Claim Missing Document
Check
Articles

Pemberdayaan Petani Melalui Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Kotoran Sapi dan Tanaman dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan di Desa Pringgajurang Utara, Kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur M. Yusuf; Fadli; Aeko Fria Utama FR; Amry Rakhman; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Ketut Budastra; Muhammad Nursan
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i2.153

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini secara umum bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilaan petani tentang pembuatan pupuk organik dari limbah kotoran sapi dan tanaman dalam mendukung pertanian berkelanjutan di Desa Pringgajurang Utara, Kecamatan Motong Gading Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah metode pengembangan masyarakat (community development) yang menekankan pembelajaran orang dewasa, dengan melibatkan 20 orang anggota kelompok sasaran. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa: (1) Secara umum pelaksanaan kegiatan telah berlangsung dengan baik dan lancar yang ditunjukkan dengan adanya partisipasi aktif dari kelompok sasaran serta ipteks yang ditawarkan dapat diterima oleh kelompok sasaran; (2) Kegiatan ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta terutama yang berkaitan dengan: (a) aspek pembuatan pupuk organik dari sisa limbah kotoran sapi dan tanaman dalam mendukung pertanian berkelanjutan; dan (b) kemampuan manajemen kelompok, khusunya petani upaya memanfaatkan potensi yang ada; dan (3) Kegiatan pengabdian ini juga telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara perguruan tinggi dalam hal ini Fakultas Pertanian, Universitas Mataram (UNRAM) dengan masyarakat, khusunya petani di Desa Pringgajurang Utara Kecamatan Motong Gading Kabupaten Lombok Timur.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah dan Budidaya Maggot dalam Mendukung Ekonomi Sirkular di Desa Sugian Kecamatan Sambalia, Lombok Timur IGN Aryawan Asasandi; M. Yusuf; Aeko Fria Utama FR; Sab’ul Masani; Mohammad Alwi Shahab; Lalau Hizbullah; Syarif Husni
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v6i2.204

Abstract

Salah satu terobosan yang efektif untuk mengurangi timbunan sampah sekaligus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat adalah melalui budidaya maggot. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga Desa Sugian, Kecamatan Sambalia, Lombok Timur, dalam mengelola sampah organik serta membudidayakan maggot sebagai implementasi konsep ekonomi sirkular; (2) Menyediakan contoh nyata dan pendampingan langsung terkait teknik pengelolaan sampah dan budidaya maggot yang efisien agar menjadi sumber daya bernilai ekonomi; dan (3) Memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi, khususnya Fakultas Pertanian, Universitas Mataram, dengan masyarakat setempat, guna mendorong transfer teknologi, pengetahuan, dan inovasi secara berkelanjutan. Program ini dirancang dengan mengadopsi pendekatan community development yang berfokus pada penerapan prinsip-prinsip pembelajaran orang dewasa (adult learning), dengan melibatkan 14 pesereta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan Program. Secara umum, kegiatan berlangsung dengan baik dan lancar, ditandai oleh partisipasi aktif kelompok sasaran serta respon positif terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi (Ipteks) yang diperkenalkan; (2) Peningkatan Kapasitas Peserta. Program ini memberikan dampak signifikan pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, khususnya dalam dua bidang utama: (a). Pengelolaan sampah organik melalui budidaya maggot yang mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular, (b). Peningkatan kapasitas manajerial kelompok dalam memanfaatkan potensi lokal secara optimal; (3) Penguatan Hubungan Perguruan Tinggi dan Masyarakat. Kegiatan ini mendorong terjalinnya komunikasi dua arah yang lebih intensif antara Fakultas Pertanian Universitas Mataram (UNRAM) dengan masyarakat, khususnya komunitas petani di Desa Sugian, Kecamatan Sambalia, Kabupaten Lombok Timur.
Analisis Strategi Pengembangan Agribisnis Jamur Tiram di Kabupaten Lombok Barat Fadli; Efendy; Aeko Fria Utama FR
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.7175

