Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Kesejahteraan Spiritual dengan Death Anxiety pada Pasien Paliatif : Literatur Review Eriyani, Theresia; Shalahuddin, Iwan; Pebrianti, Sandra; Maulana, Indra
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 4 (2024): Volume 4 Nomor 4 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v4i4.14339

Abstract

ABSTRACT Patients with terminal illness have a poor prognosis of illness and lead to death. The patient's understanding of the limited time he has makes the patient experience anxiety about death. Anxiety about death is specifically divided into anxiety about death itself and anxiety about the process of death. The purpose of this Literature Review is to determine and examine the spiritual qualities of death anxiety in palliative patients. In this study, the authors used literature review in the form of articles with research methods Randomized Control Trials (RCTs), cross sectional, sequential mixed, descriptive-correlational, and literature review to explore the effect of spiritual approaches on reducing anxiety levels of palliative patients using Narrative Review as the basis for reporting items of this literature review. Spiritual well-being is taken into account as an effective factor of satisfaction with life. The results also showed a significant negative association between spiritual well-being and death anxiety. Spiritual well-being can affect death anxiety in individuals, especially the elderly suffering from cancer. Individuals with higher spiritual well-being may experience less death anxiety, which stems from belief in a higher power that is God and in other worlds that can make death easy. Patients who had spiritual well-being and religious attitudes had a significant effect on life satisfaction, peace and mental health, and also reduced death anxiety. Spiritual coping and religiosity can affect the improvement of the quality of life of palliative patients with spiritual activity. Keywords: Spiritual Well-being, Death Anxiety, Palliative Patients  ABSTRAK Penderita dengan Terminal illness memiliki prognosis penyakit yang buruk dan berujung pada kematian. Pemahaman penderita akan keterbatasan waktu yang dimilikinya membuat penderita mengalami kecemasan akan kematian. Kecemasan akan kematian secara spesifik terbagi ke dalam kecemasan akan kematian itu sendiri dan kecemasan akan proses kematian. Tujuan Literatur Review ini adalah untuk untuk mengetahui dan menelaah mengenai kualitas spiritual terhadap death anxiety pada pasien paliatif. Pada penelitian ini, penulis menggunakan literature review berupa artikel-artikel dengan metode penelitian Randomized Control Trials (RCTs), cross sectional, sequential mixed,  descriptive-correlational, dan literature review untuk mengeksplorasi efek pendekatan spiritual pada penurunan tingkat kecemasan pasien paliatif menggunakan Narrative Review sebagai dasar untuk item pelaporan literatur review ini. Kesejahteraan spiritual diperhitungkan sebagai faktor kepuasan yang efektif dengan kehidupan. Hasil penelitian juga menunjukkan hubungan negatif yang signifikan antara kesejahteraan spiritual dan kecemasan kematian. spiritual well-being mampu mempengaruhi kecemasan kematian pada individu, khususnya lansia yang menderita kanker. Pada individu dengan kesejahteraan spiritual yang lebih tinggi mungkin mengalami kecemasan kematian yang lebih sedikit, yang berasal dari kepercayaan pada kekuatan yang lebih tinggi yaitu Tuhan dan di dunia lain yang dapat membuat kematian mudah dijumpai. Pasien yang memiliki kesejahteraan spiritual dan sikap religius berpengaruh signifikan terhadap kepuasaan hidup, kedamaian dan kesehatan mental, dan juga mengurangi  kecemasan kematian. Koping spiritual dan religiusitas dapat mempengaruhi peningkatan kualitas hidup pasien paliatif dengan aktivitas spiritual Kata Kunci: Kesejahteraan Spiritual, Death Anxiety, Pasien Paliatif
MODIFIKASI PEMAHAMAN 5 PILAR DIABETES MELITUS PADA PASIEN DAN KELUARGA DALAM UPAYA PENCEGAHAN HIPERGLIKEMIA DAN HIPOGLIKEMIA Eriyani, Theresia; Shalahuddin, Iwan
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 6 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i6.2589

