Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Salando Health Journal

Studi Kasus Asuhan Keperawatan Penderita Kusta di Puskesmas Baolan Kabupaten Tolitoli Evie, Sova; Saman, Saman; Fauziah, Fauziah
Salando Health Journal Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i1.1649

Abstract

Kusta merupakan penyakit yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae (ML), kusta dapat sangat progresif bila tidak ditangani dan dapat menyebabkan kurusakan pada kulit, saraf-saraf anggota gerak dan mata yang dapat mengakibatkan kecacatan permanen World Health Organization (WHO) menyatakan Ada 127.558 kasus kusta baru yang terdeteksi secara global pada tahun 2020, sedangkan di Sulawesi Tengah di akhir Tahun 2019 ada 3 Kabupaten/Kota yang angkanya masih termasuk dengan kategori angka kejadian kusta tertinggi dengan prevalensi belum mencapai target (<1:10.000 penduduk) yaitu Kabupaten Tolitoli dengan jumlah 1,27. Kabupaten Buol 1,97 dan Kota Palu dengan jumlah 1,25. Tujuan case study ini menerapkan asuhan keperawatan pada penderita kusta di wilayah kerja Puskesmas Baolan Kabupaten Tolitoli. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan format pengkajian keluarga. Ditemukan 5 masalah keperawatan yaitu gangguan kerusakan integritas kulit/jaringan, deficit pengetahuan tentang manajemen kusta, gangguan rasa nyaman, resiko penularan penyakit, pemeliharaan kesehatan tidak efektif. Penerapan asuhan keperawatan keluarga dengan salah satu anggota keluarga menderita kusta dilakukan melalui tahapan proses keperawatan yaitu pengkajian, merumuskan diagnose keperawatan, menyusun intervensi keperawatan, melaksanakan implementasi keperawatan dan selanjutnya dilakukan evaluasi. Disarankan kepada klien dan keluarga kiranya dapat mengenali kesehatan anggota keluarganya lebih dini, dan segera memeriksakan ke unit pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan pengobatan. Dan petugas kesehatan dapat menindaklanjuti dengan kunjungan rumah.
GAMBARAN PENGETAHUAN GURU TENTANG KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA DI BUMI SD NEGERI 2 TOLITOLI DAN SD ISLAM MUJAHIDIN TOLITOLI Silvika al maidah A; Hasni, Hasni; Evie, Sova
Salando Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i2.2497

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat aktivitas gempa bumi tinggi. Untuk itu diperlukan pendidikan kesiapsiagaan bencana agar upaya pengurangan resiko bencana dapat mencapai sasaran luas. Kesiapsiagaan perlu dilakukan di sekolah. Guru memiliki peran dalam membagikan pengetahuan. Pengetahuan yang dimiliki guru dapat mempengaruhi sikap siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Jenis penelitian ini menggunakan jenis survey melalui pengisian kuesioner. Tingkat pengetahuan guru tentang kesiapsiagaan gempa bumi mayoritas memiliki pengetahuan kurang sejumlah 15 orang (55,6%). Pengetahuan guru berdasarkan pengalaman mayoritas memiliki pengetahuan kurang sejumlah 8 orang (29,6%). Pengetahuan guru berdasarkan sosial budaya mayoritas memiliki pengetahuan cukup sejumlah 10 orang (37%). Pengetahuan guru berdasarkan paparan informasi mayoritas memiliki pengetahuan kurang sejumlah 9 orang (33,3%).
Mengungkap Pengetahuan dan Sikap Keluarga Terkait PHBS di Kelurahan Panasakan Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Ikwan, Moh.; Azwar, Azwar; Evie, Sova
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2501

