Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DI PONDOK PESANTREN TUHFATUL ANFANANIYAH DENGAN PEMBUATAN ECOBRICK Azhari, Anjar Pranggawan; Jufri, Afifah Farida; Nufus, Novita Hidayatun; Putri, Dwi Noorma; Dewi, Suprayanti Martia; Jihadi, Amrul; Raehanayati, Raehanayati; Iemaaniah, Zuhdiyah Matienatul
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29153

Abstract

Permasalahan sampah anorganik menjadi perhatian di lingkungan Pondok Pesantren Tuhfatul Anfananiyah karena semakin banyaknya sampah yang dihasilkan oleh santri yang dapat berdampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai pengelolaan sampah yang baik merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap kondisi ini, sehingga memerlukan program edukasi bagi warga pondok pesantren. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan tentang dampak buruk sampah plastik terhadap kesehatan dan lingkungan, pengelolaan sampah plastik yang benar, serta cara pembuatan ecobrick untuk mengurangi sampah plastik. Pengabdian dilakukan dengan action research dengan metode penyuluhan dan demonstrasi. Luaran dari kegiatan ini adalah peserta memahami upaya pengelolaan sampah berdasarkan prinsip 3R yang benar dan terampil membuat ecobrick dari sampah plastik yang terdapat di lingkungan sekitar.
Sosialisasi Inovasi Pemanfaatan Lahan Kosong dan Sampah Organik di Desa Barabali, Lombok Tengah Jihadi, Amrul; Jayaputra; Nurrachman; Pranggawan Azhari, Anjar; Martia Dewi, Suprayanti; Farida Jufri, Afifah; Apriani, Reni
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13116

Abstract

Tingginya timbunan sampah organik harian di perkotaan dan pedesaan yang belum termanfaatkan, serta keberadaan lahan kosong yang tidak produktif, merupakan isu krusial yang memerlukan intervensi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai inovasi pemanfaatan lahan kosong dan sampah organik melalui metode sosialisasi dan diskusi interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua jam dengan melibatkan diskusi dan tanya jawab tanpa praktik lapangan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan analisis tematik terhadap pertanyaan yang diajukan peserta. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman kognitif peserta. Pergeseran pola pertanyaan dari yang bersifat mendasar menjadi lebih spesifik dan aplikatif, membuktikan bahwa terjadi transfer pengetahuan yang efektif. Peningkatan pemahaman ini menjadi fondasi penting untuk mendorong perubahan sikap dan perilaku masyarakat menuju praktik pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. Meskipun tanpa praktik langsung, kegiatan edukasi partisipatif terbukti efektif sebagai langkah awal untuk membangun kapasitas dan inisiatif mandiri masyarakat dalam mengatasi masalah lingkungan di sekitar mereka.
Diversity of Stingless Bee Species and Their Pests in the Village of Rarung, Central Lombok Jihadi, Amrul; Supeno, Bambang; Sarjan, Muhammad; Haryanto, Hery; Pranggawan Azhari, Anjar
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 4b (2025): Special Issue
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i4b.10571

Abstract

The bekeeping of stingless bees is gaining popularity and developing in West Nusa Tenggara, as it provides an alternative livelihood and plays a vital role in the ecosystem through pollination. Despite growing public interest, detailed data on the diversity of stingless bee species and the challenges farmers face, particularly pest and disease infestations, remain scarce in some areas, such as Central Lombok. The aim of this study was to identify the bred species of stingless bees and the pest and disease species found in bee colonies in Rarung Village. The research was conducted from Juni to September 2024. The research methodology included field surveys, interviews with 4 farmers using snowball sampling techniques. In each farmers, we collected stingless bee and their pests from 10 stup and preserved in alcohol 70%. Morphological identification of bee species and pests was done in Plant Protection Laboratory, University of Mataram . The results showed that four species of stingless bees were being bred in Rarung Village: Tetragonula laeviceps, Tetragonula biroi, Tetragonula clypearis, and Tetragonula sapiens. Other major identified pests included ants (Formicidae), geckos (Gekkonidae), wasps (Vespidae), and signs of fungal pathogens. The results of this study show that bee species from outside Lombok were found in Rarung village that indicate thespecies diversity was affected by the practice of introducing species from outside Lombok.
Pengaruh Komposisi Media Tanam dengan Pemberian Pupuk NPK Dosis Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Hasil Beberapa Genotipe Kedelai Berbiji Besar Ade Irma Silviani; Kisman; Anjar Pranggawan Azhari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/7ahp1516

