Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Senam Nifas Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Post Partum Di Wilayah Kerja Puskesmas Kerang Syafari Yunita; Adriana Palimbo; Hairiana Kusvitasari; Dwi Sogi Sri Redjeki
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 2 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i2.527

Abstract

Latar Belakang: Banyak perubahan pada masa nifas yang terjadi pada ibu baik dari segi fisik maupun psikologis. Perubahan psikologis yang dialami seorang ibu nifas salah satunya adalah kecemasan. Sekitar 50-70% wanita pasca persalinan di seluruh Indonesia pada tahun 2019 mengalami stres psikologi postpartum. Upaya untuk mengatasi kecemasan pada Ibu nifas salah satunya adalah dengan berolahraga seperti senam nifas. Tujuan: Menganalisis pengaruh senam nifas terhadap tingkat kecemasan ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Kerang. Metode: Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari menggunakan metode Pre-Post Experimental Design dengan rancangan one groups pretest posttest without control group. Populasi penelitian ini yaitu seluruh wanita nifas di bulan Februari 2024 sebanyak 30 orang. Metode pengambilan sampel menggunakan Nonprobability Sampling dengan teknik Purposive Sampling. Uji analisis Wilcoxon. Hasil: Hasil uji analisis wilcoxon didapatkan p value 0,001 (<0,05). Simpulan: Ada pengaruh senam nifas terhadap tingkat kecemasan ibu post partum di Wilayah Kerja Puskesmas Kerang sehingga diharapkan bidan mampu memotivasi ibu untuk melakukan senam nifas untuk mengurangi tingkat kecemasan paska melahirkan.
Pengaruh Abdominal Stretching Exercise Terhadap Penurunan Dismenore Pada Remaja Putri Di SMAN 1 Batu Engau Siti Wahdaniyati; Adriana Palimbo; Zulliati Zulliati; Dwi Sogi Sri Redjeki
Health Research Journal of Indonesia Vol 3 No 2 (2024): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v3i2.532

Abstract

Latar Belakang : Masa Remaja merupakan masa perubahan baik fisik, biologis dan produktif. Usia remaja dimulai sejak seseorang mengalami perubahan baik itu secara fisik, biologis dan reproduktif. Dismenore atau nyeri haid dapat berdampak pada aktivitas remaja sehari-hari,dengan gejala yang dapat timbul seperti merasa lemas, hilang semangat, rasa malas serta konsentrasi menurun yang akan mengganggu proses pembelajaran remaja. abdominal stretching exercise merupakan Teknik olahraga untuk meregangkan otot pada abdomen yang umumnya dijalankan 10 hingga 15 menit guna memaksimalkan kekuatan serta fleksibilitas otot. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SMAN 1 Batu Engau terdapat 125 siswi dari kelas X sampai XII. Dari hasil wawancara kepada 20 orang siswa secara acak, sekitar 17 orang siswa Perempuan menyatakan sering mengalami nyeri Ketika pertama kali haid, dan nyeri dirasakan berlangsung sampai 2 hari. Tujuan : Mengetahui pengaruh abdominal stretching exercise terhadap penurunan dismenore di SMAN 1 Batu Engau. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan Quasy Experimental Design (Eksperimen Semu), Non Equaivalent Control Group. Hasil : sebelum diberikan perlakuan yang paling banyak adalah nyeri sedang sebanyak 14 orang (70%) dan nyeri ringan sebanyak 6 orang (30%). Sesudah diberikan perlakuan didapatkan yang paling banyak adalah Tidak nyeri sebanyak 11 orang (75%) dan nyeri ringan sebanyak 9 orang (45%). Simpulan : analisis statsitik yang dilakukan menggunakan uji Wilcoxon, mendapatkan nilai p value 0.000 < 0,05 yang artinya ada pengaruh Abdominal Streaching Exercise terhadap penurunan nyeri dismenore di SMA 1 Batu Engau.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Kecanduan Gadget pada Anak Usia Sekolah Agus Saputra; Ahmad Syahlani; Dwi Sogi Sri Redjeki; Malisa Ariani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1523