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)merupakan kunci utama dalam mencegah penularan virus dan kuman. Meskipun demikian, data awal menunjukkan bahwa sebagian besar keluarga di RT 1 RW 4 Kelurahan Panasakan, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, cenderung kurang memperhatikan kebersihan sekitar, seperti tidak mencuci tangan sebelum makan dan adanya kebiasaan merokok di dalam rumah. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam tentang pengetahuan dan sikap keluarga terkait PHBS di wilayah tersebut. Metode deskriptif kuantitatif digunakan dengan mengambil sampel sebanyak 32 keluarga melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap tentang PHBS. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan pendekatan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan lebih banyak responden yang berusia antara 36-40 tahun yaitu sebanyak 10 orang (31%), sebagian besar berjenis kelamin perempuan yaitu 31 orang (97%)dan lebih banyak yang berpendidikan terakhir SMA yaitu sebanyak 15 orang (47%)serta sebagian besar bekerja sebagai IRT yaitu 27 orang (84%)Pengetahuan keluarga tentang PHBS sebagaian besar dalam kategori baik yaitu sebanyak 24 orang (75%)dan sebagian besar keluarga memiliki sikap positif tentang PHBS yaitu sebanyak 22 orang (69%). Pengetahuan keluarga tentnag PHBS sebaguan besar baik dan keluarga memiliki sikap positif terhadap PHBS. Namun, masih terdapat beberapa keluarga yang memiliki pengetahuan cukup dan sikap yang negatif. Sehinga disarankan kepada petugas puskesmas atau perawat keluarga untuk memberikan edukasi tentang PHBS untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan motivasi keluarga melului edukasi. Dengan meningkatnya pengetahuan kesadaran dan motivasi keluarga terhadap PHBS akan menciptakan fondasi yang kokoh untuk kesehatan dan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh
Gambaran Pemberian Edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) Terhadap Peningkatan Pengetahuan Masyarakat di Desa Buntuna Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli Ildayanti; Evie, Sova; Saman, Saman
Salando Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i2.2677

Abstract

Bantuan Hidup Dasar (BHD) merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh seseorang apabila menemukan korban yang membutuhkannya seperti pasien dengan henti jantung atau cardiac arrest. Secara global kejadian henti jantung diluar rumah sakit atau Out of Hospital Cardiac Arrest (OHCA) rata-rata di antara orang dewasa sebesar 55 OHCA per 100.000 orang/tahun. Henti jantung akan berakhir dengan kematian jika pertolongan tidak cepat diberikan, karena tenaga medis tidak selalu ada di tempat kejadian, orang atau masyarakat awam yang terlatih diwajibkan untuk melakukan BHD. Banyak masyarakat yang tidak mengetahui cara memberikan pertolongan untuk henti jantung, oleh karena itu penting adanya upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bantuan hidup dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran pemberian edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat di Desa Buntuna Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, yang dilakukan pada 30 responden dengan menggunakan kuesioner yang dibagikan pada masyarakat. Penelitian ini menggunakan analisis univariat dengan rumus mean.Hasil penelitian didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat sebelum diberikan edukasi mayoritas berpengetahuan kurang yaitu 20 orang (66,7%) dengan rata-rata kualitas pengetahuan (57%), setelah diberikan edukasi pengetahuan masyarakat meningkat menjadi pengetahuan baik yaitu 28 orang (93,3%) dengan rata-rata kualitas pengetahuan (92,1%).kesimpulan yang dapat ditarik adalah hasil penelitian ini mengambarkan bahwa pemberian edukasi dapat meningkatkan pengetahuan. Puskesmas diharapkan dapat melakukan program khusus untuk kegiatan penyuluhan atau pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), dan masyarakat diharapkan bisa terus meningkatkan pengetahuan tentang bantuan hidup dasar dengan rutin ikut edukasi atau pelatihan yang ada.
Evaluasi Tekanan Darah dan Daya Ingat di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli Sahrul; Saman, Saman; Evie, Sova
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2827

Abstract

Daya tahan fisik lansia akan mengalami kemunduran fungsi sehingga mudah terserang beragam jenis penyakit. Selain penyakit-penyakit degeneratif, masa lansia sering juga dimaknai sebagai masa kemunduran yang berupa fungsi fisik, psiko, kognitif, intelektual, dan memori. Kemunduran kognitif berupa berkurangnya daya fikir atau daya ingat pada lansia. Tujuan penelitian ini yaitu diketahuinya gambaran tekanan darah dan daya ingat pada Lansia di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan Sampel yaitu lansia yang berkunjung ke Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli sebanyak 36 lansia. Variabel penelitian ini yaitu tekanan darah dan daya ingat. Alat yang digunakan adalah stetoskop, sphygmomanometer dan Instrumen SPMSQ. Data dianalisis menggunakan analisis univariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang berada di Posbindu Wilayah Kerja Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli mengalami hipertensi sebanyak 80,6%, dan data daya ingat lansia intelektual utuh sebanyak 75,0%. Kesimpulan sebagian besar lansia mengalami hipertensi dan tingkat intelektual utuh. Disarankan pada lansia agar rajin melakukan pemeriksaan tekanan darah dan daya ingat di fasilitas kesehatan, melaksanakan diet sehat seperti rendah garam dan mengurangi makanan yang dapat menyebabakan timbulnya penyakit hipertensi untuk mengontrol dan mencegah dampak dari hipertensi dan kerusakan intelektual lansia.
Analisis Tekanan Darah, Kemandirian, dan Status Kesehatan Lansia di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli Madani, Al Audi; Evie, Sova; Saman, Saman
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.2829

