Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KELAYAKAN EKONOMI DAN PEMASARAN USAHATANI TEMBAKAU RAKYAT (RAJANGAN) DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Utama FR, Aeko Fria; efendy, Efendy
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 2 (2023): Jurnal Agroteksos Agustus 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i2.972

Abstract

Penelitian ini Bertujuan untuk mengetahui: (1) Keuntungan usahatani tembakau rajangan di Kabupaten Lombok Timur. (2) Tingkat kelayakan Ekonomi usahatani tembakau rajangan di Kabupaten Lombok Timur. (3) Pemasaran usahatani tembakau rajangan di Kabupaten Lombok Timur. (4) Masalah yang dihadapi petani dalam mengelola dan pemasaran usahatani tembakau rajangan di Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan Metode deskriptif dilakukan di Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur, yang dipilih Secara purposive sampling dengan pertimbangan daerah dengan luas dan jumlah tertinggi produksi pertanian tembakau Rajangan. Sumber data dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Data primer dikumpulkan dengan metode survei terhadap 30 responden, dimana pemilihan dari responden dilakukan dengan teknik accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan Analisis Kelayakan ekonomi dan Pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Keuntungan usahatani tembakau rajangan sebesar Rp 6.498.394,64/LLG atau Rp 25.993.578,57/Ha. (2) nilai R/C rasio yaitu 2,11>1 menunjukkan bahwa usahatani tembakau rajangan di Kabupaten Lombok Timur layak diusahakan. (3) saluran pemasaran tembakau rajangan di Kabupaten Lombok Timur terdapat satu lembaga pemasaran disetiap masing-asing desa yaitu lembaga pemasaran pedagang pengepul desa (PPDes). Dengan margin pemasaran terendah dari hasil produksi daun yang ke-4 dengan nilai Rp. 3.248.333,33, dan farmer’s share tertinggi dari hasil pemasaran produksi daun yang ke-4 sebesar 89,26%. Hal ini menunjukan bahwa pada pemasaran daun 4 lebih efisien dari pada daun lainnya. (4) masalah yang dihadapi petani dalam melakukan kegiatan usahatani tembakau rajangan yakni cuaca yang seringkali berubah-ubah dan ketersediaan pupuk yang terbatas. Sedangkan hambatan untuk saluran pemasaran yaitu tingkat harga yang tidak menentu yang diperoleh pedagang pengepul desa
ANALISIS RISIKO USAHATANI SAYURAN PADA SUBAK BILASUNDUNG KECAMATAN SUKAMULIA KABUPATEN LOMBOK TIMUR Fadli, Fadli; FR, Aeko Fria Utama; Rakhman, Amry
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 33 No 3 (2023): Jurnal Agroteksos Desember 2023
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v33i3.994

Abstract

Sayuran merupakan salah satu kelompok jenis tanaman yang termasuk dalam subsektor hortikultura yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis nilai risiko untuk usahatani sayuran di Subak Bilasundung dan Untuk menganalisis nilai penurunan risiko usahatani sayuran melalui pola diversifikasi. Pengambilan daerah penelitian menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Subak Bilasundung Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. Penentuan jumlah Reponden ditentutukan secara Sensus sebanyak 50 orang responden. Data dianalisis menggunakan analisis usahatani dan analsis risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Nilai risiko produksi untuk komoditas buncis sebesar 0.301, tomat sebesar 0.244, dan sawi sebesar 0.323, sedangkan nilai risiko pendapatan untuk komoditas buncis 0.633, tomat sebesar 0.666, dan sawi sebesar 0.892, dan untuk Diversifikasi usahatani sayuran menjadi solusi dalam mengurangi risiko.
Usahatani dan Manajemen Pengelolaan Pada Hutan Rakyat di Kawasan Desa Genggelang, Lombok Utara Suparyana, Pande Komang; Utama FR, Aeko Fria
Jurnal Agrimanex: Agribusiness, Rural Management, and Development Extension Vol. 4 No. 1 (2023): September
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/agrimanex.v4i1.9712