Abstract

Jamur tiram merupakan salah satu komoditas dari subsekor hortikultura yang banyak dibudidayakan oleh petani dan menjadi pangan alternatif potensial dalam mendukung pemenuhan pangan nasional. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan sebagai berikut: (a) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan pendapatan petani jamur tiram di Kabupaten Lombok Barat, dan (b) Menganalisis strategi pengembangan agribisnis jamur tiram di Kabupaten Lombok Barat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dimana sumber data dalam penelitian ini meliputi data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, dan jumlah responden penelitian sebanyak 40 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ; (a) Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan pendapatan petani jamur tiram di Kabupaten Lombok Barat terdiri dari harga jual, peningkatan produksi, biaya produksi, luas areal produksi, kualitas bibit, dan efisiensi pemasaran, dan (b) Strategi pengembangan agribisnis jamur tiram di Kabupaten Lombok Barat terdiri dari strategi S-O, strategi S-T, strategi W-O dan strategi W-T. Salah satu strategi yang dapat dilakukan dalam pengembangan agribisnis jamur tiram di Kabupaten Lombok Barat adalah peningkatkan pengetahuan, skill atau kompetensi petani jamur tiram melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan.
Analisis Perilaku Petani dalam Menentukan Pola Tanam di Desa Paok Pampang Kabupaten Lombok Timur Fadli; Aeko Fria Utama FR
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i1.7248

Abstract

Perilaku petani merupakan tingkah laku atau cara bertindak petani dalam mengelola lahan pertanian dan cara dalam menjalankan aktivitas pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk: (a) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku petani dalam menentukan pola tanam di Kabupaten Lombok Timur; dan (b) Menganalisis perilaku petani dalam menentukan pola tanam di Kabupaten Lombok Timur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dimana metode ini menekankan pada pemahaman mendalam tentang perspektif individu atau kelompok yang dibuat dengan cara menyusun, menganalisis, menginterprestasikan, menggambarkan secara sistematik dan akurat, serta menarik kesimpulan terhadap penelitian yang dilakukan. Penentukan lokasi penelitian dan responden dalam penelitian ini dilakukan melalui metode purposive sampling. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan wawancara dan observasi langsung di lapangan. Analisis data yang digunakan untuk penelitian ini menggunakan analisis deskriptif. Pendekatan yang digunakan dalam analisis data pada penelitian ini melalui penetapan skor dan kriteria. Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam menentukan pola tanam di Kabupaten Lombok Timur adalah harga output di pasar, harga input produksi, ketersediaan tenaga kerja, ketersediaan benih dan input produksi, serta kelangkaan sumberdaya. Berdasarkan hasil analisis data pada penelitian ini menunjukkan bahwa harga output produksi di pasar menjadi faktor utama yang membuat petani memutuskan pola usahatani dan jenis komoditas yang akan dipilih. Perilaku petani dalam memilih pola tanam berdasarkan potensi harga output atau harga output produksi di pasar disebabkan oleh adanya motivasi petani untuk meningkatkatkan pendapatan usahatani dan kesejahteraan keluarga.
SOSIALISASI DAN PRAKTIK PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK TANAMAN ANGGUR DI DESA PAOK PAMPANG KECAMATAN SUKAMULIA Fadli, Fadli; Nursan, Muhammad; FR, Aeko Fria Utama; Mandalika, Eka Nurminda Dewi; Hidayanti, Anna Apriana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29406

Abstract

Pekarangan merupakan sebidang lahan yang berada di sekitar rumah dengan status kepemilikan pribadi dan memiliki batas-batas yang jelas. Desa Paok Pampang merupakan salah satu desa yang ada di Kabupaten Lombok Timur yang sebagian besar masayarakat memiliki pekerjaan utama sebagai petani dan memiliki pekarangan rumah yang cukup luas. Oleh karena itu, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah (1) menganalisis pemanfaatan pekarangan rumah oleh masyarakat yang ada di Desa Paok Pampang, dan (2) mensosialisasikan pemanfaatan pekarangan rumah melalui budidaya tanaman anggur. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosilalisasi ini adalah metode pendagogik. Masyarakat yang menjadi sasaran adalah masyarakat tani yang ada di Desa Paok Pampang yang memiliki pekarangan rumah. Kegiatan sosialisasi atau pengabdian ini dilakukan pada bulan Agustus sampai dengan September 2023. Tahapan kegiatan sosialisasi ini meliputi tahap persiapan, pemberian materi kegiatan, dan pelatihan budidaya anggur. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa jenis tanah pekarangan rumah milik masyarakat tani Desa Paok Pampang cocok dan sesuai sebagai lokasi untuk budidaya tanaman anggur, Pangsa pasar buah anggur terbuka luas, serta pengembangan tanaman anggur sebagai komoditas utama dalam pemanfaatan pekarangan rumah menjadi potensial bagi masyarakat tani yang ada di Desa Paok Pampang.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA BUDIDAYA LOBSTER BERKELANJUTAN DI KAWASAN TELONG ELONG KABUPATEN LOMBOK TIMUR Nursan, Muhammad; Supriastuti, Eko; Utama FR, Aeko Fria; Widiyanti, Ni Made Nike Zeamita
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1458

