Claim Missing Document
Check
Articles

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI SISWI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 9 KOTA BANDA ACEH TAHUN 2022 Rikha Rama Nova; Agustina Agustina; Wardiati Wardiati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14411

Abstract

Persepsi remaja yang salah tentang kesehatan reproduksi menjadi penyebab remaja rentan untuk mempraktikkan perilaku yang berisiko yang dapat menimbulkan kasus kekerasan seksual, PMS pada remaja  hingga terjadi aborsi. Kesehatan reproduksi remaja merupakan kondisi sehat  yang menyangkut system reproduksi (fungsi, komponen dan proses) yang terjadi baik pada laki- laki  maupun wanita dengan rentang usia 10 -24 tahun  yang terjadi secara fisik , mental, emosional dan juga spiritual.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik  dengan pendekatan   Cross  Sectional  populasi pada penelitian  ini yaitu siswi  di SMA Negeri  9 Kota Banda  Aceh  kelas  XI dan XII. Teknik pengambilan sampel   menggunakan teknik   Accidental Sampling sehingga  diperoleh  sampel berjumalah 81 responden.  Penelitian ini menunjukkan hanya 48 ,1 %  responden yang memiliki  persepsi positif tentang kesehatan reproduksi. Dari hasil uji statistik ada hubungan pemberian informasi kespro  oleh keluarga  p – Value  =0,001 dengan persepsi  tentang kesehatan reproduksi  pada siswi di SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh .  Tidak ada akses internet  P Value = 0,548 , Keikutsertaan  PIK – Remaja P Value = 0, 573, Dukungan teman sebaya  p value =  0,754 dengan  persepsi  tentang kesehatan reproduksi pada siswi di SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh.  Adanya hubungan pemberian informasi kesehatan reproduksi remaja oleh keluarga dengan persepsi tentang  kesehatan reproduksi pada siswi di SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh. Saran kepada SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh agar meningkatkan mata pelajaran terkait kesehatan reproduksi remaja, supaya semua siswi di dapat meningkatkan persepsi tentang kesehatan reproduksi menuju kearah yang lebih positif
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERSEPSI SISWI TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 9 KOTA BANDA ACEH TAHUN 2022 Rikha Rama Nova; Agustina Agustina; Wardiati Wardiati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14411

Abstract

Persepsi remaja yang salah tentang kesehatan reproduksi menjadi penyebab remaja rentan untuk mempraktikkan perilaku yang berisiko yang dapat menimbulkan kasus kekerasan seksual, PMS pada remaja  hingga terjadi aborsi. Kesehatan reproduksi remaja merupakan kondisi sehat  yang menyangkut system reproduksi (fungsi, komponen dan proses) yang terjadi baik pada laki- laki  maupun wanita dengan rentang usia 10 -24 tahun  yang terjadi secara fisik , mental, emosional dan juga spiritual.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitik  dengan pendekatan   Cross  Sectional  populasi pada penelitian  ini yaitu siswi  di SMA Negeri  9 Kota Banda  Aceh  kelas  XI dan XII. Teknik pengambilan sampel   menggunakan teknik   Accidental Sampling sehingga  diperoleh  sampel berjumalah 81 responden.  Penelitian ini menunjukkan hanya 48 ,1 %  responden yang memiliki  persepsi positif tentang kesehatan reproduksi. Dari hasil uji statistik ada hubungan pemberian informasi kespro  oleh keluarga  p – Value  =0,001 dengan persepsi  tentang kesehatan reproduksi  pada siswi di SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh .  Tidak ada akses internet  P Value = 0,548 , Keikutsertaan  PIK – Remaja P Value = 0, 573, Dukungan teman sebaya  p value =  0,754 dengan  persepsi  tentang kesehatan reproduksi pada siswi di SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh.  Adanya hubungan pemberian informasi kesehatan reproduksi remaja oleh keluarga dengan persepsi tentang  kesehatan reproduksi pada siswi di SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh. Saran kepada SMA Negeri 9 Kota Banda Aceh agar meningkatkan mata pelajaran terkait kesehatan reproduksi remaja, supaya semua siswi di dapat meningkatkan persepsi tentang kesehatan reproduksi menuju kearah yang lebih positif
DETERMINAN LITERASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 10 FAJAR HARAPAN KOTA BANDA ACEH Syahri Rahmadhani; Agustina Agustina; Wardiati Wardiati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.14815

