMed, Google Scholar, dan Elsevier. Hasil studi literatur menunjukkan bahwa dari berbagai jurnal yang dipelajari, jenis tanaman seperti Gymnema sylvestre, kunyit, dan bawang putih. Selain itu buah paria daun kumis kucing, biji kemrunggi, jamu Saintifik yang terdiri dari daun salam, sambiloto, kayu manis dan temulawak cukup efektif dalam mencegah penyakit DM dan menurunkan kadar gula.
Potensi Senyawa Kurkumin (Curcuma longa L.) dalam Pengembangan Obat Malaria Amin, Saeful; Claudya, Stefanie; Mulhimah, Ai; Allita, Nur
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2485

Abstract

Curcuma longa atau yang lebih akrab disebut dengan kurkumin, merupakan salah satu senyawa yang berasal dari tumbuhan kunyit. Di dalam kunyit, kurkumin dapat ditandai dengan warna kuning yang cukup terang. Sedangkan pada tumbuhan temulawak, senyawa kurkumin terdapat pada bagian rimpang yang memiliki warna kuning terang.  Selain sebagai pengembangan obat antikanker, kurkumin memiliki khasiat lain seperti bisa menjadi potensi mengobati malaria di dalam tubuh dan juga menangkal ancaman bakteri maupun radikal bebas yang dinilai berbahaya dalam tubuh. Dalam dunia medis yang sudah modern ini, pengembangan obat malaria dari senyawa kurkumin masih dipercayai. Hal ini dikarenakan, kurkumin cendrung lebih aman bila dibandingkan dengan obat obat yang telah menggunakan sistem sintetik kimia atau tidak lagi alami. Pada obat-obatan yang telah mengalami sintesis kimia, ada kemungkinan risiko dan efek samping yang lebih besar dibandingkan dengan bahan-bahan alami. Dalam potensi pengembangan obat malaria ini, sangat diperlukan agribisnis yang besar dan juga penyediaan bahan bakunya harus dipastikan tetap ditanam dan dikembangkan. Hal ini diharapkan, agar produksi tanaman obat di Indonesia tidak punah dan bisa mendunia hingga mancanegara. Pengembangan kurkumin sebagai obat malaria didukung oleh beberapa penelitian dan juga jurnal mengenai obat malaria dari dalam komponen kunyit.
Studi in Silico Senyawa Alam sebagai Kandidat Obat Antikanker Amin, Saeful; Meilani, Yeni; Nabila, Tiana Zulfa; Imani, Anneu Deanti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2488

Abstract

Kanker tetap menjadi tantangan kesehatan global utama dengan opsi terapeutik yang seringkali dibatasi oleh resistensi obat dan efek samping yang merugikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji potensi senyawa alam sebagai kandidat obat antikanker melalui pendekatan in silico komprehensif. Metode yang diimplementasikan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan analisis terhadap literatur ilmiah terkini (2020-2025) dari database bereputasi. Temuan menunjukkan bahwa senyawa bioaktif dari tanaman seperti Babandotan (Ageratum conyzoides L.) dan Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) memiliki afinitas pengikatan yang signifikan terhadap target molekuler kanker. Kaempferol dan stigmasterol teridentifikasi sebagai inhibitor potensial terhadap reseptor estrogen dan progesteron, sementara Squalene dan 19-hydroxycinnzeylanol-19-glucoside menunjukkan interaksi yang menjanjikan dengan reseptor kanker payudara. Simulasi dinamika molekuler mengkonfirmasi stabilitas kompleks ligan-reseptor ini, dengan analisis RMSD dan RMSF yang mengindikasikan konformasi yang konsisten selama simulasi. Integrasi teknik penambatan molekuler dengan evaluasi farmakokinetik memfasilitasi karakterisasi komprehensif kandidat obat dari perspektif interaksi molekuler dan profil ADMET. Residual asam amino spesifik seperti PHE 98 dan VAL 157 teridentifikasi sebagai determinan krusial dalam pengikatan ligan, menyediakan wawasan berharga untuk optimasi struktur lebih lanjut. Meskipun prediksi komputasional ini menjanjikan, validasi eksperimental tetap merupakan imperatif untuk konfirmasi aktivitas biologis dan karakterisasi mekanistik. Pendekatan terintegrasi yang menggabungkan kimia medisinal berbasis komputasi dengan eksplorasi sumber alam menawarkan strategi efisien untuk pengembangan agen antikanker dengan selektivitas yang ditingkatkan dan toksisitas yang diminimalkan, sekaligus mengatasi keterbatasan terapi konvensional.
Analisis Aktivitas Senyawa Flavonoid Rutin yang Dihasilkan oleh Tanaman sebagai Antidiabetes Amin, Saeful; Fitria, Annisya Ahya; Putri, Listya Nurina; Fajrin, Ari Muhammad
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2489