Abstract

Hutan memberikan maanfaat yang sangat besar terutama dalam mendukung kesejahteraan hidup masyarakat. Dengan mengetahui potensi ekonomi dan penerapan pengelolaan manajemen hutan akan berperan dalam menjaga kelestarian hutan tanpa adanya pemenfataan yang berlebihan pada hutan. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui efesiensi dan penerapan manajemen pengelolaan usahatani di Kawasan Hutan Rakyat Desa Genggelang Kabupaten Lombok Utara. Responden dipilih dengan metode sensus sebanyak 41 petani pada Kelompok Tani Tunas Baru dan Pade Girang. Analisis usahatani dan penerapan manajemen pengelolaan di Kawasan Hutan Rakyat Desa Genggelang digunakan dalam menganalisis penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan penerapan sistem agroforestri pada usahatani hutan rakyat oleh petani di Desa Genggelang Kabupaten Lombok Utara yaitu termasuk pada kategori Sedang. Keuntungan dari usahatani hutan rakyat di Desa Genggelang sebesar Rp. 13,335,748.48 dan memiliki nilai R/C Ratio sebesar 19,97. Usahatani hutan rakyat di Desa Genggelang dilakukan secara ekonomis dan dikatakan efisien serta menguntungkan dan layak dikembangkan. Sistem agroforestry pada usahatani agribisnis di sekitar hutan rakyat Desa Genggelang dapat berjalan dengan baik jika ada tambahan petugas pendampingan bagi kelompok tani yang ada guna peningkatan frekuensi kunjungan dan penyuluhan bagi penerapan pengelolaan sistem agroforestri yang baik
Peningkatan Ekonomi Petambak Garam Melalui Penerapan Teknologi Geomembran di Desa Sondosia Kecamatan Bolo Kabupaten Bima M Yusuf; Muhammad Nursan; Anwar Anwar; Fadli Fadli; Aeko Fria Utama FR; Rifani Nur Sindy Setiawan; Anna Apriana Hidayanti; Eka Nurminda Dewi Mandalika; Dudi Septiadi
Alamtana: Jurnal Pengabdian Masyarakat UNW Mataram Vol 4 No 1 (2023): Edisi Mei 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS NAHDLATUL WATHAN MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jaltn.v4i1.1462

Abstract

The purpose of this service activity is to: (1) improve the knowledge and skills of the farmers relating to: (a) technical aspects and socio-economic aspects of geomembrane technology; (b) Management of salt farming with the development of geomembrane technology (2) knowing the response of salt farmers regarding geomembrane technology (3) establishing relationships between universities and the community. Implementation of activities carried out using the andragogy method through counseling and demonstrations to the target group. The results of the activity show that: (1) this activity has been able to increase the knowledge and skills of salt farmers especially relating to: (a) technical aspects and socioeconomic aspects especially related to improving the community's economy, especially salt farmers through the development of geomembrane technology; (b) Management of salt farming using geomembrane technology shows good results, is healthy and environmentally friendly; (c) group management ability in efforts to take advantage of existing potential is good; (2) The response of salt farmers to extension activities is quite high; (3) This activity has increased communication between tertiary institutions, especially UNRAM, and the community.
Analisis Efisiensi Pemasaran Usaha Budidaya Jamur Tiram Putih di Kota Mataram Aeko Fria Utama FR; Muhammad Nursan; Amry Rakhman
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 2 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i2.1213