Abstract

Literasi kesehatan reproduksi merupakan kemampuan untuk memperoleh informasi terkait dengan kesehatan reproduksi, memahami informasi tersebut, dan menggunakan informasi tersebut dalam pengambilan keputusan  terkait dengan kesehatan reproduksi. Penelitian terdahulu telah menemukan bahwa literasi kesehatan reproduksi remaja berhubungan erat dengan permasalahan-permasalahan kesehatan reproduksi yang dialami oleh remaja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan literasi kesehatan reproduksi pada siswi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 10 Fajar Harapan Kota Banda Aceh Tahun 2022. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini siswi kelas XI dan XII di Sekolah Menengah Atas Negeri 10 Fajar Harapan Di Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 93 orang responden. Proses pengumpulan data dilakukan pada tanggal 22 Juli 2022. Penelitian menunjukkan bahwa hanya 26,9% responden yang memiliki literasi kesehatan reproduksi sempurna. Dari hasil uji statistik diketahui bahwa terdapat hubungan antara riwayat permasalahan kesehatan reproduksi (p-value: 0,017), dukungan teman sebaya (p-value: 0,000), dukungan guru (p-value: 0,046), dukungan petugas kesehatan (p-value: 0,041), peran keluarga (p-value:0,000). Tidak ada hubungan akses internet (p-value: 0,250) dengan literasi kesehatan reproduksi pada siswi di SMAN 10 Fajar Harapan Kota Banda Aceh. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara riwayat permasalahan kesehatan reproduksi, dukungan teman sebaya, dukungan, dukungan petugas kesehatan, peran keluarga, sedangkan tidak ada hubungan akses internet dengan literasi kesehatan reproduksi pada siswi di SMAN 10 Fajar Harapan Kota Banda Aceh. Disarankan kepada pihak sekolah agar lebih meningkatkan dukungan guru, bekerja sama dengan petugas kesehatan dan orang tua siswi agar dapat meningkatkan literasi kesehatan reproduksi pada siswi.
Reproductive Health Literacy of Adolescents at Public Islamic School: A Cross-Sectional Study in Indonesia Wardiati Wardiati; Riza Septiani; Agustina Agustina; Putri Ariscasari; Nopa Arlianti; Tiara Mairani
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 15, Nomor 1, January-June 2023
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/al-sihah.v15i1.33133

Abstract

Inadequate adolescents’ reproductive health literacy is a serious problem that requires urgent attention from all stakeholders. Adolescents with limited knowledge of reproductive health are more prone to facing various health problems. Therefore, this study aims to determine the level of adolescents reproductive health literacy and its associated factors. An analytical approach was adopted with a cross-sectional design. The target population consisted of female students in classes XI and XII, at Public Islamic Senior High School 2 Banda Aceh, totaling 242 students. An accidental sampling method was utilized to select the sample, and the number of respondents was 150 students. The data obtained were analyzed using simple linear and multiple linear regression tests. The results showed that the level of reproductive health literacy was moderate (M=3.20; SD: 0.70 on a scale of 5), while the associated factors included family role (β=0.397; p-value:0.001), age (β=0.263; p-value:0.001), and peer support (β=0.259; p-value:0.001). These variables accounted for 43.4% of the variance in adolescents reproductive health literacy (R2:0.434). Based on the results, it was concluded that the level of adolescents reproductive health literacy was insufficient, and factors correlated to this problem included family role, age, and peer support.
Faktor Faktor Yang Berhubungan Dengan Kedisiplinan Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) Pada Pekerja Di PT Perkebunan Lembah Bhakti Aceh Singkil Norvalinda, Wardiati, Anwar Arbi
Journal of Health and Medical Science Volume 2 Nomor 3 Juli 2023
Publisher : CV. Pusdikra Mitra Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/jhms.v2i3.1444