Abstract

Kedelai (Glycine max L.) merupakan komoditas pangan penting yang berperan sebagai sumber protein nabati utama di Indonesia. Namun, produktivitas kedelai nasional masih rendah akibat keterbatasan lahan subur dan penggunaan pupuk kimia yang tidak seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam dan pemberian pupuk NPK dengan dosis berbeda terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa genotipe kedelai berbiji besar. Penelitian dilaksanakan di Screen House Fakultas Pertanian Universitas Mataram dari bulan Agustus hingga November 2024 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor, yaitu genotipe kedelai (Burangrang, Grobogan, Galur GrMa, dan Edamame Sembalun) serta komposisi media tanam dengan kombinasi tanah, pupuk kandang (PO vitagonik), sekam bakar, dan dosis pupuk NPK berbeda (0,2–0,5 g/tanaman). Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi nyata antara komposisi media tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai. Kombinasi terbaik diperoleh pada perlakuan genotipe Grobogan dengan media tanam 4:2:1 (tanah:PO vitagonik:sekam bakar) dan dosis pupuk NPK 0,4 g/tanaman yang menghasilkan pertumbuhan vegetatif dan hasil biji tertinggi. Genotipe Grobogan menunjukkan kemampuan adaptasi terbaik terhadap variasi media tanam dan dosis pupuk NPK. Disarankan untuk menggunakan kombinasi tersebut dalam budidaya kedelai berbiji besar guna meningkatkan produktivitas di lahan suboptimal.
SOSIALISASI PEMANFAATAN TANAMAN ZINGIBERACEAE UNTUK MENINGKATKAN IMUNITAS DI MASYARAKAT Vera Yulandasari; Dita Retno Pratiwi; Siti Maryam; Anjar Pranggawan Azhari; Afifah Farida Jufri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41149

Abstract

Sistem kekebalan tubuh memainkan peranan vital dalam melindungi tubuh dari infeksi dan penyakit. Berbagai faktor, seperti asupan nutrisi, pola hidup, serta kondisi lingkungan, berkontribusi terhadap kekuatan imunitas tubuh. Tanaman herbal, khususnya dari keluarga Zingiberaceae, telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mendukung peningkatan sistem kekebalan tubuh. Meskipun demikian, tingkat kesadaran dan pengetahuan masyarakat mengenai manfaat tanaman herbal ini masih tergolong rendah, terutama di daerah pedesaan seperti Desa Janapria, Lombok Tengah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan bertujuan untuk meningkatkan edukasi warga tentang pemanfaatan tanaman herbal seperti jahe, kunyit, temulawak, dan lengkuas sebagai upaya untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan mengaplikasikan metode promosi kesehatan, sosialisasi, serta penanaman tanaman herbal di pekarangan masjid sebagai apotik hidup, kegiatan ini berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman herbal untuk kesehatan. Sebagai hasilnya, banyak warga yang sebelumnya tidak menanam tanaman herbal di rumah kini berencana untuk melakukannya, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada obat kimia dan mendukung terciptanya keluarga sehat yang mandiri.
Evaluation of Ratoon Potential and Yield of Some Sorghum Varieties (Sorghum bicolor L) Akhmad Zubaidi; Dwi Ratna Anugrahwati; Baiq Erna Listiana; Novita Hidayatun Nufus; Anjar Azhari Pranggawan
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 10 (2024): October
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i10.8374

Abstract

Sorghum production needs to be increased to meet food or feed needs because sorghum grain has nutritional qualities that are comparable to other grains such as corn. One of the advantages of the sorghum plant is the growth of new shoots from the base of the harvested stem which produces new plants, ratoon, that grow until they can be harvested. This experiment examines the ratoon potential of 5 sorghum varieties, Bioguma, Samurai, Pahat, Suri4, and the local Gando Keta variety so that we can utilize ratoon technology on these sorghum varieties. The experiment was carried out in a greenhouse using a Completely Randomized Design. It can be confirmed from this experiment that the dry matter weight of the main plants is higher compared to the ratoon plants' dry matter weight, however, the yield of the ratoon was higher than that of the main plants. Seed size contributes to the higher yield of the ratoon plants.  Among all the varieties tested, Suri4 and Pahat show the best ratoon potential. Gando Keta, the local variety, has the lowest grain yield of main and ratoon compared to the other varieties.
Pelatihan dan Pendampingan Budidaya Sayur-Sayuran di Luar Musim Agar Petani Mendapatkan Harga Mahal di Desa Lendang Nangka Utara Masbagik, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat I Ketut Ngawit; Anjar Pranggawan Azhari; Amrul Jihadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 8 No. 1 (2026): JPMSI (Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v8i1.1836

