Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Layanan Bimbingan Klasikal Sebagai Upaya Preventif dan Kuratif Terhadap Kecanduan Game Online pada Siswa SMP Negeri 2 Kuala Elvidayani Elvidayani; Uli Makmun Hasibuan; Putri Syahrani; Lalu Rifki Sanjaya
Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): Juli: Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/al-tarbiyah.v3i3.2547

Abstract

This study uses a qualitative method with a descriptive approach to reveal how the implementation of classical guidance services plays a role as a preventive and curative effort against online game addiction in students of SMP Negeri 2 Kuala. The problem of online game addiction has become a phenomenon that disrupts the learning process and social-emotional development of students. In this study, data were collected through observation, in-depth interviews with BK teachers, homeroom teachers, and several students who were indicated to be addicted, as well as documentation of the guidance program being run. The results of the study showed that classical guidance services were able to provide students with an understanding of the negative impacts of online game addiction and raise awareness to manage playing time healthily. Preventive efforts were made through the delivery of material on time management, the consequences of addictive behavior, and strengthening learning motivation. Meanwhile, the curative approach was applied with further counseling for students who had shown symptoms of severe addiction. BK teachers also involved parents in the student recovery process. In conclusion, classical guidance services have a significant role in overcoming online game addiction if implemented systematically and continuously.
Implementasi Schedule Waktu dalam Layanan Klasikal Guna Membentuk Disiplin Waktu Siswa Kelas XI SMA YPK Medan Dara Adiba Latersia Gintin; Uli Makmun Hasibuan; Mey Syandry Khairunnisa; Irna Tri Aulia Harahap
Al-Tarbiyah : Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol. 3 No. 3 (2025): Juli: Al-Tarbiyah: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/al-tarbiyah.v3i3.2549

Abstract

This study aims to analyze how the implementation of time schedules in classical services can form time discipline in class XI students at SMA YPK Medan. Through a qualitative approach, data were collected using observation, interview, and documentation techniques to gain an in-depth understanding of the process of implementing time schedules. The results of the study indicate that the consistent implementation of time schedules in classical services can increase students’ awareness of the importance of time discipline in learning activities and other school activities. In addition, the involvement of teachers and counselors in providing routine guidance and supervision is a major supporting factor in forming students’ time discipline behavior. Obstacles that arise, such as lack of motivation and supervision from the surrounding environment, can be overcome through collaboration between the school, students, and parents. Thus, the implementation of time schedules in classical services has proven effective in forming time discipline in class XI students at SMA YPK Medan.
PERAN KONSELOR DALAM MEMFASILITASI KUNJUNGAN DAN PENGEMBANGAN ANGGOTA KELOMPOK DALAM TERAPI KLINIS Yoja, Astya Dwi; Hasibuan, Uli Makmun; Sari, Wulan; Agustia, Deva Yuni
At-Tazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Vol 8, No 1 (2024): AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/attazakki.v8i1.20767

Abstract

Terapi kelompok telah muncul sebagai metode yang menonjol dalam bidang konseling dan terapi, menawarkan lingkungan yang mengayomi bagi individu untuk mendapatkan bantuan, meningkatkan kesadaran diri, dan mengembangkan kemampuan yang diperlukan untuk pengembangan pribadi jangka panjang. Fungsi konselor dalam dinamika terapi kelompok sangat penting untuk memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan anggota kelompok. Tulisan ini berusaha untuk mengkaji secara menyeluruh fungsi konselor dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan anggota kelompok dalam terapi kelompok. Para peneliti melakukan telaah pustaka secara komprehensif untuk menyelidiki konsep-konsep teoritis mengenai tugas konselor dalam terapi kelompok. Mereka juga menganalisis strategi, teknik, dan pendekatan yang efisien yang digunakan oleh konselor untuk membantu anggota kelompok dalam mencapai kemampuan maksimal mereka. Fungsi konselor dalam terapi kelompok meliputi tugas-tugas mengatur, memfasilitasi, dan membimbing anggota kelompok. Konselor, dalam perannya sebagai pengatur, menciptakan suasana yang aman dan terorganisir untuk pertukaran pengalaman. Fasilitator mendorong dialog yang substantif dan keterlibatan yang produktif. Sebagai mentor, mereka menawarkan bantuan, persepsi, dan arahan yang diperlukan bagi individu untuk meningkatkan kesadaran diri mereka dan menaklukkan hambatan yang mereka hadapi. Penelitian ini menggunakan metodologi berbasis kepustakaan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang praktik konselor dalam pengaturan otentik terapi kelompok. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemajuan teori dan praktik di bidang konseling dan terapi.
Penerapan Layanan Bimbingan Klasikal Untuk Mengurangi Frekuensi Ketergantungan Gadget Pada Siswa SMA Muhammadiyah 01 Medan Ismayani, Ismayani; Hasibuan, Uli Makmun; Saharani, Della Putri; Auralia, Feby Angel
Jurnal Kualitas pendidikan (JKP) Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65311/jkp.v3i2.1647

