Claim Missing Document
Check
Articles

Asuhan keperawatan pada pasien chronic kidney disease (CKD) on HD terhadap ansietas menggunakan terapi relaksasi genggam jari Erpiyana, Refsi; Yulendasari, Rika; Chrisanto, Eka Yudha; Ayu, Shinta Arini
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 4 No 1 (2024): July Edition 2024
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v4i1.408

Abstract

Background: Chronic Kidney Disease (CKD) is a progressive and irreversible kidney function disorder where the body cannot maintain metabolism, cannot maintain fluid and electrolyte balance, resulting in increased urea levels. In 2015, WHO said that CKD in the world reached 10% of the population, while the prevalence of CKD on HD reached around 1.5 million people in the world. The incidence rate is estimated to increase by 8% every year. Purpose: Providing Nursing Care to Chronic Kidney Disease (CKD) Patients on HD Against Anxiety Using Finger Hold Relaxation Therapy at Abdul Moeloek Regional Hospital, Bandar Lampung City in 2024. Method: This research uses quantitative research and quasi-experimental methods. The research design uses a One group pretest–posttest design without a control group where this research design is included in pre-experimental research. Results: In this nursing care, 2 patients experienced a moderate level of anxiety. After carrying out the finger-hold relaxation technique approximately 3 times a day for 2 days, the results showed a decrease in the level of anxiety in Mr.D and Mrs R mild level of anxiety. Conclusion: Nursing care provided to Mr.D and Mrs.R namely providing finger-hold relaxation technique therapy to reduce the level of anxiety experienced by the client so that the level of anxiety can decrease.  Keyword: Anxiety; CKD; Finger Grip Therapy. Pendahuluan: Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan gangguan yang terjadi pada fungsi ginjal yang progresif dan irreversible dimana tubuh tidak dapat mempertahankan metabolisme, tidak dapat menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit, sehingga terjadi peningkatan kadar ureum. Pada tahun 2015 WHO mengatakan CKD didunia mencapai 10% dari penduduk, sedangkan prevalensi CKD on HD mencapai sekitar 1,5 juta orang di dunia. Angka kejadiannya diperkirakan meningkat 8% setiap tahunnya. Tujuan: Melakukan Asuhan Keperawatan Pada Pasien Chronic Kidney Disease (CKD) On HD Terhadap Ansietas Menggunakan Terapi Relaksasi Genggam Jari Di RSUD Abdul Moeloek Kota Bandar Lampung Tahun 2024. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan metode quasy eksperimental. Desain penelitian menggunakan One group pretest – posttest desain tanpa kelompok control dimana desai penelitian ini termasuk dalam penelitian pre-eksperimental. Hasil: Dalam asuan keperawatan ini terdapat 2 pasien yang mengalami tingkat kecemasan derajat sedang, setelah dilakukan teknik relaksasi genggam jari kurang lebih 3x pertemuan /hari selama 2hari didapatkan hasil adanya penurunan tingkat kecemasan pada Tn.D dan Ny.R yang semula tingkat kecemasan sedang menjadi tingkat kecemasan ringan. Simpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan terhadap Tn.D dan Ny.R yaitu memberikan terapi teknik  relaksasi genggam jari untuk menurunkan tingkat kecemasan yang dialami oleh klien sehingga tingkat kecemasan dapat menurun.
Penyuluhan kesehatan tentang penyakit hipertensi pada lansia Pribadi, Teguh; Chrisanto, Eka Yudha; Edimarta Sitanggang, Antonij
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 1 (2021): Promosi Kesehatan dalam penanganan penyakit Rematik, Gastritis, Hipertensi dan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i1.56

