Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI KESEHATAN DAN GIZI UNTUK OPTIMALISASI PRODUKTIVITAS LANSIA Siswantini, Tri; Apriningsih, Apriningsih; Tristiarto, Yoko; Husniati, Renny; Rahmi, Mira; Mardhiah, Himmatun; Aldera, Aldera
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.25778

Abstract

Abstrak: Jumlah lansia yang semakin meningkat di Indonesia perlu didukung dengan upaya untuk mengoptimalkan kesehatannya agar dapat produktif. Agar dapat mengoptimalkan kesehatannya, para warga lansia perlu diberikan edukasi untuk peningkatan pengetahuan terkait pola hidup sehat dan gizi seimbang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan motivasi warga lansia agar dapat menerapkan pola hidup sehat dan makan gizi seimbang.Kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan pada warga lansia Pamulang Barat, Tangerang Selatan, Banten. Kegiatan berupa edukasi yang diberikan kepada 38 Orang lansia.Berdasarkan hasil kuesioner pre dan posttest terlihat setelah kegiatan edukasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan yang terlihat dari adanya peningkatan nilai rerata dari 53,71 menjadi 78,86 dan antusiasme peserta kegiatan edukasi.Abstract: The increasing number of elderly people in Indonesia needs to be supported by efforts to optimize their health so that they can be productive. To maximize their health, elderly residents need to be given education to increase knowledge related to healthy lifestyles and balanced nutrition. This activity aims to improve the knowledge and motivation of elderly residents so that they can implement a healthy lifestyle and eat balanced nutrition. Community Service activities are carried out on elderly residents of RW 010, Benda Baru, Pamulang Barat, South Tangerang, Banten. Activities in the form of education were provided to 38 elderly people. Based on the results of the pre and posttest questionnaires, it can be seen. The results after educational activities show an increase in the level of knowledge seen from an increase in the mean score from 53.71 to 78.86 and the enthusiasm of participants in educational activities.
Faktor risiko anemia pada remaja putri Andini, Widya; Apriningsih, Apriningsih; Wasir, Riswandy; Ardhiyanti, Lusyta Puri
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 12 (2026): Volume 19 Nomor 12
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i12.2021