Abstract

One of the factors that can influence the success of the mushroom business can be seen from the marketing channels and marketing efficiency of the oyster mushroom cultivation business. This research aims to analyze channel profits and marketing efficiency of white oyster mushroom cultivation businesses in Mataram City. The method used in this research is a descriptive method, collecting data obtained using survey and interview techniques. The unit of analysis is the oyster mushroom cultivation business in Mataram City. The determination of the area in this study was determined by "purposive sampling" in Mataram City. The determination of respondents was carried out by census, meanwhile. The data analysis used is marketing channel analysis and marketing efficiency. The research results show that the average profit obtained is IDR. 12,790,868 per area of cultivated land, during one production process. The marketing channel for white oyster mushrooms in Mataram City consists of two channels, channel I is a direct marketing channel, namely producers directly to final consumers and marketing channel II, namely farmers - retailers - final consumers. The marketing channel for white oyster mushrooms in Mataram City is considered efficient, because the producer share value in marketing channel I is 100% and marketing channel II is 80% with a marketing margin of Rp. 5,000/Kg so that marketing channels I and II are said to be efficient because they are greater than 60%
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI NANAS DI KECAMATAN MASBAGIK KABUPATEN LOMBOK TIMUR efendy, Efendy; FR, Aeko Fria Utama
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 34 No 2 (2024): Jurnal Agroteksos Agustus 2024
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v34i2.1233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui faktor internal dan eksternal pada usahatani nanas di Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur. (2) Untuk mengetahui alternatif strategi pengembangan usahatani nanas di Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dan unit analisis adalah Usahatani Nanas di Kecamatan Masbagik. Penentuan lokasi penelitian dilakukan dengan purposive sampling yaitu di Desa Lendang Nangka dan Desa Lendang Nangka Utara. Penentuan jumlah responden dengan Quota sampling yang terdiri dari 30 responden dan penentuan responden dilakukan dengan accidental sampling. Jenis data dalam penelitian ini data yaitu data kualitatif. Hasil penelitian menujukan bahwa: (1) Faktor internal pada usahatani nanas terdari kekuatan yaitu: Kondisi tanah yang cocok untuk usahatani nanas, pengalaman berusahatani nanas, kualitas nanas yang bagus, rasa yang manis, tidak memerlukan keahlian khusus dalam usahatani. Sedangkan kelemahan yaitu: Kurangnya informasi pasar, keterbatasan modal, Masih menggunakan alat- alat tradisional. Faktor eksternal pada usahatani nanas terdiri dari peluang yaitu: Permintaan nanas masih cukup tinggi, nanas dapat diolah menjadi berbagai macam produk, manfaat untuk kesehatan, Pengembangan agrowisata. Sedangkan ancaman yaitu Harga nanas yang berfluktuasi, kenaikan harga pupuk, perubahan cuaca yang tidak menentu, banyaknya persaingan dari luar daerah. (2) Alternatif strategi pengembangan usahatani nanas di Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur yaitu didapatkan berada pada kuadran I (S – O): Meningkatkan pengolahan tanah agar petani bisa meningkatkan produksi guna memenuhi permintaan, meningkatkan kualitas nanas agar dapat dikembangkan jadi berbagai produk, dan dengan budidaya nanas yang cukup mudah serta lokasinya yang strategis bisa dikembangkan jadi agrowisata.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI KAKAO DI KECAMATAN SABBANG KABUPATEN LUWU UTARA Nabilah, Sharfina; Suparyana, Pande Komang; FR, Aeko Fria Utama; Tahir, Rahmawati
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i2.1675

Abstract

Kecematan Sabbang Kabupaten Luwu Utara Sulawesi Selatan salah satu daerah yang masyarakatnya sebagian besar merupakan petani tanaman kakao yang memiliki potensi perkebunana kakao terbaik. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi perumusan pengembangan usahatani kakao untuk meningkatkan taraf ekonomi rumah tangga petani. penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan mulai Maret sampai Mei 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Jumlah populasi sebanyak 326 maka jumlah responden 33 petani, pedangan 1, dan penyuluh lapangan 1. Selanjutnya data diolah menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa peluang usahatani tanaman kakao sangat menjanjikan dan dapat bersaing oleh karena itu konsep pengembangan diarahkan untuk mewujudkan peluang usaha dengan memaksimalkan pemberdayaan luas lahan tanaman kakao untuk meningkatkan kualitas, kuantitas produksi biji kakao, penanganan terhadap serangan hama dan penyakit, melakukan penanaman kembali tanaman kakao yang sudah mati dan melakukan peremajaan terhadap tanaman kakao yang sudah tua untuk meningkatkan produksi dengan perbaikan metode sistem penanganan pascapanen, pemanfaatan modal sendiri dan melakukan kerja sama yang jelas dengan pedagang guna menciptakan pasar baru untuk memenuhi permintaan yang tinggi sera mewujudkan kualitas biji sesuai standar sehingga dapat bersaing dipasar lokal dan pasar ekpor untuk meningkatkan taraf ekonomi rumah tangga petani dalam menjaga stabitlitasnya. Pengembangan usaha tani kakao berada pada kuadran II, yang mengindikasikan strategi pertumbuhan dengan konsentrasi melalui integrasi horizontal. Petani diharapkan dapat meningkatkan kualitas biji kakao untuk mendapatkan harga jual yang layak dan dapat bersaing dipasaran
KAJIAN USAHATANI RUMPUT LAUT JENIS EUCHEMACOTTONI DENGAN METODE LONGLINE DI DESA SERIWE KABUPATEN LOMBOK TIMUR Fadli, Fadli; FR, Aeko Fria Utama
JURNAL AGRIMANSION Vol 25 No 2 (2024): Jurnal Agrimansion Agustus 2024
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v25i2.1721

