Claim Missing Document
Check
Articles

PROGRAM KEMITRAAN MASYARAKAT MENJADI ORANG TUA IDEAL DALAM MENDAMPINGI BELAJAR ANAK PASCA PANDEMI COVID-19 Hanggara Budi Utomo; Linda Dwiyanti; Epritha Kurnia Wati; Veny Iswantiningtyas; Husna Istifadah
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v4i1.2410

Abstract

Seiring berjalannya waktu dan adanya kondisi yang melandai pada pandemi covid-19, maka orang tua perlu meningkatkan pendampingan putra-putrinya saat melakukan aktivitas belajar dan saat beraktivitas selain belajar. Kegiatan pengabdian memiliki fokus pada pemahaman orang tua menjadi individu yang ideal dalam mendampingi belajar anak pasca pandemi covid-19 melalui optimalisasi peran modelling, mentoring, organizing, dan teaching di MI Al-Hikmah Kweden Kabupaten Kediri. Jumlah peserta pada kegiatan seminar sebanyak 33 peserta, dan pada kegiatan pelatihan sebanyak 36 peserta. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat antara lain mengacu pada tahap persiapan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi. Kegiatan pengabdian masyarakat memberikan hasil, diantaranya: (1) hasil evaluasi program seminar pengasuhan orang tua dengan tingkat keberhasilan baik; (2) hasil evaluasi program pelatihan orang tua dengan kategori keberhasilan sangat baik; dan (3) kegiatan pelatihan berhasil dalam memberikan pemahaman keterlibatan orang tua mengenai pentingnya peran modelling, mentoring, organizing, dan teaching di MI Al-Hikmah Kweden Kabupaten Kediri. Peningkatan pada hasil evaluasi dan pemahaman keterlibatan orang tua dalam mendampingi belajar anak, menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian berjalan dengan baik. Saran kegiatan pengabdian selanjutnya lebih difokukan pada pelatihan peningkatan kesadaran orangtua terkait modelling, mentoring, organizing, dan teaching melalui aksi nyata secara berkala dalam pengembangan kreativitas anak
Peran Guru Dalam Peningkatan Kemampuan Berhitung 1-10 Melalui Permainan Fruits Monopoly pada Anak Usia Dini Yenny Dwi Astutik; Ridwan Ridwan; Hanggara Budi Utomo
PEMBELAJAR: Jurnal Ilmu Pendidikan, Keguruan, dan Pembelajaran Volume 4 Nomor 2 Oktober 2020
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pembelajar.v4i2.14330

Abstract

Kemampuan berhitung yang merupakan salah satu komponen dari kemampuan dalam bidang kognitif, merupakan hal yang penting untuk dikembangkan dalam diri anak. Mengembangkan kemampuan berhitung anak usia dini dapat dilakukan melalui permainan. Hal ini akan lebih efektif karena dunia anak adalah dunia bermain, di mana permainan Fruits Monopoly adalah salah satunya.. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji peran guru terhadap peningkatan kemampuan berhitung 1-10 melalui permainan fruits monopoly pada anak usia dini. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Teknik pengumpulan dan penggalian data menggunakan observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa permainan fruits monopoly secara efektif mampu memberikan pengaruh pada kemampuan berhitung 1-10 pada anak usia dini, khususnya anak kelompok bermain. Permainan fruits monopoly menyebabkan proses pembelajaran menjadi lebih menarik, efektif, dan berpusat pada anak didik untuk lebih aktif dalam pembelajaran. Melalui permainan ini, anak belajar untuk berhitung objek nyata yang anak sukai dalam atmosfer yang menyenangkan dan nyaman.
EXPLOSION BOX: MEDIA INTERAKTIF GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS ANAK USIA DINI Findi Dwi Wijayanti; Hanggara Budi Utomo; Irawan Hadi Wiranata; Anik Lestariningrum
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v3i1.1391