Abstract

Kawasan Telong Elong Kabupaten Lombok Timur merupakan kawasan sentra budidaya lobster di Provinsi NTB, meskipun demikian usaha budidaya pembesaran lobster di Kabupaten Lombok Timur saat ini masih memiliki beberapa permasalahan yang perlu diatasi dalam rangka membantu pembudidaya mengembangkan usahanya. Pembudidaya masih dihadapkan pada permasalahan teknologi, permodalan, dan pakan yang masih terbatas dan kurang berkualitas. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah: 1) Mengidentifikasi faktor internal dan ekternal; dan 2) merumuskan strategi pengembangan usaha budidaya lobster berkelnjutan di Kabupaten Lombok Timur. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode penelitian deskriptif dengan pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif (mixed method). Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan metode survei melalui wawancara terstruktur terhadap 60 orang yang diambil secara purposive sampling. Analisis data penelitian yang dikumpulkan menggunakan analisis SWOT. Hasil menunjukkan bahwa strategi utama pengembangan budidaya lobster di Kawasan Telong Elong Kabupaten Lombok Timur adalah Strategi WO (Weakness–Oppurtunies) yaitu strategi yang mampu meminimalkan kelemahan yang ada untuk meraih peluang pengembangan usaha budidaya lobster di Kawasan Telong Elong Kabupaten Lombok Timur. Strategi tersebut meliputi peningkatkan produktivitas usaha budidaya lobster melalui peningkatan kualitas pakan, insfrastruktur dan teknologi budidaya lobster berkelanjutan dan peningkatkan penyuluhan dan pelatihan manajemen usaha budidaya lobster berkelanjutan dan pembuatan pakan berkualitas.
STRATEGI PENGHIDUPAN RUMAHTANGGA PETANI JAGUNG MENGHADAPI PERUBAHAN IKLIM DI KABUPATEN LOMBOK TENGAH Utama FR, Aeko Fria; Hidayati, Asri; Nursan, Muhammad; Setiawan, Rifani Nur Sindy
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 35 No 2 (2025): Jurnal Agroteksos Agustus 2025
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v35i2.1455

Abstract

Komoditas jagung merupakan komoditas unggulan dan sumber pendapatan utama bagi banyak rumahtangga petani di Kabupaten Lombok Tengah. Petani di kawasan ini sangat rentan terhadap perubahan iklim. Keberlanjutan penghidupan rumah tangga petani jagung bergantung pada kemampuan mereka untuk mengadaptasi strategi penghidupan yang tangguh dan responsif terhadap perubahan lingkungan yang dinamis. Tujuan Penelitian ini adalah; 1) Mengidentifikasi modal penghidupan rumahtangga petani jagung di Kabupaten Lombok Tengah; 2) Menganalisis strategi penghidupan yang digunakan rumahtangga petani jagung menghadapi dampak perubahan iklim. Penelitian dilakukan di Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode mix methode. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara dengan responden yang dipandu dengan kuesioner terhadap 40 responden yang ditentukan secara simple random sampling. Analisis data yang akan dipakai pada penelitian ini diantaranya adalah analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan modal Penghidupan Petani Jagung di Kabupaten Lombok Tengah relatif memiliki variasi yang sedang, dengan distribusi aset terbesar terdapat pada modal manusia, modal fisik, dan modal sosial, sementara modal finansial dan modal alam relatif terbatas. Strategi penghidupan petani jagung terbagi ke dalam tiga bentuk, yaitu: a) Strategi aktif, berupa diversifikasi tanaman, penggunaan varietas tahan kekeringan, pembuatan sumur bor, penerapan pola tanam adaptif, hingga keterlibatan anggota keluarga dalam usahatani; b) Strategi pasif, meliputi pengurangan pengeluaran rumah tangga, penghematan konsumsi, hingga menjual aset kecil; c) Strategi jaringan, terutama mengandalkan bantuan sosial pemerintah (62,5%) dan dukungan keluarga/kerabat (45%), sementara akses ke kelembagaan tani (25%) dan kredit berbasis kemitraan (12,5%) masih terbatas. Hal ini memperlihatkan bahwa jaringan sosial dan dukungan eksternal menjadi pilar penting ketahanan petani, meski masih bersifat jangka pendek.
Pemberdayaan Peternak Kambing Peranakan Etawa (PE) Melalui Integrasi Tanaman–Ternak untuk Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan di Desa Genggelang, Lombok Utara M. Yusuf; Aeko Fria Utama FR; Sab’ul Masani; IGN Aryawan Asasandi; Efendy; Muhammad Nursan; Taslim Sjah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15456