Abstract

Farmers incur losses when they grow tomatoes, chili, sweet corn, spinach, and shallots in the dry season because the prices are low. Growing them in the rainy season is very risky, as these vegetables are sensitive to waterlogged soil. In addition, the skills and abilities of the farmers in the village of Lendang Nangka Utara, Masbagik District, East Lombok, in cultivating off-season vegetables, are still limited. Therefore, training and mentoring are carried out, with the main goal of improving the knowledge and skills of farmers in cultivating off-season vegetables to achieve higher selling prices. After participating in training sessions and direct on-site support, the knowledge and skills of farmers in vegetable cultivation have increasingly improved, as evidenced by the fact that the previously low participation and enthusiasm have increased. The intensive application of some agronomic measures, such as improving soil aeration, using plastic mulch, applying 20–25 tons he-1 of organic fertilizer, and 50–250 kg he-1 NPK Ponska, provides higher yields in Pak Choi, tomatoes, chili, and shallots compared to planting without organic fertilizer, plastic mulch, and soil aeration improvement. The application of organic fertilizer at a dose of 15–25 tons he-1 can replace the role of NPK Ponska fertilizer by 25% to 50% of the dose of 300 kg he-1. The income and profit that farmers earn from growing pak choi, tomatoes, chili, and shallots are higher than those from growing spinach, long beans, and sweet corn.
Aplikasi Irigasi Tetes pada Budidaya Bunga Telang dan Rosela dalam Rangka Inisiasi Edu-Ekowisata Bukit Cahaya Rangsot Anjar Pranggawan Azhari; Afifah Farida Jufri; Novita Hidayatun Nufus; Amrul Jihadi; Reni Apriani; Raehanayati Raehanayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia (Indonesian Journal Of Science Community Services) Vol. 8 No. 1 (2026): JPMSI (Jurnal Pengabdian Masyarakat Sains Indonesia)
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmsi.v8i1.2052

Abstract

The Bukit Cahaya area in Rangsot Hamlet, Sigar Penjalin Village, North Lombok, is managed by KSM Cahaya and has the potential to become an edu-ecotourism area based on natural sustainability. One of the development initiatives is the cultivation of edible flowers (rosella and butterfly pea), which require water-efficient irrigation in the form of drip irrigation, given the water scarcity in the region. However, the knowledge and skills of the management and members of KSM Rangsot in installing and maintaining drip irrigation systems are still inadequate. This community service activity aimed to improve the partners' knowledge and skills in operating and maintaining drip irrigation for butterfly pea and rosella cultivation. The methods used are educational (extension and direct demonstration) and participatory (active involvement of partners in all activities). The results show that this activity successfully improved participants' knowledge and skills regarding drip irrigation techniques through direct knowledge transfer and active involvement, while also opening opportunities for applying similar technology to other commodities in the future. The extension and training activities conducted have proven effective in enhancing the capabilities of KSM Rangsot. Suggestions for future activities include the need for periodic mentoring to ensure consistency in technology application, as well as the addition of drip irrigation application materials for other potential commodities in the Bukit Cahaya area, so that the benefits of the activities are broader and more sustainable.
Optimalisasi Penanganan Panen Kopi melalui Program Pemberdayaan Petani HKm Mekarsari di Dusun Kerujuk, Lombok Utara Afifah Farida Jufri; Nurrachman; Liana Suryaningsih B.; Anjar Pranggawan Azhari; Novita Hidayatun Nufus; Al Fajr Adriansyah
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v7i1.234