Abstract

to impaired insulin production or use in the body. One of the key approaches to managing diabetes is health education. Objective, Health education about DM plays an important role in increasing public understanding of risk factors, prevention, and proper management of diabetes. Method, Health education carried out by the author is at Al-Ihsan Hospital Umar bin Khattab room on the 3rd floor with most patients with DM disease. Therefore, the health education carried out is themed on knowledge about Diabetes Mellitus and its treatment through the 5 pillars of DM. The results of the activity, learning outcomes or knowledge improvement as an indicator of the achievement of health education are seen from changes in test scores by participants before and after the presentation. In conclusion, the results were obtained that there was an increase in test scores before and after the presentation was carried out and there was an activeness of participants during the presentation through question and answer sessions and discussions. Recommendation, It is hoped that the health education carried out can be useful for the community in increasing knowledge and can be applied in daily life so that DM can be controlled and the incidence rate decreases. In addition, it is hoped that participants can also share their knowledge with their families or other close people.
Skrining Perilaku Self-Harm pada Mahasiswa Program Studi Sarjana Ilmu Keperawatan Salsabila, Yosalia Mahirah; Widianti, Efri; Eriyani, Theresia
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6775

Abstract

Mahasiswa keperawatan rentan mengalami tekanan psikologis akibat tuntutan akademik dan tuntutan menjadi perawat profesional yang berpotensi memicu perilaku self-harm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku self-harm pada mahasiswa program studi sarjana ilmu keperawatan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi 648 mahasiswa dan sampel 247 responden yang diambil melalui Stratified Random Sampling. Instrumen pada penelitian ini adalah Self-Harm Inventory (SHI) versi Indonesia yang sudah dilakukan validitas dan reliabilitas. Hasil dari penelitian ini menunjukkan mayoritas mahasiswa cenderung tidak berperilaku self-harm (74,3%), sebagian mahasiswa menunjukkan adanya kecenderungan perilaku self-harm ringan (88%) dan sebagian kecil mahasiswa berkecenderungan berperilaku self-harm dengan indikasi psikopatologi (3,9%). Faktor risiko utama meliputi stress akademik, transisi remaja menuju dewasa, dan kurangnya dukungan sosial. Penelitian ini menekankan pentingnya deteksi dini perilaku self-harm melalui skrining kesehatan mental berbasis SHI dan penguatan program konseling di lingkungan kampus untuk mencegah peningkatan gangguan mental. Temuan ini menjadi dasar rekomendasi kebijakan peningkatan layanan kesehatan mental bagi mahasiswa keperawatan.
SOSIALISASI GIZI SEIMBANG DI POSYANDU RW 09 DESA SAYANG, KECAMATAN JATINANGOR Shalahuddin, Iwan; Eriyani, Theresia; Pebrianti, Sandra
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 3 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i3.2455

Abstract

Masalah gizi buruk, seperti stunting dan obesitas, masih menjadi perhatian serius di Indonesia, termasuk di wilayah Jatinangor. Stunting, yang merupakan gangguan pertumbuhan akibat kekurangan gizi kronis, tercatat mencapai 24,4% pada tahun 2022 secara nasional. Kondisi ini menunjukkan bahwa hampir seperempat balita mengalami hambatan pertumbuhan yang dapat berdampak buruk pada kualitas hidup mereka di masa depan. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama bagi ibu hamil, menyusui, dan balita, tentang sosialisasi gizi seimbang. Metode pelaksanaan menggunakan aksi sosial dengan menggunakan metode terjun langsung kepada masyarakat dan melalui media sosial. Metode ini dipilih untuk mencapai tujuan program, yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat terutama ibu-ibu terhadap pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang . Hasil Kegiatan yaitu dihadiri 18 peserta dengan membahas mengenai pemilihan makanan bergizi, praktik pemberian makan yang baik, dan pentingnya gizi untuk tumbuh kembang anak. Untuk menjangkau lebih banyak warga, selain diberikan langsung kepada peserta, materi sosialisasi juga disebarluaskan melalui 10 brosur yang diberikan kepada pihak RW dengan tujuan agar informasi mengenai gizi seimbang dapat disampaikan kepada seluruh warga RW 09. Kesimpulan Agar sosialisasi ini lebih efektif, diperlukan strategi yang lebih inovatif dan berkelanjutan. Pendekatan berbasis komunitas, seperti edukasi melalui Posyandu, PKK, serta pemanfaatan media digital, dapat membantu menyebarluaskan informasi dengan lebih luas dan mudah diakses.
Penerapan Teknik Pursed-Lip Breathing dan Diaphragmatic Breathing Exercise pada Pasien Tetralogy of Fallot: Studi Kasus Rotua, Hana Pritika; Eriyani, Theresia; Somantri, Irman
Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan Vol. 4 No. 02 (2025): Buletin Ilmu Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/bikk.v4i02.1126