Abstract

Penyakit Akibat Kerja (PAK) adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan atas lingkungan kerja, dalam usaha melindungi tenaga kerja hal-hal yang perlu diperhatikan yaitu pengamanan setempat, peralatan, lingkungan kerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja untuk melindungi dari bahaya kesehatan. Penelitian bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pekerja di PT. Perkebunan Lembah Bhakti Aceh Singkil berjumlah 656 orang khusus di bagian tanaman. Teknik pengambilan sampel menggunakan tekhnik simple random sampling dan diperoleh sampel sebanyak 87 orang responden. Penelitian telah dilakukan pada tanggal 01 sampai dengan 12 bulan November Tahun 2021. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, dianalisis dengan uji chi-square. Penelitian menunjukkan bahwa 39,1% pekerja PT. Perkebunan Lembah Bhakti tidak disiplin menggunakan APD saat bekerja, 63,2% pekerja ada mengalami penyakit akibat kerja. Hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara penyakit akibat kerja (p-value=0,001), pengetahuan (p-value=0,001), sikap (p-value=0,009), masa kerja (p-value=0,037) dengan kedisiplinan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada pekerja di PT. Perkebunan Lembah Bhakti Aceh Singkil. Kepada pihak perusahaan supaya menyediakan alat pelindung diri yang lengkap dan seluruh pekerja disarankan memakai alat pelindung diri supaya terhindar dari PAK, untuk pihak K3 yang berwenang disarankan untuk rutin memantau para pekerja saat sedang bekerja agar dapat meningkatkan kesehatan dan keselamatan para pekerja di PT. Perkebunan Lembah Bhakti.
EVALUASI PROSES PROGRAM PELATIHAN SAFETY MANDATORY TRAINING (SMART) PADA PT. HARMONI PANCA UTAMA DAN PT. HASTA PANCA MANDIRI UTAMA Putri Ariscasari; Indri Hapsari Susilowati; Wardiati Wardiati
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 2, No 1 (2021): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo (JK3UHO)
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v2i1.18630

Abstract

PT. Harmoni Panca Utama (HPU) dan PT. Hasta Panca Mandiri Utama (HPMU) merupakan perusahaan penyedia jasa pertambangan batu bara dan mineral. Kedua perusahaan tersebut telah mengembangkan upaya pencegahan insiden melalui pelatihan Safety Mandatory Training (SMART) untuk seluruh foreman, supervisor dan superintendent. Namun output pelaksanaan program ini belum memenuhi target yang ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan program SMART ditinjau dari elemen dose delivered dan reach. Evaluasi proses dilakukan dengan metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam dan observasi dokumen pelaksanaan pelatihan. Total partisipan yang diwawancarai berjumlah 14 orang yang terdiri dari pembina, pelaksana dan penerima program. Hasil kajian komponen dose delivered menunjukkan bahwa materi pelatihan sudah disampaikan secara menyeluruh, akan tetapi kompetensi pemateri tidak memiliki kualifikasi yang memadai (pemateri tidak memiliki sertifikat Training of Trainer (ToT)) yang mana akan mempengaruhi kualitas dan kehandalan pemateri dalam menyampaikan materi training. Analisis terhadap komponen reach menunjukkan bahwa pencapaian partisipasi program masih jauh dari target yang telah ditetapkan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan jumlah pelaksana program, kurangnya motivasi penerima program untuk mengikuti pelatihan, angka turn over dan perpindahan pekerja yang tinggi serta kurang memadainya kompetensi pelatih. Disarankan kepada perusahaan untuk menyusun Standard Operational Procedure (SOP) yang dijadikan sebagai acuan implementasi pelatihan dan meningkatkan kompetensi pelatih melalui program TOT.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI PUSKESMAS KUTA ALAM BANDA ACEH TAHUN 2023 Mira Elvina; Wardiati Wardiati; Surna Lastri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 4 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i4.22282

