Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Tantangan Dan Peluang Koperasi Dalam Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan Jeane Alisya; Eza Syahbana; Ali Asdon Tanjung; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Bingkai Ekonomi (JBE) Vol 10 No 2 (2025): Agustus 2025: Jurnal Bingkai Ekonomi (JBE)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) - Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jbe.v10i2.520

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis koperasi dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan, sekaligus mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi koperasi di era digital. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka, penelitian ini menelaah berbagai literatur dan data sekunder terkait perkembangan koperasi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi memiliki potensi besar sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkeadilan, melalui prinsip keadilan, demokrasi ekonomi, dan persatuan. Koperasi berkontribusi dalam mengatasi kesenjangan sosial, meningkatkan inklusi keuangan, serta mendukung pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan. Namun demikian, koperasi masih menghadapi berbagai kendala seperti lemahnya manajemen kelembagaan, keterbatasan akses terhadap teknologi dan pembiayaan, serta rendahnya literasi digital. Di sisi lain, kemajuan teknologi digital dan kesadaran akan pentingnya ekonomi hijau membuka peluang besar bagi koperasi untuk bertransformasi menjadi entitas bisnis yang adaptif, inovatif, dan kompetitif.
Dampak Pembagian Sisa Hasil Usaha Tidak Sesuai Terhadap Keharmonisan Koperasi Rona Hinirim Gultom; Nurlia Aprianti Sinurat; Joan Agus Sirait; Khairani Alawiyah Matondang
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10089

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak ketidakadilan dalam pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) terhadap keharmonisan koperasi di Indonesia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi pustaka dan analisis kasus. Data dikumpulkan dari sumber sekunder seperti literatur akademis, dokumen hukum, serta laporan kasus empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidakadilan dalam pembagian SHU, yang disebabkan oleh lemahnya pengawasan internal, dominasi oligarki, dan rendahnya literasi keuangan anggota, memicu konflik internal, menurunkan partisipasi anggota, serta menggerogoti kepercayaan terhadap koperasi. Dampak psikologis dan sosial yang muncul meliputi hilangnya rasa kepemilikan, ketidakpuasan, dan segregasi antara pengurus dengan anggota. Studi ini juga mengidentifikasi pentingnya reformasi tata kelola SHU melalui penguatan regulasi, peningkatan transparansi, dan pelibatan aktif anggota dalam pengawasan. Implikasi penelitian ini menekankan bahwa keadilan distributif dalam pembagian SHU bukan hanya prinsip normatif, tetapi juga faktor kunci untuk menjaga keberlanjutan koperasi.
Peran Koperasi dalam Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia melalui Hilirisasi Kelapa Sawit di Riau Rahel Veronika; Arsiska Sari; Dafa Ariza; Khairani Alawiyah Matondang
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10102

Abstract

Kelapa sawit menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Riau. Banyak warga menggantungkan penghasilan dari sektor ini, terutama sebagai petani atau pekerja di perkebunan. Namun, sebagian besar dari mereka belum terlibat dalam proses pengolahan hasil sawit yang justru memiliki nilai tambah lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan melihat sejauh mana koperasi mampu mendorong masyarakat agar ikut berperan dalam hilirisasi sawit, tidak hanya sebagai penghasil bahan mentah. Metode yang digunakan bersifat deskriptif, dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber dan studi lapangan. Hasilnya menunjukkan bahwa koperasi yang aktif dan dikelola dengan baik bisa menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan, membuka akses pasar, dan memperluas jaringan usaha anggotanya. Peran koperasi semakin terasa saat ada dukungan pelatihan, pendampingan usaha, dan akses terhadap teknologi sederhana. Jika dijalankan secara konsisten, koperasi bisa membantu masyarakat berkembang, bukan hanya dari sisi ekonomi, tapi juga dalam hal pengetahuan dan kemandirian.
Pengaruh Jumlah Anggota dan Jumlah Modal Usaha Terhadap Sisa Hasil Usaha Koperasi Jakarta Barat 2017-2022 Kautsar Fatin Dharmawan Nasution; M. Deni Damara; Cindy Eleonora Sitohang; Bunga Ananda; Khairani Alawiyah Matondang
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i6.10257

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah anggota dan jumlah modal usaha terhadap Sisa Hasil Usaha (SHU) koperasi di Jakarta Barat periode 2017–2022. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda menggunakan data sekunder dari Badan Pusat Statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, jumlah anggota tidak berpengaruh signifikan terhadap SHU, sedangkan jumlah modal usaha berpengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap SHU koperasi. Nilai Adjusted R² sebesar 94,92% menunjukkan bahwa variasi SHU dapat dijelaskan hampir seluruhnya oleh jumlah anggota dan jumlah modal usaha. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan modal usaha dan partisipasi aktif anggota dalam meningkatkan kinerja keuangan koperasi.
Penilaian Kinerja Koperasi dalam Perspektif Hukum Positif di Indonesia Noubel Putra Nainggolan; Febryanti Angkat; Yohana Feby; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi Vol. 4 No. 2 (2025): Oktober: Jurnal Riset Rumpun Ilmu Ekonomi
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrie.v4i2.5226