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas di Dusun Kerujuk, Desa Menggala, Kecamatan Pemenang Barat, Kabupaten Lombok Utara yang berpotensi besar namun belum dikelola secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam menerapkan teknik pemanenan dengan metode petik merah dan sortasi awal guna meningkatkan mutu biji kopi. Kegiatan dilaksanakan pada Mei–September 2025 dengan pendekatan partisipatif dan aplikatif, yang terdiri dari Focus Group Discussion (FGD), pelatihan SOP pemanenan, pendampingan teknis di demplot percobaan, serta evaluasi kegiatan. Pelatihan menitikberatkan pada kriteria kematangan buah, teknik petik merah, dan sortasi awal di lapangan. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pemahaman petani dengan rata-rata peningkatan sebesar 50,67%, dengan peningkatan tertinggi pada aspek manfaat sortasi awal sebesar 63%. Selain itu, terjadi penurunan persentase bibit cacat pada metode panen pelangi menjadi 9.4% dari rata-rata 20.6%. Setelah penerapan metode petik merah dan sortasi awal, persentase biji cacat menurun menjadi 9.4%. Pendampingan di demplot menunjukkan adanya perubahan praktik panen dari petik pelangi menuju petik merah, serta penurunan persentase biji cacat dan peningkatan keseragaman mutu fisik biji kopi menjadi 85% berwarna merah. Evaluasi menggunakan skala Likert dan wawancara menunjukkan respon mitra yang sangat positif dan menilai kegiatan ini efektif serta aplikatif. Kegiatan ini disimpulkan berhasil meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran petani terhadap pentingnya panen petik merah dan sortasi awal di lapangan. Namun, diperlukan pendampingan lanjutan untuk memastikan keberlanjutan adopsi teknologi dan perubahan perilaku panen secara konsisten guna meningkatkan daya saing kopi Kerujuk sebagai komoditas unggulan daerah.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Ade Irma Silviani Adji, Alif Pradipta Adji, M. Alif Pradipta Adriansyah, Al Fajr Adriansyah, Al-Fajr Afifah Farida Jufri Agus S Wicaksono Ahmad Sam’un Al Fajr Adriansyah Al-Fajr Adriansyah Aluh Nikmatullah Aluh Nikmatullah Ambarwati, Zaskia Putri Amrul Jihadi Apriani, Reni Arief Rachmansyah Arief Rachmansyah Baiq Erna Listiana Baiq Rika Ayu Febrilia Bambang Budi Santoso Bambang Supeno, Bambang Cinantya N Dewi Dewi, Denisa Kartika Dori Kusuma Jaya Dori Kusuma Jaya Dwi Noorma Putri Dwi Noorma Putri Dwi Noorma Putri Dwi Putri Dwi Ratna Anugrahwati Farida Jufri, Afifah Hardiansah, Yayan Hendrawan Hendrawan HENNY RISANI PUTRI Hery Haryanto Hery Haryanto Hery Haryanto Hidayatun Nufus, Novita I Gusti Putu Muliarta Aryana I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit I Ketut Ngawit, I Ketut I Wayan Sudika Jayaputra Jayaputra, Jayaputra Jufri, Afifah Farida Kisman Lalu Muhammad Sadam Husen Lalu Sulaiman Liana Suryaningsih B. Liana Suryaningsih B. M. Alif Pradipta Adji Maisopa, Ira Martia Dewi, Suprayanti Marzuki Marzuki Mastuty, Amalia Meidi Arisalwadi Muhammad Alif Pradipta Adji Muhammad Fathur Rouf Hasan Muhammad Sarjan Muhammad Sarjan Muliadi Muliadi Muwardi Sutasoma Nadia Isnawati Nihla Farida NOVITA HIDAYATUN NUFUS Novita Hidayatun Nufus Novita Hidayatun Nuvus Novita Hidayatun Nuvus Nurrachman Nurrachman Nurrachman Nurrachman Pratiwi, Dita Retno Putera Agung Maha Agung Putri, Dwi Noorma Raehanayati Raehanayati Raehanayati Raehanayati Reni Apriani Reni Apriani Rizki, Al-Fajr Siska Ita Selvia Siska Ita Selvia Siti Maryam Sitti Hilyana Sri Fitriani, Sri Sukir Sukir Suliartini, Ni Wayan Sri Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi Suprayanti Martia Dewi, Suprayanti Martia Taufik Abdullah Utami, Dianti Suciati Vera Yulandasari Wayan Wangiyana Wiksuarini, Erwin Yuliana Asri Yuliana Asri Zubaidi, Akhmad Zubaidi, Akhmad Zuhdiyah Matienatul Iemaaniah