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menyebabkan penggunaan gadget semakin meluas pada anak usia sekolah. Penggunaan yang tidak terkontrol berisiko menimbulkan kecanduan, seperti ketergantungan berlebihan, gangguan aktivitas belajar, dan penurunan interaksi sosial. Pola asuh orang tua diduga berperan dalam membentuk perilaku anak terhadap penggunaan gadget. Berdasarkan teori Diana Baumrind, pola asuh terbagi menjadi otoriter, demokratis, dan permisif. Pengukuran kecanduan gadget dalam penelitian ini menggunakan adaptasi dari Smartphone Addiction Scale yang dikembangkan oleh Kwon Min Kyu. Mengidentifikasi pola asuh orang tua, tingkat kecanduan gadget, serta menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dengan kecanduan gadget pada anak usia sekolah di SD Negeri Tumbang Ulu 1. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 36 responden dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pola asuh dan kuesioner kecanduan gadget yang telah diuji validitas (r hitung 0,398–0,823) dan reliabilitas (Cronbach’s Alpha 0,873 dan 0,912). Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Spearman. Sebagian besar orang tua menerapkan pola asuh otoriter (58,3%) dan sisanya demokratis (41,7%). Tingkat kecanduan gadget sebagian besar berada pada kategori tidak ketergantungan dan ketergantungan sedang. Uji Spearman menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola asuh orang tua dengan tingkat kecanduan gadget. Tidak terdapat hubungan bermakna antara pola asuh orang tua dan kecanduan gadget pada anak usia sekolah.
HUBUNGAN SOSIAL EKONOMI DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI SMPN I BARITO TUHUP RAYA Rumi Amanda; Elvine Ivana Kabuhung; Nita Hestiyana; Dwi Sogi Sri Redjeki
Jurnal Kesehatan Vol. 16 No. 2 (2025)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38165/jk.v16i2.457

Abstract

Adolescent girls are considered a vulnerable group to nutritional problems, both undernutrition and overnutrition. The socioeconomic status of the family influences adolescents’ dietary patterns and nutrient intake. However, the relationship between socioeconomic conditions and nutritional status is not always linear, particularly in rural areas with limited food access. This study aimed to determine the extent of the relationship between socioeconomic status and the nutritional condition of adolescent girls at SMPN 1 Barito Tuhup Raya. An analytical observational design with a cross-sectional approach was employed. The sample consisted of 54 adolescent girls selected using a total sampling technique. Socioeconomic status was categorized based on family income (≤ or > IDR 3,500,000). Nutritional status was determined through the calculation of Body Mass Index (BMI). Data were analyzed using the Chi-Square test to examine the relationship between variables. The majority of respondents were from families with low socioeconomic status (59.3%) and had normal nutritional status (63%). Bivariate analysis revealed a significant relationship between socioeconomic level and nutritional condition (p = 0.027). Interestingly, adolescent girls from lower-income families had a higher proportion of normal nutritional status compared to those from higher-income families. The findings indicate that socioeconomic background has a meaningful association with the nutritional condition of adolescent girls. However, family income is not the only determining factor; dietary patterns, eating habits, nutrition literacy, and lifestyle also contribute to adolescents’ nutritional status.   Abstrak: Remaja putri termasuk kelompok yang rentan mengalami masalah gizi, baik gizi kurang maupun gizi lebih. Status sosial ekonomi keluarga turut memengaruhi pola konsumsi dan asupan gizi remaja. Namun, hubungan antara kondisi sosial ekonomi dan status gizi tidak selalu bersifat linier, terutama di wilayah pedesaan dengan keterbatasan akses pangan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana status sosial ekonomi berhubungan dengan kondisi gizi remaja putri di SMPN 1 Barito Tuhup Raya. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik engan rancangan potong lintang (cross-sectional). Sampel berjumlah 54 remaja putri yang dipilih dengan teknik total sampling. Data status sosial ekonomi dikategorikan berdasarkan pendapatan keluarga (≤ atau > Rp3.500.000). Tingkat status gizi responden ditetapkan melalui perhitungan Indeks Massa Tubuh (IMT). Data dianalisis dengan menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Mayoritas responden tercatat berasal dari keluarga dengan kondisi sosial ekonomi rendah (59,3%) dan menunjukkan status gizi normal (63%). Hasil analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat sosial ekonomi dan kondisi gizi remaja (p = 0,027). Menariknya, remaja dari keluarga ekonomi bawah justru memiliki proporsi kondisi gizi normal yang lebih tinggi dibandingkan kelompok ekonomi atasHasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara latar belakang sosial ekonomi dan keadaan gizi remaja putri. Namun, pendapatan keluarga bukan satu-satunya faktor penentu. Pola konsumsi, kebiasaan makan, literasi gizi, dan gaya hidup turut memengaruhi status gizi remaja
Kesiapan Menyusui pada Ibu Hamil Trimester III di Wilayah Kerja Puskesmas Pemurus Baru Maya Safitri; Nurul Hidayah; Yuni Riska Nur Fariana; Dwi Sogi Sri Redjeki
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1139