Abstract

This study aims to explore how Indonesia's auspicious legal framework supports the establishment and functionality of cooperatives and identify challenges to its implementation. Used in this study is a qualitative Systematic Literature Review (SLR), whose collection and review of literature were conducted through various academic sources with complementary legislation. The results of the research indicate that in spite of the existence of formal arrangements and rules for institutional factors and cooperative health assessments, field practice is weak due to lack of understanding, socialization, and effective supervision. Social and geographical diversity and legal limitations are also major concerns in the realization of adaptive and sustainable cooperatives. Therefore, the regulatory approach has to be reformed and the institutional strength of cooperatives increased to guarantee more effective functioning as well as in accordance with cooperative principles.
Marger Kolongmerat sebagai Strategi Peningkatan Market Power Melalui Diferensiasi : Penelitian Khairani Alawiyah Matondang; Ainun Saskia; Khairunnisa Br Marpaung; Ledi Marina Purba; Kevin Daniel Sirait
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.2999

Abstract

This study aims to examine how conglomerate mergers can be used as a strategy to strengthen market power through the implementation of product differentiation. Using a qualitative approach and case study method on several national and international companies such as the Disney-Fox merger and Indosat Ooredoo Tri, this study focuses on understanding post-merger product differentiation strategies in strengthening the company's competitive position in the market. The analysis results show that conglomerate mergers have two main functions: first, as an instrument for market expansion and increasing company value through innovation, bundling strategies, and strengthening brand image; second, as a means to create barriers to entry and increase switching costs for consumers. The Disney-Fox case study emphasizes the importance of intellectual property ownership and exclusive content as strategic advantages in maintaining customer loyalty. Meanwhile, the Indosat Tri merger emphasizes infrastructure integration and digital service development as a form of service-based differentiation. Although conglomerate mergers can increase efficiency and strengthen a company's competitive position, potential risks such as increased market concentration and reduced consumer choice still need to be monitored. Therefore, the role of supervisory institutions such as the KPPU is crucial in ensuring that the implementation of mergers remains in accordance with the principles of fair competition and maintains a balance between the interests of business actors and consumer protection.
Peran Modal Sosial Terhadap Keberlanjutan Industri Kerajinan Kecil di Indonesia: Penelitian Khairani Alawiyah Matondang; Adel Syesaria Agustin Daole; Lidya Vanya F. Sihombing; Laurent Damai Yanti Silaban; William Barker Hutabarat
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3013

Abstract

Small-scale craft industries make a significant contribution to the economy at both local and national levels, not only as a source of income but also as a means of preserving culture, regional identity, and creating employment opportunities. However, limitations in terms of capital, technology, and market access often become obstacles to their development. On the other hand, social capital, which includes networks of relationships, trust, norms, and values within craft communities, has proven to have a significant impact on business sustainability. This social capital can strengthen cooperation, reduce transaction costs, and improve the efficiency of interactions among industry actors. The sustainability of small-scale craft industries encompasses economic, social, and environmental aspects, which can be achieved through the optimal utilization of social capital. Nevertheless, challenges remain, such as weak solidarity, unhealthy competition, and low trust in formal institutions. This study examines the role of social capital in supporting the sustainability of small-scale craft industries and is expected to provide in-depth insights as well as strategic recommendations to strengthen social capital in order to create industries that are competitive, sustainable, and contribute to economic development and cultural preservation.
Peran Transformasi Digital dalam Meningkatkan Efektivitas Rantai Pasok: Tinjauan Empiris dan Strategis: Penelitian Khairani Alawiyah Matondang; Sri Rosni Alfiat Laia; Adika Sanjaya; Rachel Adeline Siagian; Agustin Olivia Simamora
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3030

Abstract

Transformasi digital merupakan salah satu faktor utama yang menentukan daya saing dan efektivitas rantai pasok industri kecil dan menengah (IKM) di Indonesia. Di tengah dinamika ekonomi global dan percepatan teknologi, IKM dituntut untuk beradaptasi dengan sistem berbasis digital yang memungkinkan pengelolaan data, koordinasi antar pelaku usaha, dan proses distribusi secara real-time. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara empiris peran transformasi digital dalam meningkatkan efektivitas rantai pasok IKM melalui pendekatan studi literatur sistematik terhadap publikasi akademik dan laporan resmi periode 2020–2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa digitalisasi proses operasional, integrasi sistem informasi rantai pasok, dan peningkatan kelincahan organisasi secara signifikan berkontribusi terhadap efisiensi biaya, kecepatan pengiriman, serta peningkatan kualitas produk. Namun, kendala utama masih ditemukan pada keterbatasan infrastruktur teknologi, rendahnya literasi digital, dan hambatan pembiayaan bagi UMKM untuk mengadopsi teknologi mutakhir. Penelitian ini menyarankan sinergi kebijakan antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan untuk memperkuat ekosistem digital IKM secara menyeluruh, serta menjadikan transformasi digital bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi juga strategi pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Determinasi Inflasi dan Jumlah Uang Beredar Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia : Penelitian Khairani Alawiyah Matondang; Siti Khofifah Hanif; Helena Seprina Sitohang; Intan Harahap; Gebatania Pakpahan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3051