Abstract

Hampir disetiap instasi pendidikan kini menggunakan media interaktif guna membantu proses pembelajaran termasuk di jenjang pendidikan anak usia dini. Penggunaan media interaktif sangat tepat dan efisien dalam menyampaikan sebuah pembelajaran. Penggunaan media interaktif dapat meningkatkan rasa ingin tau anak sehinga dapat mengembangkan kemampuan berpikir logis pada anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis di TK Dharma Wanita Klampitan ditemukan bahwa kurangnya media pembelajaran yang diberikan guru. Penelitian ini menggunakan metode research and development. Dengan Prosedur penelitian  desain pengambangan Borg and Gall. Subjek penelitian berjumlah empat yaitu dua ahli materi dan dua ahli media. Hasil uji validasi ahli media 0,81 dan ahli materi 0,82 dengan kualifikasi vali dan layak untuk uji coba. Dapat dinyatakan bahwa media Explosion Box layak digunakaan guna meningkatkan kemampuan kognitif berpikir logis.
Basic Psychological Needs Satisfaction Mediates The Role of Work Climate and Early Childhood Education Teachers’ Intrinsic Work Motivation in Rural Areas Hanggara Budi Utomo; Dema Yulianto; Isfauzi Hadi Nugroho; Ridwan Ridwan; Duanty Syaharani
Journal of Educational, Health and Community Psychology Vol 12 No 2 June 2023
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jehcp.v1i2.25830

Abstract

One of the problems that has become a serious challenge in the world of education is improving the quality of education in rural areas, which is disadvantaged, outermost, and frontier. Teachers’ intrinsic work motivation is an important indicator of the quality of the teachers’ work to bring out qualified performance. This study aimed to investigate the role of basic psychological needs satisfaction as the mediator between work climate and intrinsic work motivation of early childhood education teachers in rural areas. A total of one hundred and seven early childhood education teachers participated in this research by filling out questionnaires on organizational climate, basic psychological needs satisfaction, and interest or pleasure questionnaires from the intrinsic motivation inventory. Data analysis techniques used IBM SPSS 22 and Smart PLS 3. The results of the study reveal that the work climate is a factor that influences basic psychological needs satisfaction and intrinsic work motivation. Furthermore, the results of the study also show that basic psychological needs satisfaction affects the intrinsic work motivation of teachers and becomes a factor that mediates the role of work climate on the intrinsic work motivation of early childhood education teachers in rural areas. Optimizing the mediating role of basic psychological needs satisfaction can bring a more positive atmosphere for the teacher's work climate, increasing the teacher's teaching assignments and work motivation. The results also show that basic psychological needs satisfaction affects the intrinsic work motivation of teachers and serves as a factor that mediates the role of work climate on the intrinsic work motivation of early childhood teachers in rural areas
Sosialisasi Strategi Learning by Doing Orang Tua untuk Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Hanggara Budi Utomo; Linda Dwiyanti; Epritha Kurnia Wati; Veny Iswantiningtyas; Dema Yulianto; Noviyanti Wahyugiharti
DEDIKASI PKM Vol. 4 No. 2 (2023): DEDIKASI PKM UNPAM
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/dedikasipkm.v4i2.30152

Abstract

Permasalahan yang dihadapi orang tua sebagian besar kurang memiliki strategi yang baik untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua siswa mengenai penerapan strategi peningkatan motivasi belajar anak melalui pendekatan learning by doing di MI Al-Hikmah Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan Participatory Action Research yang terdiri atas planning, action, dan evaluation yang menjadi alternatif penyelesaian masalah di lingkungan masyarakat. Kegiatan ini diikuti oleh orang tua/ wali murid siswa yang berjumlah 40 orang. Hasil kegiatan pengabdian antara lain: (1) hasil evaluasi kegiatan program pengabdian masyarakat  sudah relevan, sesuai, dan tersistem serta sudah sesuai dengan kebutuhan peserta dalam memahami materi kegiatan dengan prosentase 81,6% atau sangat baik; (2) hasil pemahaman tindak lanjut orang tua menunjukkan tingkat pemahaman orang tua dalam memahami strategi learning by doing dalam memotivasi belajar anak meningkat, sehinngga orang tua mampu menyelesaikan permasalahan motivas belajar anak secara bertahap, sistematis, dan berkesinambungan. Saran dari kegiatan pengabdian ini yaitu sekolah perlu melibatkan orang tua siswa dalam mendukung keefektifan belajar sehingga sekolah dan orang tua memiliki peran penting untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Pengembangan Permainan Ular Tangga Raksasa untuk Menstimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini Siska Cahyanti; Epritha Kurniawati; Hanggara Budi Utomo
Jurnal Pelita PAUD Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Pelita PAUD
Publisher : STKIP Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/pelitapaud.v7i2.2878