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana layanan bimbingan klasikal dapat berperan dalam mencegah kecanduan gadget pada siswa. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, di mana data dikumpulkan melalui observasi, penggunaan instrumen, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa kelas 11 di SMA Muhammadiyah 01 Medan. Layanan diberikan secara interaktif dengan bantuan media seperti power point dan kegiatan ice breaking guna menunjang efektivitas penyampaian materi. Pendekatan ini dipilih agar siswa lebih tertarik dan dapat memahami materi dengan lebih baik. Setelah siswa menerima layanan klasikal yang membahas kecanduan gadget serta dampaknya terhadap remaja, mereka diminta untuk mengisi instrumen. Hasil dari instrumen tersebut menunjukkan bahwa siswa mulai menunjukkan motivasi untuk mengurangi penggunaan gadget dalam kehidupan sehari-hari mereka.
Penerapan Layanan Bimbingan Klasikal dengan Pendekatan Pengembangan dalam Meningkatkan Kepatuhan Terhadap Tata Tertib dan Norma Sopan Santun di Sekolah Kelas XI-4 IPS di SMA Negeri 3 Medan Risma Irwanti; Uli Makmun Hasibuan
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/v67z9852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan layanan bimbingan klasikal dengan pendekatan pengembangan dalam meningkatkan kepatuhan siswa terhadap tata tertib sekolah serta norma sopan santun. Permasalahan yang ditemukan di lapangan adalah masih adanya perilaku siswa yang kurang disiplin dan kurang memahami pentingnya etika sopan santun dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Medan dengan melibatkan 35 siswa kelas XI-4 IPS. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket pre dan post-assesment, dokumentasi, dan wawancara informal dengan guru BK. Layanan dirancang dengan metode diskusi kelompok serta media kartu kuis sebagai sarana belajar interaktif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan sikap positif siswa terhadap tata tertib dan norma sopan santun di sekolah setelah mengikuti layanan. Skor rata-rata siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai disiplin dan etika sosial meningkat secara signifikan setelah layanan diberikan. Temuan ini membuktikan bahwa pendekatan pengembangan dalam layanan klasikal efektif dalam membentuk karakter dan tanggung jawab sosial peserta didik. Implikasi penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pelaksanaan layanan bimbingan klasikal yang interaktif dan kontekstual sebagai bagian integral dari pendidikan karakter yang holistik dan berkelanjutan di sekolah.
Implementasi Layanan Dasar Bimbingan Klasikal dalam Mencegah Bullying dan Perundungan di Kelas VIII SMP Negeri 13 Medan Anastasya Putri Simatupang; Uli Makmun Hasibuan; Nadilla Anggraini Sari Saragih
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/56sr7x21

Abstract

Bullying merupakan masalah serius yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikologis, motivasi belajar, serta hubungan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan dasar bimbingan klasikal sebagai upaya preventif dalam mencegah perilaku bullying dan menumbuhkan empati siswa. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2025 terhadap 30 siswa kelas VIII di SMP Negeri 13 Medan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, analisis lembar kerja peserta didik (LKPD), dan instrumen penilaian proses. Layanan disampaikan melalui bimbingan klasikal menggunakan media visual (poster), diskusi interaktif, dan aktivitas keterlibatan siswa. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa memberikan respon aktif dan positif terhadap layanan. Sebanyak 60% siswa terlibat sangat aktif, 26,7% aktif, dan hanya 13,3% kurang aktif. Siswa menunjukkan peningkatan pemahaman tentang jenis-jenis bullying serta strategi untuk mencegahnya, seperti melaporkan kepada guru dan membantu teman yang menjadi korban. Temuan ini selaras dengan prinsip pendidikan karakter dan menunjukkan bahwa layanan klasikal, jika dilaksanakan dengan baik, dapat menjadi sarana efektif untuk mencegah bullying di sekolah. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik bimbingan dan konseling, khususnya dalam konteks pendidikan Islam yang menekankan nilai kasih sayang, keadilan, dan tanggung jawab sosial. Disarankan agar layanan bimbingan klasikal dengan topik anti bullying diintegrasikan secara konsisten ke dalam program sekolah guna menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung.
Implementasi Layanan Bimbingan Klasikal untuk Mengatasi Rasa Malas Belajar pada Siswa SMA Ali Akbar Riadi; Uli Makmun Hasibuan; Muhammad Ariq Azhari; M. Zaky Fauzan Lubis
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cv4qnb42