Abstract

Empowering Etawa crossbred (PE) goat farmers through crop-livestock integration is a sustainable strategy to increase productivity and income. This system synergizes the use of crop waste as feed and livestock manure as organic fertilizer, thereby increasing efficiency, reducing production costs, strengthening household economic resilience, and supporting the sustainability of the Genggelang Village agroecosystem, North Lombok. This community service program aims to: (1) increase the knowledge and skills of PE goat farmers through the implementation of a crop-Etawah crossbreed goat (PE) integration system, which is oriented towards increasing productivity and business efficiency, and strengthening group capacity; (2) provide hands-on practical examples and technical assistance in PE goat management, so that farmers not only understand the concept but are also able to implement it independently; (3) strengthen partnerships and build synergies between the Faculty of Agriculture, University of Mataram, and the farming community in the development and implementation of agricultural technology innovations. The method used was a community development approach based on adult learning, involving 15 farmer group members as participants. The results of the activity indicate that (1) there was an increase in the knowledge and skills of farmers through the implementation of a crop-Etawah crossbreed goat (PE) integration system, which is oriented towards increasing productivity and business efficiency. (2) This program can strengthen the group's managerial capacity in optimizing local potential, and (3) collaborative communication between academics and farmers/breeders in developing PE goat-based agriculture.
ANALISIS EFISIENSI PENGGUNAAN INPUT PRODUKSI USAHATANI PADA PENGEMBANGAN AGRIBISNIS PADI DI KECAMATAN LABUHAN HAJI KABUPATEN LOMBOK TIMUR Fadli Fadli; Aeko Fria Utama FR; Efendy Efendy
AGROTEKSOS, Jurnal Ilmiah Ilmu Pertanian Vol 36 No 1 (2026): Jurnal Agroteksos April 2026
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agroteksos.v36i1.1662

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi terhadap hasil panen padi, mengukur tingkat efisiensi alokatif penggunaan input produksi, serta mengevaluasi kelayakan finansial usahatani padi dalam kerangka pengembangan agribisnis di Kecamatan Labuhan Haji, Kabupaten Lombok Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik survei terhadap petani responden yang dipilih menggunakan metode acak sederhana (simple random sampling). Data dianalisis menggunakan fungsi produksi fungsi Cobb-Douglas, analisis efisiensi alokatif (NPM/(Px)), dan analisis kelayakan finansial (R/C Ratio). Hasil analisis fungsi produksi Cobb-Douglas menunjukkan bahwa secara serempak, seluruh input produksi berpengaruh nyata terhadap hasil produksi padi (R² = 0,842). Secara parsial, luas lahan, benih, dan pupuk NPK berpengaruh positif signifikan, pupuk Urea berpengaruh positif tidak signifikan, sedangkan pestisida berpengaruh negatif signifikan dan tenaga kerja tidak berpengaruh nyata. Hasil analisis efisiensi alokatif menunjukkan bahwa penggunaan luas lahan, benih, dan pupuk NPK belum efisien (K > 1) sehingga perlu ditambah, sedangkan penggunaan pestisida dan tenaga kerja tidak efisien (K < 1) sehingga alokasinya harus dikurangi. Rekomendasi utama penelitian ini adalah perlunya penerapan pemupukan berimbang, pengendalian hama terpadu untuk menekan input pestisida, serta adopsi mekanisasi pertanian guna mereduksi tingginya biaya tenaga kerja.
Marketing Innovation of Turmeric Agroindustry Through Information Technology in West Lombok District Regency (Case Study in Gerung District) Aeko Fria Utama FR; I GN Aryawan Asasandi
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 3 No. 3 (2025): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Maret 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v3i3.705

Abstract

The purpose of the study was to determine the role of innovation in the marketing of the turmeric agroindustry in Gerung District, West Lombok Regency, namely: (1) to determine the role of innovation in the marketing of the turmeric agroindustry in Gerung District, West Lombok Regency; (2) to determine the benefits obtained when using information technology as a marketing medium; and (3) to determine the obstacles when using information technology in marketing. This study uses a case study method and is located in Gerung District, West Lombok Regency. The determination of respondents in this study was carried out using a purposive sampling technique totaling 20 respondents who are entrepreneurs in the agroindustry of processed turmeric beverages. The results of the study showed (1). Among the several information technologies available, the most important role in the marketing of the turmeric agroindustry is a cellphone with the WhatsApp application, namely with the number of users 20 out of 20 respondents (100%) with an average sales volume of 253 bottles within one week (2). The most benefits felt by respondents in using information technology as a marketing medium for turmeric-based agro-industry in Gerung District are more buyers and orders, with an average of 7 out of 20 respondents (35%) who received these benefits (3). The most common and frequent obstacles experienced by respondents were errors during delivery (delivery time, damaged packaging during delivery, etc.), with 12 out of 20 respondents (60%) experiencing this.