Abstract

Hypertension mostly occurs at age 35-44 years (6.3%), age 45-54 years (11.9%), and age 55-64 years (17.2%). The elderly are at high risk for degenerative diseases, such as coronary heart disease, hypertension, diabetes mellitus, gout (rheumatism), and cancer. The hypertension is a one disease that many elderly suffer. The cause of the incidence of hypertension is an unhealthy lifestyle that causes hypertension such as smoking, drinking alcohol and fatty foods. The aim of counseling is to increase public knowledge, especially those over 60 years of age, about the risk of hypertension, the importance of hypertension treatment, and prevention of hypertension. Participants who attended were 4 elderly involve of men and women. The gathering place following by Covid-19 protocol. The media using such as flipcharts and leaflets. The results of this activity can improve of their knowledge regarding hypertension, especially  who are more than 60 years old. Suggestions for the future need a more health promotion regularly on the schedule by public health centre management and nursing staff Keywords: Hypertension; Elderly; Health counseling; Health promotion. Hipertensi paling banyak terjadi pada usia 35-44 tahun (6,3%), usia 45-54 tahun (11,9%), dan usia 55-64 tahun (17,2%). Lansia berisiko tinggi terkena penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung koroner, hipertensi, diabetes melitus, asam urat (rematik), dan kanker. Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita lansia. Penyebab timbulnya hipertensi adalah gaya hidup tidak sehat yang menyebabkan hipertensi seperti merokok, minum alkohol dan makanan berlemak. Tujuan penyuluhan adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat khususnya yang berusia di atas 60 tahun tentang risiko hipertensi, pentingnya pengobatan hipertensi, dan pencegahan hipertensi. Peserta yang hadir adalah 4 lansia yang terdiri dari laki-laki dan perempuan. Tempat berkumpulnya mengikuti protokol Covid-19. Media yang digunakan berupa flipchart dan leaflet. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan mereka tentang hipertensi khususnya yang telah berusia lebih dari 60 tahun. Saran untuk kedepannya perlu adanya promosi kesehatan yang lebih rutin yang di jadwalkan oleh manajemen puskesmas dan tenaga perawat.
Asuhan keperawatan komprehensif dengan penerapan efektifitas foot massage dan progressive muscle relaxation terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi Zainaro, M. Arifki; Chrisanto, Eka Yudha; Perkasa, Aria Winara
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 1 No. 3 (2021): Terapi Komplementer Dalam Keperawatan
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v1i3.86

Abstract

Pendahuluan : Transisi epidemiologi global telah mengakibatkan perubahan pola penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular (PTM) yang meliputi penyakit degeneratif. Penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskuler, kanker, diabetes, hipertensi dan penyakit paru kronis telah menggantikan penyakit infeksi sebagai penyebab terbanyak kematian di seluruh dunia. Hipertensi merupakan silent killer dimana gejala dapat bervariasi pada masing-masing individu dan hamper sama dengan gejala penyakit lainnya. Gejala-gejalanya itu adalah sakit kepala/rasa berat di tengkuk, pusing (vertigo), jantung berdebar-debar, mudah lelah, penglihatan kabur, telinga berdenging (tinnitus), dan mimisan. Prevalensi hipertensi di provinsi Lampung berdasarkan hasil pengukuran tekanan darah yaitu 24,7%. Sedangkan prevalensi hipertensi provinsi Lampung berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan adalah 7,4%, ditambah kasus yang minum obat hipertensi prevalensi hipertensi berdasarkan wawancara sedikit bertambah menjadi 7,6%. Dari 10 besar penyakit terbanyak di provinsi Lampung, pada tahun 2016 hipertensi menduduki urutan ketujuh dengan jumlah 5.29%dan meningkat menjadi urutan kelima pada tahun 2017 dengan jumlah 7.05% dan pada tahun 2018 hipertensi meningkat lagi menjadi urutan ketiga dengan jumlah 11,01% Tujuan : Diketahui Efektivitas Foot Massage Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Wilayah Kotabumi Kabupaten Lampung Utara Tahun 2021. Metode : metode asuhan keperawatan ini adalah mendeskripsikan dalam bentuk review kasus yang mengananalisis suatu masalah asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami hipertensi. Lokasi penelitian dilakukan di Kotabumi Lampung Utara. Hasil: hasil review kasus terhadap klien ditemukan keluhan utama nyeri kepala. Pada penegakkan diagnosis yaitu Resiko Penurunan Curah Jantung berhubungan dengan adanya vasokonstriksi. Evaluasi kasus diagnosa tersebut yaitu masalah teratasi sebagian. Simpulan: Berdasarkan evaluasi masalah dapat teratasi sebagian. Sebaiknya terapi foot massage (pijat kaki) dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) dilakukan secara teratur 2x sehari selama 5 hari, agar tekanan darah yang tinggi dapat turun secara stabil dan dapat menurunkan resiko penurunan curah jantung pada klien dengan hipertensi
Penyuluhan kesehatan tentang prilaku hidup sehat pasien dengan gangguan ginjal kronik Chrisanto, Eka Yudha; Rahmawati, Reka Putri; Azahra, Putri Salsabila; Amelia, Weni
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 1 (2022): Promosi Kesehatan Pada Remaja
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i1.184