Abstract

Tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Kuta Alam hanya 32,3%. Hal ini dikarenakan pasien kurang puas pada kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati, sarana fisik maka dari itu masih perlu ditingkatkan kepuasan pasien. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan mutu pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Kuta Alam Tahun 2023. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi sebanyak 184 pasien, sampel sebanyak  65 responden dengan  teknik accidental sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02-09 Januari 2023. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian, selanjutnya dilakukan uji statistik dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67,7% tingkat kepuasan masyarakat kurang, 66,2% kehandalan petugas kurang baik, 67,7% daya tanggap petugas kurang baik, 56,9% jaminan responden tidak ada, 56,9% empati petugas tidak ada dan 49,2% responden menjawab sarana kurang lengkap. Dari hasil uji statistik dapat disimpulkan ada hubungan antara kehandalan (p-value 0,001), daya tanggap (p- value=0,017), jaminan (p-value=0,001), empati (p-value=0,000), sarana fisik (p- value=0,021) dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Kuta Alam Tahun 2023. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan antara kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan sarana fisik dengan tingkat kepuasan pasien di Puskesmas Kuta Alam Tahun 2023.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMBERIAN IMUNISASI CAMPAK PADA BAYI Elsa, Melya; Agustina, Agustina; Wardiati, Wardiati
Jambura Health and Sport Journal Vol 6, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/jhsj.v6i2.26815

Abstract

Campak adalah infeksi yang berasal dari virus campak dan dapat dicegah melalui imunisasi. Pemberian imunisasi dapat meningkatkan kekebalan tubuh seseorang terhadap campak. Khususnya di wilayah Kerja Lampaseh Kota. Cakupan imunisasi masih rendah yaitu hanya sekitar 60%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemberian imunisasi campak pada bayi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan desain case-control. Populasi penelitian adalah semua ibu yang mempunyai bayi yang diberikan vaksinasi campak di lingkungan Puskesmas Lampaseh Kota. Sampel diambil menggunakan rumus Lameshow dengan jumlah 30 sampel kasus dan 30 sampel kontrol. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengetahuan ibu, dukungan keluarga, peran tenaga medis, dan tokoh agama dalam memperkenalkan vaksinasi campak pada bayi. Implikasi dari hasil ini adalah perlunya meningkatkan edukasi dan kerja sama dengan berbagai pihak untuk meningkatkan cakupan imunisasi di wilayah Lampaseh Kota.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN PENDENGARAN PADA PEKERJA KILANG KOPI DI KECAMATAN TIMANG GAJAH KABUPATEN BENER MERIAH Mulia, Rizki; Ariscasari, Putri; Wardiati, Wardiati
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11893

Abstract

Abstrak: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Pendengaran Pada Pekerja Kilang Kopi Di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Keluhan pendengaran merupakan salah satu gangguan kesehatan yang berisiko menurunkan produktivitas pekerja. Pekerja yang menderita gangguan pendengaran, tidak hanya dilihat dari beberapa hal seperti kesulitan berbicara, tetapi juga bisa dilihat dari kondisi fisiologis pekerja itu sendiri. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan pendengaran pada Pekerja Kilang Kopi Di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah. Studi ini adalah penelitian deskriptif analitik. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pakerja pabrik kopi HM dan MJ yang berjumlah 41 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan tekhnik total population. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dan di analisis dengan uji Chi-Square. Penelitian ini menemukan bahwa 58,5% pekerja mengalami keluhan pendengaran, 53,7% ada riwayat penyakit telinga, 51,2% tidak menggunakan alat pelindung telinga, 53,7% lama kerja tidak normal, 58,5% masa kerja lama, umur didominasi oleh dewasa awal yaitu 36,6%. Hasil analisis bivariat diketahui hubungan antara riwayat penyakit telinga (p-value=0,000), penggunaan alat pelindung telinga (p-value=0,000), lama kerja (p-value=0,000), masa kerja (p-value=0,000) dan tidak ada hubungan umur (p- value=0,061) dengan keluhan pendengaran pada Pekerja Kilang Kopi. Ada hubungan antara riwayat penyakit telinga, penggunaan alat pelindung telinga, lama kerja, masa kerja. Selanjutnya, tidak ada hubungan umur dengan keluhan pendengaran pada Pekerja Kilang Kopi di Kecamatan Timang Gajah Kabupaten Bener Meriah.
ANALYSIS OF PARTICIPATION IN PROLANIS EXERCISE PROGRAM AND ITS IMPACT ON BLOOD PRESSURE OF PATIENTS WITH HYPERTENSION Oktarina, Mila; Hamisah, Irma; Adamy, Aulina; Arlianti, Nopa; Wardiati, Wardiati; Septiani, Riza
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v9i2.2069