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit dengan kondisi degeneratif ketika salah satu organ, yaitu pankreas mengalami kesulitan dalam membuat insulin dengan jumlah yang memadai atau ketika suatu tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin yang dihasilkannya secara efesien sehingga menyebabkan peningkatan kadar glukosa dalam darah. Salah lah satu senyawa alami berasal dari tanaman yang berkhasiat antidiabetes adalah senyawa flavonoid rutin. Artikel ini bertujuan untuk mengenal dan menambah pengetahuan mengenai aktivitas senyawa flavonoid rutin dalam antidiabetes. Metode penelitian yang digunakan, yaitu metode studi literatur dengan mencari dan memilih artikel-artikel yang berkaitan dengan flavonoid rutin. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanaman yang menghasilkan senyawa flavonoid rutin antara lain daun sirsak, jamur Coprinus comatus, daun kersen, kulit durian, kembang telang, daun mimba, madu rambutan, dan ciplukan. Tanaman tersebut berkhasiat menghambat enzim α-amilase dan β-glukosidase sehingga berkontribusi terhadap penurunan kadar gula darah.
Aplikasi Cocrystallization dan Molecularly Imprinted Polymer (MIP) dalam Kimia Medisinal: Optimalisasi Bioavailabilitas dan Selektivitas Obat Amin, Saeful; Sudrajat, Nisya Aulia Rahmatillah; Amelya, Risna; Zahra, Hanum Nurannisa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2499

Abstract

Aplikasi cocrystallization dan Molecularly Imprinted Polymer (MIP) dalam kimia medisinal berfokus pada optimalisasi bioavailabilitas dan selektivitas obat. Cocrystallization merupakan teknik rekayasa kristal yang meningkatkan kelarutan obat dengan membentuk cocrystal, seperti yang ditunjukkan dalam sintesis cocrystal Glibenclamide-Oxalic Acid, yang berhasil meningkatkan kelarutan dan bioavailabilitas. Di sisi lain, MIP adalah polimer yang dirancang untuk mengenali dan mengikat molekul target dengan selektivitas tinggi, seperti yang terlihat dalam sintesis MIP berbasis akrilamida untuk kafein, yang menunjukkan efisiensi penangkapan yang signifikan. Artikel ini mengeksplorasi kedua pendekatan tersebut, membandingkan efektivitasnya dalam mengatasi tantangan kelarutan dan selektivitas obat, serta memberikan gambaran tentang kontribusi teknik ini dalam pengembangan terapi yang lebih efisien dan aman.
Sinergi Kimia Medisinal dan Komputasi Modern dalam Penemuan Obat Antikanker dari Sumber Alam Amin, Saeful; Syamsudin, Atasya; Ziani, Ziani; Yustianti, Fitria
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2500

Abstract

Kanker merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia, yang mendorong kebutuhanmendesak akan pengembangan obat yang lebih efektif dan selektif. Artikel ini bertujuan mengulasperan kimia medisinal dan pendekatan komputasi modern dalam penemuan senyawa antikankerdari sumber alam. Metodologi yang digunakan meliputi studi literatur terhadap riset terkini, denganfokus pada eksplorasi fitokimia, teknik in silico seperti molecular docking, serta prediksi ADMET.Temuan menunjukkan bahwa pendekatan integratif antara kimia medisinal dan komputasi mampumempercepat proses identifikasi kandidat obat potensial, meningkatkan efisiensi, serta menurunkanbiaya riset. Senyawa bioaktif dari tanaman Indonesia terbukti memiliki afinitas kuat terhadap targetprotein kanker dan profil farmakokinetik yang menjanjikan. Penelitian ini menegaskan pentingnyasinergi antara teknologi dan sumber daya alam dalam pengembangan terapi kanker masa depan.
Literatur Review: Peran Kimia Medisinal dalam Penanganan Alzheimer dan Penyakit Neurodegeneratif Amin, Saeful; Nurassyifa, Reva Puspa Rizkia; Awalia, Najla Nisa; Kusumadewi, Fitria Balqis
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2501