Abstract

Pendahuluan: Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan masalah kesehatan masyarakat global dengan prevalens dan insidens gagal ginjal yang meningkat, prognosis yang buruk dan biaya yang tinggi. Prevalensi Gagal Ginjal Kronik (GGK) meningkat seiring meningkatnya jumlah penduduk usia lanjut dan kejadian penyakit diabetes melitus serta hipertensi. Tujuan: Responden dapat mengetahui dan memahami tentang prilaku hidup sehat pasien dengan gangguan ginjal kronik. Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang prilaku hidup sehat pasien dengan gangguan ginjal kronik dan ke dua setelah diberikan penyuluhan prilaku hidup sehat pasien dengan gangguan ginjal kronik menggunakan lembar bolak balik, responden diberikan Tanya jawab tentang prilaku hidup sehat pasien dengan gangguan ginjal kronik. Hasil: Responden memahami tentang prilaku hidup sehat pasien dengan gangguan ginjal kronik. Simpulan: responden dapat mengetahui tentang dan menerapkan prilaku hidup sehat pasien dengan gangguan ginjal kronik.
Penyuluhan kesehatan tentang stroke Chrisanto, Eka Yudha; Ernita, Chelda; Erlianti, Febi; Umsani, Umsani; Putri, Eva Listiyo
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 3 (2022): Penatalaksanaan Diabetes Melitus Tipe 2
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i3.203

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan penyakit atau gangguan fungsional otak berupa kelumpuhan saraf (deficit neurologic) akibat terhambatnya aliran darah ke otak. Stroke adalah sindrom yang terdiri dari tanda dan/atau gejala hilangnya fungsi sistem saraf pusat fokal (atau global) yang berkembang cepat (dalam detik atau menit). Gejala-gejala ini berlangsung lebih dari 24 jam atau menyebabkan kematian, selain menyebabkan kematian stroke juga akan mengakibatkan dampak untuk kehidupan. Tujuan:Responden dapat mengetahui dan memahami tentang stroke. Metode:Pelaksanaan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap, yaitu pertama mahasiswa profesi ners menjelaskan tentang stroke dan ke dua setelah diberikan penyuluhan, responden diberikan tanya jawab tentang stroke Hasil: Responden mengetahui tentang stroke Simpulan: Responden dapat memahami tentang stroke.
Penyuluhan kesehatan tentang pengaruh air bersih dan sanitasi terhadap masalah kesehatan (stunting) Chrisanto, Eka Yudha; Wandini, Riska; Yulyani, Vera; Nirwanto, Nirwanto; Mardani, Mardani; Dewi Anggraini, Mega; Selvianti, Utari Aditia
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 1 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i1.247