Abstract

Proses penuaan adalah siklus kehidupan yang ditandai dengan penurunan fungsi dan struktur jaringan organ tubuh. Akibat dari penurunan fungsi tersebut akan menyebabkan masalah pada tekanan darah, kadar gula darah, kadar asam urat, dan kadar kolesterol serta tingkat kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status kesehatan pada lansia di Posbindu Wilayah Puskesmas Kota Managaisaki Tolitoli. Jenis penelitian ini adalah Deskriptif dengan Sampel yaitu lansia yang datang memeriksakan kesehatannya di Posbindu, sebanyak 36 orang. Instrumen yang digunakan adalah stetoskop, sphygmomanometer, easy touch GCU, dan kuesioner Indeks Katz. Pengolahan data menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan responden dengan tekanan darah tinggi (63,9%), tekanan darah normal (36,1%), dan responden dengan gula darah normal (69,4%), gula darah tinggi (25,0%), gula darah rendah (5,6%), responden dengan asam urat normal (61,1%), asam urat tinggi (36,1%), asam urat rendah (2,8%), terdapat responden dengan kolesterol normal (72,2%) dan responden dengan kolesterol tinggi (27,8%), responden dengan tingkat kemandirian mandiri (86,1%) dan responden dengan tingkat kemandirian tergantung (13,9%), responden dengan status kesehatan tidak sehat (88,9%) dan responden dengan status kesehatan sehat (11,1%). Kesimpulan sebagian besar lansia memiliki tekanan darah tinggi, dan tingkat kemandirian mandiri, dan sebagian besar lansia memiliki status kesehatan tidak sehat. Saran diharapkan pada lansia untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan/posbindu untuk mengontrol dan mencegah dampak dari peningkatan tekanan darah, gula darah, asam urat, dan kolesterol serta resiko penurunan tingkat kemandirian.
GAMBARAN FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA HIPERTENSI DI DUSUN KINOPASAN WILAYAH KERJA PUSKESMAS GALANG KABUPATEN TOLITOLI Usman, Sopia; Saman, Saman; Evie, Sova
Salando Health Journal Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v1i2.2916

Abstract

Hipertensi sering disebut sebagai the silent killer atau pembunuh diam-diam karena penyakit ini tidak memiliki gejala yang spesifik, dapat menyerang siapa saja dan kapan saja, serta dapat menyebabkan kematian. Hipertensi disebabkan oleh bebrapa faktor antara lain, genetik, usia, jenis kelamin, stress, geografi, lingkungan, gaya atau pola hidup, garam dapur, dan merokok. Tujuan penelitian diketahuinya gambaran faktor penyebab terjadinya hipertensi di Dusun Kinopasan Wilayah Kerja Peskesmas Galang Kabupaten Tolitoli. Metode dalam penelitian ini metode deskriptif, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan wawancara secara langsung kepada penderita hipertensi dengan menggunakan lembar kuisioner. Populasi dalam penelitian berjumlah 30 orang dan sampel penelitian berjumlah 30 responden, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini total sampling. Hasil penelitian faktor penyebab terjadinya hipertensi di Dusun Kinopasan banyak ditemui pada usia ≥ 56 tahun (40%), jenis kelamin terbanyak yaitu perempuan (83%), hipertensi banyak dialami oleh responden yang memiliki riwayat keluarga/keturunan (90), banyak ditemukan pada responden yang tidak melakukan aktivitas fisik (80%), banyak dialami oleh responden yang mengonsumsi garam berlebih (60%), banyak dialami oleh responden yang tidak merokok (83%), banyak ditemui pada responden yang tidak mengonsumsi alkohol (97%), banyak dialami oleh responden yang mengonsumsi kopi (60%), banyak ditemui pada responden yang mengalami stress (73%). Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan faktor penyebab terjadinya hipertensi tertinggi riwayat keluarga/keturunan dan yang terendah mengonsumsi alkohol. Saran bagi putugas kesehatan puskesmas galang diharapkan untuk meberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai hipertensi yang difokuskan pada penjelasan faktor penyebab terjadinya hipertensi.
Analisis Status Gizi di TK Tunas Harapan, Desa Lalos, Kabupaten Tolitoli Hasni, Hasni; Evie, Sova; Ra'bung, Alfrida Semuel; Safitri, Zahra
Salando Health Journal Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v2i1.3378