Abstract

Background: Anaemia is a significant nutritional issue among adolescent girls, affecting growth, concentration in learning, and future reproductive health. Socioeconomic factors, dietary habits, and food quality significantly influence the prevalence of anemia.  Purpose: To determine the risk factors for anemia among adolescent girls. Method: This research was conducted at State Senior High School 1 Majalaya Karawang using an observational analytical framework. Sample comprised 230 female adolescent students, selected through purposive sampling.  Data was gathered via surveys. The investigation included the chi-square test and Cox regression to identify the primary factors affecting the prevalence of anemia. Results: The research findings indicate that factors significantly correlated with the incidence of anaemia encompass paternal education, maternal education, paternal occupation, maternal occupation, paternal income, maternal income, nutritional literacy, iron supplement consumption, nutritional status, and the quality index of nutritional intake. The primary determinant is the mother's occupation, with an odds ratio of 0.029 (p = 0.000), signifying that employed moms have a reduced chance of getting anaemia relative to their non-working counterparts. Socioeconomic and nutritional behavioral factors significantly influence the prevalence of anemia in teenage females.  Conclusion: Factors contributing to anemia in adolescent girls include father's education, mother's education, father's occupation, mother's occupation, father's income, mother's income, nutritional literacy, iron supplement consumption, nutritional status, and nutritional intake quality index. The main determinant is mother's employment status, indicated by an odds ratio of 0.029 (p = 0.000), meaning that employed mothers have a lower risk of anemia compared to unemployed mothers. These findings underscore the importance of women's economic empowerment and improving family nutritional knowledge as methods to reduce the prevalence of anemia in the community.   Keywords: Anaemia; Adolescent Girls; Nutrition Literacy; Nutritional Status; Quality of Nutrient Intake.   Pendahuluan: Anemia adalah masalah gizi yang signifikan di kalangan remaja putri, memengaruhi pertumbuhan, konsentrasi dalam belajar, dan kesehatan reproduksi di masa depan. Faktor sosial ekonomi, kebiasaan makan, dan kualitas makanan secara signifikan memengaruhi prevalensi anemia. Tujuan: Untuk mengetahui faktor risiko anemia pada remaja putri. Metode: Penelitian ini dilakukan di SMA N 1 Majalaya Karawang dengan menggunakan kerangka analitis observasional. Sampel penelitian terdiri dari 230 siswa remaja perempuan yang dipilih melalui pengambilan sampel, data dikumpulkan melalui survei. Penyelidikan ini mencakup uji chi-kuadrat dan regresi Cox untuk mengidentifikasi faktor utama yang memengaruhi prevalensi anemia. Hasil: Faktor-faktor yang berkorelasi signifikan dengan kejadian anemia meliputi pendidikan ayah, pendidikan ibu, pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, pendapatan ayah, pendapatan ibu, literasi gizi, konsumsi suplemen zat besi, status gizi, dan indeks kualitas asupan gizi. Penentu utama adalah pekerjaan ibu, dengan rasio odds 0.029 (p = 0.000), yang menunjukkan bahwa ibu yang bekerja memiliki peluang lebih kecil untuk menderita anemia dibandingkan dengan rekan mereka yang tidak bekerja. Faktor perilaku sosial ekonomi dan gizi secara signifikan memengaruhi prevalensi anemia pada remaja putri. Simpulan: Faktor anemia pada remaja putri meliputi pendidikan ayah, pendidikan ibu, pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, pendapatan ayah, pendapatan ibu, literasi gizi, konsumsi suplemen zat besi, status gizi, dan indeks kualitas asupan gizi. Penentu utamanya adalah status pekerjaan ibu, yang ditunjukkan oleh rasio odds sebesar 0.029 (p = 0.000), yang berarti bahwa ibu yang bekerja memiliki risiko anemia lebih rendah dibandingkan dengan ibu yang tidak bekerja. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan ekonomi perempuan dan peningkatan pengetahuan gizi keluarga sebagai metode untuk mengurangi prevalensi anemia dalam masyarakat.   Kata Kunci: Anemia; Literasi Gizi; Mutu Asupan Gizi; Remaja Putri; Status Gizi.
Co-Authors Adelia Putri Mahardika Adik Epy Arimby Adji Suwandono Adzkia Avisena Maghfiroh Afif Amir Amrullah Aguilera, Solita Claudya Agustina Agustina Ahid Nur Hidayati Aldera Aldera, Aldera Alifah S. A Alifah Safira Amperatmoko Alya Azis, Arkanaya Andriana, Bunga Angelina, Gabriela Anggiruling, Dwikani Oklita Angraeni, Fitri Annajah, Safinah Antarsih, Novita Rina Apriyanto, Mulono Arfaly A. P Arimbi Prashintya Simawang Astuti, Galuh Putri Kusuma Aufa A. Ulhaq AULIA RAHMA, FADILAH Ayu M. S Ayu Magdalena Natalia Situmeang AZUZ, FAIDAH Bagus Aprianto Belvaninda Zahira Cesilia M Dwiriani Chandrayani Simanjorang Dian P Dian Pertiwi Dian Pertiwi Dina Amalia Dudung Angkasa Duma Lumban Tobing Dyanneza, Frieska Dzakiyah, Rifda Nurul Eko Sutrisno Elysia Rahmatul Fitri, Asti Faridha, Noor Fauzana Annova Feda A. M Fikri, Al Mukhlas Fitriani, Mutiara Aisyah Hafidah, Farwah Halisah Suriani Hanifa, Fahma Fadila Hanifah, Fahma Fadila Harifuddin Harifuddin, Harifuddin Hasan, Khairunisa Haslinda B Anriani, Haslinda B Hasna Haura Hera, Agnes Gonxa Mulia Herbawani, Chahya Kharin Istanti, Novita Dwi Izzah, Raudina Izzati, Mutiara Nur Jatmiko, Najla Qonita Putri Jovanka A Karima, Ulya Qoulan Krisdayani, Dwi Dini Kuncorowati, Niken Dyah Aryani Laily Hanifah Lilla Puji Lestari Lintang Tyas Pramesti Lintang Tyas Pramesti Lusyta Puri Ardhiyanti Lutfiah Rahmayanti, Verina M. Reihan A Makkiyah, Feda Anisah Mardhiah, Himmatun Maria Galuh Kamenyangan Sari, Maria Galuh Kamenyangan Mira Rahmi Mira Rahmi Muchammad Ichsan Muhammad Reihan Arianda Mukti, Nurul Dwi Muzdhalifa Maulana , Intan Myrtha, Risalina Nabila A. A Nabila Aulia Ainaya Nadheem, Fathimath Ana Nashtiti, Diyah Sufi Nelvioni Tupitu Noor Alis Setiyadi Novita Istanti Nugroho, Novianto Adi Nur Intania Sofianita Nur Sholihah, Nur Nurcandra, Fajaria Nurul Fadhilah Nurul Pujiastuti Pebriyanti, Anisya Prabowo, Nurhasan Agung Pristya, Terry Yuliana Rahadian Purbasari, Ayu Anggraeni Dyah Purnamadyawati Purnamadyawati Putri PERMATASARI Putri Suryani Arifah Rahayu Lestari, Mugi Rahayu P. N Rahma Fadila, Syasa Ramadhanti, Ismaya Ratri Ciptaningtyas Raudina Izzah Renny Husniati Risatianti Kolopaking Risatianti Kolopaking, Risatianti Riswandi Wasir Riswandy Wasir Rita Ismail Rizki Amalia Rukmana, Olivia Meida Sabillah Al Adawiyah Sabrina Putri Sekar Ayu Putri Septifani, Alifa Dinda Septifani, Alifa Dinda Shofiyah, Laily Sisca Chairani Siti Madanijah Siti Madanijah Siti Nurhayati Sri Ndaru Arthawati Subandiah Subandiah Subhan Haris Sugiyatmi, Tri Astuti Syarifah, Ismi Farah Tonang Dwi Ardyanto Tri Astuti Sugiyatmi Tri Siswantini Tri Siswantini Ulya Qoulan Karima W W Widayani Wahyuningtyas Widya Andini, Widya Wirdatul Jannah Yessi Crosita Octaria Yoko Tristiarto Yusuf, Huwaydi Azzam