Abstract

Background: Stunting is a condition where toddlers have a length or height that is less than their age. From the results of the preliminary study at the Panjang Health Center in Bandar Lampung City, it was found that 39.95% of children experienced stunting problems. Children who experienced stunting problems in the Kelurahan Panjang Selatan neighborhood I and II can be caused by several factors such as environmental sanitation, food and beverage processing and mother’s knowledge of stunting. This needs further follow-up. Purpose: Respondents can find out about the influence of access to water and sanitation on health problems (Stunting). Methods: The implementation of the method used in community service is carried out in 2 stages, firstly, students of the Nursing Science Study Program (PSIK) explain the effect of water clean and sanitation on health problems (Stunting) using leaflets and secondly, after being given counseling about the effect of water clean and sanitation to health problems (Stunting), respondents were given questions and answers about the affect of clean water and sanitation on health problems (Stunting). Results: Respondents understand about the effect of clean water and sanitation on health problems (Stunting). Conclusion: Respondents can do their own way to prevent and reduce the risk of stunting in children, one of which is by implementing clean water treatment and improving adequate and good sanitation facilities. Keywords: Health Education; Effect of Clean Water; Sanitation; Stunting. Pendahuluan: Stunting merupakan suatu kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umurnya. Dari hasil prevalensi di Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung di dapat data sebesar 39,95% anak mengalami masalah stunting.Anak yang mengalami masalah stunting di wilayah Kelurahan Panjang Selatan Lingkungan I dan II dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti sanitasi lingkungan, pengolahan makanan dan minuman serta pengetahuan ibu terhadap stunting. Hal tersebut tentunya perlu ditindak lanjut lagi. Tujuan: Responden dapat mengetahui, memahami terkait pengaruh air bersih dan sanitasi terhdap masalah kesehatan (Stunting) pada anak. Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan 2 tahap yaitu pertama mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) menjelaskan tentang pengaruh dari air bersih dan sanitasi terhadap masalah kesehatan (Stunting) menggunakan lembar leaflet dan ke dua setelah diberikan penyuluhan tentang pengaruh air bersih dan sanitasi terhadap masalah kesehatan (Stunting), responden diberikan Tanya jawab tentang pengaruh air bersih dan sanitasi terhadap masalah kesehatan (Stunting). Hasil: Responden memahami tentang pengaruh air bersih dan sanitasi terhadap masalah kesehatan (Stunting). Simpulan: Responden dapat melakukan sendiri cara untuk mecegah dan mengurangi resiko terjadninya stunting pada anak salah satunya dengan pengolahan air bersih dan perbaikan fasilitas sanitasi yang memadai serta baik untuk diterapkan.
Massage effleurage dan petrissage virgin coconut oil (VCO) menurunkan risiko gangguan integritas kulit pada pasien stroke Djamaludin, Djunizar; Chrisanto, Eka Yudha; Risnarita, Desi
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 1 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v4i1.401