Abstract

Kimia medisinal merupakan metode yang penting dalam pengembangan obat yang berfokus pada perancangan senyawa yang berhubungan dengan mekanisme kerja suatu obat, dengan mengembankan suatu struktur kimia dan senyawa aktif dengan cara fisiologis untuk menciptakan agen terapeutik. Pada penyakit neurodegeneratif, kimia medisinal memiliki peran penting dalam mengembangkan terapi baru untuk penyakit neurodegeneratif seperti penyakit Alzheimer dan Parkinson yang secara langsung mengganggu motorik pada para lansia. Tinjauan pustaka ini menggunakan pendekatan sistematis dengan mengumpulkan studi relevan yang diterbitkan antara tahun 2015 – 2025, dengan fokus pada senyawa yang aktif dalam mengobati penyakir neurodegeneratif. Penemuan ini menyoroti urgensi memahami hubungan struktur aktivitas (SAR) dalam pengembangan suatu terapi. Contohnya seperti terapi Aducanumab, antibodi monoklonal yang menargetkan plak amiloid-beta (Aβ), yang merupakan inovasi terapeutik yang menjanjikan, akan tetapi memiliki efek samping yang mengkhawatirkan. Tinjauan ini menekankan perlunya pendekatan interdisipliner, termasuk penggunaan kembali obat dan eksplorasi senyawa alami, untuk meningkatkan kemanjuran pengobatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit neurodegeneratif.
Integrasi Sintesis Senyawa, Eksplorasi Alam, dan Desain Komputasi dalam Kimia Medisinal untuk Pengembangan Obat Antikanker Modern Amin, Saeful; Zahra, Naila Maulida; Az Zahra, Siti Zulfa; Rahmawati, Desti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i3.2502

Abstract

Kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan terus menantang dunia medis untuk menghadirkan terapi yang lebih efektif dan aman. Kimia medisinal menjadi bidang yang sangat penting dalam pengembangan obat antikanker, terutama melalui pendekatan sintesis senyawa baru, pemanfaatan senyawa bioaktif dari alam, dan pemodelan molekul berbasis komputasi. Kajian ini bertujuan untuk mengulas kontribusi dari pendekatan ketiga tersebut secara terintegrasi dalam proses penemuan obat antikanker modern. Penelitian dilakukan dengan metode studi pustaka terhadap enam artikel ilmiah primer yang terbit dalam lima tahun terakhir. Data yang dianalisis mencakup hasil sintesis kimia, eksplorasi senyawa alam, serta simulasi in silico seperti molekuler docking dan analisis QSAR. Hasil kajian menunjukkan bahwa beberapa senyawa seperti turunan tiourea, kompleks logam α-mangostin, dan medioresinol dari kayu manis memiliki potensi antikanker melalui mekanisme penghambatan pertumbuhan sel, interaksi dengan DNA, dan afinitas tinggi terhadap target reseptor kanker. Sinergi antara sintesis kimia, pendekatan komputasi, dan eksplorasi alam terukur mampu mempercepat proses identifikasi senyawa kandidat yang lebih produktif dan meminimalkan toksisitas. Kajian ini memberikan dasar ilmiah yang kuat untuk pengembangan lebih lanjut, serta mendorong dilakukan uji laboratorium dan praklinis guna memvalidasi terapi potensi dari senyawa-senyawa tersebut.
Sildenafil sebagai Molekul Prototipe: Kajian Literatur Struktur-Kimia dan Relevansinya dalam Desain Inhibitor Fosfodiesterase 5 (PDE5) Amin, Saeful; Setiawati, Tia; Jannah, Isma Aenul; Ibadurrahman, Rifki
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2503

Abstract

Sildenafil telah menjadi molekul prototipe yang penting dalam desain inhibitor fosfodiesterase 5 (PDE5), yang digunakan dalam pengobatan disfungsi ereksi dan hipertensi pulmonal. Artikel ini menyajikan kajian literatur yang membahas struktur-kimia sildenafil dan relevansinya dalam desain inhibitor PDE5 generasi baru, dengan merujuk pada lima artikel ilmiah terbaru. Temuan menunjukkan bahwa modifikasi struktural sildenafil, seperti perubahan pada cincin fenil dan gugus piperazin, dapat meningkatkan potensi dan selektivitasnya terhadap PDE5. Penggunaan pendekatan QSAR (Quantitative Structure-Activity Relationship) dan molecular docking dalam desain obat semakin mempercepat identifikasi senyawa dengan potensi lebih baik. Selain itu, sildenafil dan turunannya juga menunjukkan potensi aplikasi lebih luas dalam pengobatan kanker. Secara keseluruhan, sildenafil tetap menjadi molekul prototipe yang relevan dalam pengembangan PDE5 inhibitor yang lebih selektif dan efektif.
Bioinformatics Study: Molecular Docking of Cat Whiskers Flavonoid Compounds for the Development of Antidiabetic Candidates Amin, Saeful; Rusdaita, Febia Citraeni; Prasetiawati, Riska
Journal of Information System, Technology and Engineering Vol. 2 No. 4 (2024): JISTE
Publisher : Yayasan Gema Bina Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61487/jiste.v2i4.112