Abstract

Latar Belakang: Trimester Ketiga merupakan periode krusial bagi ibu hamil untuk mempersiapkan pemberian ASI eksklusif. Capaian ASI eksklusif di Kalimantan Selatan 66,01%, masih dibawah target nasional 80%. Rendahnya kesiapan terutama pada aspek psikologis berpotensi menghambat keberhasilan menyusui. Tujuan: Mengetahui kesiapan menyusui pada ibu hamil trimester III di wilayah kerja Puskesmas Pemurus Baru. Metode: Penelitian deskritif kuantitatif, dengan teknik sampling pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Sebagian besar responsden memiliki kesiapan menyusui baik (58,3%), kesiapan Psikologis baik (61,1%), dan dukungan keluarga baik (61,1%). Kesimpulan: Mayoritas ibu hamil trimester ketiga siap menyusui namun diperlukan penguatan intervensi edukasi laktasi dan dukungan sosial, disarankan agar tenaga kesehatan lebih aktif memberikan konseling menyusui sejak masa kehamilan dengan melibatkan keluarga terutama suami, sehingga kesiapan ibu dalam memberikan ASI eksklusif dapat meningkat dan keberhasilan menyusui dapat tercapai secara optimal.
Analisis Sikap Remaja Dengan Pemberian Edukasi Basic Life Support Melalui Media Audiovisual Di Sman 9 Banjarmasin Cenny Kiantoro; Bagus Rahmat Santoso; Dede Mahdiyah; Dwi Sogi Sri Redjeki
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1580

Abstract

Basic Life Support (BLS) merupakan tindakan pertolongan pertama yang penting untuk meningkatkan peluang keselamatan korban henti jantung. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi BLS melalui media audiovisual terhadap sikap remaja di SMAN 9 Banjarmasin. Penelitian kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest dilakukan pada 67 siswa yang dipilih menggunakan proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sikap dan dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil menunjukkan bahwa sikap baik meningkat dari 3 responden (4,5%) sebelum edukasi menjadi 49 responden (73,1%) setelah edukasi. Uji Wilcoxon memperoleh nilai p=0,000 (p<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan. Disimpulkan bahwa edukasi BLS melalui media audiovisual berpengaruh signifikan dalam meningkatkan sikap remaja di SMAN 9 Banjarmasin
Co-Authors Achmad Jaelani Achmad Jaelani Adriana Palimbo Adriana palimbo Adriana Palimbo Adriana Palimbo Adriana Palimbo, Adriana Afni Anggraini Agus Saputra Ahmad Syahlani Ahmad Syahlani Ainun Faridah Al Kahfi, Rina Amaliah, Meina Anggrita Sari Anggrita Sari Arapah, Siti Arum Kartikasari Arum Kartikasari, Arum Bagus Rahmat Santoso Bayu Hari Mukti Bayu Hari Mukti Cahyaningrum, Yuniana Cenny Kiantoro Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah Dede Mahdiyah, Dede dini rahmayani Dwi Salmarini, Desilestia Eirene E. M. Gaghauna Elvine Ivana Kabuhung Eni Wulandari Eshariyani, Eshariyani Fanlia Prima Jaya Faridah, Ainun Fitri Yuliana Fitri Yuliana Fitri Yuliana, Fitri Hairiana Kusvitasari Hairiana Kusvitasari, Hairiana Hariyanti, Mawar Herlina Lusiana Hestiyana, Nita Husin Husin Husin Husin, Husin Husnul Madihah Husnusyaziah, Husnusyaziah Ika Friscila Ika Friscila, Ika Ikawati, Prisma Ilhamiyah Irawan, Angga Istiqamah, Istiqamah Kamsariaty Kamsariaty Kamsariaty, Kamsariaty Khuzaini khuzaini, Khuzaini Latifah, Antung Laurensia Yunita Laurensia Yunita, Laurensia Lestari, Yayuk Puji Linda Kusumawati Luthfia Hidayati Rahman Malisa Ariani Mardani Mardani Marlena, Leny Marselino, Doni Irawan Prancisco Maya Safitri Mega Fatimah Rosana Muhammad Riduansyah Muliyana, Sari Muliyani, Sari Neni Widaningsih Nisa Rahmadayanti Nita Hestiyana Nita Hestiyana Nita Hestiyana Noor Aisyah Noval Novita Dewi Iswandari Nurhikmah Nurul Hidayah Nurul Hidayah Nuur Aini Onieqie Ayu Dhea Manto Palimbo, Adriana Pariyani, Riska Varna Patmawati, Endang Putri Vidiasari Darsono, Putri Vidiasari Rahmi, Agustina Rapika, Nor Rasuna Rasuna, Rasuna RINI RINI Rini Rini Riska Herusanti Riska Herusanti, Riska Rizky Amalia Rizky Puteri Anggarani Rizky Puteri Anggarani, Rizky Puteri Ruhmayanti, Nila Rumi Amanda Sabariah Sabariah Said Said, Said Sari, Anggrita Sari, Anggrita Sholikah, Anis Sismeri Dona, Sismeri Siti Wahdaniyati Sulastini Sulastini, Sulastini Susanti Suhartati, Susanti Syafari Yunita Syahlani, Ahmad Syahrial Shaddiq Tambun, M S M O Siska Selvija Tasalim, Rian Umi Hanik Fetriyah Vriska Nata Widodo, Heriadi Winda Maolinda, Winda Yayuk Puji Lestari Yuliana, Fitri Yuni Riska Nur Fariana Zulianur, Riska Ali Zulliati Zulliati