Abstract

Background: Impaired skin integrity is the most common nursing problem in stroke patients who experience prolonged bed rest. This condition causes infection, pain and psychological impacts. Nursing interventions prevent damage to skin integrity in stroke patients, one of which is by applying massage effleurage and petrissage virgin coconut oil (VCO). Purpose: To determine the implementation of nursing care between two stroke patients using the application of massage effleurage and petrissage virgin coconut oil (VCO). Method: Descriptive research with a case study approach regarding nursing care using massage effleurage and petrissage virgin coconut oil (VCO) on the risk of skin integrity disorders in stroke patients in the neurology room at Dr. H. Abdul Moeloek hospital Lampung Province in 2024. The instrument used was a medical surgical nursing care format sheet in the form of a pressure ulcer risk observation sheet using the Braden scale. Results: The use of VCO effleurage and petrissage massage can help reduce the risk of skin/tissue integrity disorders by improving skin health and moisture. The results of implementation for the two clients showed slight differences in the results of the Braden scale. This happened because when the implementation was carried out, client 1 started actively changing sleeping positions on the right/left side every 2 hours on the 2nd day, while client 2 started being active on the 3rd day. Conclusion: Nursing care carried out by providing massage effleurage and petrissage VCO nursing actions can reduce the risk of skin/tissue integrity disorders in stroke patients.   Keywords: Effleurage And Petrissage Massage Using Virgin Coconut Oil (VCO); Risk of Skin/Tissue Integrity Disorders; Stroke.   Pendahuluan: Gangguan integritas kulit menjadi masalah keperawatan yang paling sering terjadi pada pasien stroke yang mengalami tirah baring lama. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya infeksi, rasa nyeri, dan dampak psiokologis. Intervensi keperawatan mencegah kerusakan integritas kulit pada pasien stroke, salah satunya dengan penerapan massage effleurage dan petrissage virgin coconut oil (VCO). Tujuan: Untuk mengetahui implementasi asuhan keperawatan antara kedua pasien stroke menggunakan penerapan massage effleurage dan petrissage virgin coconut oil (VCO) Metode: Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus mengenai asuhan keperawatan penerapan massage effleurage dan petrissage virgin coconut oil (VCO) terhadap risiko gangguan integritas kulit pada pasien stroke di Ruang Neurologi RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2024. Instrumen yang digunakan adalah lembar format asuhan keperawatan medikal bedah berupa lembar observasi risiko dekubitus menggunakan skala Braden. Hasil: Penggunaan massage effleurage dan petrissage VCO dapat membantu menurunkan risiko gangguan integritas kulit/jaringan dengan meningkatkan kesehatan dan kelembapan kulit. Hasil implementasi pada ke 2 klien didapatkan sedikit perbedaan hasil skala Braden. Hal tersebut terjadi karena pada saat implementasi dilakukan, klien 1 mulai aktif mengubah posisi tidur miring kanan/kiri setiap 2 jam pada saat hari ke-2, sedangkan pada klien 2 mulai aktif pada hari ke-3. Simpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan dengan memberikan tindakan keperawatan massage effleurage dan petrissage VCO dapat menurunkan risiko gangguan integritas kulit/jaringan pada pasien stroke.   Kata Kunci: Massage Effleurage; Petrissage Virgin Coconut Oil (VCO); Risiko Gangguan Integritas Kulit/Jaringan; Stroke.
Edukasi kejadian anemia pada ibu hamil yang memicu kegawatdaruratan maternal Wardiyah, Aryanti; Chrisanto, Eka Yudha; Zulhaida, Zulhaida; Nadira, Khoirul; Ladin, Juliawan; Sintia, Monica Bela Dwi; Rahmatika, Ida; Anjani, Ni Wayan Oktavia; Putri, Mia; Prayogo, Idfy Dwi; Sari, Yunidha Puspita
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 4 No. 3 (2024): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v4i3.445