Abstract

Tetralogy of Fallot (TOF) adalah kelainan jantung bawaan sianotik yang dapat menyebabkan hipoksemia kronik, terutama pada pasien yang hanya menjalani operasi paliatif Blalock-Taussig Shunt (BTS). Tujuan studi kasus ini adalah untuk menggambarkan penerapan teknik Pursed-Lip Breathing (PLB) dan Diaphragmatic Breathing Exercise (DBE) dalam meningkatkan oksigenasi dan mengurangi sesak napas pada pasien dewasa dengan TOF riwayat BTS. Subjek studi adalah pria 27 tahun yang mendapat intervensi PLB dan DBE selama empat hari, masing-masing lima siklus per hari. Hasil menunjukkan penurunan frekuensi napas dari 28 menjadi 22 kali/menit, peningkatan saturasi oksigen dari 66% menjadi 74%, serta penurunan skala sesak napas dari NRS 6 menjadi 3. Latihan pernapasan PLB dan DBE memberikan dampak positif terhadap ventilasi dan kenyamanan pasien dengan TOF dewasa riwayat BTS. Perawat berperan penting dalam edukasi dan pemantauan selama latihan berlangsung.
Career anxiety and covid-19 phobia in students of the faculty of nursing of Universitas Padjadjaran Ofni Stephany Lumban Raja; Ati Surya Mediawati; Theresia Eriyani; Maria Komariah; Iwan Shalahuddin
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 1: March 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.728 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8i1.1345

Abstract

Covid-19 is a global pandemic that is still happening today, the spread of the virus affects aspects of education that are closely related to students. Nursing students are one of the individuals affected by Covid-19, especially professional students who are undergoing clinical practice education. Professional students can experience problems such as career anxiety and  phobia of Covid-19 which can trigger career anxiety. This study aimed to discover the description of career anxiety and Covid-19 Phobia among professional students of class 41 and 42 of the Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran during the Covid-19 pandemic era. The design of this study is quantitative descriptive using hypothetical statistical data analysis and sampling technique using the total sampling (n=176). The instruments used in this study were Career Anxiety Scale (CAS) and Covid-19 Phobia Scale (C19P-S). The results showed that the description of career anxiety and Covid-19 Phobia among professional students of class 41 and 42 of the Faculty of Nursing, Universitas Padjadjaran during the Covid-19 pandemic era was in the moderate category (49.4%) and (55.1%). The conclusion in this study is professional students of class 41 and 42, experience career anxiety and Covid-19 Phobia in the moderate category. Therefore the results of this study may be used as advice for educational institutions to pay attention to students who experience career anxiety and Covid-19 Phobia and support students to reduce anxiety disorders by designing special programs such as counseling and career guidance.
Intervention for Prevention of Exacerbation on Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) Patients Iwan Shalahuddin; Sandra Pebrianti; Theresia Eriyani
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 6, No 1: March 2021
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.854 KB) | DOI: 10.30604/jika.v6i1.442