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic disease characterized by hyperglycemia. In silico studies have been done on flavonoid derivative compounds from the cat's whiskers plant (Orthosiphon stamineus Benth.) on protein tyrosine phosphatase 1B (2F70) and aldose reductase enzymes (4YVP and 4YVX) to see if they can be used as diabetes medicines. The molecular docking of the test compounds found three that were more active than the comparison ligands. One of these was the luteolin compound, which can stop the Protein Tyrosine Phosphatase 1B receptor from working with an ∆G value of -8.05 kcal/mol and a Ki value of 1.25 µM by forming amino acid residues. SER A: 216, ARG A: 221, ALA A: 217, VAL A: 490, TYR A: 46, and ASP A: 181 show that the sinensetin compound can stop the aldose reductase enzyme from working, working with a ∆G value of -7.72 kcal/mol and a Ki value of 2.19 µM to form amino acid residues. ALA B: 25, GLU B: 224, LEU B: 54, HIS B: 222, TRP B: 227, and the 6-hydroxy-5,7,4'-trimethoxyflavone compound can stop the aldose reductase enzyme from working (∆G value of -7.02 kcal/mol, Ki 7.14 µM), which creates amino acid residues. HIS B:117, TYR B:55, SER B:217, PHE B:306. Based on the analysis of these compounds, they exhibit good physicochemical and pharmacokinetic profiles. Additionally, the toxicity analysis confirms that none of these compounds are mutagenic, carcinogenic, or harmful to humans.
Co-Authors Abdurrahman, Muhammad Iqmal Adelita, Keysha Putri Aeni, Sini Qurota Afifah, Fitri Nur Agustin, Mutiara Agustin, Salsabila Cahyadiana Agustina, Tasya Agustriana, Widya Ainunisa, Alma Amalia Aisyah, Rohmah Ala Anistia Widya Alfarizi, Andris Allita, Nur Alya, Elsa Amanda NR, Nadila Amelia, Nabila Amelya, Isti Nisa Amelya, Risna Andika Pratama Andini, Mawar Andriani, Della Anggi Setiawan, Rio Anggraeni, Yuniar Dwi Anisa, Anis Anjani, Puteri Tita Anna Yuliana, Anna Annisa, Hilma Tri Ansyirohanisa Ansyirohanisa, Ansyirohanisa Apriliani, Cici Aprillia, Ade Yeni Ardian, Mohamad Idwar Arifin, Nizar Nurul Arman, Siti Alisa Assafa, Zifa Athaya, Rahil Athollah, Rifqi Nabil Aulia, Mila Auliya, Shafa Awalia, Najla Nisa Ayu Wulandari Az Zahra, Siti Zulfa Azhara, Rifa Salma Azhari, Resi Aulia Azijah, Rachma Nur Azzahra, Shafa Meyliana Beni Maulana Habib Cahya, Nabilla Amelia CINDY CINDY Claudya, Stefanie Daniswara, Fawwaz Darmawan, Muhammad Rahmat Darusman, Rafly Fadillah De Hiban Fauzan Mabruro Destian, Lufi Dewi, Sabrina Putriansyah Dian Eka Pratama, Dian Eka Dienia, Wida Salsabila Diva, Amadita Jacinda Dwi, Syamsiati Eka Saraswati Esti Mumpuni, Esti Euis, Euis Fadli Fadli Fadlillah, Raisya Ismah Fajarini, Syifa Rizkia Fajrin, Ari Muhammad Farhatunnisa, Elsa Fatihatul Makia, Fina Fauzi, Rifqi Ahmad Febriana Nur Anggraeni Febriyanti, Nadia Rahma Fernanda, Refa Firdaus, Muhammad Riffa Fitri, Nabila Ainul Fitria, Annisya Ahya Friana, Derina Agus Fuadah, Iga Syamratul Ghassani, Shefila GUNAWAN, ADRI Gunawan, Febrianti Rizki Guntara, Giri Guspiana, Rudi Hamzah, Dzaky Harahap, Fithriyah Salsabila Hasanah, Muna Shintya Hawari, Khoirul Heppi Syofya, Heppi Herawati, Tantri Herdianti, Nita Heryanto, Popih