Abstract

Background: Iron requirements increase during pregnancy to meet increased fetoplacental requirements, increase maternal red blood cell mass, and compensate for iron loss during birth. In more than 80% of countries worldwide, the prevalence of anemia during pregnancy exceeds 20% and is considered a major public health problem. Lampung Province, data shows that Bandar Lampung City has the highest number of cases of anemia in pregnant women, namely 1,975 cases (22.50%). Purpose: Increase the knowledge of pregnant and breastfeeding mothers regarding the prevention of anemia that triggers maternal emergencies. Method: The activity was carried out using lecture and presentation methods using leaflet media. Education was given to respondents regarding knowledge about anemia in pregnant and breastfeeding mothers, as well as regarding the prevention of anemia that can cause maternal emergencies. Results: Respondents were very enthusiastic about the material provided. In addition, several respondents who asked questions about the material on preventing anemia and were very interested in knowledge about anemia, none left the room before the community service activity was completed. One of the measures to prevent anemia is to consume foods rich in vitamins and minerals. Conclusion : Counseling activities on anemia can increase knowledge of preventing anemia in pregnant and breastfeeding mothers. Increasing knowledge will greatly help reduce the risk of several complications that endanger pregnant women and fetuses such as abortion, low birth weight and premature birth. So that indirectly it can suppress the occurrence of maternal emergencies. Keywords : Anemia; Education; Pregnant women; Prevention of anemia Pendahuluan: Kebutuhan zat besi meningkat selama kehamilan untuk memenuhi peningkatan kebutuhan fetoplasenta,  meningkatkan massa sel darah merah ibu, dan  mengkompensasi kehilangan zat besi selama kelahiran. Di lebih dari 80% negara di seluruh dunia, prevalensi anemia selama kehamilan melebihi 20% dan dianggap sebagai masalah kesehatan masyarakat yang utama. Provinsi Lampung, data menunjukkan bahwa Kota Bandar Lampung memiliki jumlah kasus anemia ibu hamil tertinggi, yaitu sebanyak 1.975 kasus (22,50%). Tujuan : Meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan ibu menyusui mengenai pencegahan kejadian anemia yang memicu kegawatdaruratan maternal.  Metode: Kegiatan dilaksanakan dengan metode ceramah dan presentasi menggunakan media leaflet.  Edukasi diberikan kepada responden mengenai pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil dan ibu menyusui, serta mengenai pencegahan kejadian anemia yang dapat menjadi penyebab terjadinya kegawatdaruratan maternal. Hasil: Responden sangat berantusias dengan materi yang diberikan. Selain itu, beberapa responden yang memberikan pertanyaan mengenai materi pencegahan anemia dan sangat tertarik dengan pengetahuan tentang anemia, tidak ada yang meninggalkan ruangan sebelum kegiatan pengabdian kepada masyarakat selesai dilakukan. Salah satu tindakan pencegahan anemia adalah dengan mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin dan mineral.  Simpulan: Kegiatan penyuluhan tentang anemia dapat meningkatkan pengetahuan pencegahan kejadian anemia pada ibu hamil dan ibu menyusui. Dengan meningkatnya pengetahuan akan sangat membantu mengurangi resiko  beberapa komplikasi yang membahayakan ibu hamil dan janin seperti abortus, berat badan lahir rendah dan persalinan prematuritas. Sehingga secara tidak langsung dapat menekan terjadinya kegawatdaruratan maternal.