Abstract

COPD is the leading cause of morbidity and mortality worldwide Worsening symptoms of COPD or what is called acute exacerbations are common occurrences that often lead to hospitalization, and the frequency gets worse as the disease progresses. Often associated with a deteriorating quality of life, increased health care costs, and increased mortality. The purpose of searching for articles is to obtain articles from Indonesia or abroad that discuss effective methods in relieving exacerbation symptoms of chronic obstructive pulmonary disease. This study uses a literature review method approach that is suitable for use in this literature study is a scoping review because the purpose of this literature study is to determine an effective method in relieving exacerbation symptoms of the chronic obstructive pulmonary disease so that it can be used as an alternative method of handling exacerbation symptoms in patients with disease chronic obstructive pulmonary. A literature search using several sources, namely Ebscoshot, Google Scholar and Pubmed. Literature search results. The most nutritional deficiencies in COPD patients are vitamin B12 and vitamin D deficiency. Based on 10 journals on interventions in patients with COPD, vitamin D intake is a more effective intervention than other interventions. The number of COPD exacerbations in the intervention group with vitamin D intake decreased significantly compared to the control group (P-value less than 0.001). In addition, FEV1 in the intervention group increased compared to the control group that experienced a decrease (P-value less than 0.001). Recommendations for nurses play an important role in administering medication, including the provision of vitamin D interventions as a result of collaboration with doctors to patients. The nurse should know all the components of the drug order and question the order if it is incomplete or unclear or the dose is outside the recommended limit.  Abstrak: PPOK adalah penyebab utama morbiditas dan mortalitas di seluruh dunia. Gejala PPOK yang memburuk atau biasa disebut Eksaserbasi akut adalah kejadian umum yang sering menyebabkan rawat inap, dan frekuensinya memburuk seiring dengan perkembangan penyakit. Sering dikaitkan dengan kualitas hidup yang memburuk, peningkatan biaya perawatan kesehatan, dan peningkatan kematian. Tujuan dari pencarian artikel yaitu untuk mendapatkan artikel dari Indonesia ataupun luar negeri yang membahas mengenai metode efektif dalam meringankan gejala eksaserbasi penyakit paru obstruktif kronis. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode literatur review yang sesuai untuk digunakan dalam studi literatur ini adalah scoping review dikarenakan tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui metode efektif dalam meringankan gejala eksaserbasi penyakit paru obstruktif kronis, sehingga dapat digunakan sebagai metode alternatif penanganan gejala eksaserbasi pada pasien penyakit paru obstruktif kronis. Pencerian literatur dengan menggunakan beberapa sumber yaitu Ebscoshot, Google Scholar dan Pubmed.. Hasil penelusuran literatur. Kekurangan nutrisi paling banyak oleh pasien PPOK adalah defisiensi vitamin B12 dan  vitamin D. Berdasarkan 10 jurnal mengenai intervensi pada pasien dengan PPOK, pemberian asupan Vitamin D menjadi intervensi yang lebih efektif dibandingkan intervensi lainnya. Jumlah eksaserbasi PPOK pada kelompok intervensi pemberian asupan vit D menurun secara signifikan dibandingkan dengan kelompok kontrol (P value kurang dari 0,001). Selain itu FEV1 pada kelompok intervensi mengalami peningkatan dibandingkan dengan kelompok kontol yang mengalami penurunan (P value kurang dari 0.,001). Rekomendaasi untuk perawat berperan penting dalam memberikan obat-obatan termasuk dalam pemberian intervensi vitamin D sebagai hasil kolaborasi dengan dokter kepada pasien. Perawat harus mengetahui semua komponen dari perintah pemberian obat dan mempertanyakan perintah tersebut jika tidak lengkap atau tidak jelas atau dosis yang diberikan di luar batas yang direkomendasikan
DEEP BREATHING EXERCISE INTERVENTIONS TO REDUCE DYSPNEA IN PATIENTS WITH CARDIOVASCULAR DISEASE: A RAPID REVIEW Eriyani, Theresia; Shalahuddin, Iwan; Pebrianti, Sandra; Maulana, Indra
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 9, No 2 (2024): September
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v9i2.2658