Abstract

Inflation and money supply pla y an essential role in influencing a country’s economic growth. This study aims to analyze the effect of inflation and money supply on economic growth in Indonesia from 2005 to 2024. The study uses secondary data obtained from Statistics Indonesia (BPS) and is analyzed using multiple linear regression methods. The results show that inflation has a negative but insignificant effect on economic growth, while the money supply has a positive and significant effect on Gross Domestic Product (GDP). Simultaneously, both variables significantly influence Indonesia’s economic growth. The coefficient of determination (R²) value of 0.987 indicates that 98.7% of the variation in GDP is explained by inflation and money supply. These findings highlight the importance of maintaining a balance between inflation control and liquidity management to ensure sustainable and stable economic growth in Indonesia. In addition, the results emphasize that monetary policy should be directed toward stimulating productive sectors, improving public purchasing power, and supporting investment activities. A well-coordinated policy between the government and the central bank is needed to maintain price stability while encouraging inclusive and long-term economic development.
Pengaruh Jumlah Perusahaan Industri dan investasi terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Indonesia: Penelitian Afriyani Elizabet Sitorus; Yesi Veronika Simarmata; Tasya Oren Sagala; Masyura Nasution; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3063

Abstract

This study analyzes the impact of the number of industrial enterprises and investment on labor absorption in Indonesia. Employment remains a critical issue, as the growth of the labor force has not been fully matched by sufficient job creation. The research uses annual secondary data obtained from the Central Bureau of Statistics (BPS) and relevant government reports. Multiple linear regression analysis was conducted using EViews software, with classical assumption tests applied to ensure the validity of the model. The findings reveal that both the number of industrial enterprises and investment have a positive and significant effect on labor absorption, both individually and jointly. The coefficient of determination (R²) of 98.08 percent indicates that the independent variables strongly explain variations in labor absorption. These results emphasize that expanding industrial enterprises and increasing investment are key drivers of job creation, and they imply that government policies should prioritize simplifying business establishment and promoting labor--intensive investment to achieve inclusive economic growth.
Co-Authors Adel Syesaria Agustin Daole Adika Sanjaya Afriyani Elizabet Sitorus Agustin Olivia Simamora Ainun Saskia Alexa Angelica Br Nababan Ali Asdon Tanjung Ananda Sakinah Arsiska Sari Aulia Putri Ramadhani Bunga Ananda Bunga Madu Simanungkalit Cindy Eleonora Sitohang Dafa Ariza Daniel Sanggam Dhea Amanda Diana Winata Lumbangaol Eliza Handayani Lubis Ellyka Evitasari Purba Endang Endang Eza Syahbana Febryanti Angkat Feny Amelia Sinaga Fera Daniaty Nababan Feryanto Nababan Fitri Aulia Fiyasti Mawdatul Khairia Florentina Sitompul Flowrensari Haggata Br Ginting Gebatania Pakpahan Grace Aurelia Girsang Gustina Sari Helena Seprina Sitohang Intan Harahap Jeane Alisya Jese Marvel Lumban Tobing Jessica Br Simanungkalit Joan Agus Sirait Johanes Kaiesa Raihatul Muntaza Kautsar Fatin Dharmawan Nasution Kesia Septina Putri Tarigan Kevin Daniel Sirait Khairunnisa Br Marpaung Krisnawati Silaban Laurent Damai Yanti Silaban Ledi Marina Purba Lidya Vanya F. Sihombing Lubis, Putri Kemala Dewi M Yudi Fajri M. Deni Damara M. Zuhriadi Mahlina Putri Manurung Masyura Nasution Mentari Rezeki Ramadhani Muammar El Zaidan Nabila Balqis Nadia Saragih Nadya Nafisah Noubel Putra Nainggolan Nurlia Aprianti Sinurat Putri Kemala Dewi Lubis Putri Titin Sianturi Rachel Adeline Siagian Rahel Veronika Rahel Veronika Siregar Rani Yunita Sari Sagala Raymon Pernando Pasaribu Renaldi Enriko Sigalingging Revita Yuni Rizki, Mutiara Nailah Rona Hinirim Gultom Salma Diani Sarah Desnita Manihuruk Saskia Bella Selpiana Siboro, Raymond Panuturi Sijabat, Angel Monica Simamora, Jonrian Siti Khofifah Hanif Sri Rosni Alfiat Laia Syarifah Tasya Oren Sagala Theresia Enjel Octavia Sihombing Titian Dhea Fresensia Purba Verani Sinurat Vidia Wardana William Barker Hutabarat Winona Keysadli Yemima Eleonore Nadapdap Yendita Pakpahan Yesi Veronika Simarmata Yohana Feby