Asuhan keperawatan komplementer perasan air kunyit untuk mengatasi nyeri pada penderita gastritis Hidayat, Taufiq; Yulendasari, Rika; Chrisanto, Eka Yudha
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 3 No. 2 (2024): October Edition 2024
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v3i1.418

Abstract

Background: Gastritis is inflammation that occurs in the gastric mucosa, which is caused by alcohol, nicotine products, caffeine, foods that are too spicy and sour, coffee, stress, foods with rough textures, very high temperatures and foods that have been contaminated by Helicobacter pylori bacteria ( H. Pylori). which is still a problem in Indonesia, there are 33,580 new cases in 2021 and in Lampung province there are 1,483 sufferers in 2022, especially in Lempasing village in 2022. Purpose: Complementary Therapy Nursing Care with Squeezed Turmeric Juice to Overcome Pain in Gastritis Sufferers in Lempasing Village, Lampung Province in 2024. Method: This writing uses a quasi-experimental method. This research design uses a one group pre test - post test design with 3 respondents. The instruments used were the SOP for applying turmeric juice therapy to reduce pain in gastritis patients, and an observation sheet. Results: based on the data, there was a decrease in the pain scale scores for the three respondents. The results of this research show, among others: Mrs. I, Mrs. B and Mrs. S from the initial assessment with a pain scale value of 06 which decreased to 0 from the seventh implementation. Conclusion: the results of the evaluation of the application of turmeric juice therapy in patients with gastritis within 7 days showed results: acute pain associated with irritated gastric mucosa was resolved   Keywords: Complementary Therapy; Gastritis; Turmeric Juice.   Pendahuluan: Gastritis merupakan inflamasi yang terjadi pada mukosa lambung, yang disebabkan oleh alkohol, produk nikotin, kafein, makanan yang terlalu berbumbu pedas dan asam, kopi, stres, makanan bertekstur kasar, bersuhu sangat tinggi dan makanan yang sudah terkontaminasi oleh bakteri Helicobacter pylori (H. Pylori). yang masih menjadi permasalahan di Indonesia sebanyak 33.580 kasus baru pada th 2021 dan diprovinsi lampung sebanyak 1.483 penderita pada tahun 2022 khususnya di desa lempasing  Pada tahun 2022. Tujuan: asuhan Keperawatan Terapi Komplementer Perasan Air Kunyit Untuk Mengatasi Nyeri Pada Penderita Gastritis Di Desa Lempasing Provinsi Lampung tahun 2024. Metode: Penulisan ini menggunakan metode quasy eksperimental, Desain penelitian ini menggunakan One group pre test – post test desain dengan 3 responden. Instrumen yang digunakan yakni SOP penerapan terapi perasan air kunyit untuk menurunkan nyeri pada pasien gastritis, dan lembar observasi. Hasil:berdasarkan data adanya penurunan nilai skala nyeri pada ke tiga responden. Hasil penelitian ini menunjukkan, antara lain :Ny.I, Ny.B dan Ny.S dari pengkajian awal dengan nilai skala nyeri 06 turun menjadi 0 dari ke tujuh implementasi. Simpulan: hasil evaluasi penerapan terapi perasan air kunyit pada pasien dengan gastritis dalam waktu 7 hari mendapatkan hasil: nyeri akut berhubungan dengan mukosa lambung teriritasi teratasi.
Terapi relaksasi autogenik untuk mengurangi nyeri pada penderita hernia nukleus pulposus (HNP) Saputra, Hepi Leo; Djamaludin, Djunizar; Chrisanto, Eka Yudha
JOURNAL OF Medical Surgical Concerns Vol. 4 No. 1 (2024): June Edition 2024
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Himpunan Perawat Medikal Bedah Indonesia (HIPMEBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/msc.v4i1.373