Abstract

Rumput laut komoditas eucheuma cottoni merupakan salah satu jenis komoditas usahatani yang memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan di Desa Seriwe. Tujuan dari penelitian ini adalah (a) untuk menganalisis mengenai layak atau tidaknya usahatani rumput laut eucheuma cottoni dijalankan di Desa Seriwe, dan (b) untuk mengetahui besarnya nilai kelayakan usahatani rumput laut eucheuma cottoni di Desa Seriwe. Lokasipenelitian ini dilaksanakan di Desa Seriwe Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur. Metode budidaya rumput laut yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah budidaya rumput laut eucheuma cottoni menggunakan metode longline. Penentuan lokasi penelitian dan responden penelitian dilakukan dengan metode purposivesampling. Penelitian ini menggunakan analisis deskriptif melalui dua pendekatan, yaitu pendekatan kualitatif dan penedekatan kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini menjelaskan bahwa usahatani rumput laut eucheuma cottoni melalui metode longline layak dijalankan. Nilai R/C ratio usahatani rumput laut tersebut lebih besar dari 1, yaitu ; (a) R/C ratio siklus pertama sebesar 1,43, (b) R/C rato siklus kedua sampai ketujuh sebesar 4,66, dan (c) R/C ratio setiap tahun sebesar 3,52.
Pendampingan Penyusunan Aturan Lokal (Awiq-Awiq) Penangkapan Rajungan Di Desa Pemongkong Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur Husni, Syarif; Suparmin; M. Yusuf; Nursan, Muhammad; Utama FR, Aeko Fria; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 4 (2024): Oktober-Desember 2024
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i4.9841

Abstract

Untuk menjaga kelestarian rajungan dari aktivitas penangkapan yang begitu tinggi intensitasnya, maka perlu disusun aturan lokal (awiq-awiq) untuk mengatur kegiatan penangkapan baik penggunaan alat tangkap, lokasi tamgkap, ukuran rajungan yang boleh ditangkap dan sanksi bagi nelayan yang melanggar. Tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah mendampingi dalam penyusunan aturan lokal (awiq-awiq) penangkapan rajungan di Desa Pemongkong. Metode kegiatan penyusunan Awiq-Awiq melalui Focus Group Discussion (FGD) yang dikobinasikan dengan metode sosialisasi. Penyusunan aturan lokal (awiq-awiq) melalui beberapa tahap kegiatan yaitu identifikasi dan perumusan masalah, sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), dan penyusunan draf aturan lokal (awiq-awiq). Dalam awiq-awiq mengatur pasal tentang kegiatan yang dilarang, sanksi hukum dan lembaga pengelola Badan Pengelolaan Perikanan Laut Desa (BP2LD)
Penyuluhan Teknik Pembuatan Pupuk Organik dari Kotoran Kambing dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Desa Paok Pampang, Kabupaten Lombok Timur, NTB Setiawan, Rifani; Yusuf, M.; Anwar; Hidayanti, Anna Apriana; Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita; Fadli; Nursan, Muhammad; FR, Aeko Fria Utama; Kusuma, Wirajaya
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 2 No. 1 (2023): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v2i1.23

Abstract

Salah satu kelompok tani yang berada di Desa Paok Pampang adalah kelompok tani Bila Sundung. Salah satu komoditi unggulan dari kelompok tani tersebut adalah cabai, dimana hasilnya telah dipasarkan  ke Pulau Bali, Jawa maupun Batam. Dalam pembangunan pertanian, pupuk adalah unsur strategis untuk meningkatkan produktivitas dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari sistem usaha tani. Namun, saat ini para petani mengeluhkan pupuk subsidi yang langka dan sulitnya proses dalam mendapatkan pupuk subsidi tersebut, sehingga para petani harus membeli pupuk non subsidi dengan harga sangat mahal. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberi penyuluhan tentang cara pembuatan pupuk organik dari kotoran kambing. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan beberapa hal sebagai berikut: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan untuk anggota kelompok tani Bila Sundung tentang pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran kambing; (2) Meningkatkan kemampuan manajemen kelompok dalam memanfaatkan potensi yang ada; (3) Respon anggota kelompok tani Bila Sundung terhadap materi yang telah diberikan menunjukkan hal yang positif; (4) Menjalin hubungan Perguruan Tinggi khususnya Universitas Mataram dengan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Bila Sundung.