Abstract

Masalah gizi merupakan masalah kompleks yang saat ini terjadi dinegera maju maupun berkembang, Angka gizi buruk sampai saat ini masih tinggi dan menjadi fokus perhatian dunia. Berdasarkan data dari Food and Agriculture Organization sekitar 870 juta orang dari 1,7 miliar penduduk dunia atau satu dari delapan orang penduduk dunia menderita gizi buruk. Sebagian besar (sebanyak 852 juta) diantaranya tinggal di negara berkembang dimana masalah kelebihan dan kekurangan gizi merupakan masalah yang sangat penting di Indonesia khususnya pada usia 4-6 tahun (usia emas) yang dapat menjadi penentu keberhasilan pertumbuhan dan perkembangan otak anak dimasa yang akan datang. tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi berdasarkan BB/U, TB/U, dan IMT/U pada anak pra sekolah di Tk Tunas Harapan Desa Lalos Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli. Desain penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan metode survey, jumlah sampel sebanyak 39, teknik pengumpulan data dengan teknik wawancara dan mengukur berat dan tinggi badan. Penelitian ini dilakukan di Tk Tunas Harapan Desa Lalos selama 3 hari. Hasil penelitian menunjukkan status gizi berdasarkan BB/U kategori normal 88% dan resiko berat badan lebih 11,1%. Berdasarkan TB/U kategori normal 88,9% dan pendek 11,1%. Kategori berdasarkan IMT/U status gizi baik 92,3%, kategori gizi kurang 2,6%, dan kategori gizi lebih 5,1%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan sebagian besar status gizi adalah normal. Diharapkan bagi puskesmas galang dapat melakukan tindak lanjut untuk beberapa anak yang masuk dalam kategori status gizi kurang baik
The Caring Relationship of Implementing Nurses to Inpatient Satisfaction in the Internal Lotus Room of Mokopido Tolitoli Hospital: Hubungan Caring Perawat Pelaksana Terhadap Kepuasan Pasien Rawat Inap Di Ruang Teratai Interna RSUD Mokopido Tolitoli Mbaloto, Freny Ravika; HS, Mutmainnah; Evie, Sova
Salando Health Journal Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/shj.v3i2.4106