Abstract

Penelitian pengembangan permainan ular tangga raksasa bertujuan untuk mengembangkan kemapuan kognitif anak usia dini dalam mengenal konsep lambang bilangan pada anak usia 5-6 tahun di RA Nurul Huda Sumberejo Wetan, Ngunut, Tulungagung. Penelitian dilakukan untuk menciptakan permainan yang menarik dan menyenangkan bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) berdasarkan prosedur model penelitian Borg and Gall yang dimodifikasi oleh Sugiyono terdiri dari 10 langkah, namun peneliti hanya menggunakan 6 langkah yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, uji coba terbatas dan revisi produk. Produk permainan ular tangga raksasa ini di validasi oleh 2 ahli yaitu ahli materi dan ahli media. Dari kedua ahli mendapat nilai validasi yaitu 83% dan 91% yang mendapat kategori layak untuk digunakan. Permainan ini diuji cobakan kepada 10 anak usia 5-6 tahun RA Nurul Huda Sumberejo Wetan. Uji coba dibagi menjadi 2 yaitu uji coba produk dan uji coba pemakaian. Dari hasil uji coba terbatas didapatkan skor kelayakan sebesar 86,66% dan 90% yang berada pada kategori layak.
EXPLOSION BOX: MEDIA INTERAKTIF GUNA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LOGIS ANAK USIA DINI Findi Dwi Wijayanti; Hanggara Budi Utomo; Irawan Hadi Wiranata; Anik Lestariningrum
Abata : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Nahdlatul Ulama University Sunan Giri Bojonegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32665/abata.v3i1.1391

Abstract

Hampir disetiap instasi pendidikan kini menggunakan media interaktif guna membantu proses pembelajaran termasuk di jenjang pendidikan anak usia dini. Penggunaan media interaktif sangat tepat dan efisien dalam menyampaikan sebuah pembelajaran. Penggunaan media interaktif dapat meningkatkan rasa ingin tau anak sehinga dapat mengembangkan kemampuan berpikir logis pada anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh penulis di TK Dharma Wanita Klampitan ditemukan bahwa kurangnya media pembelajaran yang diberikan guru. Penelitian ini menggunakan metode research and development. Dengan Prosedur penelitian  desain pengambangan Borg and Gall. Subjek penelitian berjumlah empat yaitu dua ahli materi dan dua ahli media. Hasil uji validasi ahli media 0,81 dan ahli materi 0,82 dengan kualifikasi vali dan layak untuk uji coba. Dapat dinyatakan bahwa media Explosion Box layak digunakaan guna meningkatkan kemampuan kognitif berpikir logis.
PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MEMBATIK DENGAN KAIN PERCA PADA ANAK USIA DINI Kusnul Arifah Amin; Hanggara Budi Utomo; Ayu Titis Rukmana Sari
Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif (AUDHI) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36722/jaudhi.v6i1.1969

Abstract

Salah satu kegiatan yang dapat diterapkan dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak yaitu melalui kegiatan membatik. Kegiatan membatik merupakan kegiatan menghias kain polos berwarna putih dengan teknik mengikat tali dengan menggunakan tali sebagai tanda pemisah untuk pemberian warna sehingga anak dituntut memiliki kesabaran dalam dirinya agar mendapatkan hasil yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui kegiatan membatik dengan kain perca mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Peneliti menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini yaitu anak usia 5-6 tahun di kelompok B TK Pertiwi 1 Plosoharjo Nganjuk sebanyak 20 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi kemampuan motorik halus anak. Hasil pada siklus I memperoleh nilai rata–rata sebesar 35,5%, selanjutnya anak mengalami peningkatan pada siklus II dengan hasil nilai rata–rata 65,5%, dan pada siklus III adanya peningkatan kemampuan motorik anak dengan nilai rata–rata 85%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat setelah adanya tindakan penelitian melalui kegiatan membatik dengan kain perca. Simpulan penelitian ini adalah tindakan pembelajaran guru melalui kegiatan membatik dengan kain perca mampu mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Implikasi hasil penelitian ini adalah guru dapat mengembangkan motorik halus anak dengan kegiatan membatik yang bervariasi
Psychometric properties of parent reading belief inventory with a sample of Indonesian mothers Hanggara Budi Utomo; Epritha Kurnia Wati; Widi Wulansari; Rosa Imani Khan
International Journal of Evaluation and Research in Education (IJERE) Vol 12, No 4: December 2023
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijere.v12i4.25559