Abstract

Background: Hypertension remains a major public health problem globally. This disease is also one of the public health challenges in Indonesia. One of the health programs to promote health and maintaining controlled blood pressure among patients with hypertension is by optimizing the utilization of “the Chronic Disease Management Program” or “Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis)”, and one of the interventions is exercise activities. This study aims to analyze factors associated with participation in the Prolanis exercise program and its impact on participants’ blood pressure. Method: This study uses a cross-sectional design with  a sample of 106 patients with hypertension in two Community Health Centers (Puskesmas Lhoknga and Puskesmas Darul Imarah Aceh Besar). Data were collected by interview and observation of blood pressure. Data were analyzed univariate and bivariate using chi-square with significance p0.05 and unpaired t-test. Results: Chi-square analysis shows the relationship between knowledge (p-value:0.034), positive attitude (p-value 0.011), family support (p-value:0.018), self-motivation (p-value:0.022), health worker roles (p-value:0.032), and participation of Prolanis exercise program. Meanwhile, unpaired t-test analysis shows significant differences  betweenmean values of blood pressure among patients with hypertension who participated and not participated in Prolanis exercise program. Recommendation: The Prolanis Exercise program has a significance impact in controlling blood pressure in hypertensive patients. It is recommended that health workers and health promotion staffs  at Community Health Centers to promote and maintain the implementation of Prolanis exercise program, as well as support patients to join and actively participate in the program.
Co-Authors -, Cut Muthia Febrina Rizky Abdul Hadi Adamy, Aulina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Agustina Akbar, Fahrisal Akbar Aletta, Alma Alvia, Salmi Amin, Fauzi Ali Andria, Dedi Arbi, Anwar Arifin, Vera Nazhira Ariscasari, Putri Arlianti, Nopa Asnawi Abdullah Asnawi Abdullah Aulina Adamy Baharuddin, Dharina Basri Aramico Basri Aramico, Basri Bukhari, Alfia Klarisa Dion Aulia Putra dr. Riza Septiani Elsa, Melya Fahdhienie, Farrah Fahdhienie Farrah Fahdhienie Farrah Fahdienie Fauzi, Raihanil Fitri Gusweni, Mira Hamisah, Irma Hanum, Faridah Hasanah, Cut Rahma Huswatul Humairah Lutfia Ida Ayu Putu Sri Widnyani Indri Hapsari Susilowati Irawati Irawati Irma Hamisah Khairunnisa Liana, Intan Lutfia, Humairah Maidar Maidar Maidar, Maidar Mairani, Tiara Manan, Maidar Abdul Mardhatillah Mardhatillah Masykur, Masykur Maulita, Rima Menawati, Menawati Miara, Elisa Lesek MIFTAHUL JANNAH Mira Elvina Mira Gusweni Misliati Misliati muid, abd Mulia, Rizki Musdalifah, Siti Mutiara Nabila, Nabila Naflah, Sajidatun Naimah Naimah Najallaili Najallaili Nasrul Z. Na’imah, Na’imah Nika, Zel Via Ningsih, Rima Wirayudha Nisak, Badraton Norvalinda, Norvalinda Nurmalisa Ananda Nurnarita Laila Oktarina, Mila Putri, Salsabila Qibti, Mariah Raihan, Putri Ramadhaniah, Ramadhaniah Rapitos Sidiq Reza, Ananda Rifaiza, Rifaiza Riza Septiani Satria M Yahya Savira Fitri Septiani, dr. Riza Septiani, Riza Siddiq, T M Srie Wahyuni Stefany Fellyciani Ina Aran Sulastri Sulastri Sumarni Sumarni Surna Lastri Syahira, Pahmi Syahirah, Arifah Syahputra, Andri Syahri Rahmadhani Syarifuddin Anwar Tahara Dilla Santi Tahara Dilla Santi Taufik Taufik Taufik Vera Nazhira Arifin Warta, Warta Yanti, Desi Yeye Suhaety Yusrizal Yusrizal Z., Nasrul Zaman, Nasrul