Abstract

Caring behavior of nurses can provide useful services for patients, caring behavior in the nursing process is very important because this behavior is an important experience for patients during hospital treatment. The purpose of this study is to determine the relationship between the caring behavior of implementing nurses and  the satisfaction of inpatients in the Lotus room of Mokopido Tolitoli Hospital. This study uses a cross sectional design. A sample of 30 patients was selected using a total sampling technique. The research instrument was in the form of a questionnaire on nurses' caring behavior and patient satisfaction levels. Data analysis was carried out using the chi-square test. The results of the analysis showed that most of the nurses showed caring behavior  (80%) and most of the patients were satisfied with the services received (80%). The results of the statistical test showed that there was a significant relationship between the caring behavior of the implementing nurse and patient satisfaction. This is shown by a significant value (p-value) that is smaller than the significance level of 5% (p=0.02). Conclusion: there was a significant relationship between the caring behavior of the implementing nurse and the satisfaction of inpatients in the Lotus room of Mokopido Tolitoli Hospital. Caring behavior  will increase public trust in the implementing nurse in providing nursing care to patients. Therefore, the monitoring and feedback program for nurse caring behavior in the form of periodic patient evaluations needs to be carried out to maintain and increase patient satisfaction.
Co-Authors Abd Farid Lewa Ade Irma Yulianti Gunawan Adhyanti Adinda Adinda Agusrianto Akbar Nur Aminuddin Aminudin Aminudin Aminudin Aminudin Amsal Andi Bungawati Andi Fatmawati Andi Fatmawati Syamsu Anna Veronica Pont Ansar Ansar Ansar Ansar Asrawaty Asrawaty Asri Widyayanti Azizah Saleh Azizah Saleh Azwar Azwar Azwar Azwar Azwar Azwar Azwar Azwar B., Supriadi Baiq Emy Candriasih, Putu Christina Entoh Christine Christine Condeng, Baharuddin Dafrosia Darmi Manggasa Dedi Mahyudin Syam Diah Ayu Hartini Dian Kurniasari Dian Mega Listiawati Diana N. Sinurat Diana Nurhayati Sinurat Djadid Subchan Dwi Erma Kusumawati Dwi Kartika Dwi Yogyo Suswinarto Dwi Yogyo Suswinarto Dwi Yogyo Suswinarto, Dwi Yogyo Eka S. Riyanto Eka S. Riyanto Ekasari Dewi Pertiwi Elfyrah Faisal Enggar, Enggar Erlina Erlina Fahmi Hafid Faisal, Elvyrah Fajrillah Fajrillah Kolomboy Fauziah Fauziah Firdaus Hi Jahja Kunoli Fitria Fitria Gusman Hadina, Hadina Hadriani Hadriani Hadriani Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hamsiah Hanum Sasmita Hardin Hardin Hasanuddin Hasanuddin Hasbunsyah Hasbunsyah Hasdrini Hasdrini Hasdrini Hasnawati Hasnawati Hasni Hasni Hasni Hasni Hastuti Usman HS, Mutmainnah I Kadek Swarjana I Kadek Wartana I Wayan Supetran Ikwan, Moh. Ildayanti Indrawati Aris Tyarini Indriani, Novi Widiah Indro Subagyo Irawati Tampuyak Irsanty Collein Ismunandar Junaidi Junaidi Kadar Ramadhan Khotimah, Siti Kusnul Lili Suryani Linda Linda Linda Linda Lindanur Sipatu Lisda Widianti Longgupa Lisnawati Lisnawati Madani, Al Audi Mangemba, Dg. Mardani Mangun Mardiani Mangun Masda Masda Masda Masda Masda Masda Masudin Masudin Masudin Masudin Mercy Joice Kaparang Moammar Safari Mooammar Safari Muhammad Yani Muliani Mustafa Nasrul Ndama, Metrys Ni Made Ridla Nilasanti Niluh Nita Silfia Nirva Rantesigi Nitro Galenso Novarianti Novarianti Nur, Akbar Nurarifah Nurarifah Nurfatimah Nurfatimah Nurindah Nurindah Nurindah Nurindah Nurjaya Nurmiaty, Nurmiaty Olkamien J. Longulo Pangaribuan, Helena Putri, Novica Arianti Putri, Novica Ariyanti Ra'bung, Alfrida Semuel Rahmat Kurniawan Raoda Raoda Raoda Ra’bung, Alfrida Semuel Rina Tampake Ros Arianty Rugayah Said Rusneni Safitri, Zahra Saharudin Saharudin Sahrul Salman Salman Salman Saman Saman Saman Saman, Saman Saripah, Eli Selvi Alfrida Mangundap Semuel Ra'bung, Alfrida Sigit M. Nuzul Sigit Muhammad Nuzul Silfia, Niluh Nita Silvika al maidah A Siti Hadijah Batjo Sitti Aminah Sony Bernike Magdalena Sitorus Sri M. Hasan Sri Musriniawati Hasan Sri Restu Tempali Sri Sutiwi Sri Yanti Kusika Sudarman H Melangka, Yulianus Sukmawati Sukmawati Sumarni Sumarni Sumiaty Sumiaty Supriadi Supriadi Abd Malik Syamsul Arifin Taqwin Taqwin Titin Andri Wihastuti Tjitrowati Djaafar Tondong, Henrietta Imelda Tony Suharsono Tony Suharsono, Tony Usman, Sopia Wery Aslinda Wijianto Yasmin H Yasmin H Yasmin H Yasmin Yasmin Yunike Zainul