Abstract

The beliefs that parent currently have are increasingly attracting attention regarding the implementation of literacy for their children at home, was measured using parent reading belief inventory (PRBI) measuring tool developed by DeBaryshe and Binder. PRBI has not been adapted in Indonesia, making collaborative research difficult. Respondents in this study were mothers who had children aged 3-6 years old totally 177 respondents. Sampling technique with quota sampling. This research aims to develop a reliable and valid version of PRBI in Indonesia using International Test Commission guidelines. Data analysis using the second-order confirmatory factor analysis. The results showed that PRBI instrument was a valid and reliable instrument to measure the beliefs of parents in carrying out reading aloud activities with their children in Indonesia. Future research is expected to improve PRBI construct empirically based on the culture in each region, so that it can identify types of parents’ reading beliefs that implication children’s reading abilities.
IMPLEMENTASI PERMAINAN PENJEPIT BAJU UNTUK MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA DINI Utomo, Hanggara Budi
Efektor Vol 2 No 2 (2015): Efektor Vol 2 No 2 Tahun 2015
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.966 KB) | DOI: 10.29407/e.v2i2.83

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah apakah melalui implementasi permainan penjepit baju dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui melalui implementasi permainan penjepit baju dapat mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian anak Kelompok A RA Diponegoro Warujayeng Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2013/2014. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, menggunakan instrument berupa RKM, RKH, lembar penilaian unjuk kerja, lembar observasi aktivitas guru dan dokumentasi. Hasil penelitian siklus I 45 %, siklus II 82 %, dan siklus III 100%. Berdasarkan hasil tersebut menunjukkan ketuntasan belajar anak didik telah memenuhi kriteria yang di tetapkan yaitu minimal 75%.Kesimpulan penelitian ini adalah peneliti menyimpulkan bahwa tindakan pembelajaran melalui implementasi permainan penjepit baju dapat dibuktikan kebenarannya untuk mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini. Kata kunci: kemampuan kognitif, permainan penjepit baju.
Co-Authors Adel, Ilne Ai Purana Ali Djamhuri An-Nisa, Lhulu Ana Febriani Andri Pitoyo Anik Lestariningrum Apsari, Diani Akmalia Aysi, Alya Muhkbita Tasya Nur Ayu Titis Rukmana Sari Azzahra, Fahmida Clay Alcander Marcelius Teguh Cornellia Vasthi Damaris David Rindu Kurniawan Dema Yulianto Dewi Retno Suminar Duanty Syaharani Dwiyanti, Linda Dwiyanti, Linda Encil Puspitoningrum, Encil Endang Waryanti Epritha Kurnia Wati Erfina Vernandika Valensia Eva, Nur Faliha Muthmainah Findi Dwi Wijayanti Firdaus, Amanda Rahma Fitria, Fitria Hamidah, Hamidah Hanurawan , Fattah Hanzalah, Arafito Hidayat, Elin Holyness Nurdin Singadimedja Husna Istifadah Ibrahim, Abdul Rahman Ika Andrini Farida Intan Prastihastari Wijaya Irawan Hadi Wiranata Isfauzi Hadi Nugroho Istifadah, Husna Kusnul Arifah Amin Lestariningrum Linda Dwiyanti Linda Dwiyanti M. Anis Zamawi Marista Dwi Rahmayantis Merdian Yozima Sugeng Abrianto Moch. Muarifin Mokhammad Firdaus Muhammad Aldwin Priyatama Mukaromah, Nurul Ninik Setiyowati Nora Yuniar Setyaputri Novita Happy Nur Laili Noviyanti Wahyugiharti Nur Amin Barokah Asfari NUR LAILIYAH Pangestu, Surya Marcello Prameswari, Titania Putri Purnama Sari Radhiyaniputri, Ranayla Raissa Dwifandra Putri Resi Shaumia Ratu Eka Permata Restu Dwi Ariyanto Ridwan Ridwan Ridwan, Ridwan Risaniatin Ningsih Rosa Imani Khan Sardjono Sardjono Sempu Dwi Sasongko Siska Cahyanti Subardi Agan Sujarwoko Sujarwoko Syabiilah Azzahroh Widyatmoko Putri Syaharani, Duanty Tanaya Susilatama Novanti Tria Widyastuti Trisnaning Wahyuni Veny Iswantiningtyas Vivi Ratnawati Wati, Epritha Kurnia Widi Wulansari, Widi Yenny Dwi Astutik