Abstract

Background: Efforts to control the symptoms of shortness of breath in patients with heart disease can be done by practicing breathing techniques. Breathing exercise is a non-pharmacological therapy that can improve the ability of respiratory muscles to improve lung compliance in improving ventilation function and improving oxygenation. Purpose. This literature aims to summarize and explore the potential and level of ease in applying breathing exercises to reduce shortness of breath in patients with cardiovascular disease. Methods: This literature study used a scoping review design based on the PAGER framework. The identification of study results was carried out based on the PRISMA-ScR protocol   . Article searches were conducted through 5 databases, namely EBSCO-hosted Academic Science Complete, PubMed, Sage Journals, ScienceDirect, and Taylor and Francis. Results: A total of 8 studies found this rapid evidence review. The authors used the Randomized Control Trial (RCT) (6), cohort study (1), and quasi experimental study (1) to look at the potential of breathing exercises in reducing dyspnea in patients with cardiovascular disease. Conclusion: The application of breathing exercise interventions has proven useful in improving lung function and activating the parasympathetic system so that it also affects cardiovascular physiological function (systolic TD, diastolic TD, and HR)
IMPACT OF ORAL HYGIENE INTERVENTIONS ON STROKE PATIENTS: RAPID REVIEW Eriyani, Theresia; Shalahuddin, Iwan; Pebrianti, Sandra; Maulana, Indra
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No 4: Desember 2023
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/jika.v8i4.2378

Abstract

Background:Stroke can occur when there is an obstruction to the blood supply to the brain or when there is bleeding in a blood vessel in the brain. Stroke results in decreased neurological function, with clinical consequences depending on the degree of neurological damage. Post-stroke health problems may be exacerbated by poor oral hygiene. Poor oral hygiene results in the accumulation of bacteria in the oral cavity which allows these bacteria to enter the trachea. The purpose of this study was to determine the various oral hygiene interventions that can be carried out and their impact on the health status of stroke patients. Methods: This study uses a rapid review system where after obtaining articles from four databases, articles will be selected and assessed based on inclusion criteria, then a feasibility evaluation is carried out using The Joanna Briggs Institute (JBI) Critical Appraisal Tools. Results: After searching and analyzing, there were 6 articles that were judged to meet the criteria. From these 6 articles, there are 6 oral hygiene interventions that can be performed on stroke patients. Conclusion: The six interventions can have an effect on oral health status such as decreasing PI, GI, Candida colonization, oral hygiene, bleeding gums and preventing the occurrence of SAP (Stroke-Associated Pneumonia)
Manajemen Haus Pada Pasien Chronic Kidney Disease (Ckd) Menggunakan Teknik Sipping Ice Pebrianti, Sandra; Shalahuddin, Iwan; Eriyani, Theresia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.14834