Abstract

Masalah rasa malas belajar merupakan salah satu tantangan utama yang dihadapi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), yang dapat menghambat pencapaian prestasi akademik dan perkembangan kepribadian siswa secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan bimbingan klasikal sebagai strategi untuk mengatasi rasa malas belajar pada siswa SMA. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal yang dilaksanakan secara sistematis, partisipatif, dan komunikatif mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Materi layanan yang mencakup manajemen waktu, pengenalan diri, serta teknik belajar efektif disampaikan melalui metode diskusi, refleksi, dan simulasi. Layanan ini didasarkan pada teori hierarki kebutuhan Maslow, pendekatan humanistik Carl Rogers, dan konseling rasional emotif dari Corey. Secara umum, layanan bimbingan klasikal terbukti efektif dalam membantu siswa mengatasi hambatan belajar dan membentuk sikap belajar yang mandiri dan bertanggung jawab. Temuan ini memperkuat pentingnya penguatan program bimbingan klasikal sebagai bagian integral dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah menengah.
Implementasi Layanan Bimbingan Klasikal untuk Mengedukasi Mengenai Bahaya Perilaku Bullying pada Remaja di Kelas VIII MTs Al-Jam’iyatul Washliyah KM.6 Medan Nurhaida S; Aina Salsabila; Uli Makmun Hasibuan
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/m1z7ea45

Abstract

Bullying merupakan salah satu permasalahan serius yang sering terjadi di kalangan remaja dan dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, maupun akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan bimbingan klasikal dalam mengedukasi siswa mengenai bahaya perilaku bullying. Metode yang digunakan adalah teknik pengumpulan data melalui observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah siswa sekolah menengah pertama serta guru bimbingan dan konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan klasikal dapat menjadi sarana efektif untuk memberikan pemahaman mendalam kepada siswa mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menanggulanginya. Kegiatan bimbingan dilakukan secara sistematis dengan materi yang relevan dan pendekatan yang interaktif, sehingga siswa lebih terlibat dan mampu menginternalisasi nilai-nilai positif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa bimbingan klasikal berperan penting dalam upaya preventif terhadap perilaku bullying di lingkungan sekolah.
Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Melalui Metode Role Playing di SMKN 1 Percut Sei Tuan Pradana Gita Anggraini; Uli Makmun Hasibuan; Adinda Salsabila
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/hbme7a52

Abstract

Kepercayaan diri siswa merupakan faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran dan interaksi sosial di sekolah. Namun, masih banyak siswa yang mengalami rendahnya kepercayaan diri sehingga memerlukan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya peningkatan kepercayaan diri siswa melalui metode role playing di SMKN 1 Percut Sei Tuan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan penerapan role playing sebagai teknik pembelajaran yang melibatkan siswa dalam simulasi peran sesuai skenario tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode role playing secara sistematis dapat meningkatkan kepercayaan diri siswa secara signifikan, ditandai dengan keberanian siswa dalam menyampaikan pendapat, berkomunikasi aktif, dan berpartisipasi dalam pembelajaran. Kesimpulannya, metode role playing efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa di SMKN 1 Percut Sei Tuan.
Implementasi Layanan Dasar Bimbingan Klasikal dalam Mekanisme Bijak Menggunakan Handphone di Kelas VIII SMP Negeri 13 Medan Mona Luthfia Adira; Uli Makmun Hasibuan; Nayla Syahrani Panjaitan
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 2 (2025): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/snvxj431