Abstract

Background: Relaxation using autogenic therapy is beneficial for reducing levels of stress, anxiety, discomfort, and can also reduce metabolism, heart contractions, blood pressure, and release hormones which reduce pain intensity and can provide a relaxing effect. Purpose: Analyze journals, apply journal interventions, discuss results Nursing care for patients with herniated nucleus pulposus (HNP) using autogenic relaxation therapy in the Bougenville ward at Dr. H Abdul Moeloek Hospital, Lampung Province, 2023. Nursing care with Autogenic relaxation techniques to reduce pain intensity in Nucleus Pulposus (HNP) patients, in Sidodadi Village, Penengahan District, South Lampung in 2023. Method: Final Scientific Work Design (KIA) uses a case study design in the form of application by means of an appropriate descriptive method approach, this method is to collect data first, analyze the data and then draw conclusions on the data. The unit that became the case was further analyzed and given a therapeutic action of lavender aromatherapy by inhalation. Results: In this nursing care, Mr. S & Mr. M patient experienced a decrease in acute pain after applying autogenic therapy. The pain scale went down from 6 to 3. Conclusion: Nursing care performed on Mr. S & Mr. M is providing therapy using autogenic relaxation techniques to reduce the intensity of the pain felt so that the patient is able to reduce and control the pain felt by the patient. Keywords: Autogenic Therapy; Hernia Nucleus Pulposus (HNP); Pain Pendahuluan: Relaksasi dengan terapi autogenik bermanfaat untuk menurunkan tingkat stres, kecemasan, rasa tidak nyaman, dan juga dapat menurunkan metabolisme, kontraksi jantung, tekanan darah, serta pelepasan hormon sehingga mengurangi intensitas nyeri dan dapat memberikan efek relaksasi. Tujuan: Menganalisis jurnal, menerapkan intervensi jurnal, mendiskusikan hasil Asuhan Keperawatan Pada Pasien Herniated Nukleus Pulposus (HNP) dengan menggunakan terapi relaksasi autogenik di bangsal Bougenville RSUD Dr. H Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2023. Asuhan keperawatan dengan teknik relaksasi autogenik untuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien Nucleus Pulposus (HNP), di Desa Sidodadi, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan pada tahun 2023. Metode: Desain Karya Ilmiah Akhir (KIA) menggunakan desain studi kasus berbentuk aplikasi dengan pendekatan metode deskriptif yang sesuai, metode ini mengumpulkan data terlebih dahulu, menganalisis data kemudian menarik kesimpulan atas data tersebut. Unit yang menjadi kasus tersebut dianalisis lebih lanjut dan diberikan tindakan terapi aromaterapi lavender dengan cara dihirup. Hasil: Pada asuhan keperawatan ini pasien Mr. S & Mr. M mengalami penurunan nyeri akut setelah dilakukan penerapan terapi autogenik. Skala nyeri turun dari 6 menjadi 3. Simpulan: Asuhan keperawatan yang dilakukan pada Tuan S & Tuan M adalah memberikan terapi dengan menggunakan teknik relaksasi autogenik untuk menurunkan intensitas nyeri yang dirasakan sehingga pasien mampu mengurangi dan mengendalikan nyeri yang dirasakan pasien.
Co-Authors Ade Gunawati Sandi Adhani, Neisa Aditia Arief Firmanto Agung Aji Perdana Agustama Agustama Amelia, Weni Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko, Andoko Anisa Nismawati Anjani, Ni Wayan Oktavia Antonij Edimarta Sitanggang Aria Winara Perkasa Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah, Aryanti Asep Rahmad Hidayat Atika Sari HS1, Senja Ayu, Shinta Arini Azahra, Putri Salsabila Bahjatun Nadrati Bina Riani Chelda Ernita Cindy Desmonika Cindy Desmonika Desi Risnarita Dewi Anggraini, Mega Dewi Kusumaningsih Dina Dwi Nuryani Djamaludin, Djunizar Djamaludin, Djunizar Djuniar Djamaludin Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Edimarta Sitanggang, Antonij Eka Trismiyana Elliya, Rahma Endah Fajrianti Erlianti, Febi Erna Listyaningsih Ernita, Chelda Erpiyana, Refsi Esti Handayani Eva Listiyo Putri Fachry Abda El Rahman Fajrianti, Endah Febi Erlianti Fitria, Yanti Fradini Wandira Furqoni, Prima Dian Gunawan, M. Ricko Helma Wati Hermawan, Dessy Imron Saputra Irma Fitriyan Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Keswara, Umi Romayati Kurniasih, Dennti Ladin, Juliawan Lina, Mia Nurar Linawati Novikasari Lisa Yuliana Sari Lita Puspita Lolita Sary Ludiana, Ludiana M. Arifki Zainaro M. Deni Indrawan Made Novita Sari Mahda Afsani Mardani Mardani Mardani Mardani Mayka Kaduana Mega Dewi Anggraini Megah Rachmawati Mubarok, Faqih Al Muhani, Nova Murni Oktania Nadira, Khoirul Nirwanto Nirwanto Nirwanto Nirwanto, Nirwanto Novikasari, Linawati Novikasari, Linawati Nur Afni Nuri Lutfiatil Fitri Oktarina, Devi Palupi, Antika Perkasa, Aria Winara Prayogo, Idfy Dwi Prima Dian Furqoni Putri Salsabila Azahra Putri Salsabila Azzahra Putri Yolanda Utama Putri, Eva Listiyo Putri, Mia Rahma Ellya Rahmatika, Ida Rahmawati, Reka Putri Reka Putri Rahmawati Rika Yulendasari Rilyani Rilyani Riska Wandini, Riska Risnarita, Desi Rita Purnama Rizki Zulkandri Rizky Andrian, Rizky Rudi Winarno Safitri, Laila Sandayanti, Vera Sapti Ayubbana Saputra, Hepi Leo Sari, Yunidha Puspita Selvianti, Utari Aditia Setiawati Setiawati Sintia, Monica Bela Dwi Sumarni Sumarni Susi Anisia Laila Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Taufiq Hidayat Teguh Pribadi Teguh Pribadi Trioko, Agus Triyono Triyono Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Umsani Umsani Umsani, Umsani Utari Aditia Selvianti Vera Sandayanti Vera Yulyani Wahid Tri Wahyudi Weni Amelia Wenny Nopianti Widia Afira Winanda, Bayu Yani, Rizka Gustri Yoko Saputra Yola Anjani Yopita Sari Yulyani, Vera Yusuf, Dody Iqbal