Abstract

ABSTRAK Pembatasan konsumsi cairan pada pasien CKD mengakibatkan peningkatan frekuensi rasa haus bagi penderitanya. Diperlukan intervensi yang dapat menurunkan frekuensi rasa haus. Pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan atau keluarga pasien yang menderita CKD di Ruang Agate Bawah RSUD dr.Slamet Garut terkait manajemen rasa haus dengan teknik sipping ice sehingga frekuensi haus berkurang. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan bantuan media poster yang dibagikan kepada masing-masing peserta. Tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan diukur melalui nilai pre-test dan post-test yang dikategorikan baik, cukup baik, dan kurang baik. Dari hasil pendidikan kesehatan, dapat dilihat bahwa tingkat pengetahuan semua peserta meningkat (100%) secara signifikan. Oleh karena itu, kegiatan pendidikan kesehatan terkait intervensi yang efektif dan mudah diaplikasikan memang diperlukan sehingga pasien dan keluarga dapat menerapkannya juga secara mandiri bahkan ketika sedang tidak berada di fasilitas pelayanan kesehatan. Kesimpulan evaluasi edukasi menunjukkan hasil yang baik terkait peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan pendidikan kesehatan mengenai manajemen rasa haus dengan menggunakan teknik mengulum es batu (sipping ice cube). Diharapkan setelah dilakukannya pendidikan kesehatan ini keluarga dan pasien dapat menerapkan pengetahuan baru yang mereka terima. Kata Kunci: Manajemen Haus, CKD, Sipping Ice, Pasien  ABSTRACT Restriction of fluid consumption in CKD patients results in an increase in the frequency of thirst for sufferers. Interventions are needed that can reduce the frequency of thirst. This health education aims to increase the knowledge of patients and / or families of patients suffering from CKD in the Lower Agate Room of RSUD dr. Slamet Garut related to thirst management with sipping ice techniques so that the frequency of thirst is reduced. The method used is a lecture with the help of poster media that is distributed to each participant. The level of knowledge of participants before and after the activity was measured through pre-test and post-test scores which were categorized as good, quite good, and less good. From the results of health education, it can be seen that the level of knowledge of all participants increased (100%) significantly. Therefore, health education activities related to effective and easy-to-apply interventions are needed so that patients and families can implement them independently even when they are not in health care facilities. The conclusion of the educational evaluation showed good results related to increasing participants' knowledge after being given health education about thirst management using ice cube tapping techniques. It is hoped that after this health education, families and patients can apply the new knowledge they receive.      Keywords: Thirst Management, CKD, Sipping Ice, Patients
Co-Authors Aat Sriati Adelse Prima Mulya Ahmad Yamin AI MARDHIYAH, AI Aini, Astri Mufti Aisha Chaerani Murti Ayudiapala, Deysa Bakar, Shabilla Fasa Noor Bambang Aditya Nugraha Dadang Purnama Devi Nurrahmawati Devi Nurrahmawati Devi Nurrahmawati Dewanti Widya Astari Dinda Sari Agustina Dyah Setyorini Dyah Setyorini Efri Widianti Ema Arum Rukmasari Ermiati Ermiati Firman Sugiharto Fita Rizkiyani Fita Rizkiyani Gihon Jessi Novita Hendrawati Hendrawati Henny Suzana Mediani Henny Yulianita Hesti Platini Iceu Amira DA Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana Indra Maulana` Indra Maulana Irman Somantri Ismanto Manik Iwan Shalahuddin Iyus Yosep Karwati Karwati Khoirunnisa, Fadila Komariah, Mariah Kosim Kosim Kurniawan Yudianto Laili Rahayuwati Lia Sari Lilis Mamuroh Mahali, Nia Ainun Nadina Maria Komariah Maria komariah Mediawati, Ati Surya Meisha Nurlianti Hidayat Mela Yulianti Melliany Safitrie Mulya, Adelse Prima Murti, Aisha Chaerani Muta'aliyah, Hikmah Nenden Nur Asriyani Maryam Neng Della Monika Nintyas, Felantina Restyar Nita Fitria Nita Fitria Novia Rahmawati Nur Febriyanti, Aulia Namira Nur Oktavia Hidayati Nur Oktavia Hidayati Ofni Stephany Lumban Raja Priladani , Dhea Shobriana Purba, Avrilia Roroarta Wahyuni Purnama, Anita Putri, Hani Amelia Qurhadzam, Muhammad Galiem Rahma Elfa Aulia Rahmania, Lilla Zulfa Shofa Regita Suryadi, Yasmina Dwi Ristina Mirwanti Ristina Mirwanti Riyanti Riyanti Rohmahalia M Noor Rohmahalia M Noor Rotua, Hana Pritika Rukmasari, Ema Salsabila, Yosalia Mahirah Sandra Pebrianti Sandra Pebrianti Sari, Citra Windani Mambang Sena Yudipaty Siti Nur Fatimah Solihin, Yasmin Salsabila Sri Hendrawati Sugiharto, Firman Sukmawati Sukmawati Sumarna, Umar Taty Hernawaty Toharudin Toharudin Udin Rosidin Umar Sumarna Umar Sumarna Windy Rakhmawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati Witdiawati, Witdiawati Yanti Hermayanti Yulianita, Henny