Hoerunisa, Pina Huda, Dian Fitri Kulyatul Huda, Muhammad Ismail Sabilul Hurry, Zulfan Alfairuz Zabbady Husen, Desinta Nurohman Ibadurrahman, Rifki Ilham Alifiar, Ilham Ilhami, Dinda Ayu Dara Illavana, Nazara Imani, Anneu Deanti Ira Rahmiyani Irfandi, Fikri Efad Ismail, Alya Auliya Jannah, Isma Aenul Jibril, Shaira Judijanto, Loso Juliyana, Anjar Justicia, Adhisty Kharisma Jutti Levita Khaerina, Yunisa Khoerunisa, Widia Salsabila Khoirunnisa, Aliifah Kurniawan, Yoga Sugama Kushariyadi Kusumadewi, Fitria Balqis Lansini, Sinka Leandra, Dhea Nova Lestari, Nabila Lestari, Siti Laesa Lisa Fitriani Liugiarto, Carolin Denisti M, Maesaroh Maharani, Cici Maharani, Komang Dewi Malika, Ardina Malika, Dea Maria, Hana Diana MAULANA, RIZA Maulida, Nazwa Lutfia Meilani, Yeni Meithasari, Fauziah Melayu, Nasywa Nada METI MEGAWATI, METI Meyanti, Reti Miraz, Yunisa Muhamad Rizki Muhammad Rahmat Darmawan Muhtar, Nenden Laila Nurafifah Mulhimah, Ai Muliadi, Prayoga Murdina, Rd Dina Siti Mustafidah, Syifa Muttaqin, Muhammad Zainal Nabila, Liza Salsa Nabila, Nazelia Saila Nabila, Tiana Zulfa Nabila, Yesita Yumna Nabilah, Luthfiyah Nadhira Alika Putri Neng Widy Widiyawati Niktar, Indika Nisa, Fika Fahrun Nugraha, Rangga Nuraeni, Tania Nuraeni, Tiwi Nurafifah, Shifa Nurahman, Rima Putri Nurassyifa, Reva Puspa Rizkia Nurcahya, Eulis Nurfatimah, Ghefira Shofa Nurhadiska, Muchamad Nizam Nurhanifah, Hana Nurhanifah, Neng Sarah Nurliawati, Fadhillathul Nurmaliya, Fauzia Rifany Oktaviani, Sindi Olivian, Nauval Sebastian Padan, Rizki Nina Paridah, Dea Nur Paujiah, Lusi Pebiansyah, Anisa Pitara, Devi Prasetyo, Andri Prasetyo Pratomo, Dimas Wahyu Pujawati4, Lexsa Pujiyani, Delya Puspita, Dea Putri, Alifia Chlorena Putri, Ika Indriani Putri, Isfahani Maulidah Putri, Listya Nurina Putri, Puspa Virgiantika Adzkia Rachma, Risma Nuraulia Rachmat, Shinta Widia Rahayu, Nikeu Rahayu, Resna Gita Rahmadhani, Sekar Harsti Rahmawati, Desti Rais, Rinovian Ramadani, Adinda Laisya Ramadhani, Tria Novita Siti Ramdhiani, Nova Dwi Ramdlani, Fahmi Rangga Pratama, Andi Riedho Prima Cahya Riesna Apramilda Ririhani, Intan Riska Prasetiawati, Riska Rizky Pratama Putra Rojabi, Mochamad Fahad Rusdaita, Febia Citraeni Rusiyana, Nisrina Putri Sabila, Sipa Sahrisyawal, Fajar Salimah, Suci Intan Salma, Rifa Fakhriah Salsabila Adlina Salsabila, Dinda Aulia Santika, Mawar Saputra, Erwin Yuliana Satria, Deagi Taufik Seryarini, Ririn Shaleha, Hafizha Nur Shaleha, Resha Resmawati Sheryl, Vanessa Angelica Siti Hamidah Slamet Ibrahim - Soegeng Wahyoedi Sophi Damayanti Sopiyurrohman, M Luthfi Sri Adi Sumiwi Sudrajat, Nisya Aulia Rahmatillah Sulaeman, Muhammad Ilham Sumantri, Tri Adi Sumardiawan, Dhiyaa Kaamilah Supriatna, Galuh Taruna Sutisna, Muhamad Hilmi Syamsudin, Atasya Syarifah, Siti Nurlaelatu Taufik Hidayat Tia Setiawati Ulpah, Mariah Wardiah, Shelya Nurul Wati, Erez Widya Weguna, Asti Awaliyah Wibisono, Mohammad Alfin Widiyanti, Risma Wihdatunnisa, Imelda Wijayanti, Nimas Ayu Kencana Yuliani, Renny Yulianingsih, Tipani Sri Yulianingsih Yunarsih, Yuni Yustianti, Fitria Zahra, Hanum Nurannisa Zahra, Naila Maulida Zain, Dichy Nuryadin Ziani, Ziani Zulvana, Anggi