Abstract

Layanan dasar bimbingan klasikal dengan topik "Bijak Menggunakan Handphone" dilaksanakan pada tanggal 16 Juni 2025 di kelas VIII SMP Negeri 13 Medan dengan tujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang penggunaan handphone yang bijak dan bertanggung jawab. Layanan ini melibatkan 22 siswa sebagai peserta dan menggunakan pendekatan pembelajaran interaktif dengan media visual berupa poster dan lembar kerja peserta didik (LKPD). Metode yang digunakan mencakup pemberian apersepsi ringan tentang pergaulan sekolah, diskusi kelompok, dan sharing pengalaman untuk membangun pemahaman tentang dampak positif dan negatif penggunaan handphone. Hasil observasi menunjukkan tingkat partisipasi siswa yang sangat tinggi, dengan 95% siswa (21 dari 22 siswa) menunjukkan keterlibatan aktif hingga sangat aktif dalam proses pembelajaran. Sebanyak 63% siswa berada pada kategori sangat aktif yang mampu berdiskusi dan mengisi LKPD dengan lengkap, 32% siswa aktif dalam mengisi LKPD dan sesekali bertanya atau menjawab, dan hanya 5% siswa yang kurang aktif. Keberhasilan layanan ini terlihat dari antusiasme siswa dalam berpartisipasi, keberanian mereka berbagi pengalaman pribadi, dan terciptanya suasana kelas yang kondusif untuk pembelajaran.
Co-Authors Adawiyah, Ardella Adifiya, Alfira Adinda Salsabila Adira, Mona Luthfia Agung Ramadan Agustia, Deva Yuni Aina Salsabila Alfira Adifiya Ali Akbar Riadi Amalia, Diny Anastasya Putri Simatupang Andriani Andriani Anggraini, Pradana Gita Annisa Annisa Annisyah, Fitry Apriananda, Risty Dwi Aprilia Malika Putri Aprillia Malika Putri Ardani, Nobri Ardella Adawiyah Arista, Nadia Asbi Asbi Asbi, Asbi Aulia Latifa Aulia Syahrani Raidila Aulia, Permata Dina Auralia, Feby Angel Avanza Fahlevi Zein Ayu Sri Ginanti Azhari, M. Ariq Azli Yani Citra Ramadhani Dania Dara Adiba Latersia Gintin Dela Ananda Dhea Nurmaliza Diadra Dewina Alti Dika Madani Dina Aulia, Permata Dini Fidianti Dwi Atika Zahra Dwi Ningsih, Inggit Elvidayani Elvidayani Elvidayani Elvidayani Elvidayani, Elvidayani Fauzan Lbs, M. Zaky Halimah Tusadiah Handrian, Liza Harahap, Irna Tri Aulia Hasibuan, M.Fauzi Inggit Dwi Ningsih Irna Tri Aulia Harahap Ismayani Ismayani Julia Siregar Kamilah, Amelia Afra Keysah Ramadian Khairul Aldi Syahdana Mz Khapi Yanti laila Lalu Rifki Sanjaya M. Ikhwan Habibie M. Zaky Fauzan Lubis Mawaddah Ramadhani Mey Syandry Khairunnisa Mona Luthfia Adira Muhammad Ariq Azhari Muslikha, Indis Mutiara Sri Yuni Nabawi Pradisty Nabila, Asyifah Nadilla Anggraini Sari Saragih Nadira Putri Wanda Naia Azzahra Najwa Vania Nayla Syahrani Panjaitan Nazwa Nazwa Nazwa, Nazwa Nur Zain Aulia Nurhaida S Nurhalimah Nurhalimah Nurlaila Rahmi Nurlaila Rahmi Nurvita Sembiring, Zeani Chi Pradana Gita Anggraini Pratiwi, Aulia Putri Syahrani Putri, Auzha Amalia Putri, Widya Anggraini Rahmah, Miftah Afifah Raidila, Aulia Syahrani Ramadan, Agung Rambe, Danuwardi Saifullah Riadi, Ali Akbar Rifki Sanjaya, Lalu Risma Irwanti Riyan Ningsih Rizka Maulia S.Ag. S. Pd. M.Ag, Deliati Saharani, Della Putri Salsabila, Adinda Sarah Raudhatul Aulia Sari, Alvionita Nurmala Sari, Wulan Sembiring, Okia Sari Sri Rezeki Suci Ramadani Surbakti, Wahyu Persadanta Syahdana Mz, Khairul Aldi Syahfitri, Wardana Syifa Thahira Tasya Putri Cahaya Tengku Ananda Fitri Syakinah Tiara Ulfa, Saskia Tisania Antiyadila Valencia Marito Hutabarat Vemila Yulistadrifani Siregar Vemila Yulistadrifani Siregar Wan Hanis Masfufah Al Widia Pratiwi Wildaniah Mumtazah Sipahutar Wildaniah Mumtazah Sipahutas Yoja, Astya Dwi Yolanda Ayu Kirana Yolanda, Yuke Yunissa Aristi Anggraina Zahra Nasution, Intan Zakia, Raudatul